Kembali ke Inspirasi dan Promo

Tips Membuat Karedok Lezat dan Kaya Nutrisi

Image Banner

17 March 2020

Karedok adalah makanan khas Jawa Barat yang mirip dengan pecel dan gado-gado. Makanan ini terbuat dari aneka sayuran segar dan disajikan bersama bumbu kacang. Walaupun terlihat mirip dengan gado-gado dan pecel, tetapi ketiganya berbeda. Karedok disajikan mentah dan menggunakan kencur sebagai bumbu dasar. Racikan bumbu karedok yang tepat membuat makanan ini jadi sangat sedap dan pasti menggugah selera Anda.

Penasaran ingin mencoba membuat karedok sendiri di rumah? Yuk, simak ulasan tentang cara membuat karedok berikut ini:

1. Memilih Sayuran yang Segar

Salah satu kunci utama kelezatan karedok adalah penggunaan aneka jenis sayuran yang segar. Jenis sayuran yang wajib ada dalam seporsi karedok ialah kacang panjang, terung bulat, timun, tauge, kol, dan kemangi. Semua sayuran tersebut sebaiknya langsung diolah menjadi karedok pada hari yang sama ketika Anda membelinya.

Pastikan bahwa Anda memilih sayuran yang masih segar kemudian mencucinya sampai bersih dengan air mengalir. Jangan sampai ada kotoran atau bakteri yang menempel pada sayuran karedok dan membuat Anda sekeluarga rentan sakit perut usai menyantapnya.

2. Mengiris Sayur sampai Halus

Jika sudah menyiapkan beragam sayuran untuk karedok dan mencucinya sampai bersih, langkah selanjutnya yang patut Anda lakukan adalah mengiris semua sayuran sampai halus. Sayuran yang bentuknya terlalu besar akan sulit bercampur rata dengan bumbu. Jadi, gunakanlah pisau tajam untuk mengiris sayur demi mendapatkan tekstur yang tepat. Proses yang satu ini memang membutuhkan waktu cukup lama. Namun, hasilnya akan maksimal dan membuat karedok Anda jadi lebih nikmat.

3. Jangan Lupa Menambahkan Leunca

Leunca merupakan bahan pelengkap yang dapat menyempurnakan rasa karedok buatan Anda. Memang masih banyak orang yang belum familiar dengan leunca. Namun, buah yang masih termasuk keluarga terung-terungan ini memiliki rasa yang khas. Bentuknya kecil dan mirip dengan buah cermai. Anda bisa menambahkan leunca sesaat setelah mencampurkan bumbu karedok dengan aneka sayurannya. Tak sekadar lezat dan membuat karedok jadi istimewa, leunca juga kaya kandungan vitamin A, kalsium, fosfor, dan aneka jenis gizi lainnya. Seporsi karedok leunca pasti membuat siapa pun jadi tergugah ingin mencicipinya.

4. Mengulek Bumbu Kacang untuk Menghasilkan Tekstur yang Tepat

Bumbu untuk jenis makanan yang lain memang bisa dihaluskan dengan cara diblender, tetapi tidak demikian halnya dengan karedok. Proses membuat makanan khas Jawa Barat yang satu ini membutuhkan cobek dan ulekan untuk membuat bumbunya. Bumbu karedok terdiri dari campuran kacang tanah goreng, kencur, cabai merah, satu siung bawang putih, terasi, sedikit garam, air asam, dan sedikit gula jawa. Kalau Anda menyukai rasa kencur yang dominan, Anda tidak perlu menggunakan bawang putih dalam racikan bumbu karedok.

Penggunaan cobek dan ulekan akan menghasilkan bumbu yang sedap dan teksturnya tidak terlalu halus. Untuk mempermudah proses pembuatan bumbu, Anda bisa menggunakan kacang tanah goreng yang sudah diblender. Semua bumbu tersebut harus diulek sampai halus sebelum dicampurkan dengan sayuran. Bumbu yang sudah halus pasti mudah bercampur rata dengan sayuran yang sudah diiris sebelum siap disantap.

Terakhir, jangan lupa melengkapi karedok leunca buatan Anda dengan kerupuk dan taburan bawang goreng agar rasanya semakin sedap. Anda juga bisa menambahkan air perasan jeruk limau jika menyukai karedok bercita rasa asam segar. Perpaduan sayuran dan racikan bumbu karedok yang pas akan membuat hidangan ini semakin spesial. Yuk, mencoba membuat karedok sendiri di rumah!


Berita Lainnya

Sate Jengkol, Olahan Unik yang Tidak Bau dan Lezat

Oct 14, 2019

Sate Jengkol, Olahan Unik yang Tidak Bau dan Lezat

Beberapa orang tidak menyukai jengkol karena aromanya yang menyengat. Tapi jangan salah, Jika tahu cara menghilangkan bau jengkol. Anda bisa membuat hidangan lezat untuk keluarga dan orang-orang tercinta.Walaupun baunya menyengat bila dimakan berlebihan, tetapi masih banyak orang yang menyukainya sebab rasanya yang lezat. Jika Anda pandai mengolah jengkol dengan cara, misalnya, dijadikan jengkol rendang, tekstur kenyal jengkol mudah membuat Anda salah tebak.Jengkol memang punya banyak nama. Di Nepal ia disebut dhinyindi, di Myanmar disebut danyin, di Thailand disebut cha niang, dan di Malaysia disebut jiring. Di Indonesia, jengkol sudah lama dikenal sebagai makanan rakyat sejak zaman penjajahan Belanda.Meski orang-orang Eropa tak suka memakan jengkol, kebanyakan orang Indonesia menyukainya. Makanya sekarang kita mudah menemukan berbagai macam menu olahan jengkol. Ada yang membuatnya sebagai rendang. Ada pula yang membuat sate jengkol. Yang populer adalah semur jengkol, yang biasanya mudah ditemukan di warung tegal.Bau menyengat bukan berarti tidak enak Apakah Anda termasuk orang yang tidak menyukai jengkol karena baunya. Jangan salah ada berbagai macam cara untuk mengolah jengkol supaya tidak berbau ketika selesai dimakan. Dengan kata lain, kalau Anda berhasil mengolah jengkol sampai tak berbau, rasanya takkan kalah dengan daging.Jengkol bisa diolah jadi sate. Sate jengkol bisa menemukan makanan ini di Medan. Rasanya lezat dan Pembuatannya pun cukup mudah. Namun, Anda perlu belajar cara menghilangkan bau keras pada jengkol, agar orang yang tidak menyukainya bisa berubah jatuh hati pada makanan yang Anda buat.Berikut cara menghilangkan bau jengkol dengan mudah.1. Rendam jengkol semalamanSiapkan jengkol yang belum dikupas, kemudian ambil baskom dan rendam di dalam air semalaman. Pakailah air yang sudah dicampur dengan kapur sirih. Yang perlu Anda lakukan adalah memastikan tersedianya air, dan kemudian rendam seluruh badan jengkol di dalam air.2. Kupas sampai bersihSebelum dikupas, Anda bisa mencuci jengkol dengan air bekas mencuci beras. Gosok jengkol yang belum dikupas, pelan-pelan sampai bersih. Cara ini ditengarai ampuh untuk menghilangkan bau jengkol yang menyengat. Setelah selesai, Anda bisa mengupas jengkol, kemudian menyiapkan panci dengan daun jambu untuk merebus jengkol.3. Rebus di dalam daun jambuSiapkan tiga lembar daun jambu biji berukuran sedang. Kalau jengkol yang ingin dimasak lebih banyak, siapkanlah daun sampai lima lembar. Rebus jengkol yang sudah dikupas, di dalam panci, selama lima sampai sepuluh menit.4. Rempah-rempah boleh donk ditambahkanJeruk purut, serai, dan daun salam adalah jenis rempah yang mampu menghilangkan bau jengkol yang menyengat. Jadi ketiganya berfungsi untuk menambahkan citarasa jengkol, sekaligus membuatnya jadi lebih empuk. Jangan lupa masukkan rempah-rempah selama proses perebusan di langkah ketiga ya.6. Terakhir, bikin bumbu kacangSetelah selesai merebus jengkol, terakhir adalah mempersiapkan bumbu kacang. Ada banyak jenis bumbu kacang, namun kali ini kita akan mempersiapkan bumbu kacang untuk sate.Bahan-bahannya sebagai berikut:Kacang tanahBawang putihKemiriBawang gorengGula merahKecap manisMinyak gorengGaramCara membuat bumbu kacang untuk sate:Goreng kacang tanah bersama kemiri dan bawang putih. Tiriskan.Haluskan kemiri, bawang putih, gula merah dan kacang tanah. Jangan lupa tambahkan bawang goreng.Setelah halus, pindahkan bumbu ke piring, dan tuang dengan air panas mendidih dalam jumlah cukup. Setelah aduk sampai rata.Ambil jengkol yang sudah direbus, dan campurkan bersama bumbu kacang. Anda boleh membuat jengkol menyerupai sate. Selesai. Selamat menikmati sate jengkol. 

Rahasia Nasi Goreng Ikan Asin yang Lezat

Mar 16, 2020

Rahasia Nasi Goreng Ikan Asin yang Lezat

Siapa yang tidak suka nasi goreng? Sajian ini begitu banyak penggemarnya, karena mudah disiapkan dan fleksibel diolah dengan berbagai macam bahan. Bahan yang sering diolah dalam resep nasi goreng yang lezat adalah ikan asin. Nasi Goreng Ikan Asin merupakan olahan nasi goreng yang populer di Indonesia.Di Indonesia, ada berbagai macam ikan asin yang tersedia. Namun, tidak semua jenis ikan asin ini cocok diolah dalam sajian nasi goreng. Lalu, ikan asin apa saja yang bisa Anda gunakan dalam resep nasi goreng? Berikut ini adalah beberapa di antaranya:Teri MedanIkan teri berukuran kecil ini biasanya tersedia dalam 2 jenis, yaitu jenis yang asin dan tidak terlalu asin. Untuk sajian nasi goreng, ikan teri Medan yang asin lebih cocok. Ada pula ikan teri jengki yang diasinkan. Namun karena ukurannya yang lebih besar daripada ikan teri Medan, ikan teri jengki agak kurang cocok diolah dalam nasi goreng ikan asin. Tapi tetap ada sajian nasi goreng ikan teri yang menggunakan ikan teri jengki, kok.        2. Jambal RotiIkan asin jambal roti yang terbuat dari ikan mayung dan kadukang ini biasanya memiliki tekstur daging yang tebal. Ikan asin ini juga cocok diolah dalam sajian nasi goreng, asalkan dipotong-potong berukuran kecil.         3. Ikan asin kipasIkan asin kipas biasanya dinikmati dengan nasi hangat untuk sajian nasi ikan asin yang mantap. Walaupun tidak terlalu sering digunakan dalam sajian nasi goreng, ikan asin kipas tetap bisa Anda jumpai di sajian nasi goreng ikan asin. Tapi ikan asin kipas biasanya tidak dicampur dengan nasi goreng, melainkan disajikan sebagai hidangan pendamping nasi goreng, terutama setelah ikan asin dimasak dengan cara balado atau dipadu dengan bumbu cabai pedas.Jenis ikan asin mana yang jadi kesukaan Anda dan keluarga untuk sajian nasi goreng? Ikan asin manapun yang Anda pilih, pastikan Anda memperhatikan tips-tips berikut untuk membuat sajian nasi goreng ikan asin yang lezat:1. Gunakan beras peraNasi pulen memang enak. Tapi untuk nasi goreng yang lezat, penggunaan beras pulen kurang tepat, karena nasi akan lengket dan menggumpal. Akibatnya, bumbu nasi goreng pun tidak bisa merata dengan baik. Bila Anda tidak memiliki beras pera, masak beras pulen dengan komposisi air seperempat dari porsi air biasa, sehingga beras menjadi lebih pera.2. Gunakan nasi putih dinginNasi putih dingin akan lebih kering dan tidak menggumpal saat diolah menjadi nasi goreng. Kalau nasi yang akan Anda olah menjadi nasi goreng baru saja matang, biarkan nasi selama beberapa saat hingga mencapai suhu ruang sebelum diolah lebih lanjut.3. Gunakan ikan asin dengan komposisi yang tepatPastikan Anda tidak menggunakan terlalu banyak ikan asin, sehingga nasi goreng tidak keasinan. Bila Anda menggunakan ikan asin jambal roti yang dagingnya lebih tebal, potong ikan asin kecil-kecil sebelum diolah dalam nasi goreng.4. Seimbangkan cita rasa nasi gorengRasa gurih dan asin tentu lebih dominan dalam nasi goreng ikan asin. Tapi seimbangkan rasa gurih dan asin ini dengan penggunaan bumbu yang tepat, sehingga nasi goreng ikan asin menjadi lebih lezat. Penggunaan kecap asin, minyak wijen, atau terasi bisa jadi kunci kelezatan nasi goreng ikan asin buatan Anda. Penggunaan ikan asin dalam nasi goreng tak hanya menambah cita rasa dan aroma nasi goreng, tapi juga teksturnya. Cara membuat nasi goreng ikan asin pun tidak sulit dan hanya menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat. Berminat membuat nasi goreng ikan asin untuk sajian hari ini?

Rahasia Kelezatan Masakan Garang Asem

Mar 16, 2020

Rahasia Kelezatan Masakan Garang Asem

Bila Jawa Barat memiliki pepes sebagai sajian khas yang diolah dengan daun pisang, maka Jawa Tengah memiliki Garang Asem. Walaupun sama-sama diolah dengan cara dibungkus dengan daun pisang, cita rasa kedua macam masakan ini jelas berbeda. Garang Asem, sesuai namanya, memiliki rasa asam dan segar yang didapat dari penggunaan bahan seperti belimbing wuluh atau tomat hijau. Rasa asam ini kemudian berpadu dengan cita rasa pedas menciptakan sajian dengan cita rasa yang lezat dan membuat makanan khas Jawa Tengah ini sangat cocok dinikmati dengan nasi hangat.Garang Asem merupakan makanan khas Grobogan, Jawa Tengah. Namun seperti banyak sajian lain di Indonesia, Garang Asem kemudian mengalami beberapa perubahan, sehingga ada banyak variasi sajian Garang Asem yang bisa Anda temukan di Jawa Tengah dan daerah-daerah lain. Garang Asem yang 'asli' biasanya tidak menggunakan santan, sehingga kaldunya bening. Sedangkan, Garang Asem ayam dari Solo kuahnya tidak bening, karena menggunakan sedikit santan atau kocokan telur ayam. Garang Asem dari Yogyakarta lain lagi, karena tidak hanya menggunakan santan, tetapi juga menggunakan daging cincang yang dibentuk bola-bola kecil, dan bukan menggunakan daging ayam kampung seperti Garang Asem dari Grobogan. Selain itu, masih banyak variasi sajian Garang Asem yang bisa Anda temukan di Indonesia.Cara pembuatan garang asem sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun, tentu saja ada beberapa faktor yang harus jadi perhatian Anda untuk bisa membuat Garang Asem yang segar dan lezat, yaitu:1. Gunakan ayam kampungSeperti yang telah dibahas sebelumnya, ada banyak variasi sajian Garang Asem, sehingga Anda bisa menggunakan berbagai macam bahan untuk membuat Garang Asem. Namun, bila ingin membuat Garang Asem dengan ayam seperti versi asli-nya, sebaiknya Anda menggunakan ayam kampung daripada ayam negeri. Hal ini sangat penting, karena ayam kampung tidak mudah hancur walaupun dikukus dalam waktu lama. Selain itu, ayam kampung juga membantu menghasilkan kaldu yang lebih gurih, sehingga Garang Asem akan terasa lebih lezat.2. Gunakan bahan asam alamiSalah satu keunikan Garang Asem adalah cita rasa asam-nya yang begitu segar. Rasa asam ini didapat dari bahan-bahan yang dikukus bersama ayam, yaitu tomat hijau atau belimbing wuluh. Dipadukan dengan kaldu dari ayam kampung serta cita rasa pedas dari cabai rawit hijau utuh, Garang Asem akan terasa sangat lezat.3. Gunakan berbagai rempahCita rasa garang asem yang kuat tidak hanya datang dari belimbung wuluh, tomat hijau, dan cabai saja. Siapkan juga berbagai rempah dan bumbu masak lain untuk bumbu Garang Asem buatan Anda, seperti bawang merah, bawang putih, daun salam, serai, jahe, dan lengkuas.4. Bungkus dengan daun pisang yang tebalGarang Asem harus dibungkus dengan rapat dan rapi, sehingga Anda tidak kehilangan cita rasa dari bumbu dan kaldu ayam yang terbentuk selama proses pengukusan. Agar Garang Asem tidak mudah bocor, gunakan daun pisang yang tebal untuk membungkusnya. Ada juga yang memilih untuk melapisi daun pisang dengan plastik agar bungkusan tidak mudah bocor. Namun, selain kurang baik untuk kesehatan, cara ini juga akan mengubah cita rasa Garang Asem, karena daun pisang yang digunakan untuk membungkus Garang Asem juga membantu meningkatkan cita rasa dan aroma Garang Asem.Bahan-bahan untuk membuat Garang Asem sangat mudah didapat. Cara membuatnya juga relatif tidak sulit. Berminat mencoba?

Sedapnya Ikan Asam Pedas Melayu

Mar 17, 2020

Sedapnya Ikan Asam Pedas Melayu

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak sumber bahan pangan ikan. Itu sebabnya, banyak sajian khas Indonesia yang memanfaatkan ikan sebagai bahan utamanya, mulai dari ikan goreng, ikan bakar, pepes ikan, dan lain-lain. Namun, bahasan dalam artikel kali ini adalah tentang olahan ikan asam pedas yang populer sebagai makanan khas dari Riau, yaitu Gulai Ikan Patin.Daerah Sumatera, terutama Riau, memang memiliki banyak sajian khas yang sangat kental unsur Melayu-nya, yaitu masakan yang dibumbui dengan berbagai rempah, berlemak, dan berkuah kental. Cita rasa asem pedas juga sering dijumpai dalam masakan Melayu. Besarnya pengaruh Melayu dalam masakan khas di daerah Sumatera terjadi sebagai akibat dari jalur perdagangan dan ekonomi internasional pada zaman dahulu, di mana Sumatera merupakan pusat perdagangan yang menjadi tempat berkumpulnya para pedagang dari berbagai negara. Jadi, tak heran bila banyak masakan khas di Indonesia, terutama Sumatera, yang mirip dengan masakan dari Malaysia, Singapura, dan negara-negara tetangga.Masakan khas Indonesia yang sangat terasa pengaruh Melayu-nya adalah Gulai Ikan Patin dari Riau. Ikan patin memang merupakan jenis ikan yang populer diolah dalam berbagai masakan rumpun Melayu, karena ikan ini relatif mudah didapat dan dengan harga yang cukup terjangkau. Selain itu, ikan patin juga kaya nutrisi dengan kandungan protein dan Omega 3 yang baik bagi kesehatan otak. Kandungan lemak jenuh dalam ikan patin juga membantu mencegah penyakit jantung koroner dan menurunkan kadar kolesterol. Jelas, manfaat kesehatan dari konsumsi ikan patin sangat banyak.Dalam sajian Gulai Ikan Patin, lembutnya daging ikan patin berpadu dengan kuah asam pedas yang terasa sangat segar dan kaya rasa. Bahan seperti belimbing wuluh dan tomat memberikan rasa asam yang menyegarkan, sedangkan bumbu rempah seperti lengkuas, bawang merah, bawang putih, sereh, jahe, daun jeruk, dan tidak lupa Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi memperlengkap cita rasa ikan asam pedas Melayu.Bumbu dan rempah saja belum lengkap untuk membuat sajian gulai ikan patin yang lezat. Anda tentu harus menggunakan ikan patin yang segar dan berkualitas juga. Untuk memilih ikan patin yang lezat untuk digulai, pilihlah ikan patin berukuran sedang yang memiliki lemak perut tebal. Setelah ikan dibersihkan, potong ikan patin secara melintang dan biarkan lapisan lemak di bagian perutnya. Lapisan lemak inilah yang akan membuat gulai jadi terasa lebih gurih.Selain memilih ikan patin yang berkualitas, Anda juga harus mengolah ikan patin dengan tepat agar tidak amis dan tidak berbau lumpur. Beberapa langkah berikut akan membantu Anda:1. Untuk menghilangkan bau amis, campur ikan patin dengan timun yang sudah diparut, lalu remas-remas selama sekitar 15 menit. Setelah itu, bersihkan perut ikan dengan campuran air jeruk dan garam. Gosok pula bagian dalam ikan dengan garam, lalu bilas dengan air. Setelah itu, beri gula pasir pada bagian dalam ikan. Biarkan selama beberapa saat, lalu bilas ikan kembali.2. Cara lain untuk menghilangkan bau amis ikan patin adalah dengan mencuci ikan dengan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis. Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis ini juga bisa ditambahkan pada Gulai Ikan Patin Anda sebagai penyedap masakan, lho!3. Agar gulai terasa lebih nikmat, lendir ikan patin harus dibersihkan dengan baik. Caranya, rendam ikan dalam perasan air jeruk limau. Selain itu, setelah ikan dibersihkan, gosok ikan dengan abu gosok, lalu bilas hingga bersih. Anda juga bisa mencampur ikan dengan daun bambu muda dan menaburi ikan patin dengan garam. Biarkan selama sekitar 5 menit, lalu remas ikan dengan daun bambu, kemudian bilas dengan air bersih. Jadi, apakah Anda sudah siap mengolah ikan patin menjadi gulai ikan asam pedas yang nikmat?