Kembali ke Inspirasi dan Promo

Ragam Isian Soto Banjar

Image Banner

11 November 2019

Soto merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang akan dengan mudah Anda jumpai. Di setiap daerah di Indonesia memiliki ragam soto masing-masing, seperti soto madura, soto bandung, soto padang, soto betawi, soto Banjar dan masih banyak lagi. Masing-masing soto memiliki cita rasa yang berbeda. Salah satu soto yang cukup banyak disukai adalah Soto Banjar. Soto Banjar akan mudah kamu jumpai karena kini sudah banyak tersedia di seluruh Indonesia. Untuk harga satu porsinya biasanya dibanderol dengan harga sekitar Rp. 20.000,00-an. 

Soto Banjar merupakan soto khas suku Banjar, Kalimantan Selatan dengan bahan dasar ayam. Soto Banjar memiliki kuah yang bening, tetapi juga ada yang berkuah kental karena dicampur dengan susu sehingga kuah menjadi sedikit keruh. Soal rasa, soto Banjar memiliki rasa yang cukup kuat dengan aroma harum khas rempah seperti biji pala, cengkeh, dan kayu manis. 

Soto Banjar sebenarnya tidak berbeda jauh dengan soto lainnya. Beberapa bahan bumbu soto Banjar yang dibutuhkan seperti bawang putih, bawang merah, jahe, lengkuas, kemiri, garam, lada, dan gula secukupnya yang kemudian dihaluskan dan ditumis hingga wangi kemudian dicampurkan ke dalam kaldu rebusan ayam. Jika Anda ingin membuat kuah soto Banjar yang kental, Anda bisa menambahkan susu di rebusan kaldu ayam. Yang membedakan soto Banjar dengan soto lainnya adalah melimpahnya isian soto Banjar. Berikut ini beberapa bahan soto Banjar yang bisa Anda pilih atau campurkan satu sama lain sebagai isian.

1. Suwiran daging ayam

Suwiran daging ayam menjadi isian soto Banjar yang tak boleh terlewat. Daging ayam yang digunakan adalah daging ayam yang digunakan untuk membuat kaldu kemudian digoreng sebelum disuwir suwir. Untuk seberapa banyak suwiran daging yang Anda butuhkan tergantung selera masing-masing. 

2. Daging sapi

Selain daging ayam, Anda juga bisa menggunakan daging sapi sebagai isian dari soto Banjar. Anda bisa menggunakan bagian daging sapi apapun seperti tenderloin, sirloin hingga jeroan sebagai isian. Daging sapi terlebih dahulu direbus hingga empuk, kemudian ditiriskan dan dipotong dadu. 

3. Ceker ayam

Anda pecinta ceker ayam? Bagian tubuh ayam ini juga sangat cocok untuk digunakan sebagai isian soto Banjar. Teksturnya yang kenyal menjadikan ceker ayam sebagai pilihan yang tepat. Terlebih jika ceker ikut direbus bersama kuah soto Banjar hingga matang dan bumbu meresap. 

4. Babat sapi

Babat sapi merupakan salah satu bagian organ dalam sapi yang paling banyak digemari. Babat sapi memiliki tekstur yang sedikit alot dan kenyal sehingga Anda perlu merebusnya berjam-jam untuk menjadikannya lebih empuk. Babat sapi yang telah direbus kemudian dipotong dadu dengan ukuran yang Anda inginkan. Anda juga bisa menyajikan soto Banjar dengan babat sapi bacem yang manis. 

5. Telur

Selain suwiran daging ayam, telur juga tidak boleh terlewatkan untuk menjadi isian soto Banjar. Telur yang digunakan adalah telur rebus bisa menggunakan telur ayam atau telur puyuh sesuai selera. Potong-potong telur menjadi beberapa bagian kemudian letakkan di atas soto Banjar

6. Sayuran

Selain macam-macam daging, sayuran seperti tauge, irisan tipis kentang, lobak, dan berbagai sayuran lain bisa Anda jadikan sebagai isian. Selain nikmat, tentunya Anda tetap bisa sehat. Sayuran tersebut direbus terpisah terlebih dahulu kemudian letakkan di atas soto Banjar yang akan disajikan. 

7. Bihun dan perkedel

Sebagai pelengkap Anda juga bisa menambahkan perkedel kentang dan juga bihun putih ke dalam soto. Itulah beberapa macam isian soto Banjar yang membuat soto ini menjadi lebih nikmat. Selain isian, kunci kelezatan soto Banjar terletak pada kuahnya. Rasa kaldu ayam yang kental dengan dicampur bahan soto Banjar lainnya akan menjadikan soto Banjar terasa nikmat. Untuk ciptakan rasa kaldu ayam yang lebih nikmat Anda bisa menambahkan ROYCO bumbu pelezat serbaguna rasa ayamyang terbuat dari daging ayam pilihan dan rempah-rempah alami khas Indonesia yang menjadikan masakan Anda semakin lebih nikmat. Ciptakan sajian lezat bersama ROYCO.


Berita Lainnya

Sensasi Unik dan Pedas, Nasi Goreng Jancuk Surabaya

Oct 14, 2019

Sensasi Unik dan Pedas, Nasi Goreng Jancuk Surabaya

Pecinta kuliner pedas pasti suka berkunjung ke Surabaya, karena di kota ini ada banyak sajian pedas yang pasti memuaskan selera para penyuka rasa pedas. Bukan hanya Sambal Bu Rudy saja sajian pedas di Surabaya yang populer, tapi juga Bebek Mercon, Pentol Gila, Mie Setan, Ceker Koleng, dan banyak kuliner lezat lainnya yang diolah dengan cita rasa super pedas. Kalau Anda menyukai nasi goreng, Anda harus mencoba Nasi Goreng Jancuk dari Surabaya.Anda mungkin mengenal ‘jancuk’ sebagai kata umpatan yang diucapkan orang Surabaya. Lalu mengapa kata umpatan ini justru menjadi nama sajian khas Surabaya? Ternyata alasannya adalah karena umpatan ‘jancuk’ ini akan keluar dari penikmat Nasi Goreng Jancuk Surabaya. Saking pedasnya sajian ini, lidah Anda pun tak bisa menahan diri untuk melontarkan umpatan kasar.Memang sebenarnya seberapa pedasnya sih Nasi Goreng Jancuk ini? Ada 2 level pedas dari Nasi Goreng Jancuk yang bisa Anda coba. Level pertama merupakan level pedas biasa. Untuk level ini, tiap porsi nasi goreng disiapkan dengan 1 ons cabe rawit. Jumlah ini saja sebenarnya sudah cukup untuk memberikan rasa pedas pada nasi goreng. Tapi ternyata jumlah ini masih belum seberapa bila dibandingkan dengan jumlah cabe rawit yang digunakan pada Nasi Goreng Jancuk level kedua alias Nasi Goreng Jancuk Ekstra Pedas. Di level kedua ini, Nasi Goreng Jancuk menggunakan 20-30 buah cabe rawit pada tiap porsinya! Bumbu seperti sambal dan bumbu rempah pun masih ditambahkan pada Nasi Goreng Jancuk ini, sehingga cita rasa pedasnya pasti terasa. Walaupun pedas, Nasi Goreng Jancuk tetap kaya cita rasa. Bahan-bahan seperti suwiran ayam, udang, irisan telur dadar, serta kerupuk udang dan taburan bawang goreng melengkapi sajian ini. Jadi, Nasi Goreng Jancuk ini tidak hanya mengandalkan rasa pedas cabai saja, kok! Perpaduan rasa pedas dan bahan-bahan nasi goreng yang lain akan membuat Anda tak bisa berhenti menikmati nasi goreng ini.Saat ini Nasi Goreng Jancuk hanya bisa ditemukan di Surabaya. Walaupun nasi goreng merupakan sajian yang bisa ditemukan di kota-kota lain, tapi Anda tetap tak boleh melewatkan kesempatan untuk menikmati Nasi Goreng Jancuk bila Anda sedang berada di Surabaya. Keunikan Nasi Goreng Jancuk bukan hanya dari cita rasa pedasnya, tapi juga cara penyajiannya yang unik. Nasi Goreng Jancuk disajikan ke atas meja menggunakan penggorengan ukuran besar! Tak heran, porsi Nasi Goreng Jancuk memang sangat besar dan bisa untuk dinikmati oleh 3-4 orang. Makan rame-rame selalu lebih seru, kan? Apalagi kalau hidangan yang dinikmati bersama rasanya sangat lezat dan super pedas!Pecinta kuliner pedas melihat sajian pedas bukan hanya sebagai makanan biasa, tapi sebagai tantangan yang menarik. Tak heran kalau para pecinta kuliner pedas sering berburu sajian pedas yang ingin mereka cicipi, untuk menantang ketahanan mereka terhadap rasa pedas. Jadi, kalau Anda sedang berada di Surabaya, jangan terlewat untuk mencicipi Nasi Goreng Jancuk yang berada di Surabaya Plaza Hotel. Banyak pula tempat lain yang menyajikan nasi goreng di Surabaya dengan embel-embel ‘Jancuk’ pada namanya. Tapi kalau Anda ingin mencicipi Nasi Goreng Jancuk yang paling otentik, Surabaya Plaza Hotel adalah tempatnya. Jadi, apakah Anda berani menerima tantangan pedas dari Nasi Goreng Jancuk?Sumber :phinemo.com/nasi-goreng-jancuk-buronan-kuliner-big-hot-di-surabaya/ksmtour.com/wisata-kuliner/kuliner-surabaya/nasi-goreng-jancuk-surabaya-sensasi-pedas-luar-biasa.htmltravel.tribunnews.com/2018/10/12/5-kuliner-surabaya-yang-menggugah-selera-coba-nasi-goreng-jancuk-hingga-rawon-setan?page=2greatnessindonesia.com/nasi-goreng-jancuk/idntimes.com/food/diet/venitabe0607/9-kuliner-pedas-ini-harus-kamu-coba-saat-berkunjung-ke-surabaya-c1c2/full  

Uniknya Sate Matang khas Aceh yang Menggoda Selera

Mar 17, 2020

Uniknya Sate Matang khas Aceh yang Menggoda Selera

Indonesia memang tidak kekurangan ragam sajian sate. Bahkan, bisa dibilang hampir semua daerah di Indonesia memiliki jenis sajian sate-nya sendiri, dengan keunikan yang datang dari budaya dan kebiasaan lokal. Menurut peneliti senior Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas Gajah Mada, Murdjiati Gardjito, Indonesia memiliki 252 jenis sate. Dari seluruh jumlah tersebut, baru 175 jenis sate yang telah ditelusuri asalnya. Karena itu, tak mengherankan kalau ada jenis sate yang belum pernah Anda kenal atau cicipi sebelumnya, terutama bila sate tersebut berasal dari luar daerah asal Anda. Contohnya saja Sate Matang dari Aceh yang belum terlalu dikenal masyarakat awam sebaik jenis sate lain seperti Sate Maranggi, Sate Madura, dan lain-lain. Padahal Sate Matang memiliki banyak keunikan yang membuatnya menjadi sajian yang lezat, lho.Sajian sate khas dari Aceh ini memang memiliki nama yang unik. Toh, semua jenis sate memang sebaiknya diolah hingga matang agar bisa dinikmati dengan aman, bukan? Lalu mengapa jenis sate ini diberi nama Sate Matang? Ternyata kata 'Matang' pada nama Sate Matang bukan menunjukkan tingkat kematangan potongan daging pada sate, melainkan menunjukkan asal sate ini, yaitu dari kota Matang Geuleumpang Dua, Kabupaten Bireuen, Aceh. Kota inilah yang menjadi kota kelahiran Sate Matang hingga popularitasnya meningkat pada tahun 90-an.Kini, Sate Matang tidak hanya bisa dijumpai di Aceh saja, tapi juga di beberapa kota besar lain di Indonesia. Namun, masih ada orang yang belum pernah mencoba Sate Matang khas Aceh. Padahal pada tahun 2013 lalu Sate Matang telah menjadi salah sajian dari Indonesia yang terdaftar di UNESCO sebagai kuliner warisan dunia. Sebagai orang Indonesia, tentu kita juga harus mengenal dan mencicipi sajian lezat ini, bukan?Apa yang membuat Sate Matang begitu disukai? Salah satu hal yang menjadi keistimewaan Sate Matang dan membedakannya dengan sajian sate yang lain adalah cara penyajiannya. Bila jenis sate lainnya hanya dihidangkan bersama bumbu kacang, maka Sate Matang biasanya disajikan bersama nasi dan kuah soto yang diberi isian potongan daging dan kentang. Perpaduan kuah soto hangat yang gurih dengan bumbu kacang yang manis serta daging sate yang empuk inilah yang membuat Sate Matang begitu istimewa dan dicintai penggemarnya.Untuk benar-benar memahami kelezatan Sate Matang, simak elemen sate Matang yang perlu Anda ketahui.1. Sate MatangSate Matang biasanya dibuat menggunakan daging kambing. Namun, karena daging kambing relatif mahal, maka dibuat pula Sate Matang yang menggunakan daging sapi. Agar daging terasa sedap dengan bumbu yang meresap, daging yang sudah dipotong-potong ditumis dulu dengan bumbu halus yang terdiri dari ketumbar, bawang merah, bawang putih, serai, jahe, lengkuas, kemiri, kunyit, garam, dan gula merah. Anda juga bisa menambahkan Knorr Bumbu Pelezat Ayam Rostip pada bumbu halus ini untuk memberikan aroma bawang putih yang lebih kuat, sehingga sate terasa lebih harum saat dibakar.Selain ditumis dengan bumbu, beberapa penjual Sate Matang khas Aceh menyarankan agar potongan daging dibiarkan terendam dalam bumbu selama beberapa jam untuk memastikan bahwa bumbu benar-benar meresap dengan baik. Perlu diingat, daging kambing atau daging sapi yang diolah untuk Sate Matang biasanya dipotong dengan ukuran tidak terlalu besar, sehingga bumbu lebih mudah meresap. Setelah direndam selama beberapa saat, barulah potongan daging ditusuk dengan tusuk sate dan dibakar hingga matang. 2. Bumbu kacangBumbu kacang Sate Matang tidak hanya terasa manis, tapi juga kaya rasa berkat berbagai rempah yang digunakan untuk membumbuinya. Rempah yang digunakan dalam bumbu kacang Sate Matang merupakan bahan seperti bawang putih, daun salam, daun jeruk, daun pandan, kayu manis, sereh, gula merah, gula, dan cabai. Bahan-bahan ini dihaluskan dan ditumis hingga harum, lalu dimasak bersama santan dan kacang tanah yang telah digoreng dan dihaluskan. Setelah dimasak hingga mengental dan berminyak, tambahkan Bango Kecap Manis untuk menambah rasa dan warna bumbu kacang. 3. Kuah SotoKuah soto yang gurih merupakan elemen penting dalam sajian Sate Matang. Kuah soto ini biasanya merupakan kaldu dari tulang kambing atau tulang sapi yang direbus bersama bumbu halus yang terdiri dari ketumbar, bawang merah, bawang putih, jahe, serai, lengkuas, kemiri, kunyit, gula merah, dan garam. Santan juga ditambahkan dalam kuah soto Sate Matang, sehingga kuah soto terasa lebih kental dan gurih. Penambahan rempah seperti kapulaga, kayu manis, serta herba seperti daun bawang, daun jeruk, daun salam, dan daun pandan pun bisa Anda lakukan agar kuah soto semakin harum dan lezat. Bila suka, Anda bisa menambahkan potongan kentang dan daging kambing ke dalam kuah soto ini. Setelah kuah soto matang, Anda bisa menikmatinya bersama sate serta bumbu kacang dan nasi.Selain ketiga elemen di atas, sepiring nasi putih juga dihidangkan agar sajian lebih mengenyangkan. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk menikmati seporsi Sate Matang yang tersaji di depan kita? Cara menikmatinya tentu terserah Anda. Tapi konon ada 2 cara yang mesti Anda coba, yaitu:1. Cara pertama menikmati Sate Matang adalah dengan cara mencampur kuah soto dengan bumbu kacang. Setelah itu, masukkan daging sate yang sudah dilepas dari tusukannya ke dalam campuran kuah dan bumbu kacang ini. Aduk hingga campuran kuah dan bumbu kacang melumuri potongan daging dengan merata, lalu santap bersama nasi putih hangat. Perpaduan rasa gurih dari kuah soto dan rasa manis dari bumbu kacang membuat sajian ini begitu nikmat!2. Cara kedua yang bisa Anda coba juga saat menikmati Sate Matang adalah dengan cara menyiram nasi putih dengan kuah soto, lalu cocolkan sate ke dalam bumbu kacang. Kemudian nikmati daging sate yang berlumur bumbu kacang dengan nasi putih yang telah diguyur dengan kuah soto yang gurih. Hangatnya kuah soto yang berpadu dengan potongan daging yang gurih dan manis dijamin mantap!Ingin mencoba mencicipi kenikmatan Sate Matang? Kuliner lezat ini kini merupakan hidangan yang diburu oleh wisatawan yang berkunjung ke Aceh. Beberapa restoran di Aceh yang populer berkat Sate Matang yang mereka sajikan adalah:1. Sate Matang ApalehRestoran Sate Matang Apaleh milik Bapak Muhammad Saleh ini sudah dirintis sejak awal tahun 1990-an. Saat mulai berjualan sate, Pak Saleh hanya menjual Sate Matang dari gerobaknya. Kini, dia sudah berjualan di 11 ruko yang berderet di lokasi yang sama, yaitu di Keude (Pasar) Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh. Menurut Pak Saleh, dulu dia hanya menyiapkan sate dengan 5 kg daging sapi per hari. Kini, dia menyembelih 2 ekor sapi setiap hari untuk menyiapkan Sate Matang jualannya.Setiap hari, restoran Sate Matang Apaleh ini tidak pernah sepi, walaupun lokasinya tidak terletak di pusat kota Banda Aceh. Lokasi restoran Sate Matang Apaleh ini sebenarnya cukup strategis, karena berada di jalur sibuk di lintas Banda Aceh-Medan. Itulah sebabnya banyak penumpang bis dan truk yang melintas di jalan ini dan singgah di restoran Sate Matang Apaleh.2. Warung D’WanWarung D’Wan merupakan salah satu warung Sate Matang yang populer di Banda Aceh. Warung sate yang berlokasi di Jl. T Imum Lueng Bata, Banda Aceh, ini telah buka sejak lebih dari 23 tahun yang lalu. Di warung ini, 1 porsi Sate Matang yang terdiri dari 10 tusuk sate, bumbu kacang, kuah soto, dan nasi bisa Anda dapatkan dengan harga Rp 25.000,- saja. Bumbu rempah seperti bunga lawang, merica, cengkeh, kapulaga, dan bumbu rahasia lainnya digunakan untuk membumbui Sate Matang di Warung Sate D'Wan, sehingga aroma sate yang sedang dibakar saja sudah cukup mengundang orang yang lewat untuk singgah di warung ini. Agar lebih segar, pesan juga jus timun atau timun serut di warung ini untuk menemani sajian Sate Matang.3. Sate Matang Yakin RasaWarung Sate Matang memang tidak sulit dicari di Banda Aceh. Salah satu warung sate di Banda Aceh yang menyajikan Sate Matang adalah Warung Sate Yakin Rasa. Saat menunggu pesanan Sate Matang di warung ini, jangan bingung bila Anda mendengar juru masak yang sedang membakar sate meletakkan botol kecap dengan cara dibanting ke atas meja. Menurut si juru masak, tidak ada alasan khusus dari cara meletakkan botol kecap ini. Menurutnya, hal tersebut hanya dia lakukan untuk menarik pengunjung saja. Apapun alasannya, yang pasti Warung Sate Yakin Rasa ini menyajikan Sate Matang yang lezat dan patut dicoba.4. Jambo KupiWarung yang menjual Sate Matang memang lebih mudah dicari di wilayah asalnya, yaitu di Aceh. Tapi bukan berarti Anda tidak bisa menemukan warung Aceh di Jakarta yang menjual Sate Matang. Salah satu restoran Aceh di Jakarta yang menyediakan Sate Matang adalah Jambo Kupi yang terletak di Pasar Minggu. Selain Sate Matang, Jambo Kupi juga menyediakan masakan khas Aceh lainnya seperti Kari Bebek, Rujak Aceh, dll.Saat ini, popularitas Sate Matang khas Aceh memang belum terlalu besar, terutama di daerah di luar Sumatera dan Aceh. Namun, potensi Sate Matang untuk jadi sajian yang disukai banyak orang jelas sangat besar. Nyatanya, orang Indonesia menyukai sajian sate dan sajian soto. Sate Matang bisa memberikan kedua hal tersebut secara sekaligus pada penikmatnya. Selain itu, rempah yang digunakan untuk membumbui Sate Matang memang cocok dengan lidah orang Indonesia yang menyukai hidangan yang kaya rasa.Popularitas Sate Matang yang meningkat pesat di Aceh pada tahun 1990-an menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia memang menyukai sajian sate yang unik ini. Bila sudah dicicipi, Sate Matang pasti akan mencuri hati penikmatnya. Sayangnya, belum banyak restoran di luar Aceh yang menyediakan sajian sate ini. Jadi, apakah Anda berminat mencoba menjadikan Sate Matang sebagai salah satu menu andalan Anda?

3 Olahan Lezat dari Mie Gomak Khas Medan

Mar 17, 2020

3 Olahan Lezat dari Mie Gomak Khas Medan

Indonesia memang memiliki banyak variasi sajian mie. Beberapa di antaranya lebih populer dari yang lain, seperti Mie Aceh, Mie Celor, Mie Lethek, dan lain-lain. Namun, ada juga sajian mie yang popularitasnya belum meluas, walaupun rasanya sangat unik dan pantas dicoba. Sajian mie yang belum banyak dikenal ini adalah Mie Gomak, sajian mie lezat dari Sumatera Utara.Nama ‘Mie Gomak’ memang terdengar cukup unik di telinga. Ternyata asal-usul nama Mie Gomak ini cukup sederhana, yaitu dari kata ‘gomak’, kata dalam bahasa Batak yang berarti ‘digenggam’. Kata ini digunakan sebagai nama pembuatannya, karena dalam proses pembuatannya, Mie Gomak diaduk atau digenggam dengan tangan saat mencampurkan bumbu. Karena itu, jangan kaget kalau Anda melihat penjual Mie Gomak yang menyiapkan sajian mie dengan tangannya. Namun, jangan khawatir soal kebersihan sajian ini, ya. Kebanyakan penjual Mie Gomak menggunakan sarung tangan plastik saat mengolah mie demi menjaga higienitas sajian.Mie Gomak sering disebut juga sebagai spaghetti dari Tanah Batak, karena bentuk mie-nya yang tebal nan gendut, serupa spaghetti dari Italia. Maklum, Mie Gomak terbuat dari mie lidi yang memang sekilas mirip spaghetti. Walaupun tampak serupa, Mie Gomak jelas memiliki cita rasa yang beda dengan spaghetti. Pembeda utama datang dari bumbu khas Sumatera Utara yang digunakan untuk membumbui sajian dari Medan ini, yaitu bumbu andaliman. Penggunaan bumbu inilah yang memberikan cita rasa khas yang membedakan Mie Gomak dengan sajian mie lainnya dari Indonesia.Keunikan Mie Gomak lain tak hanya datang dari bumbu yang digunakan serta proses pencampuran bumbunya saja. Cara masak Mie Gomak juga cukup unik dan memberikan cita rasa khas pada sajian ini. Mie Gomak biasanya juga dimasak dengan tungku tradisional, demi memastikan bumbu menyerap dengan baik dan aroma bumbu andaliman tetap terjaga. Hasilnya, Mie Gomak juga terasa lebih lezat.Ingin mencoba Mie Gomak? Ada beberapa jenis sajian Mie Gomak yang bisa Anda coba, yaitu:1. Mie Gomak KuahUntuk membuat Mie Gomak kuah, mie lidi yang telah direbus kemudian dituangi kuah santan yang dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, cabai merah, sereh, kunyit, kemiri, kelapa yang telah disangrai, serta tentu saja andaliman. Agar cita rasa gurihnya lebih terasa, Anda bisa menambahkan Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi pada kuah santan ini. Setelah itu, Mie Gomak Kuah disajikan dengan taburan irisan kol, bawang goreng, dan kerupuk.2. Mie Gomak GorengCara membuat Mie Gomak Goreng tidak jauh berbeda dengan cara membuat mie goreng biasa. Bahan tambahan seperti bakso, sosis, ayam, kol, atau sayur sawi juga sering digunakan untuk melengkapi sajian Mie Gomak Goreng.3. Mie Gomak Bumbu KacangPada sajian Mie Gomak Bumbu Kacang, mie lidi yang sudah direbus disiram dengan bumbu kacang, bumbu rempah, dan disajikan bersama telur rebus, kerupuk, dan bawang goreng. Sajian Mie Gomak Medan memang tidak mudah dicari di luar Sumatera Utara. Tapi kalau Anda sedang berkunjung ke Sumatera Utara, Anda bisa mendapatkan Mie Gomak dengan mudah. Di Pasar Tradisional Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, ada banyak pedagang mie gomak yang bisa Anda kunjungi. Baik Mie Gomak Kuah, Mie Gomak Goreng, atau Mie Gomak Bumbu Kacang bisa Anda jumpai dan cicipi di sana. Anda ingin mencobanya?

Lebih Dekat dengan Soto Kudus yang Melegenda

Mar 17, 2020

Lebih Dekat dengan Soto Kudus yang Melegenda

Pulau Jawa memang terkenal dengan berbagai varian soto yang sangat lezat. Salah satu jenis soto yang paling populer di Pulau Jawa adalah soto Kudus. Anda yang menyukai hidangan berkuah bening pasti menggemari jenis soto yang satu ini.Apakah Anda sudah tahu tentang beberapa keunikan Soto Kudus berikut ini? Jangan ngaku penggemar soto Kudus jika belum tahu keistimewaannya dibandingkan jenis soto nusantara lainnya.1. Awalnya Terbuat dari Daging KerbauKini, soto Kudus memang terdiri dari bahan utama berupa suwiran daging ayam. Namun, sebenarnya dahulu soto ini terbuat dari daging kerbau. Kala itu, Sunan Kudus menyebarkan agama Islam di kota Kudus tanpa mengabaikan rasa simpatik terhadap pemeluk agama Budha dan Hindu. Salah satunya dengan ikut menyucikan sapi dan tidak menggunakannya dalam aneka penganan, termasuk soto. Hingga akhirnya masyarakat Kudus turut menghormati sesama warga yang beragama Hindu  dengan cara tidak mengonsumsi daging sapi. Itulah sebabnya daging kerbau dipilih sebagai alternatif bahan isian soto.Daging kerbau untuk soto Kudus harus direbus lebih lama supaya teksturnya empuk dan bau anyirnya hilang sebelum disajikan. Selain direbus, agar bau anyir hilang Anda bisa tambahkan Knorr Bumbu Jeruk Nipis. Seiring dengan berjalannya waktu, suwiran daging ayam dalam soto ternyata lebih populer dan disukai daripada daging kerbau atau sapi. Soto Kudus sekarang tak hanya dijajakan di restoran dan kedai kaki lima tetapi juga selalu menjadi menu wajib dalam acara khitanan dan pernikahan.2. Bahan-bahan Isian Soto KudusBahan-bahan isian soto Kudus sebenarnya mirip dengan jenis soto lainnya, yang terdiri dari sohun, taoge, irisan kol, suwiran daging ayam, sapi, atau kerbau, serta siraman kuah kaldu. Namun, kuah kaldu yang digunakan benar-benar bening tanpa tambahan santan atau kunyit. Jika Anda tidak terlalu menyukai santan, Anda pasti menyukai sajian soto Kudus karena kuahnya bening. Meskipun bening, kuah soto Kudus memiliki cita rasa istimewa karena terbuat dari aneka jenis rempah, yaitu cengkeh, kayu manis, kemiri, bawang putih, bawang merah, batang serai, daun salam, dan jintan. Selain itu, soto kudus juga memiliki aroma khas yang menggugah selera karena diberi taburan bawang putih goreng sebelum disajikan.3. Disajikan dalam Mangkuk KecilCiri khas berikutnya yang membedakan soto Kudus dengan jenis soto lainnya adalah cara penyajiannya yang menggunakan mangkuk kecil. Pada umumnya, soto Kudus disajikan dengan nasi dalam satu mangkuk kecil sehingga porsinya terbilang mini. Namun, Anda juga bisa meminta penyajian secara terpisah bila menginginkan porsi yang lebih besar. Jika Anda menyukai soto dengan cita rasa asam, pedas, dan segar, Anda bisa menambahkan air perasan jeruk nipis dan sambal sesuai selera sehingga rasa soto Kudus yang Anda santap terasa makin sempurna.4. Serunya Menyantap Soto Kudus Bersama Makanan Pelengkap LainnyaCita rasa soto Kudus semakin istimewa karena dibarengi dengan sajian makanan pelengkap lainnya. Hidangan pelengkap soto Kudus ternyata sangat beragam, yaitu perkedel kentang, tahu dan tempe goreng, sate telur puyuh, sate jeroan ayam, dan paru goreng. Anda bebas memilih menu pelengkap sesuai selera untuk disantap bersamaan dengan seporsi soto hangat dan tidak lupa menambahkan bumbu pelengkap Bango Kecap Manis agar rasanya lebih sedap. Meskipun porsi soto Kudus terbilang kecil, penyajian makanan pelengkapnya yang bervariasi tentu membuat Anda merasa kenyang ketika menikmatinya.Anda belum pantas disebut sebagai pencinta soto bila belum pernah mencicipi soto Kudus. Sajian makanan berkuah khas Jawa Tengah tersebut sangat mudah dibuat sendiri dan kandungan gizinya pun lengkap. Kalau Anda punya waktu luang, Anda bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah.