< Kembali ke Berita dan Promo
Image Banner

Rahasia Gurihnya Soto Betawi

11 November 2019

Indonesia bukan hanya kaya akan budaya, tetapi juga kaya akan ragam kuliner khas nusantara. Setiap daerah memiliki ragam kulinernya masing-masing. Kuliner di Indonesia sangat kaya akan rempah sehingga memiliki rasa yang cukup kuat dan lezat. Beberapa makanan khas Indonesia justru memiliki ragam yang cukup banyak meskipun memiliki nama yang sama, tetapi citarasa yang ditawarkan akan berbeda setiap daerahnya. 

 

Salah satu kuliner khas Indonesia yang tidak boleh terlewatkan adalah soto. Setiap daerah memiliki jenis soto yang berbeda-beda, seperti soto Madura, soto Lamongan, soto Bandung, soto Makasar, soto Betawi, dan masing banyak lagi. Setiap soto memiliki ciri masing-masing dengan rasa yang berbeda satu sama lain. 

 

Jika berkunjung ke Jakarta maka Anda tidak boleh melewatkan kenikmatan soto ayam betawi yang merupakan salah satu jenis soto yang populer di Jakarta. Soto ini bukan hanya menggunakan daging saja sebagai isian, tapi juga menggunakan jeroan seperti hati, torpedo hingga organ lain seperti mata. Disajikan bersama dengan potongan tomat, kentang, emping, dan juga daun bawang sehingga menambah kelezatan soto betawi

 

Tahukah Anda sejak kapan Soto Betawi mulai populer? 

 

Sesuai namanya, soto Betawi ini merupakan soto yang berasal dari masyarakat betawi atau sekarang kita kenal dengan Jakarta. Nama soto Betawi pertama dikenal oleh masyarakat sekitar tahun 1977-1978 yang dipopulerkan oleh Lie Boen Po, pelopor penjual soto Betawi di Jakarta. Soto ini pertama kali dijual di THR Lokasari atau Prinsen Park dan hadir dengan cita rasa yang khas. Kemudian pada tahun 1991 penjual soto tersebut menutup kedainya. Seiring berjalannya waktu, soto ini mulai populer kembali bahkan telah tersebar hingga ke kota lain di Indonesia. 

 

Nama betawi sendiri sudah cukup populer semenjak penjajahan Indonesia oleh Belanda. Nama ini begitu melekat dengan Batavia dan Jakarta sehingga untuk beberapa kuliner khas Jakarta sering diberikan nama dengan akhiran betawi, salah satunya soto betawi

 

Pada dasarnya soto Betawi ini merupakan soto daging sapi dengan kuah santan yang kental. Isian yang melimpah dengan kuah yang kaya akan rempah menjadikan soto ini sangat cocok untuk dinikmati terutama ketika musim hujan. Seiring perkembangan zaman soto Betawi kini memiliki beberapa variasi kuah yang bisa Anda nikmati sesuai selera meskipun pada dasarnya bahan pembuatnya tak berbeda. Berikut ini beberapa macam kuah soto betawi yang bisa Anda pilih sesuai selera.

 

1. Kuah santan

 

Umumnya Anda akan lebih banyak menemui soto Betawi dengan kuah santan yang kental sehingga menjadikan kuahnya menjadi keruh dan berwarna sedikit pucat. Kuah santan memang sangat otentik untuk digunakan pada soto Betawi. Rasa gurih dari santan yang dipadukan dengan rempah-rempah menjadikan soto Betawi menjadi satu santapan yang tidak boleh terlewatkan. 

 

2. Kuah susu

 

Selain kuah santan, Anda juga bisa menggunakan susu sebagai gantinya. Gunakan susu sapi murni untuk ciptakan rasa yang lebih nikmat. Rasa yang ditawarkan pun tidak berbeda jauh dengan soto lamongan kuah santan, hanya saja kuah susu terasa lebih creamydibandingkan dengan kuah santan. Karena susu tidak boleh terlalu panas, maka kamu bisa menambahkan susu disaat kuah sudah mulai mendidih agar tidak merusak nutrisi dan kandungan lainnya dalam susu. 

 

3. Kuah susu dan santan

 

Anda juga bisa mencampurkan antara santan dan susu untuk ciptakan rasa yang gurih dan creamy sekaligus. Bahan bumbusoto Betawiyang digunakan juga tidak berbeda. Anda hanya perlu menambahkan susu ke dalam kuah soto bersantan yang ada kemudian merebusnya kembali beberapa saat. 

 

4. Kuah bening

 

Kuah soto betawi juga ada yang bening dengan tidak menambahkan santan dan susu ke dalam kuah. Rasanya tidak terlalu gurih bila dibandingkan dengan kuah santan ataupun kuah susu. 

 

Dalam pembuatannya, Anda bisa juga mengganti daging sapi dengan daging ayam. Soto ayam betawi juga tidak kalah nikmat dengan soto betawi umumnya. Disajikan dengan nasi hangat, sambal dan emping, sangat tepat untuk disantap saat musim dingin atau hujan. 

 

 

Tips membuat soto betawi terasa enak yang bisa Anda coba sendiri di rumah

 

1. Pilih daging berkualitas

 

Pemilihan daging dan jeroan akan sangat mempengaruhi cita rasa dan soto Betawi. Pilih sandung lamur atau biasa disebut dengan rawonan yaitu bagian daging yang cukup empuk yang berada di sekitar dada bawah sekitar ketiak. Bagian ini cenderung berlemak sehingga akan memberikan rasa gurih pada kaldu soto. 

 

Rebus secara terpisah antara jeroan dan daging sapi agar rasa pahit dari jeroan tidak bercampur dengan kuah soto. Gunakan kaldu dari rebusan daging sapi sebagai kuah. Anda juga bisa menambahkan tulang sapi untuk menambah cita rasa soto Betawi. Jika Anda pecinta lemak sapi, Anda bisa menambahkan lemak sapi ke dalam rebusan kuah. Pilih lemak yang bertekstur kenyal bukan padat, seperti lemak yang menempel pada bagian otot sapi.

 

Untuk menambah cita rasa soto Betawi, Anda juga perlu menambahkan babat sapi. Cuci babat hingga bersih, pastikan tidak ada kotoran yang masih menempel pada babat. Setelah benar benar bersih, rebus secara terpisah babat hingga empuk dan potong dadu atau Anda juga bisa menambahkan babat yang dibumbui dengan bumbu bacem kemudian menggoreng babat tersebut dan memotong dadu. Letakkan potongan dadu babat ke dalam mangkok dan siram dengan kuah soto yang telah ada. 

 

Jika Anda memilih daging ayam sebagai bahan utama, pilih bagian dada ayam dan juga disertakan kulit ayam. Untuk pemilihan terbaik, sebaiknya Anda memilih ayam kampung untuk memberikan rasa yang lebih gurih. Anda juga bisa menambahkan ceker dan sayap ayam pada soto. 

 

2. Gunakan campuran santan dan susu pada kuah

 

Kuah soto akan menjadi kunci utama kenikmatan soto Betawi. Tambahkan santan dan susu ke dalam kuah soto sehingga akan memberikan rasa yang lebih gurih dan creamy pada soto. Pastikan untuk memilih santan dan susu yang berkualitas baik dan tidak basi sehingga rasa soto akan terjaga kualitasnya. 

 

Pastikan santan dan susu tidak pecah saat dimasak sehingga tidak menimbulkan rasa bacin dan asam pada kuah. Anda bisa menggunakan santan instan untuk lebih praktis. Namun, jika menggunakan santan dari kelapa, pastikan memilih kelapa yang tepat, tidak terlalu muda ataupun tidak terlalu tua. 

 

3. Pastikan ketika menumis bumbu halus benar benar harum dan telah matang

 

Bumbu soto Betawi menjadi kunci utama kenikmatan kuah soto. Pastikan semua bumbu yang dihaluskan benar benar halus dan tercampur merata dengan komposisi yang tepat. Anda dapat menggunakan ulekan ataupun blender untuk menghaluskan bumbu. Perhatikan kembali apakah bumbu sudah benar benar halus atau belum. 

 

Tumis bumbu dengan sedikit minyak hingga benar benar harum dan matang. Bumbu yang sudah benar benar matang akan memberikan cita rasa yang sempurna bagi soto dan lebih tahan lama. Masukkan bumbu tumis ke dalam kuah yang masih panas dan rebus dengan daging sapi hingga bumbu meresap ke dalam daging. 

 

4. Gunakan bahan-bahan terbaik dan berkualitas pada bumbu soto betawi

 

Pilih juga bahan-bahan terbaik dan berkualitas untuk ciptakan bumbu soto betawi terbaik. Bahan bahan yang dipilih harus segar dan tidak basi sehingga kualitas soto akan terjamin. Pemilihan bahan-bahan yang tepat akan menciptakan rasa terbaik untuk soto. Jika bahan yang digunakan memiliki kualitas rendah atau sudah rusak maka akan membuat cita rasa pada soto akan berubah. 

 

Untuk menambah cita rasa soto agar menjadi lebih gurih, Anda bisa menambahkan Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapiyang terbuat dari daging sapi pilihan dan rempah-rempah khas Indonesia sehingga menjadikan masakan Anda lebih nikmat. Royco diformulasikan mudah terserap sehingga sangat cocok untuk segala jenis masakan termasuk berkuah seperti sop, soto, dan makanan lainnya. Ciptakan hidangan lezat bersama Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi


Berita Terkait