Kembali ke Inspirasi dan Promo

Semangkuk Soto Padang Legendaris

Image Banner

14 October 2019

Walaupun merupakan negara tropis, Indonesia tidak kekurangan pilihan sajian berkuah yang bisa menghangatkan tubuh. Berbagai variasi sajian semur, sop, mie, bakso, dll bisa jadi andalan saat udara terasa lebih dingin. Tapi dari semua macam sajian berkuah tersebut, ada satu hidangan yang variasinya begitu beragam hingga bisa ditemukan di berbagai daerah, yaitu sajian soto. Dari sekian banyak ragam sajian soto di Indonesia, salah satu yang paling populer adalah Soto Padang.

SEJARAH SOTO DI INDONESIA

Seperti banyak kuliner lain di Indonesia, soto merupakan hasil akulturasi budaya antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat pendatang. Soto muncul sebagai hasil interaksi masyarakat Indonesia dengan bangsa Tiongkok yang datang ke Indonesia. Menurut Dennys Lombard dalam buku “Nusa Jawa: Silang Budaya”, soto merupakan transformasi dari hidangan Tiongkok yang disebut Caudo. Itu pula sebabnya soto memiliki beberapa nama panggilan yang berbeda di beberapa daerah, seperti Coto di Makassar, Tauto di Pekalongan, dll. Tapi di sebagian besar daerah di Indonesia, nama ‘Caudo’ berubah jadi ‘Soto’.

Caudo yang masuk ke Indonesia bersama bangsa Tiongkok pun mengalami perubahan sesuai dengan budaya dan selera masyarakat Indonesia di tiap daerah. Ada soto yang menggunakan santan, ada yang tidak. Ada soto yang menggunakan daging tanpa jeroan, ada soto yang menjadikan jeroan sebagai isian utamanya. Ada begitu banyak varian soto di Indonesia dengan keunikan dan keistimewaannya masing-masing, bahkan membuat sajian soto tersebut menjadi masakan khas dari tiap daerah.

KEUNIKAN SOTO PADANG

Kalau bicara soal kuliner Minang, kita akan langsung teringat sajian seperti rendang atau Sate Padang. Tapi popularitas Soto Padang tidak kalah dengan 2 sajian tersebut. Maklum, penggemar Soto Padang memang tidak sedikit. Di antara berbagai sajian soto dari Indonesia, Soto Padang berhasil tampil beda dengan banyak keunikan dan kelezatan khas yang tidak ditemukan di sajian soto lain dari Indonesia. Apa saja keunikan Soto Padang?

1. Cara pengolahan

Varian soto yang menggunakan isian daging sapi memang bukan cuma Soto Padang. Tapi yang menjadi pembeda pada sajian Soto Padang adalah daging sapi dalam Soto Padang terasa lebih renyah. Tekstur renyah ini didapat karena daging sapi yang menjadi isian Soto Padang dipotong kecil-kecil dulu dan dibuat menjadi dendeng dulu. Setelah itu, daging sapi digoreng, sebelum akhirnya dicampur dengan kaldu dan bahan-bahan soto lainnya. Tahapan penggorengan inilah yang membuat daging sapi pada Soto Padang terasa renyah, walaupun tentu tetap empuk dan tidak keras.

2. Bumbu kaldu

Kaldu Soto Padang merupakan kaldu sapi yang dibumbui dengan beberapa bahan yang sering dijumpai dalam berbagai resep soto, seperti bawang merah, bawang putih, jahe, kemiri, dll. Namun, rasa kuah kaldu Soto Padang jadi semakin kaya dengan penambahan berbagai rempah bunga lawang, cengkeh, dan kapulaga. Bahan seperti daun jeruk, daun salam, dan sereh pun digunakan, memberikan rasa segar pada kuah kaldu Soto Padang. Beberapa resep juga menyebutkan penambahan cuka, sehingga rasa kuah kaldu Soto Padang terasa sedikit asam, namun segar.

3. Bahan pendamping

Sejalan dengan banyaknya ragam soto di Indonesia, banyak pula ragam jenis kerupuk yang mendampingi hidangan soto, mulai dari kerupuk udang, emping, kerupuk beras (gendar), dll. Tapi kerupuk yang jadi teman setia Soto Padang adalah kerupuk merah muda yang terbuat dari tepung tapioka. Uniknya, kerupuk merah muda ini bisa disajikan bersama soun, daging sapi, dan bahan isian soto lainnya di dalam mangkuk, sehingga kerupuk disiram oleh kuah kaldu soto yang masih panas. Kerupuk memang jadi lembek dan tidak renyah akibat terkena guyuran kuah. Tapi hasilnya adalah kerupuk yang kenyal dan gurih, sehingga memperkaya cita rasa Soto Padang. Untuk Anda yang menyukai kerupuk yang renyah, tak usah khawatir, karena biasanya ada kerupuk merah jambu yang disajikan secara terpisah pula.

SOTO PADANG NIKMAT DI JAKARTA

Karena popularitasnya, Soto Padang cukup mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Anda yang ingin menikmati kelezatan Soto Padang tak perlu harus jauh-jauh ke Padang, kok. Ada banyak tempat yang menyediakan Soto Padang yang nikmat. Di Jakarta, ada beberapa tempat yang selalu jadi andalan untuk mencari Soto Padang yang lezat dan otentik, di antaranya:

1. Soto Padang H. St. Mangkuto

Restoran yang satu ini bisa dibilang legendaris di Jakarta. Alm. Bondan Winarno dalam bukunya “100 Maknyus Jakarta” bahkan menyebut Soto Padang H. St. Mangkuto sebagai perintis Soto Padang di Jakarta. Maklum, restoran H. St. Mangkuto ini sudah menjual Soto Padang di Jakarta sejak tahun 1966. Sebelum pindah ke Jakarta, usaha keluarga ini sudah mulai menjual soto di Padang sejak tahun 1942. Selama bertahun-tahun berjualan Soto Padang, racikan bumbu di restoran ini bahkan tidak berubah sampai sekarang. Saking populernya Soto Padang di restoran ini, tidak sedikit orang dari wilayah lain di Jakarta yang rela datang ke restoran yang berlokasi di Pasar Baru ini untuk menikmati semangkuk Soto Padang H. Mangkuto. Pejabat dan selebritis pun tak jarang jadi pelanggan di restoran ini.

Soto Padang memang menjadi menu andalan restoran ini. Restoran ini bahkan tidak menyajikan menu lain selain Soto Padang. Menu sate Padang dan nasi goreng rendang baru beberapa tahun belakangan ini hadir di restoran tersebut akibat tingginya permintaan. Jadi, kualitas dan rasa Soto Padang H. Mangkuto tentu terjaga. Selain itu, walaupun populer dan banyak dicari, restoran Soto Padang H. St. Mangkuto hanya memiliki 2 cabang, yaitu di Pasar Baru dan Kebayoran. Semuanya demi menjaga kualitas dan rasa hidangan!

Kunci kesuksesan Soto Padang H. St. Mangkuto adalah pemakaian berbagai bumbu dan rempah yang digunakan untuk membuat kuah kaldunya. Konon, soto Padang di restoran ini dibuat dengan 3 bumbu dasar, yaitu bumbu kering, bumbu basah, dan bumbu tumis. Itulah sebabnya kuah kaldu Soto Padang H. St. Mangkuto terasa lebih kental dan kaya rasa. Selain itu, daging sapi yang menjadi isian Soto Padang juga sangat renyah. Tekstur daging sapi ini didapat setelah proses perebusan selama 1 jam dan proses menggoreng selama 1 jam! Kelezatan Soto Padang H. Mangkuto memang sudah diakui banyak orang. Apakah Anda sudah pernah mencobanya?

2. Soto Padang RM. Bunda

Di daerah Bendungan Hilir, ada sebuah restoran yang punya banyak pelanggan setia akibat menu Soto Padang-nya yang lezat, yaitu RM Bunda. Salah satu keistimewaan Soto Padang di restoran ini adalah pelanggan bisa memilih isian Soto Padang yang mereka inginkan. Ada 3 pilihan Soto Padang yang bisa dipilih pelanggan, yaitu Soto Padang Daging, Soto Padang Paru, dan Soto Padang Campur. Penambahan paru sebagai isian soto tentu menambah kelezatan dan rasa gurih soto.

Selain Soto Padang, restoran ini juga menyediakan banyak menu lainnya, seperti ketupat sayur, nasi goreng, mie rebus, dan kuliner Minang lainnya. Selain itu, ada menu pisang goreng ketan yang juga banyak penggemarnya. Jadi, ada banyak pilihan sajian yang bisa menikmati Soto Padang yang Anda pesan di rumah makan ini

3. Soto Padang H. Ajo Manih

Walau disiapkan dengan berbagai bumbu dan rempah, soto padang pun memiliki sedikit variasi. Ada Soto Padang yang memiliki kuah kaldu yang bening, ada yang memiliki kuah kaldu kental dan kecoklatan. Nah, Soto Padang H. Ajo Manih ini merupakan tipe Soto Padang yang memiliki kuah kaldu bening. Namun walaupun kuahnya bening, bukan berarti kuah kaldunya tidak kaya rasa, lho. Soto Padang H. Ajo Manih yang terletak di Rawamangun ini tetap lezat dan tidak kalah populer dengan sajian Sate Padang-nya yang juga banyak penggemarnya. Jadi, saat Anda mampir ke rumah makan ini, jangan hanya memesan Sate Padang-nya saja.

4. Soto Padang Cik Uniang

Rumah makan Cik Uniang berada di Jembatan Penghubung ITC-Mal Ambassador. Rumah makan ini tidak hanya menyajikan Soto Padang saja, tapi juga kuliner Minang lain seperti kepala kakap, rendang, otak ikan, dll. Namun, menu Soto Padang merupakan salah satu menu yang populer di rumah makan ini, hingga cepat terjual habis. Walaupun rumah makan beroperasi hingga jam 8 malam, menu Soto Padang di rumah makan ini biasanya sudah terjual habis pada jam makan siang. Jadi, Anda yang ingin mencicipi Soto Padang di sini sebaiknya datang dari siang, ya.

Apa yang membuat Soto Padang Cik Uniang begitu istimewa? Ternyata rasa gurih kuah kaldu Soto Padang yang keruh kental menjadi daya tarik utama. Cita rasa kuah kaldu Soto Padang ini tidak hanya didapat dari berbagai bumbu dan rempah yang digunakan, tapi juga dari penambahan sumsum sapi dalam rebusan tulang saat membuat kuah kaldu soto. Tak heran kalau cita rasanya begitu lezat!

5. Soto Padang Minang Nusantara

Warung Soto Padang di daerah Gandaria ini hanya beroperasi di malam hari, tepatnya dari jam 5 sore hingga jam 1 malam. Cita rasa kuah kaldunya sangat mantap berkat bumbu dan rempah yang konon didatangkan langsung dari Padang. Dilengkapi dengan daging dendeng, paru, soun, perkedel, dan irisan daun bawang, Soto Padang ini siap menghangatkan tubuh dan memuaskan lidah Anda.

MEMBUAT SOTO PADANG SENDIRI

Soto Padang memang tidak sulit dicari di Jakarta. Tapi Anda pun bisa mencoba membuat Soto Padang sendiri di rumah. Proses yang cukup membutuhkan waktu adalah tahap pembuatan kuah kaldu, karena daging sapi perlu direbus selama beberapa saat bersama bumbu dan rempah untuk membuat kuah kaldu yang gurih dan lezat. Setelah itu, daging sapi yang telah direbus kemudian dipotong kecil, lalu digoreng. Tapi waktu dan usaha yang Anda lakukan untuk membuat kuah kaldu ini pasti sebanding dengan cita rasa sajian yang Anda siapkan.

Selain menyiapkan kuah kaldu dan daging sapi, jangan lupa juga menyiapkan bahan tambahan lain seperti perkedel, soun, kerupuk, dll. Sajian Soto Padang lezat pun siap untuk keluarga Anda. Selamat mencoba!


Berita Lainnya

Sensasi Unik dan Pedas, Nasi Goreng Jancuk Surabaya

Oct 14, 2019

Sensasi Unik dan Pedas, Nasi Goreng Jancuk Surabaya

Pecinta kuliner pedas pasti suka berkunjung ke Surabaya, karena di kota ini ada banyak sajian pedas yang pasti memuaskan selera para penyuka rasa pedas. Bukan hanya Sambal Bu Rudy saja sajian pedas di Surabaya yang populer, tapi juga Bebek Mercon, Pentol Gila, Mie Setan, Ceker Koleng, dan banyak kuliner lezat lainnya yang diolah dengan cita rasa super pedas. Kalau Anda menyukai nasi goreng, Anda harus mencoba Nasi Goreng Jancuk dari Surabaya. Anda mungkin mengenal ‘jancuk’ sebagai kata umpatan yang diucapkan orang Surabaya. Lalu mengapa kata umpatan ini justru menjadi nama sajian khas Surabaya? Ternyata alasannya adalah karena umpatan ‘jancuk’ ini akan keluar dari penikmat Nasi Goreng Jancuk Surabaya. Saking pedasnya sajian ini, lidah Anda pun tak bisa menahan diri untuk melontarkan umpatan kasar. Memang sebenarnya seberapa pedasnya sih Nasi Goreng Jancuk ini? Ada 2 level pedas dari Nasi Goreng Jancuk yang bisa Anda coba. Level pertama merupakan level pedas biasa. Untuk level ini, tiap porsi nasi goreng disiapkan dengan 1 ons cabe rawit. Jumlah ini saja sebenarnya sudah cukup untuk memberikan rasa pedas pada nasi goreng. Tapi ternyata jumlah ini masih belum seberapa bila dibandingkan dengan jumlah cabe rawit yang digunakan pada Nasi Goreng Jancuk level kedua alias Nasi Goreng Jancuk Ekstra Pedas. Di level kedua ini, Nasi Goreng Jancuk menggunakan 20-30 buah cabe rawit pada tiap porsinya! Bumbu seperti sambal dan bumbu rempah pun masih ditambahkan pada Nasi Goreng Jancuk ini, sehingga cita rasa pedasnya pasti terasa. Walaupun pedas, Nasi Goreng Jancuk tetap kaya cita rasa. Bahan-bahan seperti suwiran ayam, udang, irisan telur dadar, serta kerupuk udang dan taburan bawang goreng melengkapi sajian ini. Jadi, Nasi Goreng Jancuk ini tidak hanya mengandalkan rasa pedas cabai saja, kok! Perpaduan rasa pedas dan bahan-bahan nasi goreng yang lain akan membuat Anda tak bisa berhenti menikmati nasi goreng ini. Saat ini Nasi Goreng Jancuk hanya bisa ditemukan di Surabaya. Walaupun nasi goreng merupakan sajian yang bisa ditemukan di kota-kota lain, tapi Anda tetap tak boleh melewatkan kesempatan untuk menikmati Nasi Goreng Jancuk bila Anda sedang berada di Surabaya. Keunikan Nasi Goreng Jancuk bukan hanya dari cita rasa pedasnya, tapi juga cara penyajiannya yang unik. Nasi Goreng Jancuk disajikan ke atas meja menggunakan penggorengan ukuran besar! Tak heran, porsi Nasi Goreng Jancuk memang sangat besar dan bisa untuk dinikmati oleh 3-4 orang. Makan rame-rame selalu lebih seru, kan? Apalagi kalau hidangan yang dinikmati bersama rasanya sangat lezat dan super pedas! Pecinta kuliner pedas melihat sajian pedas bukan hanya sebagai makanan biasa, tapi sebagai tantangan yang menarik. Tak heran kalau para pecinta kuliner pedas sering berburu sajian pedas yang ingin mereka cicipi, untuk menantang ketahanan mereka terhadap rasa pedas. Jadi, kalau Anda sedang berada di Surabaya, jangan terlewat untuk mencicipi Nasi Goreng Jancuk yang berada di Surabaya Plaza Hotel. Banyak pula tempat lain yang menyajikan nasi goreng di Surabaya dengan embel-embel ‘Jancuk’ pada namanya. Tapi kalau Anda ingin mencicipi Nasi Goreng Jancuk yang paling otentik, Surabaya Plaza Hotel adalah tempatnya. Jadi, apakah Anda berani menerima tantangan pedas dari Nasi Goreng Jancuk?   Sumber :phinemo.com/nasi-goreng-jancuk-buronan-kuliner-big-hot-di-surabaya/ksmtour.com/wisata-kuliner/kuliner-surabaya/nasi-goreng-jancuk-surabaya-sensasi-pedas-luar-biasa.htmltravel.tribunnews.com/2018/10/12/5-kuliner-surabaya-yang-menggugah-selera-coba-nasi-goreng-jancuk-hingga-rawon-setan?page=2greatnessindonesia.com/nasi-goreng-jancuk/idntimes.com/food/diet/venitabe0607/9-kuliner-pedas-ini-harus-kamu-coba-saat-berkunjung-ke-surabaya-c1c2/full

Soto Bandung yang Kaya Rasa dan Gizi

Oct 14, 2019

Soto Bandung yang Kaya Rasa dan Gizi

Berlibur ke Bandung menjanjikan banyak sekali pemandangan menakjubkan, selain kuliner yang menggugah selera. Banyaknya opsi kuliner enak di kota kembang itu, Soto Bandung wajib ada di daftar menu makanan yang mesti disantap selama berada di Bandung.   Apa bedanya soto Bandung dengan jenis soto lainnya? Setidaknya ada 4 ciri khas Soto di Bandung yang unik dan tak ada di tempat lain:   1. Kandungan gizi yang baik dan mantap dikonsumsi   Di dalam semangkuk soto Bandung, Anda akan menemukan bahan-bahan seperti daging sapi, kedelai goreng, seledri, tomat, dan lobak. Semua bahan tersebut kaya dengan protein, vitamin, dan mineral yang baik bagi pertumbuhan organ tubuh. Atas dasar itulah soto Bandung pantas dinobatkan sebagai makanan yang sehat dan baik dikonsumsi setiap saat, baik pagi, siang maupun malam.   2. Lobak   Soto Bandung agaknya satu-satunya jenis soto yang menggunakan lobak sebagai bahannya. Rasa dan aromanya yang khas membuat hidangan soto terasa lebih kaya dari segi rasa. Selain itu manfaatnya juga sangat kaya. Bila dikonsumsi teratur, lobak mampu menjaga imunitas tubuh.   3. Daging sapi   Salah satu manfaat besar daging sapi ada pada fungsinya sebagai bahan makanan pencegah anemia. Daging sapi sebagai sumber zat besi juga membantu penyerapan zat besi lebih maksimal. Selain itu daging sapi juga membuat soto terasa lebih gurih dibanding biasanya.   4. Kacang kedelai   Ini adalah sumber protein nabati terbaik, dan lebih baik dibanding daging sapi. Bagi pria, kedelai menurunkan resiko terkena kanker prostat. Sementara bagi wanita, kedelai mampu menurunkan resiko terkena kanker payudara.   Baik lobak maupun kedelai jadi dua bahan makanan yang membuat soto Bandung tampak berbeda dibanding jenis soto lainnya. Jadi kalau Anda berminat membuat semangkuk soto Bandung di rumah, jangan lupa masukkan bahan-bahan tersebut ke dalam semangkuk soto ya.   Jangan lupa juga untuk menambahkan Royco bumbu pelezat rasa sapi. Bumbu ini membantu Anda memaksimalkan rasa soto yang Anda persiapkan untuk dihidangkan ke tengah keluarga. Dengan kata lain, soto bandung yang menambahkan Royco pasti lebih lezat rasanya.   Jika Anda tinggal di Jakarta dan ingin mencicipi Soto Bandung yang khas, berikut rekomendasi tempat makan Soto Bandung terenak di Jakarta.   1. Mie Kocok Bandung   Warung Mie Kocok Bandung terletak di Jl. Cipete Raya Blok B No.7, RT.6/RW.4, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Disana Anda bisa menemukan berbagai varian menu khas Bandung termasuk cuanki dan soto bandung yang terkenal itu.   2. Dapur sunda   Berbagai makanan sunda, termasuk soto bandung, disajikan di warung makan yang beralamat di Jl. Cipete Raya No.13, RT.5/RW.4, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Kalau Anda kangen makanan sunda, cobalah kesana sesekali. Suasana yang cukup nyaman dan makanan yang lezat pasti membuat Anda betah berlama-lama disana.   3. Warung Lombok   Warung satu ini terletak di Arion Mall, persisnya di alamat Jl. Paus No.89-G, RT.2/RW.7, Jati, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Meski namanya identik dengan salah satu daerah di luar Jawa, namun tempat itu dikenal sebagai restoran sunda. Menunya? Sudah pasti khas Sunda donk   4. Warung nasi ampera   Warung ini terletak di Jl. TB Simatupang No.2, RT.12/RW.5, Tj. Bar., Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sebagai warung khas Sunda, Anda bisa bernostalgia disana sembari mencicipi makanan khas Jawa Barat yang mengingatkan Anda dengan masa kecil yang bahagia.   5. Riung Sunda   Restoran kasual ini beralamat di Jl. Letjen S. Parman No.28, RT.12/RW.6, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Tempatnya bagus untuk anak-anak, dan makanan sundanya juga lumayan lezat. Reference: suara.com/lifestyle/2016/11/17/193000/peneliti-ungkap-manfaat-lobak-putih-dalam-soto-bandunginfobdg.com/v2/segarnya-si-kuah-bening-soto-bandung/negerikuindonesia.com/2015/05/soto-bandung-kuliner-tradisional.htmlfood.detik.com/info-kuliner/d-4429371/sluurp-hangatkan-badan-dengan-soto-bandung-yang-bening-gurih-di-sini

Sate Klatak Kuliner Unik dari Jogja

Oct 14, 2019

Sate Klatak Kuliner Unik dari Jogja

Banyak yang bilang bahwa Yogyakarta adalah surganya kuliner dan julukan ini memang pas. Kalau Anda kebetulan berencana menghabiskan liburan di kota ini, cobalah cari informasi tentang kuliner khas Jogja. Anda akan menemukan sate klatak di antara beragam kuliner unik yang dijual di kota Jogja.   Jenis sate satu ini memang terbilang unik. Satu porsi sate kambing muda dibakar menggunakan jeruji sepeda, dan dibumbui dengan cara sederhana. Biasanya hanya dibumbui dengan garam. Terkadang Anda mendapatkan tambahan berupa kuah bening.   Sebagai makanan unik, sate klatak tentu punya sejarahnya sendiri. Penasaran gimana sejarahnya?   1. Asal mula sate klatak Sate klatak adalah sate kambing yang asal-usulnya dari kata ‘klatak’. Jadi garam yang ditaburkan ke daging kambing muda akan berbunyi ‘klatak-klatak-klatak’ ketika dibakar. Coba sesekali amati proses pembakaran sate klatak, bunyi semacam itu bakal mudah Anda dengar.   Di Jogja, Pak Pong adalah nama tempat makan sate klatak paling terkenal. Meski paling terkenal, sate Pak Pong bukanlah pionir sate klatak di Jogja. Konon menurut cerita yang beredar, Mbah Ambyah lah yang memiliki ide menjual sate klatak. Dia adalah seorang juragan pemilik peternakan kambing, yang dulu di Jejeran, Bantul, Yogyakarta, menjual sate klatak di bawah pohon Melinjo. Tak heran bila daerah Jejeran sekarang dikenal sebagai pusat sate klatak.   2.   Keunikan sate klatak Sate klatak dikatakan unik karena dibuat dari daging kambing muda. Selain itu, bumbunya pun sederhana. Tidak ada bumbu kacang atau kecap, melainkan hanya dibumbui garam. Tusuk satenya pun bukan tusuk sate yang biasanya kita temukan di berbagai penjual sate yang digunakan adalah jeruji sepeda. Jenis tusuk sate ini dipilih karena dipercaya bisa menghantarkan panas lebih baik dibanding tusuk bambu biasa.   3. Rekomendasi sate klatak di Yogyakarta   Surga sate klatak ada di bagian selatan Yogyakarta, persisnya di daerah Pasar Jejeran, Bantul Yogyakarta. Tapi bukan hanya di daerah tersebut. Anda juga bisa menemukan penjual sate klatak di daerah sekitar Jejeran dalam radius satu sampai dua kilometer dari Jejeran.   Jika Anda ingin mengunjunginya, berikut rekomendasi warung sate yang populer di daftar berikut ini. Sate Klatak Pak Bari   Warung sate ini terletak di dalam pasar Jejeran, tepatnya di Pasar Wonokromo, Jalan Imogiri Timur No.5, Wonokromo, Pleret, Wonokromo II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.   Warung sate Pak Bari buka dari jam 18:00 sampai habis. Biasanya waktu paling ramai ada di akhir minggu. Karena itu kalau mau makan sate di Pak Bari di akhir pekan, kami sarankan Anda datang lebih awal.   Sate Klatak Pak Jeje   Dari Selatan Jogja kita ke Utara, sebab di sana ada Sate Klatak Pak Jeje. Warung satu ini bisa ditemukan di alamat Jl. Magelang No.Km. 6.5, Jombor Lor, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.   Selain sate klatak, warung sate Pak Jeje menjual sate lain seperti sate bumbu, gule daging, dan sate goreng.   Sate Klatak Pak Jede   Kalau malas pergi ke Bantul karena Anda kebetulan menginap di tengah kota, Anda bisa menyambangi warung Sate Jede yang beralamat di Jl. Nologaten No.46, Nologaten, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tongsengnya enak, dan satenya empuk dengan bumbu yang sangat terasa di lidah.   Sate Klatak Pak Pong   Ini dia warung sate klatak legendaris di Yogyakarta. Anda bisa menyambanginya di alamat Jl. Sultan Agung No.18, Jejeran II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Warung Pak Pong selalu ramai, apalagi ketika akhir pekan tiba. Oh ya, saking ramainya, Anda mesti sabar banget menunggu sampai pesanan tiba di atas meja.   Apakah Ada sudah siap berburu sate klatak Jogja?     Reference:travelingyuk.com/sate-klatak-jogja/74206/liputan6.com/regional/read/2640017/asal-mula-penemuan-satai-klataktravel.kompas.com/read/2012/06/15/07435217/Sudah.Pernah.Mencicipi.Sate.Klataknjogja.co.id/wisata-kuliner/sate-klatak-jogja/gudeg.net/direktori/1871/sate-klatak.html

Rahasia Sedapnya Sate Madura

Nov 11, 2019

Rahasia Sedapnya Sate Madura

Sate Madura bisa disebut sebagai salah satu jenis sate yang paling populer dan paling dikenal oleh masyarakat Indonesia. Saat mendengar wilayah Madura, maka yang teringat pertama kali adalah sate, walaupun tentu saja wilayah di Jawa Timur ini juga memiliki kuliner lain yang tak kalah lezatnya. Nama sate Madura bahkan sering dianggap sebagai jaminan kelezatan sate. Apa sih yang membuat sate ayam Madura begitu disukai? Apakah bumbu sate Madura yang nikmat? Atau adakah alasan lain yang membuat masyarakat Indonesia begitu menyukai sate ini? Sate Madura memang memiliki beberapa keistimewaan yang menjadikannya unik dan berbeda dengan sate dari daerah lain. Salah satunya adalah bumbu sate Madura yang memang merupakan salah satu daya tarik sajian sate ini. Rasa bumbu sate Madura biasanya memang agak manis. Apalagi rasa manis dari kecap ini berpadu dengan gurihnya kacang yang dihaluskan, menciptakan saus yang lezat dan kaya rasa. Selain itu, bumbu sate Madura juga dibumbui dengan kemiri sehingga rasanya lebih istimewa. Ingin membuat sate Madura yang lezat? Perkaya cita rasa sate buatan Anda dengan berbagai bumbu berikut ini: 1. Bumbu kacang Sate Madura biasanya disajikan bersama bumbu kacang yang lezat. Bumbu seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan kemiri dihaluskan dan ditumis bersama irisan daun jeruk. Setelah itu, tambahkan kacang tanah yang sudah dihaluskan, serta bumbu lainnya seperti gula, garam, kecap manis, dan gula merah. Bumbu kacang ini lalu ditambahkan air dan dimasak hingga mengental dan mengeluarkan minyak. Saus kacang yang gurih dan manis pun siap dinikmati bersama sate ayam yang empuk 2. Bumbu rendam Agar lebih kaya rasa, sate Madura memang direndam dulu dalam bumbu dan dibiarkan selama beberapa saat hingga bumbu meresap. Untuk membuat bumbu perendamnya pun sangat mudah. Anda cukup mencampurkan perasan jeruk nipis dengan merica bubuk dan bawang putih yang sudah dihaluskan. Anda juga bisa menambahkan Bango Kecap Manis  pada bumbu rendam ini. Anda tak akan menyangka bahwa bumbu yang sederhana ini akan sangat membantu untuk menambah rasa daging ayam. Bumbu rendam ini juga bisa dioleskan kembali saat sate sedang dibakar sehingga sate akan lebih lezat dan harum. Perpaduan bumbu rendam yang digunakan saat membakar sate serta bumbu kacang yang disajikan bersama sate akan melengkapi sajian sate dan membuat rasa sate jadi lebih nikmat. Namun, cara pengolahan sate juga harus jadi perhatian. Sate Madura sendiri memiliki cara olah yang memang bertujuan untuk menambah kelezatan daging ayam yang digunakan.  Mengolah sate Madura diawali dengan merendam sate ayam dalam bumbu. Sebelum dibakar, sate dicelupkan dulu dalam bumbu sehingga bumbu lebih meresap. Saat dibakar, sate juga terus diolesi dengan minyak ayam sehingga aromanya semakin harum. Selain itu, arang batok kelapa yang digunakan untuk membakar sate membuat aroma Sate Madura semakin menggoda. Beberapa pembuat sate melakukan langkah ekstra dengan memberikan perasan jeruk limau pada arang yang digunakan untuk membuat sate. Tujuannya adalah agar aroma asap tidak terlalu kuat menempel pada sate dan tidak mengalahkan aroma sate yang harum. Ternyata rahasia kelezatan sate ayam Madura sebenarnya sederhana. Dengan bumbu dan cara pengolahan yang tepat, sate Madura yang empuk, harum, dan kaya rasa pun bisa Anda siapkan. Pernahkah Anda mencoba membuat sate sendiri di rumah?