Kembali ke Inspirasi dan Promo

Soto Lenthok Khas Jogja yang Legendaris

Image Banner

17 March 2020

Makanan apa saja yang biasanya Anda nikmati saat berkunjung ke Jogja? Gudeg memang selalu jadi primadona. Selain gudeg, sebenarnya banyak makanan lain yang tak kalah nikmat, salah satunya adalah soto lenthok. Varian soto yang satu ini sangat istimewa dan berbeda dengan jenis soto nusantara lainnya. Ketika Anda berkunjung ke Jogja, sebaiknya Anda menyempatkan waktu untuk menikmati sajian soto lenthok.

Mau tahu lebih banyak tentang keistimewaan soto lenthok Jogja yang legendaris? Inilah ulasan selengkapnya!

1. Lenthok Sebagai Primadona Utama

Bila dilihat sekilas, soto lenthok sangat mirip dengan soto Kudus yang kuahnya bening dan terdiri dari campuran sohun, suwiran daging ayam, dan taoge. Ciri khas soto yang satu ini terletak pada perkedel ketela yang disebut lenthok. Lenthok memang tak dapat ditemui pada varian soto lain. Perpaduan lenthok yang gurih dan kuah soto hangat membuat cita rasa soto lenthok jadi semakin sempurna.

Selain mendapatkan satu potong lenthok dalam seporsi soto, biasanya lenthok juga disajikan sebagai menu tambahan terpisah yang bisa disantap sesuka hati. Sepotong lenthok dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau sehingga Anda bisa menyantapnya dalam jumlah banyak.

2. Membuat Lenthok Ternyata Tidak Sulit

Kalau Anda punya waktu senggang, Anda bisa membuat lenthok sendiri di rumah sebagai menu pelengkap soto. Ikuti saja resep dan cara pembuatannya berikut ini:

Bahan-Bahan:

1 kg singkong yang direbus dengan daun salam dan dihaluskan

Bawang merah dan bawang putih yang diiris tipis

Garam dan merica secukupnya

Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat:

  • Gorenglah bawang merah dan bawang putih yang sudah diiris tipis hingga matang dan harum.
  • Campurkan bawang merah dan bawang putih goreng dengan singkong yang sudah direbus dan dihaluskan. Aduk campuran tersebut sampai merata sambil menambahkan garam dan merica secukupnya.
  • Adonan lenthok yang sudah tercampur rata bisa segera dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil.
  • Gorenglah adonan lenthok dalam minyak panas dengan api sedang. Lenthok yang sudah berwarna kuning keemasan dapat segera diangkat dan siap disajikan sebagai pelengkap soto. Agar lebih lezat Anda bisa tambahkan Bango Kecap Manis sesuai selera.

3. Soto Lenthok Juga Diberi Tambahan Kemangi

Selain lenthok, soto khas Jogja ini juga memiliki ciri khas lain berupa tambahan daun kemangi. Pelengkap berupa daun kemangi membuat soto lenthok memiliki aroma khas yang sangat sedap. Jadi, memang tak mengherankan bila sajian soto ini tidak hanya disukai masyarakat Jogja, tetapi juga para wisatawan.

4. Rekomendasi Soto Lenthok Nikmat di Jogja

Bila nanti Anda berkunjung ke Jogja, Anda dapat menikmati soto lenthok nikmat di beberapa destinasi wisata kuliner berikut ini:

5. Soto Lenthok Pak Gareng

Kedai soto milik Pak Gareng ini terletak di Jl. Damai No. 108, Sinduharjo, Sleman. Ciri khas soto lenthok Pak Gareng adalah ukuran lenthoknya yang cukup besar. Anda bisa menikmati soto lenthok yang disajikan dengan cara dicampur atau dipisah.

6. Soto Moneter

Warung soto yang berlokasi di Jl. Ringroad Timur ini memang memiliki nama yang unik. Nama Soto Moneter tercetus karena warung ini sudah berdiri sejak masa krisis moneter tahun 1998. Sebaiknya Anda berkunjung ke warung Soto Moneter sebelum jam makan siang supaya tidak kehabisan.

7. Soto Lenthok 21

Membahas tentang soto lenthok memang belum lengkap jika tidak menyebut soto Lenthok 21 di Jl. Sugeng Jeroni, Kecamatan Mantrijeron, Yogyakarta. Soto Lenthok 21 disajikan dengan berbagai makanan pelengkap yang bebas Anda pilih sesuai selera, mulai dari sate jeroan ayam, sate telur puyuh, gorengan, paha, dan kepala ayam kampung, hingga kerupuk.

Jika sedang bosan dengan soto yang itu-itu saja, soto lenthok bisa menjadi alternatif hidangan yang istimewa. Kelezatan seporsi soto ayam bening akan semakin istimewa dengan tambahan kemangi dan lenthok yang cita rasanya unik.


Berita Lainnya

Tips Membuat Soto Lamongan Harum dan Enak

Nov 11, 2019

Tips Membuat Soto Lamongan Harum dan Enak

Kuliner soto di Indonesia cukup beragam dan setiap daerah memiliki soto khas masing-masing. Beberapa macam soto di Indonesia antara lain soto Madura, soto Banjar, soto Betawi, soto Bandung, soto Lamongan, dan masih banyak lagi. Dari berbagai jenis soto yang ada, soto Lamongan menjadi salah satu yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Kuahnya yang kaya akan rempah dan taburan koyanya yang khas, menjadikan soto ini menjadi istimewa. Soto ayam Lamongan ini dapat Anda temui di berbagai daerah di Indonesia dengan harga sekitar Rp 20.000,00-an. Untuk membuat soto ayam Lamongan yang harum dan enak, simak beberapa tips ini:1. Gunakan ayam kampung sebagai bahan utamaSoto Lamongan menggunakan daging kambing sebagai bahan utama. Untuk ciptakan rasa yang nikmat, ada baiknya Anda memilih ayam kampung dibandingkan dengan ayam sayur. Ayam kampung akan memberikan rasa yang lebih gurih ke kuah soto dibandingkan ketika menggunakan ayam sayur atau ayam potong. Selain itu, ayam kampung lebih sehat bila dibandingkan dengan ayam sayur meskipun harganya relatif lebih mahal. 2. Rebus ayam dengan air dingin atau air biasaRebus ayam dengan menggunakan air dingin atau air biasa bisa membuat daging matang sempurna dan kaldu yang tercipta akan lebih gurih dan kental bila dibandingkan dengan menggunakan air hangat. Lemak pada daging ayam akan keluar lebih banyak saat merebusnya dengan air dingin karena pemanasan air dingin akan membutuhkan waktu yang cukup lama juga. 3. Jangan lupakan kemiri dan kunyit pada bumbu halusUntuk bumbu soto Lamongan Anda tidak boleh melewatkan kemiri dan kunyit meskipun dalam penggunaannya tidak terlalu banyak. Kemiri sebaiknya disangrai terlebih dahulu sebelum dihaluskan agar minyak pada kemiri dapat keluar dan membuat makanan semakin sedap. Kemiri akan membuat aroma pada bumbu soto ayam Lamongan menjadi lebih harum dan lezat, sedangkan kunyit akan memberikan aroma nikmat dan juga warna yang lebih cerah pada kuah soto Lamongan.4. Pastikan bumbu benar-benar halus sebelum dimasakPastikan bahwa semua bumbu soto ayam Lamongan benar-benar halus sebelum dimasak. Hal ini tentu akan berpengaruh kepada cita rasa soto ayam Lamongan tersebut. Anda bisa menghaluskan secara manual atau dengan menggunakan blender. 5. Rebus bumbu bersamaan dengan ayamUntuk dapatkan kuah dan daging ayam yang nikmat, anda perlu merebus bumbu bersamaan dengan daging ayam. Bumbu akan meresap hingga ke dalam daging sehingga rasanya benar-benar nikmat saat disuwir-suwir. 6. Buat koya sendiriSalah satu yang tidak boleh terlewatkan untuk disajikan bersama soto Lamongan adalah koya. Pembuatannya cukup mudah karena Anda hanya perlu menghaluskan kerupuk udang bersamaan dengan bawang putih goreng. Untuk dapatkan hasil yang sempurna, ada baiknya untuk membuat sendiri bubuk koya dan pilih bahan terbaik untuk membuatnya. Simpan di tempat kering. Itulah cara membuat soto Lamongan dan tips untuk mendapatkansoto Lamonganyang nikmat dan lezat. Untuk dapatkan kaldu ayam yang lebih nikmat, gunakan RoycoBumbu Pelezat Rasa Ayam yang terbuat dari daging ayam pilihan yang direbus lama dan rempah pilihan sehingga memberikan rasa kaldu yang mantap dan membuat makanan semakin lezat. Ciptakan sajian lezat bersama Royco Bumbu Pelezat Rasa Ayam.

Mie Aceh: Si Kaya Rempah-rempah yang Super Sedap

Mar 17, 2020

Mie Aceh: Si Kaya Rempah-rempah yang Super Sedap

Siapa sih yang tidak tergoda dengan suguhan seporsi mie aceh yang hangat dan kaya rempah-rempah?Makanan khas Aceh yang satu ini memang sangat populer dan disukai banyak orang. Namun, Anda tak perlu pergi ke Aceh jika ingin merasakan kenikmatannya. Makanan bercita rasa pedas dan gurih ini bisa dibuat sendiri di rumah karena prosesnya tidak rumit dan bahan-bahannya mudah dijumpai di pasaran.Jika Anda termasuk penggemar mie Aceh, yuk simak ulasan lengkap ini supaya nanti Anda bisa membuatnya sendiri di rumah:1. Mie Aceh Menggunakan Jenis Mie BasahJenis makanan khas Aceh yang satu ini tidak bisa dibuat dari mie telur bertekstur kering. Salah satu ciri khas mie Aceh justru terletak pada penggunaan mie kuning basah. Tekstur mie ini lebih lembut dan ukurannya pun lebih besar dibandingkan mie telur. Mie kuning basah tidak mudah menjadi lembek meskipun dimasak dengan kuah.2. Sayuran Pelengkap Mie AcehSajian mie Aceh tentu belum sempurna tanpa tambahan sayuran sebagai bahan pelengkap. Sayuran yang biasanya ditambahkan ke dalam mie aceh adalah tauge, kol, dan daun bawang. Semua sayuran tersebut harus dicuci bersih dengan air mengalir. Kol dan daun bawang harus diiris halus supaya mudah menyatu dengan mie dan bumbunya. Penggunaan sayuran segar akan memperkaya tekstur mie Aceh karena teksturnya masih renyah jika tidak dimasak terlalu lama.3. Aneka Bumbu yang Harus Ada dalam Mie AcehMie Aceh memang dikenal sebagai salah satu makanan yang kaya rempah-rempah. Jenis bumbu yang digunakan tergolong banyak dan bisa dikelompokkan menjadi dua, yaitu bumbu yang diiris dan bumbu yang dihaluskan. Bumbu mie Aceh yang diiris terdiri dari bawang merah, bawang putih, dan tomat. Sedangkan bumbu mie Aceh yang dihaluskan terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah besar yang sudah dibuang bijinya, kapulaga, kunyit yang sudah dibakar, jinten, garam, dan lada. Kalau Anda menyukai mie Aceh yang pedas, Anda bisa menambahkan cabai rawit ke dalam racikan bumbunya.4. Sumber Protein Hewani untuk Sajian Mie AcehBanyak orang gemar menggunakan irisan daging sapi sebagai bahan pelengkap mie aceh. Namun, ada juga yang suka menambahkan kepiting dan udang ke dalam makanan khas Aceh yang satu ini. Daging sapi harus diiris tipis-tipis supaya matang sempurna dalam waktu singkat. Sedangkan kepiting dan udang lebih cepat matang sehingga tidak membutuhkan proses memasak yang terlalu lama. Tak cuma membuat mie Aceh makin sedap, penambahan daging sapi atau seafood akan memperkaya tekstur mie Aceh. Kandungan gizinya juga akan semakin lengkap dan baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian tubuh.5. Mie Aceh Disajikan dengan Tiga CaraAda tiga cara penyajian mie Aceh yang bebas Anda pilih berdasarkan selera, yaitu mie Aceh goreng, tumis, dan kuah. Bumbu dasar ketiga sajian tersebut sebenarnya sama. Namun, mie Aceh goreng menggunakan bumbu tambahan berupa Bango Kecap Manis. Sedangkan mie aceh tumis terdiri dari kuah yang lebih sedikit dibandingkan mie Aceh kuah. Penyajian yang variatif tentu membuat Anda tak pernah bosan menyantap hidangan istimewa yang satu ini.Kini, Anda tahu kan kalau membuat mie Aceh tidak sesulit yang Anda bayangkan. Carilah resep yang pas sebelum menyiapkan bahan-bahan dan membuat bumbu mie Aceh. Kreasi mie Aceh istimewa buatan Anda pasti membuat keluarga jadi bersemangat ingin segera menyantapnya dengan menggunakan Royco Bumbu Penyedap Rasa Sapi agar semakin lezat.

Manis, Pedas, Asin, Asem Gulai Belacan Khas Riau

Mar 17, 2020

Manis, Pedas, Asin, Asem Gulai Belacan Khas Riau

Indonesia memang beruntung dianugerahi kekayaan rempah-rempah yang sangat beragam. Tak heran kalau banyak masakan khas Indonesia yang mengandalkan berbagai rempah untuk memberikan cita rasa yang kuat. Salah satunya adalah beragam sajian gulai yang bisa ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Dari sekian banyak sajian gulai dari Indonesia, yang menonjol adalah sajian Gulai Belacan dari Riau.Di Indonesia, sajian gulai memang banyak ditemukan di Sumatera. Menurut pakar kuliner, Arie Parikesit, gulai di Indonesia memang mulai tumbuh di Sumatera dengan pengaruh dari India. Dari Sumatera, gulai Indonesia menyebar ke pulau Jawa dengan beberapa perubahan, misalnya kuah gulai dari Jawa yang lebih encer dan lebih manis karena penggunaan kecap atau gula merah dalam resepnya. Yang pasti, gulai di Indonesia jelas tidak sama dengan sajian India, karena bumbu dan rempah yang digunakan adalah bumbu dan rempah khas Indonesia. Selain itu, gulai di Indonesia juga tidak hanya menggunakan daging sapi atau daging ayam saja, tapi juga boga bahari serta sayur. Sajian gulai Indonesia yang menggunakan boga bahari sebagai bahan utamanya adalah Gulai Belacan dari Riau. Sesuai dengan namanya, Gulai Belacan menggunakan belacan atau terasi sebagai salah satu bumbunya, sehingga memberikan cita rasa kuat dan warna merah pada sajian ini. Santan dan air asam jawa juga digunakan dalam resep Gulai Belacan, melengkapi bumbu lain seperti lada, kemiri, bawang merah, dan bawang putih. Bahan lain yang sangat khas Indonesia dan digunakan dalam Gulai Belacan untuk memberikan aroma dan rasa khas adalah petai. Tak heran kalau Gulai Belacan memiliki rasa manis, pedas, gurih, dan asem yang unik dan berbeda dengan sajian gulai lain dari Indonesia.Seperti banyak sajian lain di Indonesia, Gulai Belacan Riau memiliki beberapa variasi, terutama dalam bahan utama yang digunakan. Beberapa jenis bahan yang bisa menjadi bahan utama dalam Gulai Belacan adalah:1. UdangBelacan merupakan nama lain dari terasi udang. Karena itu, tentu pas bila udang menjadi bahan utama dalam Gulai Belacan. Anda bisa menggunakan udang air tawar atau udang laut yang berukuran lebih besar. Bila suka, lobster pun bisa diolah dalam resep Gulai Belacan Riau. 2. AyamDaging ayam cukup umum diolah dalam berbagai sajian gulai. Karena itu, tak aneh bila daging ayam juga bisa diolah sebagai bahan utama dalam sajian Gulai Belacan. Agar sajian lebih lezat, daging ayam sebaiknya dimasak dengan tulangnya. Selain itu, pastikan bumbu meresap dengan baik pada daging ayam, ya. 3. IkanSelain Gulai Belacan, sajian lain yang juga dikenal merupakan sajian dari Riau adalah Gulai Ikan Patin. Nah, Gulai Belacan pun bisa disiapkan menggunakan ikan, baik ikan air laut maupun ikan air tawar. Agar ikan terasa lebih segar dan tidak bau amis, Anda bisa menggunakan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis saat mencuci ikan. Setelah ikan dicuci bersih, barulah ikan bisa diolah bersama bahan-bahan lain dalam Gulai Belacan Riau.Bagaimana dengan Anda? Menurut Anda, bahan apa yang paling cocok diolah dalam sajian Gulai Belacan? Bahan apapun yang Anda gunakan, yang penting adalah memastikan bahwa bahan tersebut masih segar. Bila sajian diolah dengan bahan-bahan yang segar, sajian tentu akan terasa lebih lezat dan nikmat, bukan?

Lezatnya Gulai Ikan Patin Berlumur Rempah

Mar 17, 2020

Lezatnya Gulai Ikan Patin Berlumur Rempah

Mencari ikan segar di Indonesia memang sangat mudah. Indonesia sangat beruntung sebagai sebuah negara kepulauan yang perairannya berlimpah ikan dari berbagai jenis, baik ikan air laut maupun ikan air tawar. Karena itu, tidak mengherankan kalau Indonesia juga memiliki banyak sajian khas yang menggunakan ikan sebagai bahan utamanya. Setiap sajian ikan diolah dengan cara yang berbeda-beda, sesuai dengan keunikan dan kekayaan yang dimiliki oleh masing-masing daerah di Indonesia. Misalnya saja, sungai-sungai di Pulau Sumatera sangat kaya ikan patin, sehingga ikan tersebut banyak diolah menjadi berbagai sajian khas di banyak daerah di Sumatera, seperti Gulai Ikan Patin.Mengenal Ikan PatinIkan patin memang merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia. Hampir semua daerah di Sumatera merupakan sentra penghasil patin, ikan patin tak hanya ditangkap dari sungai, tetapi juga dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan ikan patin di Indonesia dan di dunia.Mengapa ikan patin begitu disukai oleh banyak orang? Alasan utama tentu saja karena kelezatannya. Ikan patin memiliki daging yang tebal, tetapi tetap lembut sehingga sangat nikmat disantap dalam berbagai macam olahan. Selain itu, ikan patin juga mengandung nutrisi tinggi. Kandungan asam lemak Omega-3 dalam ikan patin bahkan tidak kalah dengan ikan air laut seperti salmon dan tuna. Selain itu, ikan patin juga mengandung protein tinggi, sehingga sangat membantu menjaga kesehatan. Sebaliknya, kandungan lemak dan kolesterol dalam ikan patin justru cukup rendah, sehingga ikan patin aman dan sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi.Kandungan nutrisi yang tinggi dalam ikan patin membuat ikan air tawar ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, di antaranya adalah untuk mencegah penyakit kardiovaskular, mengurangi kadar kolesterol, menjaga kesehatan tulang, dan manfaat sehat lainnya. Selain itu, ikan patin juga sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil, karena kandungan DHA dan omega-3 tinggi dalam ikan patin membantu mengoptimalkan pertumbuhan janin dan merangsang pembentukan otak janin.Jadi, jangan menganggap remeh ikan patin, ya. Walaupun harganya tidak semahal jenis ikan lain, bukan berarti ikan patin tidak bisa diolah menjadi sajian yang lezat dan bergizi tinggi!Memilih Ikan PatinKesegaran ikan patin yang Anda gunakan punya pengaruh besar dalam kelezatan olahan ikan patin yang Anda siapkan. Dengan cara apapun Anda mengolah ikan patin, Anda tentu harus menggunakan ikan patin yang segar. Bagaimanakah cara memilih ikan patin yang segar? Berikut ini adalah beberapa tipsnya:1. Pilih ikan dengan mata yang bulat dan jernihIkan yang matanya sudah rusak menunjukkan bahwa ikan tersebut sudah disimpan lama. Sebaliknya, ikan dengan mata yang bulat cembung dan jernih menunjukkan bahwa ikan masih segar.2. Periksa sisik dan insangnyaIkan yang segar memiliki sisik yang masih melekat kuat pada tubuhnya. Sedangkan sisik ikan yang sudah mengelupas menunjukkan bahwa ikan sudah lama disimpan dan sudah tidak segar. Selain itu, pilihlah ikan patin yang memiliki insang dengan warna merah cerah yang menjadi tanda bahwa ikan masih segar.3. Pilih ikan dengan daging elastis dan tidak berlendirPilihlah ikan segar yang memiliki daging yang kenyal, tidak lembek, elastis, dan tidak berlendir. Bila  ikan terasa berlendir saat disentuh, berarti ikan tersebut sudah rusak.4. Pastikan ikan bebas formalinFormalin sering digunakan oleh penjual ikan yang bandel untuk mengawetkan ikan, sehingga ikan tidak mudah busuk. Untuk memastikan ikan patin bebas formalin, usapkan jari Anda pada bagian tubuh ikan. Setelah itu, gosokkan jari Anda tersebut pada punggung tangan Anda. Bila punggung tangan Anda terasa gatal, bisa jadi ikan tersebut diawetkan dengan formalin. Cara lain untuk memastikan bahwa ikan patin pilihan Anda tidak mengandung formalin, perhatikan apakah ada lalat yang hinggap pada tubuh ikan. Ikan yang sama sekali tidak dihinggapi lalat justru merupakan ikan yang diawetkan dengan formalin.5. Cek karakter fisik ikan patinUntuk memilih ikan patin berkualitas, pilihlah ikan patin berukuran sedang dan memiliki lemak perut yang tebal. Lemak pada perut ikan inilah yang membuat ikan patin terasa lebih gurih saat diolah dalam masakan.Bila Anda menggunakan ikan patin segar dan berkualitas, olahan ikan patin yang akan Anda siapkan tentu akan terasa lebih nikmat.Tips Mengolah Ikan PatinCara mengolah ikan air tawar seperti ikan patin memang sedikit lebih rumit dibandingkan ikan air laut. Maklum, bila diolah dengan cara yang salah, ikan air tawar akan memiliki rasa lumpur yang tidak enak. Jadi, bagaimana cara terbaik dalam mengolah ikan patin? Beberapa tips berikut ini patut Anda coba saat Anda sedang menyiapkan Gulai Ikan Patin:1. Setelah dibersihkan, potong ikan patin secara melintang. Lapisan lemak tebal di bagian perut ikan patin tidak perlu dibuang, karena lemak inilah yang akan membuat ikan patin terasa lebih gurih. Bagian kepala ikan patin juga bisa diolah dalam masakan. Belah saja kepala ikan menjadi dua, lalu beri sedikit air jeruk nipis.2. Untuk menghilangkan lendir dari ikan patin, rendam ikan dalam perasan jeruk limau. Selain itu, ikan patin yang sudah dibersihkan juga bisa digosok dengan abu gosok, kemudian dibilas hingga bersih dan ditiriskan.3. Cara lain untuk menghilangkan lendir dari ikan patin adalah dengan mencampur ikan patin dengan daun bambu muda dan melumuri permukaan ikan dengan garam. Biarkan selama sekitar 5 menit, lalu remas-remas ikan patin bersama daun bambu. Setelah itu, bilas ikan hingga bersih.4. Untuk menghilangkan bau amis ikan patin, campur ikan dengan timun yang sudah diparut, lalu remas-remas selama sekitar 15 menit. Selain itu, bersihkan pula perut ikan patin dengan campuran garam dan perasan jeruk, lalu gosok-gosokkan garam pada bagian dalam ikan. Terakhir, cuci ikan hingga bersih.5. Untuk menghilangkan bau lumpur pada ikan patin, masukkan 1-2 lembar roti tawar ke dalam minyak yang akan digunakan untuk menggoreng ikan patin. Setelah itu, goreng ikan hingga matang. Cara ini memang tidak bisa digunakan untuk ikan patin yang akan diolah untuk Gulai Ikan Patin, tapi tentu tetap bisa Anda lakukan saat mengolah ikan patin goreng.Langkah-langkah di atas patut Anda perhatikan saat mengolah ikan patin, sehingga Anda berhasil menghidangkan sajian ikan patin yang segar dan bebas dari bau lumpur.Variasi Gulai Ikan PatinGulai Ikan Patin merupakan salah satu cara mengolah ikan patin yang populer di Indonesia. Sajian ini merupakan sajian ikan khas dari Sumatera, terutama dari Riau dan Jambi. Ikan patin memang mudah didapat di kedua daerah tersebut, karena aliran Sungai Siak, Sungai Kampar, Sungai Rokan, dan Sungai Indragiri merupakan tempat hidup alami ikan patin. Itulah sebabnya ikan patin telah diolah oleh masyarakat lokal menjadi sajian lezat sejak jaman dulu. Namun, bila dahulu masyarakat Sumatera hanya mengolah ikan patin dengan cara digoreng atau dibakar, perlahan-lahan masyarakat Sumatera berkenalan dengan teknik pengolahan serta bumbu yang berbeda dengan teknik dan bumbu yang biasa mereka lakukan. Hal ini terjadi ketika Riau menjadi pusat perdagangan internasional, sehingga banyak pedagang dari berbagai negara yang singgah di Riau dan memberikan pengaruh budayanya pada masyarakat lokal. Hasilnya adalah pengaruh budaya lain seperti Tionghoa, Arab, dan Melayu pada kuliner lokal Indonesia. Salah satunya adalah Gulai Ikan Patin yang sangat terasa pengaruh Melayu-nya.Seperti banyak sajian lain di Indonesia, Gulai Ikan Patin pun memiliki beberapa variasi. Bahkan 2 daerah yang berdekatan di Sumatera, yaitu Riau dan Jambi, masing-masing memiliki jenis Gulai Ikan Patin yang berbeda. Kedua variasi Gulai Ikan Patin menggunakan bumbu dan rempah yang tidak jauh berbeda, di antaranya, kunyit, ketumbar, lengkuas, cabai merah, jahe, adas, serai, bawang merah, bawang putih, dll. Namun, yang jadi pembeda utama antara Gulai Ikan Patin Jambi dan Gulai Ikan Patin Riau adalah penggunaan tempoyak alias durian yang sudah difermentasi.Tempoyak merupakan bumbu khas Indonesia yang banyak digunakan dalam berbagai sajian khas Pulau Sumatera. Bahan ini dibuat dari durian matang pohon yang dihaluskan dan diberi garam, lalu difermentasi dalam wadah tertutup rapat selama 3-5 hari. Hasilnya adalah fermentasi durian yang beraroma menyengat dan memiliki cita rasa khas untuk memberikan rasa asam yang unik pada hidangan. Bumbu ini tidak hanya bisa diolah dalam sajian seperti gulai saja, tapi juga sambal serta bermacam hidangan lain di Sumatera dan Kalimantan. Bahan istimewa inilah yang membedakan antara Gulai Ikan Patin Jambi dengan Gulai Ikan Patin Riau. Namun, karena tidak semua orang menyukai aroma dan rasa tempoyak, bahan ini kadang digantikan dengan santan untuk menghasilkan gulai dengan kuah yang kental.Di Riau dan Jambi, Gulai Ikan Patin merupakan suguhan yang hampir selalu bisa ditemukan di acara-acara penting seperti upacara adat, pernikahan, dll. Tak jarang pula pemilik hajatan yang khusus memesan Gulai Ikan Patin yang dibuat dengan ikan patin yang ditangkap dari sungai, alih-alih ikan patin yang dibudidayakan di tambak. Alasannya karena ikan patin yang ditangkap dari sungai biasanya berukuran lebih besar dan memiliki cita rasa yang lebih gurih. Tekstur daging ikan patin sungai juga dianggap lebih lembut dibandingkan ikan patin tambak. Namun, bukan berarti ikan patin budidaya tambak rasanya kurang enak, ya. Asalkan diolah dengan cara yang tepat menggunakan ikan patin serta bumbu dan rempah segar, Gulai Ikan Patin lezat pun bisa tersaji dengan nikmat.Kelezatan dan manfaat sehat ikan patin memang tidak kalah dengan ikan air laut. Selain itu, ikan patin juga mudah didapat dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan beberapa jenis ikan laut yang lebih populer. Jadi, Anda tidak perlu ragu mengolah ikan patin menjadi sajian yang lezat dan sehat. Apalagi banyak pilihan olahan ikan patin yang bisa Anda coba. Ikan patin tidak cuma bisa digulai saja, tapi juga digoreng, dibuat sup, pindang, serta banyak pilihan sajian lezat lainnya. Sajian ikan patin mana yang paling Anda sukai?