Kembali ke Inspirasi dan Promo

Sate Jengkol, Olahan Unik yang Tidak Bau dan Lezat

Image Banner

14 October 2019

Beberapa orang tidak menyukai jengkol karena aromanya yang menyengat. Tapi jangan salah, Jika tahu cara menghilangkan bau jengkol. Anda bisa membuat hidangan lezat untuk keluarga dan orang-orang tercinta.

Walaupun baunya menyengat bila dimakan berlebihan, tetapi masih banyak orang yang menyukainya sebab rasanya yang lezat. Jika Anda pandai mengolah jengkol dengan cara, misalnya, dijadikan jengkol rendang, tekstur kenyal jengkol mudah membuat Anda salah tebak.

Jengkol memang punya banyak nama. Di Nepal ia disebut dhinyindi, di Myanmar disebut danyin, di Thailand disebut cha niang, dan di Malaysia disebut jiring. Di Indonesia, jengkol sudah lama dikenal sebagai makanan rakyat sejak zaman penjajahan Belanda.

Meski orang-orang Eropa tak suka memakan jengkol, kebanyakan orang Indonesia menyukainya. Makanya sekarang kita mudah menemukan berbagai macam menu olahan jengkol. Ada yang membuatnya sebagai rendang. Ada pula yang membuat sate jengkol. Yang populer adalah semur jengkol, yang biasanya mudah ditemukan di warung tegal.

Bau menyengat bukan berarti tidak enak

 Apakah Anda termasuk orang yang tidak menyukai jengkol karena baunya. Jangan salah ada berbagai macam cara untuk mengolah jengkol supaya tidak berbau ketika selesai dimakan. Dengan kata lain, kalau Anda berhasil mengolah jengkol sampai tak berbau, rasanya takkan kalah dengan daging.

Jengkol bisa diolah jadi sate. Sate jengkol bisa menemukan makanan ini di Medan. Rasanya lezat dan Pembuatannya pun cukup mudah. Namun, Anda perlu belajar cara menghilangkan bau keras pada jengkol, agar orang yang tidak menyukainya bisa berubah jatuh hati pada makanan yang Anda buat.

Berikut cara menghilangkan bau jengkol dengan mudah.

1. Rendam jengkol semalaman

Siapkan jengkol yang belum dikupas, kemudian ambil baskom dan rendam di dalam air semalaman. Pakailah air yang sudah dicampur dengan kapur sirih. Yang perlu Anda lakukan adalah memastikan tersedianya air, dan kemudian rendam seluruh badan jengkol di dalam air.

2. Kupas sampai bersih

Sebelum dikupas, Anda bisa mencuci jengkol dengan air bekas mencuci beras. Gosok jengkol yang belum dikupas, pelan-pelan sampai bersih. Cara ini ditengarai ampuh untuk menghilangkan bau jengkol yang menyengat. Setelah selesai, Anda bisa mengupas jengkol, kemudian menyiapkan panci dengan daun jambu untuk merebus jengkol.

3. Rebus di dalam daun jambu

Siapkan tiga lembar daun jambu biji berukuran sedang. Kalau jengkol yang ingin dimasak lebih banyak, siapkanlah daun sampai lima lembar. Rebus jengkol yang sudah dikupas, di dalam panci, selama lima sampai sepuluh menit.

4. Rempah-rempah boleh donk ditambahkan

Jeruk purut, serai, dan daun salam adalah jenis rempah yang mampu menghilangkan bau jengkol yang menyengat. Jadi ketiganya berfungsi untuk menambahkan citarasa jengkol, sekaligus membuatnya jadi lebih empuk. Jangan lupa masukkan rempah-rempah selama proses perebusan di langkah ketiga ya.

6. Terakhir, bikin bumbu kacang

Setelah selesai merebus jengkol, terakhir adalah mempersiapkan bumbu kacang. Ada banyak jenis bumbu kacang, namun kali ini kita akan mempersiapkan bumbu kacang untuk sate.

Bahan-bahannya sebagai berikut:

Kacang tanah

  • Bawang putih
  • Kemiri
  • Bawang goreng
  • Gula merah
  • Kecap manis
  • Minyak goreng
  • Garam

Cara membuat bumbu kacang untuk sate:

Goreng kacang tanah bersama kemiri dan bawang putih. Tiriskan.

  1. Haluskan kemiri, bawang putih, gula merah dan kacang tanah. Jangan lupa tambahkan bawang goreng.
  2. Setelah halus, pindahkan bumbu ke piring, dan tuang dengan air panas mendidih dalam jumlah cukup. Setelah aduk sampai rata.

Ambil jengkol yang sudah direbus, dan campurkan bersama bumbu kacang. Anda boleh membuat jengkol menyerupai sate. Selesai. Selamat menikmati sate jengkol.

 


Berita Lainnya

Sate Klatak Kuliner Unik dari Jogja

Oct 14, 2019

Sate Klatak Kuliner Unik dari Jogja

Banyak yang bilang bahwa Yogyakarta adalah surganya kuliner dan julukan ini memang pas. Kalau Anda kebetulan berencana menghabiskan liburan di kota ini, cobalah cari informasi tentang kuliner khas Jogja. Anda akan menemukan sate klatak di antara beragam kuliner unik yang dijual di kota Jogja.Jenis sate satu ini memang terbilang unik. Satu porsi sate kambing muda dibakar menggunakan jeruji sepeda, dan dibumbui dengan cara sederhana. Biasanya hanya dibumbui dengan garam. Terkadang Anda mendapatkan tambahan berupa kuah bening.Sebagai makanan unik, sate klatak tentu punya sejarahnya sendiri. Penasaran gimana sejarahnya?1. Asal mula sate klatakSate klatak adalah sate kambing yang asal-usulnya dari kata ‘klatak’. Jadi garam yang ditaburkan ke daging kambing muda akan berbunyi ‘klatak-klatak-klatak’ ketika dibakar. Coba sesekali amati proses pembakaran sate klatak, bunyi semacam itu bakal mudah Anda dengar.Di Jogja, Pak Pong adalah nama tempat makan sate klatak paling terkenal. Meski paling terkenal, sate Pak Pong bukanlah pionir sate klatak di Jogja. Konon menurut cerita yang beredar, Mbah Ambyah lah yang memiliki ide menjual sate klatak. Dia adalah seorang juragan pemilik peternakan kambing, yang dulu di Jejeran, Bantul, Yogyakarta, menjual sate klatak di bawah pohon Melinjo. Tak heran bila daerah Jejeran sekarang dikenal sebagai pusat sate klatak.2.   Keunikan sate klatakSate klatak dikatakan unik karena dibuat dari daging kambing muda. Selain itu, bumbunya pun sederhana. Tidak ada bumbu kacang atau kecap, melainkan hanya dibumbui garam. Tusuk satenya pun bukan tusuk sate yang biasanya kita temukan di berbagai penjual sate yang digunakan adalah jeruji sepeda. Jenis tusuk sate ini dipilih karena dipercaya bisa menghantarkan panas lebih baik dibanding tusuk bambu biasa.3. Rekomendasi sate klatak di YogyakartaSurga sate klatak ada di bagian selatan Yogyakarta, persisnya di daerah Pasar Jejeran, Bantul Yogyakarta. Tapi bukan hanya di daerah tersebut. Anda juga bisa menemukan penjual sate klatak di daerah sekitar Jejeran dalam radius satu sampai dua kilometer dari Jejeran.Jika Anda ingin mengunjunginya, berikut rekomendasi warung sate yang populer di daftar berikut ini.Sate Klatak Pak BariWarung sate ini terletak di dalam pasar Jejeran, tepatnya di Pasar Wonokromo, Jalan Imogiri Timur No.5, Wonokromo, Pleret, Wonokromo II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Warung sate Pak Bari buka dari jam 18:00 sampai habis. Biasanya waktu paling ramai ada di akhir minggu. Karena itu kalau mau makan sate di Pak Bari di akhir pekan, kami sarankan Anda datang lebih awal.Sate Klatak Pak JejeDari Selatan Jogja kita ke Utara, sebab di sana ada Sate Klatak Pak Jeje. Warung satu ini bisa ditemukan di alamat Jl. Magelang No.Km. 6.5, Jombor Lor, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain sate klatak, warung sate Pak Jeje menjual sate lain seperti sate bumbu, gule daging, dan sate goreng.Sate Klatak Pak JedeKalau malas pergi ke Bantul karena Anda kebetulan menginap di tengah kota, Anda bisa menyambangi warung Sate Jede yang beralamat di Jl. Nologaten No.46, Nologaten, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tongsengnya enak, dan satenya empuk dengan bumbu yang sangat terasa di lidah.Sate Klatak Pak PongIni dia warung sate klatak legendaris di Yogyakarta. Anda bisa menyambanginya di alamat Jl. Sultan Agung No.18, Jejeran II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Warung Pak Pong selalu ramai, apalagi ketika akhir pekan tiba. Oh ya, saking ramainya, Anda mesti sabar banget menunggu sampai pesanan tiba di atas meja.Apakah Ada sudah siap berburu sate klatak Jogja?

Rahasia Kelezatan Masakan Garang Asem

Mar 16, 2020

Rahasia Kelezatan Masakan Garang Asem

Bila Jawa Barat memiliki pepes sebagai sajian khas yang diolah dengan daun pisang, maka Jawa Tengah memiliki Garang Asem. Walaupun sama-sama diolah dengan cara dibungkus dengan daun pisang, cita rasa kedua macam masakan ini jelas berbeda. Garang Asem, sesuai namanya, memiliki rasa asam dan segar yang didapat dari penggunaan bahan seperti belimbing wuluh atau tomat hijau. Rasa asam ini kemudian berpadu dengan cita rasa pedas menciptakan sajian dengan cita rasa yang lezat dan membuat makanan khas Jawa Tengah ini sangat cocok dinikmati dengan nasi hangat.Garang Asem merupakan makanan khas Grobogan, Jawa Tengah. Namun seperti banyak sajian lain di Indonesia, Garang Asem kemudian mengalami beberapa perubahan, sehingga ada banyak variasi sajian Garang Asem yang bisa Anda temukan di Jawa Tengah dan daerah-daerah lain. Garang Asem yang 'asli' biasanya tidak menggunakan santan, sehingga kaldunya bening. Sedangkan, Garang Asem ayam dari Solo kuahnya tidak bening, karena menggunakan sedikit santan atau kocokan telur ayam. Garang Asem dari Yogyakarta lain lagi, karena tidak hanya menggunakan santan, tetapi juga menggunakan daging cincang yang dibentuk bola-bola kecil, dan bukan menggunakan daging ayam kampung seperti Garang Asem dari Grobogan. Selain itu, masih banyak variasi sajian Garang Asem yang bisa Anda temukan di Indonesia.Cara pembuatan garang asem sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun, tentu saja ada beberapa faktor yang harus jadi perhatian Anda untuk bisa membuat Garang Asem yang segar dan lezat, yaitu:1. Gunakan ayam kampungSeperti yang telah dibahas sebelumnya, ada banyak variasi sajian Garang Asem, sehingga Anda bisa menggunakan berbagai macam bahan untuk membuat Garang Asem. Namun, bila ingin membuat Garang Asem dengan ayam seperti versi asli-nya, sebaiknya Anda menggunakan ayam kampung daripada ayam negeri. Hal ini sangat penting, karena ayam kampung tidak mudah hancur walaupun dikukus dalam waktu lama. Selain itu, ayam kampung juga membantu menghasilkan kaldu yang lebih gurih, sehingga Garang Asem akan terasa lebih lezat.2. Gunakan bahan asam alamiSalah satu keunikan Garang Asem adalah cita rasa asam-nya yang begitu segar. Rasa asam ini didapat dari bahan-bahan yang dikukus bersama ayam, yaitu tomat hijau atau belimbing wuluh. Dipadukan dengan kaldu dari ayam kampung serta cita rasa pedas dari cabai rawit hijau utuh, Garang Asem akan terasa sangat lezat.3. Gunakan berbagai rempahCita rasa garang asem yang kuat tidak hanya datang dari belimbung wuluh, tomat hijau, dan cabai saja. Siapkan juga berbagai rempah dan bumbu masak lain untuk bumbu Garang Asem buatan Anda, seperti bawang merah, bawang putih, daun salam, serai, jahe, dan lengkuas.4. Bungkus dengan daun pisang yang tebalGarang Asem harus dibungkus dengan rapat dan rapi, sehingga Anda tidak kehilangan cita rasa dari bumbu dan kaldu ayam yang terbentuk selama proses pengukusan. Agar Garang Asem tidak mudah bocor, gunakan daun pisang yang tebal untuk membungkusnya. Ada juga yang memilih untuk melapisi daun pisang dengan plastik agar bungkusan tidak mudah bocor. Namun, selain kurang baik untuk kesehatan, cara ini juga akan mengubah cita rasa Garang Asem, karena daun pisang yang digunakan untuk membungkus Garang Asem juga membantu meningkatkan cita rasa dan aroma Garang Asem.Bahan-bahan untuk membuat Garang Asem sangat mudah didapat. Cara membuatnya juga relatif tidak sulit. Berminat mencoba?

Mencicipi Lezatnya Nasi Lemak Khas Riau

Mar 17, 2020

Mencicipi Lezatnya Nasi Lemak Khas Riau

Hal apa yang terbayang di benak Anda saat mendengar kata nasi lemak? Nasi lemak rupanya tak cuma bisa dijumpai di Malaysia. Makanan lezat tersebut juga menjadi salah satu hidangan khas Riau karena termasuk sajian khas Melayu. Berkunjung ke Riau tentu tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khas Riau yang satu ini.Ulasan berikut ini akan menambah wawasan Anda tentang nasi lemak Riau yang bercita rasa istimewa:1. Asal Mula Nama Nasi LemakBanyak orang beranggapan bahwa nasi lemak berasal dari penggunaan santan dalam proses pembuatan nasi. Penambahan santan menghasilkan nasi yang rasanya gurih dan teksturnya berminyak. Namun, ada pula yang meyakini bahwa kata “lemak” merupakan serapan dari kata lamak dalam Bahasa Padang yang artinya gurih dan berminyak. Sekilas, nasi lemak memang mirip dengan nasi uduk walaupun sebenarnya kedua jenis hidangan tersebut sangat berbeda.2. Menyempurnakan Rasa Nasi Lemak dengan CermatPenggunaan santan kental saja belum cukup untuk menyempurnakan rasa nasi lemak. Jadi, alangkah lebih baik bila Anda tak lupa menambahkan kaldu bubuk saat memasak adonan nasi lemak bersama santan. Kaldu bubuk akan membuat cita rasa nasi lemak jadi lebih gurih dan siap dipadukan dengan jenis lauk apa pun. Takaran kaldu bubuk harus tepat supaya nasi lemak kreasi Anda tidak terlalu asin.3. Cara Membuat Nasi Lemak Khas RiauNasi lemak khas Riau terdiri dari beberapa bahan, yaitu beras pulen, santan kental, daun salam, batang serai yang dimemarkan, serta daun pandan. Cara memasak makanan khas Riau yang satu ini mirip dengan cara memasak nasi uduk. Beras pulen harus dicuci sampai bersih kemudian dimasak bersama santan kental, daun salam, serai, dan daun pandan. Adonan beras harus dimasak sampai teksturnya menjadi kering karena menyerap santan.Jika ingin menambahkan rasa yang lebih istimewa, Anda juga bisa memasukkan tumisan bawang merah yang sudah di bumbui Royco Bumbu Pelezat Rasa Ayam ke dalam beras yang sedang dicampur dengan santan agar terasa gurih. Selanjutnya, beras yang sudah menjadi nasi aron tinggal dikukus sampai matang. Pemakaian daun pandan membuat aroma nasi lemak berbeda dengan nasi uduk.Jangan panik dulu jika Anda tidak terbiasa memasak nasi dengan teknik aron. Anda bisa menyiasatinya dengan menggunakan perangkat rice cooker. Masukkan semua bahan-bahan nasi lemak ke rice cooker seperti proses memasak nasi biasa.4. Padanan Lauk untuk Melengkapi Nasi LemakNasi lemak Riau yang gurih biasanya disajikan dengan beberapa lauk khas, antara lain:Ikan teri asin yang digoreng renyah dan dicampurkan dengan kacang tanah goreng.Ayam rendang. Mayoritas orang menyukai sajian rendang bagian paha ayam karena teksturnya lebih empuk dan mudah menyerap bumbu.Irisan telur rebus.Sambal terasi goreng yang rasanya tidak terlalu pedas.Irisan timun segar.Selain keempat lauk tersebut, nasi lemak juga bisa dipadukan dengan varian lauk lainnya seperti irisan telur dadar, sambal cumi, sambal goreng kentang, ayam gulai, dan sate ayam. Padanan lauk untuk nasi lemak bebas disesuaikan dengan selera Anda. Jadi, apa lauk nasi lemak yang paling disukai keluarga Anda?Menyantap nasi lemak hangat bersama keluarga tentu terasa menyenangkan, ya. Anda tak perlu repot membeli nasi lemak jika sedang ingin menikmatinya. Karena sajian nasi lemak nikmat bisa dibuat sendiri di rumah dengan proses praktis dan bahan-bahan yang mudah didapat. Jangan lupa sajikan nasi lemak di atas alas daun pisang supaya aromanya semakin menggiurkan.

Soto Banjar Banjir Kuah Rempah Khas Kalimantan

Mar 17, 2020

Soto Banjar Banjir Kuah Rempah Khas Kalimantan

Soto adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang variannya sangat beraneka ragam. Hampir semua daerah di Indonesia memiliki ciri khas soto masing-masing, termasuk Kalimantan Selatan. Soto Banjar merupakan menu khas Kalimantan Selatan yang sangat populer karena cita rasanya istimewa.Sama seperti jenis soto dari daerah lain, soto Banjar juga memiliki ciri khas yang istimewa. Yuk, cari tahu keistimewaan soto Banjar sebelum mencoba membuatnya sendiri!1. Soto Banjar Adalah Hidangan Berkuah BeningKalau Anda kurang menyukai hidangan bersantan, kemungkinan besar Anda akan menyukai soto Banjar. Karena hidangan yang satu ini berkuah bening dan kaya kandungan rempah. Namun, ada pula kreasi soto Banjar yang sedikit berbeda karena diberi tambahan krimer sehingga rasanya gurih dan lebih pekat. Anda bebas memilih soto Banjar kuah bening atau kuah krimer sesuai selera. Seporsi soto khas Kalimantan Selatan ini cocok disantap saat sarapan, makan siang, maupun makan malam.2. Mengenal Bumbu Dasar Soto BanjarBumbu dasar soto Banjar sebenarnya mirip dengan jenis soto lainnya. Campuran kuahnya terdiri dari kaldu ayam, bawang merah, bawang putih, dan lada. Ciri khas kuah soto ini terletak pada aroma cengkeh, kayu manis, biji pala dan kapulaga yang direbus bersamaan dengan bumbu lainnya. Keempat rempah tersebut membuat aroma soto Banjar jadi lebih sedap dan menggugah selera.Varian soto Banjar lain yang menggunakan krimer biasanya dipadukan dengan telur itik. Bahan tambahan berupa telur itik membuat kuah soto Banjar semakin pekat dan gurih.3. Soto Banjar Tidak Disajikan dengan NasiSeporsi soto Banjar terdiri dari kuah kaldu berempah, bihun, potongan telur ayam rebus, perkedel kentang, dan irisan seledri. Penambahan perkedel kentang membuat tekstur soto Banjar bening jadi lebih kental. Sedangkan, soto Banjar yang menggunakan krimer biasanya tidak diberi tambahan perkedel kentang.Uniknya, soto Kalimantan Selatan ini tidak disajikan bersama nasi. Masyarakat Kalimantan Selatan terbiasa menyantap soto Banjar dengan potongan lontong atau ketupat. Meskipun tanpa nasi, penyajian bersama lontong atau ketupat tentu membuat soto Banjar jadi mengenyangkan. Hidangan hangat yang berkuah ini biasanya juga diberi tambahan sambal dan air perasan jeruk nipis supaya cita rasanya semakin segar.Ulasan tentang soto Banjar memang menggiurkan dan bikin Anda tergugah untuk menyantapnya. Agar rasa soto Banjar lebih lezat tambahkan Royco Bumbu Pelezat rasa Ayam ke dalam air kaldu soto. Jangan lupa menambahkan garam, merica, dan bumbu lain secukupnya. Soto Banjar kreasi Anda pun siap disajikan selagi hangat bersama perasan jeruk nipis dan sambal. Jadi, jangan ragu memanfaatkan waktu senggang Anda untuk mencoba kreasi resep soto Banjar yang istimewa.