Kembali ke Inspirasi dan Promo

Soto Mie Khas Bogor yang Menggugah Selera

Image Banner

14 October 2019

Kita semua tentu sudah sangat hafal dengan makanan bernama soto, bukan? Hampir semua orang mengenal soto. Kita sangat mudah menjumpai pedagang soto di pinggir trotoar jalanan. Dan kita juga bisa dengan mudah mengenali pedagang soto keliling. Lagipula varian soto juga banyak dijajakan. Soto mie salah satunya.

Lantas apa yang membedakan soto mie dengan jenis soto lainnya? Kuliner satu ini dipercaya berasal dari Bogor. Rasanya gurih, dengan sedikit aksen pedas. Sebagai salah satu dari sekian banyak opsi menu sarapan, soto mie bogor bisa Anda jadikan pilihan utama. Tapi jangan salah, makanan ini juga cocok dimakan di waktu apapun, baik malam, siang, maupun pagi.

Karena rasanya pula banyak orang menyukai soto mie khas Bogor. Jadi, jangan lupa mencicipi menu satu ini ketika Anda berkunjung ke Bogor. Ada lima hal spesial yang membuat makanan itu sangat disukai:

1. Menggunakan mie kuning

Sebetulnya soto mie menggunakan dua jenis mie, yakni mie putih dan mie kuning. Namun, rasa soto yang menggunakan mie kuning jauh lebih gurih dibandingkan dengan soto yang menggunakan mie putih. Kalau Anda berkunjung ke Bogor, Anda wajib mencicipi soto mie dengan kuah berwarna kuning.

Biasanya kuah soto yang berwarna kuning memiliki rasa yang jauh lebih gurih dibandingkan soto dengan kuah berwarna bening. Ini dikarenakan kuah soto berwarna kuning mengandung lebih banyak rempah dan bumbu yang membuat rasanya jauh lebih kaya dibanding soto jenis lain.

2. Menggunakan daging kikil

Penggemar jeroan tentu takkan menolak bila ada soto dengan isi jeroan. Diantara banyak jenis jeroan, daging kikil menciptakan rasa soto yang diperkaya dengan tekstur daging yang kenyal. Cocok untuk disantap di pagi hari. Kalau beruntung, di Bogor Anda bisa menemukan soto mie dengan isi yang penuh dengan jeroan.

3. Tambahan risol

Satu tambahan yang membuat rasa soto mie tambah gaya. Gorengan risol sebagai pelengkap soto membuat rasanya tambah lebih kaya dibanding jenis soto lain. Penyuka menu makanan yang kaya dengan variasi dan isi pasti akan mudah menyukainya. Bayangkanlah diri Anda menyantap semangkuk soto, kemudian mendapat rasa tambahan yang renyah dan gurih ketika menggigit sepotong kecil risol. Tentu menyenangkan!

4. Tambahan daging yang beragam

Kekhasan soto mie juga bisa dilihat dari pemakaian daging sapi. Namun, bagi yang tidak terlalu menyukai daging sapi, ada juga opsi lain, yakni soto dengan daging ayam. Dengan varian daging yang beragam, soto mie jadi sebuah opsi menu sarapan yang menyenangkan.

5. Sayur yang bervariasi (lobak, kentang, tomat, dan daun bawang) 

Lobak, tomat, dan kentang wajib ada di dalam semangkuk soto. Tujuannya adalah untuk menyeimbangkan kolesterol yang menumpuk di dalam tubuh. Dari segi rasa, bahan-bahan tersebut juga membantu Anda mendapatkan rasa yang jauh lebih kaya dari semangkuk soto mie.

Dengan rasanya yang kaya, soto mie menyenangkan untuk dipilih sebagai makanan utama. Lebih jauh lagi, menu satu ini juga mudah dibuat di rumah. Kalau Anda berniat membuatnya di rumah, jangan lupa gunakan Royco penyedap rasa sapi supaya rasanya lebih nendang.

Royco penyedap rasa sapi mengandung bahan-bahan terpilih yang menjadikan masakan Anda lebih lezat dan gurih. Semangkuk soto mie dengan Royco akan membuat keluarga lebih bersemangat menyantap hidangan enak yang Anda siapkan untuk keluarga tercinta.

 Reference: 

  • pegipegi.com/travel/soto-mie-bogor-kuliner-gurih-khas-kota-hujan-yang-menggoyang-lidah/
  • indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/colenak-eksotisme-peuyeum-bakar-dari-tanah-parahyangan
  • travelblog.id/soto-mie-bogor-enak-dan-cocok-untuk-makan-siang/
  • resepkoki.id/resep-soto-mie-bogor/

 

 

 

 

 


Berita Lainnya

Semangkuk Soto Padang Legendaris

Oct 14, 2019

Semangkuk Soto Padang Legendaris

Walaupun merupakan negara tropis, Indonesia tidak kekurangan pilihan sajian berkuah yang bisa menghangatkan tubuh. Berbagai variasi sajian semur, sop, mie, bakso, dll bisa jadi andalan saat udara terasa lebih dingin. Tapi dari semua macam sajian berkuah tersebut, ada satu hidangan yang variasinya begitu beragam hingga bisa ditemukan di berbagai daerah, yaitu sajian soto. Dari sekian banyak ragam sajian soto di Indonesia, salah satu yang paling populer adalah Soto Padang.SEJARAH SOTO DI INDONESIASeperti banyak kuliner lain di Indonesia, soto merupakan hasil akulturasi budaya antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat pendatang. Soto muncul sebagai hasil interaksi masyarakat Indonesia dengan bangsa Tiongkok yang datang ke Indonesia. Menurut Dennys Lombard dalam buku “Nusa Jawa: Silang Budaya”, soto merupakan transformasi dari hidangan Tiongkok yang disebut Caudo. Itu pula sebabnya soto memiliki beberapa nama panggilan yang berbeda di beberapa daerah, seperti Coto di Makassar, Tauto di Pekalongan, dll. Tapi di sebagian besar daerah di Indonesia, nama ‘Caudo’ berubah jadi ‘Soto’.Caudo yang masuk ke Indonesia bersama bangsa Tiongkok pun mengalami perubahan sesuai dengan budaya dan selera masyarakat Indonesia di tiap daerah. Ada soto yang menggunakan santan, ada yang tidak. Ada soto yang menggunakan daging tanpa jeroan, ada soto yang menjadikan jeroan sebagai isian utamanya. Ada begitu banyak varian soto di Indonesia dengan keunikan dan keistimewaannya masing-masing, bahkan membuat sajian soto tersebut menjadi masakan khas dari tiap daerah.KEUNIKAN SOTO PADANGKalau bicara soal kuliner Minang, kita akan langsung teringat sajian seperti rendang atau Sate Padang. Tapi popularitas Soto Padang tidak kalah dengan 2 sajian tersebut. Maklum, penggemar Soto Padang memang tidak sedikit. Di antara berbagai sajian soto dari Indonesia, Soto Padang berhasil tampil beda dengan banyak keunikan dan kelezatan khas yang tidak ditemukan di sajian soto lain dari Indonesia. Apa saja keunikan Soto Padang?1. Cara pengolahanVarian soto yang menggunakan isian daging sapi memang bukan cuma Soto Padang. Tapi yang menjadi pembeda pada sajian Soto Padang adalah daging sapi dalam Soto Padang terasa lebih renyah. Tekstur renyah ini didapat karena daging sapi yang menjadi isian Soto Padang dipotong kecil-kecil dulu dan dibuat menjadi dendeng dulu. Setelah itu, daging sapi digoreng, sebelum akhirnya dicampur dengan kaldu dan bahan-bahan soto lainnya. Tahapan penggorengan inilah yang membuat daging sapi pada Soto Padang terasa renyah, walaupun tentu tetap empuk dan tidak keras.2. Bumbu kalduKaldu Soto Padang merupakan kaldu sapi yang dibumbui dengan beberapa bahan yang sering dijumpai dalam berbagai resep soto, seperti bawang merah, bawang putih, jahe, kemiri, dll. Namun, rasa kuah kaldu Soto Padang jadi semakin kaya dengan penambahan berbagai rempah bunga lawang, cengkeh, dan kapulaga. Bahan seperti daun jeruk, daun salam, dan sereh pun digunakan, memberikan rasa segar pada kuah kaldu Soto Padang. Beberapa resep juga menyebutkan penambahan cuka, sehingga rasa kuah kaldu Soto Padang terasa sedikit asam, namun segar.3. Bahan pendampingSejalan dengan banyaknya ragam soto di Indonesia, banyak pula ragam jenis kerupuk yang mendampingi hidangan soto, mulai dari kerupuk udang, emping, kerupuk beras (gendar), dll. Tapi kerupuk yang jadi teman setia Soto Padang adalah kerupuk merah muda yang terbuat dari tepung tapioka. Uniknya, kerupuk merah muda ini bisa disajikan bersama soun, daging sapi, dan bahan isian soto lainnya di dalam mangkuk, sehingga kerupuk disiram oleh kuah kaldu soto yang masih panas. Kerupuk memang jadi lembek dan tidak renyah akibat terkena guyuran kuah. Tapi hasilnya adalah kerupuk yang kenyal dan gurih, sehingga memperkaya cita rasa Soto Padang. Untuk Anda yang menyukai kerupuk yang renyah, tak usah khawatir, karena biasanya ada kerupuk merah jambu yang disajikan secara terpisah pula.SOTO PADANG NIKMAT DI JAKARTAKarena popularitasnya, Soto Padang cukup mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Anda yang ingin menikmati kelezatan Soto Padang tak perlu harus jauh-jauh ke Padang, kok. Ada banyak tempat yang menyediakan Soto Padang yang nikmat. Di Jakarta, ada beberapa tempat yang selalu jadi andalan untuk mencari Soto Padang yang lezat dan otentik, di antaranya:1. Soto Padang H. St. MangkutoRestoran yang satu ini bisa dibilang legendaris di Jakarta. Alm. Bondan Winarno dalam bukunya “100 Maknyus Jakarta” bahkan menyebut Soto Padang H. St. Mangkuto sebagai perintis Soto Padang di Jakarta. Maklum, restoran H. St. Mangkuto ini sudah menjual Soto Padang di Jakarta sejak tahun 1966. Sebelum pindah ke Jakarta, usaha keluarga ini sudah mulai menjual soto di Padang sejak tahun 1942. Selama bertahun-tahun berjualan Soto Padang, racikan bumbu di restoran ini bahkan tidak berubah sampai sekarang. Saking populernya Soto Padang di restoran ini, tidak sedikit orang dari wilayah lain di Jakarta yang rela datang ke restoran yang berlokasi di Pasar Baru ini untuk menikmati semangkuk Soto Padang H. Mangkuto. Pejabat dan selebritis pun tak jarang jadi pelanggan di restoran ini.Soto Padang memang menjadi menu andalan restoran ini. Restoran ini bahkan tidak menyajikan menu lain selain Soto Padang. Menu sate Padang dan nasi goreng rendang baru beberapa tahun belakangan ini hadir di restoran tersebut akibat tingginya permintaan. Jadi, kualitas dan rasa Soto Padang H. Mangkuto tentu terjaga. Selain itu, walaupun populer dan banyak dicari, restoran Soto Padang H. St. Mangkuto hanya memiliki 2 cabang, yaitu di Pasar Baru dan Kebayoran. Semuanya demi menjaga kualitas dan rasa hidangan!Kunci kesuksesan Soto Padang H. St. Mangkuto adalah pemakaian berbagai bumbu dan rempah yang digunakan untuk membuat kuah kaldunya. Konon, soto Padang di restoran ini dibuat dengan 3 bumbu dasar, yaitu bumbu kering, bumbu basah, dan bumbu tumis. Itulah sebabnya kuah kaldu Soto Padang H. St. Mangkuto terasa lebih kental dan kaya rasa. Selain itu, daging sapi yang menjadi isian Soto Padang juga sangat renyah. Tekstur daging sapi ini didapat setelah proses perebusan selama 1 jam dan proses menggoreng selama 1 jam! Kelezatan Soto Padang H. Mangkuto memang sudah diakui banyak orang. Apakah Anda sudah pernah mencobanya?2. Soto Padang RM. BundaDi daerah Bendungan Hilir, ada sebuah restoran yang punya banyak pelanggan setia akibat menu Soto Padang-nya yang lezat, yaitu RM Bunda. Salah satu keistimewaan Soto Padang di restoran ini adalah pelanggan bisa memilih isian Soto Padang yang mereka inginkan. Ada 3 pilihan Soto Padang yang bisa dipilih pelanggan, yaitu Soto Padang Daging, Soto Padang Paru, dan Soto Padang Campur. Penambahan paru sebagai isian soto tentu menambah kelezatan dan rasa gurih soto.Selain Soto Padang, restoran ini juga menyediakan banyak menu lainnya, seperti ketupat sayur, nasi goreng, mie rebus, dan kuliner Minang lainnya. Selain itu, ada menu pisang goreng ketan yang juga banyak penggemarnya. Jadi, ada banyak pilihan sajian yang bisa menikmati Soto Padang yang Anda pesan di rumah makan ini3. Soto Padang H. Ajo ManihWalau disiapkan dengan berbagai bumbu dan rempah, soto padang pun memiliki sedikit variasi. Ada Soto Padang yang memiliki kuah kaldu yang bening, ada yang memiliki kuah kaldu kental dan kecoklatan. Nah, Soto Padang H. Ajo Manih ini merupakan tipe Soto Padang yang memiliki kuah kaldu bening. Namun walaupun kuahnya bening, bukan berarti kuah kaldunya tidak kaya rasa, lho. Soto Padang H. Ajo Manih yang terletak di Rawamangun ini tetap lezat dan tidak kalah populer dengan sajian Sate Padang-nya yang juga banyak penggemarnya. Jadi, saat Anda mampir ke rumah makan ini, jangan hanya memesan Sate Padang-nya saja.4. Soto Padang Cik UniangRumah makan Cik Uniang berada di Jembatan Penghubung ITC-Mal Ambassador. Rumah makan ini tidak hanya menyajikan Soto Padang saja, tapi juga kuliner Minang lain seperti kepala kakap, rendang, otak ikan, dll. Namun, menu Soto Padang merupakan salah satu menu yang populer di rumah makan ini, hingga cepat terjual habis. Walaupun rumah makan beroperasi hingga jam 8 malam, menu Soto Padang di rumah makan ini biasanya sudah terjual habis pada jam makan siang. Jadi, Anda yang ingin mencicipi Soto Padang di sini sebaiknya datang dari siang, ya.Apa yang membuat Soto Padang Cik Uniang begitu istimewa? Ternyata rasa gurih kuah kaldu Soto Padang yang keruh kental menjadi daya tarik utama. Cita rasa kuah kaldu Soto Padang ini tidak hanya didapat dari berbagai bumbu dan rempah yang digunakan, tapi juga dari penambahan sumsum sapi dalam rebusan tulang saat membuat kuah kaldu soto. Tak heran kalau cita rasanya begitu lezat!5. Soto Padang Minang NusantaraWarung Soto Padang di daerah Gandaria ini hanya beroperasi di malam hari, tepatnya dari jam 5 sore hingga jam 1 malam. Cita rasa kuah kaldunya sangat mantap berkat bumbu dan rempah yang konon didatangkan langsung dari Padang. Dilengkapi dengan daging dendeng, paru, soun, perkedel, dan irisan daun bawang, Soto Padang ini siap menghangatkan tubuh dan memuaskan lidah Anda.MEMBUAT SOTO PADANG SENDIRISoto Padang memang tidak sulit dicari di Jakarta. Tapi Anda pun bisa mencoba membuat Soto Padang sendiri di rumah. Proses yang cukup membutuhkan waktu adalah tahap pembuatan kuah kaldu, karena daging sapi perlu direbus selama beberapa saat bersama bumbu dan rempah untuk membuat kuah kaldu yang gurih dan lezat. Setelah itu, daging sapi yang telah direbus kemudian dipotong kecil, lalu digoreng. Tapi waktu dan usaha yang Anda lakukan untuk membuat kuah kaldu ini pasti sebanding dengan cita rasa sajian yang Anda siapkan.Selain menyiapkan kuah kaldu dan daging sapi, jangan lupa juga menyiapkan bahan tambahan lain seperti perkedel, soun, kerupuk, dll. Sajian Soto Padang lezat pun siap untuk keluarga Anda. Selamat mencoba!

Soto Mie Khas Bogor yang Menggugah Selera

Oct 14, 2019

Soto Mie Khas Bogor yang Menggugah Selera

Kita semua tentu sudah sangat hafal dengan makanan bernama soto, bukan? Hampir semua orang mengenal soto. Kita sangat mudah menjumpai pedagang soto di pinggir trotoar jalanan. Dan kita juga bisa dengan mudah mengenali pedagang soto keliling. Lagipula varian soto juga banyak dijajakan. Soto mie salah satunya.Lantas apa yang membedakan soto mie dengan jenis soto lainnya? Kuliner satu ini dipercaya berasal dari Bogor. Rasanya gurih, dengan sedikit aksen pedas. Sebagai salah satu dari sekian banyak opsi menu sarapan, soto mie bogor bisa Anda jadikan pilihan utama. Tapi jangan salah, makanan ini juga cocok dimakan di waktu apapun, baik malam, siang, maupun pagi.Karena rasanya pula banyak orang menyukai soto mie khas Bogor. Jadi, jangan lupa mencicipi menu satu ini ketika Anda berkunjung ke Bogor. Ada lima hal spesial yang membuat makanan itu sangat disukai:1. Menggunakan mie kuningSebetulnya soto mie menggunakan dua jenis mie, yakni mie putih dan mie kuning. Namun, rasa soto yang menggunakan mie kuning jauh lebih gurih dibandingkan dengan soto yang menggunakan mie putih. Kalau Anda berkunjung ke Bogor, Anda wajib mencicipi soto mie dengan kuah berwarna kuning.Biasanya kuah soto yang berwarna kuning memiliki rasa yang jauh lebih gurih dibandingkan soto dengan kuah berwarna bening. Ini dikarenakan kuah soto berwarna kuning mengandung lebih banyak rempah dan bumbu yang membuat rasanya jauh lebih kaya dibanding soto jenis lain.2. Menggunakan daging kikilPenggemar jeroan tentu takkan menolak bila ada soto dengan isi jeroan. Diantara banyak jenis jeroan, daging kikil menciptakan rasa soto yang diperkaya dengan tekstur daging yang kenyal. Cocok untuk disantap di pagi hari. Kalau beruntung, di Bogor Anda bisa menemukan soto mie dengan isi yang penuh dengan jeroan.3. Tambahan risolSatu tambahan yang membuat rasa soto mie tambah gaya. Gorengan risol sebagai pelengkap soto membuat rasanya tambah lebih kaya dibanding jenis soto lain. Penyuka menu makanan yang kaya dengan variasi dan isi pasti akan mudah menyukainya. Bayangkanlah diri Anda menyantap semangkuk soto, kemudian mendapat rasa tambahan yang renyah dan gurih ketika menggigit sepotong kecil risol. Tentu menyenangkan!4. Tambahan daging yang beragamKekhasan soto mie juga bisa dilihat dari pemakaian daging sapi. Namun, bagi yang tidak terlalu menyukai daging sapi, ada juga opsi lain, yakni soto dengan daging ayam. Dengan varian daging yang beragam, soto mie jadi sebuah opsi menu sarapan yang menyenangkan.5. Sayur yang bervariasi (lobak, kentang, tomat, dan daun bawang) Lobak, tomat, dan kentang wajib ada di dalam semangkuk soto. Tujuannya adalah untuk menyeimbangkan kolesterol yang menumpuk di dalam tubuh. Dari segi rasa, bahan-bahan tersebut juga membantu Anda mendapatkan rasa yang jauh lebih kaya dari semangkuk soto mie.Dengan rasanya yang kaya, soto mie menyenangkan untuk dipilih sebagai makanan utama. Lebih jauh lagi, menu satu ini juga mudah dibuat di rumah. Kalau Anda berniat membuatnya di rumah, jangan lupa gunakan Royco penyedap rasa sapi supaya rasanya lebih nendang.Royco penyedap rasa sapi mengandung bahan-bahan terpilih yang menjadikan masakan Anda lebih lezat dan gurih. Semangkuk soto mie dengan Royco akan membuat keluarga lebih bersemangat menyantap hidangan enak yang Anda siapkan untuk keluarga tercinta. Reference: pegipegi.com/travel/soto-mie-bogor-kuliner-gurih-khas-kota-hujan-yang-menggoyang-lidah/indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/colenak-eksotisme-peuyeum-bakar-dari-tanah-parahyangantravelblog.id/soto-mie-bogor-enak-dan-cocok-untuk-makan-siang/resepkoki.id/resep-soto-mie-bogor/     

Mengenal Rujak Cingur Khas Surabaya

Mar 17, 2020

Mengenal Rujak Cingur Khas Surabaya

Surabaya bukan hanya terkenal dengan keindahan kotanya tetapi juga karena kekayaan kulinernya. Salah satu makanan khas Surabaya yang tak boleh Anda lewatkan adalah rujak cingur. Hidangan yang satu ini tak hanya unik karena terbuat dari cingur sapi, tetapi juga memiliki cita rasa yang khas dan sangat sedap. Apakah Anda sudah pernah mencicipi rujak cingur sebelumnya?Ulasan berikut ini akan membahas tentang rujak cingur khas Surabaya. Anda yang belum pernah mencicipinya pasti akan tergiur dan Anda yang sudah pernah mencobanya pasti ingin menyantapnya lagi.Resep Rujak Cingur Ternyata Berasal dari MesirBelum banyak orang yang tahu kalau resep rujak cingur awalnya berasal dari Mesir. Suatu hari, sang pemimpin Mesir yang bergelar Firaun Hanyokrowati sedang merayakan ulang tahun. Pada hari istimewa tersebut, sang Firaun memerintahkan seluruh juru masak istana agar membuat hidangan lezat untuk dirinya. Sayangnya, aneka hidangan koki kerajaan tersebut tak mampu menggugah selera sang raja.Tak lama kemudian, seorang pengawal kerajaan masuk ke istana dan berkata pada Firaun bahwa ada seseorang yang ingin menyajikan makanan spesial untuknya. Orang tersebut bernama Abdul Rozak, seorang pengembara lautan yang sedang terdampar di Mesir. Abdul Rozak membawa seporsi makanan yang dibungkus daun pisang dan sudah diperiksa oleh ahli kesehatan kerajaan. Makanan tersebut sudah dinyatakan aman dan layak dimakan raja.Tanpa pikir panjang, sang raja langsung menyantap makanan yang dibawa Abdul Rozak. Raja memakannya begitu lahap dan mulai bercucuran keringat karena rasa makanannya pedas dan nikmat. Saking senangnya, sang raja menghadiahkan sebuah kapal mewah, sebidang tanah, dan jabatan kepala juru masak istana untuk Abdul Rozak. Namun, Abdul Rozak hanya ingin menerima hadiah kapal untuk mengembara. Raja setuju dan mengajukan syarat agar Abdul Rozak mau memberikan resep masakan istimewa tersebut. Akhirnya, raja dan Abdul Rozak pun sepakat untuk saling bertukar resep dan kapal mewah.Abdul Rozak melanjutkan pengembaraannya hingga tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Di Surabaya, Abdul Rozak juga mulai mempopulerkan resep makanan andalannya. Bahan dasar berupa cingur (mulut) unta sulit didapat dan mulai diganti dengan cingur sapi. Hasilnya, resep makanan Abdul Rozak semakin sedap dan disukai banyak orang. Masyarakat Surabaya yang sulit mengucapkan kata “Rozak” akhirnya menamai makanan itu dengan sebutan rujak cingur.   Tips Memilih, Membersihkan, dan Mengolah Cingur SapiSecara harfiah, cingur didefinisikan sebagai bagian hidung dan mulut atas sapi. Bahan makanan yang satu ini memang jarang diolah menjadi aneka jenis hidangan. Namun, cita rasanya istimewa dan membuat rujak cingur terasa makin sempurna. Memilih, membersihkan, dan mengolah cingur sapi juga tidak sulit kalau Anda sudah tahu caranya. Yuk, simak dulu tips-tips ini supaya nanti Anda bisa membuat rujak cingur sendiri di rumah:1. Memilih Cingur Sapi SegarCingur sapi yang masih segar biasanya berwarna kecokelatan, berbentuk utuh karena belum dipotong, dan bertekstur kenyal. Aromanya juga segar dan tidak berbau menyengat. Jadi, Anda wajib menghindari cingur yang teksturnya lembek, berair, dan mulai mengeluarkan bau tak sedap karena ciri-ciri tersebut menunjukkan kalau cingur sudah tak segar. Agar Anda tak kerepotan saat mengolahnya, Anda bisa meminta bantuan penjual daging sapi untuk memotong cingur besar menjadi potongan-potongan yang lebih kecil.2. Membersihkan Cingur SapiLangkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah membersihkan cingur sapi. Gunakan air mengalir untuk membersihkan seluruh bagian cingur sapi sampai tuntas. Jangan sampai ada lendir atau kotoran yang tertinggal pada sela-sela cingur. Selanjutnya, cingur yang sudah dicuci bersih bisa segera diolah ke tahap selanjutnya.3. Merebus Cingur SapiSebelum bisa diolah menjadi bahan utama rujak cingur, Anda harus merebus cingur sapi terlebih dahulu. Rebuslah potongan-potongan cingur bersama daun salam, serai yang sudah dimemarkan, dan sedikit garam. Penggunaan daun salam dan serai penting untuk menghilangkan bau khas pada cingur sapi. Rebuslah cingur sapi dalam waktu lama (minimal 30 menit) supaya teksturnya jadi empuk dan tambahkan Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi. Cingur yang sudah matang dan empuk dapat segera diangkat dari air rebusan. Diamkan sejenak agar uap panasnya hilang sebelum Anda mulai memotong cingur tersebut menjadi potongan berbentuk dadu kecil.4. Dua Cara Penyajian Rujak CingurRujak cingur sapi ternyata biasanya disajikan dengan dua cara penyajian. Masing-masing cara penyajian tersebut terdiri dari bahan isian yang berbeda, yaitu:Rujak cingur mentahan: jenis rujak cingur yang satu ini biasanya terdiri dari buah-buahan. Buah yang sering digunakan yaitu timun, belimbing, nanas, bengkuang, mangga, dan jambu monyet (jika sedang musim).Rujak cingur matengan: berbeda dengan mentahan, rujak cingur matengan terdiri dari aneka sayuran dan bahan matang lainnya seperti aneka sayuran rebus (tauge, kangkung, kacang panjang) potongan timun, serta tahu dan tempe goreng. Rujak cingur matengan biasanya juga ditambah potongan lontong supaya porsinya jadi besar dan lebih mengenyangkan. Jika dilihat sekilas, rujak cingur matengan memang mirip gado-gado tetapi cita rasanya sangat berbeda.Mengenal Petis: Bumbu Utama Rujak CingurApakah Anda familiar dengan petis? Petis merupakan bumbu utama yang harus ada dalam proses pembuatan rujak cingur. Bumbu rujak cingur ini merupakan produk turunan hasil olahan hidangan laut ( seperti ikan, udang, atau kerang). Air rebusan hidangan laut diolah kembali hingga menjadi saus yang berwarna gelap dan kental. Proses perebusannya membutuhkan waktu lama dan harus diberi tambahan bahan berupa gula tradisional yang dibuat di batok kelapa.Selain memiliki rasa gurih dan aroma hidangan laut yang khas, petis juga memiliki sedikit cita rasa manis. Penggunaan petis pada aneka hidangan khas Surabaya membuat cita rasanya jadi gurih, beraroma khas, dan sangat berbeda dengan hidangan lain yang bahan dasarnya hampir sama. Jenis petis yang paling sering digunakan untuk rujak cingur adalah petis udang.Bahan-Bahan untuk Membuat Rujak CingurRujak cingur sapi khas Surabaya membutuhkan beberapa bahan sederhana yaitu:Bahan Bumbu:Petis udang secukupnyaKacang tanah goreng yang sudah dihaluskanCabai rawit yang jumlahnya disesuaikan dengan seleraAir asam JawaTerasi goreng1 buah pisang batu yang diiris-iris (jika ada)Garam, gula, dan kaldu penyedap rasa secukupnyaSemua bahan tersebut harus diulek hingga halus sebelum dicampurkan dengan cingur sapi, buah-buahan, sayuran, dan bahan lainnya.Bahan IsianCingur sapi yang sudah direbus dan dipotong berbentuk dadu.Rujak cingur mentahan: timun, belimbing, nanas, bengkuang, mangga, dan jambu monyet (jika sedang musim).Rujak cingur matengan: aneka sayuran rebus (tauge, kangkung, kacang panjang) potongan timun, serta tahu dan tempe goreng. Sayuran yang digunakan dalam rujak cingur sebaiknya tidak direbus terlalu lama supaya teksturnya tetap renyah dan kandungan gizinya tidak hilang. Jenis rujak cingur ini juga cocok ditambahkan potongan lontong supaya lebih mengenyangkan. Namun, ada pula orang yang suka menyantap rujak cingur matengan dengan nasi hangat.Bahan pelengkap lainnya berupa taburan bawang goreng dan kerupuk.Mengulik Kandungan Gizi dan Manfaat Konsumsi Rujak CingurRujak cingur sapi memiliki kandungan gizi yang lengkap karena terdiri bahan dasar yang beraneka ragam. Anda pasti tak ragu lagi menyantap makanan khas Surabaya yang satu ini setelah mengetahui fakta tentang kandungan gizi dan manfaatnya, yaitu:1. Menjaga Kesehatan Kulit dan RambutCingur merupakan bagian tubuh sapi yang banyak mengandung kolagen. Asupan kolagen bagi tubuh sangat bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit dan kesehatan rambut. Bila tubuh Anda mendapatkan asupan kolagen dalam jumlah cukup, Anda akan terhindar dari risiko penuaan dini. Kulit akan senantiasa elastis dan rambut pun sehat tanpa kerontokan parah meskipun usia bertambah.2. Sumber Energi untuk BeraktivitasKandungan kalori yang terdapat dalam rujak cingur berasal dari bumbu, cingur sapi, dan penambahan lontong atau nasi. Bahan-bahan tersebut membuat rujak cingur menjadi hidangan mengenyangkan yang bisa menjadi asupan sumber energi untuk mendukung aktivitas Anda. Jika sedang tak ingin makan nasi, seporsi rujak cingur cukup untuk menggantikan satu kali porsi makan berat.3. Memperlancar Sistem PencernaanAnda tak perlu khawatir akan sembelit atau mengalami masalah pencernaan lainnya kalau Anda menyukai rujak cingur. Sayuran yang terdapat dalam hidangan tersebut mengandung asupan serat yang baik untuk memperlancar sistem pencernaan. Risiko sembelit dan penyakit pencernaan lainnya dapat diminimalkan dengan mengonsumsi sayuran dalam jumlah seimbang setiap hari. Sayuran yang diolah dalam bentuk rujak cingur pasti membuat Anda tak bosan menyantapnya.4. Memenuhi Kebutuhan Protein Bagi TubuhKandungan protein dalam rujak cingur berasal dari berbagai jenis bahan, yaitu cingur sapi, petis, kacang tanah, serta tempe dan tahu goreng. Asupan protein tersebut penting untuk mendukung regenerasi sel-sel tubuh, memenuhi kebutuhan gizi otak, dan memaksimalkan proses pembentukan otot. Asupan protein dibutuhkan oleh semua kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga lansia. Anda yang sedang bertekad hidup sehat dan menambah massa otot juga cocok menyantap rujak cingur yang kaya kandungan protein. Karena makanan sehat tak selalu identik dengan rasa yang hambar dan membosankan.5. Memberikan Asupan Vitamin dan Mineral Bagi TubuhRujak cingur juga kaya kandungan vitamin dan mineral karena terdiri dari beragam bahan makanan bergizi. Anda bisa mendapatkan asupan vitamin A, B, C, E, serta sejumlah mineral lainnya yang penting untuk mendukung metabolisme dan sistem daya tahan tubuh. Menikmati seporsi rujak cingur sama seperti menyantap porsi makanan lengkap yang terdiri dari sumber karbohidrat, asupan protein, sayuran, atau buah-buahan.Beberapa tahun lalu, rujak cingur Surabaya mendapatkan penghargaan sebagai makanan penuh gizi baik di ajang seminar Nasional Pangan dan Gizi 2013. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan serangkaian pengamatan dari literatur buku hingga kunjungan lapangan langsung ke penjual rujak cingur. Tak cuma sedap, rujak cingur memang kaya kandungan gizi dan cocok menjadi kebanggaan Surabaya.Jadi, kapan Anda akan mencoba membuat rujak cingur sendiri di rumah? Bahan-bahannya mudah didapat dan proses pembuatannya tidak sulit. Nanti, Anda tak perlu lagi jauh-jauh liburan ke Surabaya jika kangen dengan cita rasa rujak cingur sapi yang legendaris. Rujak cingur istimewa buatan Anda pasti disukai keluarga.

Lezatnya Gulai Ikan Patin Berlumur Rempah

Mar 17, 2020

Lezatnya Gulai Ikan Patin Berlumur Rempah

Mencari ikan segar di Indonesia memang sangat mudah. Indonesia sangat beruntung sebagai sebuah negara kepulauan yang perairannya berlimpah ikan dari berbagai jenis, baik ikan air laut maupun ikan air tawar. Karena itu, tidak mengherankan kalau Indonesia juga memiliki banyak sajian khas yang menggunakan ikan sebagai bahan utamanya. Setiap sajian ikan diolah dengan cara yang berbeda-beda, sesuai dengan keunikan dan kekayaan yang dimiliki oleh masing-masing daerah di Indonesia. Misalnya saja, sungai-sungai di Pulau Sumatera sangat kaya ikan patin, sehingga ikan tersebut banyak diolah menjadi berbagai sajian khas di banyak daerah di Sumatera, seperti Gulai Ikan Patin.Mengenal Ikan PatinIkan patin memang merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia. Hampir semua daerah di Sumatera merupakan sentra penghasil patin, ikan patin tak hanya ditangkap dari sungai, tetapi juga dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan ikan patin di Indonesia dan di dunia.Mengapa ikan patin begitu disukai oleh banyak orang? Alasan utama tentu saja karena kelezatannya. Ikan patin memiliki daging yang tebal, tetapi tetap lembut sehingga sangat nikmat disantap dalam berbagai macam olahan. Selain itu, ikan patin juga mengandung nutrisi tinggi. Kandungan asam lemak Omega-3 dalam ikan patin bahkan tidak kalah dengan ikan air laut seperti salmon dan tuna. Selain itu, ikan patin juga mengandung protein tinggi, sehingga sangat membantu menjaga kesehatan. Sebaliknya, kandungan lemak dan kolesterol dalam ikan patin justru cukup rendah, sehingga ikan patin aman dan sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi.Kandungan nutrisi yang tinggi dalam ikan patin membuat ikan air tawar ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, di antaranya adalah untuk mencegah penyakit kardiovaskular, mengurangi kadar kolesterol, menjaga kesehatan tulang, dan manfaat sehat lainnya. Selain itu, ikan patin juga sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil, karena kandungan DHA dan omega-3 tinggi dalam ikan patin membantu mengoptimalkan pertumbuhan janin dan merangsang pembentukan otak janin.Jadi, jangan menganggap remeh ikan patin, ya. Walaupun harganya tidak semahal jenis ikan lain, bukan berarti ikan patin tidak bisa diolah menjadi sajian yang lezat dan bergizi tinggi!Memilih Ikan PatinKesegaran ikan patin yang Anda gunakan punya pengaruh besar dalam kelezatan olahan ikan patin yang Anda siapkan. Dengan cara apapun Anda mengolah ikan patin, Anda tentu harus menggunakan ikan patin yang segar. Bagaimanakah cara memilih ikan patin yang segar? Berikut ini adalah beberapa tipsnya:1. Pilih ikan dengan mata yang bulat dan jernihIkan yang matanya sudah rusak menunjukkan bahwa ikan tersebut sudah disimpan lama. Sebaliknya, ikan dengan mata yang bulat cembung dan jernih menunjukkan bahwa ikan masih segar.2. Periksa sisik dan insangnyaIkan yang segar memiliki sisik yang masih melekat kuat pada tubuhnya. Sedangkan sisik ikan yang sudah mengelupas menunjukkan bahwa ikan sudah lama disimpan dan sudah tidak segar. Selain itu, pilihlah ikan patin yang memiliki insang dengan warna merah cerah yang menjadi tanda bahwa ikan masih segar.3. Pilih ikan dengan daging elastis dan tidak berlendirPilihlah ikan segar yang memiliki daging yang kenyal, tidak lembek, elastis, dan tidak berlendir. Bila  ikan terasa berlendir saat disentuh, berarti ikan tersebut sudah rusak.4. Pastikan ikan bebas formalinFormalin sering digunakan oleh penjual ikan yang bandel untuk mengawetkan ikan, sehingga ikan tidak mudah busuk. Untuk memastikan ikan patin bebas formalin, usapkan jari Anda pada bagian tubuh ikan. Setelah itu, gosokkan jari Anda tersebut pada punggung tangan Anda. Bila punggung tangan Anda terasa gatal, bisa jadi ikan tersebut diawetkan dengan formalin. Cara lain untuk memastikan bahwa ikan patin pilihan Anda tidak mengandung formalin, perhatikan apakah ada lalat yang hinggap pada tubuh ikan. Ikan yang sama sekali tidak dihinggapi lalat justru merupakan ikan yang diawetkan dengan formalin.5. Cek karakter fisik ikan patinUntuk memilih ikan patin berkualitas, pilihlah ikan patin berukuran sedang dan memiliki lemak perut yang tebal. Lemak pada perut ikan inilah yang membuat ikan patin terasa lebih gurih saat diolah dalam masakan.Bila Anda menggunakan ikan patin segar dan berkualitas, olahan ikan patin yang akan Anda siapkan tentu akan terasa lebih nikmat.Tips Mengolah Ikan PatinCara mengolah ikan air tawar seperti ikan patin memang sedikit lebih rumit dibandingkan ikan air laut. Maklum, bila diolah dengan cara yang salah, ikan air tawar akan memiliki rasa lumpur yang tidak enak. Jadi, bagaimana cara terbaik dalam mengolah ikan patin? Beberapa tips berikut ini patut Anda coba saat Anda sedang menyiapkan Gulai Ikan Patin:1. Setelah dibersihkan, potong ikan patin secara melintang. Lapisan lemak tebal di bagian perut ikan patin tidak perlu dibuang, karena lemak inilah yang akan membuat ikan patin terasa lebih gurih. Bagian kepala ikan patin juga bisa diolah dalam masakan. Belah saja kepala ikan menjadi dua, lalu beri sedikit air jeruk nipis.2. Untuk menghilangkan lendir dari ikan patin, rendam ikan dalam perasan jeruk limau. Selain itu, ikan patin yang sudah dibersihkan juga bisa digosok dengan abu gosok, kemudian dibilas hingga bersih dan ditiriskan.3. Cara lain untuk menghilangkan lendir dari ikan patin adalah dengan mencampur ikan patin dengan daun bambu muda dan melumuri permukaan ikan dengan garam. Biarkan selama sekitar 5 menit, lalu remas-remas ikan patin bersama daun bambu. Setelah itu, bilas ikan hingga bersih.4. Untuk menghilangkan bau amis ikan patin, campur ikan dengan timun yang sudah diparut, lalu remas-remas selama sekitar 15 menit. Selain itu, bersihkan pula perut ikan patin dengan campuran garam dan perasan jeruk, lalu gosok-gosokkan garam pada bagian dalam ikan. Terakhir, cuci ikan hingga bersih.5. Untuk menghilangkan bau lumpur pada ikan patin, masukkan 1-2 lembar roti tawar ke dalam minyak yang akan digunakan untuk menggoreng ikan patin. Setelah itu, goreng ikan hingga matang. Cara ini memang tidak bisa digunakan untuk ikan patin yang akan diolah untuk Gulai Ikan Patin, tapi tentu tetap bisa Anda lakukan saat mengolah ikan patin goreng.Langkah-langkah di atas patut Anda perhatikan saat mengolah ikan patin, sehingga Anda berhasil menghidangkan sajian ikan patin yang segar dan bebas dari bau lumpur.Variasi Gulai Ikan PatinGulai Ikan Patin merupakan salah satu cara mengolah ikan patin yang populer di Indonesia. Sajian ini merupakan sajian ikan khas dari Sumatera, terutama dari Riau dan Jambi. Ikan patin memang mudah didapat di kedua daerah tersebut, karena aliran Sungai Siak, Sungai Kampar, Sungai Rokan, dan Sungai Indragiri merupakan tempat hidup alami ikan patin. Itulah sebabnya ikan patin telah diolah oleh masyarakat lokal menjadi sajian lezat sejak jaman dulu. Namun, bila dahulu masyarakat Sumatera hanya mengolah ikan patin dengan cara digoreng atau dibakar, perlahan-lahan masyarakat Sumatera berkenalan dengan teknik pengolahan serta bumbu yang berbeda dengan teknik dan bumbu yang biasa mereka lakukan. Hal ini terjadi ketika Riau menjadi pusat perdagangan internasional, sehingga banyak pedagang dari berbagai negara yang singgah di Riau dan memberikan pengaruh budayanya pada masyarakat lokal. Hasilnya adalah pengaruh budaya lain seperti Tionghoa, Arab, dan Melayu pada kuliner lokal Indonesia. Salah satunya adalah Gulai Ikan Patin yang sangat terasa pengaruh Melayu-nya.Seperti banyak sajian lain di Indonesia, Gulai Ikan Patin pun memiliki beberapa variasi. Bahkan 2 daerah yang berdekatan di Sumatera, yaitu Riau dan Jambi, masing-masing memiliki jenis Gulai Ikan Patin yang berbeda. Kedua variasi Gulai Ikan Patin menggunakan bumbu dan rempah yang tidak jauh berbeda, di antaranya, kunyit, ketumbar, lengkuas, cabai merah, jahe, adas, serai, bawang merah, bawang putih, dll. Namun, yang jadi pembeda utama antara Gulai Ikan Patin Jambi dan Gulai Ikan Patin Riau adalah penggunaan tempoyak alias durian yang sudah difermentasi.Tempoyak merupakan bumbu khas Indonesia yang banyak digunakan dalam berbagai sajian khas Pulau Sumatera. Bahan ini dibuat dari durian matang pohon yang dihaluskan dan diberi garam, lalu difermentasi dalam wadah tertutup rapat selama 3-5 hari. Hasilnya adalah fermentasi durian yang beraroma menyengat dan memiliki cita rasa khas untuk memberikan rasa asam yang unik pada hidangan. Bumbu ini tidak hanya bisa diolah dalam sajian seperti gulai saja, tapi juga sambal serta bermacam hidangan lain di Sumatera dan Kalimantan. Bahan istimewa inilah yang membedakan antara Gulai Ikan Patin Jambi dengan Gulai Ikan Patin Riau. Namun, karena tidak semua orang menyukai aroma dan rasa tempoyak, bahan ini kadang digantikan dengan santan untuk menghasilkan gulai dengan kuah yang kental.Di Riau dan Jambi, Gulai Ikan Patin merupakan suguhan yang hampir selalu bisa ditemukan di acara-acara penting seperti upacara adat, pernikahan, dll. Tak jarang pula pemilik hajatan yang khusus memesan Gulai Ikan Patin yang dibuat dengan ikan patin yang ditangkap dari sungai, alih-alih ikan patin yang dibudidayakan di tambak. Alasannya karena ikan patin yang ditangkap dari sungai biasanya berukuran lebih besar dan memiliki cita rasa yang lebih gurih. Tekstur daging ikan patin sungai juga dianggap lebih lembut dibandingkan ikan patin tambak. Namun, bukan berarti ikan patin budidaya tambak rasanya kurang enak, ya. Asalkan diolah dengan cara yang tepat menggunakan ikan patin serta bumbu dan rempah segar, Gulai Ikan Patin lezat pun bisa tersaji dengan nikmat.Kelezatan dan manfaat sehat ikan patin memang tidak kalah dengan ikan air laut. Selain itu, ikan patin juga mudah didapat dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan beberapa jenis ikan laut yang lebih populer. Jadi, Anda tidak perlu ragu mengolah ikan patin menjadi sajian yang lezat dan sehat. Apalagi banyak pilihan olahan ikan patin yang bisa Anda coba. Ikan patin tidak cuma bisa digulai saja, tapi juga digoreng, dibuat sup, pindang, serta banyak pilihan sajian lezat lainnya. Sajian ikan patin mana yang paling Anda sukai?