Kembali ke Inspirasi dan Promo

Peluang Usaha Gorengan Beromzet Jutaan Rupiah

Image Banner

16 March 2020

Bidang bisnis makanan yang tidak pernah mati ialah gorengan. Kudapan ini paling digemari dan dikonsumsi banyak orang karena cocok menjadi lauk atau camilan saat bersantai. Gorengan tidak hanya dinikmati kalangan anak-anak dan remaja, tetapi juga orang dewasa hingga lansia. Oleh karena itu, bisnis makanan ringan aneka gorengan bisa menjadi alternatif tepat bagi Anda yang ingin membuka usaha.

Ada beberapa hal yang patut Anda ketahui sebelum merintis bisnis aneka gorengan agar jajanan jalanan menjadi favorit wisatawan. Yuk simak penjelasan lengkap berikut ini:

1. Menyiapkan Modal Usaha yang Memadai

Banyak orang beranggapan bahwa bisnis makanan ringan yang satu ini tidak membutuhkan modal besar. Bisnis gorengan berskala kecil memang tidak butuh banyak modal. Namun, Anda tentu harus menyiapkan modal yang memadai jika ingin mengembangkan bisnis secara serius. Modal usaha nantinya harus dialokasikan untuk menyiapkan alat dan bahan, menyewa tempat, membayar gaji karyawan, dan berbagai kebutuhan penting lainnya.

2. Menentukan Lokasi yang Strategis

Sama seperti jenis bisnis lainnya, bisnis gorengan juga harus menempati lokasi yang strategis. Pastikan bahwa Anda memilih lokasi bisnis di tempat yang lalu lintasnya ramai, aman, dan seakan tak pernah sepi. Beberapa lokasi yang tepat untuk merintis bisnis gorengan yaitu di sekitar kampus dan sekolah, pusat perbelanjaan, dan kawasan perkantoran. Suasana lokasi bisnis yang ramai akan memperbesar peluang peningkatan omzet bisnis Anda.

3. Menggunakan Alat dan Bahan Berkualitas

Penggunaan alat dan bahan berkualitas harus menjadi prioritas dalam mengembangkan bisnis makanan. Anda harus menyiapkan bujet yang memadai untuk alat-alat dan bahan makanan berkualitas. Pastikan kalau aneka gorengan yang Anda jajakan diproses secara higienis dengan standar baku yang sudah Anda tetapkan sendiri. Beberapa hal penting mengenai kehigienisan yang patut Anda perhatikan antara lain:

  • Proses pengolahan bahan makanan yang bersih.
  • Penggunaan minyak yang bersih dan tidak disaring berkali-kali sampai berubah warna.
  • Peralatan untuk membuat adonan dan menggoreng juga harus selalu bersih.
  • Aneka gorengan yang sudah matang dikemas dalam kemasan yang kandungannya aman untuk makanan.

4. Mempekerjakan SDM yang Dapat Diandalkan

Jangan mengabaikan peran Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bisnis gorengan Anda. Ketika Anda tidak dapat menangani semua urusan sendirian, Anda harus mempekerjakan SDM yang dapat diandalkan sehingga urusan bisnis tetap dapat berlangsung lancar. Jadi, sebaiknya Anda tidak sembarangan memilih pekerja yang akan membantu Anda. Beberapa hal penting yang patut Anda pertimbangkan, yaitu:

  • Memilih SDM yang jujur, teliti, dan cekatan agar dapat dipercaya dalam mengelola bisnis.
  • SDM pilihan Anda harus berpenampilan bersih dan rapi serta ramah kepada para pelanggan.
  • Kedisiplinan juga menjadi hal utama yang harus dimiliki SDM untuk mendukung bisnis Anda.
  • Proses pelatihan SDM harus dilakukan sampai SDM tersebut siap membantu mengelola bisnis.
  • SDM unggulan juga harus cepat tanggap dalam menguasai perkembangan teknologi, misalnya dalam hal menggunakan peralatan masak canggih atau mengoperasikan sistem pembayaran digital.

5. Mengurus Perizinan Usaha Sesegera Mungkin

Banyak pebisnis yang mengabaikan urusan perizinan usaha karena terlalu sibuk mengembangkan bisnis. Padahal, perizinan usaha sangat penting untuk mendukung langkah bisnis Anda selanjutnya. Jika Anda memiliki perizinan usaha, Anda bisa menuntaskan urusan pajak secara mudah. Di samping itu, perizinan usaha akan memperbesar peluang untuk mendapatkan kredit usaha ketika Anda mengajukannya ke bank. Bahkan, rencana mengembangkan bisnis menjadi franchise juga butuh perizinan usaha sebagai salah satu syarat utama.

6. Menentukan Target Penjualan Secara Akurat

Target penjualan bukan hanya tentang pangsa pasar bisnis yang Anda harapkan. Karena pada dasarnya bisnis makanan ringan berupa gorengan bisa menjangkau pangsa pasar dari seluruh kalangan usia. Jadi, Anda juga bisa menerapkan target penjualan lain dalam bentuk omzet harian. Saat baru memulai bisnis, omzet harian Anda tentu masih terbilang kecil. Namun, nilai omzet tersebut patut ditingkatkan seiring dengan berjalannya waktu. Terutama kalau Anda sudah melakukan ekspansi bisnis dengan membuka cabang atau menjalin kemitraan (franchise).

7. Mengandalkan Internet untuk Mendukung Proses Promosi Modern

Bukan bisnis modern namanya jika tidak mengandalkan internet sebagai media promosi.  Selain rasa yang nikmat, membuat bisnis Anda disukai banyak orang satu dari beragam caranya dengan mengandalkan internet sebagai media promosi. Anda bisa memulainya dengan cara membuat akun-akun media sosial secara gratis. Akun media sosial di Instagram, Facebook, dan Youtube biasanya cukup ampuh menarik keingintahuan pengguna internet agar menjadi pelanggan bisnis Anda. Jika sudah memiliki akun media sosial khusus bisnis, selanjutnya Anda bisa melakukan beberapa hal ini:

  • Mengunggah konten-konten promosi bisnis yang menarik tentang produk gorengan Anda.
  • Membuat selingan konten yang masih berkaitan dengan dunia kuliner agar followers Anda tidak mudah bosan.
  • Membagikan informasi promosi di media sosial, misalnya diskon pada momen-momen tertentu.
  • Mengadakan giveaway dengan syarat share post agar brand bisnis Anda semakin populer.
  • Memanfaatkan jasa selebgram dan influencer lainnya untuk mempromosikan bisnis makanan Anda.
  • Mencantumkan banyak testimoni positif tentang kesan-kesan pelanggan terhadap produk bisnis Anda.

8. Melakukan Proses Promosi Konvensional

Walaupun kemajuan teknologi membuat Anda leluasa memanfaatkan internet untuk promosi bisnis, jangan lupa kalau promosi secara konvensional juga tak kalah penting bagi bisnis makanan. Anda bisa melakukannya dengan cara-cara sederhana, yaitu:

  • Membagikan tester kepada calon pelanggan.
  • Menyiapkan brosur dan kartu nama.
  • Mengikuti berbagai pameran untuk meningkatkan omzet sekaligus memperkenalkan brand bisnis Anda.
  • Membuat desain kemasan menarik yang sekaligus bertujuan sebagai media promosi bisnis.

9. Menjalin Relasi yang Baik dengan Para Pelanggan

Bisnis makanan bisa bertahan menghadapi persaingan pasar yang ketat jika mampu menjalin relasi yang baik dengan para pelanggan. Oleh sebab itu, Anda mesti memperhatikan saran, kritik, dan ekspektasi yang disampaikan pelanggan maupun calon pelanggan. Proses bisnis makanan harus dijalankan berdasarkan orientasi terhadap kebutuhan dan selera pelanggan.

Jika Anda berhasil mendapatkan banyak pelanggan loyal, kemungkinan besar bisnis Anda akan berkembang pesat karena proses promosinya dibantu oleh para pelanggan tersebut. Sebab kekuatan promosi mouth to mouth juga tak bisa dianggap remeh dibandingkan strategi promosi lainnya. Sekarang, menjalin relasi yang baik dengan para pelanggan juga tak sulit karena Anda dapat memanfaatkan media sosial. Luangkan waktu untuk membalas komentar, pertanyaan, saran, atau kritik yang disampaikan pengguna media sosial tentang produk bisnis Anda.

10. Merealisasikan Konsep Kemasan yang Tepat untuk Gorengan

Bisnis aneka gorengan tak boleh dianggap remeh dan harus ditekuni secara serius agar bisa menghasilkan keuntungan besar dan lekas populer. Salah satu hal penting yang wajib Anda lakukan adalah merealisasikan konsep kemasan yang tepat. Pastikan bahwa kemasan untuk produk gorengan Anda memenuhi beberapa kriteria, yaitu:

  • Dapat membungkus gorengan secara praktis sehingga tidak mudah tumpah saat dibawa.
  • Bahannya aman untuk makanan (memenuhi standar food grade) dan ramah lingkungan (mudah terurai ketika dibuang).
  • Desainnya unik, menarik, dan menggunakan pilihan warna yang eye catching.
  • Memuat informasi singkat dan kontak bisnis Anda sehingga bisa berfungsi sebagai media promosi.

11. Mengembangkan Inovasi Secara Berkesinambungan

Sama seperti bisnis lainnya, bisnis makanan ringan berupa aneka gorengan juga butuh inovasi berkesinambungan. Jangan malas mencari informasi tentang bisnis kompetitor sejenis supaya Anda bisa memperoleh ide kreatif untuk berinovasi. Anda bisa mewujudkan inovasi dari segi keanekaragaman bahan baku, teknologi yang digunakan, atau strategi penjualan. Produk kuliner baru yang Anda perkenalkan pasti akan menggugah rasa penasaran para pelanggan yang ingin segera mencobanya. Inovasi berkesinambungan akan membuat bisnis makanan Anda tak tertinggal dari para kompetitor.

12. Rekomendasi Produk Istimewa untuk Bisnis Gorengan

Beberapa jenis makanan berikut ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk bisnis gorengan Anda:

  • Bola Ubi

Popularitas bola ubi kopong memang tak perlu diragukan lagi. Camilan bercita rasa manis ini sering disajikan dengan aneka topping seperti gula halus atau susu cokelat bubuk yang istimewa.

  • Pisang Goreng Madu

Membahas tentang bisnis makanan terkenal tentu tak lengkap tanpa menyebut pisang goreng madu. Selain mengandalkan pisang matang yang rasanya manis, penambahan madu membuat cita rasa gorengan ini jadi lebih spesial.

  • Cireng Aneka Rasa

Cireng juga menjadi salah satu jenis gorengan yang disukai semua orang. Kini, varian cireng modern dilengkapi dengan isian aneka rasa seperti keju, kornet, ayam pedas, dan isian menarik lainnya.

  • Pop Chicken (Ayam Gunting)

Jenis camilan yang satu ini sangat populer di Taiwan. Pop chicken atau ayam gunting terbuat dari dada ayam yang dilapisi tepung roti dan digoreng hingga renyah. Untuk melengkapi cita rasa pop chicken buatan Anda, jangan lupa gunakan Knorr Bumbu Perisa Ayam Resep Tradisional Hong Kong. Produk Knorr yang satu ini menggunakan ayam pilihan yang diracik dengan bumbu istimewa ala Hong Kong. Rasa bumbu yang sedap dan menggugah selera pasti bikin pelanggan pop chicken ketagihan.

  • Risol Mayo

Risol kini tak hanya bisa diberi isian berupa potongan kentang dan wortel. Kreasi risol isi mayo bisa menjadi alternatif menarik yang disukai banyak orang. Anda dapat menggunakan mayonnaise Best Mayo Magic supaya isian risol terasa lebih legit dan sedap. Mayonnaise Best Food Mayo Magic cocok untuk hidangan panas karena rasa dan teksturnya tidak berubah hingga suhu 200 derajat Celcius. Untuk melengkapi cita rasa Mayo Magic, Anda juga bisa menambahkan bahan isian lain berupa potongan telur rebus, smoke beef, atau potongan keju cheddar.

  • Tahu Bulat

Tahu bulat adalah alternatif camilan yang tepat untuk Anda yang bosan dengan tahu biasa. Cita rasa tahu bulat sangat gurih dan cocok disantap selagi hangat. Harga camilan ini juga tergolong murah dibandingkan jenis gorengan lain sehingga bisnis tahu bulat dapat membidik target dari semua kalangan usia.

  • Pisang Nugget

Selain pisang goreng madu, ada pisang nugget yang bisa menjadi ide bisnis makanan ringan. Pisang nugget biasanya terbuat dari buah pisang matang yang dihaluskan dan dicampur dengan berbagai bahan lain sebelum dibentuk kotak-kotak kecil dan digoreng. Seporsi pisang nugget biasanya dilengkapi aneka topping seperti parutan keju, selai cokelat, selai matcha, dan topping kekinian lainnya.

  • Tempe Mendoan

Meskipun banyak camilan kekinian yang disukai banyak orang, tempe mendoan tetap bertahan menjadi salah satu primadona. Kelezatan seporsi tempe mendoan hangat yang disajikan dengan sambal kecap memang selalu pas menemani waktu bersantai bersama keluarga.

  • Keripik Tempe

Produk olahan tempe lainnya yang cocok dimanfaatkan untuk bisnis makanan ringan adalah keripik tempe. Tak cuma lezat sebagai camilan, keripik tempe yang dikemas secara apik juga cocok dijadikan oleh-oleh.

  • Mie Lidi Aneka Rasa

Dahulu, mie lidi goreng hanya terdiri dari dua rasa, yaitu rasa asin dan pedas. Namun sekarang pilihan rasanya lebih beragam. Anda bisa merintis bisnis mie lidi aneka rasa dengan variasi rasa kekinian seperti keju, rumput laut, ayam, sapi panggang dan lainnya.

  • Singkong

Singkong merupakan makanan khas Indonesia. Anda bisa menjadikan singkong menjadi ladang emas yang menjanjikan. Jika diolah dengan baik, singkong bisa menjadi makanan yang sangat lezat, bergizi, dan mengenyangkan. Anda bisa membuat jajanan gorengan berbahan dasar singkong menjadi lezat dan mendunia dengan mengolahnya menjadi brownies singkong, skotel singkong, keripik singkong, dan baca selengkapnya di sini.

 Tak pernah ada kata terlambat untuk merintis bisnis makanan ringan. Jadi, mari mewujudkan rencana bisnis yang sudah Anda rancang. Aneka gorengan bisa diandalkan sebagai produk utama yang repeat order­-nya tinggi karena disukai semua orang. Selamat berbisnis!


Berita Lainnya

Perbedaan Nasi Goreng Jawa dengan Nasi Goreng Lainnya

Oct 14, 2019

Perbedaan Nasi Goreng Jawa dengan Nasi Goreng Lainnya

Variasi nasi goreng di seluruh dunia memang sangat beragam, termasuk di Indonesia. Penggunaan bumbu dan bahan yang berbeda saja memberikan cita rasa, warna, dan tekstur berbeda pada nasi goreng, sehingga tiap variasi nasi goreng tampil unik dan lezat. Salah satu sajian nasi goreng yang populer di Indonesia adalah Nasi Goreng Jawa atau dikenal juga sebagai nasi goreng kampung. Seperti apakah bumbu Nasi Goreng Jawa yang membedakannya dengan jenis nasi goreng lain dari Indonesia? Faktor apa lagi yang membentuk ciri khas dari Nasi Goreng Jawa? Cara membuat Nasi Goreng Jawa tentu tidak jauh berbeda dengan jenis nasi goreng lainnya. Tapi ada beberapa hal yang membuat Nasi Goreng Jawa tampil unik di antara berbagai variasi nasi goreng di Indonesia, di antaranya: 1. Bumbu dasar Ciri khas bumbu Nasi Goreng Jawa adalah penggunaan sambal ulek sebagai bumbunya. Jadi, Nasi Goreng Jawa mengandalkan bahan-bahan seperti cabai, baik cabai merah maupun cabai rawit, serta bawang merah dan bawang putih untuk memberikan rasa pedas yang sedap. Selain itu, Nasi Goreng Jawa juga mendapatkan cita rasa khasnya dari penambahan terasi dan kemiri sebagai salah satu bumbu dasar. Rasa gurih dari bahan-bahan ini kemudian diseimbangkan dengan penambahan bango kecap manis yang memberikan rasa manis. Kecap asin juga bisa ditambahkan untuk memperkaya rasa nasi goreng.   2. Warna Karena penggunaan cabai segar serta kecap manis dalam bumbu dasarnya, Nasi Goreng Jawa biasanya memiliki warna merah kecokelatan. Tapi tiap daerah di Jawa memiliki warna nasi goreng yang sedikit bervariasi, misalnya Nasi Goreng Jawa Tengah biasanya memiliki warna merah agak muda, sedangkan Nasi Goreng Kampung dari Yogyakarta memiliki warna merah tua. Warna merah kecoklatan dimiliki oleh nasi goreng dari Surabaya.   3. Isian Banyak bahan yang bisa Anda tambahkan dalam sajian Nasi Goreng Jawa, di antaranya adalah ikan teri atau ikan bilis goreng, ayam kampung yang disuwir, tauge, babat goreng, serta irisan kol dan sawi hijau. Telur mata sapi atau irisan telur dadar juga bisa jadi isian Nasi Goreng Jawa yang lezat.   4. Aroma Yang membuat aroma Nasi Goreng Jawa menjadi begitu sedap dan khas adalah penambahan terasi pada bumbu Nasi Goreng Jawa. Tapi sebelum menambahkan terasi pada Nasi Goreng Jawa, terasi harus dibakar hingga matang terlebih dahulu. Langkah ini sangat penting dan tidak boleh dilewatkan demi mendapatkan rasa dan aroma terasi yang lebih mantap.   5. Cara masak Salah satu ciri khas Nasi Goreng Jawa adalah cara memasaknya yang memanfaatkan anglo alias tungku tanah liat yang dipanaskan dengan kayu atau arang. Memang tidak semua Nasi Goreng Jawa diolah dengan anglo, tetapi Nasi Goreng Jawa yang otentik memang dimasak dengan anglo, sehingga aroma nasi goreng jadi semakin sedap dan membangkitkan selera.   6. Penyajian Bahan apa saja yang digunakan untuk menghias Nasi Goreng Jawa dalam penyajiannya? Nasi goreng Jawa biasanya disajikan bersama potongan tomat segar, mentimun segar, dan daun kol. Kerupuk udang, acar, serta sate jeroan juga sering disajikan bersama Nasi Goreng Jawa. Bahan-bahan tersebut merupakan bahan yang paling umum digunakan untuk menghias Nasi Goreng Jawa. Namun, tentu saja Anda bisa memilih menggunakan bahan tambahan lainnya.   Nasi goreng sangat populer karena mudah disiapkan dan mudah dikreasikan. Karenanya, nasi goreng bisa dinikmati saat sarapan, makan siang, atau makan malam. Apakah Nasi Goreng Jawa merupakan jenis nasi goreng kesukaan Anda? Bila tidak, lalu nasi goreng apa yang paling keluarga Anda sukai? Sumber: batam.tribunnews.com/2017/12/13/simak-rahasia-membuat-nasi-goreng-jawa-gurih-dan-lezatfood.detik.com/info-kuliner/d-3314762/nasi-goreng-indonesia-punya-bumbu-dan-rasa-yang-khasselerasa.com/resep-dan-cara-membuat-nasi-goreng-jawa-spesial-pedas-yang-enakgoodnewsfromindonesia.id/2016/09/21/apa-saja-macam-macam-nasi-goreng-di-indonesiaidntimes.com/food/dining-guide/putriana-cahya/7-nasi-goreng-khas-indonesia-yang-paling-populer-1/fullliputan6.com/lifestyle/read/3682599/cara-membuat-nasi-goreng-kampung-sederhana-yang-jadi-favorit-banyak-orangtheboxsceneproject.org/resep-nasi-goreng-jawa/

Uniknya Sate Ambal Bumbu Tempe, Kuliner Khas Kebumen

Nov 11, 2019

Uniknya Sate Ambal Bumbu Tempe, Kuliner Khas Kebumen

Biasanya bumbu apa yang jadi pilihan Anda sebagai pendamping lezat saat menikmati sate? Apakah bumbu kacang atau bumbu kecap? Ternyata ada pilihan bumbu sate lezat lain yang tersedia, yaitu bumbu tempe. Bumbu sate yang unik ini bisa ditemukan dalam sajian sate Ambal, sajian khas Kebumen, Jawa Tengah. Nama ‘Ambal’ itu sendiri merupakan nama sebuah daerah di Kebumen, yaitu kecamatan Ambal. Daerah itulah yang menjadi pelopor sate Ambal, tepatnya di Warung Pak Kasman Asli. Pak Kasman sebagai pemilik warung sate adalah cucu dari Pak Samikin, pencipta sate Ambal. Sampai saat ini, sate Ambal Pak Kasman tetap jadi sajian yang dicari masyarakat, baik masyarakat lokal maupun mereka yang datang dari luar daerah. Keistimewaan sate Ambal adalah bumbunya yang terbuat dari tempe yang dihaluskan. Cara membuatnya, tempe direbus bersama cabai rawit, cabai merah, dan bawang putih hingga matang. Perpaduan tempe dan bumbu ini memberikan rasa yang gurih dan sedikit pedas. Setelah itu, rebusan tempe ini dihaluskan dalam blender lalu dimasak hingga agak mengental, tetapi jangan terlalu kental. Biasanya bumbu sate Ambal ini memang agak encer. Setelah siap, tambahkan kecap manis, lalu bumbu sate lezat pun siap. Tentu saja, bumbu sate yang lezat harus dilengkapi dengan sajian sate yang nikmat pula. Kelezatan sate Ambal datang dari berbagai bumbu yang digunakan untuk merendam sate sebelum dibakar. Bumbu rendaman ini terbuat dari bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, kunyit, ketumbar, merica putih, gula merah, dan garam yang dihaluskan. Bila mau, Anda juga bisa menambahkan pala dan jintan di dalam bumbu rendaman ini. Bumbu halus ini kemudian dicampur dengan kecap manis dan minyak goreng, lalu digunakan untuk merendam sate selama sekitar 1 jam. Aslinya, daging ayam bahkan direndam hingga 2-5 jam hingga bumbu benar-benar meresap dan daging ayam menjadi lebih empuk dan lembut. Setelah direndam, sate pun siap dibakar seperti biasa. Bumbu rendaman ini juga bisa dioleskan pada saat sate sedang dibakar sehingga sate menjadi semakin harum dan bumbunya semakin meresap. Bumbu yang digunakan untuk merendam sate Ambal perannya sangat besar bagi kelezatan sate Ambal. Berkat rendaman dari berbagai campuran bumbu ini, sate Ambal tetap terasa nikmat, bahkan bila dimakan tanpa teman bumbu sate yang terbuat dari tempe. Tapi, tentu saja bumbu sate Ambal ini tak boleh terlewat Anda nikmati. Rasa gurih dan legit dari tempe dan perpaduan bumbu lainnya akan memperkaya sajian sate Ambal. Lengkapi dengan ketupat yang empuk maka Anda pun mendapatkan sajian yang nikmat dan mengenyangkan. Ragam kuliner Indonesia memang tak diragukan lagi. Siapa yang menyangka kalau tempe bisa diolah jadi bumbu sate yang unik? Karena keunikannya, sate Ambal jelas menarik untuk dicoba. Sate Ambal memang jadi kuliner khas yang dicari pendatang yang singgah di Kebumen. Di Ambal yang menjadi daerah asalnya, warung sate Ambal bisa ditemukan dengan mudah, berjejer di kiri dan kanan jalan. Salah satu yang paling terkenal memang warung Sate Pak Kasman, tapi warung sate yang lainnya juga siap menyajikan sate Ambal yang lezat. Namun, sepertinya sate Ambal memang masih belum sepopuler jenis sate lain, terutama sate Madura atau sate Padang yang bisa ditemukan dengan mudah di berbagai kota. Padahal sate Ambal juga memiliki penggemar setia yang tidak sedikit. Apakah Anda merupakan salah satu penggemar sate Ambal?

Uniknya Sate Matang khas Aceh yang Menggoda Selera

Mar 17, 2020

Uniknya Sate Matang khas Aceh yang Menggoda Selera

Indonesia memang tidak kekurangan ragam sajian sate. Bahkan, bisa dibilang hampir semua daerah di Indonesia memiliki jenis sajian sate-nya sendiri, dengan keunikan yang datang dari budaya dan kebiasaan lokal. Menurut peneliti senior Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas Gajah Mada, Murdjiati Gardjito, Indonesia memiliki 252 jenis sate. Dari seluruh jumlah tersebut, baru 175 jenis sate yang telah ditelusuri asalnya. Karena itu, tak mengherankan kalau ada jenis sate yang belum pernah Anda kenal atau cicipi sebelumnya, terutama bila sate tersebut berasal dari luar daerah asal Anda. Contohnya saja Sate Matang dari Aceh yang belum terlalu dikenal masyarakat awam sebaik jenis sate lain seperti Sate Maranggi, Sate Madura, dan lain-lain. Padahal Sate Matang memiliki banyak keunikan yang membuatnya menjadi sajian yang lezat, lho.Sajian sate khas dari Aceh ini memang memiliki nama yang unik. Toh, semua jenis sate memang sebaiknya diolah hingga matang agar bisa dinikmati dengan aman, bukan? Lalu mengapa jenis sate ini diberi nama Sate Matang? Ternyata kata 'Matang' pada nama Sate Matang bukan menunjukkan tingkat kematangan potongan daging pada sate, melainkan menunjukkan asal sate ini, yaitu dari kota Matang Geuleumpang Dua, Kabupaten Bireuen, Aceh. Kota inilah yang menjadi kota kelahiran Sate Matang hingga popularitasnya meningkat pada tahun 90-an.Kini, Sate Matang tidak hanya bisa dijumpai di Aceh saja, tapi juga di beberapa kota besar lain di Indonesia. Namun, masih ada orang yang belum pernah mencoba Sate Matang khas Aceh. Padahal pada tahun 2013 lalu Sate Matang telah menjadi salah sajian dari Indonesia yang terdaftar di UNESCO sebagai kuliner warisan dunia. Sebagai orang Indonesia, tentu kita juga harus mengenal dan mencicipi sajian lezat ini, bukan?Apa yang membuat Sate Matang begitu disukai? Salah satu hal yang menjadi keistimewaan Sate Matang dan membedakannya dengan sajian sate yang lain adalah cara penyajiannya. Bila jenis sate lainnya hanya dihidangkan bersama bumbu kacang, maka Sate Matang biasanya disajikan bersama nasi dan kuah soto yang diberi isian potongan daging dan kentang. Perpaduan kuah soto hangat yang gurih dengan bumbu kacang yang manis serta daging sate yang empuk inilah yang membuat Sate Matang begitu istimewa dan dicintai penggemarnya.Untuk benar-benar memahami kelezatan Sate Matang, simak elemen sate Matang yang perlu Anda ketahui.Subheader Image 11. Sate MatangSate Matang biasanya dibuat menggunakan daging kambing. Namun, karena daging kambing relatif mahal, maka dibuat pula Sate Matang yang menggunakan daging sapi. Agar daging terasa sedap dengan bumbu yang meresap, daging yang sudah dipotong-potong ditumis dulu dengan bumbu halus yang terdiri dari ketumbar, bawang merah, bawang putih, serai, jahe, lengkuas, kemiri, kunyit, garam, dan gula merah. Anda juga bisa menambahkan Knorr Bumbu Pelezat Ayam Rostip pada bumbu halus ini untuk memberikan aroma bawang putih yang lebih kuat, sehingga sate terasa lebih harum saat dibakar.Selain ditumis dengan bumbu, beberapa penjual Sate Matang khas Aceh menyarankan agar potongan daging dibiarkan terendam dalam bumbu selama beberapa jam untuk memastikan bahwa bumbu benar-benar meresap dengan baik. Perlu diingat, daging kambing atau daging sapi yang diolah untuk Sate Matang biasanya dipotong dengan ukuran tidak terlalu besar, sehingga bumbu lebih mudah meresap. Setelah direndam selama beberapa saat, barulah potongan daging ditusuk dengan tusuk sate dan dibakar hingga matang. 2. Bumbu kacangBumbu kacang Sate Matang tidak hanya terasa manis, tapi juga kaya rasa berkat berbagai rempah yang digunakan untuk membumbuinya. Rempah yang digunakan dalam bumbu kacang Sate Matang merupakan bahan seperti bawang putih, daun salam, daun jeruk, daun pandan, kayu manis, sereh, gula merah, gula, dan cabai. Bahan-bahan ini dihaluskan dan ditumis hingga harum, lalu dimasak bersama santan dan kacang tanah yang telah digoreng dan dihaluskan. Setelah dimasak hingga mengental dan berminyak, tambahkan Bango Kecap Manis untuk menambah rasa dan warna bumbu kacang. 3. Kuah SotoKuah soto yang gurih merupakan elemen penting dalam sajian Sate Matang. Kuah soto ini biasanya merupakan kaldu dari tulang kambing atau tulang sapi yang direbus bersama bumbu halus yang terdiri dari ketumbar, bawang merah, bawang putih, jahe, serai, lengkuas, kemiri, kunyit, gula merah, dan garam. Santan juga ditambahkan dalam kuah soto Sate Matang, sehingga kuah soto terasa lebih kental dan gurih. Penambahan rempah seperti kapulaga, kayu manis, serta herba seperti daun bawang, daun jeruk, daun salam, dan daun pandan pun bisa Anda lakukan agar kuah soto semakin harum dan lezat. Bila suka, Anda bisa menambahkan potongan kentang dan daging kambing ke dalam kuah soto ini. Setelah kuah soto matang, Anda bisa menikmatinya bersama sate serta bumbu kacang dan nasi. Selain ketiga elemen di atas, sepiring nasi putih juga dihidangkan agar sajian lebih mengenyangkan. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk menikmati seporsi Sate Matang yang tersaji di depan kita? Cara menikmatinya tentu terserah Anda. Tapi konon ada 2 cara yang mesti Anda coba, yaitu:1. Cara pertama menikmati Sate Matang adalah dengan cara mencampur kuah soto dengan bumbu kacang. Setelah itu, masukkan daging sate yang sudah dilepas dari tusukannya ke dalam campuran kuah dan bumbu kacang ini. Aduk hingga campuran kuah dan bumbu kacang melumuri potongan daging dengan merata, lalu santap bersama nasi putih hangat. Perpaduan rasa gurih dari kuah soto dan rasa manis dari bumbu kacang membuat sajian ini begitu nikmat!2. Cara kedua yang bisa Anda coba juga saat menikmati Sate Matang adalah dengan cara menyiram nasi putih dengan kuah soto, lalu cocolkan sate ke dalam bumbu kacang. Kemudian nikmati daging sate yang berlumur bumbu kacang dengan nasi putih yang telah diguyur dengan kuah soto yang gurih. Hangatnya kuah soto yang berpadu dengan potongan daging yang gurih dan manis dijamin mantap!Ingin mencoba mencicipi kenikmatan Sate Matang? Kuliner lezat ini kini merupakan hidangan yang diburu oleh wisatawan yang berkunjung ke Aceh. Beberapa restoran di Aceh yang populer berkat Sate Matang yang mereka sajikan adalah:Subheader Image 21. Sate Matang ApalehRestoran Sate Matang Apaleh milik Bapak Muhammad Saleh ini sudah dirintis sejak awal tahun 1990-an. Saat mulai berjualan sate, Pak Saleh hanya menjual Sate Matang dari gerobaknya. Kini, dia sudah berjualan di 11 ruko yang berderet di lokasi yang sama, yaitu di Keude (Pasar) Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh. Menurut Pak Saleh, dulu dia hanya menyiapkan sate dengan 5 kg daging sapi per hari. Kini, dia menyembelih 2 ekor sapi setiap hari untuk menyiapkan Sate Matang jualannya.Setiap hari, restoran Sate Matang Apaleh ini tidak pernah sepi, walaupun lokasinya tidak terletak di pusat kota Banda Aceh. Lokasi restoran Sate Matang Apaleh ini sebenarnya cukup strategis, karena berada di jalur sibuk di lintas Banda Aceh-Medan. Itulah sebabnya banyak penumpang bis dan truk yang melintas di jalan ini dan singgah di restoran Sate Matang Apaleh. 2. Warung D’WanWarung D’Wan merupakan salah satu warung Sate Matang yang populer di Banda Aceh. Warung sate yang berlokasi di Jl. T Imum Lueng Bata, Banda Aceh, ini telah buka sejak lebih dari 23 tahun yang lalu. Di warung ini, 1 porsi Sate Matang yang terdiri dari 10 tusuk sate, bumbu kacang, kuah soto, dan nasi bisa Anda dapatkan dengan harga Rp 25.000,- saja. Bumbu rempah seperti bunga lawang, merica, cengkeh, kapulaga, dan bumbu rahasia lainnya digunakan untuk membumbui Sate Matang di Warung Sate D'Wan, sehingga aroma sate yang sedang dibakar saja sudah cukup mengundang orang yang lewat untuk singgah di warung ini. Agar lebih segar, pesan juga jus timun atau timun serut di warung ini untuk menemani sajian Sate Matang.3. Sate Matang Yakin RasaWarung Sate Matang memang tidak sulit dicari di Banda Aceh. Salah satu warung sate di Banda Aceh yang menyajikan Sate Matang adalah Warung Sate Yakin Rasa. Saat menunggu pesanan Sate Matang di warung ini, jangan bingung bila Anda mendengar juru masak yang sedang membakar sate meletakkan botol kecap dengan cara dibanting ke atas meja. Menurut si juru masak, tidak ada alasan khusus dari cara meletakkan botol kecap ini. Menurutnya, hal tersebut hanya dia lakukan untuk menarik pengunjung saja. Apapun alasannya, yang pasti Warung Sate Yakin Rasa ini menyajikan Sate Matang yang lezat dan patut dicoba.4. Jambo KupiWarung yang menjual Sate Matang memang lebih mudah dicari di wilayah asalnya, yaitu di Aceh. Tapi bukan berarti Anda tidak bisa menemukan warung Aceh di Jakarta yang menjual Sate Matang. Salah satu restoran Aceh di Jakarta yang menyediakan Sate Matang adalah Jambo Kupi yang terletak di Pasar Minggu. Selain Sate Matang, Jambo Kupi juga menyediakan masakan khas Aceh lainnya seperti Kari Bebek, Rujak Aceh, dll. Saat ini, popularitas Sate Matang khas Aceh memang belum terlalu besar, terutama di daerah di luar Sumatera dan Aceh. Namun, potensi Sate Matang untuk jadi sajian yang disukai banyak orang jelas sangat besar. Nyatanya, orang Indonesia menyukai sajian sate dan sajian soto. Sate Matang bisa memberikan kedua hal tersebut secara sekaligus pada penikmatnya. Selain itu, rempah yang digunakan untuk membumbui Sate Matang memang cocok dengan lidah orang Indonesia yang menyukai hidangan yang kaya rasa.Popularitas Sate Matang yang meningkat pesat di Aceh pada tahun 1990-an menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia memang menyukai sajian sate yang unik ini. Bila sudah dicicipi, Sate Matang pasti akan mencuri hati penikmatnya. Sayangnya, belum banyak restoran di luar Aceh yang menyediakan sajian sate ini. Jadi, apakah Anda berminat mencoba menjadikan Sate Matang sebagai salah satu menu andalan Anda?

Pindang Patin khas Palembang, Alternatif Makanan di Musim Hujan

Mar 17, 2020

Pindang Patin khas Palembang, Alternatif Makanan di Musim Hujan

Palembang adalah salah satu kota besar di tanah air yang terkenal dengan kekayaan kulinernya. Saat mengunjungi Palembang, jangan lupa mencicipi pindang patin yang istimewa. Menu yang satu ini memang selalu bikin penasaran dan cocok disantap di musim hujan.Ingin tahu fakta menarik seputar olahan ikan pindang patin ala Palembang? Inilah ulasan selengkapnya!Palembang Punya Banyak Olahan PindangSebenarnya bukan hanya pindang patin saja yang bisa Anda temui di Palembang. Ibu kota Sumatera Selatan ini punya banyak menu olahan pindang, misalnya pindang tulang, pindang ikan baung, pindang gabus, hingga pindang telur ikan. Namun, olahan pindang patin merupakan salah satu yang paling spesial karena ikan patin adalah komoditas andalan Palembang. Itulah sebabnya Anda tak boleh melewatkan kesempatan mencicipi pindang patin ketika berada di Palembang. Meskipun ikan patin dikenal lebih amis dibandingkan ikan air tawar lainnya, resep pindang khas Palembang bisa membuat olahan ikan tersebut terasa gurih, pedas, manis, dan bebas bau amis.Panduan Memilih Ikan Patin untuk PindangProses pemilihan ikan patin untuk pindang harus dilakukan secara cermat agar cita rasa pindang semakin sempurna. Kalau Anda berencana membuat pindang patin sendiri di rumah, pastikan bahwa Anda memperhatikan beberapa kriteria berikut ini:Ikan patin berukuran cukup besar, sisiknya masih melekat kuat, dan berwarna mengkilap.Mata ikan patin masih jernih, tidak merah dan tidak rusak.Tekstur ikan masih kenyal dan tidak berlendir.Insang ikan berwarna merah cerah, tidak pucat.Aroma ikan patin segar tidak terlalu amis atau berbau busuk.Bagian-Bagian Ikan Patin yang Diolah Jadi PindangIkan patin berukuran besar bisa dibagi menjadi beberapa bagian saat dipindang, yaitu bagian kepala, tengah, dan ekor. Kalau Anda tak ingin repot menyantap pindang ikan yang tulangnya banyak, Anda bisa menikmati bagian tengahnya. Namun, bagian kepala juga memiliki kenikmatan istimewa karena terdiri dari lemak yang gurih. Kepala patin paling sedap bila diseruput bersama kuah yang masih hangat meskipun bagian dagingnya terbilang sedikit.Rasa masakan ikan pindang patin ala Palembang yang gurih, asam, dan segar memang paling cocok disantap saat musim hujan. Selain memuaskan lidah, daya tahan tubuh pun terjaga karena mendapat asupan gizi seimbang. Jadi, kapan Anda berencana membuat pindang patin Palembang sendiri di rumah?