Kembali ke Inspirasi dan Promo

Sedapnya Ikan Asam Pedas Melayu

Image Banner

17 March 2020

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak sumber bahan pangan ikan. Itu sebabnya, banyak sajian khas Indonesia yang memanfaatkan ikan sebagai bahan utamanya, mulai dari ikan goreng, ikan bakar, pepes ikan, dan lain-lain. Namun, bahasan dalam artikel kali ini adalah tentang olahan ikan asam pedas yang populer sebagai makanan khas dari Riau, yaitu Gulai Ikan Patin.

Daerah Sumatera, terutama Riau, memang memiliki banyak sajian khas yang sangat kental unsur Melayu-nya, yaitu masakan yang dibumbui dengan berbagai rempah, berlemak, dan berkuah kental. Cita rasa asem pedas juga sering dijumpai dalam masakan Melayu. Besarnya pengaruh Melayu dalam masakan khas di daerah Sumatera terjadi sebagai akibat dari jalur perdagangan dan ekonomi internasional pada zaman dahulu, di mana Sumatera merupakan pusat perdagangan yang menjadi tempat berkumpulnya para pedagang dari berbagai negara. Jadi, tak heran bila banyak masakan khas di Indonesia, terutama Sumatera, yang mirip dengan masakan dari Malaysia, Singapura, dan negara-negara tetangga.

Masakan khas Indonesia yang sangat terasa pengaruh Melayu-nya adalah Gulai Ikan Patin dari Riau. Ikan patin memang merupakan jenis ikan yang populer diolah dalam berbagai masakan rumpun Melayu, karena ikan ini relatif mudah didapat dan dengan harga yang cukup terjangkau. Selain itu, ikan patin juga kaya nutrisi dengan kandungan protein dan Omega 3 yang baik bagi kesehatan otak. Kandungan lemak jenuh dalam ikan patin juga membantu mencegah penyakit jantung koroner dan menurunkan kadar kolesterol. Jelas, manfaat kesehatan dari konsumsi ikan patin sangat banyak.

Dalam sajian Gulai Ikan Patin, lembutnya daging ikan patin berpadu dengan kuah asam pedas yang terasa sangat segar dan kaya rasa. Bahan seperti belimbing wuluh dan tomat memberikan rasa asam yang menyegarkan, sedangkan bumbu rempah seperti lengkuas, bawang merah, bawang putih, sereh, jahe, daun jeruk, dan tidak lupa Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi memperlengkap cita rasa ikan asam pedas Melayu.

Bumbu dan rempah saja belum lengkap untuk membuat sajian gulai ikan patin yang lezat. Anda tentu harus menggunakan ikan patin yang segar dan berkualitas juga. Untuk memilih ikan patin yang lezat untuk digulai, pilihlah ikan patin berukuran sedang yang memiliki lemak perut tebal. Setelah ikan dibersihkan, potong ikan patin secara melintang dan biarkan lapisan lemak di bagian perutnya. Lapisan lemak inilah yang akan membuat gulai jadi terasa lebih gurih.

Selain memilih ikan patin yang berkualitas, Anda juga harus mengolah ikan patin dengan tepat agar tidak amis dan tidak berbau lumpur. Beberapa langkah berikut akan membantu Anda:

1. Untuk menghilangkan bau amis, campur ikan patin dengan timun yang sudah diparut, lalu remas-remas selama sekitar 15 menit. Setelah itu, bersihkan perut ikan dengan campuran air jeruk dan garam. Gosok pula bagian dalam ikan dengan garam, lalu bilas dengan air. Setelah itu, beri gula pasir pada bagian dalam ikan. Biarkan selama beberapa saat, lalu bilas ikan kembali.

2. Cara lain untuk menghilangkan bau amis ikan patin adalah dengan mencuci ikan dengan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis. Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis ini juga bisa ditambahkan pada Gulai Ikan Patin Anda sebagai penyedap masakan, lho!

3. Agar gulai terasa lebih nikmat, lendir ikan patin harus dibersihkan dengan baik. Caranya, rendam ikan dalam perasan air jeruk limau. Selain itu, setelah ikan dibersihkan, gosok ikan dengan abu gosok, lalu bilas hingga bersih. Anda juga bisa mencampur ikan dengan daun bambu muda dan menaburi ikan patin dengan garam. Biarkan selama sekitar 5 menit, lalu remas ikan dengan daun bambu, kemudian bilas dengan air bersih. Jadi, apakah Anda sudah siap mengolah ikan patin menjadi gulai ikan asam pedas yang nikmat?


Berita Lainnya

Nasi Goreng Mawut Khas Malang

Oct 14, 2019

Nasi Goreng Mawut Khas Malang

Mau makan nasi goreng atau mie goreng? Kalau bingung, santap saja keduanya! Salah satu sajian nasi goreng khas Indonesia, yaitu Nasi Goreng Mawut, memadukan kelezatan nasi goreng dan mie goreng dalam satu sajian. Namanya yang unik memang menunjukkan keistimewaan sajian nasi goreng ini. Bayangkan saja, mie basah ditambahkan dalam nasi goreng bersama kol, sayuran, dan suwiran daging ayam. Bahan-bahan lain seperti sosis, daun bawang, atau bahan lan kesukaan Anda juga bisa Anda tambahkan. Pasti mengenyangkan, bukan?Nasi Goreng Mawut adalah sajian nasi goreng yang dikenal juga sebagai Nasi Goreng Magelangan. Ada sumber yang mengatakan nasi goreng ini merupakan sajian khas Malang, tapi ada juga sumber yang menyebutkan Magelang sebagai kota asal sajian ini. Yang pasti, nasi goreng ini memang berasal dari Jawa, karena memiliki gaya yang mirip dengan Nasi Goreng Jawa. Bumbu yang digunakan pun serupa dengan bumbu Nasi Goreng Jawa, yaitu bawang putih, bawang merah, cabai, dan terasi. Pembeda utama antara Nasi Goreng Mawut dengan Nasi Goreng Jawa adalah penambahan mie basah yang membuat sajian nasi goreng menjadi semakin unik dan menarik.Ingin mencoba membuat Nasi Goreng Mawut sendiri? Walaupun relatif mudah, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat membuat Nasi Goreng Mawut, di antaranya:1. Pilih mie yang tepatMie yang digunakan dalam Nasi Goreng Mawut biasanya adalah mie basah. Untuk memilih mie yang berkualitas dan aman dikonsumsi, pilih mie dengan warna kuning yang tidak terlalu terang. Warna kuning pucat justru menunjukkan bahwa tidak mengandung pewarna tambahan. Pastikan pula mie masih segar dan tidak berlendir ataupun berbau. Sebagai alternatif, Anda bisa menggantikan mie basah dengan mie bulat atau mie telur.2. Olah mie dengan benarSebelum diolah bersama-sama dengan bahan nasi goreng lainnya, mie memang harus dimasak terlebih dulu. Bila Anda menggunakan mie basah, mie cukup diseduh dengan air panas selama beberapa saat. Sedangkan kalau Anda menggunakan mie telur kering, rebus dulu mie selama beberapa menit hingga melunak. Ingat, Anda tidak perlu memasak mie hingga matang, karena mie masih akan dipanaskan lagi bersama bahan nasi goreng lainnya. Bila mie sudah matang saat diolah dengan bahan nasi goreng lainnya, mie akan jadi terlalu lembek.3. Jangan terlalu banyak menambahkan mieRasio jumlah nasi dan mie yang Anda olah untuk membuat Nasi Goreng Mawut harus sesuai. Sajian yang Anda siapkan adalah nasi goreng, dan bukan mie goreng. Jadi jangan terlalu banyak menambahkan mie, ya. Perkiraan rasio yang tepat adalah sekitar 100 gram mie untuk tiap 2 piring nasi putih.Masalah yang paling umum terjadi bila Nasi Goreng Mawut diolah dengan cara yang salah adalah mie yang terlalu matang, sehingga menjadi lembek saat disajikan dalam nasi goreng. Namun, masalah ini bisa Anda hindari dengan mengikuti tips di atas.Setelah mengetahui tips-tips di atas, Anda siap membuat Nasi Goreng Mawut nan nikmat di rumah. Cara membuatnya tidak jauh berbeda dengan cara membuat nasi goreng lain, kok. Bumbu halus yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, terasi, dan cabai ditumis hingga harum. Setelah itu, masukkan bahan-bahan nasi goreng seperti suwiran ayam, daun bawang, sawi, telur, nasi, dan mie. Jangan lupa tambahkan bumbu tambahan yang akan menyedapkan sajian nasi goreng, seperti Bango Kecap Manis. Nasi Goreng Mawut pun tersaji dengan mudah. Selamat mencoba! Reference:pekanbaru.tribunnews.com/2016/10/04/nasi-goreng-mawut-adanya-hanya-di-indonesiakooliner.com/blog/menikmati-nasi-goreng-mawut-khas-malang/sajiansedap.grid.id/read/101864616/resep-nasi-goreng-magelangan-enak-campuran-mi-dan-nasi-yang-mantap-untuk-sarapan?page=allblueband.co.id/tips/ingin-makan-mie-dan-nasi-goreng-buat-saja-nasi-goreng-mawut/  

Uniknya Sate Ambal Bumbu Tempe, Kuliner Khas Kebumen

Nov 11, 2019

Uniknya Sate Ambal Bumbu Tempe, Kuliner Khas Kebumen

Biasanya bumbu apa yang jadi pilihan Anda sebagai pendamping lezat saat menikmati sate? Apakah bumbu kacang atau bumbu kecap? Ternyata ada pilihan bumbu sate lezat lain yang tersedia, yaitu bumbu tempe.Bumbu sate yang unik ini bisa ditemukan dalam sajian sate Ambal, sajian khas Kebumen, Jawa Tengah. Nama ‘Ambal’ itu sendiri merupakan nama sebuah daerah di Kebumen, yaitu kecamatan Ambal. Daerah itulah yang menjadi pelopor sate Ambal, tepatnya di Warung Pak Kasman Asli. Pak Kasman sebagai pemilik warung sate adalah cucu dari Pak Samikin, pencipta sate Ambal. Sampai saat ini, sate Ambal Pak Kasman tetap jadi sajian yang dicari masyarakat, baik masyarakat lokal maupun mereka yang datang dari luar daerah.Keistimewaan sate Ambal adalah bumbunya yang terbuat dari tempe yang dihaluskan. Cara membuatnya, tempe direbus bersama cabai rawit, cabai merah, dan bawang putih hingga matang. Perpaduan tempe dan bumbu ini memberikan rasa yang gurih dan sedikit pedas. Setelah itu, rebusan tempe ini dihaluskan dalam blender lalu dimasak hingga agak mengental, tetapi jangan terlalu kental. Biasanya bumbu sate Ambal ini memang agak encer. Setelah siap, tambahkan kecap manis, lalu bumbu sate lezat pun siap.Tentu saja, bumbu sate yang lezat harus dilengkapi dengan sajian sate yang nikmat pula. Kelezatan sate Ambal datang dari berbagai bumbu yang digunakan untuk merendam sate sebelum dibakar. Bumbu rendaman ini terbuat dari bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, kunyit, ketumbar, merica putih, gula merah, dan garam yang dihaluskan. Bila mau, Anda juga bisa menambahkan pala dan jintan di dalam bumbu rendaman ini. Bumbu halus ini kemudian dicampur dengan kecap manis dan minyak goreng, lalu digunakan untuk merendam sate selama sekitar 1 jam. Aslinya, daging ayam bahkan direndam hingga 2-5 jam hingga bumbu benar-benar meresap dan daging ayam menjadi lebih empuk dan lembut. Setelah direndam, sate pun siap dibakar seperti biasa. Bumbu rendaman ini juga bisa dioleskan pada saat sate sedang dibakar sehingga sate menjadi semakin harum dan bumbunya semakin meresap.Bumbu yang digunakan untuk merendam sate Ambal perannya sangat besar bagi kelezatan sate Ambal. Berkat rendaman dari berbagai campuran bumbu ini, sate Ambal tetap terasa nikmat, bahkan bila dimakan tanpa teman bumbu sate yang terbuat dari tempe. Tapi, tentu saja bumbu sate Ambal ini tak boleh terlewat Anda nikmati. Rasa gurih dan legit dari tempe dan perpaduan bumbu lainnya akan memperkaya sajian sate Ambal. Lengkapi dengan ketupat yang empuk maka Anda pun mendapatkan sajian yang nikmat dan mengenyangkan.Ragam kuliner Indonesia memang tak diragukan lagi. Siapa yang menyangka kalau tempe bisa diolah jadi bumbu sate yang unik? Karena keunikannya, sate Ambal jelas menarik untuk dicoba. Sate Ambal memang jadi kuliner khas yang dicari pendatang yang singgah di Kebumen. Di Ambal yang menjadi daerah asalnya, warung sate Ambal bisa ditemukan dengan mudah, berjejer di kiri dan kanan jalan. Salah satu yang paling terkenal memang warung Sate Pak Kasman, tapi warung sate yang lainnya juga siap menyajikan sate Ambal yang lezat. Namun, sepertinya sate Ambal memang masih belum sepopuler jenis sate lain, terutama sate Madura atau sate Padang yang bisa ditemukan dengan mudah di berbagai kota. Padahal sate Ambal juga memiliki penggemar setia yang tidak sedikit. Apakah Anda merupakan salah satu penggemar sate Ambal?

Menikmati Kudapan Lezat Martabak Aceh, Kuliner Khas Serambi Mekah

Mar 17, 2020

Menikmati Kudapan Lezat Martabak Aceh, Kuliner Khas Serambi Mekah

Anda suka menyantap martabak telur? Sajian ini punya banyak variasinya di Indonesia, seperti Martabak Kubang, Martabak Mesir, dan lain-lainnya. Variasi sajian martabak telur yang akan dibahas kali ini adalah Martabak Aceh.Kalau bicara soal cita rasa yang kuat dan penggunaan rempah-rempah yang kaya, kuliner Aceh memang tidak kalah dengan kuliner dari wilayah Sumatera lainnya. Begitu juga dengan Martabak Aceh yang terasa istimewa dan berbeda dengan sajian martabak telur biasa berkat berbagai rempah yang digunakan dalam resepnya. Namun, pembeda Martabak Aceh dengan martabak telur tidak terbatas di bumbunya saja. Martabak Aceh juga memiliki beberapa keistimewaan lainnya, seperti:1. Kulit martabakBahan kulit Martabak Aceh tidak sama dengan bahan kulit martabak telur biasa. Bila kulit martabak telur biasanya dibuat terigu, minyak goreng, air, serta garam, maka kulit Martabak Aceh dibuat dari terigu, mentega, dan telur. Karena perbedaan ini, tekstur kulit Martabak Aceh terasa lebih kenyal dan lebih tebal, sedikit mirip dengan roti cane. Sedangkan kulit martabak telur biasanya lebih renyah dan tipis.2. Bentuk martabakPada martabak telur, biasanya kulit martabak yang renyah akan membungkus isi martabak. Namun pada Martabak Aceh, kulit martabak justru dibungkus oleh adonan telur pada bagian luarnya. Adonan telur ini terbuat dari telur, daun bawang, bawang merah, dan garam. Itu sebabnya, tampilan Martabak Aceh sekilas terlihat seperti telur dadar.3. Isian martabakIsian martabak telur biasanya terdiri dari irisan daun bawang dan daging sapi cincang yang telah dibumbui. Namun, Martabak Aceh memiliki isian yang sedikit berbeda, seperti udang, ayam, daun bawang, serta seledri yang telah dibumbui dengan bawang putih, bawang merah, garam, dan lada. Perbedaan isi ini memberikan cita rasa yang berbeda pada Martabak Aceh bila dibandingkan dengan jenis martabak telur lainnya.4. PenyajianMartabak telur biasanya disajikan bersama acar bawang saja. Namun, beberapa tempat yang menyajikan Martabak Aceh biasanya menghidangkan Martabak Aceh dengan kuah kari yang kental dan kaya rempah. Penambahan kuah kari ini membuat sajian terasa lebih nikmat dan kaya rasa.Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, keistimewaan Martabak Aceh ialah penggunaan udang dan ayam sebagai isiannya, tapi Anda juga bisa mengkreasikan Martabak Aceh dengan menggunakan daging sapi sebagai isiannya kok. Agar cita rasa daging sapi semakin kuat dan lezat, gunakan Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi untuk membumbui tumisan yang diolah sebagai isian Martabak Aceh. Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi juga bisa Anda gunakan untuk memperlezat rasa kuah kari yang disajikan bersama Martabak Telur Aceh. Perpaduan cita rasa rempah dan gurihnya daging sapi tentu akan membuat Martabak Aceh menjadi semakin nikmat.Walaupun merupakan kuliner khas Aceh, Martabak Aceh relatif mudah didapatkan di berbagai daerah, terutama di restoran yang khusus menghidangkan makanan Aceh. Di Jakarta, Martabak Aceh bisa didapatkan di Mie Aceh Seulawah di Bendungan Hilir, Mie Aceh Bang Surya di Depok, serta di Jambo Kupi di Pasar Minggu. Selain itu, masih banyak restoran lain yang bisa Anda kunjungi untuk menikmati Martabak Telur Aceh yang nikmat.

Sarapan Lezat dengan Burgo Kuah Santan Khas Palembang

Mar 17, 2020

Sarapan Lezat dengan Burgo Kuah Santan Khas Palembang

Kota Palembang memang identik dengan Pempek. Selain pempek, sebenarnya Palembang punya banyak makanan khas yang tak kalah lezat. Salah satu yang paling istimewa dan patut Anda coba adalah burgo.Burgo Palembang adalah sajian berkuah yang mengenyangkan dan terbuat dari bahan dasar ikan. Mau tahu lebih banyak info soal sajian Palembang tersebut? Inilah ulasan selengkapnya!Bahan-Bahan dan Cara Membuat Adonan BurgoKata burgo merupakan sebutan untuk bahan isian berwarna putih yang bentuknya menyerupai kwetiau. Bahan utama burgo terbuat dari campuran tepung beras, tepung sagu tani, air kapur sirih, air, dan sedikit garam. Semua bahan tersebut harus dicampur hingga merata dan bertekstur encer. Teksturnya harus benar-benar tepat agar menghasilkan burgo yang kenyal dan tidak mudah sobek.Selanjutnya, olesi loyang kue dengan sedikit minyak goreng supaya burgo tidak lengket. Masaklah lapisan-lapisan burgo dengan menuangkan satu centong adonan ke loyang lalu mengukusnya sampai matang. Ulangi proses tersebut sampai adonan burgo habis. Lembaran burgo yang sudah matang dan hilang uap panasnya harus segera digulung dan diiris-iris. Bila burgo telah matang, Anda tinggal membuat kuahnya.Membuat Kuah Burgo Berbahan Dasar IkanHampir semua hidangan khas Palembang terbuat dari bahan dasar ikan, termasuk burgo. Jenis ikan yang biasanya digunakan untuk membuat kuah burgo adalah daging ikan gabus segar tanpa tulang. Ikan gabus harus dipisahkan dari tulangnya sebelum dicuci bersih, dikukus hingga matang, lalu dihaluskan. Selain ikan gabus, Anda juga patut menyiapkan bahan-bahan lainnya, yaitu:Minyak goreng secukupnya untuk menumis.Bumbu yang dihaluskan (terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, jahe, lengkuas, dan ketumbar sangrai).Daun salam dan batang serai yang sudah dimemarkan.Santan dari setengah butir kelapa.Garam dan merica secukupnya.Knorr Bumbu Ekstrak daging AyamSemua bumbu halus harus ditumis dengan minyak goreng sampai matang dan harum. Kemudian, masukkan santan, daun salam dan serai, garam dan merica, serta daging ikan gabus rebus yang sudah dihaluskan. Masak sebentar sampai kuah mendidih sambil terus diaduk. Kuah yang sudah mendidih bisa segera disajikan dengan potongan burgo yang sudah Anda siapkan.Tambahan Bahan Pelengkap Lain untuk BurgoBiasanya penyajian burgo Palembang juga dilengkapi dengan taburan bawang goreng dan irisan telur rebus supaya cita rasanya makin gurih. Kalau Anda ingin menikmati burgo yang pedas, Anda bisa membuat sambal cabai rawit rebus yang dihaluskan atau sambal goreng. Sambal cabai rawit akan membuat burgo jadi pedas tanpa mempengaruhi cita rasa aslinya. Sedangkan sambal goreng lebih awet bila disimpan beberapa hari di lemari es. Masyarakat Palembang juga gemar menambahkan air perasan jeruk nipis supaya burgo terasa lebih segar.Asyiknya Menyantap Burgo di Pagi HariDi Palembang, Anda bisa menemukan para penjual burgo dengan mudah di pagi hari. Karena hidangan istimewa yang satu ini memang sering disantap sebagai menu sarapan. Porsi besar dan penyajiannya yang hangat membuat burgo menjadi alternatif menu sarapan yang sangat populer. Anda pasti kenyang dan bersemangat sebelum mulai beraktivitas bila menyantap burgo ketika sarapan.Jadi, kapan Anda akan mewujudkan rencana mengunjungi Kota Palembang? Jika belum sempat ke Palembang tetapi ingin merasakan kenikmatan burgo, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Bahan dasar burgo sangat mudah didapat dan proses pembuatannya juga tak sulit. Burgo Palembang bisa jadi menu sarapan atau selingan istimewa untuk Anda sekeluarga.