Kembali ke Inspirasi dan Promo

Soto Mie Khas Bogor yang Menggugah Selera

Image Banner

14 October 2019

Kita semua tentu sudah sangat hafal dengan makanan bernama soto, bukan? Hampir semua orang mengenal soto. Kita sangat mudah menjumpai pedagang soto di pinggir trotoar jalanan. Dan kita juga bisa dengan mudah mengenali pedagang soto keliling. Lagipula varian soto juga banyak dijajakan. Soto mie salah satunya.

Lantas apa yang membedakan soto mie dengan jenis soto lainnya? Kuliner satu ini dipercaya berasal dari Bogor. Rasanya gurih, dengan sedikit aksen pedas. Sebagai salah satu dari sekian banyak opsi menu sarapan, soto mie bogor bisa Anda jadikan pilihan utama. Tapi jangan salah, makanan ini juga cocok dimakan di waktu apapun, baik malam, siang, maupun pagi.

Karena rasanya pula banyak orang menyukai soto mie khas Bogor. Jadi, jangan lupa mencicipi menu satu ini ketika Anda berkunjung ke Bogor. Ada lima hal spesial yang membuat makanan itu sangat disukai:

1. Menggunakan mie kuning

Sebetulnya soto mie menggunakan dua jenis mie, yakni mie putih dan mie kuning. Namun, rasa soto yang menggunakan mie kuning jauh lebih gurih dibandingkan dengan soto yang menggunakan mie putih. Kalau Anda berkunjung ke Bogor, Anda wajib mencicipi soto mie dengan kuah berwarna kuning.

Biasanya kuah soto yang berwarna kuning memiliki rasa yang jauh lebih gurih dibandingkan soto dengan kuah berwarna bening. Ini dikarenakan kuah soto berwarna kuning mengandung lebih banyak rempah dan bumbu yang membuat rasanya jauh lebih kaya dibanding soto jenis lain.

2. Menggunakan daging kikil

Penggemar jeroan tentu takkan menolak bila ada soto dengan isi jeroan. Diantara banyak jenis jeroan, daging kikil menciptakan rasa soto yang diperkaya dengan tekstur daging yang kenyal. Cocok untuk disantap di pagi hari. Kalau beruntung, di Bogor Anda bisa menemukan soto mie dengan isi yang penuh dengan jeroan.

3. Tambahan risol

Satu tambahan yang membuat rasa soto mie tambah gaya. Gorengan risol sebagai pelengkap soto membuat rasanya tambah lebih kaya dibanding jenis soto lain. Penyuka menu makanan yang kaya dengan variasi dan isi pasti akan mudah menyukainya. Bayangkanlah diri Anda menyantap semangkuk soto, kemudian mendapat rasa tambahan yang renyah dan gurih ketika menggigit sepotong kecil risol. Tentu menyenangkan!

4. Tambahan daging yang beragam

Kekhasan soto mie juga bisa dilihat dari pemakaian daging sapi. Namun, bagi yang tidak terlalu menyukai daging sapi, ada juga opsi lain, yakni soto dengan daging ayam. Dengan varian daging yang beragam, soto mie jadi sebuah opsi menu sarapan yang menyenangkan.

5. Sayur yang bervariasi (lobak, kentang, tomat, dan daun bawang) 

Lobak, tomat, dan kentang wajib ada di dalam semangkuk soto. Tujuannya adalah untuk menyeimbangkan kolesterol yang menumpuk di dalam tubuh. Dari segi rasa, bahan-bahan tersebut juga membantu Anda mendapatkan rasa yang jauh lebih kaya dari semangkuk soto mie.

Dengan rasanya yang kaya, soto mie menyenangkan untuk dipilih sebagai makanan utama. Lebih jauh lagi, menu satu ini juga mudah dibuat di rumah. Kalau Anda berniat membuatnya di rumah, jangan lupa gunakan Royco penyedap rasa sapi supaya rasanya lebih nendang.

Royco penyedap rasa sapi mengandung bahan-bahan terpilih yang menjadikan masakan Anda lebih lezat dan gurih. Semangkuk soto mie dengan Royco akan membuat keluarga lebih bersemangat menyantap hidangan enak yang Anda siapkan untuk keluarga tercinta.

 Reference: 

  • pegipegi.com/travel/soto-mie-bogor-kuliner-gurih-khas-kota-hujan-yang-menggoyang-lidah/
  • indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/colenak-eksotisme-peuyeum-bakar-dari-tanah-parahyangan
  • travelblog.id/soto-mie-bogor-enak-dan-cocok-untuk-makan-siang/
  • resepkoki.id/resep-soto-mie-bogor/

 

 

 

 

 


Berita Lainnya

Nasi Goreng Mawut Khas Malang

Oct 14, 2019

Nasi Goreng Mawut Khas Malang

Mau makan nasi goreng atau mie goreng? Kalau bingung, santap saja keduanya! Salah satu sajian nasi goreng khas Indonesia, yaitu Nasi Goreng Mawut, memadukan kelezatan nasi goreng dan mie goreng dalam satu sajian. Namanya yang unik memang menunjukkan keistimewaan sajian nasi goreng ini. Bayangkan saja, mie basah ditambahkan dalam nasi goreng bersama kol, sayuran, dan suwiran daging ayam. Bahan-bahan lain seperti sosis, daun bawang, atau bahan lan kesukaan Anda juga bisa Anda tambahkan. Pasti mengenyangkan, bukan? Nasi Goreng Mawut adalah sajian nasi goreng yang dikenal juga sebagai Nasi Goreng Magelangan. Ada sumber yang mengatakan nasi goreng ini merupakan sajian khas Malang, tapi ada juga sumber yang menyebutkan Magelang sebagai kota asal sajian ini. Yang pasti, nasi goreng ini memang berasal dari Jawa, karena memiliki gaya yang mirip dengan Nasi Goreng Jawa. Bumbu yang digunakan pun serupa dengan bumbu Nasi Goreng Jawa, yaitu bawang putih, bawang merah, cabai, dan terasi. Pembeda utama antara Nasi Goreng Mawut dengan Nasi Goreng Jawa adalah penambahan mie basah yang membuat sajian nasi goreng menjadi semakin unik dan menarik.   Ingin mencoba membuat Nasi Goreng Mawut sendiri? Walaupun relatif mudah, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat membuat Nasi Goreng Mawut, di antaranya: 1. Pilih mie yang tepat Mie yang digunakan dalam Nasi Goreng Mawut biasanya adalah mie basah. Untuk memilih mie yang berkualitas dan aman dikonsumsi, pilih mie dengan warna kuning yang tidak terlalu terang. Warna kuning pucat justru menunjukkan bahwa tidak mengandung pewarna tambahan. Pastikan pula mie masih segar dan tidak berlendir ataupun berbau. Sebagai alternatif, Anda bisa menggantikan mie basah dengan mie bulat atau mie telur. 2. Olah mie dengan benar Sebelum diolah bersama-sama dengan bahan nasi goreng lainnya, mie memang harus dimasak terlebih dulu. Bila Anda menggunakan mie basah, mie cukup diseduh dengan air panas selama beberapa saat. Sedangkan kalau Anda menggunakan mie telur kering, rebus dulu mie selama beberapa menit hingga melunak. Ingat, Anda tidak perlu memasak mie hingga matang, karena mie masih akan dipanaskan lagi bersama bahan nasi goreng lainnya. Bila mie sudah matang saat diolah dengan bahan nasi goreng lainnya, mie akan jadi terlalu lembek. 3. Jangan terlalu banyak menambahkan mie Rasio jumlah nasi dan mie yang Anda olah untuk membuat Nasi Goreng Mawut harus sesuai. Sajian yang Anda siapkan adalah nasi goreng, dan bukan mie goreng. Jadi jangan terlalu banyak menambahkan mie, ya. Perkiraan rasio yang tepat adalah sekitar 100 gram mie untuk tiap 2 piring nasi putih. Masalah yang paling umum terjadi bila Nasi Goreng Mawut diolah dengan cara yang salah adalah mie yang terlalu matang, sehingga menjadi lembek saat disajikan dalam nasi goreng. Namun, masalah ini bisa Anda hindari dengan mengikuti tips di atas. Setelah mengetahui tips-tips di atas, Anda siap membuat Nasi Goreng Mawut nan nikmat di rumah. Cara membuatnya tidak jauh berbeda dengan cara membuat nasi goreng lain, kok. Bumbu halus yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, terasi, dan cabai ditumis hingga harum. Setelah itu, masukkan bahan-bahan nasi goreng seperti suwiran ayam, daun bawang, sawi, telur, nasi, dan mie. Jangan lupa tambahkan bumbu tambahan yang akan menyedapkan sajian nasi goreng, seperti Bango Kecap Manis. Nasi Goreng Mawut pun tersaji dengan mudah. Selamat mencoba!   Social Media Post Facebook Post: Anda lebih suka makan nasi goreng atau mie goreng? Anda yang menyukai keduanya pasti menyukai sajian Nasi Goreng Mawut yang memadukan kelezatan nasi goreng dan mie goreng dalam 1 piring. Bagaimana cara membuatnya?   Twitter Post: Perpaduan lezat dari nasi goreng dan mie goreng menghasilkan Nasi Goreng Mawut. Kalau Anda ingin mencoba membuatnya di rumah, simak dulu tipsnya di sini.      Reference: pekanbaru.tribunnews.com/2016/10/04/nasi-goreng-mawut-adanya-hanya-di-indonesiakooliner.com/blog/menikmati-nasi-goreng-mawut-khas-malang/sajiansedap.grid.id/read/101864616/resep-nasi-goreng-magelangan-enak-campuran-mi-dan-nasi-yang-mantap-untuk-sarapan?page=allblueband.co.id/tips/ingin-makan-mie-dan-nasi-goreng-buat-saja-nasi-goreng-mawut/

Tips Memasak Sate Kambing Agar Tidak Alot dan TIdak Amis

Nov 11, 2019

Tips Memasak Sate Kambing Agar Tidak Alot dan TIdak Amis

Sate menjadi salah satu kuliner yang paling banyak diminati. Sate bisa menggunakan berbagai jenis daging seperti daging ayam, daging kambing, daging sapi, daging kelinci bahkan keong dan belalang juga bisa dijadikan sate. Anda juga bisa membuat berbagai macam sate sendiri di rumah. Sate kambing menjadi salah satu sate yang tidak terlewatkan terutama ketika musim lebaran idul adha datang. Berbeda dengan jenis daging lainnya, daging kambing cenderung alot dan berbau amis. Hal ini yang kadang menjadi kendala seseorang untuk mengonsumsi sate kambing. Tidak semua orang bisa mengolah daging kambing menjadi empuk dan tidak berbau amis. Berikut ini beberapa tips dan cara yang bisa Anda ikuti untuk mengolah daging kambing agar tidak alot dan bau. 1. Pilih daging kambing yang tepat Tidak semua daging kambing memiliki tekstur alot. Beberapa bagian daging kambing memiliki tekstur yang empuk sehingga cocok untuk disate, yaitu bagian punggung sate, tenderloin, sirloin serta bagian punuk. Bagian-bagian tersebut tergolong mahal bila dibandingkan dengan bagian kambing lainnya.  Selain pemilihan bagian daging kambing yang tepat, Anda juga bisa memilih berdasarkan jenis kambing. Daging kambing muda cenderung lebih empuk bila dibandingkan daging kambing dewasa. Sate kambing muda memang cukup banyak digemari karena teksturnya yang cukup empuk dan baunya yang tidak terlalu amis bila dibandingkan sate kambing biasa. Bukan hanya berdasarkan usia dan bagian tubuh kambing saja, jenis budidaya kambing juga akan mempengaruhi tingkat kealotan daging. Kambing lepas yang mencari makan sendiri dan bukan di kandang cenderung memiliki otot yang cukup kuat sehingga tekstur daging menjadi lebih alot bila dibandingkan daging kambing yang dikandang.  Dalam memilih daging kambing Anda juga perlu memperhatikan kesegaran daging. Pilih daging kambing yang masih merah cerah atau cenderung menjadi merah muda. Pilih daging kambing yang beraroma khas yaitu aroma prengus khas kambing. Namun, jika aroma terlalu menyengat artinya daging kambing tersebut sudah tidak segar lagi. 2. Potong daging dengan arah yang tepat Ketika mengolah daging kambing, Anda perlu memperhatikan arah pemotongan daging. Pemotongan daging kambing harus berlawanan arah dengan arah serat daging. Hal ini akan mempermudah daging untuk diurai dan tidak alot ketika selesai dimasak. Sebelum memotong daging, Anda perlu untuk membersihkan selaput yang membungkus daging terlebih dahulu karena bagian ini akan menjadikan daging kambing alot dan susah untuk dipotong. Pisahkan juga bagian lemak pada daging agar daging kambing menjadi lebih empuk.  3. Cuci daging dengan air kelapa dan rendam daging dengan potongan buah nanas Jangan pernah cuci daging kambing dengan menggunakan air keran karena akan membuat daging semakin bau amis. Air keran bisa saja mengandung bakteri yang akan bereaksi ketika terkena daging kambing sehingga membuat daging menjadi lebih amis. Untuk mencuci daging kambing, Anda bisa mengganti air keran dengan air kelapa. Air kelapa akan membantu menghilangkan bau amis pada daging dan membuat rasanya menjadi lebih legit. Anda hanya perlu merendam daging selama kurang lebih 30 menit ke dalam air kelapa sebelum diolah.  Selanjutnya Anda juga bisa menggunakan potongan buah nanas untuk menjadikan daging menjadi lebih empuk. Nanas mengandung enzim bromelain yang mampu menghindrolisis ikatan peptida atau polipeptida pada protein daging menjadi asam amino sehingga serat daging kambing akan lebih mudah terurai dan menjadi lebih empuk. Anda hanya cukup merendam daging kambing yang sudah dicuci dengan air kelapa ke dalam parutan nanas dengan perbandingan 1 buah nanas untuk 3 kg daging.  4. Bungkus daging dengan daun pepaya Selain dengan merendam daging dengan potongan nanas, terdapat teknik khusus untuk membuat daging kambing menjadi lebih empuk yaitu dengan membungkus daging dengan daun pepaya. Rebus daging yang telah dibungkus dengan daun pepaya selama kurang lebih 30 menit. Enzim yang terkandung pada daun pepaya akan membantu untuk menguraikan serat pada daging kambing sehingga menjadikan daging lebih empuk. Selain daun pepaya, Anda juga bisa menggunakan daun jambu biji atau daun jati sebagai pembungkusnya.  5. Rendam daging dengan bumbu aromatik (beraroma tajam) Anda juga bisa merendam daging kambing dengan bumbu aromatik seperti jahe, serai dan jeruk nipis untuk menghilangkan bau daging. Bumbu aromatik ini akan membuat bau amis pada daging kambing tersamarkan. Setelah itu, Anda bisa merendam daging kambing dengan bumbu sate kambing lainnya dan diamkan beberapa saat sebelum dibakar. Biarkan bumbu sate kambing meresap ke dalam serat daging sehingga menjadikan daging kambing lebih nikmat. 6. Bakar dengan api sedang Ketika membakar sate kambing, usahakan gunakan api sedang dan jangan membakar sate langsung ke api karena akan menyebabkan sate lebih cepat gosong tetapi bagian dalam justru belum matang.  Itulah beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk membuat sate kambing tidak berbau amis dan tidak alot. Untuk ciptakan rasa sate kambing yang lebih nikmat gunakan Bango Kecap Manis saat membakar sate. Anda bisa mengoleskan Bango Kecap Manis pada sate ketika sedang dibakar. Kenikmatan kecap Bango akan membuat sate kambing Anda semakin nikmat. Terakhir sajikan sate kambing dengan potongan kubis, tomat, cabai, bawang merah dan Bango Kecap Manis yang dipadukan dengan bubuk merica. 

Rahasia Gurihnya Soto Betawi

Nov 11, 2019

Rahasia Gurihnya Soto Betawi

Indonesia bukan hanya kaya akan budaya, tetapi juga kaya akan ragam kuliner khas nusantara. Setiap daerah memiliki ragam kulinernya masing-masing. Kuliner di Indonesia sangat kaya akan rempah sehingga memiliki rasa yang cukup kuat dan lezat. Beberapa makanan khas Indonesia justru memiliki ragam yang cukup banyak meskipun memiliki nama yang sama, tetapi citarasa yang ditawarkan akan berbeda setiap daerahnya.  Salah satu kuliner khas Indonesia yang tidak boleh terlewatkan adalah soto. Setiap daerah memiliki jenis soto yang berbeda-beda, seperti soto Madura, soto Lamongan, soto Bandung, soto Makasar, soto Betawi, dan masing banyak lagi. Setiap soto memiliki ciri masing-masing dengan rasa yang berbeda satu sama lain.  Jika berkunjung ke Jakarta maka Anda tidak boleh melewatkan kenikmatan soto ayam betawi yang merupakan salah satu jenis soto yang populer di Jakarta. Soto ini bukan hanya menggunakan daging saja sebagai isian, tapi juga menggunakan jeroan seperti hati, torpedo hingga organ lain seperti mata. Disajikan bersama dengan potongan tomat, kentang, emping, dan juga daun bawang sehingga menambah kelezatan soto betawi.  Tahukah Anda sejak kapan Soto Betawi mulai populer?  Sesuai namanya, soto Betawi ini merupakan soto yang berasal dari masyarakat betawi atau sekarang kita kenal dengan Jakarta. Nama soto Betawi pertama dikenal oleh masyarakat sekitar tahun 1977-1978 yang dipopulerkan oleh Lie Boen Po, pelopor penjual soto Betawi di Jakarta. Soto ini pertama kali dijual di THR Lokasari atau Prinsen Park dan hadir dengan cita rasa yang khas. Kemudian pada tahun 1991 penjual soto tersebut menutup kedainya. Seiring berjalannya waktu, soto ini mulai populer kembali bahkan telah tersebar hingga ke kota lain di Indonesia.  Nama betawi sendiri sudah cukup populer semenjak penjajahan Indonesia oleh Belanda. Nama ini begitu melekat dengan Batavia dan Jakarta sehingga untuk beberapa kuliner khas Jakarta sering diberikan nama dengan akhiran betawi, salah satunya soto betawi.  Pada dasarnya soto Betawi ini merupakan soto daging sapi dengan kuah santan yang kental. Isian yang melimpah dengan kuah yang kaya akan rempah menjadikan soto ini sangat cocok untuk dinikmati terutama ketika musim hujan. Seiring perkembangan zaman soto Betawi kini memiliki beberapa variasi kuah yang bisa Anda nikmati sesuai selera meskipun pada dasarnya bahan pembuatnya tak berbeda. Berikut ini beberapa macam kuah soto betawi yang bisa Anda pilih sesuai selera. 1. Kuah santan Umumnya Anda akan lebih banyak menemui soto Betawi dengan kuah santan yang kental sehingga menjadikan kuahnya menjadi keruh dan berwarna sedikit pucat. Kuah santan memang sangat otentik untuk digunakan pada soto Betawi. Rasa gurih dari santan yang dipadukan dengan rempah-rempah menjadikan soto Betawi menjadi satu santapan yang tidak boleh terlewatkan.  2. Kuah susu Selain kuah santan, Anda juga bisa menggunakan susu sebagai gantinya. Gunakan susu sapi murni untuk ciptakan rasa yang lebih nikmat. Rasa yang ditawarkan pun tidak berbeda jauh dengan soto lamongan kuah santan, hanya saja kuah susu terasa lebih creamydibandingkan dengan kuah santan. Karena susu tidak boleh terlalu panas, maka kamu bisa menambahkan susu disaat kuah sudah mulai mendidih agar tidak merusak nutrisi dan kandungan lainnya dalam susu.  3. Kuah susu dan santan Anda juga bisa mencampurkan antara santan dan susu untuk ciptakan rasa yang gurih dan creamy sekaligus. Bahan bumbusoto Betawiyang digunakan juga tidak berbeda. Anda hanya perlu menambahkan susu ke dalam kuah soto bersantan yang ada kemudian merebusnya kembali beberapa saat.  4. Kuah bening Kuah soto betawi juga ada yang bening dengan tidak menambahkan santan dan susu ke dalam kuah. Rasanya tidak terlalu gurih bila dibandingkan dengan kuah santan ataupun kuah susu.  Dalam pembuatannya, Anda bisa juga mengganti daging sapi dengan daging ayam. Soto ayam betawi juga tidak kalah nikmat dengan soto betawi umumnya. Disajikan dengan nasi hangat, sambal dan emping, sangat tepat untuk disantap saat musim dingin atau hujan.   Tips membuat soto betawi terasa enak yang bisa Anda coba sendiri di rumah 1. Pilih daging berkualitas Pemilihan daging dan jeroan akan sangat mempengaruhi cita rasa dan soto Betawi. Pilih sandung lamur atau biasa disebut dengan rawonan yaitu bagian daging yang cukup empuk yang berada di sekitar dada bawah sekitar ketiak. Bagian ini cenderung berlemak sehingga akan memberikan rasa gurih pada kaldu soto.  Rebus secara terpisah antara jeroan dan daging sapi agar rasa pahit dari jeroan tidak bercampur dengan kuah soto. Gunakan kaldu dari rebusan daging sapi sebagai kuah. Anda juga bisa menambahkan tulang sapi untuk menambah cita rasa soto Betawi. Jika Anda pecinta lemak sapi, Anda bisa menambahkan lemak sapi ke dalam rebusan kuah. Pilih lemak yang bertekstur kenyal bukan padat, seperti lemak yang menempel pada bagian otot sapi. Untuk menambah cita rasa soto Betawi, Anda juga perlu menambahkan babat sapi. Cuci babat hingga bersih, pastikan tidak ada kotoran yang masih menempel pada babat. Setelah benar benar bersih, rebus secara terpisah babat hingga empuk dan potong dadu atau Anda juga bisa menambahkan babat yang dibumbui dengan bumbu bacem kemudian menggoreng babat tersebut dan memotong dadu. Letakkan potongan dadu babat ke dalam mangkok dan siram dengan kuah soto yang telah ada.  Jika Anda memilih daging ayam sebagai bahan utama, pilih bagian dada ayam dan juga disertakan kulit ayam. Untuk pemilihan terbaik, sebaiknya Anda memilih ayam kampung untuk memberikan rasa yang lebih gurih. Anda juga bisa menambahkan ceker dan sayap ayam pada soto.  2. Gunakan campuran santan dan susu pada kuah Kuah soto akan menjadi kunci utama kenikmatan soto Betawi. Tambahkan santan dan susu ke dalam kuah soto sehingga akan memberikan rasa yang lebih gurih dan creamy pada soto. Pastikan untuk memilih santan dan susu yang berkualitas baik dan tidak basi sehingga rasa soto akan terjaga kualitasnya.  Pastikan santan dan susu tidak pecah saat dimasak sehingga tidak menimbulkan rasa bacin dan asam pada kuah. Anda bisa menggunakan santan instan untuk lebih praktis. Namun, jika menggunakan santan dari kelapa, pastikan memilih kelapa yang tepat, tidak terlalu muda ataupun tidak terlalu tua.  3. Pastikan ketika menumis bumbu halus benar benar harum dan telah matang Bumbu soto Betawi menjadi kunci utama kenikmatan kuah soto. Pastikan semua bumbu yang dihaluskan benar benar halus dan tercampur merata dengan komposisi yang tepat. Anda dapat menggunakan ulekan ataupun blender untuk menghaluskan bumbu. Perhatikan kembali apakah bumbu sudah benar benar halus atau belum.  Tumis bumbu dengan sedikit minyak hingga benar benar harum dan matang. Bumbu yang sudah benar benar matang akan memberikan cita rasa yang sempurna bagi soto dan lebih tahan lama. Masukkan bumbu tumis ke dalam kuah yang masih panas dan rebus dengan daging sapi hingga bumbu meresap ke dalam daging.  4. Gunakan bahan-bahan terbaik dan berkualitas pada bumbu soto betawi Pilih juga bahan-bahan terbaik dan berkualitas untuk ciptakan bumbu soto betawi terbaik. Bahan bahan yang dipilih harus segar dan tidak basi sehingga kualitas soto akan terjamin. Pemilihan bahan-bahan yang tepat akan menciptakan rasa terbaik untuk soto. Jika bahan yang digunakan memiliki kualitas rendah atau sudah rusak maka akan membuat cita rasa pada soto akan berubah.  Untuk menambah cita rasa soto agar menjadi lebih gurih, Anda bisa menambahkan Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapiyang terbuat dari daging sapi pilihan dan rempah-rempah khas Indonesia sehingga menjadikan masakan Anda lebih nikmat. Royco diformulasikan mudah terserap sehingga sangat cocok untuk segala jenis masakan termasuk berkuah seperti sop, soto, dan makanan lainnya. Ciptakan hidangan lezat bersama Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi. 

Ragam Isian Soto Banjar

Nov 11, 2019

Ragam Isian Soto Banjar

Soto merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang akan dengan mudah Anda jumpai. Di setiap daerah di Indonesia memiliki ragam soto masing-masing, seperti soto madura, soto bandung, soto padang, soto betawi, soto Banjar dan masih banyak lagi. Masing-masing soto memiliki cita rasa yang berbeda. Salah satu soto yang cukup banyak disukai adalah Soto Banjar. Soto Banjar akan mudah kamu jumpai karena kini sudah banyak tersedia di seluruh Indonesia. Untuk harga satu porsinya biasanya dibanderol dengan harga sekitar Rp. 20.000,00-an.  Soto Banjar merupakan soto khas suku Banjar, Kalimantan Selatan dengan bahan dasar ayam. Soto Banjar memiliki kuah yang bening, tetapi juga ada yang berkuah kental karena dicampur dengan susu sehingga kuah menjadi sedikit keruh. Soal rasa, soto Banjar memiliki rasa yang cukup kuat dengan aroma harum khas rempah seperti biji pala, cengkeh, dan kayu manis.  Soto Banjar sebenarnya tidak berbeda jauh dengan soto lainnya. Beberapa bahan bumbu soto Banjar yang dibutuhkan seperti bawang putih, bawang merah, jahe, lengkuas, kemiri, garam, lada, dan gula secukupnya yang kemudian dihaluskan dan ditumis hingga wangi kemudian dicampurkan ke dalam kaldu rebusan ayam. Jika Anda ingin membuat kuah soto Banjar yang kental, Anda bisa menambahkan susu di rebusan kaldu ayam. Yang membedakan soto Banjar dengan soto lainnya adalah melimpahnya isian soto Banjar. Berikut ini beberapa bahan soto Banjar yang bisa Anda pilih atau campurkan satu sama lain sebagai isian. 1. Suwiran daging ayam Suwiran daging ayam menjadi isian soto Banjar yang tak boleh terlewat. Daging ayam yang digunakan adalah daging ayam yang digunakan untuk membuat kaldu kemudian digoreng sebelum disuwir suwir. Untuk seberapa banyak suwiran daging yang Anda butuhkan tergantung selera masing-masing.  2. Daging sapi Selain daging ayam, Anda juga bisa menggunakan daging sapi sebagai isian dari soto Banjar. Anda bisa menggunakan bagian daging sapi apapun seperti tenderloin, sirloin hingga jeroan sebagai isian. Daging sapi terlebih dahulu direbus hingga empuk, kemudian ditiriskan dan dipotong dadu.  3. Ceker ayam Anda pecinta ceker ayam? Bagian tubuh ayam ini juga sangat cocok untuk digunakan sebagai isian soto Banjar. Teksturnya yang kenyal menjadikan ceker ayam sebagai pilihan yang tepat. Terlebih jika ceker ikut direbus bersama kuah soto Banjar hingga matang dan bumbu meresap.  4. Babat sapi Babat sapi merupakan salah satu bagian organ dalam sapi yang paling banyak digemari. Babat sapi memiliki tekstur yang sedikit alot dan kenyal sehingga Anda perlu merebusnya berjam-jam untuk menjadikannya lebih empuk. Babat sapi yang telah direbus kemudian dipotong dadu dengan ukuran yang Anda inginkan. Anda juga bisa menyajikan soto Banjar dengan babat sapi bacem yang manis.  5. Telur Selain suwiran daging ayam, telur juga tidak boleh terlewatkan untuk menjadi isian soto Banjar. Telur yang digunakan adalah telur rebus bisa menggunakan telur ayam atau telur puyuh sesuai selera. Potong-potong telur menjadi beberapa bagian kemudian letakkan di atas soto Banjar.  6. Sayuran Selain macam-macam daging, sayuran seperti tauge, irisan tipis kentang, lobak, dan berbagai sayuran lain bisa Anda jadikan sebagai isian. Selain nikmat, tentunya Anda tetap bisa sehat. Sayuran tersebut direbus terpisah terlebih dahulu kemudian letakkan di atas soto Banjar yang akan disajikan.  7. Bihun dan perkedel Sebagai pelengkap Anda juga bisa menambahkan perkedel kentang dan juga bihun putih ke dalam soto.  Itulah beberapa macam isian soto Banjar yang membuat soto ini menjadi lebih nikmat. Selain isian, kunci kelezatan soto Banjar terletak pada kuahnya. Rasa kaldu ayam yang kental dengan dicampur bahan soto Banjar lainnya akan menjadikan soto Banjar terasa nikmat. Untuk ciptakan rasa kaldu ayam yang lebih nikmat Anda bisa menambahkan ROYCO bumbu pelezat serbaguna rasa ayamyang terbuat dari daging ayam pilihan dan rempah-rempah alami khas Indonesia yang menjadikan masakan Anda semakin lebih nikmat. Ciptakan sajian lezat bersama ROYCO.