Kembali ke Inspirasi dan Promo

Uniknya Sate Matang khas Aceh yang Menggoda Selera

Image Banner

17 March 2020

Indonesia memang tidak kekurangan ragam sajian sate. Bahkan, bisa dibilang hampir semua daerah di Indonesia memiliki jenis sajian sate-nya sendiri, dengan keunikan yang datang dari budaya dan kebiasaan lokal. Menurut peneliti senior Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas Gajah Mada, Murdjiati Gardjito, Indonesia memiliki 252 jenis sate. Dari seluruh jumlah tersebut, baru 175 jenis sate yang telah ditelusuri asalnya. Karena itu, tak mengherankan kalau ada jenis sate yang belum pernah Anda kenal atau cicipi sebelumnya, terutama bila sate tersebut berasal dari luar daerah asal Anda. Contohnya saja Sate Matang dari Aceh yang belum terlalu dikenal masyarakat awam sebaik jenis sate lain seperti Sate Maranggi, Sate Madura, dan lain-lain. Padahal Sate Matang memiliki banyak keunikan yang membuatnya menjadi sajian yang lezat, lho.

Sajian sate khas dari Aceh ini memang memiliki nama yang unik. Toh, semua jenis sate memang sebaiknya diolah hingga matang agar bisa dinikmati dengan aman, bukan? Lalu mengapa jenis sate ini diberi nama Sate Matang? Ternyata kata 'Matang' pada nama Sate Matang bukan menunjukkan tingkat kematangan potongan daging pada sate, melainkan menunjukkan asal sate ini, yaitu dari kota Matang Geuleumpang Dua, Kabupaten Bireuen, Aceh. Kota inilah yang menjadi kota kelahiran Sate Matang hingga popularitasnya meningkat pada tahun 90-an.

Kini, Sate Matang tidak hanya bisa dijumpai di Aceh saja, tapi juga di beberapa kota besar lain di Indonesia. Namun, masih ada orang yang belum pernah mencoba Sate Matang khas Aceh. Padahal pada tahun 2013 lalu Sate Matang telah menjadi salah sajian dari Indonesia yang terdaftar di UNESCO sebagai kuliner warisan dunia. Sebagai orang Indonesia, tentu kita juga harus mengenal dan mencicipi sajian lezat ini, bukan?

Apa yang membuat Sate Matang begitu disukai? Salah satu hal yang menjadi keistimewaan Sate Matang dan membedakannya dengan sajian sate yang lain adalah cara penyajiannya. Bila jenis sate lainnya hanya dihidangkan bersama bumbu kacang, maka Sate Matang biasanya disajikan bersama nasi dan kuah soto yang diberi isian potongan daging dan kentang. Perpaduan kuah soto hangat yang gurih dengan bumbu kacang yang manis serta daging sate yang empuk inilah yang membuat Sate Matang begitu istimewa dan dicintai penggemarnya.

Untuk benar-benar memahami kelezatan Sate Matang, simak elemen sate Matang yang perlu Anda ketahui.

1. Sate Matang

Sate Matang biasanya dibuat menggunakan daging kambing. Namun, karena daging kambing relatif mahal, maka dibuat pula Sate Matang yang menggunakan daging sapi. Agar daging terasa sedap dengan bumbu yang meresap, daging yang sudah dipotong-potong ditumis dulu dengan bumbu halus yang terdiri dari ketumbar, bawang merah, bawang putih, serai, jahe, lengkuas, kemiri, kunyit, garam, dan gula merah. Anda juga bisa menambahkan Knorr Bumbu Pelezat Ayam Rostip pada bumbu halus ini untuk memberikan aroma bawang putih yang lebih kuat, sehingga sate terasa lebih harum saat dibakar.

Selain ditumis dengan bumbu, beberapa penjual Sate Matang khas Aceh menyarankan agar potongan daging dibiarkan terendam dalam bumbu selama beberapa jam untuk memastikan bahwa bumbu benar-benar meresap dengan baik. Perlu diingat, daging kambing atau daging sapi yang diolah untuk Sate Matang biasanya dipotong dengan ukuran tidak terlalu besar, sehingga bumbu lebih mudah meresap. Setelah direndam selama beberapa saat, barulah potongan daging ditusuk dengan tusuk sate dan dibakar hingga matang. 

2. Bumbu kacang

Bumbu kacang Sate Matang tidak hanya terasa manis, tapi juga kaya rasa berkat berbagai rempah yang digunakan untuk membumbuinya. Rempah yang digunakan dalam bumbu kacang Sate Matang merupakan bahan seperti bawang putih, daun salam, daun jeruk, daun pandan, kayu manis, sereh, gula merah, gula, dan cabai. Bahan-bahan ini dihaluskan dan ditumis hingga harum, lalu dimasak bersama santan dan kacang tanah yang telah digoreng dan dihaluskan. Setelah dimasak hingga mengental dan berminyak, tambahkan Bango Kecap Manis untuk menambah rasa dan warna bumbu kacang. 

3. Kuah Soto

Kuah soto yang gurih merupakan elemen penting dalam sajian Sate Matang. Kuah soto ini biasanya merupakan kaldu dari tulang kambing atau tulang sapi yang direbus bersama bumbu halus yang terdiri dari ketumbar, bawang merah, bawang putih, jahe, serai, lengkuas, kemiri, kunyit, gula merah, dan garam. Santan juga ditambahkan dalam kuah soto Sate Matang, sehingga kuah soto terasa lebih kental dan gurih. Penambahan rempah seperti kapulaga, kayu manis, serta herba seperti daun bawang, daun jeruk, daun salam, dan daun pandan pun bisa Anda lakukan agar kuah soto semakin harum dan lezat. Bila suka, Anda bisa menambahkan potongan kentang dan daging kambing ke dalam kuah soto ini. Setelah kuah soto matang, Anda bisa menikmatinya bersama sate serta bumbu kacang dan nasi.

Selain ketiga elemen di atas, sepiring nasi putih juga dihidangkan agar sajian lebih mengenyangkan. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk menikmati seporsi Sate Matang yang tersaji di depan kita? Cara menikmatinya tentu terserah Anda. Tapi konon ada 2 cara yang mesti Anda coba, yaitu:

1. Cara pertama menikmati Sate Matang adalah dengan cara mencampur kuah soto dengan bumbu kacang. Setelah itu, masukkan daging sate yang sudah dilepas dari tusukannya ke dalam campuran kuah dan bumbu kacang ini. Aduk hingga campuran kuah dan bumbu kacang melumuri potongan daging dengan merata, lalu santap bersama nasi putih hangat. Perpaduan rasa gurih dari kuah soto dan rasa manis dari bumbu kacang membuat sajian ini begitu nikmat!

2. Cara kedua yang bisa Anda coba juga saat menikmati Sate Matang adalah dengan cara menyiram nasi putih dengan kuah soto, lalu cocolkan sate ke dalam bumbu kacang. Kemudian nikmati daging sate yang berlumur bumbu kacang dengan nasi putih yang telah diguyur dengan kuah soto yang gurih. Hangatnya kuah soto yang berpadu dengan potongan daging yang gurih dan manis dijamin mantap!

Ingin mencoba mencicipi kenikmatan Sate Matang? Kuliner lezat ini kini merupakan hidangan yang diburu oleh wisatawan yang berkunjung ke Aceh. Beberapa restoran di Aceh yang populer berkat Sate Matang yang mereka sajikan adalah:

1. Sate Matang Apaleh

Restoran Sate Matang Apaleh milik Bapak Muhammad Saleh ini sudah dirintis sejak awal tahun 1990-an. Saat mulai berjualan sate, Pak Saleh hanya menjual Sate Matang dari gerobaknya. Kini, dia sudah berjualan di 11 ruko yang berderet di lokasi yang sama, yaitu di Keude (Pasar) Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh. Menurut Pak Saleh, dulu dia hanya menyiapkan sate dengan 5 kg daging sapi per hari. Kini, dia menyembelih 2 ekor sapi setiap hari untuk menyiapkan Sate Matang jualannya.

Setiap hari, restoran Sate Matang Apaleh ini tidak pernah sepi, walaupun lokasinya tidak terletak di pusat kota Banda Aceh. Lokasi restoran Sate Matang Apaleh ini sebenarnya cukup strategis, karena berada di jalur sibuk di lintas Banda Aceh-Medan. Itulah sebabnya banyak penumpang bis dan truk yang melintas di jalan ini dan singgah di restoran Sate Matang Apaleh.

2. Warung D’Wan

Warung D’Wan merupakan salah satu warung Sate Matang yang populer di Banda Aceh. Warung sate yang berlokasi di Jl. T Imum Lueng Bata, Banda Aceh, ini telah buka sejak lebih dari 23 tahun yang lalu. Di warung ini, 1 porsi Sate Matang yang terdiri dari 10 tusuk sate, bumbu kacang, kuah soto, dan nasi bisa Anda dapatkan dengan harga Rp 25.000,- saja. Bumbu rempah seperti bunga lawang, merica, cengkeh, kapulaga, dan bumbu rahasia lainnya digunakan untuk membumbui Sate Matang di Warung Sate D'Wan, sehingga aroma sate yang sedang dibakar saja sudah cukup mengundang orang yang lewat untuk singgah di warung ini. Agar lebih segar, pesan juga jus timun atau timun serut di warung ini untuk menemani sajian Sate Matang.

3. Sate Matang Yakin Rasa

Warung Sate Matang memang tidak sulit dicari di Banda Aceh. Salah satu warung sate di Banda Aceh yang menyajikan Sate Matang adalah Warung Sate Yakin Rasa. Saat menunggu pesanan Sate Matang di warung ini, jangan bingung bila Anda mendengar juru masak yang sedang membakar sate meletakkan botol kecap dengan cara dibanting ke atas meja. Menurut si juru masak, tidak ada alasan khusus dari cara meletakkan botol kecap ini. Menurutnya, hal tersebut hanya dia lakukan untuk menarik pengunjung saja. Apapun alasannya, yang pasti Warung Sate Yakin Rasa ini menyajikan Sate Matang yang lezat dan patut dicoba.

4. Jambo Kupi

Warung yang menjual Sate Matang memang lebih mudah dicari di wilayah asalnya, yaitu di Aceh. Tapi bukan berarti Anda tidak bisa menemukan warung Aceh di Jakarta yang menjual Sate Matang. Salah satu restoran Aceh di Jakarta yang menyediakan Sate Matang adalah Jambo Kupi yang terletak di Pasar Minggu. Selain Sate Matang, Jambo Kupi juga menyediakan masakan khas Aceh lainnya seperti Kari Bebek, Rujak Aceh, dll.

Saat ini, popularitas Sate Matang khas Aceh memang belum terlalu besar, terutama di daerah di luar Sumatera dan Aceh. Namun, potensi Sate Matang untuk jadi sajian yang disukai banyak orang jelas sangat besar. Nyatanya, orang Indonesia menyukai sajian sate dan sajian soto. Sate Matang bisa memberikan kedua hal tersebut secara sekaligus pada penikmatnya. Selain itu, rempah yang digunakan untuk membumbui Sate Matang memang cocok dengan lidah orang Indonesia yang menyukai hidangan yang kaya rasa.

Popularitas Sate Matang yang meningkat pesat di Aceh pada tahun 1990-an menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia memang menyukai sajian sate yang unik ini. Bila sudah dicicipi, Sate Matang pasti akan mencuri hati penikmatnya. Sayangnya, belum banyak restoran di luar Aceh yang menyediakan sajian sate ini. Jadi, apakah Anda berminat mencoba menjadikan Sate Matang sebagai salah satu menu andalan Anda?


Berita Lainnya

Tips Memasak Nasi Goreng Seafood Enak Ala Restoran

Nov 11, 2019

Tips Memasak Nasi Goreng Seafood Enak Ala Restoran

Salah satu keistimewaan nasi goreng adalah cara pengolahannya yang mudah dan bisa menggunakan berbagai macam bahan. Bahkan, dengan bahan tambahan sederhana seperti telur dan sosis pun Anda bisa menyiapkan nasi goreng yang lezat untuk keluarga. Namun, bila Anda menginginkan sajian yang istimewa, nasi goreng seafood bisa jadi pilihan. Seafood yang bergizi tentu nikmati diolah bersama nasi dan bumbu yang kaya rasa. Apa saja yang harus Anda lakukan agar nasi goreng seafood tersaji lezat, tak kalah dengan buatan restoran mewah? Simak saja trik-trik berikut ini yang bisa Anda lakukan saat menyiapkan Nasi Goreng Seafood:1. Gunakan beras peraNasi yang pulen dan lembut memang enak dinikmati, tapi untuk sajian nasi goreng, nasi pulen justru harus dihindari. Nasi pera dengan bulir beras yang lebih panjang lebih cocok untuk sajian nasi goreng sehingga nasi memiliki tekstur yang agak renyah dan tidak lengket satu sama lain. Jika Anda hanya memiliki beras pulen, Anda bisa menyiasatinya dengan cara memasak beras tersebut dengan air yang lebih sedikit dari biasa sehingga nasi tidak lembek.2. Gunakan nasi yang sudah dinginNasi yang hangat akan jadi terlalu lembek saat diolah menjadi nasi goreng. Karena itu, untuk membuat nasi goreng, gunakan nasi yang sudah dingin atau sudah memiliki suhu ruangan. Kalau nasi baru selesai dimasak, letakkan nasi di atas wadah/piring, lalu ratakan dan angin-anginkan hingga dingin sebelum diolah lebih lanjut menjadi nasi goreng.3. Bumbui seafoodNasi goreng biasanya tidak membutuhkan waktu masak yang lama. Padahal bahan seafood seperti udang dan cumi membutuhkan waktu agar bumbu meresap. Karena itu, agar nasi goreng seafood terasa lebih lezat dengan bumbu yang terasa di setiap elemennya, bahan seafood sebaiknya dilumuri dengan bumbu halus dulu. Biarkan selama beberapa saat hingga bumbu meresap. Terakhir, baru bahan seafood diolah lebih lanjut dengan nasi.4. Gunakan wajan cekungKalau Anda perhatikan, para penjual nasi goreng di warung maupun di restoran mahal selalu menggunakan wajan cekung saat membuat nasi goreng. Wajan cekung memang lebih cocok digunakan untuk membuat nasi goreng dibandingkan wajan jenis lain, karena bentuk wajan yang cekung membantu agar panas lebih merata di setiap permukaan wajan. Panas yang merata inilah yang membuat nasi goreng dimasak dengan baik dan terasa lebih lezat.5. Jangan tumis bahan seafood terlalu lamaBahan seafood seperti udang dan cumi tidak membutuhkan waktu yang lama untuk matang sempurna. Cumi bahkan akan menjadi alot bila dimasak terlalu lama. Nasi goreng cumi dengan cumi yang alot tentu akan mengganggu kenikmatan Anda bersantap, bukan? Karena itu, saat membuat nasi goreng seafood, sebaiknya bahan-bahan seafood tak perlu ditumis terlalu lama. Setelah bumbu ditumis bersama nasi dan diaduk hingga merata, barulah bahan seafood digabungkan bersama bahan lainnya. Setelah bahan seafood matang, nasi goreng seafood lezat pun siap disajikan.6. Jangan masak terlalu banyak nasi goreng secara sekaligusSeperti yang telah disebutkan tadi, nasi goreng membutuhkan panas yang tinggi dan merata untuk bisa tersaji dengan lezat. Karena itu, sebaiknya Anda tidak memasak nasi goreng dalam porsi besar secara sekaligus. Sesuaikan porsi nasi goreng dengan ukuran wajan dan panas api di kompor Anda. Kalau Anda memasak nasi goreng dalam porsi besar menggunakan wajan kecil, nasi goreng akan menjadi lembek dan kurang lezat.Ingin membuat nasi goreng seafood untuk keluarga? Jangan lupa untuk melakukan trik-trik di atas untuk membuat nasi goreng seafood yang lezat, ya. Selamat mencoba!

Tips Sukses Membuka Bisnis Rumah Makan Padang

Mar 16, 2020

Tips Sukses Membuka Bisnis Rumah Makan Padang

Bila bicara tentang kuliner Indonesia yang populer, masakan Padang pasti jadi salah satu yang disebutkan. Kuliner dari Padang memang sangat disukai masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat dunia. Rendang, salah satu sajian kuliner Padang, bahkan telah beberapa kali terpilih menjadi makanan terlezat di dunia menurut CNN Travel. Itu sebabnya bila Anda berminat membuka usaha makanan, makanan khas Padang bisa jadi pilihan sajian dalam usaha makanan Anda.Namun, tidak bisa disangkal bahwa usaha makanan yang menyajikan makanan khas Padang sudah sangat banyak di Indonesia. Lalu bagaimana caranya agar usaha makanan khas Padang yang ingin Anda dirikan bisa bertahan dan mencapai kesuksesan? Beberapa tips membuka usaha rumah makan Padang berikut ini bisa membantu Anda:1. Prospek bisnis masakan PadangWalaupun sudah banyak restoran dan warung Padang di berbagai daerah, tapi bisnis masakan Padang tetap cukup potensial, terutama bila Anda berhasil menciptakan 'produk' masakan Padang yang menarik dan, tentu saja, lezat. Faktor-faktor yang akan dibahas berikut ini akan sangat berpengaruh pada proses usaha masakan Padang yang ingin Anda mulai. 2. Menu makananDengan adanya begitu banyak restoran dan warung Padang, bagaimana caranya membuat menu masakan Padang yang menarik dan unik? Untungnya, kuliner Padang memiliki banyak variasi. Misalnya, sajian dendeng ala Padang bukan hanya Dendeng Balado saja, tapi juga Dendeng Batokok, Dendeng Manis, Dendeng Bakar, dll. Bahkan rendang pun memiliki berbagai variasi selain Rendang Daging Sapi, di antaranya Rendang Daging Kambing, Rendang Belut, Rendang Paru, Rendang Kering, dll. Lakukan riset untuk memilih menu makanan yang tidak bisa didapatkan di restoran dan warung Padang lainnya, lalu jadikan menu tersebut sebagai daya tarik di usaha makanan yang akan Anda mulai.3. Survey PasarSeperti yang telah disebutkan di poin sebelumnya, riset atau survey pasar sangat perlu dilakukan sebelum memulai usaha makanan. Riset tidak hanya diperlukan untuk menentukan menu makanan, tapi juga lokasi usaha makanan, harga jual, dan faktor lain dalam usaha Anda.4. Persiapan bahan bakuTentu saja, usaha makanan membutuhkan bahan baku yang segar dan berkualitas untuk bisa memproduksi sajian yang lezat. Apalagi bila Anda berencana memulai usaha makanan khas Padang yang tentu membutuhkan berbagai rempah untuk bumbunya. Pastikan Anda mendapatkan penyedia bahan baku yang berkualitas. Tidak ada salahnya juga bila Anda bisa mendapatkan bahan baku, termasuk rempah-rempah, secara langsung dari produsen atau petani-nya. 5. Lokasi yang StrategisLokasi merupakan faktor penting bagi usaha makanan Anda. Untuk menentukan lokasi yang strategis, Anda perlu memperhatikan pula faktor lain seperti pasar yang ingin Anda tuju serta harga jual makanan Anda. Misalnya, bila harga jual makanan Anda cukup tinggi, lokasi seperti pasar atau kampus tentu kurang cocok. Lokasi seperti pusat perbelanjaan atau perkantoran tentu lebih tepat.6.  Harga JualSeperti yang telah disebutkan di poin sebelumnya, harga jual masakan Anda harus Anda tentukan dengan cermat. Faktor seperti bahan baku dan jenis menu yang akan Anda siapkan merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh harga jual.7. PelayananMakanan yang lezat tentu akan menarik pelanggan. Namun, bila makanan yang lezat tidak dibarengi dengan pelayanan yang baik, pelanggan akan ragu untuk kembali mengunjungi usaha makanan Anda. Karena itu, pastikan Anda memiliki staf yang siap untuk memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan Anda.8. KebersihanDalam usaha makanan, kebersihan merupakan faktor yang sangat penting. Kalau pelanggan Anda melihat restoran yang kotor, penuh serangga, atau bahkan tikus, tentu mereka tidak akan mau kembali lagi mengunjungi restoran Anda.Memang ada banyak faktor yang harus jadi perhatian Anda sebelum memulai usaha makanan. Tapi bila Anda siap dengan berbagai faktor tersebut, peluang usaha makanan Anda untuk sukses pun tetap besar. Apalagi bila Anda jeli memulai usaha makanan khas Padang yang menarik. Tidak sedikit pengusaha yang berhasil membuat sajian khas Padang yang baru dan unik, kok. Apakah Anda bisa menjadi seperti mereka?

3 Olahan Lezat dari Mie Gomak Khas Medan

Mar 17, 2020

3 Olahan Lezat dari Mie Gomak Khas Medan

Indonesia memang memiliki banyak variasi sajian mie. Beberapa di antaranya lebih populer dari yang lain, seperti Mie Aceh, Mie Celor, Mie Lethek, dan lain-lain. Namun, ada juga sajian mie yang popularitasnya belum meluas, walaupun rasanya sangat unik dan pantas dicoba. Sajian mie yang belum banyak dikenal ini adalah Mie Gomak, sajian mie lezat dari Sumatera Utara.Nama ‘Mie Gomak’ memang terdengar cukup unik di telinga. Ternyata asal-usul nama Mie Gomak ini cukup sederhana, yaitu dari kata ‘gomak’, kata dalam bahasa Batak yang berarti ‘digenggam’. Kata ini digunakan sebagai nama pembuatannya, karena dalam proses pembuatannya, Mie Gomak diaduk atau digenggam dengan tangan saat mencampurkan bumbu. Karena itu, jangan kaget kalau Anda melihat penjual Mie Gomak yang menyiapkan sajian mie dengan tangannya. Namun, jangan khawatir soal kebersihan sajian ini, ya. Kebanyakan penjual Mie Gomak menggunakan sarung tangan plastik saat mengolah mie demi menjaga higienitas sajian.Mie Gomak sering disebut juga sebagai spaghetti dari Tanah Batak, karena bentuk mie-nya yang tebal nan gendut, serupa spaghetti dari Italia. Maklum, Mie Gomak terbuat dari mie lidi yang memang sekilas mirip spaghetti. Walaupun tampak serupa, Mie Gomak jelas memiliki cita rasa yang beda dengan spaghetti. Pembeda utama datang dari bumbu khas Sumatera Utara yang digunakan untuk membumbui sajian dari Medan ini, yaitu bumbu andaliman. Penggunaan bumbu inilah yang memberikan cita rasa khas yang membedakan Mie Gomak dengan sajian mie lainnya dari Indonesia.Keunikan Mie Gomak lain tak hanya datang dari bumbu yang digunakan serta proses pencampuran bumbunya saja. Cara masak Mie Gomak juga cukup unik dan memberikan cita rasa khas pada sajian ini. Mie Gomak biasanya juga dimasak dengan tungku tradisional, demi memastikan bumbu menyerap dengan baik dan aroma bumbu andaliman tetap terjaga. Hasilnya, Mie Gomak juga terasa lebih lezat.Ingin mencoba Mie Gomak? Ada beberapa jenis sajian Mie Gomak yang bisa Anda coba, yaitu:1. Mie Gomak KuahUntuk membuat Mie Gomak kuah, mie lidi yang telah direbus kemudian dituangi kuah santan yang dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, cabai merah, sereh, kunyit, kemiri, kelapa yang telah disangrai, serta tentu saja andaliman. Agar cita rasa gurihnya lebih terasa, Anda bisa menambahkan Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi pada kuah santan ini. Setelah itu, Mie Gomak Kuah disajikan dengan taburan irisan kol, bawang goreng, dan kerupuk.2. Mie Gomak GorengCara membuat Mie Gomak Goreng tidak jauh berbeda dengan cara membuat mie goreng biasa. Bahan tambahan seperti bakso, sosis, ayam, kol, atau sayur sawi juga sering digunakan untuk melengkapi sajian Mie Gomak Goreng.3. Mie Gomak Bumbu KacangPada sajian Mie Gomak Bumbu Kacang, mie lidi yang sudah direbus disiram dengan bumbu kacang, bumbu rempah, dan disajikan bersama telur rebus, kerupuk, dan bawang goreng. Sajian Mie Gomak Medan memang tidak mudah dicari di luar Sumatera Utara. Tapi kalau Anda sedang berkunjung ke Sumatera Utara, Anda bisa mendapatkan Mie Gomak dengan mudah. Di Pasar Tradisional Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, ada banyak pedagang mie gomak yang bisa Anda kunjungi. Baik Mie Gomak Kuah, Mie Gomak Goreng, atau Mie Gomak Bumbu Kacang bisa Anda jumpai dan cicipi di sana. Anda ingin mencobanya?

Pindang Patin khas Palembang, Alternatif Makanan di Musim Hujan

Mar 17, 2020

Pindang Patin khas Palembang, Alternatif Makanan di Musim Hujan

Palembang adalah salah satu kota besar di tanah air yang terkenal dengan kekayaan kulinernya. Saat mengunjungi Palembang, jangan lupa mencicipi pindang patin yang istimewa. Menu yang satu ini memang selalu bikin penasaran dan cocok disantap di musim hujan.Ingin tahu fakta menarik seputar olahan ikan pindang patin ala Palembang? Inilah ulasan selengkapnya!1. Palembang Punya Banyak Olahan PindangSebenarnya bukan hanya pindang patin saja yang bisa Anda temui di Palembang. Ibu kota Sumatera Selatan ini punya banyak menu olahan pindang, misalnya pindang tulang, pindang ikan baung, pindang gabus, hingga pindang telur ikan. Namun, olahan pindang patin merupakan salah satu yang paling spesial karena ikan patin adalah komoditas andalan Palembang. Itulah sebabnya Anda tak boleh melewatkan kesempatan mencicipi pindang patin ketika berada di Palembang. Meskipun ikan patin dikenal lebih amis dibandingkan ikan air tawar lainnya, resep pindang khas Palembang bisa membuat olahan ikan tersebut terasa gurih, pedas, manis, dan bebas bau amis.2. Panduan Memilih Ikan Patin untuk PindangProses pemilihan ikan patin untuk pindang harus dilakukan secara cermat agar cita rasa pindang semakin sempurna. Kalau Anda berencana membuat pindang patin sendiri di rumah, pastikan bahwa Anda memperhatikan beberapa kriteria berikut ini:Ikan patin berukuran cukup besar, sisiknya masih melekat kuat, dan berwarna mengkilap.Mata ikan patin masih jernih, tidak merah dan tidak rusak.Tekstur ikan masih kenyal dan tidak berlendir.Insang ikan berwarna merah cerah, tidak pucat.Aroma ikan patin segar tidak terlalu amis atau berbau busuk.3. Bagian-Bagian Ikan Patin yang Diolah Jadi PindangIkan patin berukuran besar bisa dibagi menjadi beberapa bagian saat dipindang, yaitu bagian kepala, tengah, dan ekor. Kalau Anda tak ingin repot menyantap pindang ikan yang tulangnya banyak, Anda bisa menikmati bagian tengahnya. Namun, bagian kepala juga memiliki kenikmatan istimewa karena terdiri dari lemak yang gurih. Kepala patin paling sedap bila diseruput bersama kuah yang masih hangat meskipun bagian dagingnya terbilang sedikit.Rasa masakan ikan pindang patin ala Palembang yang gurih, asam, dan segar memang paling cocok disantap saat musim hujan. Selain memuaskan lidah, daya tahan tubuh pun terjaga karena mendapat asupan gizi seimbang. Jadi, kapan Anda berencana membuat pindang patin Palembang sendiri di rumah?