Kembali ke Inspirasi dan Promo

Nasi Goreng Mawut Khas Malang

Image Banner

14 October 2019

Mau makan nasi goreng atau mie goreng? Kalau bingung, santap saja keduanya! Salah satu sajian nasi goreng khas Indonesia, yaitu Nasi Goreng Mawut, memadukan kelezatan nasi goreng dan mie goreng dalam satu sajian. Namanya yang unik memang menunjukkan keistimewaan sajian nasi goreng ini. Bayangkan saja, mie basah ditambahkan dalam nasi goreng bersama kol, sayuran, dan suwiran daging ayam. Bahan-bahan lain seperti sosis, daun bawang, atau bahan lan kesukaan Anda juga bisa Anda tambahkan. Pasti mengenyangkan, bukan?

Nasi Goreng Mawut adalah sajian nasi goreng yang dikenal juga sebagai Nasi Goreng Magelangan. Ada sumber yang mengatakan nasi goreng ini merupakan sajian khas Malang, tapi ada juga sumber yang menyebutkan Magelang sebagai kota asal sajian ini. Yang pasti, nasi goreng ini memang berasal dari Jawa, karena memiliki gaya yang mirip dengan Nasi Goreng Jawa. Bumbu yang digunakan pun serupa dengan bumbu Nasi Goreng Jawa, yaitu bawang putih, bawang merah, cabai, dan terasi. Pembeda utama antara Nasi Goreng Mawut dengan Nasi Goreng Jawa adalah penambahan mie basah yang membuat sajian nasi goreng menjadi semakin unik dan menarik.

Ingin mencoba membuat Nasi Goreng Mawut sendiri? Walaupun relatif mudah, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat membuat Nasi Goreng Mawut, di antaranya:

1. Pilih mie yang tepat

Mie yang digunakan dalam Nasi Goreng Mawut biasanya adalah mie basah. Untuk memilih mie yang berkualitas dan aman dikonsumsi, pilih mie dengan warna kuning yang tidak terlalu terang. Warna kuning pucat justru menunjukkan bahwa tidak mengandung pewarna tambahan. Pastikan pula mie masih segar dan tidak berlendir ataupun berbau. Sebagai alternatif, Anda bisa menggantikan mie basah dengan mie bulat atau mie telur.

2. Olah mie dengan benar

Sebelum diolah bersama-sama dengan bahan nasi goreng lainnya, mie memang harus dimasak terlebih dulu. Bila Anda menggunakan mie basah, mie cukup diseduh dengan air panas selama beberapa saat. Sedangkan kalau Anda menggunakan mie telur kering, rebus dulu mie selama beberapa menit hingga melunak. Ingat, Anda tidak perlu memasak mie hingga matang, karena mie masih akan dipanaskan lagi bersama bahan nasi goreng lainnya. Bila mie sudah matang saat diolah dengan bahan nasi goreng lainnya, mie akan jadi terlalu lembek.

3. Jangan terlalu banyak menambahkan mie

Rasio jumlah nasi dan mie yang Anda olah untuk membuat Nasi Goreng Mawut harus sesuai. Sajian yang Anda siapkan adalah nasi goreng, dan bukan mie goreng. Jadi jangan terlalu banyak menambahkan mie, ya. Perkiraan rasio yang tepat adalah sekitar 100 gram mie untuk tiap 2 piring nasi putih.

Masalah yang paling umum terjadi bila Nasi Goreng Mawut diolah dengan cara yang salah adalah mie yang terlalu matang, sehingga menjadi lembek saat disajikan dalam nasi goreng. Namun, masalah ini bisa Anda hindari dengan mengikuti tips di atas.

Setelah mengetahui tips-tips di atas, Anda siap membuat Nasi Goreng Mawut nan nikmat di rumah. Cara membuatnya tidak jauh berbeda dengan cara membuat nasi goreng lain, kok. Bumbu halus yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, terasi, dan cabai ditumis hingga harum. Setelah itu, masukkan bahan-bahan nasi goreng seperti suwiran ayam, daun bawang, sawi, telur, nasi, dan mie. Jangan lupa tambahkan bumbu tambahan yang akan menyedapkan sajian nasi goreng, seperti Bango Kecap Manis. Nasi Goreng Mawut pun tersaji dengan mudah. Selamat mencoba!

 Reference:

  • pekanbaru.tribunnews.com/2016/10/04/nasi-goreng-mawut-adanya-hanya-di-indonesia
  • kooliner.com/blog/menikmati-nasi-goreng-mawut-khas-malang/
  • sajiansedap.grid.id/read/101864616/resep-nasi-goreng-magelangan-enak-campuran-mi-dan-nasi-yang-mantap-untuk-sarapan?page=all
  • blueband.co.id/tips/ingin-makan-mie-dan-nasi-goreng-buat-saja-nasi-goreng-mawut/

 

 


Berita Lainnya

Soto Mie Khas Bogor yang Menggugah Selera

Oct 14, 2019

Soto Mie Khas Bogor yang Menggugah Selera

Kita semua tentu sudah sangat hafal dengan makanan bernama soto, bukan? Hampir semua orang mengenal soto. Kita sangat mudah menjumpai pedagang soto di pinggir trotoar jalanan. Dan kita juga bisa dengan mudah mengenali pedagang soto keliling. Lagipula varian soto juga banyak dijajakan. Soto mie salah satunya.Lantas apa yang membedakan soto mie dengan jenis soto lainnya? Kuliner satu ini dipercaya berasal dari Bogor. Rasanya gurih, dengan sedikit aksen pedas. Sebagai salah satu dari sekian banyak opsi menu sarapan, soto mie bogor bisa Anda jadikan pilihan utama. Tapi jangan salah, makanan ini juga cocok dimakan di waktu apapun, baik malam, siang, maupun pagi.Karena rasanya pula banyak orang menyukai soto mie khas Bogor. Jadi, jangan lupa mencicipi menu satu ini ketika Anda berkunjung ke Bogor. Ada lima hal spesial yang membuat makanan itu sangat disukai:1. Menggunakan mie kuningSebetulnya soto mie menggunakan dua jenis mie, yakni mie putih dan mie kuning. Namun, rasa soto yang menggunakan mie kuning jauh lebih gurih dibandingkan dengan soto yang menggunakan mie putih. Kalau Anda berkunjung ke Bogor, Anda wajib mencicipi soto mie dengan kuah berwarna kuning.Biasanya kuah soto yang berwarna kuning memiliki rasa yang jauh lebih gurih dibandingkan soto dengan kuah berwarna bening. Ini dikarenakan kuah soto berwarna kuning mengandung lebih banyak rempah dan bumbu yang membuat rasanya jauh lebih kaya dibanding soto jenis lain.2. Menggunakan daging kikilPenggemar jeroan tentu takkan menolak bila ada soto dengan isi jeroan. Diantara banyak jenis jeroan, daging kikil menciptakan rasa soto yang diperkaya dengan tekstur daging yang kenyal. Cocok untuk disantap di pagi hari. Kalau beruntung, di Bogor Anda bisa menemukan soto mie dengan isi yang penuh dengan jeroan.3. Tambahan risolSatu tambahan yang membuat rasa soto mie tambah gaya. Gorengan risol sebagai pelengkap soto membuat rasanya tambah lebih kaya dibanding jenis soto lain. Penyuka menu makanan yang kaya dengan variasi dan isi pasti akan mudah menyukainya. Bayangkanlah diri Anda menyantap semangkuk soto, kemudian mendapat rasa tambahan yang renyah dan gurih ketika menggigit sepotong kecil risol. Tentu menyenangkan!4. Tambahan daging yang beragamKekhasan soto mie juga bisa dilihat dari pemakaian daging sapi. Namun, bagi yang tidak terlalu menyukai daging sapi, ada juga opsi lain, yakni soto dengan daging ayam. Dengan varian daging yang beragam, soto mie jadi sebuah opsi menu sarapan yang menyenangkan.5. Sayur yang bervariasi (lobak, kentang, tomat, dan daun bawang) Lobak, tomat, dan kentang wajib ada di dalam semangkuk soto. Tujuannya adalah untuk menyeimbangkan kolesterol yang menumpuk di dalam tubuh. Dari segi rasa, bahan-bahan tersebut juga membantu Anda mendapatkan rasa yang jauh lebih kaya dari semangkuk soto mie.Dengan rasanya yang kaya, soto mie menyenangkan untuk dipilih sebagai makanan utama. Lebih jauh lagi, menu satu ini juga mudah dibuat di rumah. Kalau Anda berniat membuatnya di rumah, jangan lupa gunakan Royco penyedap rasa sapi supaya rasanya lebih nendang.Royco penyedap rasa sapi mengandung bahan-bahan terpilih yang menjadikan masakan Anda lebih lezat dan gurih. Semangkuk soto mie dengan Royco akan membuat keluarga lebih bersemangat menyantap hidangan enak yang Anda siapkan untuk keluarga tercinta. Reference: pegipegi.com/travel/soto-mie-bogor-kuliner-gurih-khas-kota-hujan-yang-menggoyang-lidah/indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/colenak-eksotisme-peuyeum-bakar-dari-tanah-parahyangantravelblog.id/soto-mie-bogor-enak-dan-cocok-untuk-makan-siang/resepkoki.id/resep-soto-mie-bogor/     

Mengenal Sate Maranggi Lebih Dekat Khas Purwakarta

Mar 16, 2020

Mengenal Sate Maranggi Lebih Dekat Khas Purwakarta

Variasi sajian sate di Indonesia memang sangat beragam. Tiap jenis sate memiliki kelezatan tersendiri yang datang dari jenis daging, bumbu bakar sate, hingga cara memasak sate yang berbeda-beda. Dari sekian banyak jenis sate yang ada di Indonesia, bisa dibilang Sate Maranggi termasuk jenis sate yang paling populer.Popularitas Sate Maranggi bahkan semakin mendunia ketika sate ini menjadi sajian yang dinikmati oleh Presiden Jokowi dalam sebuah pertemuan dengan para CEO di Korea Selatan pada tahun 2016 lalu. Kelezatan Sate Maranggi memang cocok dengan lidah dan selera siapa saja. Terbukti pula dengan terpilihnya Sate Maranggi sebagai salah satu makanan terenak menurut Kemenparekraf pada 14 Desember 2012 lalu. Selain itu, Sate Maranggi juga terpilih menjadi satu dari 8 jajanan kaki lima favorit versi CNN. Tak perlu lagi meragukan kelezatan dan popularitas Sate Maranggi, bukan? Sebenarnya apa yang membuat Sate Maranggi begitu lezat dan istimewa? Lalu, darimana asal usul Sate Maranggi hingga akhirnya menjadi sajian khas di Indonesia?ASAL-USUL SATE MARANGGISate Maranggi dikenal sebagai kuliner khas yang berasal dari Purwakarta. Menurut sejarah, Sate Maranggi memiliki filosofi "Tiga Daging Setusuk" yang melambangkan Tri Tangtu, yaitu tekad, ucap, dan tindakan dalam bahasa Sunda. Itu sebabnya tiap tusuk Sate Maranggi terdiri dari 3 potongan daging berukuran besar. Namun, jika kita mencari tahu tentang sejarah Sate Maranggi, ternyata ada berbagai kisah berbeda yang sama-sama diklaim sebagai asal-usul Sate Maranggi.Kisah yang pertama menyebutkan bahwa Sate Maranggi merupakan hasil asimilasi budaya Indonesia dan Tiongkok. Menurut Chef Haryo Pramoe, Sate Maranggi dibawa oleh pendatang dari Cina yang menetap di daerah Jawa Barat. Awalnya, Sate Maranggi dibuat dengan daging babi. Namun ketika ajaran Islam masuk, Sate Maranggi pun tak lagi menggunakan daging babi, melainkan digantikan dengan daging sapi. Sejarah Sate Maranggi ini bisa dilihat dari bumbu rempah Sate Maranggi yang sama dengan bumbu yang digunakan pada dendeng babi dan dendeng aya, yang dijual di Cina.Sedangkan, kisah yang kedua menyatakan bahwa Sate Maranggi asli berasal dari Indonesia. Menurut Dedi Mulyadi, budayawan Sunda, nama ‘Maranggi’ didapat dari penjual Sate Maranggi pada jaman dahulu yang bernama Mak Ranggi. Kisah ini juga disebutkan oleh Heri Apandi, seorang pemilik rumah makan Sate Maranggi di Purwakarta. Menurutnya, karena pada jaman dahulu tidak ada lemari es, maka Mak Ranggi berusaha mengawetkan daging domba dengan cara didendeng menggunakan bumbu rempah. Setelah itu, daging domba kemudian dimasak dengana dibakar. Hasilnya adalah Sate Maranggi yang unik. Karena rasanya yang enak, popularitas Sate Maranggi pun terus menyebar. Ketika Mak Ranggi menjual satenya, para pelanggan sangat menyukainya. Dari situlah nama “Sate Mak Ranggi” lama-lama berubah menjadi “Sate Maranggi”.Lalu, ada pula kisah ketiga yang menyebutkan bahwa Sate Maranggi adalah hasil kreasi para pekerja peternakan domba di Kecamatan Plered. Para pekerja ini biasanya hanya mendapatkan daging sisa dari peternakan domba tempat mereka bekerja. Mereka pun berusaha agar daging domba sisa ini tetap terasa lezat. Caranya, mereka memotong daging domba dalam potongan kecil-kecil, lalu merendamnya dalam racikan rempah dan sedikit gula aren. Bumbu ini membantu menjaga daging domba tetap awet dan menambah cita rasa daging domba. Cara pembuatan sate inilah yang kemudian melahirkan Sate Maranggi yang lezat. Mungkin kita tidak bisa mengetahui dengan pasti kisah mana yang benar-benar merupakan sejarah dari asal-usul Sate Maranggi yang sebenarnya. Namun, hal ini tentu tidak akan menghalangi kita dari menikmati kelezatan Sate Maranggi, bukan?VARIASI SATE MARANGGISeperti yang telah disebutkan di atas, Sate Maranggi merupakan makanan khas yang berasal dari Purwakarta. Namun, Sate Maranggi juga bisa ditemui di daerah Cianjur dengan bentuk yang sedikit berbeda. Perbedaan utama antara Sate Maranggi Purwakarta dengan Sate Maranggi Cianjur terletak pada cara penyajiannya. Sate Maranggi Purwakarta biasanya disajikan dengan kecap dan acar sambal tomat, sedangkan Sate Maranggi Cianjur disajikan bersama sambal oncom dan dinikmati dengan ketan bakar sebagai pengganti nasi. Selain itu, ada juga penjual Sate Maranggi yang memberi pilihan pada pelanggannya yang kurang menyukai rasa pedas, yaitu untuk mengganti sambal tomat dan kecap dengan sambal kacang.Walaupun ada beberapa variasi Sate Maranggi seperti yang telah disebutkan di atas, bumbu Sate Maranggi dari rempah-rempah dan gula aren tetap menjadi ciri khas yang menjadi dasar pembuatan setiap jenis Sate Maranggi. Lalu, variasi Sate Maranggi yang mana yang jadi kesukaan Anda?KEISTIMEWAAN SATE MARANGGISate Maranggi sangat populer karena cita rasanya yang sangat kaya dan berbeda dengan jenis sate lainnya. Walaupun sama-sama merupakan daging yang dibakar di atas arang, tapi cita rasa Sate Maranggi memang sangat berbeda dengan jenis sate lainnya. Keistimewaan ini datang dari banyak hal, di antaranya:1.Proses memasakSate Maranggi terasa begitu nikmat karena bumbunya terasa meresap ke dalam daging, sehingga sate tetap terasa nikmat walaupun disantap tanpa bumbu tambahan. Hal ini bisa didapat karena daging untuk Sate Maranggi direndam dulu dalam bumbu sebelum dibakar. Proses perendaman bisa berlangsung selama 30 menit hingga 1 jam. Selama sate dibakar, bumbu juga terus dioleskan kembali ke atas daging. Itulah sebabnya bumbu bakar Sate Maranggi sangat meresap ke dalam daging sate.2.Bumbu bakar sateProses marinasi daging Sate Maranggi tentu akan sia-sia kalau bumbu bakar sate kurang lezat, bukan? Karena itulah, Sate Maranggi dibumbui dengan berbagai rempah yang tak hanya menambah cita rasa, tapi juga aroma sate. Bumbu bakar sate ini terdiri dari jahe, kunyit, ketumbar, lengkuas, cuka lahang, dan Bango Kecap Manis yang dihaluskan. Bawang merah, bawang putih, dan gula merah juga bisa ditambahkan sebagai bumbu bakar Sate Maranggi. Bahan yang paling unik adalah bunga kecombrang dan tepung ketan yang membuat Sate Maranggi terasa semakin mantap. Aroma daging kambing yang kuat pun jadi berkurang setelah dibumbui dengan bumbu bakar Sate Maranggi ini.3.Bumbu acarSelain bumbu bakar sate, bumbu yang disajikan bersama Sate Maranggi juga menjadi ciri khasnya. Kebanyakan jenis sate biasanya disajikan dengan bumbu kacang. Tapi seperti yang disebutkan sebelumnya, Sate Maranggi bisa dinikmati tanpa bumbu kacang tambahan, karena rasa bumbu bakarnya yang begitu meresap. Itulah sebabnya Sate Maranggi disajikan bersama bumbu yang disebut bumbu acar Sate Maranggi. Bumbu ini terbuat dari irisan tomat, cabe rawit, bawang merah, kecap serta daun kemangi. Irisan tomat memberikan rasa segar pada Sate Maranggi, sedangkan cabe rawit tentu disukai oleh Anda yang menggemari rasa pedas. Lalu, daun kemangi yang harum berpadu dengan aroma Sate Maranggi dijamin akan menggoda selera Anda.WARUNG SATE MARANGGI POPULERKarena popularitasnya, penjual sate yang menyajikan Sate Maranggi tidak hanya bisa ditemukan di Purwakarta saja. Namun, tentunya ada warung Sate Maranggi yang terkenal karena kelezatan sate yang dijualnya. Ingin mencoba Sate Maranggi? Coba saja mampir ke beberapa warung Sate Maranggi berikut ini:1.Sate Maranggi Haji YettySalah satu warung Sate Maranggi yang paling terkenal tentu saja berlokasi di kota asalnya, yaitu di Purwakarta. Warung Sate Maranggi Haji Yetty sudah berdiri sejak tahun 1985 dan berlokasi di Cibungur, Purwakarta. Walau berlokasi di Purwakarta, pelanggan Sate Maranggi Haji Yetty datang dari berbagai kota. Bahkan tidak sedikit pengendara yang melewati jalan tol Purbaleunyi yang sengaja keluar dari tol demi singgah di warung ini untuk menikmati Sate Maranggi. Pada saat Lebaran, Sate Maranggi Haji Yetty bahkan bisa menjual hingga 2 ton daging sapi dan daging kambing. Sedangkan pada hari biasa, warung sate ini menghabiskan sekitar 4 kuintal daging sapi dan kambing.2.Sate Maranggi Pak NurKarena popularitasnya, Sate Maranggi Pak Nur memiliki beberapa cabang. Salah satunya adalah restoran yang berlokasi di Lengkong, Bandung. Di tempat makan ini, tersedia tiga menu Sate Maranggi, yaitu sate dengan daging kambing, daging ayam, dan daging sapi. Menu lain seperti sop iga, sop buntut, gule, dll juga tersedia di sini. Tapi tentunya yang menu yang harus dicoba Sate Maranggi-nya.3.Sate Maranggi Sari AsihSaat jam sibuk, warung Sate Maranggi Sari Asih benar-benar penuh dengan pelanggan. Warung sate ini bahkan bisa menjual lebih dari 3000 tusuk sate setiap hari. Walaupun warung sate penuh pelanggan, Anda tak perlu khawatir harus menunggu lama sampai sepiring Sate Maranggi tersaji di hadapan Anda. Warung Sate Maranggi Sari Asih yang berlokasi di Cisarua, Bogor ini memiliki banyak karyawan, sehingga pesanan sate akan siap dengan cepat. Lagipula, tidak ada salahnya menunggu sedikit lebih lama untuk menikmati sate Maranggi di warung ini. Selain lezat, keunikan Sate Maranggi Sari Asih adalah tersedianya menu ketan bakar yang bisa Anda nikmati bersama Sate Maranggi.4.Sate Maranggi Ibu YayahJakarta pun punya banyak warung Sate Maranggi yang lezat. Salah satunya adalah warung Sate Maranggi Ibu Yayah yang berlokasi di Komp. PLN Duren Tiga, Jakarta Selatan. Warung sate ini sudah berdiri sejak tahun 2001. Menurut sang pemilik, Sate Maranggi yang disajikan di warung ini adalah asli ala Plered, Purwakarta. Yang pasti, kelezatan Sate Maranggi di warung ini sudah diakui para pelanggan setia warung sate ini. Salah satunya adalah almarhum Bondan Winarno yang fotonya dipajang di warung sate ini.Masyarakat Indonesia memang sangat menyukai sate. Bagaimana tidak? Aroma sate yang sedang dibakar saja memang sangat mengundang selera. Selain itu, sate merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Banyaknya variasi dan ragam sate di Indonesia menunjukkan bahwa sate bisa dibilang merupakan bagian dari budaya Indonesia, karena budaya setiap daerah menghasilkan variasi sate yang berbeda-beda.Sate Maranggi memang terasa istimewa berkat berbagai keunikannya yang membedakan sate ini dengan jenis sate lainnya. Bila bumbu lezat yang memberikan cita rasa Sate Maranggi dipadukan dengan daging yang segar dan empuk, Sate Maranggi lezat pun tersaji dan siap dinikmati.

Mie Aceh: Si Kaya Rempah-rempah yang Super Sedap

Mar 17, 2020

Mie Aceh: Si Kaya Rempah-rempah yang Super Sedap

Siapa sih yang tidak tergoda dengan suguhan seporsi mie aceh yang hangat dan kaya rempah-rempah?Makanan khas Aceh yang satu ini memang sangat populer dan disukai banyak orang. Namun, Anda tak perlu pergi ke Aceh jika ingin merasakan kenikmatannya. Makanan bercita rasa pedas dan gurih ini bisa dibuat sendiri di rumah karena prosesnya tidak rumit dan bahan-bahannya mudah dijumpai di pasaran.Jika Anda termasuk penggemar mie Aceh, yuk simak ulasan lengkap ini supaya nanti Anda bisa membuatnya sendiri di rumah:1. Mie Aceh Menggunakan Jenis Mie BasahJenis makanan khas Aceh yang satu ini tidak bisa dibuat dari mie telur bertekstur kering. Salah satu ciri khas mie Aceh justru terletak pada penggunaan mie kuning basah. Tekstur mie ini lebih lembut dan ukurannya pun lebih besar dibandingkan mie telur. Mie kuning basah tidak mudah menjadi lembek meskipun dimasak dengan kuah.2. Sayuran Pelengkap Mie AcehSajian mie Aceh tentu belum sempurna tanpa tambahan sayuran sebagai bahan pelengkap. Sayuran yang biasanya ditambahkan ke dalam mie aceh adalah tauge, kol, dan daun bawang. Semua sayuran tersebut harus dicuci bersih dengan air mengalir. Kol dan daun bawang harus diiris halus supaya mudah menyatu dengan mie dan bumbunya. Penggunaan sayuran segar akan memperkaya tekstur mie Aceh karena teksturnya masih renyah jika tidak dimasak terlalu lama.3. Aneka Bumbu yang Harus Ada dalam Mie AcehMie Aceh memang dikenal sebagai salah satu makanan yang kaya rempah-rempah. Jenis bumbu yang digunakan tergolong banyak dan bisa dikelompokkan menjadi dua, yaitu bumbu yang diiris dan bumbu yang dihaluskan. Bumbu mie Aceh yang diiris terdiri dari bawang merah, bawang putih, dan tomat. Sedangkan bumbu mie Aceh yang dihaluskan terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah besar yang sudah dibuang bijinya, kapulaga, kunyit yang sudah dibakar, jinten, garam, dan lada. Kalau Anda menyukai mie Aceh yang pedas, Anda bisa menambahkan cabai rawit ke dalam racikan bumbunya.4. Sumber Protein Hewani untuk Sajian Mie AcehBanyak orang gemar menggunakan irisan daging sapi sebagai bahan pelengkap mie aceh. Namun, ada juga yang suka menambahkan kepiting dan udang ke dalam makanan khas Aceh yang satu ini. Daging sapi harus diiris tipis-tipis supaya matang sempurna dalam waktu singkat. Sedangkan kepiting dan udang lebih cepat matang sehingga tidak membutuhkan proses memasak yang terlalu lama. Tak cuma membuat mie Aceh makin sedap, penambahan daging sapi atau seafood akan memperkaya tekstur mie Aceh. Kandungan gizinya juga akan semakin lengkap dan baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian tubuh.5. Mie Aceh Disajikan dengan Tiga CaraAda tiga cara penyajian mie Aceh yang bebas Anda pilih berdasarkan selera, yaitu mie Aceh goreng, tumis, dan kuah. Bumbu dasar ketiga sajian tersebut sebenarnya sama. Namun, mie Aceh goreng menggunakan bumbu tambahan berupa Bango Kecap Manis. Sedangkan mie aceh tumis terdiri dari kuah yang lebih sedikit dibandingkan mie Aceh kuah. Penyajian yang variatif tentu membuat Anda tak pernah bosan menyantap hidangan istimewa yang satu ini.Kini, Anda tahu kan kalau membuat mie Aceh tidak sesulit yang Anda bayangkan. Carilah resep yang pas sebelum menyiapkan bahan-bahan dan membuat bumbu mie Aceh. Kreasi mie Aceh istimewa buatan Anda pasti membuat keluarga jadi bersemangat ingin segera menyantapnya dengan menggunakan Royco Bumbu Penyedap Rasa Sapi agar semakin lezat.

Lezatnya Lakso Kuah Kental dengan Cita Rasa Ikan yang Gurih

Mar 17, 2020

Lezatnya Lakso Kuah Kental dengan Cita Rasa Ikan yang Gurih

Pernahkah Anda mencicipi lakso? Lakso merupakan hidangan khas Palembang yang tak kalah populer dengan pempek. Bahan dasarnya pun mirip dengan pempek, yaitu ikan segar. Bukan hanya Palembang yang punya menu khas berupa lakso. Ternyata, lakso Bangka juga memiliki cita rasa khas yang sama dengan lakso ala Palembang.Kalau Anda ingin tahu lebih banyak info tentang lakso, mari simak dulu ulasan lengkapnya berikut ini!1. Mengenal Asal-Usul LaksoLakso ala Palembang dan Bangka memang memiliki kemiripan dengan laksa. Laksa merupakan hidangan yang berasal dari perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa. Kata laksa berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya banyak. Penamaan tersebut kemungkinan besar bersumber dari bahan baku laksa yang terdiri dari banyak bumbu serta dan beragam bahan isian.Jika lakso mudah dijumpai di Palembang dan Bangka, lain halnya dengan laksa. Beberapa daerah di tanah air yang memiliki sajian laksa khas antara lain Tangerang, Jakarta, dan Bogor. Laksa juga merupakan salah satu makanan khas negara rumpun Melayu lainnya seperti Singapura dan Malaysia. Laksa Singapura dan laksa Malaysia (tepatnya di Ipoh, Penang, dan Serawak) mempunyai ciri khas masing-masing yang berbeda satu sama lain.2. Lakso Ternyata Berbeda dengan BurgoBanyak orang menganggap bahwa lakso Palembang sama dengan burgo. Padahal sebenarnya kedua makanan tersebut berbeda. Bahan dasarnya sama-sama terbuat dari campuran tepung beras dan sagu tani. Namun, mie burgo dibentuk dari lembaran-lembaran adonan yang digulung. Kuah burgo berwarna putih karena tidak mengandung kunyit. Sedangkan, adonan mie lakso dibentuk panjang-panjang seperti mie. Jika dilihat sekilas, bentuk adonan lakso mirip dengan lo cu pan khas Tionghoa. Ciri khas lakso juga terletak pada kuahnya yang berwarna kuning pekat karena terdiri dari kunyit.3. Tips Memilih Ikan untuk LaksoLakso khas Bangka dan Palembang terdiri dari dua komponen utama, yaitu adonan mie serta kuah ikan yang kental. Itulah sebabnya pemilihan ikan untuk lakso harus dilakukan secara cermat supaya bisa menyempurnakan cita rasa lakso tersebut. Pada umumnya, masyarakat Palembang menyukai ikan gabus untuk lakso. Sedangkan masyarakat Bangka lebih sering menggunakan ikan tenggiri. Selain kedua jenis ikan tersebut, ikan belida juga sering digunakan untuk membuat lakso karena rasanya sangat gurih dan tekstur dagingnya lembut.Ikan untuk kuah lakso harus berukuran besar supaya Anda mudah memisahkan bagian daging dari tulangnya. Anda harus mengenali ciri-ciri ikan segar berikut ini saat memilih ikan untuk bahan dasar lakso:Ikan harus bertekstur kenyal, tidak lembek ketika disentuh.Sisik-sisik ikan masih melekat kuat dan tampak berkilau.Bagian insang ikan berwarna merah cerah dan tidak pucat.Mata ikan masih terlihat berkilau, utuh, dan tidak rusak.Aroma ikan terasa segar dan tidak terlalu amis. Ikan yang bau amisnya menusuk biasanya sudah mati berhari-hari.4. Lakso Cocok Disantap saat SarapanLakso Palembang dan Bangka biasanya disajikan sebagai menu sarapan. Seporsi lakso yang berkuah hangat memang mengenyangkan dan membuat siapa pun yang menyantapnya jadi bersemangat sebelum beraktivitas. Apalagi lakso biasanya dijajakan dengan harga yang ekonomis sehingga bisa disantap semua kalangan masyarakat. Tak mengherankan bila masyarakat Bangka dan Palembang sangat menyukai lakso. Cita rasa lakso juga kerap menggugah rasa penasaran para wisatawan yang ingin mencicipinya.5. Kandungan Gizi dalam Seporsi LaksoAda kabar gembira bagi Anda yang gemar menyantap lakso. Makanan khas Bangka dan Palembang yang satu ini memiliki kandungan gizi yang lengkap dan baik untuk tubuh. Lakso dapat menjadi sumber energi karena adonan mienya mengandung karbohidrat. Anda juga bisa mendapatkan asupan protein, vitamin, mineral, dan lemak sehat dari kuah lakso yang berbahan dasar santan, ikan, dan aneka rempah.6. Mengintip Manfaat Ikan Gabus dalam Sajian LaksoPenggunaan ikan gabus untuk bahan dasar lakso tidak hanya menyempurnakan cita rasanya. Lebih dari itu, ikan gabus juga kaya kandungan gizi yang sangat dibutuhkan tubuh. Beberapa fakta tentang kandungan gizi ikan gabus berikut ini tentu membuat Anda tak ragu membuat dan menyantap lakso:Dalam setiap 100 gr sajian ikan gabus, terdapat 6,224 gr kandungan albumin. Kandungan albumin sangat penting untuk menjaga kestabilan volume darah dalam tubuh. Itulah sebabnya konsumsi makanan yang kaya albumin sangat disarankan untuk orang yang baru menjalani operasi atau sedang memiliki luka pada tubuh. Karena asupan albumin dalam jumlah seimbang akan mempercepat proses penyembuhan luka. Selain albumin, ikan gabus juga mengandung jenis asam amino esensial dan non esensial lainnya seperti metionin, lisin, sitokin, prolin, dan masih banyak lagi.Ikan gabus juga memiliki kandungan protein yang tinggi, yaitu mencapai 25,2 gr dalam setiap sajian 100 gr. Jumlah protein tersebut bahkan jauh lebih tinggi daripada daging ayam, telur, dan daging sapi. Asupan protein dari gabus sangat baik untuk mendukung pembentukan massa otot pada anak-anak dan orang dewasa.Tekstur ikan gabus yang lunak membuat jenis ikan ini mudah dicerna oleh tubuh. Sistem pencernaan Anda pun akan selalu sehat bila Anda rutin mengonsumsi ikan gabus.Asupan gizi lainnya yang terkandung dalam ikan gabus sangat efektif membantu menjaga daya tahan tubuh. Anda tak akan mudah sakit karena kelelahan beraktivitas atau pengaruh perubahan cuaca jika tubuh mendapatkan asupan gizi dari ikan gabus.Risiko gizi buruk pada anak-anak dan ibu hamil dapat diminimalkan dengan mengonsumsi ikan gabus secara teratur. Karena asupan gizi dari ikan gabus sudah cukup lengkap untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi harian bagi tubuh.Kandungan gizi ikan gabus sangat efektif memaksimalkan tumbuh kembang otak pada janin dan anak-anak.7. Rekomendasi Lakso Sedap di PalembangApakah Anda berencana mengunjungi Palembang dalam waktu dekat? Jika iya, berarti informasi tentang rekomendasi lakso sedap di Palembang berikut ini akan menjadi referensi penting bagi Anda:Warung AbaWarung Aba merupakan kedai penjaja makanan khas Palembang yang dimiliki oleh seorang keturunan Arab. Kedai milik keluarga Shahab ini sudah berdiri sejak tahun 1981 dan kini dikelola oleh generasi kedua. Lokasinya yang berada di kawasan Pasar Kuto membuat kedai ini mudah ditemukan dan selalu ramai pengunjung sejak pagi hari. Anda bisa menikmati seporsi lakso hangat ketika berkunjung ke Warung Aba. Selain lakso, ada pula menu-menu khas Palembang lainnya seperti burgo, celimpungan, laksan, dan makanan istimewa lainnya.Lakso dan Burgo Siti AminahMembahas tentang lakso Palembang belum lengkap jika tidak menyebut kedai Lakso dan Burgo Siti Aminah. Kedai yang terletak di Jl. Syakyakirti, Karang Jaya, Palembang ini memang tak pernah sepi. Hidangan andalan berupa lakso dan burgo selalu laris diburu masyarakat dan para wisatawan. Ketika Anda berkunjung ke Palembang, jangan lupa menyempatkan waktu untuk mampir dan menikmati sajian lakso dan burgo Siti Aminah yang populer.Lakso Bu AdillahSatu destinasi wisata kuliner lagi yang tak boleh Anda lewatkan saat berburu lakso adalah kedai Lakso Bu Adillah. Lokasinya terletak di Lorong H. Amak, 28 Ilir, Kecamatan Ilir Bar, Palembang. Kalau Anda berkunjung ke kedai lakso yang satu ini, Anda bisa menikmati sajian lakso hangat dan beragam menu khas lainnya seperti mie celor, celimpungan, dan laksan.Warung Kopi H. Madina KutoMeskipun namanya warung kopi, destinasi wisata kuliner Palembang ini ternyata tidak hanya menjual kopi saja. Menu andalannya memang berupa kopi hangat yang ditemani aneka kudapan seperti pisang goreng, lopis, dan ketan. Namun, sajian laksonya juga tak kalah nikmat dan pasti bikin Anda ketagihan. Bila ingin mengunjungi Warung Kopi H. Madina Kuto, Anda bisa singgah ke Jl. Dr. M. Isa yang tak jauh dari Pasar Kuto. Bersantai di warung kopi sambil menikmati lakso dan aneka makanan lainnya pasti menjadi pengalaman istimewa yang tak terlupakan.Jadi, apakah sekarang Anda sudah tak sabar ingin mencicipi lakso Palembang atau lakso Bangka yang menggugah selera?Yuk, wujudkan rencana mengunjungi Palembang atau Bangka dalam waktu dekat. Selain mengunjungi kota asalnya langsung, Anda juga bisa mencoba membuat lakso sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang mudah didapat. Kreasi lakso buatan Anda akan menjadi sajian istimewa untuk keluarga.