Kembali ke Inspirasi dan Promo

Mie Lendir Kuliner Unik dan Lezat Khas Batam

Image Banner

17 March 2020

Anda pernah berkunjung ke Batam?

Mengunjungi Batam rasanya belum lengkap jika Anda tak mencicipi mie lendir. Varian olahan mie tersebut memang menjadi salah satu makanan khas Batam yang digemari banyak orang. Cita rasa mie lendir Batam sangat khas dan berbeda dibandingkan sajian mie lainnya.

Penasaran dengan keistimewaan mie lendir dari Batam? Yuk simak ulasan ini bila Anda belum pernah mencicipinya.

Sejarah Mie Lendir di Batam

Berdasarkan penuturan sastrawan dan budayawan Melayu Riau, Rida K. Liamsi, mie lendir pertama kali dibuat oleh seorang pedagang jawa bernama Sailun. Mie istimewa tersebut dijual dengan cara berkeliling kota pada tahun 1960-an hingga populer dengan nama Mie Pak Sailun. Setelah Pak Sailun wafat, bisnis kulinernya diteruskan oleh pedagang Jawa lain yang bernama Lek Man. Kala itu, Lek Man menjual mie lendir di kedainya sejak pagi hingga malam hari.

Kini, popularitas mie lendir Batam sudah tak perlu diragukan lagi sehingga kerap menjadi buruan wisatawan. Banyak sekali kedai dan restoran yang menjajakan mie lendir dengan ciri khasnya masing-masing, misalnya mengandalkan topping yang berbeda. Namun, resep dasar mie lendir Batam tetap terdiri dari mie, tauge, potongan telur rebus, dan siraman kuah kental.

Beragam Bahan Isian dalam Seporsi Mie Lendir

Bahan utama mie lendir terdiri dari mie kuning basah berukuran besar. Jenis mie ini lebih bertekstur lembut dan sering dijadikan bahan masakan lain seperti mie Aceh dan soto mie Bogor. Selain mie kuning, ada pula bahan pelengkap lainnya berupa taoge, irisan telur rebus, irisan daun seledri, dan potongan cabai rawit hijau. Anda juga bisa menggunakan bahan tambahan berupa udang atau irisan ayam bila menyukainya. Semua bahan tersebut disiram dengan kuah kental berwarna cokelat. Untuk memperkaya aroma mie lendir, jangan lupa menambahkan taburan bawang goreng sebagai topping.

Bahan-Bahan untuk Membuat Kuah Mie Lendir

Kuah yang kental dan pekat merupakan ciri khas yang membuat mie lendir terasa berbeda dengan sajian mie lainnya. Tekstur kental tersebut akhirnya menginspirasi nama mie lendir. Bahan-bahan untuk membuat kuah mie lendir terdiri dari bumbu yang dihaluskan (kacang tanah goreng, bawang putih, cabai merah , jahe halus, gula Jawa) air, minyak goreng, Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi dan sedikit larutan tepung maizena.

Selanjutnya, semua bumbu halus ditumis dengan sedikit minyak goreng sampai matang dan harum sebelum ditambahkan air. Bumbu yang sudah matang dan dicampur air harus diberi sedikit larutan tepung maizena supaya teksturnya mengental. Kalau Anda menyukai mie lendir pedas, Anda bisa menambahkan jumlah cabai merah sesuai selera atau menambahkan jumlah cabai rawit sebagai topping.

Mie Lendir Biasa Disantap Sebagai Menu Sarapan

Mie lendir yang merupakan hidangan khas Batam sangat mudah dijumpai karena dijajakan sebagai menu sarapan pagi. Masyarakat Batam dan Pulau Bintan serta para wisatawan gemar menikmati mie lendir bersama secangkir kopi. Seporsi mie lendir memang sedap disantap selagi hangat sebelum mulai beraktivitas. Porsinya juga tergolong besar sehingga mengenyangkan.

Sajian mie lendir Batam yang lezat pasti menggugah selera Anda dan keluarga. Cara membuatnya ternyata praktis dan bahan-bahannya mudah didapat. Jadi, Anda bisa mencoba membuat mie lendir sendiri di rumah. Tak perlu repot mengurus perjalanan ke Batam bila ingin mencicipi mie lendir. Yuk, cari dulu resepnya supaya bisa langsung berkreasi di dapur rumah Anda.


Berita Lainnya

Nasi Goreng Mawut Khas Malang

Oct 14, 2019

Nasi Goreng Mawut Khas Malang

Mau makan nasi goreng atau mie goreng? Kalau bingung, santap saja keduanya! Salah satu sajian nasi goreng khas Indonesia, yaitu Nasi Goreng Mawut, memadukan kelezatan nasi goreng dan mie goreng dalam satu sajian. Namanya yang unik memang menunjukkan keistimewaan sajian nasi goreng ini. Bayangkan saja, mie basah ditambahkan dalam nasi goreng bersama kol, sayuran, dan suwiran daging ayam. Bahan-bahan lain seperti sosis, daun bawang, atau bahan lan kesukaan Anda juga bisa Anda tambahkan. Pasti mengenyangkan, bukan?Nasi Goreng Mawut adalah sajian nasi goreng yang dikenal juga sebagai Nasi Goreng Magelangan. Ada sumber yang mengatakan nasi goreng ini merupakan sajian khas Malang, tapi ada juga sumber yang menyebutkan Magelang sebagai kota asal sajian ini. Yang pasti, nasi goreng ini memang berasal dari Jawa, karena memiliki gaya yang mirip dengan Nasi Goreng Jawa. Bumbu yang digunakan pun serupa dengan bumbu Nasi Goreng Jawa, yaitu bawang putih, bawang merah, cabai, dan terasi. Pembeda utama antara Nasi Goreng Mawut dengan Nasi Goreng Jawa adalah penambahan mie basah yang membuat sajian nasi goreng menjadi semakin unik dan menarik.Ingin mencoba membuat Nasi Goreng Mawut sendiri? Walaupun relatif mudah, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat membuat Nasi Goreng Mawut, di antaranya:1. Pilih mie yang tepatMie yang digunakan dalam Nasi Goreng Mawut biasanya adalah mie basah. Untuk memilih mie yang berkualitas dan aman dikonsumsi, pilih mie dengan warna kuning yang tidak terlalu terang. Warna kuning pucat justru menunjukkan bahwa tidak mengandung pewarna tambahan. Pastikan pula mie masih segar dan tidak berlendir ataupun berbau. Sebagai alternatif, Anda bisa menggantikan mie basah dengan mie bulat atau mie telur.2. Olah mie dengan benarSebelum diolah bersama-sama dengan bahan nasi goreng lainnya, mie memang harus dimasak terlebih dulu. Bila Anda menggunakan mie basah, mie cukup diseduh dengan air panas selama beberapa saat. Sedangkan kalau Anda menggunakan mie telur kering, rebus dulu mie selama beberapa menit hingga melunak. Ingat, Anda tidak perlu memasak mie hingga matang, karena mie masih akan dipanaskan lagi bersama bahan nasi goreng lainnya. Bila mie sudah matang saat diolah dengan bahan nasi goreng lainnya, mie akan jadi terlalu lembek.3. Jangan terlalu banyak menambahkan mieRasio jumlah nasi dan mie yang Anda olah untuk membuat Nasi Goreng Mawut harus sesuai. Sajian yang Anda siapkan adalah nasi goreng, dan bukan mie goreng. Jadi jangan terlalu banyak menambahkan mie, ya. Perkiraan rasio yang tepat adalah sekitar 100 gram mie untuk tiap 2 piring nasi putih.Masalah yang paling umum terjadi bila Nasi Goreng Mawut diolah dengan cara yang salah adalah mie yang terlalu matang, sehingga menjadi lembek saat disajikan dalam nasi goreng. Namun, masalah ini bisa Anda hindari dengan mengikuti tips di atas.Setelah mengetahui tips-tips di atas, Anda siap membuat Nasi Goreng Mawut nan nikmat di rumah. Cara membuatnya tidak jauh berbeda dengan cara membuat nasi goreng lain, kok. Bumbu halus yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, terasi, dan cabai ditumis hingga harum. Setelah itu, masukkan bahan-bahan nasi goreng seperti suwiran ayam, daun bawang, sawi, telur, nasi, dan mie. Jangan lupa tambahkan bumbu tambahan yang akan menyedapkan sajian nasi goreng, seperti Bango Kecap Manis. Nasi Goreng Mawut pun tersaji dengan mudah. Selamat mencoba! Reference:pekanbaru.tribunnews.com/2016/10/04/nasi-goreng-mawut-adanya-hanya-di-indonesiakooliner.com/blog/menikmati-nasi-goreng-mawut-khas-malang/sajiansedap.grid.id/read/101864616/resep-nasi-goreng-magelangan-enak-campuran-mi-dan-nasi-yang-mantap-untuk-sarapan?page=allblueband.co.id/tips/ingin-makan-mie-dan-nasi-goreng-buat-saja-nasi-goreng-mawut/  

Soto Bandung yang Kaya Rasa dan Gizi

Oct 14, 2019

Soto Bandung yang Kaya Rasa dan Gizi

Berlibur ke Bandung menjanjikan banyak sekali pemandangan menakjubkan, selain kuliner yang menggugah selera. Banyaknya opsi kuliner enak di kota kembang itu, Soto Bandung wajib ada di daftar menu makanan yang mesti disantap selama berada di Bandung.Apa bedanya soto Bandung dengan jenis soto lainnya? Setidaknya ada 4 ciri khas Soto di Bandung yang unik dan tak ada di tempat lain:1. Kandungan gizi yang baik dan mantap dikonsumsiDi dalam semangkuk soto Bandung, Anda akan menemukan bahan-bahan seperti daging sapi, kedelai goreng, seledri, tomat, dan lobak. Semua bahan tersebut kaya dengan protein, vitamin, dan mineral yang baik bagi pertumbuhan organ tubuh. Atas dasar itulah soto Bandung pantas dinobatkan sebagai makanan yang sehat dan baik dikonsumsi setiap saat, baik pagi, siang maupun malam.2. LobakSoto Bandung agaknya satu-satunya jenis soto yang menggunakan lobak sebagai bahannya. Rasa dan aromanya yang khas membuat hidangan soto terasa lebih kaya dari segi rasa. Selain itu manfaatnya juga sangat kaya. Bila dikonsumsi teratur, lobak mampu menjaga imunitas tubuh.3. Daging sapiSalah satu manfaat besar daging sapi ada pada fungsinya sebagai bahan makanan pencegah anemia. Daging sapi sebagai sumber zat besi juga membantu penyerapan zat besi lebih maksimal. Selain itu daging sapi juga membuat soto terasa lebih gurih dibanding biasanya.4. Kacang kedelaiIni adalah sumber protein nabati terbaik, dan lebih baik dibanding daging sapi. Bagi pria, kedelai menurunkan resiko terkena kanker prostat. Sementara bagi wanita, kedelai mampu menurunkan resiko terkena kanker payudara.Baik lobak maupun kedelai jadi dua bahan makanan yang membuat soto Bandung tampak berbeda dibanding jenis soto lainnya. Jadi kalau Anda berminat membuat semangkuk soto Bandung di rumah, jangan lupa masukkan bahan-bahan tersebut ke dalam semangkuk soto ya.Jangan lupa juga untuk menambahkan Royco bumbu pelezat rasa sapi. Bumbu ini membantu Anda memaksimalkan rasa soto yang Anda persiapkan untuk dihidangkan ke tengah keluarga. Dengan kata lain, soto bandung yang menambahkan Royco pasti lebih lezat rasanya.Jika Anda tinggal di Jakarta dan ingin mencicipi Soto Bandung yang khas, berikut rekomendasi tempat makan Soto Bandung terenak di Jakarta.1. Mie Kocok BandungWarung Mie Kocok Bandung terletak di Jl. Cipete Raya Blok B No.7, RT.6/RW.4, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Disana Anda bisa menemukan berbagai varian menu khas Bandung termasuk cuanki dan soto bandung yang terkenal itu.2. Dapur sundaBerbagai makanan sunda, termasuk soto bandung, disajikan di warung makan yang beralamat di Jl. Cipete Raya No.13, RT.5/RW.4, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Kalau Anda kangen makanan sunda, cobalah kesana sesekali. Suasana yang cukup nyaman dan makanan yang lezat pasti membuat Anda betah berlama-lama disana.3. Warung LombokWarung satu ini terletak di Arion Mall, persisnya di alamat Jl. Paus No.89-G, RT.2/RW.7, Jati, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Meski namanya identik dengan salah satu daerah di luar Jawa, namun tempat itu dikenal sebagai restoran sunda. Menunya? Sudah pasti khas Sunda donk4. Warung nasi amperaWarung ini terletak di Jl. TB Simatupang No.2, RT.12/RW.5, Tj. Bar., Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sebagai warung khas Sunda, Anda bisa bernostalgia disana sembari mencicipi makanan khas Jawa Barat yang mengingatkan Anda dengan masa kecil yang bahagia.5. Riung SundaRestoran kasual ini beralamat di Jl. Letjen S. Parman No.28, RT.12/RW.6, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Tempatnya bagus untuk anak-anak, dan makanan sundanya juga lumayan lezat.Reference: suara.com/lifestyle/2016/11/17/193000/peneliti-ungkap-manfaat-lobak-putih-dalam-soto-bandunginfobdg.com/v2/segarnya-si-kuah-bening-soto-bandung/negerikuindonesia.com/2015/05/soto-bandung-kuliner-tradisional.htmlfood.detik.com/info-kuliner/d-4429371/sluurp-hangatkan-badan-dengan-soto-bandung-yang-bening-gurih-di-sini   

Sedapnya Ikan Asam Pedas Melayu

Mar 17, 2020

Sedapnya Ikan Asam Pedas Melayu

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak sumber bahan pangan ikan. Itu sebabnya, banyak sajian khas Indonesia yang memanfaatkan ikan sebagai bahan utamanya, mulai dari ikan goreng, ikan bakar, pepes ikan, dan lain-lain. Namun, bahasan dalam artikel kali ini adalah tentang olahan ikan asam pedas yang populer sebagai makanan khas dari Riau, yaitu Gulai Ikan Patin.Daerah Sumatera, terutama Riau, memang memiliki banyak sajian khas yang sangat kental unsur Melayu-nya, yaitu masakan yang dibumbui dengan berbagai rempah, berlemak, dan berkuah kental. Cita rasa asem pedas juga sering dijumpai dalam masakan Melayu. Besarnya pengaruh Melayu dalam masakan khas di daerah Sumatera terjadi sebagai akibat dari jalur perdagangan dan ekonomi internasional pada zaman dahulu, di mana Sumatera merupakan pusat perdagangan yang menjadi tempat berkumpulnya para pedagang dari berbagai negara. Jadi, tak heran bila banyak masakan khas di Indonesia, terutama Sumatera, yang mirip dengan masakan dari Malaysia, Singapura, dan negara-negara tetangga.Masakan khas Indonesia yang sangat terasa pengaruh Melayu-nya adalah Gulai Ikan Patin dari Riau. Ikan patin memang merupakan jenis ikan yang populer diolah dalam berbagai masakan rumpun Melayu, karena ikan ini relatif mudah didapat dan dengan harga yang cukup terjangkau. Selain itu, ikan patin juga kaya nutrisi dengan kandungan protein dan Omega 3 yang baik bagi kesehatan otak. Kandungan lemak jenuh dalam ikan patin juga membantu mencegah penyakit jantung koroner dan menurunkan kadar kolesterol. Jelas, manfaat kesehatan dari konsumsi ikan patin sangat banyak.Dalam sajian Gulai Ikan Patin, lembutnya daging ikan patin berpadu dengan kuah asam pedas yang terasa sangat segar dan kaya rasa. Bahan seperti belimbing wuluh dan tomat memberikan rasa asam yang menyegarkan, sedangkan bumbu rempah seperti lengkuas, bawang merah, bawang putih, sereh, jahe, daun jeruk, dan tidak lupa Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi memperlengkap cita rasa ikan asam pedas Melayu.Bumbu dan rempah saja belum lengkap untuk membuat sajian gulai ikan patin yang lezat. Anda tentu harus menggunakan ikan patin yang segar dan berkualitas juga. Untuk memilih ikan patin yang lezat untuk digulai, pilihlah ikan patin berukuran sedang yang memiliki lemak perut tebal. Setelah ikan dibersihkan, potong ikan patin secara melintang dan biarkan lapisan lemak di bagian perutnya. Lapisan lemak inilah yang akan membuat gulai jadi terasa lebih gurih.Selain memilih ikan patin yang berkualitas, Anda juga harus mengolah ikan patin dengan tepat agar tidak amis dan tidak berbau lumpur. Beberapa langkah berikut akan membantu Anda:1. Untuk menghilangkan bau amis, campur ikan patin dengan timun yang sudah diparut, lalu remas-remas selama sekitar 15 menit. Setelah itu, bersihkan perut ikan dengan campuran air jeruk dan garam. Gosok pula bagian dalam ikan dengan garam, lalu bilas dengan air. Setelah itu, beri gula pasir pada bagian dalam ikan. Biarkan selama beberapa saat, lalu bilas ikan kembali.2. Cara lain untuk menghilangkan bau amis ikan patin adalah dengan mencuci ikan dengan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis. Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis ini juga bisa ditambahkan pada Gulai Ikan Patin Anda sebagai penyedap masakan, lho!3. Agar gulai terasa lebih nikmat, lendir ikan patin harus dibersihkan dengan baik. Caranya, rendam ikan dalam perasan air jeruk limau. Selain itu, setelah ikan dibersihkan, gosok ikan dengan abu gosok, lalu bilas hingga bersih. Anda juga bisa mencampur ikan dengan daun bambu muda dan menaburi ikan patin dengan garam. Biarkan selama sekitar 5 menit, lalu remas ikan dengan daun bambu, kemudian bilas dengan air bersih. Jadi, apakah Anda sudah siap mengolah ikan patin menjadi gulai ikan asam pedas yang nikmat?

Lebih Dekat dengan Soto Kudus yang Melegenda

Mar 17, 2020

Lebih Dekat dengan Soto Kudus yang Melegenda

Pulau Jawa memang terkenal dengan berbagai varian soto yang sangat lezat. Salah satu jenis soto yang paling populer di Pulau Jawa adalah soto Kudus. Anda yang menyukai hidangan berkuah bening pasti menggemari jenis soto yang satu ini.Apakah Anda sudah tahu tentang beberapa keunikan Soto Kudus berikut ini? Jangan ngaku penggemar soto Kudus jika belum tahu keistimewaannya dibandingkan jenis soto nusantara lainnya.1. Awalnya Terbuat dari Daging KerbauKini, soto Kudus memang terdiri dari bahan utama berupa suwiran daging ayam. Namun, sebenarnya dahulu soto ini terbuat dari daging kerbau. Kala itu, Sunan Kudus menyebarkan agama Islam di kota Kudus tanpa mengabaikan rasa simpatik terhadap pemeluk agama Budha dan Hindu. Salah satunya dengan ikut menyucikan sapi dan tidak menggunakannya dalam aneka penganan, termasuk soto. Hingga akhirnya masyarakat Kudus turut menghormati sesama warga yang beragama Hindu  dengan cara tidak mengonsumsi daging sapi. Itulah sebabnya daging kerbau dipilih sebagai alternatif bahan isian soto.Daging kerbau untuk soto Kudus harus direbus lebih lama supaya teksturnya empuk dan bau anyirnya hilang sebelum disajikan. Selain direbus, agar bau anyir hilang Anda bisa tambahkan Knorr Bumbu Jeruk Nipis. Seiring dengan berjalannya waktu, suwiran daging ayam dalam soto ternyata lebih populer dan disukai daripada daging kerbau atau sapi. Soto Kudus sekarang tak hanya dijajakan di restoran dan kedai kaki lima tetapi juga selalu menjadi menu wajib dalam acara khitanan dan pernikahan.2. Bahan-bahan Isian Soto KudusBahan-bahan isian soto Kudus sebenarnya mirip dengan jenis soto lainnya, yang terdiri dari sohun, taoge, irisan kol, suwiran daging ayam, sapi, atau kerbau, serta siraman kuah kaldu. Namun, kuah kaldu yang digunakan benar-benar bening tanpa tambahan santan atau kunyit. Jika Anda tidak terlalu menyukai santan, Anda pasti menyukai sajian soto Kudus karena kuahnya bening. Meskipun bening, kuah soto Kudus memiliki cita rasa istimewa karena terbuat dari aneka jenis rempah, yaitu cengkeh, kayu manis, kemiri, bawang putih, bawang merah, batang serai, daun salam, dan jintan. Selain itu, soto kudus juga memiliki aroma khas yang menggugah selera karena diberi taburan bawang putih goreng sebelum disajikan.3. Disajikan dalam Mangkuk KecilCiri khas berikutnya yang membedakan soto Kudus dengan jenis soto lainnya adalah cara penyajiannya yang menggunakan mangkuk kecil. Pada umumnya, soto Kudus disajikan dengan nasi dalam satu mangkuk kecil sehingga porsinya terbilang mini. Namun, Anda juga bisa meminta penyajian secara terpisah bila menginginkan porsi yang lebih besar. Jika Anda menyukai soto dengan cita rasa asam, pedas, dan segar, Anda bisa menambahkan air perasan jeruk nipis dan sambal sesuai selera sehingga rasa soto Kudus yang Anda santap terasa makin sempurna.4. Serunya Menyantap Soto Kudus Bersama Makanan Pelengkap LainnyaCita rasa soto Kudus semakin istimewa karena dibarengi dengan sajian makanan pelengkap lainnya. Hidangan pelengkap soto Kudus ternyata sangat beragam, yaitu perkedel kentang, tahu dan tempe goreng, sate telur puyuh, sate jeroan ayam, dan paru goreng. Anda bebas memilih menu pelengkap sesuai selera untuk disantap bersamaan dengan seporsi soto hangat dan tidak lupa menambahkan bumbu pelengkap Bango Kecap Manis agar rasanya lebih sedap. Meskipun porsi soto Kudus terbilang kecil, penyajian makanan pelengkapnya yang bervariasi tentu membuat Anda merasa kenyang ketika menikmatinya.Anda belum pantas disebut sebagai pencinta soto bila belum pernah mencicipi soto Kudus. Sajian makanan berkuah khas Jawa Tengah tersebut sangat mudah dibuat sendiri dan kandungan gizinya pun lengkap. Kalau Anda punya waktu luang, Anda bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah.