Kembali ke Inspirasi dan Promo

Soto Banjar Banjir Kuah Rempah Khas Kalimantan

Image Banner

17 March 2020

Soto adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang variannya sangat beraneka ragam. Hampir semua daerah di Indonesia memiliki ciri khas soto masing-masing, termasuk Kalimantan Selatan. Soto Banjar merupakan menu khas Kalimantan Selatan yang sangat populer karena cita rasanya istimewa.

Sama seperti jenis soto dari daerah lain, soto Banjar juga memiliki ciri khas yang istimewa. Yuk, cari tahu keistimewaan soto Banjar sebelum mencoba membuatnya sendiri!

1. Soto Banjar Adalah Hidangan Berkuah Bening

Kalau Anda kurang menyukai hidangan bersantan, kemungkinan besar Anda akan menyukai soto Banjar. Karena hidangan yang satu ini berkuah bening dan kaya kandungan rempah. Namun, ada pula kreasi soto Banjar yang sedikit berbeda karena diberi tambahan krimer sehingga rasanya gurih dan lebih pekat. Anda bebas memilih soto Banjar kuah bening atau kuah krimer sesuai selera. Seporsi soto khas Kalimantan Selatan ini cocok disantap saat sarapan, makan siang, maupun makan malam.

2. Mengenal Bumbu Dasar Soto Banjar

Bumbu dasar soto Banjar sebenarnya mirip dengan jenis soto lainnya. Campuran kuahnya terdiri dari kaldu ayam, bawang merah, bawang putih, dan lada. Ciri khas kuah soto ini terletak pada aroma cengkeh, kayu manis, biji pala dan kapulaga yang direbus bersamaan dengan bumbu lainnya. Keempat rempah tersebut membuat aroma soto Banjar jadi lebih sedap dan menggugah selera.

Varian soto Banjar lain yang menggunakan krimer biasanya dipadukan dengan telur itik. Bahan tambahan berupa telur itik membuat kuah soto Banjar semakin pekat dan gurih.

3. Soto Banjar Tidak Disajikan dengan Nasi

Seporsi soto Banjar terdiri dari kuah kaldu berempah, bihun, potongan telur ayam rebus, perkedel kentang, dan irisan seledri. Penambahan perkedel kentang membuat tekstur soto Banjar bening jadi lebih kental. Sedangkan, soto Banjar yang menggunakan krimer biasanya tidak diberi tambahan perkedel kentang.

Uniknya, soto Kalimantan Selatan ini tidak disajikan bersama nasi. Masyarakat Kalimantan Selatan terbiasa menyantap soto Banjar dengan potongan lontong atau ketupat. Meskipun tanpa nasi, penyajian bersama lontong atau ketupat tentu membuat soto Banjar jadi mengenyangkan. Hidangan hangat yang berkuah ini biasanya juga diberi tambahan sambal dan air perasan jeruk nipis supaya cita rasanya semakin segar.

Ulasan tentang soto Banjar memang menggiurkan dan bikin Anda tergugah untuk menyantapnya. Agar rasa soto Banjar lebih lezat tambahkan Royco Bumbu Pelezat rasa Ayam ke dalam air kaldu soto. Jangan lupa menambahkan garam, merica, dan bumbu lain secukupnya. Soto Banjar kreasi Anda pun siap disajikan selagi hangat bersama perasan jeruk nipis dan sambal. Jadi, jangan ragu memanfaatkan waktu senggang Anda untuk mencoba kreasi resep soto Banjar yang istimewa.


Berita Lainnya

Sate Klatak Kuliner Unik dari Jogja

Oct 14, 2019

Sate Klatak Kuliner Unik dari Jogja

Banyak yang bilang bahwa Yogyakarta adalah surganya kuliner dan julukan ini memang pas. Kalau Anda kebetulan berencana menghabiskan liburan di kota ini, cobalah cari informasi tentang kuliner khas Jogja. Anda akan menemukan sate klatak di antara beragam kuliner unik yang dijual di kota Jogja.Jenis sate satu ini memang terbilang unik. Satu porsi sate kambing muda dibakar menggunakan jeruji sepeda, dan dibumbui dengan cara sederhana. Biasanya hanya dibumbui dengan garam. Terkadang Anda mendapatkan tambahan berupa kuah bening.Sebagai makanan unik, sate klatak tentu punya sejarahnya sendiri. Penasaran gimana sejarahnya?1. Asal mula sate klatakSate klatak adalah sate kambing yang asal-usulnya dari kata ‘klatak’. Jadi garam yang ditaburkan ke daging kambing muda akan berbunyi ‘klatak-klatak-klatak’ ketika dibakar. Coba sesekali amati proses pembakaran sate klatak, bunyi semacam itu bakal mudah Anda dengar.Di Jogja, Pak Pong adalah nama tempat makan sate klatak paling terkenal. Meski paling terkenal, sate Pak Pong bukanlah pionir sate klatak di Jogja. Konon menurut cerita yang beredar, Mbah Ambyah lah yang memiliki ide menjual sate klatak. Dia adalah seorang juragan pemilik peternakan kambing, yang dulu di Jejeran, Bantul, Yogyakarta, menjual sate klatak di bawah pohon Melinjo. Tak heran bila daerah Jejeran sekarang dikenal sebagai pusat sate klatak.2.   Keunikan sate klatakSate klatak dikatakan unik karena dibuat dari daging kambing muda. Selain itu, bumbunya pun sederhana. Tidak ada bumbu kacang atau kecap, melainkan hanya dibumbui garam. Tusuk satenya pun bukan tusuk sate yang biasanya kita temukan di berbagai penjual sate yang digunakan adalah jeruji sepeda. Jenis tusuk sate ini dipilih karena dipercaya bisa menghantarkan panas lebih baik dibanding tusuk bambu biasa.3. Rekomendasi sate klatak di YogyakartaSurga sate klatak ada di bagian selatan Yogyakarta, persisnya di daerah Pasar Jejeran, Bantul Yogyakarta. Tapi bukan hanya di daerah tersebut. Anda juga bisa menemukan penjual sate klatak di daerah sekitar Jejeran dalam radius satu sampai dua kilometer dari Jejeran.Jika Anda ingin mengunjunginya, berikut rekomendasi warung sate yang populer di daftar berikut ini.Sate Klatak Pak BariWarung sate ini terletak di dalam pasar Jejeran, tepatnya di Pasar Wonokromo, Jalan Imogiri Timur No.5, Wonokromo, Pleret, Wonokromo II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Warung sate Pak Bari buka dari jam 18:00 sampai habis. Biasanya waktu paling ramai ada di akhir minggu. Karena itu kalau mau makan sate di Pak Bari di akhir pekan, kami sarankan Anda datang lebih awal.Sate Klatak Pak JejeDari Selatan Jogja kita ke Utara, sebab di sana ada Sate Klatak Pak Jeje. Warung satu ini bisa ditemukan di alamat Jl. Magelang No.Km. 6.5, Jombor Lor, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain sate klatak, warung sate Pak Jeje menjual sate lain seperti sate bumbu, gule daging, dan sate goreng.Sate Klatak Pak JedeKalau malas pergi ke Bantul karena Anda kebetulan menginap di tengah kota, Anda bisa menyambangi warung Sate Jede yang beralamat di Jl. Nologaten No.46, Nologaten, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tongsengnya enak, dan satenya empuk dengan bumbu yang sangat terasa di lidah.Sate Klatak Pak PongIni dia warung sate klatak legendaris di Yogyakarta. Anda bisa menyambanginya di alamat Jl. Sultan Agung No.18, Jejeran II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Warung Pak Pong selalu ramai, apalagi ketika akhir pekan tiba. Oh ya, saking ramainya, Anda mesti sabar banget menunggu sampai pesanan tiba di atas meja.Apakah Ada sudah siap berburu sate klatak Jogja?

Tips Membuat Karedok Lezat dan Kaya Nutrisi

Mar 17, 2020

Tips Membuat Karedok Lezat dan Kaya Nutrisi

Karedok adalah makanan khas Jawa Barat yang mirip dengan pecel dan gado-gado. Makanan ini terbuat dari aneka sayuran segar dan disajikan bersama bumbu kacang. Walaupun terlihat mirip dengan gado-gado dan pecel, tetapi ketiganya berbeda. Karedok disajikan mentah dan menggunakan kencur sebagai bumbu dasar. Racikan bumbu karedok yang tepat membuat makanan ini jadi sangat sedap dan pasti menggugah selera Anda.Penasaran ingin mencoba membuat karedok sendiri di rumah? Yuk, simak ulasan tentang cara membuat karedok berikut ini:1. Memilih Sayuran yang SegarSalah satu kunci utama kelezatan karedok adalah penggunaan aneka jenis sayuran yang segar. Jenis sayuran yang wajib ada dalam seporsi karedok ialah kacang panjang, terung bulat, timun, tauge, kol, dan kemangi. Semua sayuran tersebut sebaiknya langsung diolah menjadi karedok pada hari yang sama ketika Anda membelinya.Pastikan bahwa Anda memilih sayuran yang masih segar kemudian mencucinya sampai bersih dengan air mengalir. Jangan sampai ada kotoran atau bakteri yang menempel pada sayuran karedok dan membuat Anda sekeluarga rentan sakit perut usai menyantapnya.2. Mengiris Sayur sampai HalusJika sudah menyiapkan beragam sayuran untuk karedok dan mencucinya sampai bersih, langkah selanjutnya yang patut Anda lakukan adalah mengiris semua sayuran sampai halus. Sayuran yang bentuknya terlalu besar akan sulit bercampur rata dengan bumbu. Jadi, gunakanlah pisau tajam untuk mengiris sayur demi mendapatkan tekstur yang tepat. Proses yang satu ini memang membutuhkan waktu cukup lama. Namun, hasilnya akan maksimal dan membuat karedok Anda jadi lebih nikmat.3. Jangan Lupa Menambahkan LeuncaLeunca merupakan bahan pelengkap yang dapat menyempurnakan rasa karedok buatan Anda. Memang masih banyak orang yang belum familiar dengan leunca. Namun, buah yang masih termasuk keluarga terung-terungan ini memiliki rasa yang khas. Bentuknya kecil dan mirip dengan buah cermai. Anda bisa menambahkan leunca sesaat setelah mencampurkan bumbu karedok dengan aneka sayurannya. Tak sekadar lezat dan membuat karedok jadi istimewa, leunca juga kaya kandungan vitamin A, kalsium, fosfor, dan aneka jenis gizi lainnya. Seporsi karedok leunca pasti membuat siapa pun jadi tergugah ingin mencicipinya.4. Mengulek Bumbu Kacang untuk Menghasilkan Tekstur yang TepatBumbu untuk jenis makanan yang lain memang bisa dihaluskan dengan cara diblender, tetapi tidak demikian halnya dengan karedok. Proses membuat makanan khas Jawa Barat yang satu ini membutuhkan cobek dan ulekan untuk membuat bumbunya. Bumbu karedok terdiri dari campuran kacang tanah goreng, kencur, cabai merah, satu siung bawang putih, terasi, sedikit garam, air asam, dan sedikit gula jawa. Kalau Anda menyukai rasa kencur yang dominan, Anda tidak perlu menggunakan bawang putih dalam racikan bumbu karedok.Penggunaan cobek dan ulekan akan menghasilkan bumbu yang sedap dan teksturnya tidak terlalu halus. Untuk mempermudah proses pembuatan bumbu, Anda bisa menggunakan kacang tanah goreng yang sudah diblender. Semua bumbu tersebut harus diulek sampai halus sebelum dicampurkan dengan sayuran. Bumbu yang sudah halus pasti mudah bercampur rata dengan sayuran yang sudah diiris sebelum siap disantap.Terakhir, jangan lupa melengkapi karedok leunca buatan Anda dengan kerupuk dan taburan bawang goreng agar rasanya semakin sedap. Anda juga bisa menambahkan air perasan jeruk limau jika menyukai karedok bercita rasa asam segar. Perpaduan sayuran dan racikan bumbu karedok yang pas akan membuat hidangan ini semakin spesial. Yuk, mencoba membuat karedok sendiri di rumah!

Lezatnya Gulai Ikan Patin Berlumur Rempah

Mar 17, 2020

Lezatnya Gulai Ikan Patin Berlumur Rempah

Mencari ikan segar di Indonesia memang sangat mudah. Indonesia sangat beruntung sebagai sebuah negara kepulauan yang perairannya berlimpah ikan dari berbagai jenis, baik ikan air laut maupun ikan air tawar. Karena itu, tidak mengherankan kalau Indonesia juga memiliki banyak sajian khas yang menggunakan ikan sebagai bahan utamanya. Setiap sajian ikan diolah dengan cara yang berbeda-beda, sesuai dengan keunikan dan kekayaan yang dimiliki oleh masing-masing daerah di Indonesia. Misalnya saja, sungai-sungai di Pulau Sumatera sangat kaya ikan patin, sehingga ikan tersebut banyak diolah menjadi berbagai sajian khas di banyak daerah di Sumatera, seperti Gulai Ikan Patin.Mengenal Ikan PatinIkan patin memang merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia. Hampir semua daerah di Sumatera merupakan sentra penghasil patin, ikan patin tak hanya ditangkap dari sungai, tetapi juga dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan ikan patin di Indonesia dan di dunia.Mengapa ikan patin begitu disukai oleh banyak orang? Alasan utama tentu saja karena kelezatannya. Ikan patin memiliki daging yang tebal, tetapi tetap lembut sehingga sangat nikmat disantap dalam berbagai macam olahan. Selain itu, ikan patin juga mengandung nutrisi tinggi. Kandungan asam lemak Omega-3 dalam ikan patin bahkan tidak kalah dengan ikan air laut seperti salmon dan tuna. Selain itu, ikan patin juga mengandung protein tinggi, sehingga sangat membantu menjaga kesehatan. Sebaliknya, kandungan lemak dan kolesterol dalam ikan patin justru cukup rendah, sehingga ikan patin aman dan sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi.Kandungan nutrisi yang tinggi dalam ikan patin membuat ikan air tawar ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, di antaranya adalah untuk mencegah penyakit kardiovaskular, mengurangi kadar kolesterol, menjaga kesehatan tulang, dan manfaat sehat lainnya. Selain itu, ikan patin juga sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil, karena kandungan DHA dan omega-3 tinggi dalam ikan patin membantu mengoptimalkan pertumbuhan janin dan merangsang pembentukan otak janin.Jadi, jangan menganggap remeh ikan patin, ya. Walaupun harganya tidak semahal jenis ikan lain, bukan berarti ikan patin tidak bisa diolah menjadi sajian yang lezat dan bergizi tinggi!Memilih Ikan PatinKesegaran ikan patin yang Anda gunakan punya pengaruh besar dalam kelezatan olahan ikan patin yang Anda siapkan. Dengan cara apapun Anda mengolah ikan patin, Anda tentu harus menggunakan ikan patin yang segar. Bagaimanakah cara memilih ikan patin yang segar? Berikut ini adalah beberapa tipsnya:1. Pilih ikan dengan mata yang bulat dan jernihIkan yang matanya sudah rusak menunjukkan bahwa ikan tersebut sudah disimpan lama. Sebaliknya, ikan dengan mata yang bulat cembung dan jernih menunjukkan bahwa ikan masih segar.2. Periksa sisik dan insangnyaIkan yang segar memiliki sisik yang masih melekat kuat pada tubuhnya. Sedangkan sisik ikan yang sudah mengelupas menunjukkan bahwa ikan sudah lama disimpan dan sudah tidak segar. Selain itu, pilihlah ikan patin yang memiliki insang dengan warna merah cerah yang menjadi tanda bahwa ikan masih segar.3. Pilih ikan dengan daging elastis dan tidak berlendirPilihlah ikan segar yang memiliki daging yang kenyal, tidak lembek, elastis, dan tidak berlendir. Bila  ikan terasa berlendir saat disentuh, berarti ikan tersebut sudah rusak.4. Pastikan ikan bebas formalinFormalin sering digunakan oleh penjual ikan yang bandel untuk mengawetkan ikan, sehingga ikan tidak mudah busuk. Untuk memastikan ikan patin bebas formalin, usapkan jari Anda pada bagian tubuh ikan. Setelah itu, gosokkan jari Anda tersebut pada punggung tangan Anda. Bila punggung tangan Anda terasa gatal, bisa jadi ikan tersebut diawetkan dengan formalin. Cara lain untuk memastikan bahwa ikan patin pilihan Anda tidak mengandung formalin, perhatikan apakah ada lalat yang hinggap pada tubuh ikan. Ikan yang sama sekali tidak dihinggapi lalat justru merupakan ikan yang diawetkan dengan formalin.5. Cek karakter fisik ikan patinUntuk memilih ikan patin berkualitas, pilihlah ikan patin berukuran sedang dan memiliki lemak perut yang tebal. Lemak pada perut ikan inilah yang membuat ikan patin terasa lebih gurih saat diolah dalam masakan.Bila Anda menggunakan ikan patin segar dan berkualitas, olahan ikan patin yang akan Anda siapkan tentu akan terasa lebih nikmat.Tips Mengolah Ikan PatinCara mengolah ikan air tawar seperti ikan patin memang sedikit lebih rumit dibandingkan ikan air laut. Maklum, bila diolah dengan cara yang salah, ikan air tawar akan memiliki rasa lumpur yang tidak enak. Jadi, bagaimana cara terbaik dalam mengolah ikan patin? Beberapa tips berikut ini patut Anda coba saat Anda sedang menyiapkan Gulai Ikan Patin:1. Setelah dibersihkan, potong ikan patin secara melintang. Lapisan lemak tebal di bagian perut ikan patin tidak perlu dibuang, karena lemak inilah yang akan membuat ikan patin terasa lebih gurih. Bagian kepala ikan patin juga bisa diolah dalam masakan. Belah saja kepala ikan menjadi dua, lalu beri sedikit air jeruk nipis.2. Untuk menghilangkan lendir dari ikan patin, rendam ikan dalam perasan jeruk limau. Selain itu, ikan patin yang sudah dibersihkan juga bisa digosok dengan abu gosok, kemudian dibilas hingga bersih dan ditiriskan.3. Cara lain untuk menghilangkan lendir dari ikan patin adalah dengan mencampur ikan patin dengan daun bambu muda dan melumuri permukaan ikan dengan garam. Biarkan selama sekitar 5 menit, lalu remas-remas ikan patin bersama daun bambu. Setelah itu, bilas ikan hingga bersih.4. Untuk menghilangkan bau amis ikan patin, campur ikan dengan timun yang sudah diparut, lalu remas-remas selama sekitar 15 menit. Selain itu, bersihkan pula perut ikan patin dengan campuran garam dan perasan jeruk, lalu gosok-gosokkan garam pada bagian dalam ikan. Terakhir, cuci ikan hingga bersih.5. Untuk menghilangkan bau lumpur pada ikan patin, masukkan 1-2 lembar roti tawar ke dalam minyak yang akan digunakan untuk menggoreng ikan patin. Setelah itu, goreng ikan hingga matang. Cara ini memang tidak bisa digunakan untuk ikan patin yang akan diolah untuk Gulai Ikan Patin, tapi tentu tetap bisa Anda lakukan saat mengolah ikan patin goreng.Langkah-langkah di atas patut Anda perhatikan saat mengolah ikan patin, sehingga Anda berhasil menghidangkan sajian ikan patin yang segar dan bebas dari bau lumpur.Variasi Gulai Ikan PatinGulai Ikan Patin merupakan salah satu cara mengolah ikan patin yang populer di Indonesia. Sajian ini merupakan sajian ikan khas dari Sumatera, terutama dari Riau dan Jambi. Ikan patin memang mudah didapat di kedua daerah tersebut, karena aliran Sungai Siak, Sungai Kampar, Sungai Rokan, dan Sungai Indragiri merupakan tempat hidup alami ikan patin. Itulah sebabnya ikan patin telah diolah oleh masyarakat lokal menjadi sajian lezat sejak jaman dulu. Namun, bila dahulu masyarakat Sumatera hanya mengolah ikan patin dengan cara digoreng atau dibakar, perlahan-lahan masyarakat Sumatera berkenalan dengan teknik pengolahan serta bumbu yang berbeda dengan teknik dan bumbu yang biasa mereka lakukan. Hal ini terjadi ketika Riau menjadi pusat perdagangan internasional, sehingga banyak pedagang dari berbagai negara yang singgah di Riau dan memberikan pengaruh budayanya pada masyarakat lokal. Hasilnya adalah pengaruh budaya lain seperti Tionghoa, Arab, dan Melayu pada kuliner lokal Indonesia. Salah satunya adalah Gulai Ikan Patin yang sangat terasa pengaruh Melayu-nya.Seperti banyak sajian lain di Indonesia, Gulai Ikan Patin pun memiliki beberapa variasi. Bahkan 2 daerah yang berdekatan di Sumatera, yaitu Riau dan Jambi, masing-masing memiliki jenis Gulai Ikan Patin yang berbeda. Kedua variasi Gulai Ikan Patin menggunakan bumbu dan rempah yang tidak jauh berbeda, di antaranya, kunyit, ketumbar, lengkuas, cabai merah, jahe, adas, serai, bawang merah, bawang putih, dll. Namun, yang jadi pembeda utama antara Gulai Ikan Patin Jambi dan Gulai Ikan Patin Riau adalah penggunaan tempoyak alias durian yang sudah difermentasi.Tempoyak merupakan bumbu khas Indonesia yang banyak digunakan dalam berbagai sajian khas Pulau Sumatera. Bahan ini dibuat dari durian matang pohon yang dihaluskan dan diberi garam, lalu difermentasi dalam wadah tertutup rapat selama 3-5 hari. Hasilnya adalah fermentasi durian yang beraroma menyengat dan memiliki cita rasa khas untuk memberikan rasa asam yang unik pada hidangan. Bumbu ini tidak hanya bisa diolah dalam sajian seperti gulai saja, tapi juga sambal serta bermacam hidangan lain di Sumatera dan Kalimantan. Bahan istimewa inilah yang membedakan antara Gulai Ikan Patin Jambi dengan Gulai Ikan Patin Riau. Namun, karena tidak semua orang menyukai aroma dan rasa tempoyak, bahan ini kadang digantikan dengan santan untuk menghasilkan gulai dengan kuah yang kental.Di Riau dan Jambi, Gulai Ikan Patin merupakan suguhan yang hampir selalu bisa ditemukan di acara-acara penting seperti upacara adat, pernikahan, dll. Tak jarang pula pemilik hajatan yang khusus memesan Gulai Ikan Patin yang dibuat dengan ikan patin yang ditangkap dari sungai, alih-alih ikan patin yang dibudidayakan di tambak. Alasannya karena ikan patin yang ditangkap dari sungai biasanya berukuran lebih besar dan memiliki cita rasa yang lebih gurih. Tekstur daging ikan patin sungai juga dianggap lebih lembut dibandingkan ikan patin tambak. Namun, bukan berarti ikan patin budidaya tambak rasanya kurang enak, ya. Asalkan diolah dengan cara yang tepat menggunakan ikan patin serta bumbu dan rempah segar, Gulai Ikan Patin lezat pun bisa tersaji dengan nikmat.Kelezatan dan manfaat sehat ikan patin memang tidak kalah dengan ikan air laut. Selain itu, ikan patin juga mudah didapat dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan beberapa jenis ikan laut yang lebih populer. Jadi, Anda tidak perlu ragu mengolah ikan patin menjadi sajian yang lezat dan sehat. Apalagi banyak pilihan olahan ikan patin yang bisa Anda coba. Ikan patin tidak cuma bisa digulai saja, tapi juga digoreng, dibuat sup, pindang, serta banyak pilihan sajian lezat lainnya. Sajian ikan patin mana yang paling Anda sukai?

Sarapan Lezat dengan Burgo Kuah Santan Khas Palembang

Mar 17, 2020

Sarapan Lezat dengan Burgo Kuah Santan Khas Palembang

Kota Palembang memang identik dengan Pempek. Selain pempek, sebenarnya Palembang punya banyak makanan khas yang tak kalah lezat. Salah satu yang paling istimewa dan patut Anda coba adalah burgo.Burgo Palembang adalah sajian berkuah yang mengenyangkan dan terbuat dari bahan dasar ikan. Mau tahu lebih banyak info soal sajian Palembang tersebut? Inilah ulasan selengkapnya!Bahan-Bahan dan Cara Membuat Adonan BurgoKata burgo merupakan sebutan untuk bahan isian berwarna putih yang bentuknya menyerupai kwetiau. Bahan utama burgo terbuat dari campuran tepung beras, tepung sagu tani, air kapur sirih, air, dan sedikit garam. Semua bahan tersebut harus dicampur hingga merata dan bertekstur encer. Teksturnya harus benar-benar tepat agar menghasilkan burgo yang kenyal dan tidak mudah sobek.Selanjutnya, olesi loyang kue dengan sedikit minyak goreng supaya burgo tidak lengket. Masaklah lapisan-lapisan burgo dengan menuangkan satu centong adonan ke loyang lalu mengukusnya sampai matang. Ulangi proses tersebut sampai adonan burgo habis. Lembaran burgo yang sudah matang dan hilang uap panasnya harus segera digulung dan diiris-iris. Bila burgo telah matang, Anda tinggal membuat kuahnya.Membuat Kuah Burgo Berbahan Dasar IkanHampir semua hidangan khas Palembang terbuat dari bahan dasar ikan, termasuk burgo. Jenis ikan yang biasanya digunakan untuk membuat kuah burgo adalah daging ikan gabus segar tanpa tulang. Ikan gabus harus dipisahkan dari tulangnya sebelum dicuci bersih, dikukus hingga matang, lalu dihaluskan. Selain ikan gabus, Anda juga patut menyiapkan bahan-bahan lainnya, yaitu:Minyak goreng secukupnya untuk menumis.Bumbu yang dihaluskan (terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, jahe, lengkuas, dan ketumbar sangrai).Daun salam dan batang serai yang sudah dimemarkan.Santan dari setengah butir kelapa.Garam dan merica secukupnya.Knorr Bumbu Ekstrak daging AyamSemua bumbu halus harus ditumis dengan minyak goreng sampai matang dan harum. Kemudian, masukkan santan, daun salam dan serai, garam dan merica, serta daging ikan gabus rebus yang sudah dihaluskan. Masak sebentar sampai kuah mendidih sambil terus diaduk. Kuah yang sudah mendidih bisa segera disajikan dengan potongan burgo yang sudah Anda siapkan.Tambahan Bahan Pelengkap Lain untuk BurgoBiasanya penyajian burgo Palembang juga dilengkapi dengan taburan bawang goreng dan irisan telur rebus supaya cita rasanya makin gurih. Kalau Anda ingin menikmati burgo yang pedas, Anda bisa membuat sambal cabai rawit rebus yang dihaluskan atau sambal goreng. Sambal cabai rawit akan membuat burgo jadi pedas tanpa mempengaruhi cita rasa aslinya. Sedangkan sambal goreng lebih awet bila disimpan beberapa hari di lemari es. Masyarakat Palembang juga gemar menambahkan air perasan jeruk nipis supaya burgo terasa lebih segar.Asyiknya Menyantap Burgo di Pagi HariDi Palembang, Anda bisa menemukan para penjual burgo dengan mudah di pagi hari. Karena hidangan istimewa yang satu ini memang sering disantap sebagai menu sarapan. Porsi besar dan penyajiannya yang hangat membuat burgo menjadi alternatif menu sarapan yang sangat populer. Anda pasti kenyang dan bersemangat sebelum mulai beraktivitas bila menyantap burgo ketika sarapan.Jadi, kapan Anda akan mewujudkan rencana mengunjungi Kota Palembang? Jika belum sempat ke Palembang tetapi ingin merasakan kenikmatan burgo, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Bahan dasar burgo sangat mudah didapat dan proses pembuatannya juga tak sulit. Burgo Palembang bisa jadi menu sarapan atau selingan istimewa untuk Anda sekeluarga.