Kembali ke Inspirasi dan Promo

Soto Bandung yang Kaya Rasa dan Gizi

Image Banner

14 October 2019

Berlibur ke Bandung menjanjikan banyak sekali pemandangan menakjubkan, selain kuliner yang menggugah selera. Banyaknya opsi kuliner enak di kota kembang itu, Soto Bandung wajib ada di daftar menu makanan yang mesti disantap selama berada di Bandung.

Apa bedanya soto Bandung dengan jenis soto lainnya? Setidaknya ada 4 ciri khas Soto di Bandung yang unik dan tak ada di tempat lain:

1. Kandungan gizi yang baik dan mantap dikonsumsi

Di dalam semangkuk soto Bandung, Anda akan menemukan bahan-bahan seperti daging sapi, kedelai goreng, seledri, tomat, dan lobak. Semua bahan tersebut kaya dengan protein, vitamin, dan mineral yang baik bagi pertumbuhan organ tubuh. Atas dasar itulah soto Bandung pantas dinobatkan sebagai makanan yang sehat dan baik dikonsumsi setiap saat, baik pagi, siang maupun malam.

2. Lobak

Soto Bandung agaknya satu-satunya jenis soto yang menggunakan lobak sebagai bahannya. Rasa dan aromanya yang khas membuat hidangan soto terasa lebih kaya dari segi rasa. Selain itu manfaatnya juga sangat kaya. Bila dikonsumsi teratur, lobak mampu menjaga imunitas tubuh.

3. Daging sapi

Salah satu manfaat besar daging sapi ada pada fungsinya sebagai bahan makanan pencegah anemia. Daging sapi sebagai sumber zat besi juga membantu penyerapan zat besi lebih maksimal. Selain itu daging sapi juga membuat soto terasa lebih gurih dibanding biasanya.

4. Kacang kedelai

Ini adalah sumber protein nabati terbaik, dan lebih baik dibanding daging sapi. Bagi pria, kedelai menurunkan resiko terkena kanker prostat. Sementara bagi wanita, kedelai mampu menurunkan resiko terkena kanker payudara.

Baik lobak maupun kedelai jadi dua bahan makanan yang membuat soto Bandung tampak berbeda dibanding jenis soto lainnya. Jadi kalau Anda berminat membuat semangkuk soto Bandung di rumah, jangan lupa masukkan bahan-bahan tersebut ke dalam semangkuk soto ya.

Jangan lupa juga untuk menambahkan Royco bumbu pelezat rasa sapi. Bumbu ini membantu Anda memaksimalkan rasa soto yang Anda persiapkan untuk dihidangkan ke tengah keluarga. Dengan kata lain, soto bandung yang menambahkan Royco pasti lebih lezat rasanya.

Jika Anda tinggal di Jakarta dan ingin mencicipi Soto Bandung yang khas, berikut rekomendasi tempat makan Soto Bandung terenak di Jakarta.

1. Mie Kocok Bandung

Warung Mie Kocok Bandung terletak di Jl. Cipete Raya Blok B No.7, RT.6/RW.4, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Disana Anda bisa menemukan berbagai varian menu khas Bandung termasuk cuanki dan soto bandung yang terkenal itu.

2. Dapur sunda

Berbagai makanan sunda, termasuk soto bandung, disajikan di warung makan yang beralamat di Jl. Cipete Raya No.13, RT.5/RW.4, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Kalau Anda kangen makanan sunda, cobalah kesana sesekali. Suasana yang cukup nyaman dan makanan yang lezat pasti membuat Anda betah berlama-lama disana.

3. Warung Lombok

Warung satu ini terletak di Arion Mall, persisnya di alamat Jl. Paus No.89-G, RT.2/RW.7, Jati, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Meski namanya identik dengan salah satu daerah di luar Jawa, namun tempat itu dikenal sebagai restoran sunda. Menunya? Sudah pasti khas Sunda donk

4. Warung nasi ampera

Warung ini terletak di Jl. TB Simatupang No.2, RT.12/RW.5, Tj. Bar., Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sebagai warung khas Sunda, Anda bisa bernostalgia disana sembari mencicipi makanan khas Jawa Barat yang mengingatkan Anda dengan masa kecil yang bahagia.

5. Riung Sunda

Restoran kasual ini beralamat di Jl. Letjen S. Parman No.28, RT.12/RW.6, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Tempatnya bagus untuk anak-anak, dan makanan sundanya juga lumayan lezat.

Reference: 

  • suara.com/lifestyle/2016/11/17/193000/peneliti-ungkap-manfaat-lobak-putih-dalam-soto-bandung
  • infobdg.com/v2/segarnya-si-kuah-bening-soto-bandung/
  • negerikuindonesia.com/2015/05/soto-bandung-kuliner-tradisional.html
  • food.detik.com/info-kuliner/d-4429371/sluurp-hangatkan-badan-dengan-soto-bandung-yang-bening-gurih-di-sini

 

 

 


Berita Lainnya

Perbedaan Nasi Goreng Jawa dengan Nasi Goreng Lainnya

Oct 14, 2019

Perbedaan Nasi Goreng Jawa dengan Nasi Goreng Lainnya

Variasi nasi goreng di seluruh dunia memang sangat beragam, termasuk di Indonesia. Penggunaan bumbu dan bahan yang berbeda saja memberikan cita rasa, warna, dan tekstur berbeda pada nasi goreng, sehingga tiap variasi nasi goreng tampil unik dan lezat. Salah satu sajian nasi goreng yang populer di Indonesia adalah Nasi Goreng Jawa atau dikenal juga sebagai nasi goreng kampung. Seperti apakah bumbu Nasi Goreng Jawa yang membedakannya dengan jenis nasi goreng lain dari Indonesia? Faktor apa lagi yang membentuk ciri khas dari Nasi Goreng Jawa?Cara membuat Nasi Goreng Jawa tentu tidak jauh berbeda dengan jenis nasi goreng lainnya. Tapi ada beberapa hal yang membuat Nasi Goreng Jawa tampil unik di antara berbagai variasi nasi goreng di Indonesia, di antaranya:1. Bumbu dasarCiri khas bumbu Nasi Goreng Jawa adalah penggunaan sambal ulek sebagai bumbunya. Jadi, Nasi Goreng Jawa mengandalkan bahan-bahan seperti cabai, baik cabai merah maupun cabai rawit, serta bawang merah dan bawang putih untuk memberikan rasa pedas yang sedap. Selain itu, Nasi Goreng Jawa juga mendapatkan cita rasa khasnya dari penambahan terasi dan kemiri sebagai salah satu bumbu dasar. Rasa gurih dari bahan-bahan ini kemudian diseimbangkan dengan penambahan bango kecap manis yang memberikan rasa manis. Kecap asin juga bisa ditambahkan untuk memperkaya rasa nasi goreng.2. WarnaKarena penggunaan cabai segar serta kecap manis dalam bumbu dasarnya, Nasi Goreng Jawa biasanya memiliki warna merah kecokelatan. Tapi tiap daerah di Jawa memiliki warna nasi goreng yang sedikit bervariasi, misalnya Nasi Goreng Jawa Tengah biasanya memiliki warna merah agak muda, sedangkan Nasi Goreng Kampung dari Yogyakarta memiliki warna merah tua. Warna merah kecoklatan dimiliki oleh nasi goreng dari Surabaya.3. IsianBanyak bahan yang bisa Anda tambahkan dalam sajian Nasi Goreng Jawa, di antaranya adalah ikan teri atau ikan bilis goreng, ayam kampung yang disuwir, tauge, babat goreng, serta irisan kol dan sawi hijau. Telur mata sapi atau irisan telur dadar juga bisa jadi isian Nasi Goreng Jawa yang lezat.4. AromaYang membuat aroma Nasi Goreng Jawa menjadi begitu sedap dan khas adalah penambahan terasi pada bumbu Nasi Goreng Jawa. Tapi sebelum menambahkan terasi pada Nasi Goreng Jawa, terasi harus dibakar hingga matang terlebih dahulu. Langkah ini sangat penting dan tidak boleh dilewatkan demi mendapatkan rasa dan aroma terasi yang lebih mantap.5. Cara masakSalah satu ciri khas Nasi Goreng Jawa adalah cara memasaknya yang memanfaatkan anglo alias tungku tanah liat yang dipanaskan dengan kayu atau arang. Memang tidak semua Nasi Goreng Jawa diolah dengan anglo, tetapi Nasi Goreng Jawa yang otentik memang dimasak dengan anglo, sehingga aroma nasi goreng jadi semakin sedap dan membangkitkan selera.6. PenyajianBahan apa saja yang digunakan untuk menghias Nasi Goreng Jawa dalam penyajiannya? Nasi goreng Jawa biasanya disajikan bersama potongan tomat segar, mentimun segar, dan daun kol. Kerupuk udang, acar, serta sate jeroan juga sering disajikan bersama Nasi Goreng Jawa. Bahan-bahan tersebut merupakan bahan yang paling umum digunakan untuk menghias Nasi Goreng Jawa. Namun, tentu saja Anda bisa memilih menggunakan bahan tambahan lainnya.Nasi goreng sangat populer karena mudah disiapkan dan mudah dikreasikan. Karenanya, nasi goreng bisa dinikmati saat sarapan, makan siang, atau makan malam. Apakah Nasi Goreng Jawa merupakan jenis nasi goreng kesukaan Anda? Bila tidak, lalu nasi goreng apa yang paling keluarga Anda sukai?Sumber:batam.tribunnews.com/2017/12/13/simak-rahasia-membuat-nasi-goreng-jawa-gurih-dan-lezatfood.detik.com/info-kuliner/d-3314762/nasi-goreng-indonesia-punya-bumbu-dan-rasa-yang-khasselerasa.com/resep-dan-cara-membuat-nasi-goreng-jawa-spesial-pedas-yang-enakgoodnewsfromindonesia.id/2016/09/21/apa-saja-macam-macam-nasi-goreng-di-indonesiaidntimes.com/food/dining-guide/putriana-cahya/7-nasi-goreng-khas-indonesia-yang-paling-populer-1/fullliputan6.com/lifestyle/read/3682599/cara-membuat-nasi-goreng-kampung-sederhana-yang-jadi-favorit-banyak-orangtheboxsceneproject.org/resep-nasi-goreng-jawa/  

Nasi Goreng Mawut Khas Malang

Oct 14, 2019

Nasi Goreng Mawut Khas Malang

Mau makan nasi goreng atau mie goreng? Kalau bingung, santap saja keduanya! Salah satu sajian nasi goreng khas Indonesia, yaitu Nasi Goreng Mawut, memadukan kelezatan nasi goreng dan mie goreng dalam satu sajian. Namanya yang unik memang menunjukkan keistimewaan sajian nasi goreng ini. Bayangkan saja, mie basah ditambahkan dalam nasi goreng bersama kol, sayuran, dan suwiran daging ayam. Bahan-bahan lain seperti sosis, daun bawang, atau bahan lan kesukaan Anda juga bisa Anda tambahkan. Pasti mengenyangkan, bukan?Nasi Goreng Mawut adalah sajian nasi goreng yang dikenal juga sebagai Nasi Goreng Magelangan. Ada sumber yang mengatakan nasi goreng ini merupakan sajian khas Malang, tapi ada juga sumber yang menyebutkan Magelang sebagai kota asal sajian ini. Yang pasti, nasi goreng ini memang berasal dari Jawa, karena memiliki gaya yang mirip dengan Nasi Goreng Jawa. Bumbu yang digunakan pun serupa dengan bumbu Nasi Goreng Jawa, yaitu bawang putih, bawang merah, cabai, dan terasi. Pembeda utama antara Nasi Goreng Mawut dengan Nasi Goreng Jawa adalah penambahan mie basah yang membuat sajian nasi goreng menjadi semakin unik dan menarik.Ingin mencoba membuat Nasi Goreng Mawut sendiri? Walaupun relatif mudah, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat membuat Nasi Goreng Mawut, di antaranya:1. Pilih mie yang tepatMie yang digunakan dalam Nasi Goreng Mawut biasanya adalah mie basah. Untuk memilih mie yang berkualitas dan aman dikonsumsi, pilih mie dengan warna kuning yang tidak terlalu terang. Warna kuning pucat justru menunjukkan bahwa tidak mengandung pewarna tambahan. Pastikan pula mie masih segar dan tidak berlendir ataupun berbau. Sebagai alternatif, Anda bisa menggantikan mie basah dengan mie bulat atau mie telur.2. Olah mie dengan benarSebelum diolah bersama-sama dengan bahan nasi goreng lainnya, mie memang harus dimasak terlebih dulu. Bila Anda menggunakan mie basah, mie cukup diseduh dengan air panas selama beberapa saat. Sedangkan kalau Anda menggunakan mie telur kering, rebus dulu mie selama beberapa menit hingga melunak. Ingat, Anda tidak perlu memasak mie hingga matang, karena mie masih akan dipanaskan lagi bersama bahan nasi goreng lainnya. Bila mie sudah matang saat diolah dengan bahan nasi goreng lainnya, mie akan jadi terlalu lembek.3. Jangan terlalu banyak menambahkan mieRasio jumlah nasi dan mie yang Anda olah untuk membuat Nasi Goreng Mawut harus sesuai. Sajian yang Anda siapkan adalah nasi goreng, dan bukan mie goreng. Jadi jangan terlalu banyak menambahkan mie, ya. Perkiraan rasio yang tepat adalah sekitar 100 gram mie untuk tiap 2 piring nasi putih.Masalah yang paling umum terjadi bila Nasi Goreng Mawut diolah dengan cara yang salah adalah mie yang terlalu matang, sehingga menjadi lembek saat disajikan dalam nasi goreng. Namun, masalah ini bisa Anda hindari dengan mengikuti tips di atas.Setelah mengetahui tips-tips di atas, Anda siap membuat Nasi Goreng Mawut nan nikmat di rumah. Cara membuatnya tidak jauh berbeda dengan cara membuat nasi goreng lain, kok. Bumbu halus yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, terasi, dan cabai ditumis hingga harum. Setelah itu, masukkan bahan-bahan nasi goreng seperti suwiran ayam, daun bawang, sawi, telur, nasi, dan mie. Jangan lupa tambahkan bumbu tambahan yang akan menyedapkan sajian nasi goreng, seperti Bango Kecap Manis. Nasi Goreng Mawut pun tersaji dengan mudah. Selamat mencoba! Reference:pekanbaru.tribunnews.com/2016/10/04/nasi-goreng-mawut-adanya-hanya-di-indonesiakooliner.com/blog/menikmati-nasi-goreng-mawut-khas-malang/sajiansedap.grid.id/read/101864616/resep-nasi-goreng-magelangan-enak-campuran-mi-dan-nasi-yang-mantap-untuk-sarapan?page=allblueband.co.id/tips/ingin-makan-mie-dan-nasi-goreng-buat-saja-nasi-goreng-mawut/  

Sate Klatak Kuliner Unik dari Jogja

Oct 14, 2019

Sate Klatak Kuliner Unik dari Jogja

Banyak yang bilang bahwa Yogyakarta adalah surganya kuliner dan julukan ini memang pas. Kalau Anda kebetulan berencana menghabiskan liburan di kota ini, cobalah cari informasi tentang kuliner khas Jogja. Anda akan menemukan sate klatak di antara beragam kuliner unik yang dijual di kota Jogja.Jenis sate satu ini memang terbilang unik. Satu porsi sate kambing muda dibakar menggunakan jeruji sepeda, dan dibumbui dengan cara sederhana. Biasanya hanya dibumbui dengan garam. Terkadang Anda mendapatkan tambahan berupa kuah bening.Sebagai makanan unik, sate klatak tentu punya sejarahnya sendiri. Penasaran gimana sejarahnya?1. Asal mula sate klatakSate klatak adalah sate kambing yang asal-usulnya dari kata ‘klatak’. Jadi garam yang ditaburkan ke daging kambing muda akan berbunyi ‘klatak-klatak-klatak’ ketika dibakar. Coba sesekali amati proses pembakaran sate klatak, bunyi semacam itu bakal mudah Anda dengar.Di Jogja, Pak Pong adalah nama tempat makan sate klatak paling terkenal. Meski paling terkenal, sate Pak Pong bukanlah pionir sate klatak di Jogja. Konon menurut cerita yang beredar, Mbah Ambyah lah yang memiliki ide menjual sate klatak. Dia adalah seorang juragan pemilik peternakan kambing, yang dulu di Jejeran, Bantul, Yogyakarta, menjual sate klatak di bawah pohon Melinjo. Tak heran bila daerah Jejeran sekarang dikenal sebagai pusat sate klatak.2.   Keunikan sate klatakSate klatak dikatakan unik karena dibuat dari daging kambing muda. Selain itu, bumbunya pun sederhana. Tidak ada bumbu kacang atau kecap, melainkan hanya dibumbui garam. Tusuk satenya pun bukan tusuk sate yang biasanya kita temukan di berbagai penjual sate yang digunakan adalah jeruji sepeda. Jenis tusuk sate ini dipilih karena dipercaya bisa menghantarkan panas lebih baik dibanding tusuk bambu biasa.3. Rekomendasi sate klatak di YogyakartaSurga sate klatak ada di bagian selatan Yogyakarta, persisnya di daerah Pasar Jejeran, Bantul Yogyakarta. Tapi bukan hanya di daerah tersebut. Anda juga bisa menemukan penjual sate klatak di daerah sekitar Jejeran dalam radius satu sampai dua kilometer dari Jejeran.Jika Anda ingin mengunjunginya, berikut rekomendasi warung sate yang populer di daftar berikut ini.Sate Klatak Pak BariWarung sate ini terletak di dalam pasar Jejeran, tepatnya di Pasar Wonokromo, Jalan Imogiri Timur No.5, Wonokromo, Pleret, Wonokromo II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Warung sate Pak Bari buka dari jam 18:00 sampai habis. Biasanya waktu paling ramai ada di akhir minggu. Karena itu kalau mau makan sate di Pak Bari di akhir pekan, kami sarankan Anda datang lebih awal.Sate Klatak Pak JejeDari Selatan Jogja kita ke Utara, sebab di sana ada Sate Klatak Pak Jeje. Warung satu ini bisa ditemukan di alamat Jl. Magelang No.Km. 6.5, Jombor Lor, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain sate klatak, warung sate Pak Jeje menjual sate lain seperti sate bumbu, gule daging, dan sate goreng.Sate Klatak Pak JedeKalau malas pergi ke Bantul karena Anda kebetulan menginap di tengah kota, Anda bisa menyambangi warung Sate Jede yang beralamat di Jl. Nologaten No.46, Nologaten, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tongsengnya enak, dan satenya empuk dengan bumbu yang sangat terasa di lidah.Sate Klatak Pak PongIni dia warung sate klatak legendaris di Yogyakarta. Anda bisa menyambanginya di alamat Jl. Sultan Agung No.18, Jejeran II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Warung Pak Pong selalu ramai, apalagi ketika akhir pekan tiba. Oh ya, saking ramainya, Anda mesti sabar banget menunggu sampai pesanan tiba di atas meja.Apakah Ada sudah siap berburu sate klatak Jogja?

Rahasia Kelezatan Masakan Garang Asem

Mar 16, 2020

Rahasia Kelezatan Masakan Garang Asem

Bila Jawa Barat memiliki pepes sebagai sajian khas yang diolah dengan daun pisang, maka Jawa Tengah memiliki Garang Asem. Walaupun sama-sama diolah dengan cara dibungkus dengan daun pisang, cita rasa kedua macam masakan ini jelas berbeda. Garang Asem, sesuai namanya, memiliki rasa asam dan segar yang didapat dari penggunaan bahan seperti belimbing wuluh atau tomat hijau. Rasa asam ini kemudian berpadu dengan cita rasa pedas menciptakan sajian dengan cita rasa yang lezat dan membuat makanan khas Jawa Tengah ini sangat cocok dinikmati dengan nasi hangat.Garang Asem merupakan makanan khas Grobogan, Jawa Tengah. Namun seperti banyak sajian lain di Indonesia, Garang Asem kemudian mengalami beberapa perubahan, sehingga ada banyak variasi sajian Garang Asem yang bisa Anda temukan di Jawa Tengah dan daerah-daerah lain. Garang Asem yang 'asli' biasanya tidak menggunakan santan, sehingga kaldunya bening. Sedangkan, Garang Asem ayam dari Solo kuahnya tidak bening, karena menggunakan sedikit santan atau kocokan telur ayam. Garang Asem dari Yogyakarta lain lagi, karena tidak hanya menggunakan santan, tetapi juga menggunakan daging cincang yang dibentuk bola-bola kecil, dan bukan menggunakan daging ayam kampung seperti Garang Asem dari Grobogan. Selain itu, masih banyak variasi sajian Garang Asem yang bisa Anda temukan di Indonesia.Cara pembuatan garang asem sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun, tentu saja ada beberapa faktor yang harus jadi perhatian Anda untuk bisa membuat Garang Asem yang segar dan lezat, yaitu:1. Gunakan ayam kampungSeperti yang telah dibahas sebelumnya, ada banyak variasi sajian Garang Asem, sehingga Anda bisa menggunakan berbagai macam bahan untuk membuat Garang Asem. Namun, bila ingin membuat Garang Asem dengan ayam seperti versi asli-nya, sebaiknya Anda menggunakan ayam kampung daripada ayam negeri. Hal ini sangat penting, karena ayam kampung tidak mudah hancur walaupun dikukus dalam waktu lama. Selain itu, ayam kampung juga membantu menghasilkan kaldu yang lebih gurih, sehingga Garang Asem akan terasa lebih lezat.2. Gunakan bahan asam alamiSalah satu keunikan Garang Asem adalah cita rasa asam-nya yang begitu segar. Rasa asam ini didapat dari bahan-bahan yang dikukus bersama ayam, yaitu tomat hijau atau belimbing wuluh. Dipadukan dengan kaldu dari ayam kampung serta cita rasa pedas dari cabai rawit hijau utuh, Garang Asem akan terasa sangat lezat.3. Gunakan berbagai rempahCita rasa garang asem yang kuat tidak hanya datang dari belimbung wuluh, tomat hijau, dan cabai saja. Siapkan juga berbagai rempah dan bumbu masak lain untuk bumbu Garang Asem buatan Anda, seperti bawang merah, bawang putih, daun salam, serai, jahe, dan lengkuas.4. Bungkus dengan daun pisang yang tebalGarang Asem harus dibungkus dengan rapat dan rapi, sehingga Anda tidak kehilangan cita rasa dari bumbu dan kaldu ayam yang terbentuk selama proses pengukusan. Agar Garang Asem tidak mudah bocor, gunakan daun pisang yang tebal untuk membungkusnya. Ada juga yang memilih untuk melapisi daun pisang dengan plastik agar bungkusan tidak mudah bocor. Namun, selain kurang baik untuk kesehatan, cara ini juga akan mengubah cita rasa Garang Asem, karena daun pisang yang digunakan untuk membungkus Garang Asem juga membantu meningkatkan cita rasa dan aroma Garang Asem.Bahan-bahan untuk membuat Garang Asem sangat mudah didapat. Cara membuatnya juga relatif tidak sulit. Berminat mencoba?