Kembali ke Inspirasi dan Promo

Uniknya Sate Ambal Bumbu Tempe, Kuliner Khas Kebumen

Image Banner

11 November 2019

Biasanya bumbu apa yang jadi pilihan Anda sebagai pendamping lezat saat menikmati sate? Apakah bumbu kacang atau bumbu kecap? Ternyata ada pilihan bumbu sate lezat lain yang tersedia, yaitu bumbu tempe.

 

Bumbu sate yang unik ini bisa ditemukan dalam sajian sate Ambal, sajian khas Kebumen, Jawa Tengah. Nama ‘Ambal’ itu sendiri merupakan nama sebuah daerah di Kebumen, yaitu kecamatan Ambal. Daerah itulah yang menjadi pelopor sate Ambal, tepatnya di Warung Pak Kasman Asli. Pak Kasman sebagai pemilik warung sate adalah cucu dari Pak Samikin, pencipta sate Ambal. Sampai saat ini, sate Ambal Pak Kasman tetap jadi sajian yang dicari masyarakat, baik masyarakat lokal maupun mereka yang datang dari luar daerah.

 

Keistimewaan sate Ambal adalah bumbunya yang terbuat dari tempe yang dihaluskan. Cara membuatnya, tempe direbus bersama cabai rawit, cabai merah, dan bawang putih hingga matang. Perpaduan tempe dan bumbu ini memberikan rasa yang gurih dan sedikit pedas. Setelah itu, rebusan tempe ini dihaluskan dalam blender lalu dimasak hingga agak mengental, tetapi jangan terlalu kental. Biasanya bumbu sate Ambal ini memang agak encer. Setelah siap, tambahkan kecap manis, lalu bumbu sate lezat pun siap.

 

Tentu saja, bumbu sate yang lezat harus dilengkapi dengan sajian sate yang nikmat pula. Kelezatan sate Ambal datang dari berbagai bumbu yang digunakan untuk merendam sate sebelum dibakar. Bumbu rendaman ini terbuat dari bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, kunyit, ketumbar, merica putih, gula merah, dan garam yang dihaluskan. Bila mau, Anda juga bisa menambahkan pala dan jintan di dalam bumbu rendaman ini. Bumbu halus ini kemudian dicampur dengan kecap manis dan minyak goreng, lalu digunakan untuk merendam sate selama sekitar 1 jam. Aslinya, daging ayam bahkan direndam hingga 2-5 jam hingga bumbu benar-benar meresap dan daging ayam menjadi lebih empuk dan lembut. Setelah direndam, sate pun siap dibakar seperti biasa. Bumbu rendaman ini juga bisa dioleskan pada saat sate sedang dibakar sehingga sate menjadi semakin harum dan bumbunya semakin meresap.

 

Bumbu yang digunakan untuk merendam sate Ambal perannya sangat besar bagi kelezatan sate Ambal. Berkat rendaman dari berbagai campuran bumbu ini, sate Ambal tetap terasa nikmat, bahkan bila dimakan tanpa teman bumbu sate yang terbuat dari tempe. Tapi, tentu saja bumbu sate Ambal ini tak boleh terlewat Anda nikmati. Rasa gurih dan legit dari tempe dan perpaduan bumbu lainnya akan memperkaya sajian sate Ambal. Lengkapi dengan ketupat yang empuk maka Anda pun mendapatkan sajian yang nikmat dan mengenyangkan.

 

Ragam kuliner Indonesia memang tak diragukan lagi. Siapa yang menyangka kalau tempe bisa diolah jadi bumbu sate yang unik? Karena keunikannya, sate Ambal jelas menarik untuk dicoba. Sate Ambal memang jadi kuliner khas yang dicari pendatang yang singgah di Kebumen. Di Ambal yang menjadi daerah asalnya, warung sate Ambal bisa ditemukan dengan mudah, berjejer di kiri dan kanan jalan. Salah satu yang paling terkenal memang warung Sate Pak Kasman, tapi warung sate yang lainnya juga siap menyajikan sate Ambal yang lezat. Namun, sepertinya sate Ambal memang masih belum sepopuler jenis sate lain, terutama sate Madura atau sate Padang yang bisa ditemukan dengan mudah di berbagai kota. Padahal sate Ambal juga memiliki penggemar setia yang tidak sedikit. Apakah Anda merupakan salah satu penggemar sate Ambal?


Berita Lainnya

Perbedaan Nasi Goreng Jawa dengan Nasi Goreng Lainnya

Oct 14, 2019

Perbedaan Nasi Goreng Jawa dengan Nasi Goreng Lainnya

Variasi nasi goreng di seluruh dunia memang sangat beragam, termasuk di Indonesia. Penggunaan bumbu dan bahan yang berbeda saja memberikan cita rasa, warna, dan tekstur berbeda pada nasi goreng, sehingga tiap variasi nasi goreng tampil unik dan lezat. Salah satu sajian nasi goreng yang populer di Indonesia adalah Nasi Goreng Jawa atau dikenal juga sebagai nasi goreng kampung. Seperti apakah bumbu Nasi Goreng Jawa yang membedakannya dengan jenis nasi goreng lain dari Indonesia? Faktor apa lagi yang membentuk ciri khas dari Nasi Goreng Jawa? Cara membuat Nasi Goreng Jawa tentu tidak jauh berbeda dengan jenis nasi goreng lainnya. Tapi ada beberapa hal yang membuat Nasi Goreng Jawa tampil unik di antara berbagai variasi nasi goreng di Indonesia, di antaranya: 1. Bumbu dasar Ciri khas bumbu Nasi Goreng Jawa adalah penggunaan sambal ulek sebagai bumbunya. Jadi, Nasi Goreng Jawa mengandalkan bahan-bahan seperti cabai, baik cabai merah maupun cabai rawit, serta bawang merah dan bawang putih untuk memberikan rasa pedas yang sedap. Selain itu, Nasi Goreng Jawa juga mendapatkan cita rasa khasnya dari penambahan terasi dan kemiri sebagai salah satu bumbu dasar. Rasa gurih dari bahan-bahan ini kemudian diseimbangkan dengan penambahan bango kecap manis yang memberikan rasa manis. Kecap asin juga bisa ditambahkan untuk memperkaya rasa nasi goreng.   2. Warna Karena penggunaan cabai segar serta kecap manis dalam bumbu dasarnya, Nasi Goreng Jawa biasanya memiliki warna merah kecokelatan. Tapi tiap daerah di Jawa memiliki warna nasi goreng yang sedikit bervariasi, misalnya Nasi Goreng Jawa Tengah biasanya memiliki warna merah agak muda, sedangkan Nasi Goreng Kampung dari Yogyakarta memiliki warna merah tua. Warna merah kecoklatan dimiliki oleh nasi goreng dari Surabaya.   3. Isian Banyak bahan yang bisa Anda tambahkan dalam sajian Nasi Goreng Jawa, di antaranya adalah ikan teri atau ikan bilis goreng, ayam kampung yang disuwir, tauge, babat goreng, serta irisan kol dan sawi hijau. Telur mata sapi atau irisan telur dadar juga bisa jadi isian Nasi Goreng Jawa yang lezat.   4. Aroma Yang membuat aroma Nasi Goreng Jawa menjadi begitu sedap dan khas adalah penambahan terasi pada bumbu Nasi Goreng Jawa. Tapi sebelum menambahkan terasi pada Nasi Goreng Jawa, terasi harus dibakar hingga matang terlebih dahulu. Langkah ini sangat penting dan tidak boleh dilewatkan demi mendapatkan rasa dan aroma terasi yang lebih mantap.   5. Cara masak Salah satu ciri khas Nasi Goreng Jawa adalah cara memasaknya yang memanfaatkan anglo alias tungku tanah liat yang dipanaskan dengan kayu atau arang. Memang tidak semua Nasi Goreng Jawa diolah dengan anglo, tetapi Nasi Goreng Jawa yang otentik memang dimasak dengan anglo, sehingga aroma nasi goreng jadi semakin sedap dan membangkitkan selera.   6. Penyajian Bahan apa saja yang digunakan untuk menghias Nasi Goreng Jawa dalam penyajiannya? Nasi goreng Jawa biasanya disajikan bersama potongan tomat segar, mentimun segar, dan daun kol. Kerupuk udang, acar, serta sate jeroan juga sering disajikan bersama Nasi Goreng Jawa. Bahan-bahan tersebut merupakan bahan yang paling umum digunakan untuk menghias Nasi Goreng Jawa. Namun, tentu saja Anda bisa memilih menggunakan bahan tambahan lainnya.   Nasi goreng sangat populer karena mudah disiapkan dan mudah dikreasikan. Karenanya, nasi goreng bisa dinikmati saat sarapan, makan siang, atau makan malam. Apakah Nasi Goreng Jawa merupakan jenis nasi goreng kesukaan Anda? Bila tidak, lalu nasi goreng apa yang paling keluarga Anda sukai? Sumber: batam.tribunnews.com/2017/12/13/simak-rahasia-membuat-nasi-goreng-jawa-gurih-dan-lezatfood.detik.com/info-kuliner/d-3314762/nasi-goreng-indonesia-punya-bumbu-dan-rasa-yang-khasselerasa.com/resep-dan-cara-membuat-nasi-goreng-jawa-spesial-pedas-yang-enakgoodnewsfromindonesia.id/2016/09/21/apa-saja-macam-macam-nasi-goreng-di-indonesiaidntimes.com/food/dining-guide/putriana-cahya/7-nasi-goreng-khas-indonesia-yang-paling-populer-1/fullliputan6.com/lifestyle/read/3682599/cara-membuat-nasi-goreng-kampung-sederhana-yang-jadi-favorit-banyak-orangtheboxsceneproject.org/resep-nasi-goreng-jawa/

Mengenal Asal Usul Sate Taichan

Nov 11, 2019

Mengenal Asal Usul Sate Taichan

Aneka kuliner di Indonesia memang banyak menyita perhatian. Beraneka macam makanan akan dengan mudah Anda temui dengan harga yang beragam. Anda akan menemukan beragam kelezatan kuliner Indonesia di setiap daerah dengan rasa khas masing-masing. Bahkan, meski memiliki nama kuliner yang sama, rasa yang ditawarkan pasti akan berbeda di setiap daerah. Sate menjadi salah satu andalan kuliner Indonesia yang memiliki lebih dari 1 macam jenis, seperti sate madura, sate padang, sate klatak, dan berbagai jenis sate lainnya. Salah satu sate yang kini banyak diminati adalah sate taichan dan ini menjadi salah satu peluang bisnis yang cukup populer saat ini.  Pernah mencoba sate taichan? Sate taichan merupakan sate ayam biasa yang dibakar tanpa menggunakan bumbu yang beraneka ragam dan hanya menggunakan garam dan jeruk nipis saja sebagai bumbu. Sate taichan disajikan dengan sambal dan disantap bisa dengan lontong. Untuk kisaran harganya yaitu sekitar Rp. 2.500,00/tusuk atau Rp. 20.000,00/porsi. Jika Anda pergi ke daerah Senayan, Anda akan menemui banyak sekali kedai sate taichan.  Tahukah Anda asal usul sate taichan? Jika dilihat dari nama “taichan”, tentu yang ada di pikiran kita adalah sate ini berasal dari China atau Jepang. Asal usul sate taichan sebenarnya belum terkonfirmasi dengan benar. Menurut beberapa informasi yang ada, sate taichan tercipta berawal dari datangnya sepasang muda-mudi Jepang-Indonesia yang ingin membeli sate di salah satu kedai sate madura di kawasan Senayan, Indonesia. Si pria yang berasal dari Jepang ini tidak terlalu menyukai sate berbumbu kacang seperti yang biasa dijumpai di Indonesia. Kemudian si Pria berinisiatif membakar sendiri sate yang telah ditusuk-tusuk dengan hanya memberi garam dan jeruk nipis sebagai bumbu satenya. Setelah matang sebagai pendamping sate, si Pria menambahkan sambal sebagai pengganti bumbu kacang. Ketika ditanya oleh pemilik kedai apa nama sate tersebut, si pria langsung menjawab “sate taichan”. Berawal dari sini lah sate taichan mulai berkembang di Indonesia. Awalnya sate taichan hanya dijual oleh 2 orang pedagang sate di kawasan Senayan, yaitu pak Amir sebagai cikal bakal sate taichan dan seorang temannya, tetapi kini sate taichan telah berkembang ke seluruh Indonesia.  Sate taichan mulai berkembang pesat sejak tahun 2016 hingga sekarang. Bukan hanya di Jakarta saja, sate taichan bahkan sudah berkembang pesat ke seluruh Indonesia. Anda bisa menemui dengan mudah sate taichan di segala penjuru Indonesia. Semakin lama, sate taichan semakin berinovasi, bukan hanya bakar Anda juga dapat memilih sate taichan goreng sebagai menu pilihan.  Tapi tahukah Anda apa perbedaan dari sate taichan dengan sate lainnya? Sebenarnya sate taichan ini tidak terlalu berbeda jauh dengan sate ayam pada umumnya. Sate taichan juga menggunakan daging ayam yang dipotong dadu berukuran kecil sama seperti dengan sate ayam pada umumnya. Namun, terdapat beberapa perbedaan dengan sate ayam biasa, yaitu seperti: 1. Dari segi penampilan Sate taichan terkesan lebih pucat bila dibandingkan dengan sate ayam pada umumnya. Hal ini dikarenakan pada sate ayam umumnya menggunakan bumbu khusus dengan beraneka macam bahan dan kecap sehingga menjadikan tampilannya lebih berwarna. Berbeda dengan sate taichan yang hanya dibakar dengan bumbu garam dan jeruk nipis tanpa kecap sehingga penampilannya lebih pucat.  Dalam penyajiannya, sate taichan juga berbeda dengan sate ayam biasanya. Jika biasanya sate ayam dilumuri dengan bumbu kacang sebagai pendampingnya, sate taichan justru hanya menggunakan sambal sebagai pendampingnya. Anda bisa menyantapnya bersama lontong ataupun nasi sesuai dengan pilihan Anda.  2. Dari segi rasa Karena bumbu yang digunakan sate taichan cukup sederhana, maka rasa yang ditawarkan juga sederhana, tapi tidak kalah lezat bila dibandingkan dengan sate ayam biasa. Sate biasa memiliki rasa yang beragam dan beradu padu antara manis, pedas, gurih dari berbagai bumbu yang digunakan, sedangkan sate taichan memiliki rasa yang gurih dari garam dan asam dari jeruk nipis serta pedas dari sambal yang digunakan. Bagi Anda yang tidak terlalu suka bumbu kacang, sate taichan bisa menjadi pilihan yang tepat untuk santapan makanan Anda.  3. Perbedaan bumbu sate Jika bumbu sate ayam biasa itu cukup rumit dan sulit, berbeda dengan bumbu sate taichan. Bumbu sate taichan lebih sederhana dan bahan yang dibutuhkan juga cukup mudah dijumpai di dapur sehingga anda bisa membuatnya sendiri di rumah.  Ada dua variasi sate taichan yang bisa Anda buat yaitu sate taichan bakar dan sate taichan goreng. Hal yang membedakan antara keduanya adalah proses memasaknya. Jika sate taichan bakar dibakar di atas arang maka sate taichan goreng cukup dipanggang atau digoreng tipis di atas teflon. Namun, kedua tetap dihidangkan bersama dengan sambal khasnya.   Tips untuk menjadikan sate taichan menjadi lebih nikmat 1. Gunakan daging ayam terbaik Gunakan daging ayam yang masih segar sebagai bahan utama sate. Kualitas daging akan mempengaruhi cita rasa dari sate taichan. Jika daging yang digunakan berkualitas buruk maka rasa yang dihasilkan dari sate taichan pun akan menjadi kurang. Oleh karena itu, kualitas daging ayam sangat perlu diperhatikan. Anda dapat menggunakan semua bagian daging ayam untuk membuat sate, tetapi umumnya bagian yang digunakan adalah bagian dada ayam. Jika Anda tidak terlalu suka dengan bagian dada, Anda bisa menggantinya dengan bagian kulit atau jeroan ayam sesuai selera. 2. Perhatikan tingkat kematangan sate taichan Pastikan ketika membakar atau menggoreng sate taichan benar-benar matang hingga bagian dalam daging, karena daging ayam mentah mengandung bakteri yang dapat mengganggu pencernaan. Anda dapat membakarnya di api sedang atau di teflon dengan selalu membolak-balikkan daging agar tidak gosong.  3. Pilih sambal sesuai selera Untuk membuat sambal taichan, Anda bisa sesuaikan tingkat kepedasannya. Jika Anda pecinta pedas, Anda bisa menambahkan lebih banyak cabe rawit merah. Sedangkan jika Anda tidak terlalu suka pedas, Anda bisa mengurangi cabe rawit merah dan menambahkan cabe keriting atau cabe besar untuk membuat sambal lebih banyak. 4. Gunakan bahan-bahan bumbu sate taichan terbaik Gunakan bahan-bahan terbaik sebagai bahan pembuat sate taichan, termasuk dalam pemilihan bumbu sate taichan. Bumbu-bumbu sate taichan yang berasal dari bahan-bahan terbaik memiliki rasa sate yang lezat. Meskipun bumbu sate taichan cukup sederhana, tetapi pemilihan bahan yang salah akan membuat cita rasa sate taichan akan berubah. Beberapa bahan seperti jeruk nipis dan jeruk limau harus dipilih yang tidak terlalu matang. Jika Anda memilih yang terlalu matang maka akan berdampak pada rasa sate taichan yang justru manis bukan gurih dan segar seperti umumnya.  Untuk ciptakan rasa gurih pada sate taichan, gunakan Knorr Bumbu Ekstrak Daging Ayam sebagai pengganti garam yang diformulasikan khusus dengan kandungan 5 kali lebih banyak daging ayam bila dibandingkan dengan varian bumbu rasa ayam lainnya. Tanpa menghilangkan cita rasa asli dari makanan, memasak jadi lebih mudah dan nikmat dengan KnorrBumbu Ekstrak Daging Ayam.

Rahasia Gurihnya Soto Betawi

Nov 11, 2019

Rahasia Gurihnya Soto Betawi

Indonesia bukan hanya kaya akan budaya, tetapi juga kaya akan ragam kuliner khas nusantara. Setiap daerah memiliki ragam kulinernya masing-masing. Kuliner di Indonesia sangat kaya akan rempah sehingga memiliki rasa yang cukup kuat dan lezat. Beberapa makanan khas Indonesia justru memiliki ragam yang cukup banyak meskipun memiliki nama yang sama, tetapi citarasa yang ditawarkan akan berbeda setiap daerahnya.  Salah satu kuliner khas Indonesia yang tidak boleh terlewatkan adalah soto. Setiap daerah memiliki jenis soto yang berbeda-beda, seperti soto Madura, soto Lamongan, soto Bandung, soto Makasar, soto Betawi, dan masing banyak lagi. Setiap soto memiliki ciri masing-masing dengan rasa yang berbeda satu sama lain.  Jika berkunjung ke Jakarta maka Anda tidak boleh melewatkan kenikmatan soto ayam betawi yang merupakan salah satu jenis soto yang populer di Jakarta. Soto ini bukan hanya menggunakan daging saja sebagai isian, tapi juga menggunakan jeroan seperti hati, torpedo hingga organ lain seperti mata. Disajikan bersama dengan potongan tomat, kentang, emping, dan juga daun bawang sehingga menambah kelezatan soto betawi.  Tahukah Anda sejak kapan Soto Betawi mulai populer?  Sesuai namanya, soto Betawi ini merupakan soto yang berasal dari masyarakat betawi atau sekarang kita kenal dengan Jakarta. Nama soto Betawi pertama dikenal oleh masyarakat sekitar tahun 1977-1978 yang dipopulerkan oleh Lie Boen Po, pelopor penjual soto Betawi di Jakarta. Soto ini pertama kali dijual di THR Lokasari atau Prinsen Park dan hadir dengan cita rasa yang khas. Kemudian pada tahun 1991 penjual soto tersebut menutup kedainya. Seiring berjalannya waktu, soto ini mulai populer kembali bahkan telah tersebar hingga ke kota lain di Indonesia.  Nama betawi sendiri sudah cukup populer semenjak penjajahan Indonesia oleh Belanda. Nama ini begitu melekat dengan Batavia dan Jakarta sehingga untuk beberapa kuliner khas Jakarta sering diberikan nama dengan akhiran betawi, salah satunya soto betawi.  Pada dasarnya soto Betawi ini merupakan soto daging sapi dengan kuah santan yang kental. Isian yang melimpah dengan kuah yang kaya akan rempah menjadikan soto ini sangat cocok untuk dinikmati terutama ketika musim hujan. Seiring perkembangan zaman soto Betawi kini memiliki beberapa variasi kuah yang bisa Anda nikmati sesuai selera meskipun pada dasarnya bahan pembuatnya tak berbeda. Berikut ini beberapa macam kuah soto betawi yang bisa Anda pilih sesuai selera. 1. Kuah santan Umumnya Anda akan lebih banyak menemui soto Betawi dengan kuah santan yang kental sehingga menjadikan kuahnya menjadi keruh dan berwarna sedikit pucat. Kuah santan memang sangat otentik untuk digunakan pada soto Betawi. Rasa gurih dari santan yang dipadukan dengan rempah-rempah menjadikan soto Betawi menjadi satu santapan yang tidak boleh terlewatkan.  2. Kuah susu Selain kuah santan, Anda juga bisa menggunakan susu sebagai gantinya. Gunakan susu sapi murni untuk ciptakan rasa yang lebih nikmat. Rasa yang ditawarkan pun tidak berbeda jauh dengan soto lamongan kuah santan, hanya saja kuah susu terasa lebih creamydibandingkan dengan kuah santan. Karena susu tidak boleh terlalu panas, maka kamu bisa menambahkan susu disaat kuah sudah mulai mendidih agar tidak merusak nutrisi dan kandungan lainnya dalam susu.  3. Kuah susu dan santan Anda juga bisa mencampurkan antara santan dan susu untuk ciptakan rasa yang gurih dan creamy sekaligus. Bahan bumbusoto Betawiyang digunakan juga tidak berbeda. Anda hanya perlu menambahkan susu ke dalam kuah soto bersantan yang ada kemudian merebusnya kembali beberapa saat.  4. Kuah bening Kuah soto betawi juga ada yang bening dengan tidak menambahkan santan dan susu ke dalam kuah. Rasanya tidak terlalu gurih bila dibandingkan dengan kuah santan ataupun kuah susu.  Dalam pembuatannya, Anda bisa juga mengganti daging sapi dengan daging ayam. Soto ayam betawi juga tidak kalah nikmat dengan soto betawi umumnya. Disajikan dengan nasi hangat, sambal dan emping, sangat tepat untuk disantap saat musim dingin atau hujan.   Tips membuat soto betawi terasa enak yang bisa Anda coba sendiri di rumah 1. Pilih daging berkualitas Pemilihan daging dan jeroan akan sangat mempengaruhi cita rasa dan soto Betawi. Pilih sandung lamur atau biasa disebut dengan rawonan yaitu bagian daging yang cukup empuk yang berada di sekitar dada bawah sekitar ketiak. Bagian ini cenderung berlemak sehingga akan memberikan rasa gurih pada kaldu soto.  Rebus secara terpisah antara jeroan dan daging sapi agar rasa pahit dari jeroan tidak bercampur dengan kuah soto. Gunakan kaldu dari rebusan daging sapi sebagai kuah. Anda juga bisa menambahkan tulang sapi untuk menambah cita rasa soto Betawi. Jika Anda pecinta lemak sapi, Anda bisa menambahkan lemak sapi ke dalam rebusan kuah. Pilih lemak yang bertekstur kenyal bukan padat, seperti lemak yang menempel pada bagian otot sapi. Untuk menambah cita rasa soto Betawi, Anda juga perlu menambahkan babat sapi. Cuci babat hingga bersih, pastikan tidak ada kotoran yang masih menempel pada babat. Setelah benar benar bersih, rebus secara terpisah babat hingga empuk dan potong dadu atau Anda juga bisa menambahkan babat yang dibumbui dengan bumbu bacem kemudian menggoreng babat tersebut dan memotong dadu. Letakkan potongan dadu babat ke dalam mangkok dan siram dengan kuah soto yang telah ada.  Jika Anda memilih daging ayam sebagai bahan utama, pilih bagian dada ayam dan juga disertakan kulit ayam. Untuk pemilihan terbaik, sebaiknya Anda memilih ayam kampung untuk memberikan rasa yang lebih gurih. Anda juga bisa menambahkan ceker dan sayap ayam pada soto.  2. Gunakan campuran santan dan susu pada kuah Kuah soto akan menjadi kunci utama kenikmatan soto Betawi. Tambahkan santan dan susu ke dalam kuah soto sehingga akan memberikan rasa yang lebih gurih dan creamy pada soto. Pastikan untuk memilih santan dan susu yang berkualitas baik dan tidak basi sehingga rasa soto akan terjaga kualitasnya.  Pastikan santan dan susu tidak pecah saat dimasak sehingga tidak menimbulkan rasa bacin dan asam pada kuah. Anda bisa menggunakan santan instan untuk lebih praktis. Namun, jika menggunakan santan dari kelapa, pastikan memilih kelapa yang tepat, tidak terlalu muda ataupun tidak terlalu tua.  3. Pastikan ketika menumis bumbu halus benar benar harum dan telah matang Bumbu soto Betawi menjadi kunci utama kenikmatan kuah soto. Pastikan semua bumbu yang dihaluskan benar benar halus dan tercampur merata dengan komposisi yang tepat. Anda dapat menggunakan ulekan ataupun blender untuk menghaluskan bumbu. Perhatikan kembali apakah bumbu sudah benar benar halus atau belum.  Tumis bumbu dengan sedikit minyak hingga benar benar harum dan matang. Bumbu yang sudah benar benar matang akan memberikan cita rasa yang sempurna bagi soto dan lebih tahan lama. Masukkan bumbu tumis ke dalam kuah yang masih panas dan rebus dengan daging sapi hingga bumbu meresap ke dalam daging.  4. Gunakan bahan-bahan terbaik dan berkualitas pada bumbu soto betawi Pilih juga bahan-bahan terbaik dan berkualitas untuk ciptakan bumbu soto betawi terbaik. Bahan bahan yang dipilih harus segar dan tidak basi sehingga kualitas soto akan terjamin. Pemilihan bahan-bahan yang tepat akan menciptakan rasa terbaik untuk soto. Jika bahan yang digunakan memiliki kualitas rendah atau sudah rusak maka akan membuat cita rasa pada soto akan berubah.  Untuk menambah cita rasa soto agar menjadi lebih gurih, Anda bisa menambahkan Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapiyang terbuat dari daging sapi pilihan dan rempah-rempah khas Indonesia sehingga menjadikan masakan Anda lebih nikmat. Royco diformulasikan mudah terserap sehingga sangat cocok untuk segala jenis masakan termasuk berkuah seperti sop, soto, dan makanan lainnya. Ciptakan hidangan lezat bersama Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi. 

Tips Membuat Soto Lamongan Harum dan Enak

Nov 11, 2019

Tips Membuat Soto Lamongan Harum dan Enak

Kuliner soto di Indonesia cukup beragam dan setiap daerah memiliki soto khas masing-masing. Beberapa macam soto di Indonesia antara lain soto Madura, soto Banjar, soto Betawi, soto Bandung, soto Lamongan, dan masih banyak lagi. Dari berbagai jenis soto yang ada, soto Lamongan menjadi salah satu yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Kuahnya yang kaya akan rempah dan taburan koyanya yang khas, menjadikan soto ini menjadi istimewa. Soto ayam Lamongan ini dapat Anda temui di berbagai daerah di Indonesia dengan harga sekitar Rp 20.000,00-an. Untuk membuat soto ayam Lamongan yang harum dan enak, simak beberapa tips ini: 1. Gunakan ayam kampung sebagai bahan utama Soto Lamongan menggunakan daging kambing sebagai bahan utama. Untuk ciptakan rasa yang nikmat, ada baiknya Anda memilih ayam kampung dibandingkan dengan ayam sayur. Ayam kampung akan memberikan rasa yang lebih gurih ke kuah soto dibandingkan ketika menggunakan ayam sayur atau ayam potong. Selain itu, ayam kampung lebih sehat bila dibandingkan dengan ayam sayur meskipun harganya relatif lebih mahal.  2. Rebus ayam dengan air dingin atau air biasa Rebus ayam dengan menggunakan air dingin atau air biasa bisa membuat daging matang sempurna dan kaldu yang tercipta akan lebih gurih dan kental bila dibandingkan dengan menggunakan air hangat. Lemak pada daging ayam akan keluar lebih banyak saat merebusnya dengan air dingin karena pemanasan air dingin akan membutuhkan waktu yang cukup lama juga.  3. Jangan lupakan kemiri dan kunyit pada bumbu halus Untuk bumbu soto Lamongan Anda tidak boleh melewatkan kemiri dan kunyit meskipun dalam penggunaannya tidak terlalu banyak. Kemiri sebaiknya disangrai terlebih dahulu sebelum dihaluskan agar minyak pada kemiri dapat keluar dan membuat makanan semakin sedap. Kemiri akan membuat aroma pada bumbu soto ayam Lamongan menjadi lebih harum dan lezat, sedangkan kunyit akan memberikan aroma nikmat dan juga warna yang lebih cerah pada kuah soto Lamongan. 4. Pastikan bumbu benar-benar halus sebelum dimasak Pastikan bahwa semua bumbu soto ayam Lamongan benar-benar halus sebelum dimasak. Hal ini tentu akan berpengaruh kepada cita rasa soto ayam Lamongan tersebut. Anda bisa menghaluskan secara manual atau dengan menggunakan blender.  5. Rebus bumbu bersamaan dengan ayam Untuk dapatkan kuah dan daging ayam yang nikmat, anda perlu merebus bumbu bersamaan dengan daging ayam. Bumbu akan meresap hingga ke dalam daging sehingga rasanya benar-benar nikmat saat disuwir-suwir.  6. Buat koya sendiri Salah satu yang tidak boleh terlewatkan untuk disajikan bersama soto Lamongan adalah koya. Pembuatannya cukup mudah karena Anda hanya perlu menghaluskan kerupuk udang bersamaan dengan bawang putih goreng. Untuk dapatkan hasil yang sempurna, ada baiknya untuk membuat sendiri bubuk koya dan pilih bahan terbaik untuk membuatnya. Simpan di tempat kering.  Itulah cara membuat soto Lamongan dan tips untuk mendapatkansoto Lamonganyang nikmat dan lezat. Untuk dapatkan kaldu ayam yang lebih nikmat, gunakan RoycoBumbu Pelezat Rasa Ayam yang terbuat dari daging ayam pilihan yang direbus lama dan rempah pilihan sehingga memberikan rasa kaldu yang mantap dan membuat makanan semakin lezat. Ciptakan sajian lezat bersama Royco Bumbu Pelezat Rasa Ayam.