Kembali ke Inspirasi dan Promo

Uniknya Mie Celor khas Palembang

Image Banner

17 March 2020

Palembang memang populer sebagai kota asal pempek. Namun, Palembang tidak hanya punya makanan khas berupa pempek saja. Ada banyak makanan lezat lainnya yang jadi kebanggaan Palembang, salah satunya adalah mie celor. Berkunjung ke kota tersebut rasanya belum komplit jika tidak mencicipi mie celor Palembang.

Penasaran dengan hidangan khas Palembang tersebut? Yuk, cari tahu keunikan mie celor sambil mempelajari proses pembuatannya yang praktis.

1. Asal-Usul Nama Mie Celor

Hingga kini banyak orang mengira bahwa mie celor berasal dari penggunaan telur rebus sebagai bahan pelengkap. Sebenarnya anggapan tersebut keliru. Karena kata “celor” dalam bahasa Palembang artinya dicelup-celupkan. Seperti namanya, pembuatan olahan mie ini memang melalui proses pencelupan ke air mendidih supaya tekstur mie lebih lembut sebelum disajikan dengan kaldu.

Mie celor Palembang memang merupakan salah satu hasil perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa. Bila dilihat sekilas, tampilan mie celor sangat mirip dengan lo mie asal China bagian selatan. Namun, mie celor memiliki warna yang lebih pucat. Warnanya cenderung putih keruh dan disajikan dengan kaldu udang beraroma kuat.

2. Hidangan Istimewa Bagi Para Pecinta Udang

Anda yang menyukai udang pasti sangat menyukai mie celor. Karena udang merupakan salah satu bahan pelengkap utama dalam sajian mie yang satu ini. Cermati beberapa hal berikut ini saat Anda memilih udang untuk melengkapi mie celor:

  • Pilihlah udang berukuran sedang supaya lebih mudah dikupas dan dagingnya cukup tebal.
  • Udang mentah yang segar biasanya berwarna abu-abu dengan bagian kulit dan kepala yang masih melekat kuat. Hindari udang yang tampak kemerahan dengan bagian kepala dan kulit yang hampir lepas.
  • Aroma udang segar tidak terlalu menyengat dan amis.
  • Anda tak perlu khawatir dengan aroma udang yang agak amis ketika akan membuat mie celor. Setelah kepala dan kulit udang dikupas dan udang dicuci bersih dengan air mengalir, Anda bisa menggunakan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis untuk merendam udang selama 10 menit. Varian produk Knorr yang satu ini berbentuk bubuk sehingga praktis digunakan dan bisa meresap sempurna pada udang. Rasa natural jeruk nipis asli membuat Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis bisa diandalkan untuk menghilangkan bau amis udang tanpa mengubah rasanya. Selanjutnya, udang yang sudah direndam dengan Knorr Jeruk Nipis bisa segera diolah seperti biasa.

3. Resep dan Cara Membuat Mie Celor Palembang

Bila Anda ingin membuat kreasi mie celor di rumah, Anda bisa mencoba resep dan cara pembuatannya berikut ini:

Bahan-Bahan:

300 gr udang berukuran sedang yang kulit dan kepalanya sudah dikupas. Sisihkan bagian kulit dan kepala udang yang bersih untuk membuat kaldu.

Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis secukupnya

Suwiran daging ayam yang sudah direbus dan dibumbui dengan Knorr Bumbu Penyedap Rasa Ayam Rostip

250 gr mie telur

100 gr taoge

3 butir telur rebus yang sudah dipotong-potong

Air panas untuk mencelupkan mie telur dan taoge.

Bahan Kuah:

1,5 liter air

300 ml santan kental dari ½ buah kelapa

2 butir telur yang sudah dikocok lepas

2 sdm tepung kanji yang sudah dilarutkan dengan 50 ml air

1 sdt air jeruk limau

Garam, gula, dan merica bubuk secukupnya

Bahan Pelengkap:

6 batang kucai yang sudah diiris halus

Bawang goreng secukupnya

Cara Membuat:

  • Aduklah udang yang dibersihkan dengan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis lalu diamkan selama kurang lebih 10 menit supaya bau amisnya hilang.
  • Suwiran ayam untuk pelengkap mie celor dibuat dari dada ayam tanpa kulit yang direbus bersama Knorr Bumbu Penyedap Rasa Ayam Rostip. Produk Knorr yang satu ini akan memberikan aroma bawang putih alami yang kuat tanpa tambahan MSG berlebihan. Knorr Bumbu Penyedap Rasa Ayam Rostip berbentuk bubuk sehingga mudah larut dalam air rebusan dan terserap sempurna ke bagian dalam daging ayam. Selanjutnya, ayam yang sudah direbus sampai matang bisa segera diangkat agar uap panasnya hilang sebelum disuwir-suwir.
  • Didihkan air untuk membuat kaldu dari kepala dan kulit udang. Bila air sudah mendidih dan menyusut hingga 1,2 liter, berarti kaldu udang sudah matang dan siap digunakan. Saringlah kepala dan kulit udang untuk mendapatkan kaldu bening.
  • Kemudian, didihkan kembali kaldu udang yang sudah disaring. Campurkan dengan santan kental, udang kupas, garam, gula, dan merica secukupnya. Aduk perlahan-lahan hingga campuran kuah mendidih.
  • Bila kuah mie celor mulai mendidih, masukkan telur yang sudah dikocok lepas. Aduk sebentar sembari menambahkan larutan tepung kanji. Anda bisa mengganti tepung kanji dengan jenis tepung lain seperti maizena atau terigu. Penggunaan larutan tepung sangat penting untuk menghasilkan tekstur kaldu yang kental.
  • Sambil menunggu kuahnya mendidih, celupkan mie telur dan taoge dalam air mendidih lalu tiriskan. Sajikan mie telur dan taoge di piring dan beri tambahan topping berupa suwiran ayam dan potongan telur rebus. Selanjutnya, Anda tinggal menuangkan kaldu udang yang sudah matang. Jangan lupa tambahkan beberapa potong udang sebagai pelengkap.
  • Mie celor yang sudah matang tinggal diberi taburan irisan seledri dan bawang goreng sebelum disajikan dalam keadaan hangat.

4. Mie Celor Sering Disantap Sebagai Menu Sarapan

Masyarakat Palembang gemar menyantap mie celor sebagai menu sarapan. Karena mie celor biasanya disajikan dalam porsi besar dan hangat sehingga cocok menjadi sumber energi di pagi hari. Banyak sekali kedai dan restoran di Palembang yang menyajikan mie celor sejak pagi. Namun, para wisatawan juga bisa menikmati sajian istimewa ini pada siang atau malam hari ketika berkunjung ke Palembang. Cita rasa mie celor Palembang yang gurih dan khas pasti membuat Anda ketagihan.

5. Mengintip Kandungan Gizi dalam Seporsi Mie Celor

Tak hanya lezat, mie celor juga memiliki kandungan gizi yang lengkap dan baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian tubuh. Ulasan informasi tentang kandungan gizi mie celor berikut ini tentu membuat Anda tak ragu menikmatinya:

  • Mie celor adalah hidangan sumber karbohidrat yang dapat menggantikan nasi atau umbi-umbian. Kandungan karbohidratnya berasal dari penggunaan mie telur, santan, dan tepung kanji. Menyantap seporsi mie celor akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama sama seperti menikmati satu porsi nasi sebagai hidangan utama.
  • Kandungan protein dalam mie celor berasal dari udang, suwiran ayam, dan telur rebus. Protein merupakan jenis asupan yang penting untuk mendukung metabolisme tubuh. Selain itu, protein juga sangat dibutuhkan untuk menjaga asupan gizi ke otak, memaksimalkan proses regenerasi sel-sel tubuh, serta mendukung pembentukan massa otot. Semua orang membutuhkan asupan protein setiap hari mulai dari ibu hamil, anak-anak, hingga lansia.
  • Asupan vitamin, mineral, dan serat bisa didapatkan dari taoge dan kucai. Taoge ternyata mengandung protein 19% lebih banyak daripada biji kacang hijau. Selain itu, taoge dan kucai juga kaya kandungan serat dan mineral yang penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Kalau Anda menyukai sayuran, Anda bisa meminta jumlah tauge dan kucai lebih banyak ketika menikmati mie celor di Palembang. Di samping itu, Anda juga bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah supaya bisa menggunakan tauge dan kucai dalam jumlah banyak.
  • Kandungan vitamin C dan E pada taoge akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan kulit secara alami. Risiko penyakit kronis seperti kanker, gangguan kepadatan tulang, dan penyakit kardiovaskuler (jantung) dapat diminimalkan.

Rekomendasi Tempat Makan Mie Celor di Jakarta

Ternyata saat ini Anda tak harus langsung ke Palembang bila ingin menikmati mie celor. Ada beberapa restoran dan warung makan di kawasan Jakarta yang menyiapkan menu mie celor khas Palembang. Di antara keempat destinasi wisata kuliner berikut ini, manakah yang lebih dahulu akan Anda kunjungi?

  • Martabak Kari Palembang H. Abdoel Razak

Restoran khas Palembang yang satu ini memang dikenal dengan menu martabak karinya yang sangat populer. Namun, Anda juga bisa mencicipi mie celor ketika berkunjung ke sini. Seporsi mie celor khas H. Abdoel Razak terdiri dari mie telur, potongan telur rebus, serta siraman kuah kaldu udang yang gurih dan kental. Kalau ingin berkunjung ke tempat wisata kuliner ini, datang saja ke Jl. Biak No. 29 C, Tomang, Grogol, Jakarta Barat.

  • Sari Sanjaya

Sari Sanjaya punya menu andalan legendaris berupa aneka pempek. Namun, restoran khas Palembang ini juga memiliki menu mie celor yang menggugah selera. Uniknya, ada dua pilihan mie celor yang disediakan, yaitu mie celor kuah bening dan mie celor kuah santan. Kalau Anda tidak terlalu menyukai santan, mie celor kuah bening bisa menjadi alternatif menarik. Jangan ragu datang ke Jl. Boulevard Raya Blok QA1 No.8-9, Kelapa Gading, Jakarta Utara bila penasaran dengan mie celor khas Sari Sanjaya.

  • D’Rempah

Tak jauh dari Sari Sanjaya, ada restoran D’rempah yang juga menawarkan sajian mie celor istimewa. Restoran ini berlokasi di Jl. Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ciri khas mie celor D’Rempah terletak pada penambahan potongan daging gulai yang membuat cita rasanya makin sempurna. Mie celor ala D’Rempah juga terbilang istimewa karena disajikan dengan emping dan taburan ebi bubuk. Tekstur kuahnya juga kental dan terasa gurih sehingga semakin nikmat karena disajikan dalam keadaan hangat.

  • Pempek 18 Palembang

Meskipun namanya identik dengan pempek, restoran Pempek 18 Palembang juga punya menu makanan istimewa lainnya. Salah satunya adalah mie celor yang gurih dan sedap. Kuah kaldu udangnya menyatu sempurna dengan santan dan terasa segar karena diberi potongan tomat. Bila ingin mencicipi mie celor di tempat ini, Anda bisa berkunjung ke Jl. Dr. Muwardi I No. 16, Grogol, Jakarta Barat.

  • Pempek Chandra

Ada satu destinasi lagi yang wajib Anda datangi bila ingin menikmati mie celor Palembang yang sedap, yaitu Pempek Chandra. Kedai Pempek Chandra terletak di lantai satu Gedung Chandra, kawasan Glodok, Jakarta barat. Mie celor ala Chandra diberi taburan berupa potongan-potongan udang sehingga rasa dan aromanya semakin istimewa. Selain mie celor, Anda juga bisa menikmati hidangan lain berupa aneka pempek, tekwan, celimpungan, dan mie tahu.

Sekarang, Anda pasti makin penasaran dengan kelezatan mie celor Palembang yang menggugah selera. Jika tak sempat pergi ke Palembang atau mengunjungi restoran Palembang di Jakarta, bersiaplah meluangkan waktu untuk membuatnya sendiri di rumah. Mie celor buatan Anda pasti disukai seluruh anggota keluarga.


Berita Lainnya

Perbedaan Nasi Goreng Jawa dengan Nasi Goreng Lainnya

Oct 14, 2019

Perbedaan Nasi Goreng Jawa dengan Nasi Goreng Lainnya

Variasi nasi goreng di seluruh dunia memang sangat beragam, termasuk di Indonesia. Penggunaan bumbu dan bahan yang berbeda saja memberikan cita rasa, warna, dan tekstur berbeda pada nasi goreng, sehingga tiap variasi nasi goreng tampil unik dan lezat. Salah satu sajian nasi goreng yang populer di Indonesia adalah Nasi Goreng Jawa atau dikenal juga sebagai nasi goreng kampung. Seperti apakah bumbu Nasi Goreng Jawa yang membedakannya dengan jenis nasi goreng lain dari Indonesia? Faktor apa lagi yang membentuk ciri khas dari Nasi Goreng Jawa?Cara membuat Nasi Goreng Jawa tentu tidak jauh berbeda dengan jenis nasi goreng lainnya. Tapi ada beberapa hal yang membuat Nasi Goreng Jawa tampil unik di antara berbagai variasi nasi goreng di Indonesia, di antaranya:1. Bumbu dasarCiri khas bumbu Nasi Goreng Jawa adalah penggunaan sambal ulek sebagai bumbunya. Jadi, Nasi Goreng Jawa mengandalkan bahan-bahan seperti cabai, baik cabai merah maupun cabai rawit, serta bawang merah dan bawang putih untuk memberikan rasa pedas yang sedap. Selain itu, Nasi Goreng Jawa juga mendapatkan cita rasa khasnya dari penambahan terasi dan kemiri sebagai salah satu bumbu dasar. Rasa gurih dari bahan-bahan ini kemudian diseimbangkan dengan penambahan bango kecap manis yang memberikan rasa manis. Kecap asin juga bisa ditambahkan untuk memperkaya rasa nasi goreng.2. WarnaKarena penggunaan cabai segar serta kecap manis dalam bumbu dasarnya, Nasi Goreng Jawa biasanya memiliki warna merah kecokelatan. Tapi tiap daerah di Jawa memiliki warna nasi goreng yang sedikit bervariasi, misalnya Nasi Goreng Jawa Tengah biasanya memiliki warna merah agak muda, sedangkan Nasi Goreng Kampung dari Yogyakarta memiliki warna merah tua. Warna merah kecoklatan dimiliki oleh nasi goreng dari Surabaya.3. IsianBanyak bahan yang bisa Anda tambahkan dalam sajian Nasi Goreng Jawa, di antaranya adalah ikan teri atau ikan bilis goreng, ayam kampung yang disuwir, tauge, babat goreng, serta irisan kol dan sawi hijau. Telur mata sapi atau irisan telur dadar juga bisa jadi isian Nasi Goreng Jawa yang lezat.4. AromaYang membuat aroma Nasi Goreng Jawa menjadi begitu sedap dan khas adalah penambahan terasi pada bumbu Nasi Goreng Jawa. Tapi sebelum menambahkan terasi pada Nasi Goreng Jawa, terasi harus dibakar hingga matang terlebih dahulu. Langkah ini sangat penting dan tidak boleh dilewatkan demi mendapatkan rasa dan aroma terasi yang lebih mantap.5. Cara masakSalah satu ciri khas Nasi Goreng Jawa adalah cara memasaknya yang memanfaatkan anglo alias tungku tanah liat yang dipanaskan dengan kayu atau arang. Memang tidak semua Nasi Goreng Jawa diolah dengan anglo, tetapi Nasi Goreng Jawa yang otentik memang dimasak dengan anglo, sehingga aroma nasi goreng jadi semakin sedap dan membangkitkan selera.6. PenyajianBahan apa saja yang digunakan untuk menghias Nasi Goreng Jawa dalam penyajiannya? Nasi goreng Jawa biasanya disajikan bersama potongan tomat segar, mentimun segar, dan daun kol. Kerupuk udang, acar, serta sate jeroan juga sering disajikan bersama Nasi Goreng Jawa. Bahan-bahan tersebut merupakan bahan yang paling umum digunakan untuk menghias Nasi Goreng Jawa. Namun, tentu saja Anda bisa memilih menggunakan bahan tambahan lainnya.Nasi goreng sangat populer karena mudah disiapkan dan mudah dikreasikan. Karenanya, nasi goreng bisa dinikmati saat sarapan, makan siang, atau makan malam. Apakah Nasi Goreng Jawa merupakan jenis nasi goreng kesukaan Anda? Bila tidak, lalu nasi goreng apa yang paling keluarga Anda sukai?Sumber:batam.tribunnews.com/2017/12/13/simak-rahasia-membuat-nasi-goreng-jawa-gurih-dan-lezatfood.detik.com/info-kuliner/d-3314762/nasi-goreng-indonesia-punya-bumbu-dan-rasa-yang-khasselerasa.com/resep-dan-cara-membuat-nasi-goreng-jawa-spesial-pedas-yang-enakgoodnewsfromindonesia.id/2016/09/21/apa-saja-macam-macam-nasi-goreng-di-indonesiaidntimes.com/food/dining-guide/putriana-cahya/7-nasi-goreng-khas-indonesia-yang-paling-populer-1/fullliputan6.com/lifestyle/read/3682599/cara-membuat-nasi-goreng-kampung-sederhana-yang-jadi-favorit-banyak-orangtheboxsceneproject.org/resep-nasi-goreng-jawa/  

Keistimewaan Soto Madura

Mar 16, 2020

Keistimewaan Soto Madura

Kuliner dari daerah Madura tidak melulu sate dan bebek saja. Madura juga punya sajian Soto Madura yang sedap dan istimewa. Seperti Sate Madura, popularitas Soto Madura meluas ke seluruh Indonesia, sehingga sajian ini bisa ditemukan di banyak daerah lain selain Madura. Maklum, cita rasa dan aroma sajian soto ini begitu mengundang selera. Padahal kalau kita melihat kuah kaldu sotonya yang bening, kita mungkin mengira bahwa rasa kuah Soto Madura tidak akan terlalu kuat. Namun, berkat berbagai rempah yang digunakan untuk membuat kuah kaldunya, kuah kaldu Soto Madura terasa begitu gurih dan kuat! Padahal kuah Soto Madura tidak menggunakan santan sama sekali, lho. Tak heran kalau sajian ini juga banyak penggemarnya, baik di Madura maupun di daerah lain di Indonesia.Sebenarnya tidak ada satu versi yang bisa secara pasti disebut sebagai Soto Madura. Bila Anda berkunjung ke Madura, tidak ada rumah makan atau warung yang secara jelas menyebutkan "Soto Madura" sebagai sajian yang mereka jual. Di Madura, ada beberapa versi sajian soto yang ketika disajikan di daerah lain semuanya disebut sebagai "Soto Madura". Menurut Edi Setiawan, seorang Budayawan Madura, nama "Soto Madura" hanya merupakan penyebutan untuk soto yang dijual oleh orang Madura yang berada di perantauan. Itu sebabnya ada beberapa versi Soto Madura yang bisa kita temukan di berbagai daerah.Dari ragam variasi Soto Madura yang ada, ciri khasnya adalah potongan daging sapi dari bagian sandung lamur yang digunakan sebagai isiannya. Daging sandung lamur ini dipotong kecil, lalu dilengkapi dengan isian lain seperti paru, jeroan, dan babat. Setelah itu, kuah kaldu daging yang bening juga membuat sajian soto daging Madura menjadi istimewa, terutama setelah dipadukan dengan rempah seperti jahe, bawang merah, bawang putih, dan serai. Semangkuk Soto Madura lezat kemudian disajikan bersama nasi putih yang dibungkus dalam daun pisang, sambal rebus, telur rebus, seledri, dan jeruk nipis.Sajian Soto Madura di atas juga memiliki beberapa variasi di berbagai daerah di Madura, di antaranya:1. Wilayah PamekasanSoto Madura di Pamekasan tidak hanya menggunakan daging sapi saja. Bila suka, ada pilihan Soto Madura yang menggunakan daging ayam, terutama daging ayam kampung. Selain itu, bahan seperti soun, perkedel kentang, kentang rebus, tauge, dan lontong juga melengkapi sajian Soto Madura. Kuah kaldu bening khas Soto Madura masih ditambahkan pula dengan taburan, seledri, dan bawang merah goreng yang membuat sajian semakin sedap. Nikmati sajian Soto Madura versi Pamekasan ini dengan rempeyek dan bakwan jagung.2. Wilayah SumenepSoto Madura dari daerah Sumenep juga menggunakan daging sapi sebagai isian utamanya. Tapi terkadang daging sapi dilengkapi pula dengan usus sapi. Bahan seperti tauge, bihun, lontong, daun bawang, dan bawang merah goreng pun melengkapi sajian soto daging Madura ini. Keunikan lain dari Soto Madura ini adalah singkong rebus yang disajikan bersama soto, serta bumbu sambal kacang yang menggunakan petis ikan yang jadi andalan untuk menambah rasa pedas soto.3. Wilayah BangkalanIsian Soto Madura dari wilayah Bangkalan tidak terlalu jauh berbeda. Keunikannya datang dari penggunaan bumbu kacang yang dicampur dengan petis dan pisang muda yang diulek untuk menambah cita rasa soto.Bumbu Soto Daging Madura sebenarnya tidak terlalu rumit dan mudah didapat. Perpaduan kaldu daging sapi dengan bumbu dari bawang merah, bawang putih, merica, kemiri, ketumbar, dan serai, sudah cukup untuk memberikan rasa yang kuat dan sedap. Apalagi bila cita rasa kuah kaldu semakin diperlezat dengan penggunaan Royco Bumbu Pelezat rasa Sapi dilengkapi kuah kaldu lezat ini dengan isian soto yang mantap, maka Soto Madura yang sedap dan mengenyangkan pun siap tersaji.

Manjakan Lidah Anda dengan Mie Sagu khas Indonesia

Mar 17, 2020

Manjakan Lidah Anda dengan Mie Sagu khas Indonesia

Tak bisa disangkal, masyarakat Indonesia memang menyukai mie. Walaupun sajian mie sebenarnya berasal dari Cina, tapi kecintaan masyarakat Indonesia pada sajian ini bisa terlihat dari begitu banyaknya ragam sajian mie yang bisa ditemukan di Indonesia. Hampir setiap daerah memiliki sajian mie yang unik dan khas, dengan cara penyajian, bahan, dan cara pengolahan yang berbeda-beda. Bahkan, bahan untuk membuat mie juga mengalami penyesuaian dengan budaya Indonesia. Ketika terigu dan gandum yang merupakan bahan utama mie sulit didapat, mie pun dibuat dengan sagu yang banyak terdapat di Maluku, Papua, Riau, dan wilayah lain di Indonesia. Dari sini terlahirlah sajian Mie Sagu yang lezat.Mengenal Mie SaguSagu merupakan makanan pokok pengganti nasi yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di wilayah Indonesia Timur. Biasanya sagu diolah menjadi papeda atau sagu bakar. Namun, ternyata sagu bisa juga diolah menjadi mie yang lezat. Caranya, pohon sagu diolah menjadi tepung sagu, lalu tepung sagu ini diolah lebih lanjut menjadi mie sagu.Mie sagu memiliki karakteristik yang berbeda dengan mie yang terbuat dari terigu. Mie dari sagu berukuran lebih besar dan lebih transparan dibandingkan mie dari terigu. Teksturnya juga lebih kenyal daripada mie dari terigu. Tapi salah satu kelebihan mie sagu yang membedakannya dengan mie dari terigu adalah manfaat kesehatannya. Mie sagu mengandung "resistant starch" yaitu pati yang tidak tercerna oleh saluran pencernaan manusia. Kadar Resistant starch dalam mie sagu bahkan 3-4 kali lebih banyak dibandingkan kandungan resistant starch dalam mie yang dibuat dari tepung terigu. Resistant starch ini bekerja sebagai prebiotik dan menurunkan indeks glikemik mie sagu, sehingga konsumsi mie sagu tidak akan meningkatkan kadar glukosa dalam darah dengan cepat. Dengan kata lain, mie sagu cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Selain itu, manfaat lain dari mie sagu adalah mencegah sembelit, melancarkan pencernaan, dan mencegah kanker usus.Mie sagu tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan saja. Bahan makanan ini juga bisa diolah menjadi berbagai macam hidangan. Anda pun bisa mengolahnya dengan cara yang sama dengan mie dari terigu. Selain itu, mie sagu juga lebih tahan lama dibandingkan mie dari terigu, walaupun tidak diolah menggunakan bahan pengawet. Faktor-faktor positif ini tentu membuat mie sagu jadi sangat menarik, bukan?Ragam Mie SaguDi Indonesia, ada 2 daerah yang terkenal dengan sajian Mie Sagu. Kedua sajian Mie Sagu dari daerah yang berbeda ini memiliki ciri khas yang unik, terutama dari bumbu yang digunakan serta bahan tambahannya. Apa saja macam Mie Sagu yang bisa Anda temui di Indonesia?1. Mie Sagu PontianakMie Sagu Pontianak biasanya disajikan dengan kuah kaldu sapi yang gurih, walaupun Anda bisa juga menemukan Mie Sagu yang disajikan tanpa kuah. Dalam Mie Sagu kuah, mie sagu yang kenyal disajikan dengan bahan tambahan seperti udang rebon yang digoreng renyah, kacang tanah, serta daun kucai dan tauge. Bumbu yang digunakan untuk memperkaya rasa Mie Sagu Pontianak di antaranya adalah bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas. Agar lebih segar, tambahkan sedikit perasan jeruk kecik Pontianak di atas Mie Sagu. 2. Mie Sagu RiauMie Sagu merupakan makanan khas masyarakat Riau, terutama masyarakat di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Ciri khas Mie Sagu dari Riau adalah penambahan ikan bilis alias ikan teri yang berfungsi menambah tekstur dan rasa pada sajian Mie Sagu. Selain itu, Mie Sagu Riau juga disajikan dengan potongan kucai dan tauge. Sedangkan untuk memperkaya rasa, Mie Sagu Riau diolah dengan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, merica, udang kering (ebi), dan cabai.Perbedaan antara Mie Sagu Pontianak dan Mie Sagu Riau memang tidak terlalu besar. Tapi sedikit perbedaan pada bumbu yang digunakan membuat kedua jenis Mie Sagu ini memiliki cita rasa yang sedikit berbeda. Jenis Mie Sagu mana yang pernah Anda coba?Memasak Mie SaguMie sagu memang tidak sama dengan mie yang terbuat dari tepung terigu. Karena itu, ada sedikit perbedaan dalam cara mengolah mie sagu yang perlu Anda ketahui, di antaranya:1. Mie sagu tidak perlu direbusDalam pengolahannya, mie sagu tidak perlu direbus. Mie sagu sebaiknya hanya perlu direndam dalam air dingin atau diseduh dalam air panas saja selama beberapa saat. Karena teksturnya yang berbeda dengan mie dari tepung terigu, mie sagu akan menjadi terlalu lembek bila dimasak dengan cara direbus.2. Olah mie sagu di akhir proses memasakSaat memasak mie sagu, campur mie sagu dengan bahan lain di akhir proses memasak. Hal ini perlu dilakukan agar mie sagu tidak terlalu lembek akibat terpapar panas terlalu lama.Walau membutuhkan teknik memasak yang berbeda, mie sagu bisa diolah dalam berbagai cara yang sama dengan mie dari terigu. Anda bisa mengolah mie sagu menjadi sajian Mie Sagu Pontianak, Mie Sagu Riau, atau mengolah mie sagu seperti sajian mie rebus atau mie goreng biasa, dengan bahan tambahan biasa seperti telur, bakso, sosis, dll.Berburu Mie Sagu LezatWalaupun belum banyak dikenal orang, tapi popularitas Mie Sagu perlahan-lahan meningkat dengan menyebarnya kabar tentang kelezatannya. Di beberapa wilayah seperti Riau dan Pontianak, warung yang menyediakan Mie Sagu mudah dicari. Selain itu, ada beberapa kota lain yang kini juga menjadi lokasi untuk mendapatkan Mie Sagu. Berikut ini adalah beberapa lokasi warung Mie Sagu yang mesti  Anda coba:1. Warung Makan SerambiDi Warung Makan Serambi, Anda bisa menikmati Mie Sagu khas Pontianak yang dibuat secara tradisional, namun bebas dari pengawet. Seperti sajian mie biasa, mie sagu di Warung Makan Serambi ini juga disajikan dengan telur, sosis, bakso, udang kering (ebi), dan sayuran. Pengunjung tinggal memilih bahan tambahan yang mereka inginkan di Mie Sagu yang mereka pesan. Anda yang berada di Pontianak bisa mengunjungi warung makan yang terletak di Jl. Dr. Wahidin ini.2. Mie Sagu KITEMie Sagu memang relatif lebih murah dibandingkan mie yang dibuat dari terigu. Karena itulah, warung Mie Sagu KITE yang terletak di Jl. Moh. Sohor, Pontianak, berani mematok harga yang sangat murah untuk mie sagu yang mereka sajikan. Semangkuk Mie Sagu Original hanya dihargai Rp 7.000,- saja! Selain itu ada juga pilihan Mie Sagu Lemak dan Mie Sagu Bakso yang dijual dengan harga Rp 10.000,-, serta Mie Sagu Komplit yang bisa didapatkan hanya dengan harga Rp 13.000,-.3. Mie Sagu Bu TutiMie Sagu bisa didapatkan di Pekanbaru dengan relatif mudah. Tapi bila Anda ingin menikmati mie sagu khas Riau yang telah diakui kelezatannya, Mie Sagu Bu Tuti adalah warung yang harus Anda kunjungi. Warung ini terletak di Jl. Ronggowarsito, Pekanbaru, tepatnya di depan masjid Akramunas. Walaupun hanya berbentuk warung dengan gerobak sederhana, Mie Sagu Bu Tuti sudah memiliki banyak pelanggan setia. Terbukti dari banyaknya orang yang mengantri memesan mie sagu di warung ini. Warung Mie Sagu Bu Tuti ini buka setiap hari dari jam 5 sore hingga jam 10 malam saja. Jangan sampai Anda kehabisan mie sagu saat singgah ke warung ini, ya!4. Kedai Kopi Yong BengkalisRiau memang merupakan wilayah penghasil sagu. Karena itu, Kedai Kopi Yong Bengkalis yang terletak di Jl. Arengka Indah, Pekanbaru, menyajikan berbagai makanan khas Riau yang terbuat dari sagu. Tentu saja, Mie Sagu merupakan salah satu hidangan yang ada di menu mereka. Selain Mie Sagu dan hidangan lainnya, Anda tentu juga bisa mencicipi kopi yang diracik oleh kedai kopi ini.5. Warung Mie SaguSajian Mie Sagu tak hanya bisa dinikmati di Riau atau Pontianak saja. Di Yogyakarta, tepatnya di Jl. Sidomukti, Sleman, ada warung yang menyediakan mie sagu dengan berbagai variasi. Selain Mie Sagu khas Riau, Warung Mie Sagu juga menyediakan kreasi modern dari mie sagu, misalnya Mie Sagu Goreng Chicken Katsu atau Mie Sagu Carbonara. Tapi tentu saja, Warung Mie Sagu juga menyediakan Mie Sagu khas Riau, baik mie sagu kuah dan goreng.Mie sagu biasanya dinikmati untuk sarapan lezat di pagi hari. Tapi sebenarnya mie sagu bisa dinikmati kapan saja, kok. Tidak sedikit juga Warung Mie Sagu yang buka sepanjang hari untuk menerima pelanggan yang ingin menikmati kelezatan Mie Sagu. Anda berminat mencoba Mie Sagu?Sagu memiliki banyak potensi untuk menjadi bahan pangan alternatif pilihan serta menjadi bahan baku bioenergi. Selain memiliki banyak manfaat, sagu juga bisa didapatkan dengan mudah di Indonesia. 60% tanaman sagu di dunia terdapat di Indonesia, tepatnya seluas 5,2 juta hektar. Karena itu, sungguh sayang bila kita tidak bisa memanfaatkan kekayaan alam ini. Apalagi sudah terbukti bahwa sagu bisa diolah menjadi berbagai sajian lezat, seperti Mie Sagu Pontianak.Selain lezat dan mudah didapat, sagu juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Beberapa manfaat kesehatan dari sagu di antaranya adalah melancarkan sistem pencernaan, meningkatkan kesehatan tulang dan sendi, dan mencegah darah tinggi. Karena kandungan karbohidratnya yang tinggi, sagu juga merupakan sumber energi yang baik. Itulah sebabnya mie sagu terasa mengenyangkan dan sering dikonsumsi sebagai sajian saat sarapan. Selain itu, ternyata sagu membantu meredakan panas tubuh saat demam. Siapa yang sangka kalau sagu memiliki banyak manfaat?Banyak orang yang merasa ragu mencoba mie sagu karena bentuknya yang tampak kurang menarik. Maklum, karena terbuat dari sagu, mie sagu memiliki warna abu-abu dan cenderung butek. Selain itu, ada pula yang mengatakan bahwa tekstur sagu mirip cendol, sehingga menikmati mie sagu seolah menikmati cendol dengan kuah pedas. Tapi jangan sampai Anda enggan mencicipi mie sagu hanya karena anggapan tersebut, ya. Mie sagu tidak hanya memiliki manfaat kesehatan, tapi juga terbukti lezat. Mie sagu juga bisa menjadi pengganti mie dari terigu, sehingga bisa diolah dengan berbagai cara menjadi berbagai macam hidangan. Apakah Anda siap mencoba mie sagu khas Indonesia?

Uniknya Mie Celor khas Palembang

Mar 17, 2020

Uniknya Mie Celor khas Palembang

Palembang memang populer sebagai kota asal pempek. Namun, Palembang tidak hanya punya makanan khas berupa pempek saja. Ada banyak makanan lezat lainnya yang jadi kebanggaan Palembang, salah satunya adalah mie celor. Berkunjung ke kota tersebut rasanya belum komplit jika tidak mencicipi mie celor Palembang.Penasaran dengan hidangan khas Palembang tersebut? Yuk, cari tahu keunikan mie celor sambil mempelajari proses pembuatannya yang praktis.1. Asal-Usul Nama Mie CelorHingga kini banyak orang mengira bahwa mie celor berasal dari penggunaan telur rebus sebagai bahan pelengkap. Sebenarnya anggapan tersebut keliru. Karena kata “celor” dalam bahasa Palembang artinya dicelup-celupkan. Seperti namanya, pembuatan olahan mie ini memang melalui proses pencelupan ke air mendidih supaya tekstur mie lebih lembut sebelum disajikan dengan kaldu.Mie celor Palembang memang merupakan salah satu hasil perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa. Bila dilihat sekilas, tampilan mie celor sangat mirip dengan lo mie asal China bagian selatan. Namun, mie celor memiliki warna yang lebih pucat. Warnanya cenderung putih keruh dan disajikan dengan kaldu udang beraroma kuat.2. Hidangan Istimewa Bagi Para Pecinta UdangAnda yang menyukai udang pasti sangat menyukai mie celor. Karena udang merupakan salah satu bahan pelengkap utama dalam sajian mie yang satu ini. Cermati beberapa hal berikut ini saat Anda memilih udang untuk melengkapi mie celor:Pilihlah udang berukuran sedang supaya lebih mudah dikupas dan dagingnya cukup tebal.Udang mentah yang segar biasanya berwarna abu-abu dengan bagian kulit dan kepala yang masih melekat kuat. Hindari udang yang tampak kemerahan dengan bagian kepala dan kulit yang hampir lepas.Aroma udang segar tidak terlalu menyengat dan amis.Anda tak perlu khawatir dengan aroma udang yang agak amis ketika akan membuat mie celor. Setelah kepala dan kulit udang dikupas dan udang dicuci bersih dengan air mengalir, Anda bisa menggunakan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis untuk merendam udang selama 10 menit. Varian produk Knorr yang satu ini berbentuk bubuk sehingga praktis digunakan dan bisa meresap sempurna pada udang. Rasa natural jeruk nipis asli membuat Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis bisa diandalkan untuk menghilangkan bau amis udang tanpa mengubah rasanya. Selanjutnya, udang yang sudah direndam dengan Knorr Jeruk Nipis bisa segera diolah seperti biasa.3. Resep dan Cara Membuat Mie Celor PalembangBila Anda ingin membuat kreasi mie celor di rumah, Anda bisa mencoba resep dan cara pembuatannya berikut ini:Bahan-Bahan:300 gr udang berukuran sedang yang kulit dan kepalanya sudah dikupas. Sisihkan bagian kulit dan kepala udang yang bersih untuk membuat kaldu.Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis secukupnyaSuwiran daging ayam yang sudah direbus dan dibumbui dengan Knorr Bumbu Penyedap Rasa Ayam Rostip250 gr mie telur100 gr taoge3 butir telur rebus yang sudah dipotong-potongAir panas untuk mencelupkan mie telur dan taoge.Bahan Kuah:1,5 liter air300 ml santan kental dari ½ buah kelapa2 butir telur yang sudah dikocok lepas2 sdm tepung kanji yang sudah dilarutkan dengan 50 ml air1 sdt air jeruk limauGaram, gula, dan merica bubuk secukupnyaBahan Pelengkap:6 batang kucai yang sudah diiris halusBawang goreng secukupnyaCara Membuat:Aduklah udang yang dibersihkan dengan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis lalu diamkan selama kurang lebih 10 menit supaya bau amisnya hilang.Suwiran ayam untuk pelengkap mie celor dibuat dari dada ayam tanpa kulit yang direbus bersama Knorr Bumbu Penyedap Rasa Ayam Rostip. Produk Knorr yang satu ini akan memberikan aroma bawang putih alami yang kuat tanpa tambahan MSG berlebihan. Knorr Bumbu Penyedap Rasa Ayam Rostip berbentuk bubuk sehingga mudah larut dalam air rebusan dan terserap sempurna ke bagian dalam daging ayam. Selanjutnya, ayam yang sudah direbus sampai matang bisa segera diangkat agar uap panasnya hilang sebelum disuwir-suwir.Didihkan air untuk membuat kaldu dari kepala dan kulit udang. Bila air sudah mendidih dan menyusut hingga 1,2 liter, berarti kaldu udang sudah matang dan siap digunakan. Saringlah kepala dan kulit udang untuk mendapatkan kaldu bening.Kemudian, didihkan kembali kaldu udang yang sudah disaring. Campurkan dengan santan kental, udang kupas, garam, gula, dan merica secukupnya. Aduk perlahan-lahan hingga campuran kuah mendidih.Bila kuah mie celor mulai mendidih, masukkan telur yang sudah dikocok lepas. Aduk sebentar sembari menambahkan larutan tepung kanji. Anda bisa mengganti tepung kanji dengan jenis tepung lain seperti maizena atau terigu. Penggunaan larutan tepung sangat penting untuk menghasilkan tekstur kaldu yang kental.Sambil menunggu kuahnya mendidih, celupkan mie telur dan taoge dalam air mendidih lalu tiriskan. Sajikan mie telur dan taoge di piring dan beri tambahan topping berupa suwiran ayam dan potongan telur rebus. Selanjutnya, Anda tinggal menuangkan kaldu udang yang sudah matang. Jangan lupa tambahkan beberapa potong udang sebagai pelengkap.Mie celor yang sudah matang tinggal diberi taburan irisan seledri dan bawang goreng sebelum disajikan dalam keadaan hangat.4. Mie Celor Sering Disantap Sebagai Menu SarapanMasyarakat Palembang gemar menyantap mie celor sebagai menu sarapan. Karena mie celor biasanya disajikan dalam porsi besar dan hangat sehingga cocok menjadi sumber energi di pagi hari. Banyak sekali kedai dan restoran di Palembang yang menyajikan mie celor sejak pagi. Namun, para wisatawan juga bisa menikmati sajian istimewa ini pada siang atau malam hari ketika berkunjung ke Palembang. Cita rasa mie celor Palembang yang gurih dan khas pasti membuat Anda ketagihan.5. Mengintip Kandungan Gizi dalam Seporsi Mie CelorTak hanya lezat, mie celor juga memiliki kandungan gizi yang lengkap dan baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian tubuh. Ulasan informasi tentang kandungan gizi mie celor berikut ini tentu membuat Anda tak ragu menikmatinya:Mie celor adalah hidangan sumber karbohidrat yang dapat menggantikan nasi atau umbi-umbian. Kandungan karbohidratnya berasal dari penggunaan mie telur, santan, dan tepung kanji. Menyantap seporsi mie celor akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama sama seperti menikmati satu porsi nasi sebagai hidangan utama.Kandungan protein dalam mie celor berasal dari udang, suwiran ayam, dan telur rebus. Protein merupakan jenis asupan yang penting untuk mendukung metabolisme tubuh. Selain itu, protein juga sangat dibutuhkan untuk menjaga asupan gizi ke otak, memaksimalkan proses regenerasi sel-sel tubuh, serta mendukung pembentukan massa otot. Semua orang membutuhkan asupan protein setiap hari mulai dari ibu hamil, anak-anak, hingga lansia.Asupan vitamin, mineral, dan serat bisa didapatkan dari taoge dan kucai. Taoge ternyata mengandung protein 19% lebih banyak daripada biji kacang hijau. Selain itu, taoge dan kucai juga kaya kandungan serat dan mineral yang penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Kalau Anda menyukai sayuran, Anda bisa meminta jumlah tauge dan kucai lebih banyak ketika menikmati mie celor di Palembang. Di samping itu, Anda juga bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah supaya bisa menggunakan tauge dan kucai dalam jumlah banyak.Kandungan vitamin C dan E pada taoge akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan kulit secara alami. Risiko penyakit kronis seperti kanker, gangguan kepadatan tulang, dan penyakit kardiovaskuler (jantung) dapat diminimalkan.Rekomendasi Tempat Makan Mie Celor di JakartaTernyata saat ini Anda tak harus langsung ke Palembang bila ingin menikmati mie celor. Ada beberapa restoran dan warung makan di kawasan Jakarta yang menyiapkan menu mie celor khas Palembang. Di antara keempat destinasi wisata kuliner berikut ini, manakah yang lebih dahulu akan Anda kunjungi?Martabak Kari Palembang H. Abdoel RazakRestoran khas Palembang yang satu ini memang dikenal dengan menu martabak karinya yang sangat populer. Namun, Anda juga bisa mencicipi mie celor ketika berkunjung ke sini. Seporsi mie celor khas H. Abdoel Razak terdiri dari mie telur, potongan telur rebus, serta siraman kuah kaldu udang yang gurih dan kental. Kalau ingin berkunjung ke tempat wisata kuliner ini, datang saja ke Jl. Biak No. 29 C, Tomang, Grogol, Jakarta Barat.Sari SanjayaSari Sanjaya punya menu andalan legendaris berupa aneka pempek. Namun, restoran khas Palembang ini juga memiliki menu mie celor yang menggugah selera. Uniknya, ada dua pilihan mie celor yang disediakan, yaitu mie celor kuah bening dan mie celor kuah santan. Kalau Anda tidak terlalu menyukai santan, mie celor kuah bening bisa menjadi alternatif menarik. Jangan ragu datang ke Jl. Boulevard Raya Blok QA1 No.8-9, Kelapa Gading, Jakarta Utara bila penasaran dengan mie celor khas Sari Sanjaya.D’RempahTak jauh dari Sari Sanjaya, ada restoran D’rempah yang juga menawarkan sajian mie celor istimewa. Restoran ini berlokasi di Jl. Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ciri khas mie celor D’Rempah terletak pada penambahan potongan daging gulai yang membuat cita rasanya makin sempurna. Mie celor ala D’Rempah juga terbilang istimewa karena disajikan dengan emping dan taburan ebi bubuk. Tekstur kuahnya juga kental dan terasa gurih sehingga semakin nikmat karena disajikan dalam keadaan hangat.Pempek 18 PalembangMeskipun namanya identik dengan pempek, restoran Pempek 18 Palembang juga punya menu makanan istimewa lainnya. Salah satunya adalah mie celor yang gurih dan sedap. Kuah kaldu udangnya menyatu sempurna dengan santan dan terasa segar karena diberi potongan tomat. Bila ingin mencicipi mie celor di tempat ini, Anda bisa berkunjung ke Jl. Dr. Muwardi I No. 16, Grogol, Jakarta Barat.Pempek ChandraAda satu destinasi lagi yang wajib Anda datangi bila ingin menikmati mie celor Palembang yang sedap, yaitu Pempek Chandra. Kedai Pempek Chandra terletak di lantai satu Gedung Chandra, kawasan Glodok, Jakarta barat. Mie celor ala Chandra diberi taburan berupa potongan-potongan udang sehingga rasa dan aromanya semakin istimewa. Selain mie celor, Anda juga bisa menikmati hidangan lain berupa aneka pempek, tekwan, celimpungan, dan mie tahu.Sekarang, Anda pasti makin penasaran dengan kelezatan mie celor Palembang yang menggugah selera. Jika tak sempat pergi ke Palembang atau mengunjungi restoran Palembang di Jakarta, bersiaplah meluangkan waktu untuk membuatnya sendiri di rumah. Mie celor buatan Anda pasti disukai seluruh anggota keluarga.