Kembali ke Inspirasi dan Promo

Sate Klatak Kuliner Unik dari Jogja

Image Banner

14 October 2019

Banyak yang bilang bahwa Yogyakarta adalah surganya kuliner dan julukan ini memang pas. Kalau Anda kebetulan berencana menghabiskan liburan di kota ini, cobalah cari informasi tentang kuliner khas Jogja. Anda akan menemukan sate klatak di antara beragam kuliner unik yang dijual di kota Jogja.

Jenis sate satu ini memang terbilang unik. Satu porsi sate kambing muda dibakar menggunakan jeruji sepeda, dan dibumbui dengan cara sederhana. Biasanya hanya dibumbui dengan garam. Terkadang Anda mendapatkan tambahan berupa kuah bening.

Sebagai makanan unik, sate klatak tentu punya sejarahnya sendiri. Penasaran gimana sejarahnya?

1. Asal mula sate klatak

Sate klatak adalah sate kambing yang asal-usulnya dari kata ‘klatak’. Jadi garam yang ditaburkan ke daging kambing muda akan berbunyi ‘klatak-klatak-klatak’ ketika dibakar. Coba sesekali amati proses pembakaran sate klatak, bunyi semacam itu bakal mudah Anda dengar.

Di Jogja, Pak Pong adalah nama tempat makan sate klatak paling terkenal. Meski paling terkenal, sate Pak Pong bukanlah pionir sate klatak di Jogja. Konon menurut cerita yang beredar, Mbah Ambyah lah yang memiliki ide menjual sate klatak. Dia adalah seorang juragan pemilik peternakan kambing, yang dulu di Jejeran, Bantul, Yogyakarta, menjual sate klatak di bawah pohon Melinjo. Tak heran bila daerah Jejeran sekarang dikenal sebagai pusat sate klatak.

2.   Keunikan sate klatak

Sate klatak dikatakan unik karena dibuat dari daging kambing muda. Selain itu, bumbunya pun sederhana. Tidak ada bumbu kacang atau kecap, melainkan hanya dibumbui garam. Tusuk satenya pun bukan tusuk sate yang biasanya kita temukan di berbagai penjual sate yang digunakan adalah jeruji sepeda. Jenis tusuk sate ini dipilih karena dipercaya bisa menghantarkan panas lebih baik dibanding tusuk bambu biasa.

3. Rekomendasi sate klatak di Yogyakarta

Surga sate klatak ada di bagian selatan Yogyakarta, persisnya di daerah Pasar Jejeran, Bantul Yogyakarta. Tapi bukan hanya di daerah tersebut. Anda juga bisa menemukan penjual sate klatak di daerah sekitar Jejeran dalam radius satu sampai dua kilometer dari Jejeran.

Jika Anda ingin mengunjunginya, berikut rekomendasi warung sate yang populer di daftar berikut ini.

  • Sate Klatak Pak Bari

Warung sate ini terletak di dalam pasar Jejeran, tepatnya di Pasar Wonokromo, Jalan Imogiri Timur No.5, Wonokromo, Pleret, Wonokromo II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Warung sate Pak Bari buka dari jam 18:00 sampai habis. Biasanya waktu paling ramai ada di akhir minggu. Karena itu kalau mau makan sate di Pak Bari di akhir pekan, kami sarankan Anda datang lebih awal.

  • Sate Klatak Pak Jeje

Dari Selatan Jogja kita ke Utara, sebab di sana ada Sate Klatak Pak Jeje. Warung satu ini bisa ditemukan di alamat Jl. Magelang No.Km. 6.5, Jombor Lor, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain sate klatak, warung sate Pak Jeje menjual sate lain seperti sate bumbu, gule daging, dan sate goreng.

  • Sate Klatak Pak Jede

Kalau malas pergi ke Bantul karena Anda kebetulan menginap di tengah kota, Anda bisa menyambangi warung Sate Jede yang beralamat di Jl. Nologaten No.46, Nologaten, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tongsengnya enak, dan satenya empuk dengan bumbu yang sangat terasa di lidah.

  • Sate Klatak Pak Pong

Ini dia warung sate klatak legendaris di Yogyakarta. Anda bisa menyambanginya di alamat Jl. Sultan Agung No.18, Jejeran II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Warung Pak Pong selalu ramai, apalagi ketika akhir pekan tiba. Oh ya, saking ramainya, Anda mesti sabar banget menunggu sampai pesanan tiba di atas meja.

Apakah Ada sudah siap berburu sate klatak Jogja?


Berita Lainnya

Nasi Goreng Mawut Khas Malang

Oct 14, 2019

Nasi Goreng Mawut Khas Malang

Mau makan nasi goreng atau mie goreng? Kalau bingung, santap saja keduanya! Salah satu sajian nasi goreng khas Indonesia, yaitu Nasi Goreng Mawut, memadukan kelezatan nasi goreng dan mie goreng dalam satu sajian. Namanya yang unik memang menunjukkan keistimewaan sajian nasi goreng ini. Bayangkan saja, mie basah ditambahkan dalam nasi goreng bersama kol, sayuran, dan suwiran daging ayam. Bahan-bahan lain seperti sosis, daun bawang, atau bahan lan kesukaan Anda juga bisa Anda tambahkan. Pasti mengenyangkan, bukan?Nasi Goreng Mawut adalah sajian nasi goreng yang dikenal juga sebagai Nasi Goreng Magelangan. Ada sumber yang mengatakan nasi goreng ini merupakan sajian khas Malang, tapi ada juga sumber yang menyebutkan Magelang sebagai kota asal sajian ini. Yang pasti, nasi goreng ini memang berasal dari Jawa, karena memiliki gaya yang mirip dengan Nasi Goreng Jawa. Bumbu yang digunakan pun serupa dengan bumbu Nasi Goreng Jawa, yaitu bawang putih, bawang merah, cabai, dan terasi. Pembeda utama antara Nasi Goreng Mawut dengan Nasi Goreng Jawa adalah penambahan mie basah yang membuat sajian nasi goreng menjadi semakin unik dan menarik.Ingin mencoba membuat Nasi Goreng Mawut sendiri? Walaupun relatif mudah, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat membuat Nasi Goreng Mawut, di antaranya:1. Pilih mie yang tepatMie yang digunakan dalam Nasi Goreng Mawut biasanya adalah mie basah. Untuk memilih mie yang berkualitas dan aman dikonsumsi, pilih mie dengan warna kuning yang tidak terlalu terang. Warna kuning pucat justru menunjukkan bahwa tidak mengandung pewarna tambahan. Pastikan pula mie masih segar dan tidak berlendir ataupun berbau. Sebagai alternatif, Anda bisa menggantikan mie basah dengan mie bulat atau mie telur.2. Olah mie dengan benarSebelum diolah bersama-sama dengan bahan nasi goreng lainnya, mie memang harus dimasak terlebih dulu. Bila Anda menggunakan mie basah, mie cukup diseduh dengan air panas selama beberapa saat. Sedangkan kalau Anda menggunakan mie telur kering, rebus dulu mie selama beberapa menit hingga melunak. Ingat, Anda tidak perlu memasak mie hingga matang, karena mie masih akan dipanaskan lagi bersama bahan nasi goreng lainnya. Bila mie sudah matang saat diolah dengan bahan nasi goreng lainnya, mie akan jadi terlalu lembek.3. Jangan terlalu banyak menambahkan mieRasio jumlah nasi dan mie yang Anda olah untuk membuat Nasi Goreng Mawut harus sesuai. Sajian yang Anda siapkan adalah nasi goreng, dan bukan mie goreng. Jadi jangan terlalu banyak menambahkan mie, ya. Perkiraan rasio yang tepat adalah sekitar 100 gram mie untuk tiap 2 piring nasi putih.Masalah yang paling umum terjadi bila Nasi Goreng Mawut diolah dengan cara yang salah adalah mie yang terlalu matang, sehingga menjadi lembek saat disajikan dalam nasi goreng. Namun, masalah ini bisa Anda hindari dengan mengikuti tips di atas.Setelah mengetahui tips-tips di atas, Anda siap membuat Nasi Goreng Mawut nan nikmat di rumah. Cara membuatnya tidak jauh berbeda dengan cara membuat nasi goreng lain, kok. Bumbu halus yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, terasi, dan cabai ditumis hingga harum. Setelah itu, masukkan bahan-bahan nasi goreng seperti suwiran ayam, daun bawang, sawi, telur, nasi, dan mie. Jangan lupa tambahkan bumbu tambahan yang akan menyedapkan sajian nasi goreng, seperti Bango Kecap Manis. Nasi Goreng Mawut pun tersaji dengan mudah. Selamat mencoba! Reference:pekanbaru.tribunnews.com/2016/10/04/nasi-goreng-mawut-adanya-hanya-di-indonesiakooliner.com/blog/menikmati-nasi-goreng-mawut-khas-malang/sajiansedap.grid.id/read/101864616/resep-nasi-goreng-magelangan-enak-campuran-mi-dan-nasi-yang-mantap-untuk-sarapan?page=allblueband.co.id/tips/ingin-makan-mie-dan-nasi-goreng-buat-saja-nasi-goreng-mawut/  

Tips Memasak Nasi Goreng Seafood Enak Ala Restoran

Nov 11, 2019

Tips Memasak Nasi Goreng Seafood Enak Ala Restoran

Salah satu keistimewaan nasi goreng adalah cara pengolahannya yang mudah dan bisa menggunakan berbagai macam bahan. Bahkan, dengan bahan tambahan sederhana seperti telur dan sosis pun Anda bisa menyiapkan nasi goreng yang lezat untuk keluarga. Namun, bila Anda menginginkan sajian yang istimewa, nasi goreng seafood bisa jadi pilihan. Seafood yang bergizi tentu nikmati diolah bersama nasi dan bumbu yang kaya rasa. Apa saja yang harus Anda lakukan agar nasi goreng seafood tersaji lezat, tak kalah dengan buatan restoran mewah? Simak saja trik-trik berikut ini yang bisa Anda lakukan saat menyiapkan Nasi Goreng Seafood:1. Gunakan beras peraNasi yang pulen dan lembut memang enak dinikmati, tapi untuk sajian nasi goreng, nasi pulen justru harus dihindari. Nasi pera dengan bulir beras yang lebih panjang lebih cocok untuk sajian nasi goreng sehingga nasi memiliki tekstur yang agak renyah dan tidak lengket satu sama lain. Jika Anda hanya memiliki beras pulen, Anda bisa menyiasatinya dengan cara memasak beras tersebut dengan air yang lebih sedikit dari biasa sehingga nasi tidak lembek.2. Gunakan nasi yang sudah dinginNasi yang hangat akan jadi terlalu lembek saat diolah menjadi nasi goreng. Karena itu, untuk membuat nasi goreng, gunakan nasi yang sudah dingin atau sudah memiliki suhu ruangan. Kalau nasi baru selesai dimasak, letakkan nasi di atas wadah/piring, lalu ratakan dan angin-anginkan hingga dingin sebelum diolah lebih lanjut menjadi nasi goreng.3. Bumbui seafoodNasi goreng biasanya tidak membutuhkan waktu masak yang lama. Padahal bahan seafood seperti udang dan cumi membutuhkan waktu agar bumbu meresap. Karena itu, agar nasi goreng seafood terasa lebih lezat dengan bumbu yang terasa di setiap elemennya, bahan seafood sebaiknya dilumuri dengan bumbu halus dulu. Biarkan selama beberapa saat hingga bumbu meresap. Terakhir, baru bahan seafood diolah lebih lanjut dengan nasi.4. Gunakan wajan cekungKalau Anda perhatikan, para penjual nasi goreng di warung maupun di restoran mahal selalu menggunakan wajan cekung saat membuat nasi goreng. Wajan cekung memang lebih cocok digunakan untuk membuat nasi goreng dibandingkan wajan jenis lain, karena bentuk wajan yang cekung membantu agar panas lebih merata di setiap permukaan wajan. Panas yang merata inilah yang membuat nasi goreng dimasak dengan baik dan terasa lebih lezat.5. Jangan tumis bahan seafood terlalu lamaBahan seafood seperti udang dan cumi tidak membutuhkan waktu yang lama untuk matang sempurna. Cumi bahkan akan menjadi alot bila dimasak terlalu lama. Nasi goreng cumi dengan cumi yang alot tentu akan mengganggu kenikmatan Anda bersantap, bukan? Karena itu, saat membuat nasi goreng seafood, sebaiknya bahan-bahan seafood tak perlu ditumis terlalu lama. Setelah bumbu ditumis bersama nasi dan diaduk hingga merata, barulah bahan seafood digabungkan bersama bahan lainnya. Setelah bahan seafood matang, nasi goreng seafood lezat pun siap disajikan.6. Jangan masak terlalu banyak nasi goreng secara sekaligusSeperti yang telah disebutkan tadi, nasi goreng membutuhkan panas yang tinggi dan merata untuk bisa tersaji dengan lezat. Karena itu, sebaiknya Anda tidak memasak nasi goreng dalam porsi besar secara sekaligus. Sesuaikan porsi nasi goreng dengan ukuran wajan dan panas api di kompor Anda. Kalau Anda memasak nasi goreng dalam porsi besar menggunakan wajan kecil, nasi goreng akan menjadi lembek dan kurang lezat.Ingin membuat nasi goreng seafood untuk keluarga? Jangan lupa untuk melakukan trik-trik di atas untuk membuat nasi goreng seafood yang lezat, ya. Selamat mencoba!

Mengenal Sate Maranggi Lebih Dekat Khas Purwakarta

Mar 16, 2020

Mengenal Sate Maranggi Lebih Dekat Khas Purwakarta

Variasi sajian sate di Indonesia memang sangat beragam. Tiap jenis sate memiliki kelezatan tersendiri yang datang dari jenis daging, bumbu bakar sate, hingga cara memasak sate yang berbeda-beda. Dari sekian banyak jenis sate yang ada di Indonesia, bisa dibilang Sate Maranggi termasuk jenis sate yang paling populer.Popularitas Sate Maranggi bahkan semakin mendunia ketika sate ini menjadi sajian yang dinikmati oleh Presiden Jokowi dalam sebuah pertemuan dengan para CEO di Korea Selatan pada tahun 2016 lalu. Kelezatan Sate Maranggi memang cocok dengan lidah dan selera siapa saja. Terbukti pula dengan terpilihnya Sate Maranggi sebagai salah satu makanan terenak menurut Kemenparekraf pada 14 Desember 2012 lalu. Selain itu, Sate Maranggi juga terpilih menjadi satu dari 8 jajanan kaki lima favorit versi CNN. Tak perlu lagi meragukan kelezatan dan popularitas Sate Maranggi, bukan? Sebenarnya apa yang membuat Sate Maranggi begitu lezat dan istimewa? Lalu, darimana asal usul Sate Maranggi hingga akhirnya menjadi sajian khas di Indonesia?ASAL-USUL SATE MARANGGISate Maranggi dikenal sebagai kuliner khas yang berasal dari Purwakarta. Menurut sejarah, Sate Maranggi memiliki filosofi "Tiga Daging Setusuk" yang melambangkan Tri Tangtu, yaitu tekad, ucap, dan tindakan dalam bahasa Sunda. Itu sebabnya tiap tusuk Sate Maranggi terdiri dari 3 potongan daging berukuran besar. Namun, jika kita mencari tahu tentang sejarah Sate Maranggi, ternyata ada berbagai kisah berbeda yang sama-sama diklaim sebagai asal-usul Sate Maranggi.Kisah yang pertama menyebutkan bahwa Sate Maranggi merupakan hasil asimilasi budaya Indonesia dan Tiongkok. Menurut Chef Haryo Pramoe, Sate Maranggi dibawa oleh pendatang dari Cina yang menetap di daerah Jawa Barat. Awalnya, Sate Maranggi dibuat dengan daging babi. Namun ketika ajaran Islam masuk, Sate Maranggi pun tak lagi menggunakan daging babi, melainkan digantikan dengan daging sapi. Sejarah Sate Maranggi ini bisa dilihat dari bumbu rempah Sate Maranggi yang sama dengan bumbu yang digunakan pada dendeng babi dan dendeng aya, yang dijual di Cina.Sedangkan, kisah yang kedua menyatakan bahwa Sate Maranggi asli berasal dari Indonesia. Menurut Dedi Mulyadi, budayawan Sunda, nama ‘Maranggi’ didapat dari penjual Sate Maranggi pada jaman dahulu yang bernama Mak Ranggi. Kisah ini juga disebutkan oleh Heri Apandi, seorang pemilik rumah makan Sate Maranggi di Purwakarta. Menurutnya, karena pada jaman dahulu tidak ada lemari es, maka Mak Ranggi berusaha mengawetkan daging domba dengan cara didendeng menggunakan bumbu rempah. Setelah itu, daging domba kemudian dimasak dengana dibakar. Hasilnya adalah Sate Maranggi yang unik. Karena rasanya yang enak, popularitas Sate Maranggi pun terus menyebar. Ketika Mak Ranggi menjual satenya, para pelanggan sangat menyukainya. Dari situlah nama “Sate Mak Ranggi” lama-lama berubah menjadi “Sate Maranggi”.Lalu, ada pula kisah ketiga yang menyebutkan bahwa Sate Maranggi adalah hasil kreasi para pekerja peternakan domba di Kecamatan Plered. Para pekerja ini biasanya hanya mendapatkan daging sisa dari peternakan domba tempat mereka bekerja. Mereka pun berusaha agar daging domba sisa ini tetap terasa lezat. Caranya, mereka memotong daging domba dalam potongan kecil-kecil, lalu merendamnya dalam racikan rempah dan sedikit gula aren. Bumbu ini membantu menjaga daging domba tetap awet dan menambah cita rasa daging domba. Cara pembuatan sate inilah yang kemudian melahirkan Sate Maranggi yang lezat. Mungkin kita tidak bisa mengetahui dengan pasti kisah mana yang benar-benar merupakan sejarah dari asal-usul Sate Maranggi yang sebenarnya. Namun, hal ini tentu tidak akan menghalangi kita dari menikmati kelezatan Sate Maranggi, bukan?VARIASI SATE MARANGGISeperti yang telah disebutkan di atas, Sate Maranggi merupakan makanan khas yang berasal dari Purwakarta. Namun, Sate Maranggi juga bisa ditemui di daerah Cianjur dengan bentuk yang sedikit berbeda. Perbedaan utama antara Sate Maranggi Purwakarta dengan Sate Maranggi Cianjur terletak pada cara penyajiannya. Sate Maranggi Purwakarta biasanya disajikan dengan kecap dan acar sambal tomat, sedangkan Sate Maranggi Cianjur disajikan bersama sambal oncom dan dinikmati dengan ketan bakar sebagai pengganti nasi. Selain itu, ada juga penjual Sate Maranggi yang memberi pilihan pada pelanggannya yang kurang menyukai rasa pedas, yaitu untuk mengganti sambal tomat dan kecap dengan sambal kacang.Walaupun ada beberapa variasi Sate Maranggi seperti yang telah disebutkan di atas, bumbu Sate Maranggi dari rempah-rempah dan gula aren tetap menjadi ciri khas yang menjadi dasar pembuatan setiap jenis Sate Maranggi. Lalu, variasi Sate Maranggi yang mana yang jadi kesukaan Anda?KEISTIMEWAAN SATE MARANGGISate Maranggi sangat populer karena cita rasanya yang sangat kaya dan berbeda dengan jenis sate lainnya. Walaupun sama-sama merupakan daging yang dibakar di atas arang, tapi cita rasa Sate Maranggi memang sangat berbeda dengan jenis sate lainnya. Keistimewaan ini datang dari banyak hal, di antaranya:1.Proses memasakSate Maranggi terasa begitu nikmat karena bumbunya terasa meresap ke dalam daging, sehingga sate tetap terasa nikmat walaupun disantap tanpa bumbu tambahan. Hal ini bisa didapat karena daging untuk Sate Maranggi direndam dulu dalam bumbu sebelum dibakar. Proses perendaman bisa berlangsung selama 30 menit hingga 1 jam. Selama sate dibakar, bumbu juga terus dioleskan kembali ke atas daging. Itulah sebabnya bumbu bakar Sate Maranggi sangat meresap ke dalam daging sate.2.Bumbu bakar sateProses marinasi daging Sate Maranggi tentu akan sia-sia kalau bumbu bakar sate kurang lezat, bukan? Karena itulah, Sate Maranggi dibumbui dengan berbagai rempah yang tak hanya menambah cita rasa, tapi juga aroma sate. Bumbu bakar sate ini terdiri dari jahe, kunyit, ketumbar, lengkuas, cuka lahang, dan Bango Kecap Manis yang dihaluskan. Bawang merah, bawang putih, dan gula merah juga bisa ditambahkan sebagai bumbu bakar Sate Maranggi. Bahan yang paling unik adalah bunga kecombrang dan tepung ketan yang membuat Sate Maranggi terasa semakin mantap. Aroma daging kambing yang kuat pun jadi berkurang setelah dibumbui dengan bumbu bakar Sate Maranggi ini.3.Bumbu acarSelain bumbu bakar sate, bumbu yang disajikan bersama Sate Maranggi juga menjadi ciri khasnya. Kebanyakan jenis sate biasanya disajikan dengan bumbu kacang. Tapi seperti yang disebutkan sebelumnya, Sate Maranggi bisa dinikmati tanpa bumbu kacang tambahan, karena rasa bumbu bakarnya yang begitu meresap. Itulah sebabnya Sate Maranggi disajikan bersama bumbu yang disebut bumbu acar Sate Maranggi. Bumbu ini terbuat dari irisan tomat, cabe rawit, bawang merah, kecap serta daun kemangi. Irisan tomat memberikan rasa segar pada Sate Maranggi, sedangkan cabe rawit tentu disukai oleh Anda yang menggemari rasa pedas. Lalu, daun kemangi yang harum berpadu dengan aroma Sate Maranggi dijamin akan menggoda selera Anda.WARUNG SATE MARANGGI POPULERKarena popularitasnya, penjual sate yang menyajikan Sate Maranggi tidak hanya bisa ditemukan di Purwakarta saja. Namun, tentunya ada warung Sate Maranggi yang terkenal karena kelezatan sate yang dijualnya. Ingin mencoba Sate Maranggi? Coba saja mampir ke beberapa warung Sate Maranggi berikut ini:1.Sate Maranggi Haji YettySalah satu warung Sate Maranggi yang paling terkenal tentu saja berlokasi di kota asalnya, yaitu di Purwakarta. Warung Sate Maranggi Haji Yetty sudah berdiri sejak tahun 1985 dan berlokasi di Cibungur, Purwakarta. Walau berlokasi di Purwakarta, pelanggan Sate Maranggi Haji Yetty datang dari berbagai kota. Bahkan tidak sedikit pengendara yang melewati jalan tol Purbaleunyi yang sengaja keluar dari tol demi singgah di warung ini untuk menikmati Sate Maranggi. Pada saat Lebaran, Sate Maranggi Haji Yetty bahkan bisa menjual hingga 2 ton daging sapi dan daging kambing. Sedangkan pada hari biasa, warung sate ini menghabiskan sekitar 4 kuintal daging sapi dan kambing.2.Sate Maranggi Pak NurKarena popularitasnya, Sate Maranggi Pak Nur memiliki beberapa cabang. Salah satunya adalah restoran yang berlokasi di Lengkong, Bandung. Di tempat makan ini, tersedia tiga menu Sate Maranggi, yaitu sate dengan daging kambing, daging ayam, dan daging sapi. Menu lain seperti sop iga, sop buntut, gule, dll juga tersedia di sini. Tapi tentunya yang menu yang harus dicoba Sate Maranggi-nya.3.Sate Maranggi Sari AsihSaat jam sibuk, warung Sate Maranggi Sari Asih benar-benar penuh dengan pelanggan. Warung sate ini bahkan bisa menjual lebih dari 3000 tusuk sate setiap hari. Walaupun warung sate penuh pelanggan, Anda tak perlu khawatir harus menunggu lama sampai sepiring Sate Maranggi tersaji di hadapan Anda. Warung Sate Maranggi Sari Asih yang berlokasi di Cisarua, Bogor ini memiliki banyak karyawan, sehingga pesanan sate akan siap dengan cepat. Lagipula, tidak ada salahnya menunggu sedikit lebih lama untuk menikmati sate Maranggi di warung ini. Selain lezat, keunikan Sate Maranggi Sari Asih adalah tersedianya menu ketan bakar yang bisa Anda nikmati bersama Sate Maranggi.4.Sate Maranggi Ibu YayahJakarta pun punya banyak warung Sate Maranggi yang lezat. Salah satunya adalah warung Sate Maranggi Ibu Yayah yang berlokasi di Komp. PLN Duren Tiga, Jakarta Selatan. Warung sate ini sudah berdiri sejak tahun 2001. Menurut sang pemilik, Sate Maranggi yang disajikan di warung ini adalah asli ala Plered, Purwakarta. Yang pasti, kelezatan Sate Maranggi di warung ini sudah diakui para pelanggan setia warung sate ini. Salah satunya adalah almarhum Bondan Winarno yang fotonya dipajang di warung sate ini.Masyarakat Indonesia memang sangat menyukai sate. Bagaimana tidak? Aroma sate yang sedang dibakar saja memang sangat mengundang selera. Selain itu, sate merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Banyaknya variasi dan ragam sate di Indonesia menunjukkan bahwa sate bisa dibilang merupakan bagian dari budaya Indonesia, karena budaya setiap daerah menghasilkan variasi sate yang berbeda-beda.Sate Maranggi memang terasa istimewa berkat berbagai keunikannya yang membedakan sate ini dengan jenis sate lainnya. Bila bumbu lezat yang memberikan cita rasa Sate Maranggi dipadukan dengan daging yang segar dan empuk, Sate Maranggi lezat pun tersaji dan siap dinikmati.

Mie Aceh: Si Kaya Rempah-rempah yang Super Sedap

Mar 17, 2020

Mie Aceh: Si Kaya Rempah-rempah yang Super Sedap

Siapa sih yang tidak tergoda dengan suguhan seporsi mie aceh yang hangat dan kaya rempah-rempah?Makanan khas Aceh yang satu ini memang sangat populer dan disukai banyak orang. Namun, Anda tak perlu pergi ke Aceh jika ingin merasakan kenikmatannya. Makanan bercita rasa pedas dan gurih ini bisa dibuat sendiri di rumah karena prosesnya tidak rumit dan bahan-bahannya mudah dijumpai di pasaran.Jika Anda termasuk penggemar mie Aceh, yuk simak ulasan lengkap ini supaya nanti Anda bisa membuatnya sendiri di rumah:1. Mie Aceh Menggunakan Jenis Mie BasahJenis makanan khas Aceh yang satu ini tidak bisa dibuat dari mie telur bertekstur kering. Salah satu ciri khas mie Aceh justru terletak pada penggunaan mie kuning basah. Tekstur mie ini lebih lembut dan ukurannya pun lebih besar dibandingkan mie telur. Mie kuning basah tidak mudah menjadi lembek meskipun dimasak dengan kuah.2. Sayuran Pelengkap Mie AcehSajian mie Aceh tentu belum sempurna tanpa tambahan sayuran sebagai bahan pelengkap. Sayuran yang biasanya ditambahkan ke dalam mie aceh adalah tauge, kol, dan daun bawang. Semua sayuran tersebut harus dicuci bersih dengan air mengalir. Kol dan daun bawang harus diiris halus supaya mudah menyatu dengan mie dan bumbunya. Penggunaan sayuran segar akan memperkaya tekstur mie Aceh karena teksturnya masih renyah jika tidak dimasak terlalu lama.3. Aneka Bumbu yang Harus Ada dalam Mie AcehMie Aceh memang dikenal sebagai salah satu makanan yang kaya rempah-rempah. Jenis bumbu yang digunakan tergolong banyak dan bisa dikelompokkan menjadi dua, yaitu bumbu yang diiris dan bumbu yang dihaluskan. Bumbu mie Aceh yang diiris terdiri dari bawang merah, bawang putih, dan tomat. Sedangkan bumbu mie Aceh yang dihaluskan terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah besar yang sudah dibuang bijinya, kapulaga, kunyit yang sudah dibakar, jinten, garam, dan lada. Kalau Anda menyukai mie Aceh yang pedas, Anda bisa menambahkan cabai rawit ke dalam racikan bumbunya.4. Sumber Protein Hewani untuk Sajian Mie AcehBanyak orang gemar menggunakan irisan daging sapi sebagai bahan pelengkap mie aceh. Namun, ada juga yang suka menambahkan kepiting dan udang ke dalam makanan khas Aceh yang satu ini. Daging sapi harus diiris tipis-tipis supaya matang sempurna dalam waktu singkat. Sedangkan kepiting dan udang lebih cepat matang sehingga tidak membutuhkan proses memasak yang terlalu lama. Tak cuma membuat mie Aceh makin sedap, penambahan daging sapi atau seafood akan memperkaya tekstur mie Aceh. Kandungan gizinya juga akan semakin lengkap dan baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian tubuh.5. Mie Aceh Disajikan dengan Tiga CaraAda tiga cara penyajian mie Aceh yang bebas Anda pilih berdasarkan selera, yaitu mie Aceh goreng, tumis, dan kuah. Bumbu dasar ketiga sajian tersebut sebenarnya sama. Namun, mie Aceh goreng menggunakan bumbu tambahan berupa Bango Kecap Manis. Sedangkan mie aceh tumis terdiri dari kuah yang lebih sedikit dibandingkan mie Aceh kuah. Penyajian yang variatif tentu membuat Anda tak pernah bosan menyantap hidangan istimewa yang satu ini.Kini, Anda tahu kan kalau membuat mie Aceh tidak sesulit yang Anda bayangkan. Carilah resep yang pas sebelum menyiapkan bahan-bahan dan membuat bumbu mie Aceh. Kreasi mie Aceh istimewa buatan Anda pasti membuat keluarga jadi bersemangat ingin segera menyantapnya dengan menggunakan Royco Bumbu Penyedap Rasa Sapi agar semakin lezat.