Kembali ke Inspirasi dan Promo

Sarapan Lezat dengan Burgo Kuah Santan Khas Palembang

Image Banner

17 March 2020

Kota Palembang memang identik dengan Pempek. Selain pempek, sebenarnya Palembang punya banyak makanan khas yang tak kalah lezat. Salah satu yang paling istimewa dan patut Anda coba adalah burgo.

Burgo Palembang adalah sajian berkuah yang mengenyangkan dan terbuat dari bahan dasar ikan. Mau tahu lebih banyak info soal sajian Palembang tersebut? Inilah ulasan selengkapnya!

Bahan-Bahan dan Cara Membuat Adonan Burgo

Kata burgo merupakan sebutan untuk bahan isian berwarna putih yang bentuknya menyerupai kwetiau. Bahan utama burgo terbuat dari campuran tepung beras, tepung sagu tani, air kapur sirih, air, dan sedikit garam. Semua bahan tersebut harus dicampur hingga merata dan bertekstur encer. Teksturnya harus benar-benar tepat agar menghasilkan burgo yang kenyal dan tidak mudah sobek.

Selanjutnya, olesi loyang kue dengan sedikit minyak goreng supaya burgo tidak lengket. Masaklah lapisan-lapisan burgo dengan menuangkan satu centong adonan ke loyang lalu mengukusnya sampai matang. Ulangi proses tersebut sampai adonan burgo habis. Lembaran burgo yang sudah matang dan hilang uap panasnya harus segera digulung dan diiris-iris. Bila burgo telah matang, Anda tinggal membuat kuahnya.

Membuat Kuah Burgo Berbahan Dasar Ikan

Hampir semua hidangan khas Palembang terbuat dari bahan dasar ikan, termasuk burgo. Jenis ikan yang biasanya digunakan untuk membuat kuah burgo adalah daging ikan gabus segar tanpa tulang. Ikan gabus harus dipisahkan dari tulangnya sebelum dicuci bersih, dikukus hingga matang, lalu dihaluskan. Selain ikan gabus, Anda juga patut menyiapkan bahan-bahan lainnya, yaitu:

  • Minyak goreng secukupnya untuk menumis.
  • Bumbu yang dihaluskan (terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, jahe, lengkuas, dan ketumbar sangrai).
  • Daun salam dan batang serai yang sudah dimemarkan.
  • Santan dari setengah butir kelapa.
  • Garam dan merica secukupnya.
  • Knorr Bumbu Ekstrak daging Ayam

Semua bumbu halus harus ditumis dengan minyak goreng sampai matang dan harum. Kemudian, masukkan santan, daun salam dan serai, garam dan merica, serta daging ikan gabus rebus yang sudah dihaluskan. Masak sebentar sampai kuah mendidih sambil terus diaduk. Kuah yang sudah mendidih bisa segera disajikan dengan potongan burgo yang sudah Anda siapkan.

Tambahan Bahan Pelengkap Lain untuk Burgo

Biasanya penyajian burgo Palembang juga dilengkapi dengan taburan bawang goreng dan irisan telur rebus supaya cita rasanya makin gurih. Kalau Anda ingin menikmati burgo yang pedas, Anda bisa membuat sambal cabai rawit rebus yang dihaluskan atau sambal goreng. Sambal cabai rawit akan membuat burgo jadi pedas tanpa mempengaruhi cita rasa aslinya. Sedangkan sambal goreng lebih awet bila disimpan beberapa hari di lemari es. Masyarakat Palembang juga gemar menambahkan air perasan jeruk nipis supaya burgo terasa lebih segar.

Asyiknya Menyantap Burgo di Pagi Hari

Di Palembang, Anda bisa menemukan para penjual burgo dengan mudah di pagi hari. Karena hidangan istimewa yang satu ini memang sering disantap sebagai menu sarapan. Porsi besar dan penyajiannya yang hangat membuat burgo menjadi alternatif menu sarapan yang sangat populer. Anda pasti kenyang dan bersemangat sebelum mulai beraktivitas bila menyantap burgo ketika sarapan.

 

Jadi, kapan Anda akan mewujudkan rencana mengunjungi Kota Palembang? Jika belum sempat ke Palembang tetapi ingin merasakan kenikmatan burgo, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Bahan dasar burgo sangat mudah didapat dan proses pembuatannya juga tak sulit. Burgo Palembang bisa jadi menu sarapan atau selingan istimewa untuk Anda sekeluarga.


Berita Lainnya

Soto Bandung yang Kaya Rasa dan Gizi

Oct 14, 2019

Soto Bandung yang Kaya Rasa dan Gizi

Berlibur ke Bandung menjanjikan banyak sekali pemandangan menakjubkan, selain kuliner yang menggugah selera. Banyaknya opsi kuliner enak di kota kembang itu, Soto Bandung wajib ada di daftar menu makanan yang mesti disantap selama berada di Bandung.   Apa bedanya soto Bandung dengan jenis soto lainnya? Setidaknya ada 4 ciri khas Soto di Bandung yang unik dan tak ada di tempat lain:   1. Kandungan gizi yang baik dan mantap dikonsumsi   Di dalam semangkuk soto Bandung, Anda akan menemukan bahan-bahan seperti daging sapi, kedelai goreng, seledri, tomat, dan lobak. Semua bahan tersebut kaya dengan protein, vitamin, dan mineral yang baik bagi pertumbuhan organ tubuh. Atas dasar itulah soto Bandung pantas dinobatkan sebagai makanan yang sehat dan baik dikonsumsi setiap saat, baik pagi, siang maupun malam.   2. Lobak   Soto Bandung agaknya satu-satunya jenis soto yang menggunakan lobak sebagai bahannya. Rasa dan aromanya yang khas membuat hidangan soto terasa lebih kaya dari segi rasa. Selain itu manfaatnya juga sangat kaya. Bila dikonsumsi teratur, lobak mampu menjaga imunitas tubuh.   3. Daging sapi   Salah satu manfaat besar daging sapi ada pada fungsinya sebagai bahan makanan pencegah anemia. Daging sapi sebagai sumber zat besi juga membantu penyerapan zat besi lebih maksimal. Selain itu daging sapi juga membuat soto terasa lebih gurih dibanding biasanya.   4. Kacang kedelai   Ini adalah sumber protein nabati terbaik, dan lebih baik dibanding daging sapi. Bagi pria, kedelai menurunkan resiko terkena kanker prostat. Sementara bagi wanita, kedelai mampu menurunkan resiko terkena kanker payudara.   Baik lobak maupun kedelai jadi dua bahan makanan yang membuat soto Bandung tampak berbeda dibanding jenis soto lainnya. Jadi kalau Anda berminat membuat semangkuk soto Bandung di rumah, jangan lupa masukkan bahan-bahan tersebut ke dalam semangkuk soto ya.   Jangan lupa juga untuk menambahkan Royco bumbu pelezat rasa sapi. Bumbu ini membantu Anda memaksimalkan rasa soto yang Anda persiapkan untuk dihidangkan ke tengah keluarga. Dengan kata lain, soto bandung yang menambahkan Royco pasti lebih lezat rasanya.   Jika Anda tinggal di Jakarta dan ingin mencicipi Soto Bandung yang khas, berikut rekomendasi tempat makan Soto Bandung terenak di Jakarta.   1. Mie Kocok Bandung   Warung Mie Kocok Bandung terletak di Jl. Cipete Raya Blok B No.7, RT.6/RW.4, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Disana Anda bisa menemukan berbagai varian menu khas Bandung termasuk cuanki dan soto bandung yang terkenal itu.   2. Dapur sunda   Berbagai makanan sunda, termasuk soto bandung, disajikan di warung makan yang beralamat di Jl. Cipete Raya No.13, RT.5/RW.4, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Kalau Anda kangen makanan sunda, cobalah kesana sesekali. Suasana yang cukup nyaman dan makanan yang lezat pasti membuat Anda betah berlama-lama disana.   3. Warung Lombok   Warung satu ini terletak di Arion Mall, persisnya di alamat Jl. Paus No.89-G, RT.2/RW.7, Jati, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Meski namanya identik dengan salah satu daerah di luar Jawa, namun tempat itu dikenal sebagai restoran sunda. Menunya? Sudah pasti khas Sunda donk   4. Warung nasi ampera   Warung ini terletak di Jl. TB Simatupang No.2, RT.12/RW.5, Tj. Bar., Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sebagai warung khas Sunda, Anda bisa bernostalgia disana sembari mencicipi makanan khas Jawa Barat yang mengingatkan Anda dengan masa kecil yang bahagia.   5. Riung Sunda   Restoran kasual ini beralamat di Jl. Letjen S. Parman No.28, RT.12/RW.6, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Tempatnya bagus untuk anak-anak, dan makanan sundanya juga lumayan lezat. Reference: suara.com/lifestyle/2016/11/17/193000/peneliti-ungkap-manfaat-lobak-putih-dalam-soto-bandunginfobdg.com/v2/segarnya-si-kuah-bening-soto-bandung/negerikuindonesia.com/2015/05/soto-bandung-kuliner-tradisional.htmlfood.detik.com/info-kuliner/d-4429371/sluurp-hangatkan-badan-dengan-soto-bandung-yang-bening-gurih-di-sini

Rahasia Sedapnya Sate Madura

Nov 11, 2019

Rahasia Sedapnya Sate Madura

Sate Madura bisa disebut sebagai salah satu jenis sate yang paling populer dan paling dikenal oleh masyarakat Indonesia. Saat mendengar wilayah Madura, maka yang teringat pertama kali adalah sate, walaupun tentu saja wilayah di Jawa Timur ini juga memiliki kuliner lain yang tak kalah lezatnya. Nama sate Madura bahkan sering dianggap sebagai jaminan kelezatan sate. Apa sih yang membuat sate ayam Madura begitu disukai? Apakah bumbu sate Madura yang nikmat? Atau adakah alasan lain yang membuat masyarakat Indonesia begitu menyukai sate ini? Sate Madura memang memiliki beberapa keistimewaan yang menjadikannya unik dan berbeda dengan sate dari daerah lain. Salah satunya adalah bumbu sate Madura yang memang merupakan salah satu daya tarik sajian sate ini. Rasa bumbu sate Madura biasanya memang agak manis. Apalagi rasa manis dari kecap ini berpadu dengan gurihnya kacang yang dihaluskan, menciptakan saus yang lezat dan kaya rasa. Selain itu, bumbu sate Madura juga dibumbui dengan kemiri sehingga rasanya lebih istimewa. Ingin membuat sate Madura yang lezat? Perkaya cita rasa sate buatan Anda dengan berbagai bumbu berikut ini: 1. Bumbu kacang Sate Madura biasanya disajikan bersama bumbu kacang yang lezat. Bumbu seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan kemiri dihaluskan dan ditumis bersama irisan daun jeruk. Setelah itu, tambahkan kacang tanah yang sudah dihaluskan, serta bumbu lainnya seperti gula, garam, kecap manis, dan gula merah. Bumbu kacang ini lalu ditambahkan air dan dimasak hingga mengental dan mengeluarkan minyak. Saus kacang yang gurih dan manis pun siap dinikmati bersama sate ayam yang empuk 2. Bumbu rendam Agar lebih kaya rasa, sate Madura memang direndam dulu dalam bumbu dan dibiarkan selama beberapa saat hingga bumbu meresap. Untuk membuat bumbu perendamnya pun sangat mudah. Anda cukup mencampurkan perasan jeruk nipis dengan merica bubuk dan bawang putih yang sudah dihaluskan. Anda juga bisa menambahkan Bango Kecap Manis  pada bumbu rendam ini. Anda tak akan menyangka bahwa bumbu yang sederhana ini akan sangat membantu untuk menambah rasa daging ayam. Bumbu rendam ini juga bisa dioleskan kembali saat sate sedang dibakar sehingga sate akan lebih lezat dan harum. Perpaduan bumbu rendam yang digunakan saat membakar sate serta bumbu kacang yang disajikan bersama sate akan melengkapi sajian sate dan membuat rasa sate jadi lebih nikmat. Namun, cara pengolahan sate juga harus jadi perhatian. Sate Madura sendiri memiliki cara olah yang memang bertujuan untuk menambah kelezatan daging ayam yang digunakan.  Mengolah sate Madura diawali dengan merendam sate ayam dalam bumbu. Sebelum dibakar, sate dicelupkan dulu dalam bumbu sehingga bumbu lebih meresap. Saat dibakar, sate juga terus diolesi dengan minyak ayam sehingga aromanya semakin harum. Selain itu, arang batok kelapa yang digunakan untuk membakar sate membuat aroma Sate Madura semakin menggoda. Beberapa pembuat sate melakukan langkah ekstra dengan memberikan perasan jeruk limau pada arang yang digunakan untuk membuat sate. Tujuannya adalah agar aroma asap tidak terlalu kuat menempel pada sate dan tidak mengalahkan aroma sate yang harum. Ternyata rahasia kelezatan sate ayam Madura sebenarnya sederhana. Dengan bumbu dan cara pengolahan yang tepat, sate Madura yang empuk, harum, dan kaya rasa pun bisa Anda siapkan. Pernahkah Anda mencoba membuat sate sendiri di rumah?

Keistimewaan Soto Madura

Mar 16, 2020

Keistimewaan Soto Madura

Kuliner dari daerah Madura tidak melulu sate dan bebek saja. Madura juga punya sajian Soto Madura yang sedap dan istimewa. Seperti Sate Madura, popularitas Soto Madura meluas ke seluruh Indonesia, sehingga sajian ini bisa ditemukan di banyak daerah lain selain Madura. Maklum, cita rasa dan aroma sajian soto ini begitu mengundang selera. Padahal kalau kita melihat kuah kaldu sotonya yang bening, kita mungkin mengira bahwa rasa kuah Soto Madura tidak akan terlalu kuat. Namun, berkat berbagai rempah yang digunakan untuk membuat kuah kaldunya, kuah kaldu Soto Madura terasa begitu gurih dan kuat! Padahal kuah Soto Madura tidak menggunakan santan sama sekali, lho. Tak heran kalau sajian ini juga banyak penggemarnya, baik di Madura maupun di daerah lain di Indonesia.Sebenarnya tidak ada satu versi yang bisa secara pasti disebut sebagai Soto Madura. Bila Anda berkunjung ke Madura, tidak ada rumah makan atau warung yang secara jelas menyebutkan "Soto Madura" sebagai sajian yang mereka jual. Di Madura, ada beberapa versi sajian soto yang ketika disajikan di daerah lain semuanya disebut sebagai "Soto Madura". Menurut Edi Setiawan, seorang Budayawan Madura, nama "Soto Madura" hanya merupakan penyebutan untuk soto yang dijual oleh orang Madura yang berada di perantauan. Itu sebabnya ada beberapa versi Soto Madura yang bisa kita temukan di berbagai daerah. Dari ragam variasi Soto Madura yang ada, ciri khasnya adalah potongan daging sapi dari bagian sandung lamur yang digunakan sebagai isiannya. Daging sandung lamur ini dipotong kecil, lalu dilengkapi dengan isian lain seperti paru, jeroan, dan babat. Setelah itu, kuah kaldu daging yang bening juga membuat sajian soto daging Madura menjadi istimewa, terutama setelah dipadukan dengan rempah seperti jahe, bawang merah, bawang putih, dan serai. Semangkuk Soto Madura lezat kemudian disajikan bersama nasi putih yang dibungkus dalam daun pisang, sambal rebus, telur rebus, seledri, dan jeruk nipis.Sajian Soto Madura di atas juga memiliki beberapa variasi di berbagai daerah di Madura, di antaranya:1. Wilayah PamekasanSoto Madura di Pamekasan tidak hanya menggunakan daging sapi saja. Bila suka, ada pilihan Soto Madura yang menggunakan daging ayam, terutama daging ayam kampung. Selain itu, bahan seperti soun, perkedel kentang, kentang rebus, tauge, dan lontong juga melengkapi sajian Soto Madura. Kuah kaldu bening khas Soto Madura masih ditambahkan pula dengan taburan, seledri, dan bawang merah goreng yang membuat sajian semakin sedap. Nikmati sajian Soto Madura versi Pamekasan ini dengan rempeyek dan bakwan jagung. 2. Wilayah SumenepSoto Madura dari daerah Sumenep juga menggunakan daging sapi sebagai isian utamanya. Tapi terkadang daging sapi dilengkapi pula dengan usus sapi. Bahan seperti tauge, bihun, lontong, daun bawang, dan bawang merah goreng pun melengkapi sajian soto daging Madura ini. Keunikan lain dari Soto Madura ini adalah singkong rebus yang disajikan bersama soto, serta bumbu sambal kacang yang menggunakan petis ikan yang jadi andalan untuk menambah rasa pedas soto. 3. Wilayah BangkalanIsian Soto Madura dari wilayah Bangkalan tidak terlalu jauh berbeda. Keunikannya datang dari penggunaan bumbu kacang yang dicampur dengan petis dan pisang muda yang diulek untuk menambah cita rasa soto. Bumbu Soto Daging Madura sebenarnya tidak terlalu rumit dan mudah didapat. Perpaduan kaldu daging sapi dengan bumbu dari bawang merah, bawang putih, merica, kemiri, ketumbar, dan serai, sudah cukup untuk memberikan rasa yang kuat dan sedap. Apalagi bila cita rasa kuah kaldu semakin diperlezat dengan penggunaan Royco Bumbu Pelezat rasa Sapi dilengkapi kuah kaldu lezat ini dengan isian soto yang mantap, maka Soto Madura yang sedap dan mengenyangkan pun siap tersaji.

Uniknya Sate Matang khas Aceh yang Menggoda Selera

Mar 17, 2020

Uniknya Sate Matang khas Aceh yang Menggoda Selera

Indonesia memang tidak kekurangan ragam sajian sate. Bahkan, bisa dibilang hampir semua daerah di Indonesia memiliki jenis sajian sate-nya sendiri, dengan keunikan yang datang dari budaya dan kebiasaan lokal. Menurut peneliti senior Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas Gajah Mada, Murdjiati Gardjito, Indonesia memiliki 252 jenis sate. Dari seluruh jumlah tersebut, baru 175 jenis sate yang telah ditelusuri asalnya. Karena itu, tak mengherankan kalau ada jenis sate yang belum pernah Anda kenal atau cicipi sebelumnya, terutama bila sate tersebut berasal dari luar daerah asal Anda. Contohnya saja Sate Matang dari Aceh yang belum terlalu dikenal masyarakat awam sebaik jenis sate lain seperti Sate Maranggi, Sate Madura, dan lain-lain. Padahal Sate Matang memiliki banyak keunikan yang membuatnya menjadi sajian yang lezat, lho.Sajian sate khas dari Aceh ini memang memiliki nama yang unik. Toh, semua jenis sate memang sebaiknya diolah hingga matang agar bisa dinikmati dengan aman, bukan? Lalu mengapa jenis sate ini diberi nama Sate Matang? Ternyata kata 'Matang' pada nama Sate Matang bukan menunjukkan tingkat kematangan potongan daging pada sate, melainkan menunjukkan asal sate ini, yaitu dari kota Matang Geuleumpang Dua, Kabupaten Bireuen, Aceh. Kota inilah yang menjadi kota kelahiran Sate Matang hingga popularitasnya meningkat pada tahun 90-an.Kini, Sate Matang tidak hanya bisa dijumpai di Aceh saja, tapi juga di beberapa kota besar lain di Indonesia. Namun, masih ada orang yang belum pernah mencoba Sate Matang khas Aceh. Padahal pada tahun 2013 lalu Sate Matang telah menjadi salah sajian dari Indonesia yang terdaftar di UNESCO sebagai kuliner warisan dunia. Sebagai orang Indonesia, tentu kita juga harus mengenal dan mencicipi sajian lezat ini, bukan?Apa yang membuat Sate Matang begitu disukai? Salah satu hal yang menjadi keistimewaan Sate Matang dan membedakannya dengan sajian sate yang lain adalah cara penyajiannya. Bila jenis sate lainnya hanya dihidangkan bersama bumbu kacang, maka Sate Matang biasanya disajikan bersama nasi dan kuah soto yang diberi isian potongan daging dan kentang. Perpaduan kuah soto hangat yang gurih dengan bumbu kacang yang manis serta daging sate yang empuk inilah yang membuat Sate Matang begitu istimewa dan dicintai penggemarnya.Untuk benar-benar memahami kelezatan Sate Matang, simak elemen sate Matang yang perlu Anda ketahui.Subheader Image 11. Sate MatangSate Matang biasanya dibuat menggunakan daging kambing. Namun, karena daging kambing relatif mahal, maka dibuat pula Sate Matang yang menggunakan daging sapi. Agar daging terasa sedap dengan bumbu yang meresap, daging yang sudah dipotong-potong ditumis dulu dengan bumbu halus yang terdiri dari ketumbar, bawang merah, bawang putih, serai, jahe, lengkuas, kemiri, kunyit, garam, dan gula merah. Anda juga bisa menambahkan Knorr Bumbu Pelezat Ayam Rostip pada bumbu halus ini untuk memberikan aroma bawang putih yang lebih kuat, sehingga sate terasa lebih harum saat dibakar.Selain ditumis dengan bumbu, beberapa penjual Sate Matang khas Aceh menyarankan agar potongan daging dibiarkan terendam dalam bumbu selama beberapa jam untuk memastikan bahwa bumbu benar-benar meresap dengan baik. Perlu diingat, daging kambing atau daging sapi yang diolah untuk Sate Matang biasanya dipotong dengan ukuran tidak terlalu besar, sehingga bumbu lebih mudah meresap. Setelah direndam selama beberapa saat, barulah potongan daging ditusuk dengan tusuk sate dan dibakar hingga matang. 2. Bumbu kacangBumbu kacang Sate Matang tidak hanya terasa manis, tapi juga kaya rasa berkat berbagai rempah yang digunakan untuk membumbuinya. Rempah yang digunakan dalam bumbu kacang Sate Matang merupakan bahan seperti bawang putih, daun salam, daun jeruk, daun pandan, kayu manis, sereh, gula merah, gula, dan cabai. Bahan-bahan ini dihaluskan dan ditumis hingga harum, lalu dimasak bersama santan dan kacang tanah yang telah digoreng dan dihaluskan. Setelah dimasak hingga mengental dan berminyak, tambahkan Bango Kecap Manis untuk menambah rasa dan warna bumbu kacang. 3. Kuah SotoKuah soto yang gurih merupakan elemen penting dalam sajian Sate Matang. Kuah soto ini biasanya merupakan kaldu dari tulang kambing atau tulang sapi yang direbus bersama bumbu halus yang terdiri dari ketumbar, bawang merah, bawang putih, jahe, serai, lengkuas, kemiri, kunyit, gula merah, dan garam. Santan juga ditambahkan dalam kuah soto Sate Matang, sehingga kuah soto terasa lebih kental dan gurih. Penambahan rempah seperti kapulaga, kayu manis, serta herba seperti daun bawang, daun jeruk, daun salam, dan daun pandan pun bisa Anda lakukan agar kuah soto semakin harum dan lezat. Bila suka, Anda bisa menambahkan potongan kentang dan daging kambing ke dalam kuah soto ini. Setelah kuah soto matang, Anda bisa menikmatinya bersama sate serta bumbu kacang dan nasi. Selain ketiga elemen di atas, sepiring nasi putih juga dihidangkan agar sajian lebih mengenyangkan. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk menikmati seporsi Sate Matang yang tersaji di depan kita? Cara menikmatinya tentu terserah Anda. Tapi konon ada 2 cara yang mesti Anda coba, yaitu:1. Cara pertama menikmati Sate Matang adalah dengan cara mencampur kuah soto dengan bumbu kacang. Setelah itu, masukkan daging sate yang sudah dilepas dari tusukannya ke dalam campuran kuah dan bumbu kacang ini. Aduk hingga campuran kuah dan bumbu kacang melumuri potongan daging dengan merata, lalu santap bersama nasi putih hangat. Perpaduan rasa gurih dari kuah soto dan rasa manis dari bumbu kacang membuat sajian ini begitu nikmat!2. Cara kedua yang bisa Anda coba juga saat menikmati Sate Matang adalah dengan cara menyiram nasi putih dengan kuah soto, lalu cocolkan sate ke dalam bumbu kacang. Kemudian nikmati daging sate yang berlumur bumbu kacang dengan nasi putih yang telah diguyur dengan kuah soto yang gurih. Hangatnya kuah soto yang berpadu dengan potongan daging yang gurih dan manis dijamin mantap!Ingin mencoba mencicipi kenikmatan Sate Matang? Kuliner lezat ini kini merupakan hidangan yang diburu oleh wisatawan yang berkunjung ke Aceh. Beberapa restoran di Aceh yang populer berkat Sate Matang yang mereka sajikan adalah:Subheader Image 21. Sate Matang ApalehRestoran Sate Matang Apaleh milik Bapak Muhammad Saleh ini sudah dirintis sejak awal tahun 1990-an. Saat mulai berjualan sate, Pak Saleh hanya menjual Sate Matang dari gerobaknya. Kini, dia sudah berjualan di 11 ruko yang berderet di lokasi yang sama, yaitu di Keude (Pasar) Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh. Menurut Pak Saleh, dulu dia hanya menyiapkan sate dengan 5 kg daging sapi per hari. Kini, dia menyembelih 2 ekor sapi setiap hari untuk menyiapkan Sate Matang jualannya.Setiap hari, restoran Sate Matang Apaleh ini tidak pernah sepi, walaupun lokasinya tidak terletak di pusat kota Banda Aceh. Lokasi restoran Sate Matang Apaleh ini sebenarnya cukup strategis, karena berada di jalur sibuk di lintas Banda Aceh-Medan. Itulah sebabnya banyak penumpang bis dan truk yang melintas di jalan ini dan singgah di restoran Sate Matang Apaleh. 2. Warung D’WanWarung D’Wan merupakan salah satu warung Sate Matang yang populer di Banda Aceh. Warung sate yang berlokasi di Jl. T Imum Lueng Bata, Banda Aceh, ini telah buka sejak lebih dari 23 tahun yang lalu. Di warung ini, 1 porsi Sate Matang yang terdiri dari 10 tusuk sate, bumbu kacang, kuah soto, dan nasi bisa Anda dapatkan dengan harga Rp 25.000,- saja. Bumbu rempah seperti bunga lawang, merica, cengkeh, kapulaga, dan bumbu rahasia lainnya digunakan untuk membumbui Sate Matang di Warung Sate D'Wan, sehingga aroma sate yang sedang dibakar saja sudah cukup mengundang orang yang lewat untuk singgah di warung ini. Agar lebih segar, pesan juga jus timun atau timun serut di warung ini untuk menemani sajian Sate Matang.3. Sate Matang Yakin RasaWarung Sate Matang memang tidak sulit dicari di Banda Aceh. Salah satu warung sate di Banda Aceh yang menyajikan Sate Matang adalah Warung Sate Yakin Rasa. Saat menunggu pesanan Sate Matang di warung ini, jangan bingung bila Anda mendengar juru masak yang sedang membakar sate meletakkan botol kecap dengan cara dibanting ke atas meja. Menurut si juru masak, tidak ada alasan khusus dari cara meletakkan botol kecap ini. Menurutnya, hal tersebut hanya dia lakukan untuk menarik pengunjung saja. Apapun alasannya, yang pasti Warung Sate Yakin Rasa ini menyajikan Sate Matang yang lezat dan patut dicoba.4. Jambo KupiWarung yang menjual Sate Matang memang lebih mudah dicari di wilayah asalnya, yaitu di Aceh. Tapi bukan berarti Anda tidak bisa menemukan warung Aceh di Jakarta yang menjual Sate Matang. Salah satu restoran Aceh di Jakarta yang menyediakan Sate Matang adalah Jambo Kupi yang terletak di Pasar Minggu. Selain Sate Matang, Jambo Kupi juga menyediakan masakan khas Aceh lainnya seperti Kari Bebek, Rujak Aceh, dll. Saat ini, popularitas Sate Matang khas Aceh memang belum terlalu besar, terutama di daerah di luar Sumatera dan Aceh. Namun, potensi Sate Matang untuk jadi sajian yang disukai banyak orang jelas sangat besar. Nyatanya, orang Indonesia menyukai sajian sate dan sajian soto. Sate Matang bisa memberikan kedua hal tersebut secara sekaligus pada penikmatnya. Selain itu, rempah yang digunakan untuk membumbui Sate Matang memang cocok dengan lidah orang Indonesia yang menyukai hidangan yang kaya rasa.Popularitas Sate Matang yang meningkat pesat di Aceh pada tahun 1990-an menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia memang menyukai sajian sate yang unik ini. Bila sudah dicicipi, Sate Matang pasti akan mencuri hati penikmatnya. Sayangnya, belum banyak restoran di luar Aceh yang menyediakan sajian sate ini. Jadi, apakah Anda berminat mencoba menjadikan Sate Matang sebagai salah satu menu andalan Anda?