Kembali ke Inspirasi dan Promo

Rahasia Sedapnya Sate Madura

Image Banner

11 November 2019

Sate Madura bisa disebut sebagai salah satu jenis sate yang paling populer dan paling dikenal oleh masyarakat Indonesia. Saat mendengar wilayah Madura, maka yang teringat pertama kali adalah sate, walaupun tentu saja wilayah di Jawa Timur ini juga memiliki kuliner lain yang tak kalah lezatnya. Nama sate Madura bahkan sering dianggap sebagai jaminan kelezatan sate. Apa sih yang membuat sate ayam Madura begitu disukai? Apakah bumbu sate Madura yang nikmat? Atau adakah alasan lain yang membuat masyarakat Indonesia begitu menyukai sate ini?

Sate Madura memang memiliki beberapa keistimewaan yang menjadikannya unik dan berbeda dengan sate dari daerah lain. Salah satunya adalah bumbu sate Madura yang memang merupakan salah satu daya tarik sajian sate ini. Rasa bumbu sate Madura biasanya memang agak manis. Apalagi rasa manis dari kecap ini berpadu dengan gurihnya kacang yang dihaluskan, menciptakan saus yang lezat dan kaya rasa. Selain itu, bumbu sate Madura juga dibumbui dengan kemiri sehingga rasanya lebih istimewa.

Ingin membuat sate Madura yang lezat? Perkaya cita rasa sate buatan Anda dengan berbagai bumbu berikut ini:

1. Bumbu kacang

Sate Madura biasanya disajikan bersama bumbu kacang yang lezat. Bumbu seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan kemiri dihaluskan dan ditumis bersama irisan daun jeruk. Setelah itu, tambahkan kacang tanah yang sudah dihaluskan, serta bumbu lainnya seperti gula, garam, kecap manis, dan gula merah. Bumbu kacang ini lalu ditambahkan air dan dimasak hingga mengental dan mengeluarkan minyak. Saus kacang yang gurih dan manis pun siap dinikmati bersama sate ayam yang empuk

2. Bumbu rendam

Agar lebih kaya rasa, sate Madura memang direndam dulu dalam bumbu dan dibiarkan selama beberapa saat hingga bumbu meresap. Untuk membuat bumbu perendamnya pun sangat mudah. Anda cukup mencampurkan perasan jeruk nipis dengan merica bubuk dan bawang putih yang sudah dihaluskan. Anda juga bisa menambahkan Bango Kecap Manis  pada bumbu rendam ini. Anda tak akan menyangka bahwa bumbu yang sederhana ini akan sangat membantu untuk menambah rasa daging ayam. Bumbu rendam ini juga bisa dioleskan kembali saat sate sedang dibakar sehingga sate akan lebih lezat dan harum.

Perpaduan bumbu rendam yang digunakan saat membakar sate serta bumbu kacang yang disajikan bersama sate akan melengkapi sajian sate dan membuat rasa sate jadi lebih nikmat. Namun, cara pengolahan sate juga harus jadi perhatian. Sate Madura sendiri memiliki cara olah yang memang bertujuan untuk menambah kelezatan daging ayam yang digunakan. 

Mengolah sate Madura diawali dengan merendam sate ayam dalam bumbu. Sebelum dibakar, sate dicelupkan dulu dalam bumbu sehingga bumbu lebih meresap. Saat dibakar, sate juga terus diolesi dengan minyak ayam sehingga aromanya semakin harum. Selain itu, arang batok kelapa yang digunakan untuk membakar sate membuat aroma Sate Madura semakin menggoda. Beberapa pembuat sate melakukan langkah ekstra dengan memberikan perasan jeruk limau pada arang yang digunakan untuk membuat sate. Tujuannya adalah agar aroma asap tidak terlalu kuat menempel pada sate dan tidak mengalahkan aroma sate yang harum.

Ternyata rahasia kelezatan sate ayam Madura sebenarnya sederhana. Dengan bumbu dan cara pengolahan yang tepat, sate Madura yang empuk, harum, dan kaya rasa pun bisa Anda siapkan. Pernahkah Anda mencoba membuat sate sendiri di rumah?


Berita Lainnya

Rahasia Gurihnya Soto Betawi

Nov 11, 2019

Rahasia Gurihnya Soto Betawi

Indonesia bukan hanya kaya akan budaya, tetapi juga kaya akan ragam kuliner khas nusantara. Setiap daerah memiliki ragam kulinernya masing-masing. Kuliner di Indonesia sangat kaya akan rempah sehingga memiliki rasa yang cukup kuat dan lezat. Beberapa makanan khas Indonesia justru memiliki ragam yang cukup banyak meskipun memiliki nama yang sama, tetapi citarasa yang ditawarkan akan berbeda setiap daerahnya. Salah satu kuliner khas Indonesia yang tidak boleh terlewatkan adalah soto. Setiap daerah memiliki jenis soto yang berbeda-beda, seperti soto Madura, soto Lamongan, soto Bandung, soto Makasar, soto Betawi, dan masing banyak lagi. Setiap soto memiliki ciri masing-masing dengan rasa yang berbeda satu sama lain. Jika berkunjung ke Jakarta maka Anda tidak boleh melewatkan kenikmatan soto ayam betawi yang merupakan salah satu jenis soto yang populer di Jakarta. Soto ini bukan hanya menggunakan daging saja sebagai isian, tapi juga menggunakan jeroan seperti hati, torpedo hingga organ lain seperti mata. Disajikan bersama dengan potongan tomat, kentang, emping, dan juga daun bawang sehingga menambah kelezatan soto betawi. Tahukah Anda sejak kapan Soto Betawi mulai populer? Sesuai namanya, soto Betawi ini merupakan soto yang berasal dari masyarakat betawi atau sekarang kita kenal dengan Jakarta. Nama soto Betawi pertama dikenal oleh masyarakat sekitar tahun 1977-1978 yang dipopulerkan oleh Lie Boen Po, pelopor penjual soto Betawi di Jakarta. Soto ini pertama kali dijual di THR Lokasari atau Prinsen Park dan hadir dengan cita rasa yang khas. Kemudian pada tahun 1991 penjual soto tersebut menutup kedainya. Seiring berjalannya waktu, soto ini mulai populer kembali bahkan telah tersebar hingga ke kota lain di Indonesia. Nama betawi sendiri sudah cukup populer semenjak penjajahan Indonesia oleh Belanda. Nama ini begitu melekat dengan Batavia dan Jakarta sehingga untuk beberapa kuliner khas Jakarta sering diberikan nama dengan akhiran betawi, salah satunya soto betawi. Pada dasarnya soto Betawi ini merupakan soto daging sapi dengan kuah santan yang kental. Isian yang melimpah dengan kuah yang kaya akan rempah menjadikan soto ini sangat cocok untuk dinikmati terutama ketika musim hujan. Seiring perkembangan zaman soto Betawi kini memiliki beberapa variasi kuah yang bisa Anda nikmati sesuai selera meskipun pada dasarnya bahan pembuatnya tak berbeda. Berikut ini beberapa macam kuah soto betawi yang bisa Anda pilih sesuai selera.1. Kuah santanUmumnya Anda akan lebih banyak menemui soto Betawi dengan kuah santan yang kental sehingga menjadikan kuahnya menjadi keruh dan berwarna sedikit pucat. Kuah santan memang sangat otentik untuk digunakan pada soto Betawi. Rasa gurih dari santan yang dipadukan dengan rempah-rempah menjadikan soto Betawi menjadi satu santapan yang tidak boleh terlewatkan. 2. Kuah susuSelain kuah santan, Anda juga bisa menggunakan susu sebagai gantinya. Gunakan susu sapi murni untuk ciptakan rasa yang lebih nikmat. Rasa yang ditawarkan pun tidak berbeda jauh dengan soto lamongan kuah santan, hanya saja kuah susu terasa lebih creamy dibandingkan dengan kuah santan. Karena susu tidak boleh terlalu panas, maka kamu bisa menambahkan susu disaat kuah sudah mulai mendidih agar tidak merusak nutrisi dan kandungan lainnya dalam susu. 3. Kuah susu dan santanAnda juga bisa mencampurkan antara santan dan susu untuk ciptakan rasa yang gurih dan creamy sekaligus. Bahan bumbu soto Betawi yang digunakan juga tidak berbeda. Anda hanya perlu menambahkan susu ke dalam kuah soto bersantan yang ada kemudian merebusnya kembali beberapa saat. 4. Kuah beningKuah soto betawi juga ada yang bening dengan tidak menambahkan santan dan susu ke dalam kuah. Rasanya tidak terlalu gurih bila dibandingkan dengan kuah santan ataupun kuah susu. Dalam pembuatannya, Anda bisa juga mengganti daging sapi dengan daging ayam. Soto ayam betawi juga tidak kalah nikmat dengan soto betawi umumnya. Disajikan dengan nasi hangat, sambal dan emping, sangat tepat untuk disantap saat musim dingin atau hujan. Tips membuat soto betawi terasa enak yang bisa Anda coba sendiri di rumah1. Pilih daging berkualitasPemilihan daging dan jeroan akan sangat mempengaruhi cita rasa dan soto Betawi. Pilih sandung lamur atau biasa disebut dengan rawonan yaitu bagian daging yang cukup empuk yang berada di sekitar dada bawah sekitar ketiak. Bagian ini cenderung berlemak sehingga akan memberikan rasa gurih pada kaldu soto. Rebus secara terpisah antara jeroan dan daging sapi agar rasa pahit dari jeroan tidak bercampur dengan kuah soto. Gunakan kaldu dari rebusan daging sapi sebagai kuah. Anda juga bisa menambahkan tulang sapi untuk menambah cita rasa soto Betawi. Jika Anda pecinta lemak sapi, Anda bisa menambahkan lemak sapi ke dalam rebusan kuah. Pilih lemak yang bertekstur kenyal bukan padat, seperti lemak yang menempel pada bagian otot sapi.Untuk menambah cita rasa soto Betawi, Anda juga perlu menambahkan babat sapi. Cuci babat hingga bersih, pastikan tidak ada kotoran yang masih menempel pada babat. Setelah benar benar bersih, rebus secara terpisah babat hingga empuk dan potong dadu atau Anda juga bisa menambahkan babat yang dibumbui dengan bumbu bacem kemudian menggoreng babat tersebut dan memotong dadu. Letakkan potongan dadu babat ke dalam mangkok dan siram dengan kuah soto yang telah ada. Jika Anda memilih daging ayam sebagai bahan utama, pilih bagian dada ayam dan juga disertakan kulit ayam. Untuk pemilihan terbaik, sebaiknya Anda memilih ayam kampung untuk memberikan rasa yang lebih gurih. Anda juga bisa menambahkan ceker dan sayap ayam pada soto. 2. Gunakan campuran santan dan susu pada kuahKuah soto akan menjadi kunci utama kenikmatan soto Betawi. Tambahkan santan dan susu ke dalam kuah soto sehingga akan memberikan rasa yang lebih gurih dan creamy pada soto. Pastikan untuk memilih santan dan susu yang berkualitas baik dan tidak basi sehingga rasa soto akan terjaga kualitasnya. Pastikan santan dan susu tidak pecah saat dimasak sehingga tidak menimbulkan rasa bacin dan asam pada kuah. Anda bisa menggunakan santan instan untuk lebih praktis. Namun, jika menggunakan santan dari kelapa, pastikan memilih kelapa yang tepat, tidak terlalu muda ataupun tidak terlalu tua. 3. Pastikan ketika menumis bumbu halus benar benar harum dan telah matangBumbu soto Betawi menjadi kunci utama kenikmatan kuah soto. Pastikan semua bumbu yang dihaluskan benar benar halus dan tercampur merata dengan komposisi yang tepat. Anda dapat menggunakan ulekan ataupun blender untuk menghaluskan bumbu. Perhatikan kembali apakah bumbu sudah benar benar halus atau belum. Tumis bumbu dengan sedikit minyak hingga benar benar harum dan matang. Bumbu yang sudah benar benar matang akan memberikan cita rasa yang sempurna bagi soto dan lebih tahan lama. Masukkan bumbu tumis ke dalam kuah yang masih panas dan rebus dengan daging sapi hingga bumbu meresap ke dalam daging. 4. Gunakan bahan-bahan terbaik dan berkualitas pada bumbu soto betawiPilih juga bahan-bahan terbaik dan berkualitas untuk ciptakan bumbu soto betawi terbaik. Bahan bahan yang dipilih harus segar dan tidak basi sehingga kualitas soto akan terjamin. Pemilihan bahan-bahan yang tepat akan menciptakan rasa terbaik untuk soto. Jika bahan yang digunakan memiliki kualitas rendah atau sudah rusak maka akan membuat cita rasa pada soto akan berubah. Untuk menambah cita rasa soto agar menjadi lebih gurih, Anda bisa menambahkan Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi yang terbuat dari daging sapi pilihan dan rempah-rempah khas Indonesia sehingga menjadikan masakan Anda lebih nikmat. Royco diformulasikan mudah terserap sehingga sangat cocok untuk segala jenis masakan termasuk berkuah seperti sop, soto, dan makanan lainnya. Ciptakan hidangan lezat bersama Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi. 

Lauk Lezat Teman Nasi Timbel

Mar 16, 2020

Lauk Lezat Teman Nasi Timbel

Makanan yang dibungkus dengan daun pisang memang akan jadi lebih harum. Karena itu, tidak heran kalau Indonesia memang memiliki banyak masakan yang diolah dan disajikan dengan cara dibungkus dengan daun pisang. Salah satunya adalah Nasi Timbel yang merupakan makanan khas Sunda.Nasi timbel pada mulanya merupakan bekal makanan bagi para petani yang bekerja di sawah. Nasi yang masih hangat dibungkus dengan daun pisang agar lebih praktis dibawa. Selain itu, ternyata daun pisang juga membuat nasi menjadi lebih harum dan menggoda selera. Karena itulah, nasi timbel terus populer dan tidak cuma dinikmati oleh para petani saja. Kini nasi timbel sudah bisa didapatkan di banyak warung dan restoran, baik di Jawa Barat maupun di daerah lain di Indonesia. Tentu saja, nasi timbel kurang lengkap bila tidak disajikan bersama sajian pendampingnya. Nasi timbel komplit biasanya disajikan bersama hidangan-hidangan lezat berikut ini:1. Ulukuteuk LeuncaJawa Barat memang sering mengolah oncom jadi sajian lezat. Salah satunya adalah ulukuteuk leunca alias tumis leunca yang memadukan leunca dengan oncom dan daun kemangi. Harmoni rasa ulukuteuk leunca dengan nasi timbel hangat dijamin membuat Anda ingin tambah lagi dan lagi. Kedua makanan khas Sunda ini memang sangat cocok dinikmati bersama-sama.2. Ayam GorengAyam goreng seolah jadi teman setia sajian nasi timbel yang lezat. Ayam cukup dilumuri dengan bumbu yang terbuat dari bawang putih, bawang merah, ketumbar bubuk, Rocyo Bumbu Pelezat Rasa Ayam, dan garam yang dihaluskan. Setelah digoreng hingga matang, ayam goreng pun siap disajikan bersama nasi timbel hangat.3. Tahu & Tempe GorengTahu dan tempe goreng juga bisa jadi sajian tambahan untuk nasi timbel. Agar semakin lezat, bumbui tahu dan tempe dulu sebelum digoreng. Anda bisa menggunakan bumbu yang sama seperti bumbu ayam goreng yang telah disebutkan di atas, yaitu bumbu halus dari bawang putih, bawang merah, ketumbar bubuk, dan garam.4. Ikan AsinNasi timbel akan semakin nikmat bila disajikan bersama ikan asin. Berbagai macam ikan asin cocok dipadukan dengan nasi timbel, namun bisa dibilang jambal roti adalah pilihan favorit banyak orang. Walaupun harganya yang relatif lebih mahal dibandingkan jenis ikan asin lainnya, jambal roti memang sangat cocok disandingkan dengan nasi timbel. Pilihlah jambal roti berwarna terang dan memiliki daging yang masih lunak dan tidak kering. Mengingat rasanya yang cukup asin, potongan jambal roti yang disajikan dengan nasi timbel tidak perlu terlalu besar, kok.5. Sambal TerasiPecinta pedas pasti setuju, masakan Indonesia terasa kurang lengkap kalau tidak dinikmati dengan sambal. Jenis sambal di Indonesia memang banyak, tapi sambal terasi adalah yang paling sering disajikan bersama nasi timbel. Apakah Anda punya sambal favorit lain yang sering Anda nikmati bersama nasi timbel?6. LalapanNasi timbel dan sajian pendampingnya hampir semuanya memiliki cita rasa gurih. Untuk mengimbanginya, tentu dibutuhkan sajian yang bisa memberikan rasa segar. Karena itulah lalapan sering juga disajikan bersama nasi timbel. Daun kemangi, selada, dan timun merupakan lalapan segar yang paling sering dijumpai sebagai pendamping nasi timbel. 

Manis, Pedas, Asin, Asem Gulai Belacan Khas Riau

Mar 17, 2020

Manis, Pedas, Asin, Asem Gulai Belacan Khas Riau

Indonesia memang beruntung dianugerahi kekayaan rempah-rempah yang sangat beragam. Tak heran kalau banyak masakan khas Indonesia yang mengandalkan berbagai rempah untuk memberikan cita rasa yang kuat. Salah satunya adalah beragam sajian gulai yang bisa ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Dari sekian banyak sajian gulai dari Indonesia, yang menonjol adalah sajian Gulai Belacan dari Riau.Di Indonesia, sajian gulai memang banyak ditemukan di Sumatera. Menurut pakar kuliner, Arie Parikesit, gulai di Indonesia memang mulai tumbuh di Sumatera dengan pengaruh dari India. Dari Sumatera, gulai Indonesia menyebar ke pulau Jawa dengan beberapa perubahan, misalnya kuah gulai dari Jawa yang lebih encer dan lebih manis karena penggunaan kecap atau gula merah dalam resepnya. Yang pasti, gulai di Indonesia jelas tidak sama dengan sajian India, karena bumbu dan rempah yang digunakan adalah bumbu dan rempah khas Indonesia. Selain itu, gulai di Indonesia juga tidak hanya menggunakan daging sapi atau daging ayam saja, tapi juga boga bahari serta sayur. Sajian gulai Indonesia yang menggunakan boga bahari sebagai bahan utamanya adalah Gulai Belacan dari Riau. Sesuai dengan namanya, Gulai Belacan menggunakan belacan atau terasi sebagai salah satu bumbunya, sehingga memberikan cita rasa kuat dan warna merah pada sajian ini. Santan dan air asam jawa juga digunakan dalam resep Gulai Belacan, melengkapi bumbu lain seperti lada, kemiri, bawang merah, dan bawang putih. Bahan lain yang sangat khas Indonesia dan digunakan dalam Gulai Belacan untuk memberikan aroma dan rasa khas adalah petai. Tak heran kalau Gulai Belacan memiliki rasa manis, pedas, gurih, dan asem yang unik dan berbeda dengan sajian gulai lain dari Indonesia.Seperti banyak sajian lain di Indonesia, Gulai Belacan Riau memiliki beberapa variasi, terutama dalam bahan utama yang digunakan. Beberapa jenis bahan yang bisa menjadi bahan utama dalam Gulai Belacan adalah:1. UdangBelacan merupakan nama lain dari terasi udang. Karena itu, tentu pas bila udang menjadi bahan utama dalam Gulai Belacan. Anda bisa menggunakan udang air tawar atau udang laut yang berukuran lebih besar. Bila suka, lobster pun bisa diolah dalam resep Gulai Belacan Riau. 2. AyamDaging ayam cukup umum diolah dalam berbagai sajian gulai. Karena itu, tak aneh bila daging ayam juga bisa diolah sebagai bahan utama dalam sajian Gulai Belacan. Agar sajian lebih lezat, daging ayam sebaiknya dimasak dengan tulangnya. Selain itu, pastikan bumbu meresap dengan baik pada daging ayam, ya. 3. IkanSelain Gulai Belacan, sajian lain yang juga dikenal merupakan sajian dari Riau adalah Gulai Ikan Patin. Nah, Gulai Belacan pun bisa disiapkan menggunakan ikan, baik ikan air laut maupun ikan air tawar. Agar ikan terasa lebih segar dan tidak bau amis, Anda bisa menggunakan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis saat mencuci ikan. Setelah ikan dicuci bersih, barulah ikan bisa diolah bersama bahan-bahan lain dalam Gulai Belacan Riau.Bagaimana dengan Anda? Menurut Anda, bahan apa yang paling cocok diolah dalam sajian Gulai Belacan? Bahan apapun yang Anda gunakan, yang penting adalah memastikan bahwa bahan tersebut masih segar. Bila sajian diolah dengan bahan-bahan yang segar, sajian tentu akan terasa lebih lezat dan nikmat, bukan?

Soto Lenthok Khas Jogja yang Legendaris

Mar 17, 2020

Soto Lenthok Khas Jogja yang Legendaris

Makanan apa saja yang biasanya Anda nikmati saat berkunjung ke Jogja? Gudeg memang selalu jadi primadona. Selain gudeg, sebenarnya banyak makanan lain yang tak kalah nikmat, salah satunya adalah soto lenthok. Varian soto yang satu ini sangat istimewa dan berbeda dengan jenis soto nusantara lainnya. Ketika Anda berkunjung ke Jogja, sebaiknya Anda menyempatkan waktu untuk menikmati sajian soto lenthok.Mau tahu lebih banyak tentang keistimewaan soto lenthok Jogja yang legendaris? Inilah ulasan selengkapnya!1. Lenthok Sebagai Primadona UtamaBila dilihat sekilas, soto lenthok sangat mirip dengan soto Kudus yang kuahnya bening dan terdiri dari campuran sohun, suwiran daging ayam, dan taoge. Ciri khas soto yang satu ini terletak pada perkedel ketela yang disebut lenthok. Lenthok memang tak dapat ditemui pada varian soto lain. Perpaduan lenthok yang gurih dan kuah soto hangat membuat cita rasa soto lenthok jadi semakin sempurna.Selain mendapatkan satu potong lenthok dalam seporsi soto, biasanya lenthok juga disajikan sebagai menu tambahan terpisah yang bisa disantap sesuka hati. Sepotong lenthok dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau sehingga Anda bisa menyantapnya dalam jumlah banyak.2. Membuat Lenthok Ternyata Tidak SulitKalau Anda punya waktu senggang, Anda bisa membuat lenthok sendiri di rumah sebagai menu pelengkap soto. Ikuti saja resep dan cara pembuatannya berikut ini:Bahan-Bahan:1 kg singkong yang direbus dengan daun salam dan dihaluskanBawang merah dan bawang putih yang diiris tipisGaram dan merica secukupnyaMinyak untuk menggorengCara Membuat:Gorenglah bawang merah dan bawang putih yang sudah diiris tipis hingga matang dan harum.Campurkan bawang merah dan bawang putih goreng dengan singkong yang sudah direbus dan dihaluskan. Aduk campuran tersebut sampai merata sambil menambahkan garam dan merica secukupnya.Adonan lenthok yang sudah tercampur rata bisa segera dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil.Gorenglah adonan lenthok dalam minyak panas dengan api sedang. Lenthok yang sudah berwarna kuning keemasan dapat segera diangkat dan siap disajikan sebagai pelengkap soto. Agar lebih lezat Anda bisa tambahkan Bango Kecap Manis sesuai selera.3. Soto Lenthok Juga Diberi Tambahan KemangiSelain lenthok, soto khas Jogja ini juga memiliki ciri khas lain berupa tambahan daun kemangi. Pelengkap berupa daun kemangi membuat soto lenthok memiliki aroma khas yang sangat sedap. Jadi, memang tak mengherankan bila sajian soto ini tidak hanya disukai masyarakat Jogja, tetapi juga para wisatawan.4. Rekomendasi Soto Lenthok Nikmat di JogjaBila nanti Anda berkunjung ke Jogja, Anda dapat menikmati soto lenthok nikmat di beberapa destinasi wisata kuliner berikut ini:5. Soto Lenthok Pak GarengKedai soto milik Pak Gareng ini terletak di Jl. Damai No. 108, Sinduharjo, Sleman. Ciri khas soto lenthok Pak Gareng adalah ukuran lenthoknya yang cukup besar. Anda bisa menikmati soto lenthok yang disajikan dengan cara dicampur atau dipisah.6. Soto MoneterWarung soto yang berlokasi di Jl. Ringroad Timur ini memang memiliki nama yang unik. Nama Soto Moneter tercetus karena warung ini sudah berdiri sejak masa krisis moneter tahun 1998. Sebaiknya Anda berkunjung ke warung Soto Moneter sebelum jam makan siang supaya tidak kehabisan.7. Soto Lenthok 21Membahas tentang soto lenthok memang belum lengkap jika tidak menyebut soto Lenthok 21 di Jl. Sugeng Jeroni, Kecamatan Mantrijeron, Yogyakarta. Soto Lenthok 21 disajikan dengan berbagai makanan pelengkap yang bebas Anda pilih sesuai selera, mulai dari sate jeroan ayam, sate telur puyuh, gorengan, paha, dan kepala ayam kampung, hingga kerupuk.Jika sedang bosan dengan soto yang itu-itu saja, soto lenthok bisa menjadi alternatif hidangan yang istimewa. Kelezatan seporsi soto ayam bening akan semakin istimewa dengan tambahan kemangi dan lenthok yang cita rasanya unik.