Kembali ke Inspirasi dan Promo

Pindang Patin khas Palembang, Alternatif Makanan di Musim Hujan

Image Banner

17 March 2020

Palembang adalah salah satu kota besar di tanah air yang terkenal dengan kekayaan kulinernya. Saat mengunjungi Palembang, jangan lupa mencicipi pindang patin yang istimewa. Menu yang satu ini memang selalu bikin penasaran dan cocok disantap di musim hujan.

Ingin tahu fakta menarik seputar olahan ikan pindang patin ala Palembang? Inilah ulasan selengkapnya!

1. Palembang Punya Banyak Olahan Pindang

Sebenarnya bukan hanya pindang patin saja yang bisa Anda temui di Palembang. Ibu kota Sumatera Selatan ini punya banyak menu olahan pindang, misalnya pindang tulang, pindang ikan baung, pindang gabus, hingga pindang telur ikan. Namun, olahan pindang patin merupakan salah satu yang paling spesial karena ikan patin adalah komoditas andalan Palembang. Itulah sebabnya Anda tak boleh melewatkan kesempatan mencicipi pindang patin ketika berada di Palembang. Meskipun ikan patin dikenal lebih amis dibandingkan ikan air tawar lainnya, resep pindang khas Palembang bisa membuat olahan ikan tersebut terasa gurih, pedas, manis, dan bebas bau amis.

2. Panduan Memilih Ikan Patin untuk Pindang

Proses pemilihan ikan patin untuk pindang harus dilakukan secara cermat agar cita rasa pindang semakin sempurna. Kalau Anda berencana membuat pindang patin sendiri di rumah, pastikan bahwa Anda memperhatikan beberapa kriteria berikut ini:

  • Ikan patin berukuran cukup besar, sisiknya masih melekat kuat, dan berwarna mengkilap.
  • Mata ikan patin masih jernih, tidak merah dan tidak rusak.
  • Tekstur ikan masih kenyal dan tidak berlendir.
  • Insang ikan berwarna merah cerah, tidak pucat.
  • Aroma ikan patin segar tidak terlalu amis atau berbau busuk.

3. Bagian-Bagian Ikan Patin yang Diolah Jadi Pindang

Ikan patin berukuran besar bisa dibagi menjadi beberapa bagian saat dipindang, yaitu bagian kepala, tengah, dan ekor. Kalau Anda tak ingin repot menyantap pindang ikan yang tulangnya banyak, Anda bisa menikmati bagian tengahnya. Namun, bagian kepala juga memiliki kenikmatan istimewa karena terdiri dari lemak yang gurih. Kepala patin paling sedap bila diseruput bersama kuah yang masih hangat meskipun bagian dagingnya terbilang sedikit.

Rasa masakan ikan pindang patin ala Palembang yang gurih, asam, dan segar memang paling cocok disantap saat musim hujan. Selain memuaskan lidah, daya tahan tubuh pun terjaga karena mendapat asupan gizi seimbang. Jadi, kapan Anda berencana membuat pindang patin Palembang sendiri di rumah?


Berita Lainnya

Uniknya Sate Ambal Bumbu Tempe, Kuliner Khas Kebumen

Nov 11, 2019

Uniknya Sate Ambal Bumbu Tempe, Kuliner Khas Kebumen

Biasanya bumbu apa yang jadi pilihan Anda sebagai pendamping lezat saat menikmati sate? Apakah bumbu kacang atau bumbu kecap? Ternyata ada pilihan bumbu sate lezat lain yang tersedia, yaitu bumbu tempe.Bumbu sate yang unik ini bisa ditemukan dalam sajian sate Ambal, sajian khas Kebumen, Jawa Tengah. Nama ‘Ambal’ itu sendiri merupakan nama sebuah daerah di Kebumen, yaitu kecamatan Ambal. Daerah itulah yang menjadi pelopor sate Ambal, tepatnya di Warung Pak Kasman Asli. Pak Kasman sebagai pemilik warung sate adalah cucu dari Pak Samikin, pencipta sate Ambal. Sampai saat ini, sate Ambal Pak Kasman tetap jadi sajian yang dicari masyarakat, baik masyarakat lokal maupun mereka yang datang dari luar daerah.Keistimewaan sate Ambal adalah bumbunya yang terbuat dari tempe yang dihaluskan. Cara membuatnya, tempe direbus bersama cabai rawit, cabai merah, dan bawang putih hingga matang. Perpaduan tempe dan bumbu ini memberikan rasa yang gurih dan sedikit pedas. Setelah itu, rebusan tempe ini dihaluskan dalam blender lalu dimasak hingga agak mengental, tetapi jangan terlalu kental. Biasanya bumbu sate Ambal ini memang agak encer. Setelah siap, tambahkan kecap manis, lalu bumbu sate lezat pun siap.Tentu saja, bumbu sate yang lezat harus dilengkapi dengan sajian sate yang nikmat pula. Kelezatan sate Ambal datang dari berbagai bumbu yang digunakan untuk merendam sate sebelum dibakar. Bumbu rendaman ini terbuat dari bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, kunyit, ketumbar, merica putih, gula merah, dan garam yang dihaluskan. Bila mau, Anda juga bisa menambahkan pala dan jintan di dalam bumbu rendaman ini. Bumbu halus ini kemudian dicampur dengan kecap manis dan minyak goreng, lalu digunakan untuk merendam sate selama sekitar 1 jam. Aslinya, daging ayam bahkan direndam hingga 2-5 jam hingga bumbu benar-benar meresap dan daging ayam menjadi lebih empuk dan lembut. Setelah direndam, sate pun siap dibakar seperti biasa. Bumbu rendaman ini juga bisa dioleskan pada saat sate sedang dibakar sehingga sate menjadi semakin harum dan bumbunya semakin meresap.Bumbu yang digunakan untuk merendam sate Ambal perannya sangat besar bagi kelezatan sate Ambal. Berkat rendaman dari berbagai campuran bumbu ini, sate Ambal tetap terasa nikmat, bahkan bila dimakan tanpa teman bumbu sate yang terbuat dari tempe. Tapi, tentu saja bumbu sate Ambal ini tak boleh terlewat Anda nikmati. Rasa gurih dan legit dari tempe dan perpaduan bumbu lainnya akan memperkaya sajian sate Ambal. Lengkapi dengan ketupat yang empuk maka Anda pun mendapatkan sajian yang nikmat dan mengenyangkan.Ragam kuliner Indonesia memang tak diragukan lagi. Siapa yang menyangka kalau tempe bisa diolah jadi bumbu sate yang unik? Karena keunikannya, sate Ambal jelas menarik untuk dicoba. Sate Ambal memang jadi kuliner khas yang dicari pendatang yang singgah di Kebumen. Di Ambal yang menjadi daerah asalnya, warung sate Ambal bisa ditemukan dengan mudah, berjejer di kiri dan kanan jalan. Salah satu yang paling terkenal memang warung Sate Pak Kasman, tapi warung sate yang lainnya juga siap menyajikan sate Ambal yang lezat. Namun, sepertinya sate Ambal memang masih belum sepopuler jenis sate lain, terutama sate Madura atau sate Padang yang bisa ditemukan dengan mudah di berbagai kota. Padahal sate Ambal juga memiliki penggemar setia yang tidak sedikit. Apakah Anda merupakan salah satu penggemar sate Ambal?

Keistimewaan Soto Madura

Mar 16, 2020

Keistimewaan Soto Madura

Kuliner dari daerah Madura tidak melulu sate dan bebek saja. Madura juga punya sajian Soto Madura yang sedap dan istimewa. Seperti Sate Madura, popularitas Soto Madura meluas ke seluruh Indonesia, sehingga sajian ini bisa ditemukan di banyak daerah lain selain Madura. Maklum, cita rasa dan aroma sajian soto ini begitu mengundang selera. Padahal kalau kita melihat kuah kaldu sotonya yang bening, kita mungkin mengira bahwa rasa kuah Soto Madura tidak akan terlalu kuat. Namun, berkat berbagai rempah yang digunakan untuk membuat kuah kaldunya, kuah kaldu Soto Madura terasa begitu gurih dan kuat! Padahal kuah Soto Madura tidak menggunakan santan sama sekali, lho. Tak heran kalau sajian ini juga banyak penggemarnya, baik di Madura maupun di daerah lain di Indonesia.Sebenarnya tidak ada satu versi yang bisa secara pasti disebut sebagai Soto Madura. Bila Anda berkunjung ke Madura, tidak ada rumah makan atau warung yang secara jelas menyebutkan "Soto Madura" sebagai sajian yang mereka jual. Di Madura, ada beberapa versi sajian soto yang ketika disajikan di daerah lain semuanya disebut sebagai "Soto Madura". Menurut Edi Setiawan, seorang Budayawan Madura, nama "Soto Madura" hanya merupakan penyebutan untuk soto yang dijual oleh orang Madura yang berada di perantauan. Itu sebabnya ada beberapa versi Soto Madura yang bisa kita temukan di berbagai daerah.Dari ragam variasi Soto Madura yang ada, ciri khasnya adalah potongan daging sapi dari bagian sandung lamur yang digunakan sebagai isiannya. Daging sandung lamur ini dipotong kecil, lalu dilengkapi dengan isian lain seperti paru, jeroan, dan babat. Setelah itu, kuah kaldu daging yang bening juga membuat sajian soto daging Madura menjadi istimewa, terutama setelah dipadukan dengan rempah seperti jahe, bawang merah, bawang putih, dan serai. Semangkuk Soto Madura lezat kemudian disajikan bersama nasi putih yang dibungkus dalam daun pisang, sambal rebus, telur rebus, seledri, dan jeruk nipis.Sajian Soto Madura di atas juga memiliki beberapa variasi di berbagai daerah di Madura, di antaranya:1. Wilayah PamekasanSoto Madura di Pamekasan tidak hanya menggunakan daging sapi saja. Bila suka, ada pilihan Soto Madura yang menggunakan daging ayam, terutama daging ayam kampung. Selain itu, bahan seperti soun, perkedel kentang, kentang rebus, tauge, dan lontong juga melengkapi sajian Soto Madura. Kuah kaldu bening khas Soto Madura masih ditambahkan pula dengan taburan, seledri, dan bawang merah goreng yang membuat sajian semakin sedap. Nikmati sajian Soto Madura versi Pamekasan ini dengan rempeyek dan bakwan jagung.2. Wilayah SumenepSoto Madura dari daerah Sumenep juga menggunakan daging sapi sebagai isian utamanya. Tapi terkadang daging sapi dilengkapi pula dengan usus sapi. Bahan seperti tauge, bihun, lontong, daun bawang, dan bawang merah goreng pun melengkapi sajian soto daging Madura ini. Keunikan lain dari Soto Madura ini adalah singkong rebus yang disajikan bersama soto, serta bumbu sambal kacang yang menggunakan petis ikan yang jadi andalan untuk menambah rasa pedas soto.3. Wilayah BangkalanIsian Soto Madura dari wilayah Bangkalan tidak terlalu jauh berbeda. Keunikannya datang dari penggunaan bumbu kacang yang dicampur dengan petis dan pisang muda yang diulek untuk menambah cita rasa soto.Bumbu Soto Daging Madura sebenarnya tidak terlalu rumit dan mudah didapat. Perpaduan kaldu daging sapi dengan bumbu dari bawang merah, bawang putih, merica, kemiri, ketumbar, dan serai, sudah cukup untuk memberikan rasa yang kuat dan sedap. Apalagi bila cita rasa kuah kaldu semakin diperlezat dengan penggunaan Royco Bumbu Pelezat rasa Sapi dilengkapi kuah kaldu lezat ini dengan isian soto yang mantap, maka Soto Madura yang sedap dan mengenyangkan pun siap tersaji.

Menikmati Kudapan Lezat Martabak Aceh, Kuliner Khas Serambi Mekah

Mar 17, 2020

Menikmati Kudapan Lezat Martabak Aceh, Kuliner Khas Serambi Mekah

Anda suka menyantap martabak telur? Sajian ini punya banyak variasinya di Indonesia, seperti Martabak Kubang, Martabak Mesir, dan lain-lainnya. Variasi sajian martabak telur yang akan dibahas kali ini adalah Martabak Aceh.Kalau bicara soal cita rasa yang kuat dan penggunaan rempah-rempah yang kaya, kuliner Aceh memang tidak kalah dengan kuliner dari wilayah Sumatera lainnya. Begitu juga dengan Martabak Aceh yang terasa istimewa dan berbeda dengan sajian martabak telur biasa berkat berbagai rempah yang digunakan dalam resepnya. Namun, pembeda Martabak Aceh dengan martabak telur tidak terbatas di bumbunya saja. Martabak Aceh juga memiliki beberapa keistimewaan lainnya, seperti:1. Kulit martabakBahan kulit Martabak Aceh tidak sama dengan bahan kulit martabak telur biasa. Bila kulit martabak telur biasanya dibuat terigu, minyak goreng, air, serta garam, maka kulit Martabak Aceh dibuat dari terigu, mentega, dan telur. Karena perbedaan ini, tekstur kulit Martabak Aceh terasa lebih kenyal dan lebih tebal, sedikit mirip dengan roti cane. Sedangkan kulit martabak telur biasanya lebih renyah dan tipis.2. Bentuk martabakPada martabak telur, biasanya kulit martabak yang renyah akan membungkus isi martabak. Namun pada Martabak Aceh, kulit martabak justru dibungkus oleh adonan telur pada bagian luarnya. Adonan telur ini terbuat dari telur, daun bawang, bawang merah, dan garam. Itu sebabnya, tampilan Martabak Aceh sekilas terlihat seperti telur dadar.3. Isian martabakIsian martabak telur biasanya terdiri dari irisan daun bawang dan daging sapi cincang yang telah dibumbui. Namun, Martabak Aceh memiliki isian yang sedikit berbeda, seperti udang, ayam, daun bawang, serta seledri yang telah dibumbui dengan bawang putih, bawang merah, garam, dan lada. Perbedaan isi ini memberikan cita rasa yang berbeda pada Martabak Aceh bila dibandingkan dengan jenis martabak telur lainnya.4. PenyajianMartabak telur biasanya disajikan bersama acar bawang saja. Namun, beberapa tempat yang menyajikan Martabak Aceh biasanya menghidangkan Martabak Aceh dengan kuah kari yang kental dan kaya rempah. Penambahan kuah kari ini membuat sajian terasa lebih nikmat dan kaya rasa.Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, keistimewaan Martabak Aceh ialah penggunaan udang dan ayam sebagai isiannya, tapi Anda juga bisa mengkreasikan Martabak Aceh dengan menggunakan daging sapi sebagai isiannya kok. Agar cita rasa daging sapi semakin kuat dan lezat, gunakan Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi untuk membumbui tumisan yang diolah sebagai isian Martabak Aceh. Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi juga bisa Anda gunakan untuk memperlezat rasa kuah kari yang disajikan bersama Martabak Telur Aceh. Perpaduan cita rasa rempah dan gurihnya daging sapi tentu akan membuat Martabak Aceh menjadi semakin nikmat.Walaupun merupakan kuliner khas Aceh, Martabak Aceh relatif mudah didapatkan di berbagai daerah, terutama di restoran yang khusus menghidangkan makanan Aceh. Di Jakarta, Martabak Aceh bisa didapatkan di Mie Aceh Seulawah di Bendungan Hilir, Mie Aceh Bang Surya di Depok, serta di Jambo Kupi di Pasar Minggu. Selain itu, masih banyak restoran lain yang bisa Anda kunjungi untuk menikmati Martabak Telur Aceh yang nikmat.

Uniknya Mie Celor khas Palembang

Mar 17, 2020

Uniknya Mie Celor khas Palembang

Palembang memang populer sebagai kota asal pempek. Namun, Palembang tidak hanya punya makanan khas berupa pempek saja. Ada banyak makanan lezat lainnya yang jadi kebanggaan Palembang, salah satunya adalah mie celor. Berkunjung ke kota tersebut rasanya belum komplit jika tidak mencicipi mie celor Palembang.Penasaran dengan hidangan khas Palembang tersebut? Yuk, cari tahu keunikan mie celor sambil mempelajari proses pembuatannya yang praktis.1. Asal-Usul Nama Mie CelorHingga kini banyak orang mengira bahwa mie celor berasal dari penggunaan telur rebus sebagai bahan pelengkap. Sebenarnya anggapan tersebut keliru. Karena kata “celor” dalam bahasa Palembang artinya dicelup-celupkan. Seperti namanya, pembuatan olahan mie ini memang melalui proses pencelupan ke air mendidih supaya tekstur mie lebih lembut sebelum disajikan dengan kaldu.Mie celor Palembang memang merupakan salah satu hasil perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa. Bila dilihat sekilas, tampilan mie celor sangat mirip dengan lo mie asal China bagian selatan. Namun, mie celor memiliki warna yang lebih pucat. Warnanya cenderung putih keruh dan disajikan dengan kaldu udang beraroma kuat.2. Hidangan Istimewa Bagi Para Pecinta UdangAnda yang menyukai udang pasti sangat menyukai mie celor. Karena udang merupakan salah satu bahan pelengkap utama dalam sajian mie yang satu ini. Cermati beberapa hal berikut ini saat Anda memilih udang untuk melengkapi mie celor:Pilihlah udang berukuran sedang supaya lebih mudah dikupas dan dagingnya cukup tebal.Udang mentah yang segar biasanya berwarna abu-abu dengan bagian kulit dan kepala yang masih melekat kuat. Hindari udang yang tampak kemerahan dengan bagian kepala dan kulit yang hampir lepas.Aroma udang segar tidak terlalu menyengat dan amis.Anda tak perlu khawatir dengan aroma udang yang agak amis ketika akan membuat mie celor. Setelah kepala dan kulit udang dikupas dan udang dicuci bersih dengan air mengalir, Anda bisa menggunakan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis untuk merendam udang selama 10 menit. Varian produk Knorr yang satu ini berbentuk bubuk sehingga praktis digunakan dan bisa meresap sempurna pada udang. Rasa natural jeruk nipis asli membuat Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis bisa diandalkan untuk menghilangkan bau amis udang tanpa mengubah rasanya. Selanjutnya, udang yang sudah direndam dengan Knorr Jeruk Nipis bisa segera diolah seperti biasa.3. Resep dan Cara Membuat Mie Celor PalembangBila Anda ingin membuat kreasi mie celor di rumah, Anda bisa mencoba resep dan cara pembuatannya berikut ini:Bahan-Bahan:300 gr udang berukuran sedang yang kulit dan kepalanya sudah dikupas. Sisihkan bagian kulit dan kepala udang yang bersih untuk membuat kaldu.Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis secukupnyaSuwiran daging ayam yang sudah direbus dan dibumbui dengan Knorr Bumbu Penyedap Rasa Ayam Rostip250 gr mie telur100 gr taoge3 butir telur rebus yang sudah dipotong-potongAir panas untuk mencelupkan mie telur dan taoge.Bahan Kuah:1,5 liter air300 ml santan kental dari ½ buah kelapa2 butir telur yang sudah dikocok lepas2 sdm tepung kanji yang sudah dilarutkan dengan 50 ml air1 sdt air jeruk limauGaram, gula, dan merica bubuk secukupnyaBahan Pelengkap:6 batang kucai yang sudah diiris halusBawang goreng secukupnyaCara Membuat:Aduklah udang yang dibersihkan dengan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis lalu diamkan selama kurang lebih 10 menit supaya bau amisnya hilang.Suwiran ayam untuk pelengkap mie celor dibuat dari dada ayam tanpa kulit yang direbus bersama Knorr Bumbu Penyedap Rasa Ayam Rostip. Produk Knorr yang satu ini akan memberikan aroma bawang putih alami yang kuat tanpa tambahan MSG berlebihan. Knorr Bumbu Penyedap Rasa Ayam Rostip berbentuk bubuk sehingga mudah larut dalam air rebusan dan terserap sempurna ke bagian dalam daging ayam. Selanjutnya, ayam yang sudah direbus sampai matang bisa segera diangkat agar uap panasnya hilang sebelum disuwir-suwir.Didihkan air untuk membuat kaldu dari kepala dan kulit udang. Bila air sudah mendidih dan menyusut hingga 1,2 liter, berarti kaldu udang sudah matang dan siap digunakan. Saringlah kepala dan kulit udang untuk mendapatkan kaldu bening.Kemudian, didihkan kembali kaldu udang yang sudah disaring. Campurkan dengan santan kental, udang kupas, garam, gula, dan merica secukupnya. Aduk perlahan-lahan hingga campuran kuah mendidih.Bila kuah mie celor mulai mendidih, masukkan telur yang sudah dikocok lepas. Aduk sebentar sembari menambahkan larutan tepung kanji. Anda bisa mengganti tepung kanji dengan jenis tepung lain seperti maizena atau terigu. Penggunaan larutan tepung sangat penting untuk menghasilkan tekstur kaldu yang kental.Sambil menunggu kuahnya mendidih, celupkan mie telur dan taoge dalam air mendidih lalu tiriskan. Sajikan mie telur dan taoge di piring dan beri tambahan topping berupa suwiran ayam dan potongan telur rebus. Selanjutnya, Anda tinggal menuangkan kaldu udang yang sudah matang. Jangan lupa tambahkan beberapa potong udang sebagai pelengkap.Mie celor yang sudah matang tinggal diberi taburan irisan seledri dan bawang goreng sebelum disajikan dalam keadaan hangat.4. Mie Celor Sering Disantap Sebagai Menu SarapanMasyarakat Palembang gemar menyantap mie celor sebagai menu sarapan. Karena mie celor biasanya disajikan dalam porsi besar dan hangat sehingga cocok menjadi sumber energi di pagi hari. Banyak sekali kedai dan restoran di Palembang yang menyajikan mie celor sejak pagi. Namun, para wisatawan juga bisa menikmati sajian istimewa ini pada siang atau malam hari ketika berkunjung ke Palembang. Cita rasa mie celor Palembang yang gurih dan khas pasti membuat Anda ketagihan.5. Mengintip Kandungan Gizi dalam Seporsi Mie CelorTak hanya lezat, mie celor juga memiliki kandungan gizi yang lengkap dan baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian tubuh. Ulasan informasi tentang kandungan gizi mie celor berikut ini tentu membuat Anda tak ragu menikmatinya:Mie celor adalah hidangan sumber karbohidrat yang dapat menggantikan nasi atau umbi-umbian. Kandungan karbohidratnya berasal dari penggunaan mie telur, santan, dan tepung kanji. Menyantap seporsi mie celor akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama sama seperti menikmati satu porsi nasi sebagai hidangan utama.Kandungan protein dalam mie celor berasal dari udang, suwiran ayam, dan telur rebus. Protein merupakan jenis asupan yang penting untuk mendukung metabolisme tubuh. Selain itu, protein juga sangat dibutuhkan untuk menjaga asupan gizi ke otak, memaksimalkan proses regenerasi sel-sel tubuh, serta mendukung pembentukan massa otot. Semua orang membutuhkan asupan protein setiap hari mulai dari ibu hamil, anak-anak, hingga lansia.Asupan vitamin, mineral, dan serat bisa didapatkan dari taoge dan kucai. Taoge ternyata mengandung protein 19% lebih banyak daripada biji kacang hijau. Selain itu, taoge dan kucai juga kaya kandungan serat dan mineral yang penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Kalau Anda menyukai sayuran, Anda bisa meminta jumlah tauge dan kucai lebih banyak ketika menikmati mie celor di Palembang. Di samping itu, Anda juga bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah supaya bisa menggunakan tauge dan kucai dalam jumlah banyak.Kandungan vitamin C dan E pada taoge akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan kulit secara alami. Risiko penyakit kronis seperti kanker, gangguan kepadatan tulang, dan penyakit kardiovaskuler (jantung) dapat diminimalkan.Rekomendasi Tempat Makan Mie Celor di JakartaTernyata saat ini Anda tak harus langsung ke Palembang bila ingin menikmati mie celor. Ada beberapa restoran dan warung makan di kawasan Jakarta yang menyiapkan menu mie celor khas Palembang. Di antara keempat destinasi wisata kuliner berikut ini, manakah yang lebih dahulu akan Anda kunjungi?Martabak Kari Palembang H. Abdoel RazakRestoran khas Palembang yang satu ini memang dikenal dengan menu martabak karinya yang sangat populer. Namun, Anda juga bisa mencicipi mie celor ketika berkunjung ke sini. Seporsi mie celor khas H. Abdoel Razak terdiri dari mie telur, potongan telur rebus, serta siraman kuah kaldu udang yang gurih dan kental. Kalau ingin berkunjung ke tempat wisata kuliner ini, datang saja ke Jl. Biak No. 29 C, Tomang, Grogol, Jakarta Barat.Sari SanjayaSari Sanjaya punya menu andalan legendaris berupa aneka pempek. Namun, restoran khas Palembang ini juga memiliki menu mie celor yang menggugah selera. Uniknya, ada dua pilihan mie celor yang disediakan, yaitu mie celor kuah bening dan mie celor kuah santan. Kalau Anda tidak terlalu menyukai santan, mie celor kuah bening bisa menjadi alternatif menarik. Jangan ragu datang ke Jl. Boulevard Raya Blok QA1 No.8-9, Kelapa Gading, Jakarta Utara bila penasaran dengan mie celor khas Sari Sanjaya.D’RempahTak jauh dari Sari Sanjaya, ada restoran D’rempah yang juga menawarkan sajian mie celor istimewa. Restoran ini berlokasi di Jl. Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ciri khas mie celor D’Rempah terletak pada penambahan potongan daging gulai yang membuat cita rasanya makin sempurna. Mie celor ala D’Rempah juga terbilang istimewa karena disajikan dengan emping dan taburan ebi bubuk. Tekstur kuahnya juga kental dan terasa gurih sehingga semakin nikmat karena disajikan dalam keadaan hangat.Pempek 18 PalembangMeskipun namanya identik dengan pempek, restoran Pempek 18 Palembang juga punya menu makanan istimewa lainnya. Salah satunya adalah mie celor yang gurih dan sedap. Kuah kaldu udangnya menyatu sempurna dengan santan dan terasa segar karena diberi potongan tomat. Bila ingin mencicipi mie celor di tempat ini, Anda bisa berkunjung ke Jl. Dr. Muwardi I No. 16, Grogol, Jakarta Barat.Pempek ChandraAda satu destinasi lagi yang wajib Anda datangi bila ingin menikmati mie celor Palembang yang sedap, yaitu Pempek Chandra. Kedai Pempek Chandra terletak di lantai satu Gedung Chandra, kawasan Glodok, Jakarta barat. Mie celor ala Chandra diberi taburan berupa potongan-potongan udang sehingga rasa dan aromanya semakin istimewa. Selain mie celor, Anda juga bisa menikmati hidangan lain berupa aneka pempek, tekwan, celimpungan, dan mie tahu.Sekarang, Anda pasti makin penasaran dengan kelezatan mie celor Palembang yang menggugah selera. Jika tak sempat pergi ke Palembang atau mengunjungi restoran Palembang di Jakarta, bersiaplah meluangkan waktu untuk membuatnya sendiri di rumah. Mie celor buatan Anda pasti disukai seluruh anggota keluarga.