Kembali ke Inspirasi dan Promo

Soto Lenthok Khas Jogja yang Legendaris

Image Banner

17 March 2020

Makanan apa saja yang biasanya Anda nikmati saat berkunjung ke Jogja? Gudeg memang selalu jadi primadona. Selain gudeg, sebenarnya banyak makanan lain yang tak kalah nikmat, salah satunya adalah soto lenthok. Varian soto yang satu ini sangat istimewa dan berbeda dengan jenis soto nusantara lainnya. Ketika Anda berkunjung ke Jogja, sebaiknya Anda menyempatkan waktu untuk menikmati sajian soto lenthok.

Mau tahu lebih banyak tentang keistimewaan soto lenthok Jogja yang legendaris? Inilah ulasan selengkapnya!

1. Lenthok Sebagai Primadona Utama

Bila dilihat sekilas, soto lenthok sangat mirip dengan soto Kudus yang kuahnya bening dan terdiri dari campuran sohun, suwiran daging ayam, dan taoge. Ciri khas soto yang satu ini terletak pada perkedel ketela yang disebut lenthok. Lenthok memang tak dapat ditemui pada varian soto lain. Perpaduan lenthok yang gurih dan kuah soto hangat membuat cita rasa soto lenthok jadi semakin sempurna.

Selain mendapatkan satu potong lenthok dalam seporsi soto, biasanya lenthok juga disajikan sebagai menu tambahan terpisah yang bisa disantap sesuka hati. Sepotong lenthok dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau sehingga Anda bisa menyantapnya dalam jumlah banyak.

2. Membuat Lenthok Ternyata Tidak Sulit

Kalau Anda punya waktu senggang, Anda bisa membuat lenthok sendiri di rumah sebagai menu pelengkap soto. Ikuti saja resep dan cara pembuatannya berikut ini:

Bahan-Bahan:

1 kg singkong yang direbus dengan daun salam dan dihaluskan

Bawang merah dan bawang putih yang diiris tipis

Garam dan merica secukupnya

Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat:

  • Gorenglah bawang merah dan bawang putih yang sudah diiris tipis hingga matang dan harum.
  • Campurkan bawang merah dan bawang putih goreng dengan singkong yang sudah direbus dan dihaluskan. Aduk campuran tersebut sampai merata sambil menambahkan garam dan merica secukupnya.
  • Adonan lenthok yang sudah tercampur rata bisa segera dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil.
  • Gorenglah adonan lenthok dalam minyak panas dengan api sedang. Lenthok yang sudah berwarna kuning keemasan dapat segera diangkat dan siap disajikan sebagai pelengkap soto. Agar lebih lezat Anda bisa tambahkan Bango Kecap Manis sesuai selera.

3. Soto Lenthok Juga Diberi Tambahan Kemangi

Selain lenthok, soto khas Jogja ini juga memiliki ciri khas lain berupa tambahan daun kemangi. Pelengkap berupa daun kemangi membuat soto lenthok memiliki aroma khas yang sangat sedap. Jadi, memang tak mengherankan bila sajian soto ini tidak hanya disukai masyarakat Jogja, tetapi juga para wisatawan.

4. Rekomendasi Soto Lenthok Nikmat di Jogja

Bila nanti Anda berkunjung ke Jogja, Anda dapat menikmati soto lenthok nikmat di beberapa destinasi wisata kuliner berikut ini:

5. Soto Lenthok Pak Gareng

Kedai soto milik Pak Gareng ini terletak di Jl. Damai No. 108, Sinduharjo, Sleman. Ciri khas soto lenthok Pak Gareng adalah ukuran lenthoknya yang cukup besar. Anda bisa menikmati soto lenthok yang disajikan dengan cara dicampur atau dipisah.

6. Soto Moneter

Warung soto yang berlokasi di Jl. Ringroad Timur ini memang memiliki nama yang unik. Nama Soto Moneter tercetus karena warung ini sudah berdiri sejak masa krisis moneter tahun 1998. Sebaiknya Anda berkunjung ke warung Soto Moneter sebelum jam makan siang supaya tidak kehabisan.

7. Soto Lenthok 21

Membahas tentang soto lenthok memang belum lengkap jika tidak menyebut soto Lenthok 21 di Jl. Sugeng Jeroni, Kecamatan Mantrijeron, Yogyakarta. Soto Lenthok 21 disajikan dengan berbagai makanan pelengkap yang bebas Anda pilih sesuai selera, mulai dari sate jeroan ayam, sate telur puyuh, gorengan, paha, dan kepala ayam kampung, hingga kerupuk.

Jika sedang bosan dengan soto yang itu-itu saja, soto lenthok bisa menjadi alternatif hidangan yang istimewa. Kelezatan seporsi soto ayam bening akan semakin istimewa dengan tambahan kemangi dan lenthok yang cita rasanya unik.


Berita Lainnya

Nasi Goreng Mawut Khas Malang

Oct 14, 2019

Nasi Goreng Mawut Khas Malang

Mau makan nasi goreng atau mie goreng? Kalau bingung, santap saja keduanya! Salah satu sajian nasi goreng khas Indonesia, yaitu Nasi Goreng Mawut, memadukan kelezatan nasi goreng dan mie goreng dalam satu sajian. Namanya yang unik memang menunjukkan keistimewaan sajian nasi goreng ini. Bayangkan saja, mie basah ditambahkan dalam nasi goreng bersama kol, sayuran, dan suwiran daging ayam. Bahan-bahan lain seperti sosis, daun bawang, atau bahan lan kesukaan Anda juga bisa Anda tambahkan. Pasti mengenyangkan, bukan?Nasi Goreng Mawut adalah sajian nasi goreng yang dikenal juga sebagai Nasi Goreng Magelangan. Ada sumber yang mengatakan nasi goreng ini merupakan sajian khas Malang, tapi ada juga sumber yang menyebutkan Magelang sebagai kota asal sajian ini. Yang pasti, nasi goreng ini memang berasal dari Jawa, karena memiliki gaya yang mirip dengan Nasi Goreng Jawa. Bumbu yang digunakan pun serupa dengan bumbu Nasi Goreng Jawa, yaitu bawang putih, bawang merah, cabai, dan terasi. Pembeda utama antara Nasi Goreng Mawut dengan Nasi Goreng Jawa adalah penambahan mie basah yang membuat sajian nasi goreng menjadi semakin unik dan menarik.Ingin mencoba membuat Nasi Goreng Mawut sendiri? Walaupun relatif mudah, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat membuat Nasi Goreng Mawut, di antaranya:1. Pilih mie yang tepatMie yang digunakan dalam Nasi Goreng Mawut biasanya adalah mie basah. Untuk memilih mie yang berkualitas dan aman dikonsumsi, pilih mie dengan warna kuning yang tidak terlalu terang. Warna kuning pucat justru menunjukkan bahwa tidak mengandung pewarna tambahan. Pastikan pula mie masih segar dan tidak berlendir ataupun berbau. Sebagai alternatif, Anda bisa menggantikan mie basah dengan mie bulat atau mie telur.2. Olah mie dengan benarSebelum diolah bersama-sama dengan bahan nasi goreng lainnya, mie memang harus dimasak terlebih dulu. Bila Anda menggunakan mie basah, mie cukup diseduh dengan air panas selama beberapa saat. Sedangkan kalau Anda menggunakan mie telur kering, rebus dulu mie selama beberapa menit hingga melunak. Ingat, Anda tidak perlu memasak mie hingga matang, karena mie masih akan dipanaskan lagi bersama bahan nasi goreng lainnya. Bila mie sudah matang saat diolah dengan bahan nasi goreng lainnya, mie akan jadi terlalu lembek.3. Jangan terlalu banyak menambahkan mieRasio jumlah nasi dan mie yang Anda olah untuk membuat Nasi Goreng Mawut harus sesuai. Sajian yang Anda siapkan adalah nasi goreng, dan bukan mie goreng. Jadi jangan terlalu banyak menambahkan mie, ya. Perkiraan rasio yang tepat adalah sekitar 100 gram mie untuk tiap 2 piring nasi putih.Masalah yang paling umum terjadi bila Nasi Goreng Mawut diolah dengan cara yang salah adalah mie yang terlalu matang, sehingga menjadi lembek saat disajikan dalam nasi goreng. Namun, masalah ini bisa Anda hindari dengan mengikuti tips di atas.Setelah mengetahui tips-tips di atas, Anda siap membuat Nasi Goreng Mawut nan nikmat di rumah. Cara membuatnya tidak jauh berbeda dengan cara membuat nasi goreng lain, kok. Bumbu halus yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, terasi, dan cabai ditumis hingga harum. Setelah itu, masukkan bahan-bahan nasi goreng seperti suwiran ayam, daun bawang, sawi, telur, nasi, dan mie. Jangan lupa tambahkan bumbu tambahan yang akan menyedapkan sajian nasi goreng, seperti Bango Kecap Manis. Nasi Goreng Mawut pun tersaji dengan mudah. Selamat mencoba! Reference:pekanbaru.tribunnews.com/2016/10/04/nasi-goreng-mawut-adanya-hanya-di-indonesiakooliner.com/blog/menikmati-nasi-goreng-mawut-khas-malang/sajiansedap.grid.id/read/101864616/resep-nasi-goreng-magelangan-enak-campuran-mi-dan-nasi-yang-mantap-untuk-sarapan?page=allblueband.co.id/tips/ingin-makan-mie-dan-nasi-goreng-buat-saja-nasi-goreng-mawut/  

Sensasi Unik dan Pedas, Nasi Goreng Jancuk Surabaya

Oct 14, 2019

Sensasi Unik dan Pedas, Nasi Goreng Jancuk Surabaya

Pecinta kuliner pedas pasti suka berkunjung ke Surabaya, karena di kota ini ada banyak sajian pedas yang pasti memuaskan selera para penyuka rasa pedas. Bukan hanya Sambal Bu Rudy saja sajian pedas di Surabaya yang populer, tapi juga Bebek Mercon, Pentol Gila, Mie Setan, Ceker Koleng, dan banyak kuliner lezat lainnya yang diolah dengan cita rasa super pedas. Kalau Anda menyukai nasi goreng, Anda harus mencoba Nasi Goreng Jancuk dari Surabaya.Anda mungkin mengenal ‘jancuk’ sebagai kata umpatan yang diucapkan orang Surabaya. Lalu mengapa kata umpatan ini justru menjadi nama sajian khas Surabaya? Ternyata alasannya adalah karena umpatan ‘jancuk’ ini akan keluar dari penikmat Nasi Goreng Jancuk Surabaya. Saking pedasnya sajian ini, lidah Anda pun tak bisa menahan diri untuk melontarkan umpatan kasar.Memang sebenarnya seberapa pedasnya sih Nasi Goreng Jancuk ini? Ada 2 level pedas dari Nasi Goreng Jancuk yang bisa Anda coba. Level pertama merupakan level pedas biasa. Untuk level ini, tiap porsi nasi goreng disiapkan dengan 1 ons cabe rawit. Jumlah ini saja sebenarnya sudah cukup untuk memberikan rasa pedas pada nasi goreng. Tapi ternyata jumlah ini masih belum seberapa bila dibandingkan dengan jumlah cabe rawit yang digunakan pada Nasi Goreng Jancuk level kedua alias Nasi Goreng Jancuk Ekstra Pedas. Di level kedua ini, Nasi Goreng Jancuk menggunakan 20-30 buah cabe rawit pada tiap porsinya! Bumbu seperti sambal dan bumbu rempah pun masih ditambahkan pada Nasi Goreng Jancuk ini, sehingga cita rasa pedasnya pasti terasa. Walaupun pedas, Nasi Goreng Jancuk tetap kaya cita rasa. Bahan-bahan seperti suwiran ayam, udang, irisan telur dadar, serta kerupuk udang dan taburan bawang goreng melengkapi sajian ini. Jadi, Nasi Goreng Jancuk ini tidak hanya mengandalkan rasa pedas cabai saja, kok! Perpaduan rasa pedas dan bahan-bahan nasi goreng yang lain akan membuat Anda tak bisa berhenti menikmati nasi goreng ini.Saat ini Nasi Goreng Jancuk hanya bisa ditemukan di Surabaya. Walaupun nasi goreng merupakan sajian yang bisa ditemukan di kota-kota lain, tapi Anda tetap tak boleh melewatkan kesempatan untuk menikmati Nasi Goreng Jancuk bila Anda sedang berada di Surabaya. Keunikan Nasi Goreng Jancuk bukan hanya dari cita rasa pedasnya, tapi juga cara penyajiannya yang unik. Nasi Goreng Jancuk disajikan ke atas meja menggunakan penggorengan ukuran besar! Tak heran, porsi Nasi Goreng Jancuk memang sangat besar dan bisa untuk dinikmati oleh 3-4 orang. Makan rame-rame selalu lebih seru, kan? Apalagi kalau hidangan yang dinikmati bersama rasanya sangat lezat dan super pedas!Pecinta kuliner pedas melihat sajian pedas bukan hanya sebagai makanan biasa, tapi sebagai tantangan yang menarik. Tak heran kalau para pecinta kuliner pedas sering berburu sajian pedas yang ingin mereka cicipi, untuk menantang ketahanan mereka terhadap rasa pedas. Jadi, kalau Anda sedang berada di Surabaya, jangan terlewat untuk mencicipi Nasi Goreng Jancuk yang berada di Surabaya Plaza Hotel. Banyak pula tempat lain yang menyajikan nasi goreng di Surabaya dengan embel-embel ‘Jancuk’ pada namanya. Tapi kalau Anda ingin mencicipi Nasi Goreng Jancuk yang paling otentik, Surabaya Plaza Hotel adalah tempatnya. Jadi, apakah Anda berani menerima tantangan pedas dari Nasi Goreng Jancuk?Sumber :phinemo.com/nasi-goreng-jancuk-buronan-kuliner-big-hot-di-surabaya/ksmtour.com/wisata-kuliner/kuliner-surabaya/nasi-goreng-jancuk-surabaya-sensasi-pedas-luar-biasa.htmltravel.tribunnews.com/2018/10/12/5-kuliner-surabaya-yang-menggugah-selera-coba-nasi-goreng-jancuk-hingga-rawon-setan?page=2greatnessindonesia.com/nasi-goreng-jancuk/idntimes.com/food/diet/venitabe0607/9-kuliner-pedas-ini-harus-kamu-coba-saat-berkunjung-ke-surabaya-c1c2/full  

Rahasia Sedapnya Sate Madura

Nov 11, 2019

Rahasia Sedapnya Sate Madura

Sate Madura bisa disebut sebagai salah satu jenis sate yang paling populer dan paling dikenal oleh masyarakat Indonesia. Saat mendengar wilayah Madura, maka yang teringat pertama kali adalah sate, walaupun tentu saja wilayah di Jawa Timur ini juga memiliki kuliner lain yang tak kalah lezatnya. Nama sate Madura bahkan sering dianggap sebagai jaminan kelezatan sate. Apa sih yang membuat sate ayam Madura begitu disukai? Apakah bumbu sate Madura yang nikmat? Atau adakah alasan lain yang membuat masyarakat Indonesia begitu menyukai sate ini?Sate Madura memang memiliki beberapa keistimewaan yang menjadikannya unik dan berbeda dengan sate dari daerah lain. Salah satunya adalah bumbu sate Madura yang memang merupakan salah satu daya tarik sajian sate ini. Rasa bumbu sate Madura biasanya memang agak manis. Apalagi rasa manis dari kecap ini berpadu dengan gurihnya kacang yang dihaluskan, menciptakan saus yang lezat dan kaya rasa. Selain itu, bumbu sate Madura juga dibumbui dengan kemiri sehingga rasanya lebih istimewa.Ingin membuat sate Madura yang lezat? Perkaya cita rasa sate buatan Anda dengan berbagai bumbu berikut ini:1. Bumbu kacangSate Madura biasanya disajikan bersama bumbu kacang yang lezat. Bumbu seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan kemiri dihaluskan dan ditumis bersama irisan daun jeruk. Setelah itu, tambahkan kacang tanah yang sudah dihaluskan, serta bumbu lainnya seperti gula, garam, kecap manis, dan gula merah. Bumbu kacang ini lalu ditambahkan air dan dimasak hingga mengental dan mengeluarkan minyak. Saus kacang yang gurih dan manis pun siap dinikmati bersama sate ayam yang empuk2. Bumbu rendamAgar lebih kaya rasa, sate Madura memang direndam dulu dalam bumbu dan dibiarkan selama beberapa saat hingga bumbu meresap. Untuk membuat bumbu perendamnya pun sangat mudah. Anda cukup mencampurkan perasan jeruk nipis dengan merica bubuk dan bawang putih yang sudah dihaluskan. Anda juga bisa menambahkan Bango Kecap Manis  pada bumbu rendam ini. Anda tak akan menyangka bahwa bumbu yang sederhana ini akan sangat membantu untuk menambah rasa daging ayam. Bumbu rendam ini juga bisa dioleskan kembali saat sate sedang dibakar sehingga sate akan lebih lezat dan harum.Perpaduan bumbu rendam yang digunakan saat membakar sate serta bumbu kacang yang disajikan bersama sate akan melengkapi sajian sate dan membuat rasa sate jadi lebih nikmat. Namun, cara pengolahan sate juga harus jadi perhatian. Sate Madura sendiri memiliki cara olah yang memang bertujuan untuk menambah kelezatan daging ayam yang digunakan. Mengolah sate Madura diawali dengan merendam sate ayam dalam bumbu. Sebelum dibakar, sate dicelupkan dulu dalam bumbu sehingga bumbu lebih meresap. Saat dibakar, sate juga terus diolesi dengan minyak ayam sehingga aromanya semakin harum. Selain itu, arang batok kelapa yang digunakan untuk membakar sate membuat aroma Sate Madura semakin menggoda. Beberapa pembuat sate melakukan langkah ekstra dengan memberikan perasan jeruk limau pada arang yang digunakan untuk membuat sate. Tujuannya adalah agar aroma asap tidak terlalu kuat menempel pada sate dan tidak mengalahkan aroma sate yang harum.Ternyata rahasia kelezatan sate ayam Madura sebenarnya sederhana. Dengan bumbu dan cara pengolahan yang tepat, sate Madura yang empuk, harum, dan kaya rasa pun bisa Anda siapkan. Pernahkah Anda mencoba membuat sate sendiri di rumah?

Nasi Goreng Babat: Kuliner Khas Semarang yang Populer

Mar 17, 2020

Nasi Goreng Babat: Kuliner Khas Semarang yang Populer

Membahas tentang Semarang tentu belum lengkap jika tidak menyebut tentang nasi goreng babat. Bukan hanya lumpia dan bandeng presto saja yang populer sebagai makanan khas Semarang. Nasi goreng babat juga menjadi salah satu varian kuliner yang tak boleh Anda lewatkan ketika berkunjung ke kota tersebut. Di kota asalnya, masih banyak penjual nasi goreng babat Semarang yang menggunakan arang sebagai bahan bakar untuk menghasilkan aroma khas yang menggugah selera.Kalau Anda tertarik mencoba membuat nasi goreng babat sendiri di rumah, ulasan lengkap berikut ini bisa menjadi panduan yang bermanfaat bagi Anda.1. Memilih dan Menyiapkan Babat yang BerkualitasBabat merupakan salah satu bahan nasi goreng babat yang harus dipilih secara cermat. Nasi goreng buatan Anda akan terasa sedap jika menggunakan babat berkualitas. Anda harus memilih babat yang masih segar, bertekstur kenyal, dan baunya tidak menyengat. Kemudian, cucilah babat tersebut dengan air mengalir untuk menghilangkan lendir dan kotoran yang melekat pada seluruh permukaannya.Babat yang sudah dicuci bersih harus direbus dengan campuran garam, daun salam, dan serai. Penggunaan daun salam dan serai penting untuk menghilangkan bau khas pada babat. Rebuslah babat sampai empuk dan tidak berbau. Babat yang sudah matang dan empuk bisa segera diangkat dan diiris tipis-tipis. Selanjutnya, babat yang sudah matang dan sudah diiris siap digunakan untuk bahan campuran nasi goreng.2. Menyiapkan Bumbu Halus dan Bumbu IrisLangkah selanjutnya yang harus dilakukan dalam membuat nasi goreng babat Semarang adalah menyiapkan bumbu halus dan bumbu iris. Bumbu iris nasi goreng babat berupa bawang merah dan cabai rawit, jumlah cabai rawitnya dapat disesuaikan dengan selera. Sementara itu, bumbu halusnya terdiri dari campuran bawang merah, bawang putih, terasi matang, kemiri, lengkuas, dan cabai merah.3. Jangan Lupa Memilih Kecap Manis TerbaikKecap manis merupakan bahan nasi goreng babat yang tak boleh luput dari perhatian Anda. Nasi goreng babat yang terbuat dari kecap manis berkualitas akan terasa gurih dan lebih sedap. Kecap manis juga penting untuk membumbui babat yang ditumis bersama nasi. Kecap yang terbakar di wajan akan menghasilkan aroma smoky yang membuat nasi goreng lebih sedap. Jadi, pilihlah Bango Kecap Manis berkualitas yang rasanya pas dan siap menyempurnakan cita rasa masakan Anda.4. Proses Memasak Nasi Goreng BabatAnda tak butuh waktu lama untuk memasak nasi goreng babat. Mulailah dengan memanaskan minyak goreng secukupnya pada wajan berukuran besar. Jika minyak sudah panas, masukkan bumbu halus serta irisan bawang merah dan cabai rawit. Tumis sebentar sampai semua bumbu tersebut matang dan harum. Selanjutnya, masukkan babat yang sudah matang lalu campurkan dengan kecap, garam, dan merica. Tumis babat sebentar sampai harum sebelum memasukkan nasi. Bila nasi dan babat sudah bercampur di wajan, aduk terus dengan api kompor yang besar supaya matang merata dan beraroma harum. Seporsi nasi goreng babat Semarang paling cocok disantap bersama telur mata sapi dan emping goreng. Jangan lupa pula menambahkan taburan bawang goreng sebagai pelengkap. Kini, Anda tak perlu langsung datang ke Semarang bila ingin menyantap nasi goreng babat. Berbekal bahan-bahan makanan yang ada di dapur Anda, membuat nasi goreng babat khas Semarang jadi lebih praktis dan hasilnya pun pasti menggugah selera. Rasa kangen dengan nasi goreng babat pasti lekas terobati.