Kembali ke Inspirasi dan Promo

Mie Aceh: Si Kaya Rempah-rempah yang Super Sedap

Image Banner

17 March 2020

Siapa sih yang tidak tergoda dengan suguhan seporsi mie aceh yang hangat dan kaya rempah-rempah?

Makanan khas Aceh yang satu ini memang sangat populer dan disukai banyak orang. Namun, Anda tak perlu pergi ke Aceh jika ingin merasakan kenikmatannya. Makanan bercita rasa pedas dan gurih ini bisa dibuat sendiri di rumah karena prosesnya tidak rumit dan bahan-bahannya mudah dijumpai di pasaran.

Jika Anda termasuk penggemar mie Aceh, yuk simak ulasan lengkap ini supaya nanti Anda bisa membuatnya sendiri di rumah:

1. Mie Aceh Menggunakan Jenis Mie Basah

Jenis makanan khas Aceh yang satu ini tidak bisa dibuat dari mie telur bertekstur kering. Salah satu ciri khas mie Aceh justru terletak pada penggunaan mie kuning basah. Tekstur mie ini lebih lembut dan ukurannya pun lebih besar dibandingkan mie telur. Mie kuning basah tidak mudah menjadi lembek meskipun dimasak dengan kuah.

2. Sayuran Pelengkap Mie Aceh

Sajian mie Aceh tentu belum sempurna tanpa tambahan sayuran sebagai bahan pelengkap. Sayuran yang biasanya ditambahkan ke dalam mie aceh adalah tauge, kol, dan daun bawang. Semua sayuran tersebut harus dicuci bersih dengan air mengalir. Kol dan daun bawang harus diiris halus supaya mudah menyatu dengan mie dan bumbunya. Penggunaan sayuran segar akan memperkaya tekstur mie Aceh karena teksturnya masih renyah jika tidak dimasak terlalu lama.

3. Aneka Bumbu yang Harus Ada dalam Mie Aceh

Mie Aceh memang dikenal sebagai salah satu makanan yang kaya rempah-rempah. Jenis bumbu yang digunakan tergolong banyak dan bisa dikelompokkan menjadi dua, yaitu bumbu yang diiris dan bumbu yang dihaluskan. Bumbu mie Aceh yang diiris terdiri dari bawang merah, bawang putih, dan tomat. Sedangkan bumbu mie Aceh yang dihaluskan terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah besar yang sudah dibuang bijinya, kapulaga, kunyit yang sudah dibakar, jinten, garam, dan lada. Kalau Anda menyukai mie Aceh yang pedas, Anda bisa menambahkan cabai rawit ke dalam racikan bumbunya.

4. Sumber Protein Hewani untuk Sajian Mie Aceh

Banyak orang gemar menggunakan irisan daging sapi sebagai bahan pelengkap mie aceh. Namun, ada juga yang suka menambahkan kepiting dan udang ke dalam makanan khas Aceh yang satu ini. Daging sapi harus diiris tipis-tipis supaya matang sempurna dalam waktu singkat. Sedangkan kepiting dan udang lebih cepat matang sehingga tidak membutuhkan proses memasak yang terlalu lama. Tak cuma membuat mie Aceh makin sedap, penambahan daging sapi atau seafood akan memperkaya tekstur mie Aceh. Kandungan gizinya juga akan semakin lengkap dan baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian tubuh.

5. Mie Aceh Disajikan dengan Tiga Cara

Ada tiga cara penyajian mie Aceh yang bebas Anda pilih berdasarkan selera, yaitu mie Aceh goreng, tumis, dan kuah. Bumbu dasar ketiga sajian tersebut sebenarnya sama. Namun, mie Aceh goreng menggunakan bumbu tambahan berupa Bango Kecap Manis. Sedangkan mie aceh tumis terdiri dari kuah yang lebih sedikit dibandingkan mie Aceh kuah. Penyajian yang variatif tentu membuat Anda tak pernah bosan menyantap hidangan istimewa yang satu ini.

Kini, Anda tahu kan kalau membuat mie Aceh tidak sesulit yang Anda bayangkan. Carilah resep yang pas sebelum menyiapkan bahan-bahan dan membuat bumbu mie Aceh. Kreasi mie Aceh istimewa buatan Anda pasti membuat keluarga jadi bersemangat ingin segera menyantapnya dengan menggunakan Royco Bumbu Penyedap Rasa Sapi agar semakin lezat.


Berita Lainnya

Lezatnya Nasi Goreng Kepiting Rajungan

Oct 14, 2019

Lezatnya Nasi Goreng Kepiting Rajungan

Kepiting yang lezat bisa diolah dalam berbagai sajian yang dijamin akan menggugah selera para pecinta seafood. Baik diolah dengan cara yang rumit ataupun sederhana, kepiting bisa diolah untuk membuat hidangan menjadi lebih istimewa. Contohnya saja sajian Nasi Goreng Kepiting. Serpihan daging kepiting berpadu dengan nasi yang dibumbui dengan berbagai bumbu lezat serta bahan lainnya membuat sajian yang mudah disiapkan seperti nasi goreng pun terasa jadi lebih istimewa. Kepiting yang digunakan dalam Nasi Goreng Kepiting pun bervariasi, mulai dari kepiting segar hingga kepiting kalengan, baik kepiting biasa maupun kepiting rajungan. Semua bisa diolah jadi nasi goreng yang sedap!   Kepiting rajungan memang tidak sama dengan kepiting biasa. Kepiting rajungan cenderung lebih ramping daripada kepiting biasa, sehingga daging kepiting rajungan lebih sedikit dibandingkan kepiting biasa. Rasa daging kepiting rajungan juga tidak semanis kepiting biasa. Tapi kandungan gizi kepiting rajungan lebih bagus daripada kepiting biasa, karena rajungan mengandung protein yang lebih tinggi serta lemak dan kolesterol yang lebih rendah dari kepiting.   Di antara perbedaan tersebut, kepiting maupun rajungan bisa diolah dalam berbagai hidangan, baik diolah secara utuh maupun diambil dagingnya saja. Nasi goreng kepiting merupakan salah satu cara untuk mengolah daging kepiting dan rajungan. Caranya juga tidak sulit dan tidak jauh berbeda dengan cara membuat nasi goreng lainnya. Salah satu resep Nasi Goreng Kepiting yang bisa Anda coba ada di sini.   Ingin mencoba membuat Nasi Goreng Kepiting di rumah? Selain daging kepiting, ada beberapa bahan lain yang bisa Anda tambahkan untuk membuat sajian Nasi Goreng Kepiting semakin lezat:   1. Crab Stick Tahukah Anda, bahwa crab stick alias kani sebenarnya tidak terbuat dari kepiting, melainkan dari daging ikan? Walaupun bukan menggunakan daging kepiting asli, crab stick tetap bisa jadi andalan Anda untuk memperlezat sajian Nasi Goreng Kepiting. Cita rasa khas seafood akan semakin terasa di Nasi Goreng Kepiting buatan Anda.   2. Telur Telur memang cocok dipadukan dengan berbagai macam bahan. Karena itu, tak heran kalau telur hampir selalu ditemukan dalam berbagai jenis sajian nasi goreng, termasuk nasi goreng kepiting. Anda pilih saja, mau telur mata sapi, telur dadar, atau telur orak-arik?   3. Udang Dengan rasanya yang khas, nasi goreng Kepiting yang lezat tentu akan membuat bahagia para pecinta seafood. Tapi agar cita rasa khas sajian seafood semakin terasa, Anda juga bisa menambahkan udang segar pada sajian Nasi Goreng Kepiting buatan Anda. Tapi tentu saja, agar cita rasa kepiting tidak tenggelam dan dikalahkan oleh cita rasa udang, gunakan udang dalam jumlah secukupnya saja.   4. Jagung manis Jagung manis yang telah dipipil juga bisa Anda tambahkan pada nasi goreng Kepiting. Bahan ini tidak hanya membantu memberikan rasa manis segar pada nasi goreng kepiting, tapi juga menambah tekstur.   5. Sayuran Dengan penggunaan nasi, daging kepiting, dan bahan-bahan lainnya, Nasi Goreng Kepiting tentu cukup mengenyangkan. Tapi agar kandungan nutrisi Nasi Goreng Kepiting makin lengkap dan seimbang, jangan lupa untuk menambahkan sayuran, ya. Irisan kol, wortel, cuciwis, daun bawang, atau sayuran lain akan membuat Nasi Goreng Kepiting semakin sedap dan kaya gizi.   Nasi Goreng Kepiting merupakan salah satu cara untuk menikmati kepiting dengan cara yang tidak terlalu sulit. Dengan waktu dan metode yang relatif sederhana, sajian yang kaya rasa kepiting pun siap dinikmati. Anda mau mencoba?   Social Media Post Facebook Post: Ingin menyiapkan sajian kepiting yang relatif mudah namun tetap istimewa? Nasi Goreng Kepiting Rajungan bisa jadi pilihan Anda. Rasanya nikmat dan kaya cita rasa kepiting, tapi tak sulit disiapkan. Tambahkan pula bahan-bahan berikut pada Nasi Goreng Kepiting buatan Anda agar sajian nasi goreng semakin sedap.   Twitter Post: Nasi Goreng Kepiting merupakan salah satu cara mengolah kepiting menjadi sajian lezat dengan mudah. Bahan-bahan berikut ini juga bisa Anda tambahkan agar rasa nasi goreng kepiting buatan Anda semakin lezat!   Sumber: kumparan.com/@kumparanfood/crab-stick-bukan-terbuat-dari-daging-kepiting-asli-27431110790557175lifestyle.okezone.com/read/2015/07/31/298/1188430/resep-nasi-goreng-kepiting-spesialresepkoki.id/apa-bedanya-kepiting-rajungan/unileverfoodsolutions.co.id/id/recipe/nasi-goreng-kepiting-rajungan-R0079994.html

Rahasia Kelezatan Masakan Garang Asem

Mar 16, 2020

Rahasia Kelezatan Masakan Garang Asem

Bila Jawa Barat memiliki pepes sebagai sajian khas yang diolah dengan daun pisang, maka Jawa Tengah memiliki Garang Asem. Walaupun sama-sama diolah dengan cara dibungkus dengan daun pisang, cita rasa kedua macam masakan ini jelas berbeda. Garang Asem, sesuai namanya, memiliki rasa asam dan segar yang didapat dari penggunaan bahan seperti belimbing wuluh atau tomat hijau. Rasa asam ini kemudian berpadu dengan cita rasa pedas menciptakan sajian dengan cita rasa yang lezat dan membuat makanan khas Jawa Tengah ini sangat cocok dinikmati dengan nasi hangat.Garang Asem merupakan makanan khas Grobogan, Jawa Tengah. Namun seperti banyak sajian lain di Indonesia, Garang Asem kemudian mengalami beberapa perubahan, sehingga ada banyak variasi sajian Garang Asem yang bisa Anda temukan di Jawa Tengah dan daerah-daerah lain. Garang Asem yang 'asli' biasanya tidak menggunakan santan, sehingga kaldunya bening. Sedangkan, Garang Asem ayam dari Solo kuahnya tidak bening, karena menggunakan sedikit santan atau kocokan telur ayam. Garang Asem dari Yogyakarta lain lagi, karena tidak hanya menggunakan santan, tetapi juga menggunakan daging cincang yang dibentuk bola-bola kecil, dan bukan menggunakan daging ayam kampung seperti Garang Asem dari Grobogan. Selain itu, masih banyak variasi sajian Garang Asem yang bisa Anda temukan di Indonesia.Cara pembuatan garang asem sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun, tentu saja ada beberapa faktor yang harus jadi perhatian Anda untuk bisa membuat Garang Asem yang segar dan lezat, yaitu:1. Gunakan ayam kampungSeperti yang telah dibahas sebelumnya, ada banyak variasi sajian Garang Asem, sehingga Anda bisa menggunakan berbagai macam bahan untuk membuat Garang Asem. Namun, bila ingin membuat Garang Asem dengan ayam seperti versi asli-nya, sebaiknya Anda menggunakan ayam kampung daripada ayam negeri. Hal ini sangat penting, karena ayam kampung tidak mudah hancur walaupun dikukus dalam waktu lama. Selain itu, ayam kampung juga membantu menghasilkan kaldu yang lebih gurih, sehingga Garang Asem akan terasa lebih lezat.2. Gunakan bahan asam alamiSalah satu keunikan Garang Asem adalah cita rasa asam-nya yang begitu segar. Rasa asam ini didapat dari bahan-bahan yang dikukus bersama ayam, yaitu tomat hijau atau belimbing wuluh. Dipadukan dengan kaldu dari ayam kampung serta cita rasa pedas dari cabai rawit hijau utuh, Garang Asem akan terasa sangat lezat.3. Gunakan berbagai rempahCita rasa garang asem yang kuat tidak hanya datang dari belimbung wuluh, tomat hijau, dan cabai saja. Siapkan juga berbagai rempah dan bumbu masak lain untuk bumbu Garang Asem buatan Anda, seperti bawang merah, bawang putih, daun salam, serai, jahe, dan lengkuas.4. Bungkus dengan daun pisang yang tebalGarang Asem harus dibungkus dengan rapat dan rapi, sehingga Anda tidak kehilangan cita rasa dari bumbu dan kaldu ayam yang terbentuk selama proses pengukusan. Agar Garang Asem tidak mudah bocor, gunakan daun pisang yang tebal untuk membungkusnya. Ada juga yang memilih untuk melapisi daun pisang dengan plastik agar bungkusan tidak mudah bocor. Namun, selain kurang baik untuk kesehatan, cara ini juga akan mengubah cita rasa Garang Asem, karena daun pisang yang digunakan untuk membungkus Garang Asem juga membantu meningkatkan cita rasa dan aroma Garang Asem.Bahan-bahan untuk membuat Garang Asem sangat mudah didapat. Cara membuatnya juga relatif tidak sulit. Berminat mencoba?

Uniknya Sate Matang khas Aceh yang Menggoda Selera

Mar 17, 2020

Uniknya Sate Matang khas Aceh yang Menggoda Selera

Indonesia memang tidak kekurangan ragam sajian sate. Bahkan, bisa dibilang hampir semua daerah di Indonesia memiliki jenis sajian sate-nya sendiri, dengan keunikan yang datang dari budaya dan kebiasaan lokal. Menurut peneliti senior Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas Gajah Mada, Murdjiati Gardjito, Indonesia memiliki 252 jenis sate. Dari seluruh jumlah tersebut, baru 175 jenis sate yang telah ditelusuri asalnya. Karena itu, tak mengherankan kalau ada jenis sate yang belum pernah Anda kenal atau cicipi sebelumnya, terutama bila sate tersebut berasal dari luar daerah asal Anda. Contohnya saja Sate Matang dari Aceh yang belum terlalu dikenal masyarakat awam sebaik jenis sate lain seperti Sate Maranggi, Sate Madura, dan lain-lain. Padahal Sate Matang memiliki banyak keunikan yang membuatnya menjadi sajian yang lezat, lho.Sajian sate khas dari Aceh ini memang memiliki nama yang unik. Toh, semua jenis sate memang sebaiknya diolah hingga matang agar bisa dinikmati dengan aman, bukan? Lalu mengapa jenis sate ini diberi nama Sate Matang? Ternyata kata 'Matang' pada nama Sate Matang bukan menunjukkan tingkat kematangan potongan daging pada sate, melainkan menunjukkan asal sate ini, yaitu dari kota Matang Geuleumpang Dua, Kabupaten Bireuen, Aceh. Kota inilah yang menjadi kota kelahiran Sate Matang hingga popularitasnya meningkat pada tahun 90-an.Kini, Sate Matang tidak hanya bisa dijumpai di Aceh saja, tapi juga di beberapa kota besar lain di Indonesia. Namun, masih ada orang yang belum pernah mencoba Sate Matang khas Aceh. Padahal pada tahun 2013 lalu Sate Matang telah menjadi salah sajian dari Indonesia yang terdaftar di UNESCO sebagai kuliner warisan dunia. Sebagai orang Indonesia, tentu kita juga harus mengenal dan mencicipi sajian lezat ini, bukan?Apa yang membuat Sate Matang begitu disukai? Salah satu hal yang menjadi keistimewaan Sate Matang dan membedakannya dengan sajian sate yang lain adalah cara penyajiannya. Bila jenis sate lainnya hanya dihidangkan bersama bumbu kacang, maka Sate Matang biasanya disajikan bersama nasi dan kuah soto yang diberi isian potongan daging dan kentang. Perpaduan kuah soto hangat yang gurih dengan bumbu kacang yang manis serta daging sate yang empuk inilah yang membuat Sate Matang begitu istimewa dan dicintai penggemarnya.Untuk benar-benar memahami kelezatan Sate Matang, simak elemen sate Matang yang perlu Anda ketahui.Subheader Image 11. Sate MatangSate Matang biasanya dibuat menggunakan daging kambing. Namun, karena daging kambing relatif mahal, maka dibuat pula Sate Matang yang menggunakan daging sapi. Agar daging terasa sedap dengan bumbu yang meresap, daging yang sudah dipotong-potong ditumis dulu dengan bumbu halus yang terdiri dari ketumbar, bawang merah, bawang putih, serai, jahe, lengkuas, kemiri, kunyit, garam, dan gula merah. Anda juga bisa menambahkan Knorr Bumbu Pelezat Ayam Rostip pada bumbu halus ini untuk memberikan aroma bawang putih yang lebih kuat, sehingga sate terasa lebih harum saat dibakar.Selain ditumis dengan bumbu, beberapa penjual Sate Matang khas Aceh menyarankan agar potongan daging dibiarkan terendam dalam bumbu selama beberapa jam untuk memastikan bahwa bumbu benar-benar meresap dengan baik. Perlu diingat, daging kambing atau daging sapi yang diolah untuk Sate Matang biasanya dipotong dengan ukuran tidak terlalu besar, sehingga bumbu lebih mudah meresap. Setelah direndam selama beberapa saat, barulah potongan daging ditusuk dengan tusuk sate dan dibakar hingga matang. 2. Bumbu kacangBumbu kacang Sate Matang tidak hanya terasa manis, tapi juga kaya rasa berkat berbagai rempah yang digunakan untuk membumbuinya. Rempah yang digunakan dalam bumbu kacang Sate Matang merupakan bahan seperti bawang putih, daun salam, daun jeruk, daun pandan, kayu manis, sereh, gula merah, gula, dan cabai. Bahan-bahan ini dihaluskan dan ditumis hingga harum, lalu dimasak bersama santan dan kacang tanah yang telah digoreng dan dihaluskan. Setelah dimasak hingga mengental dan berminyak, tambahkan Bango Kecap Manis untuk menambah rasa dan warna bumbu kacang. 3. Kuah SotoKuah soto yang gurih merupakan elemen penting dalam sajian Sate Matang. Kuah soto ini biasanya merupakan kaldu dari tulang kambing atau tulang sapi yang direbus bersama bumbu halus yang terdiri dari ketumbar, bawang merah, bawang putih, jahe, serai, lengkuas, kemiri, kunyit, gula merah, dan garam. Santan juga ditambahkan dalam kuah soto Sate Matang, sehingga kuah soto terasa lebih kental dan gurih. Penambahan rempah seperti kapulaga, kayu manis, serta herba seperti daun bawang, daun jeruk, daun salam, dan daun pandan pun bisa Anda lakukan agar kuah soto semakin harum dan lezat. Bila suka, Anda bisa menambahkan potongan kentang dan daging kambing ke dalam kuah soto ini. Setelah kuah soto matang, Anda bisa menikmatinya bersama sate serta bumbu kacang dan nasi. Selain ketiga elemen di atas, sepiring nasi putih juga dihidangkan agar sajian lebih mengenyangkan. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk menikmati seporsi Sate Matang yang tersaji di depan kita? Cara menikmatinya tentu terserah Anda. Tapi konon ada 2 cara yang mesti Anda coba, yaitu:1. Cara pertama menikmati Sate Matang adalah dengan cara mencampur kuah soto dengan bumbu kacang. Setelah itu, masukkan daging sate yang sudah dilepas dari tusukannya ke dalam campuran kuah dan bumbu kacang ini. Aduk hingga campuran kuah dan bumbu kacang melumuri potongan daging dengan merata, lalu santap bersama nasi putih hangat. Perpaduan rasa gurih dari kuah soto dan rasa manis dari bumbu kacang membuat sajian ini begitu nikmat!2. Cara kedua yang bisa Anda coba juga saat menikmati Sate Matang adalah dengan cara menyiram nasi putih dengan kuah soto, lalu cocolkan sate ke dalam bumbu kacang. Kemudian nikmati daging sate yang berlumur bumbu kacang dengan nasi putih yang telah diguyur dengan kuah soto yang gurih. Hangatnya kuah soto yang berpadu dengan potongan daging yang gurih dan manis dijamin mantap!Ingin mencoba mencicipi kenikmatan Sate Matang? Kuliner lezat ini kini merupakan hidangan yang diburu oleh wisatawan yang berkunjung ke Aceh. Beberapa restoran di Aceh yang populer berkat Sate Matang yang mereka sajikan adalah:Subheader Image 21. Sate Matang ApalehRestoran Sate Matang Apaleh milik Bapak Muhammad Saleh ini sudah dirintis sejak awal tahun 1990-an. Saat mulai berjualan sate, Pak Saleh hanya menjual Sate Matang dari gerobaknya. Kini, dia sudah berjualan di 11 ruko yang berderet di lokasi yang sama, yaitu di Keude (Pasar) Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh. Menurut Pak Saleh, dulu dia hanya menyiapkan sate dengan 5 kg daging sapi per hari. Kini, dia menyembelih 2 ekor sapi setiap hari untuk menyiapkan Sate Matang jualannya.Setiap hari, restoran Sate Matang Apaleh ini tidak pernah sepi, walaupun lokasinya tidak terletak di pusat kota Banda Aceh. Lokasi restoran Sate Matang Apaleh ini sebenarnya cukup strategis, karena berada di jalur sibuk di lintas Banda Aceh-Medan. Itulah sebabnya banyak penumpang bis dan truk yang melintas di jalan ini dan singgah di restoran Sate Matang Apaleh. 2. Warung D’WanWarung D’Wan merupakan salah satu warung Sate Matang yang populer di Banda Aceh. Warung sate yang berlokasi di Jl. T Imum Lueng Bata, Banda Aceh, ini telah buka sejak lebih dari 23 tahun yang lalu. Di warung ini, 1 porsi Sate Matang yang terdiri dari 10 tusuk sate, bumbu kacang, kuah soto, dan nasi bisa Anda dapatkan dengan harga Rp 25.000,- saja. Bumbu rempah seperti bunga lawang, merica, cengkeh, kapulaga, dan bumbu rahasia lainnya digunakan untuk membumbui Sate Matang di Warung Sate D'Wan, sehingga aroma sate yang sedang dibakar saja sudah cukup mengundang orang yang lewat untuk singgah di warung ini. Agar lebih segar, pesan juga jus timun atau timun serut di warung ini untuk menemani sajian Sate Matang.3. Sate Matang Yakin RasaWarung Sate Matang memang tidak sulit dicari di Banda Aceh. Salah satu warung sate di Banda Aceh yang menyajikan Sate Matang adalah Warung Sate Yakin Rasa. Saat menunggu pesanan Sate Matang di warung ini, jangan bingung bila Anda mendengar juru masak yang sedang membakar sate meletakkan botol kecap dengan cara dibanting ke atas meja. Menurut si juru masak, tidak ada alasan khusus dari cara meletakkan botol kecap ini. Menurutnya, hal tersebut hanya dia lakukan untuk menarik pengunjung saja. Apapun alasannya, yang pasti Warung Sate Yakin Rasa ini menyajikan Sate Matang yang lezat dan patut dicoba.4. Jambo KupiWarung yang menjual Sate Matang memang lebih mudah dicari di wilayah asalnya, yaitu di Aceh. Tapi bukan berarti Anda tidak bisa menemukan warung Aceh di Jakarta yang menjual Sate Matang. Salah satu restoran Aceh di Jakarta yang menyediakan Sate Matang adalah Jambo Kupi yang terletak di Pasar Minggu. Selain Sate Matang, Jambo Kupi juga menyediakan masakan khas Aceh lainnya seperti Kari Bebek, Rujak Aceh, dll. Saat ini, popularitas Sate Matang khas Aceh memang belum terlalu besar, terutama di daerah di luar Sumatera dan Aceh. Namun, potensi Sate Matang untuk jadi sajian yang disukai banyak orang jelas sangat besar. Nyatanya, orang Indonesia menyukai sajian sate dan sajian soto. Sate Matang bisa memberikan kedua hal tersebut secara sekaligus pada penikmatnya. Selain itu, rempah yang digunakan untuk membumbui Sate Matang memang cocok dengan lidah orang Indonesia yang menyukai hidangan yang kaya rasa.Popularitas Sate Matang yang meningkat pesat di Aceh pada tahun 1990-an menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia memang menyukai sajian sate yang unik ini. Bila sudah dicicipi, Sate Matang pasti akan mencuri hati penikmatnya. Sayangnya, belum banyak restoran di luar Aceh yang menyediakan sajian sate ini. Jadi, apakah Anda berminat mencoba menjadikan Sate Matang sebagai salah satu menu andalan Anda?

Manis, Pedas, Asin, Asem Gulai Belacan Khas Riau

Mar 17, 2020

Manis, Pedas, Asin, Asem Gulai Belacan Khas Riau

Indonesia memang beruntung dianugerahi kekayaan rempah-rempah yang sangat beragam. Tak heran kalau banyak masakan khas Indonesia yang mengandalkan berbagai rempah untuk memberikan cita rasa yang kuat. Salah satunya adalah beragam sajian gulai yang bisa ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Dari sekian banyak sajian gulai dari Indonesia, yang menonjol adalah sajian Gulai Belacan dari Riau.Di Indonesia, sajian gulai memang banyak ditemukan di Sumatera. Menurut pakar kuliner, Arie Parikesit, gulai di Indonesia memang mulai tumbuh di Sumatera dengan pengaruh dari India. Dari Sumatera, gulai Indonesia menyebar ke pulau Jawa dengan beberapa perubahan, misalnya kuah gulai dari Jawa yang lebih encer dan lebih manis karena penggunaan kecap atau gula merah dalam resepnya. Yang pasti, gulai di Indonesia jelas tidak sama dengan sajian India, karena bumbu dan rempah yang digunakan adalah bumbu dan rempah khas Indonesia. Selain itu, gulai di Indonesia juga tidak hanya menggunakan daging sapi atau daging ayam saja, tapi juga boga bahari serta sayur. Sajian gulai Indonesia yang menggunakan boga bahari sebagai bahan utamanya adalah Gulai Belacan dari Riau. Sesuai dengan namanya, Gulai Belacan menggunakan belacan atau terasi sebagai salah satu bumbunya, sehingga memberikan cita rasa kuat dan warna merah pada sajian ini. Santan dan air asam jawa juga digunakan dalam resep Gulai Belacan, melengkapi bumbu lain seperti lada, kemiri, bawang merah, dan bawang putih. Bahan lain yang sangat khas Indonesia dan digunakan dalam Gulai Belacan untuk memberikan aroma dan rasa khas adalah petai. Tak heran kalau Gulai Belacan memiliki rasa manis, pedas, gurih, dan asem yang unik dan berbeda dengan sajian gulai lain dari Indonesia.Seperti banyak sajian lain di Indonesia, Gulai Belacan Riau memiliki beberapa variasi, terutama dalam bahan utama yang digunakan. Beberapa jenis bahan yang bisa menjadi bahan utama dalam Gulai Belacan adalah:1. UdangBelacan merupakan nama lain dari terasi udang. Karena itu, tentu pas bila udang menjadi bahan utama dalam Gulai Belacan. Anda bisa menggunakan udang air tawar atau udang laut yang berukuran lebih besar. Bila suka, lobster pun bisa diolah dalam resep Gulai Belacan Riau. 2. AyamDaging ayam cukup umum diolah dalam berbagai sajian gulai. Karena itu, tak aneh bila daging ayam juga bisa diolah sebagai bahan utama dalam sajian Gulai Belacan. Agar sajian lebih lezat, daging ayam sebaiknya dimasak dengan tulangnya. Selain itu, pastikan bumbu meresap dengan baik pada daging ayam, ya. 3. IkanSelain Gulai Belacan, sajian lain yang juga dikenal merupakan sajian dari Riau adalah Gulai Ikan Patin. Nah, Gulai Belacan pun bisa disiapkan menggunakan ikan, baik ikan air laut maupun ikan air tawar. Agar ikan terasa lebih segar dan tidak bau amis, Anda bisa menggunakan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis saat mencuci ikan. Setelah ikan dicuci bersih, barulah ikan bisa diolah bersama bahan-bahan lain dalam Gulai Belacan Riau. Bagaimana dengan Anda? Menurut Anda, bahan apa yang paling cocok diolah dalam sajian Gulai Belacan? Bahan apapun yang Anda gunakan, yang penting adalah memastikan bahwa bahan tersebut masih segar. Bila sajian diolah dengan bahan-bahan yang segar, sajian tentu akan terasa lebih lezat dan nikmat, bukan?