Kembali ke Inspirasi dan Promo

Rahasia Gurihnya Soto Betawi

Image Banner

11 November 2019

Indonesia bukan hanya kaya akan budaya, tetapi juga kaya akan ragam kuliner khas nusantara. Setiap daerah memiliki ragam kulinernya masing-masing. Kuliner di Indonesia sangat kaya akan rempah sehingga memiliki rasa yang cukup kuat dan lezat. Beberapa makanan khas Indonesia justru memiliki ragam yang cukup banyak meskipun memiliki nama yang sama, tetapi citarasa yang ditawarkan akan berbeda setiap daerahnya. 

Salah satu kuliner khas Indonesia yang tidak boleh terlewatkan adalah soto. Setiap daerah memiliki jenis soto yang berbeda-beda, seperti soto Madura, soto Lamongan, soto Bandung, soto Makasar, soto Betawi, dan masing banyak lagi. Setiap soto memiliki ciri masing-masing dengan rasa yang berbeda satu sama lain. 

Jika berkunjung ke Jakarta maka Anda tidak boleh melewatkan kenikmatan soto ayam betawi yang merupakan salah satu jenis soto yang populer di Jakarta. Soto ini bukan hanya menggunakan daging saja sebagai isian, tapi juga menggunakan jeroan seperti hati, torpedo hingga organ lain seperti mata. Disajikan bersama dengan potongan tomat, kentang, emping, dan juga daun bawang sehingga menambah kelezatan soto betawi

Tahukah Anda sejak kapan Soto Betawi mulai populer? 

Sesuai namanya, soto Betawi ini merupakan soto yang berasal dari masyarakat betawi atau sekarang kita kenal dengan Jakarta. Nama soto Betawi pertama dikenal oleh masyarakat sekitar tahun 1977-1978 yang dipopulerkan oleh Lie Boen Po, pelopor penjual soto Betawi di Jakarta. Soto ini pertama kali dijual di THR Lokasari atau Prinsen Park dan hadir dengan cita rasa yang khas. Kemudian pada tahun 1991 penjual soto tersebut menutup kedainya. Seiring berjalannya waktu, soto ini mulai populer kembali bahkan telah tersebar hingga ke kota lain di Indonesia. 

Nama betawi sendiri sudah cukup populer semenjak penjajahan Indonesia oleh Belanda. Nama ini begitu melekat dengan Batavia dan Jakarta sehingga untuk beberapa kuliner khas Jakarta sering diberikan nama dengan akhiran betawi, salah satunya soto betawi

Pada dasarnya soto Betawi ini merupakan soto daging sapi dengan kuah santan yang kental. Isian yang melimpah dengan kuah yang kaya akan rempah menjadikan soto ini sangat cocok untuk dinikmati terutama ketika musim hujan. Seiring perkembangan zaman soto Betawi kini memiliki beberapa variasi kuah yang bisa Anda nikmati sesuai selera meskipun pada dasarnya bahan pembuatnya tak berbeda. Berikut ini beberapa macam kuah soto betawi yang bisa Anda pilih sesuai selera.

1. Kuah santan

Umumnya Anda akan lebih banyak menemui soto Betawi dengan kuah santan yang kental sehingga menjadikan kuahnya menjadi keruh dan berwarna sedikit pucat. Kuah santan memang sangat otentik untuk digunakan pada soto Betawi. Rasa gurih dari santan yang dipadukan dengan rempah-rempah menjadikan soto Betawi menjadi satu santapan yang tidak boleh terlewatkan. 

2. Kuah susu

Selain kuah santan, Anda juga bisa menggunakan susu sebagai gantinya. Gunakan susu sapi murni untuk ciptakan rasa yang lebih nikmat. Rasa yang ditawarkan pun tidak berbeda jauh dengan soto lamongan kuah santan, hanya saja kuah susu terasa lebih creamy dibandingkan dengan kuah santan. Karena susu tidak boleh terlalu panas, maka kamu bisa menambahkan susu disaat kuah sudah mulai mendidih agar tidak merusak nutrisi dan kandungan lainnya dalam susu. 

3. Kuah susu dan santan

Anda juga bisa mencampurkan antara santan dan susu untuk ciptakan rasa yang gurih dan creamy sekaligus. Bahan bumbu soto Betawi yang digunakan juga tidak berbeda. Anda hanya perlu menambahkan susu ke dalam kuah soto bersantan yang ada kemudian merebusnya kembali beberapa saat. 

4. Kuah bening

Kuah soto betawi juga ada yang bening dengan tidak menambahkan santan dan susu ke dalam kuah. Rasanya tidak terlalu gurih bila dibandingkan dengan kuah santan ataupun kuah susu. 

Dalam pembuatannya, Anda bisa juga mengganti daging sapi dengan daging ayam. Soto ayam betawi juga tidak kalah nikmat dengan soto betawi umumnya. Disajikan dengan nasi hangat, sambal dan emping, sangat tepat untuk disantap saat musim dingin atau hujan. 

Tips membuat soto betawi terasa enak yang bisa Anda coba sendiri di rumah

1. Pilih daging berkualitas

Pemilihan daging dan jeroan akan sangat mempengaruhi cita rasa dan soto Betawi. Pilih sandung lamur atau biasa disebut dengan rawonan yaitu bagian daging yang cukup empuk yang berada di sekitar dada bawah sekitar ketiak. Bagian ini cenderung berlemak sehingga akan memberikan rasa gurih pada kaldu soto. 

Rebus secara terpisah antara jeroan dan daging sapi agar rasa pahit dari jeroan tidak bercampur dengan kuah soto. Gunakan kaldu dari rebusan daging sapi sebagai kuah. Anda juga bisa menambahkan tulang sapi untuk menambah cita rasa soto Betawi. Jika Anda pecinta lemak sapi, Anda bisa menambahkan lemak sapi ke dalam rebusan kuah. Pilih lemak yang bertekstur kenyal bukan padat, seperti lemak yang menempel pada bagian otot sapi.

Untuk menambah cita rasa soto Betawi, Anda juga perlu menambahkan babat sapi. Cuci babat hingga bersih, pastikan tidak ada kotoran yang masih menempel pada babat. Setelah benar benar bersih, rebus secara terpisah babat hingga empuk dan potong dadu atau Anda juga bisa menambahkan babat yang dibumbui dengan bumbu bacem kemudian menggoreng babat tersebut dan memotong dadu. Letakkan potongan dadu babat ke dalam mangkok dan siram dengan kuah soto yang telah ada. 

Jika Anda memilih daging ayam sebagai bahan utama, pilih bagian dada ayam dan juga disertakan kulit ayam. Untuk pemilihan terbaik, sebaiknya Anda memilih ayam kampung untuk memberikan rasa yang lebih gurih. Anda juga bisa menambahkan ceker dan sayap ayam pada soto. 

2. Gunakan campuran santan dan susu pada kuah

Kuah soto akan menjadi kunci utama kenikmatan soto Betawi. Tambahkan santan dan susu ke dalam kuah soto sehingga akan memberikan rasa yang lebih gurih dan creamy pada soto. Pastikan untuk memilih santan dan susu yang berkualitas baik dan tidak basi sehingga rasa soto akan terjaga kualitasnya. 

Pastikan santan dan susu tidak pecah saat dimasak sehingga tidak menimbulkan rasa bacin dan asam pada kuah. Anda bisa menggunakan santan instan untuk lebih praktis. Namun, jika menggunakan santan dari kelapa, pastikan memilih kelapa yang tepat, tidak terlalu muda ataupun tidak terlalu tua. 

3. Pastikan ketika menumis bumbu halus benar benar harum dan telah matang

Bumbu soto Betawi menjadi kunci utama kenikmatan kuah soto. Pastikan semua bumbu yang dihaluskan benar benar halus dan tercampur merata dengan komposisi yang tepat. Anda dapat menggunakan ulekan ataupun blender untuk menghaluskan bumbu. Perhatikan kembali apakah bumbu sudah benar benar halus atau belum. 

Tumis bumbu dengan sedikit minyak hingga benar benar harum dan matang. Bumbu yang sudah benar benar matang akan memberikan cita rasa yang sempurna bagi soto dan lebih tahan lama. Masukkan bumbu tumis ke dalam kuah yang masih panas dan rebus dengan daging sapi hingga bumbu meresap ke dalam daging. 

4. Gunakan bahan-bahan terbaik dan berkualitas pada bumbu soto betawi

Pilih juga bahan-bahan terbaik dan berkualitas untuk ciptakan bumbu soto betawi terbaik. Bahan bahan yang dipilih harus segar dan tidak basi sehingga kualitas soto akan terjamin. Pemilihan bahan-bahan yang tepat akan menciptakan rasa terbaik untuk soto. Jika bahan yang digunakan memiliki kualitas rendah atau sudah rusak maka akan membuat cita rasa pada soto akan berubah. 

Untuk menambah cita rasa soto agar menjadi lebih gurih, Anda bisa menambahkan Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi yang terbuat dari daging sapi pilihan dan rempah-rempah khas Indonesia sehingga menjadikan masakan Anda lebih nikmat. Royco diformulasikan mudah terserap sehingga sangat cocok untuk segala jenis masakan termasuk berkuah seperti sop, soto, dan makanan lainnya. Ciptakan hidangan lezat bersama Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi


Berita Lainnya

Ragam Isian Soto Banjar

Nov 11, 2019

Ragam Isian Soto Banjar

Soto merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang akan dengan mudah Anda jumpai. Di setiap daerah di Indonesia memiliki ragam soto masing-masing, seperti soto madura, soto bandung, soto padang, soto betawi, soto Banjar dan masih banyak lagi. Masing-masing soto memiliki cita rasa yang berbeda. Salah satu soto yang cukup banyak disukai adalah Soto Banjar. Soto Banjar akan mudah kamu jumpai karena kini sudah banyak tersedia di seluruh Indonesia. Untuk harga satu porsinya biasanya dibanderol dengan harga sekitar Rp. 20.000,00-an. Soto Banjar merupakan soto khas suku Banjar, Kalimantan Selatan dengan bahan dasar ayam. Soto Banjar memiliki kuah yang bening, tetapi juga ada yang berkuah kental karena dicampur dengan susu sehingga kuah menjadi sedikit keruh. Soal rasa, soto Banjar memiliki rasa yang cukup kuat dengan aroma harum khas rempah seperti biji pala, cengkeh, dan kayu manis. Soto Banjar sebenarnya tidak berbeda jauh dengan soto lainnya. Beberapa bahan bumbu soto Banjar yang dibutuhkan seperti bawang putih, bawang merah, jahe, lengkuas, kemiri, garam, lada, dan gula secukupnya yang kemudian dihaluskan dan ditumis hingga wangi kemudian dicampurkan ke dalam kaldu rebusan ayam. Jika Anda ingin membuat kuah soto Banjar yang kental, Anda bisa menambahkan susu di rebusan kaldu ayam. Yang membedakan soto Banjar dengan soto lainnya adalah melimpahnya isian soto Banjar. Berikut ini beberapa bahan soto Banjar yang bisa Anda pilih atau campurkan satu sama lain sebagai isian.1. Suwiran daging ayamSuwiran daging ayam menjadi isian soto Banjar yang tak boleh terlewat. Daging ayam yang digunakan adalah daging ayam yang digunakan untuk membuat kaldu kemudian digoreng sebelum disuwir suwir. Untuk seberapa banyak suwiran daging yang Anda butuhkan tergantung selera masing-masing. 2. Daging sapiSelain daging ayam, Anda juga bisa menggunakan daging sapi sebagai isian dari soto Banjar. Anda bisa menggunakan bagian daging sapi apapun seperti tenderloin, sirloin hingga jeroan sebagai isian. Daging sapi terlebih dahulu direbus hingga empuk, kemudian ditiriskan dan dipotong dadu. 3. Ceker ayamAnda pecinta ceker ayam? Bagian tubuh ayam ini juga sangat cocok untuk digunakan sebagai isian soto Banjar. Teksturnya yang kenyal menjadikan ceker ayam sebagai pilihan yang tepat. Terlebih jika ceker ikut direbus bersama kuah soto Banjar hingga matang dan bumbu meresap. 4. Babat sapiBabat sapi merupakan salah satu bagian organ dalam sapi yang paling banyak digemari. Babat sapi memiliki tekstur yang sedikit alot dan kenyal sehingga Anda perlu merebusnya berjam-jam untuk menjadikannya lebih empuk. Babat sapi yang telah direbus kemudian dipotong dadu dengan ukuran yang Anda inginkan. Anda juga bisa menyajikan soto Banjar dengan babat sapi bacem yang manis. 5. TelurSelain suwiran daging ayam, telur juga tidak boleh terlewatkan untuk menjadi isian soto Banjar. Telur yang digunakan adalah telur rebus bisa menggunakan telur ayam atau telur puyuh sesuai selera. Potong-potong telur menjadi beberapa bagian kemudian letakkan di atas soto Banjar. 6. SayuranSelain macam-macam daging, sayuran seperti tauge, irisan tipis kentang, lobak, dan berbagai sayuran lain bisa Anda jadikan sebagai isian. Selain nikmat, tentunya Anda tetap bisa sehat. Sayuran tersebut direbus terpisah terlebih dahulu kemudian letakkan di atas soto Banjar yang akan disajikan. 7. Bihun dan perkedelSebagai pelengkap Anda juga bisa menambahkan perkedel kentang dan juga bihun putih ke dalam soto. Itulah beberapa macam isian soto Banjar yang membuat soto ini menjadi lebih nikmat. Selain isian, kunci kelezatan soto Banjar terletak pada kuahnya. Rasa kaldu ayam yang kental dengan dicampur bahan soto Banjar lainnya akan menjadikan soto Banjar terasa nikmat. Untuk ciptakan rasa kaldu ayam yang lebih nikmat Anda bisa menambahkan ROYCO bumbu pelezat serbaguna rasa ayamyang terbuat dari daging ayam pilihan dan rempah-rempah alami khas Indonesia yang menjadikan masakan Anda semakin lebih nikmat. Ciptakan sajian lezat bersama ROYCO.

Keistimewaan Soto Madura

Mar 16, 2020

Keistimewaan Soto Madura

Kuliner dari daerah Madura tidak melulu sate dan bebek saja. Madura juga punya sajian Soto Madura yang sedap dan istimewa. Seperti Sate Madura, popularitas Soto Madura meluas ke seluruh Indonesia, sehingga sajian ini bisa ditemukan di banyak daerah lain selain Madura. Maklum, cita rasa dan aroma sajian soto ini begitu mengundang selera. Padahal kalau kita melihat kuah kaldu sotonya yang bening, kita mungkin mengira bahwa rasa kuah Soto Madura tidak akan terlalu kuat. Namun, berkat berbagai rempah yang digunakan untuk membuat kuah kaldunya, kuah kaldu Soto Madura terasa begitu gurih dan kuat! Padahal kuah Soto Madura tidak menggunakan santan sama sekali, lho. Tak heran kalau sajian ini juga banyak penggemarnya, baik di Madura maupun di daerah lain di Indonesia.Sebenarnya tidak ada satu versi yang bisa secara pasti disebut sebagai Soto Madura. Bila Anda berkunjung ke Madura, tidak ada rumah makan atau warung yang secara jelas menyebutkan "Soto Madura" sebagai sajian yang mereka jual. Di Madura, ada beberapa versi sajian soto yang ketika disajikan di daerah lain semuanya disebut sebagai "Soto Madura". Menurut Edi Setiawan, seorang Budayawan Madura, nama "Soto Madura" hanya merupakan penyebutan untuk soto yang dijual oleh orang Madura yang berada di perantauan. Itu sebabnya ada beberapa versi Soto Madura yang bisa kita temukan di berbagai daerah.Dari ragam variasi Soto Madura yang ada, ciri khasnya adalah potongan daging sapi dari bagian sandung lamur yang digunakan sebagai isiannya. Daging sandung lamur ini dipotong kecil, lalu dilengkapi dengan isian lain seperti paru, jeroan, dan babat. Setelah itu, kuah kaldu daging yang bening juga membuat sajian soto daging Madura menjadi istimewa, terutama setelah dipadukan dengan rempah seperti jahe, bawang merah, bawang putih, dan serai. Semangkuk Soto Madura lezat kemudian disajikan bersama nasi putih yang dibungkus dalam daun pisang, sambal rebus, telur rebus, seledri, dan jeruk nipis.Sajian Soto Madura di atas juga memiliki beberapa variasi di berbagai daerah di Madura, di antaranya:1. Wilayah PamekasanSoto Madura di Pamekasan tidak hanya menggunakan daging sapi saja. Bila suka, ada pilihan Soto Madura yang menggunakan daging ayam, terutama daging ayam kampung. Selain itu, bahan seperti soun, perkedel kentang, kentang rebus, tauge, dan lontong juga melengkapi sajian Soto Madura. Kuah kaldu bening khas Soto Madura masih ditambahkan pula dengan taburan, seledri, dan bawang merah goreng yang membuat sajian semakin sedap. Nikmati sajian Soto Madura versi Pamekasan ini dengan rempeyek dan bakwan jagung.2. Wilayah SumenepSoto Madura dari daerah Sumenep juga menggunakan daging sapi sebagai isian utamanya. Tapi terkadang daging sapi dilengkapi pula dengan usus sapi. Bahan seperti tauge, bihun, lontong, daun bawang, dan bawang merah goreng pun melengkapi sajian soto daging Madura ini. Keunikan lain dari Soto Madura ini adalah singkong rebus yang disajikan bersama soto, serta bumbu sambal kacang yang menggunakan petis ikan yang jadi andalan untuk menambah rasa pedas soto.3. Wilayah BangkalanIsian Soto Madura dari wilayah Bangkalan tidak terlalu jauh berbeda. Keunikannya datang dari penggunaan bumbu kacang yang dicampur dengan petis dan pisang muda yang diulek untuk menambah cita rasa soto.Bumbu Soto Daging Madura sebenarnya tidak terlalu rumit dan mudah didapat. Perpaduan kaldu daging sapi dengan bumbu dari bawang merah, bawang putih, merica, kemiri, ketumbar, dan serai, sudah cukup untuk memberikan rasa yang kuat dan sedap. Apalagi bila cita rasa kuah kaldu semakin diperlezat dengan penggunaan Royco Bumbu Pelezat rasa Sapi dilengkapi kuah kaldu lezat ini dengan isian soto yang mantap, maka Soto Madura yang sedap dan mengenyangkan pun siap tersaji.

Mengenal Sate Maranggi Lebih Dekat Khas Purwakarta

Mar 16, 2020

Mengenal Sate Maranggi Lebih Dekat Khas Purwakarta

Variasi sajian sate di Indonesia memang sangat beragam. Tiap jenis sate memiliki kelezatan tersendiri yang datang dari jenis daging, bumbu bakar sate, hingga cara memasak sate yang berbeda-beda. Dari sekian banyak jenis sate yang ada di Indonesia, bisa dibilang Sate Maranggi termasuk jenis sate yang paling populer.Popularitas Sate Maranggi bahkan semakin mendunia ketika sate ini menjadi sajian yang dinikmati oleh Presiden Jokowi dalam sebuah pertemuan dengan para CEO di Korea Selatan pada tahun 2016 lalu. Kelezatan Sate Maranggi memang cocok dengan lidah dan selera siapa saja. Terbukti pula dengan terpilihnya Sate Maranggi sebagai salah satu makanan terenak menurut Kemenparekraf pada 14 Desember 2012 lalu. Selain itu, Sate Maranggi juga terpilih menjadi satu dari 8 jajanan kaki lima favorit versi CNN. Tak perlu lagi meragukan kelezatan dan popularitas Sate Maranggi, bukan? Sebenarnya apa yang membuat Sate Maranggi begitu lezat dan istimewa? Lalu, darimana asal usul Sate Maranggi hingga akhirnya menjadi sajian khas di Indonesia?ASAL-USUL SATE MARANGGISate Maranggi dikenal sebagai kuliner khas yang berasal dari Purwakarta. Menurut sejarah, Sate Maranggi memiliki filosofi "Tiga Daging Setusuk" yang melambangkan Tri Tangtu, yaitu tekad, ucap, dan tindakan dalam bahasa Sunda. Itu sebabnya tiap tusuk Sate Maranggi terdiri dari 3 potongan daging berukuran besar. Namun, jika kita mencari tahu tentang sejarah Sate Maranggi, ternyata ada berbagai kisah berbeda yang sama-sama diklaim sebagai asal-usul Sate Maranggi.Kisah yang pertama menyebutkan bahwa Sate Maranggi merupakan hasil asimilasi budaya Indonesia dan Tiongkok. Menurut Chef Haryo Pramoe, Sate Maranggi dibawa oleh pendatang dari Cina yang menetap di daerah Jawa Barat. Awalnya, Sate Maranggi dibuat dengan daging babi. Namun ketika ajaran Islam masuk, Sate Maranggi pun tak lagi menggunakan daging babi, melainkan digantikan dengan daging sapi. Sejarah Sate Maranggi ini bisa dilihat dari bumbu rempah Sate Maranggi yang sama dengan bumbu yang digunakan pada dendeng babi dan dendeng aya, yang dijual di Cina.Sedangkan, kisah yang kedua menyatakan bahwa Sate Maranggi asli berasal dari Indonesia. Menurut Dedi Mulyadi, budayawan Sunda, nama ‘Maranggi’ didapat dari penjual Sate Maranggi pada jaman dahulu yang bernama Mak Ranggi. Kisah ini juga disebutkan oleh Heri Apandi, seorang pemilik rumah makan Sate Maranggi di Purwakarta. Menurutnya, karena pada jaman dahulu tidak ada lemari es, maka Mak Ranggi berusaha mengawetkan daging domba dengan cara didendeng menggunakan bumbu rempah. Setelah itu, daging domba kemudian dimasak dengana dibakar. Hasilnya adalah Sate Maranggi yang unik. Karena rasanya yang enak, popularitas Sate Maranggi pun terus menyebar. Ketika Mak Ranggi menjual satenya, para pelanggan sangat menyukainya. Dari situlah nama “Sate Mak Ranggi” lama-lama berubah menjadi “Sate Maranggi”.Lalu, ada pula kisah ketiga yang menyebutkan bahwa Sate Maranggi adalah hasil kreasi para pekerja peternakan domba di Kecamatan Plered. Para pekerja ini biasanya hanya mendapatkan daging sisa dari peternakan domba tempat mereka bekerja. Mereka pun berusaha agar daging domba sisa ini tetap terasa lezat. Caranya, mereka memotong daging domba dalam potongan kecil-kecil, lalu merendamnya dalam racikan rempah dan sedikit gula aren. Bumbu ini membantu menjaga daging domba tetap awet dan menambah cita rasa daging domba. Cara pembuatan sate inilah yang kemudian melahirkan Sate Maranggi yang lezat. Mungkin kita tidak bisa mengetahui dengan pasti kisah mana yang benar-benar merupakan sejarah dari asal-usul Sate Maranggi yang sebenarnya. Namun, hal ini tentu tidak akan menghalangi kita dari menikmati kelezatan Sate Maranggi, bukan?VARIASI SATE MARANGGISeperti yang telah disebutkan di atas, Sate Maranggi merupakan makanan khas yang berasal dari Purwakarta. Namun, Sate Maranggi juga bisa ditemui di daerah Cianjur dengan bentuk yang sedikit berbeda. Perbedaan utama antara Sate Maranggi Purwakarta dengan Sate Maranggi Cianjur terletak pada cara penyajiannya. Sate Maranggi Purwakarta biasanya disajikan dengan kecap dan acar sambal tomat, sedangkan Sate Maranggi Cianjur disajikan bersama sambal oncom dan dinikmati dengan ketan bakar sebagai pengganti nasi. Selain itu, ada juga penjual Sate Maranggi yang memberi pilihan pada pelanggannya yang kurang menyukai rasa pedas, yaitu untuk mengganti sambal tomat dan kecap dengan sambal kacang.Walaupun ada beberapa variasi Sate Maranggi seperti yang telah disebutkan di atas, bumbu Sate Maranggi dari rempah-rempah dan gula aren tetap menjadi ciri khas yang menjadi dasar pembuatan setiap jenis Sate Maranggi. Lalu, variasi Sate Maranggi yang mana yang jadi kesukaan Anda?KEISTIMEWAAN SATE MARANGGISate Maranggi sangat populer karena cita rasanya yang sangat kaya dan berbeda dengan jenis sate lainnya. Walaupun sama-sama merupakan daging yang dibakar di atas arang, tapi cita rasa Sate Maranggi memang sangat berbeda dengan jenis sate lainnya. Keistimewaan ini datang dari banyak hal, di antaranya:1.Proses memasakSate Maranggi terasa begitu nikmat karena bumbunya terasa meresap ke dalam daging, sehingga sate tetap terasa nikmat walaupun disantap tanpa bumbu tambahan. Hal ini bisa didapat karena daging untuk Sate Maranggi direndam dulu dalam bumbu sebelum dibakar. Proses perendaman bisa berlangsung selama 30 menit hingga 1 jam. Selama sate dibakar, bumbu juga terus dioleskan kembali ke atas daging. Itulah sebabnya bumbu bakar Sate Maranggi sangat meresap ke dalam daging sate.2.Bumbu bakar sateProses marinasi daging Sate Maranggi tentu akan sia-sia kalau bumbu bakar sate kurang lezat, bukan? Karena itulah, Sate Maranggi dibumbui dengan berbagai rempah yang tak hanya menambah cita rasa, tapi juga aroma sate. Bumbu bakar sate ini terdiri dari jahe, kunyit, ketumbar, lengkuas, cuka lahang, dan Bango Kecap Manis yang dihaluskan. Bawang merah, bawang putih, dan gula merah juga bisa ditambahkan sebagai bumbu bakar Sate Maranggi. Bahan yang paling unik adalah bunga kecombrang dan tepung ketan yang membuat Sate Maranggi terasa semakin mantap. Aroma daging kambing yang kuat pun jadi berkurang setelah dibumbui dengan bumbu bakar Sate Maranggi ini.3.Bumbu acarSelain bumbu bakar sate, bumbu yang disajikan bersama Sate Maranggi juga menjadi ciri khasnya. Kebanyakan jenis sate biasanya disajikan dengan bumbu kacang. Tapi seperti yang disebutkan sebelumnya, Sate Maranggi bisa dinikmati tanpa bumbu kacang tambahan, karena rasa bumbu bakarnya yang begitu meresap. Itulah sebabnya Sate Maranggi disajikan bersama bumbu yang disebut bumbu acar Sate Maranggi. Bumbu ini terbuat dari irisan tomat, cabe rawit, bawang merah, kecap serta daun kemangi. Irisan tomat memberikan rasa segar pada Sate Maranggi, sedangkan cabe rawit tentu disukai oleh Anda yang menggemari rasa pedas. Lalu, daun kemangi yang harum berpadu dengan aroma Sate Maranggi dijamin akan menggoda selera Anda.WARUNG SATE MARANGGI POPULERKarena popularitasnya, penjual sate yang menyajikan Sate Maranggi tidak hanya bisa ditemukan di Purwakarta saja. Namun, tentunya ada warung Sate Maranggi yang terkenal karena kelezatan sate yang dijualnya. Ingin mencoba Sate Maranggi? Coba saja mampir ke beberapa warung Sate Maranggi berikut ini:1.Sate Maranggi Haji YettySalah satu warung Sate Maranggi yang paling terkenal tentu saja berlokasi di kota asalnya, yaitu di Purwakarta. Warung Sate Maranggi Haji Yetty sudah berdiri sejak tahun 1985 dan berlokasi di Cibungur, Purwakarta. Walau berlokasi di Purwakarta, pelanggan Sate Maranggi Haji Yetty datang dari berbagai kota. Bahkan tidak sedikit pengendara yang melewati jalan tol Purbaleunyi yang sengaja keluar dari tol demi singgah di warung ini untuk menikmati Sate Maranggi. Pada saat Lebaran, Sate Maranggi Haji Yetty bahkan bisa menjual hingga 2 ton daging sapi dan daging kambing. Sedangkan pada hari biasa, warung sate ini menghabiskan sekitar 4 kuintal daging sapi dan kambing.2.Sate Maranggi Pak NurKarena popularitasnya, Sate Maranggi Pak Nur memiliki beberapa cabang. Salah satunya adalah restoran yang berlokasi di Lengkong, Bandung. Di tempat makan ini, tersedia tiga menu Sate Maranggi, yaitu sate dengan daging kambing, daging ayam, dan daging sapi. Menu lain seperti sop iga, sop buntut, gule, dll juga tersedia di sini. Tapi tentunya yang menu yang harus dicoba Sate Maranggi-nya.3.Sate Maranggi Sari AsihSaat jam sibuk, warung Sate Maranggi Sari Asih benar-benar penuh dengan pelanggan. Warung sate ini bahkan bisa menjual lebih dari 3000 tusuk sate setiap hari. Walaupun warung sate penuh pelanggan, Anda tak perlu khawatir harus menunggu lama sampai sepiring Sate Maranggi tersaji di hadapan Anda. Warung Sate Maranggi Sari Asih yang berlokasi di Cisarua, Bogor ini memiliki banyak karyawan, sehingga pesanan sate akan siap dengan cepat. Lagipula, tidak ada salahnya menunggu sedikit lebih lama untuk menikmati sate Maranggi di warung ini. Selain lezat, keunikan Sate Maranggi Sari Asih adalah tersedianya menu ketan bakar yang bisa Anda nikmati bersama Sate Maranggi.4.Sate Maranggi Ibu YayahJakarta pun punya banyak warung Sate Maranggi yang lezat. Salah satunya adalah warung Sate Maranggi Ibu Yayah yang berlokasi di Komp. PLN Duren Tiga, Jakarta Selatan. Warung sate ini sudah berdiri sejak tahun 2001. Menurut sang pemilik, Sate Maranggi yang disajikan di warung ini adalah asli ala Plered, Purwakarta. Yang pasti, kelezatan Sate Maranggi di warung ini sudah diakui para pelanggan setia warung sate ini. Salah satunya adalah almarhum Bondan Winarno yang fotonya dipajang di warung sate ini.Masyarakat Indonesia memang sangat menyukai sate. Bagaimana tidak? Aroma sate yang sedang dibakar saja memang sangat mengundang selera. Selain itu, sate merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Banyaknya variasi dan ragam sate di Indonesia menunjukkan bahwa sate bisa dibilang merupakan bagian dari budaya Indonesia, karena budaya setiap daerah menghasilkan variasi sate yang berbeda-beda.Sate Maranggi memang terasa istimewa berkat berbagai keunikannya yang membedakan sate ini dengan jenis sate lainnya. Bila bumbu lezat yang memberikan cita rasa Sate Maranggi dipadukan dengan daging yang segar dan empuk, Sate Maranggi lezat pun tersaji dan siap dinikmati.

3 Olahan Lezat dari Mie Gomak Khas Medan

Mar 17, 2020

3 Olahan Lezat dari Mie Gomak Khas Medan

Indonesia memang memiliki banyak variasi sajian mie. Beberapa di antaranya lebih populer dari yang lain, seperti Mie Aceh, Mie Celor, Mie Lethek, dan lain-lain. Namun, ada juga sajian mie yang popularitasnya belum meluas, walaupun rasanya sangat unik dan pantas dicoba. Sajian mie yang belum banyak dikenal ini adalah Mie Gomak, sajian mie lezat dari Sumatera Utara.Nama ‘Mie Gomak’ memang terdengar cukup unik di telinga. Ternyata asal-usul nama Mie Gomak ini cukup sederhana, yaitu dari kata ‘gomak’, kata dalam bahasa Batak yang berarti ‘digenggam’. Kata ini digunakan sebagai nama pembuatannya, karena dalam proses pembuatannya, Mie Gomak diaduk atau digenggam dengan tangan saat mencampurkan bumbu. Karena itu, jangan kaget kalau Anda melihat penjual Mie Gomak yang menyiapkan sajian mie dengan tangannya. Namun, jangan khawatir soal kebersihan sajian ini, ya. Kebanyakan penjual Mie Gomak menggunakan sarung tangan plastik saat mengolah mie demi menjaga higienitas sajian.Mie Gomak sering disebut juga sebagai spaghetti dari Tanah Batak, karena bentuk mie-nya yang tebal nan gendut, serupa spaghetti dari Italia. Maklum, Mie Gomak terbuat dari mie lidi yang memang sekilas mirip spaghetti. Walaupun tampak serupa, Mie Gomak jelas memiliki cita rasa yang beda dengan spaghetti. Pembeda utama datang dari bumbu khas Sumatera Utara yang digunakan untuk membumbui sajian dari Medan ini, yaitu bumbu andaliman. Penggunaan bumbu inilah yang memberikan cita rasa khas yang membedakan Mie Gomak dengan sajian mie lainnya dari Indonesia.Keunikan Mie Gomak lain tak hanya datang dari bumbu yang digunakan serta proses pencampuran bumbunya saja. Cara masak Mie Gomak juga cukup unik dan memberikan cita rasa khas pada sajian ini. Mie Gomak biasanya juga dimasak dengan tungku tradisional, demi memastikan bumbu menyerap dengan baik dan aroma bumbu andaliman tetap terjaga. Hasilnya, Mie Gomak juga terasa lebih lezat.Ingin mencoba Mie Gomak? Ada beberapa jenis sajian Mie Gomak yang bisa Anda coba, yaitu:1. Mie Gomak KuahUntuk membuat Mie Gomak kuah, mie lidi yang telah direbus kemudian dituangi kuah santan yang dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, cabai merah, sereh, kunyit, kemiri, kelapa yang telah disangrai, serta tentu saja andaliman. Agar cita rasa gurihnya lebih terasa, Anda bisa menambahkan Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi pada kuah santan ini. Setelah itu, Mie Gomak Kuah disajikan dengan taburan irisan kol, bawang goreng, dan kerupuk.2. Mie Gomak GorengCara membuat Mie Gomak Goreng tidak jauh berbeda dengan cara membuat mie goreng biasa. Bahan tambahan seperti bakso, sosis, ayam, kol, atau sayur sawi juga sering digunakan untuk melengkapi sajian Mie Gomak Goreng.3. Mie Gomak Bumbu KacangPada sajian Mie Gomak Bumbu Kacang, mie lidi yang sudah direbus disiram dengan bumbu kacang, bumbu rempah, dan disajikan bersama telur rebus, kerupuk, dan bawang goreng. Sajian Mie Gomak Medan memang tidak mudah dicari di luar Sumatera Utara. Tapi kalau Anda sedang berkunjung ke Sumatera Utara, Anda bisa mendapatkan Mie Gomak dengan mudah. Di Pasar Tradisional Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, ada banyak pedagang mie gomak yang bisa Anda kunjungi. Baik Mie Gomak Kuah, Mie Gomak Goreng, atau Mie Gomak Bumbu Kacang bisa Anda jumpai dan cicipi di sana. Anda ingin mencobanya?