Kembali ke Inspirasi dan Promo

Memasak Semur Jengkol Lezat dan Tidak Berbau

Image Banner

17 March 2020

Semur jengkol adalah salah satu olahan jengkol yang sangat populer. Sayangnya, masih banyak yang kurang menyukai makanan khas Betawi ini karena baunya menyengat. Sebenarnya, Anda bisa membuat semur jengkol yang lezat dan tidak berbau jika sudah memahami tekniknya.

Jangan menyerah begitu saja dengan semur jengkol yang berbau. Yuk, siapkan bumbu semur jengkol yang sedap dan ikuti beberapa tips efektif berikut ini:

1. Memilih Jengkol yang Sudah Tua

Jenis jengkol yang paling cocok dijadikan bahan dasar semur adalah jengkol yang sudah tua. Karena jengkol tua memiliki ukuran yang besar dan teksturnya lebih legit. Pilihlah jengkol tua yang kulit arinya berwarna cokelat gelap dan bertekstur keras. Kulit ari tersebut biasanya akan mengelupas dengan sendirinya jika Anda merendam jengkol minimal semalaman. Bagian dalam jengkol tua yang belum diolah berwarna kuning dan teksturnya agak keras dibandingkan dengan jengkol muda. Namun, Anda tak perlu merendam jengkol untuk semur karena jengkol tersebut akan direbus agar kulitnya lepas dan teksturnya jadi empuk.

2. Merebus Jengkol Dua Kali

Jika sudah menyiapkan jengkol tua, langkah selanjutnya adalah merebus jengkol tersebut. Rebuslah jengkol tua yang sudah dikupas dengan air mendidih dan daun jambu biji dalam jumlah banyak selama 5 menit. Penggunaan daun jambu sangat efektif untuk mengurangi bau jengkol. Setelah lima menit, matikan api kompor dan diamkan jengkol di dalam air rebusannya selama 30 menit. Selanjutnya, rebus kembali jengkol tersebut selama 7 menit sebelum siap ditiriskan. Kemudian, kupas kulitnya sampai bersih agar jengkol siap digeprek.

3. Menggeprek Jengkol Hingga Merekah

Jengkol yang sudah direbus dua kali dan dikupas kulitnya bisa langsung digeprek di atas cobek dengan ulekan. Gepreklah jengkol hingga agak memar dan menjadi gepeng serta merekah. Proses ini akan membuat bumbu semur jengkol meresap sempurna ketika nanti jengkol dimasak.

4. Menyiapkan Bumbu Semur Jengkol dalam Jumlah Banyak

Bumbu semur yang jumlahnya banyak adalah salah satu kunci untuk membuat semur jengkol lezat dan tidak berbau. Ada dua jenis bumbu semur yang patut Anda siapkan, yaitu bumbu yang dihaluskan dan bumbu iris. Bumbu yang dihaluskan terdiri dari campuran bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas dan serai.

Saat bumbu halus sudah ditumis dan hampir matang, Anda bisa segera menambahkan bumbu iris yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, jahe yang dimemarkan, daun salam, dan serai. Semua bumbu tersebut harus ditumis hingga matang dan harum sebelum dicampurkan dengan jengkol yang sudah digeprek. Jangan lupa pula menambahkan kecap manis untuk menyempurnakan rasa semur. Jika Anda menginginkan semur jengkol yang aromanya khas, Anda dapat menambahkan beberapa jenis rempah seperti kayu manis, kapulaga, pekak, dan jinten.

5. Memasak Semur Jengkol dalam Waktu Lama

Proses memasak semur jengkol membutuhkan waktu lama supaya semua bumbunya meresap sempurna. Anda harus memasak jengkol minimal 45 menit sembari menambahkan sedikit air jika kuah semurnya mulai mengering. Jangan lupa menggunakan api kecil supaya bumbu benar-benar meresap ke dalam jengkol tanpa membuat jengkol mudah hangus. Semur jengkol yang sudah matang bisa segera disajikan dalam keadaan hangat dan diberi taburan bawang goreng sebagai pelengkap.

Semur jengkol tak akan dihindari lagi oleh keluarga jika Anda memasaknya dengan teknik yang tepat. Yuk, ucapkan selamat tinggal pada semur jengkol yang baunya menyengat. Mari mencoba kreasi semur jengkol lezat dan tak berbau yang pasti disukai keluarga.


Berita Lainnya

Soto Bandung yang Kaya Rasa dan Gizi

Oct 14, 2019

Soto Bandung yang Kaya Rasa dan Gizi

Berlibur ke Bandung menjanjikan banyak sekali pemandangan menakjubkan, selain kuliner yang menggugah selera. Banyaknya opsi kuliner enak di kota kembang itu, Soto Bandung wajib ada di daftar menu makanan yang mesti disantap selama berada di Bandung.   Apa bedanya soto Bandung dengan jenis soto lainnya? Setidaknya ada 4 ciri khas Soto di Bandung yang unik dan tak ada di tempat lain:   1. Kandungan gizi yang baik dan mantap dikonsumsi   Di dalam semangkuk soto Bandung, Anda akan menemukan bahan-bahan seperti daging sapi, kedelai goreng, seledri, tomat, dan lobak. Semua bahan tersebut kaya dengan protein, vitamin, dan mineral yang baik bagi pertumbuhan organ tubuh. Atas dasar itulah soto Bandung pantas dinobatkan sebagai makanan yang sehat dan baik dikonsumsi setiap saat, baik pagi, siang maupun malam.   2. Lobak   Soto Bandung agaknya satu-satunya jenis soto yang menggunakan lobak sebagai bahannya. Rasa dan aromanya yang khas membuat hidangan soto terasa lebih kaya dari segi rasa. Selain itu manfaatnya juga sangat kaya. Bila dikonsumsi teratur, lobak mampu menjaga imunitas tubuh.   3. Daging sapi   Salah satu manfaat besar daging sapi ada pada fungsinya sebagai bahan makanan pencegah anemia. Daging sapi sebagai sumber zat besi juga membantu penyerapan zat besi lebih maksimal. Selain itu daging sapi juga membuat soto terasa lebih gurih dibanding biasanya.   4. Kacang kedelai   Ini adalah sumber protein nabati terbaik, dan lebih baik dibanding daging sapi. Bagi pria, kedelai menurunkan resiko terkena kanker prostat. Sementara bagi wanita, kedelai mampu menurunkan resiko terkena kanker payudara.   Baik lobak maupun kedelai jadi dua bahan makanan yang membuat soto Bandung tampak berbeda dibanding jenis soto lainnya. Jadi kalau Anda berminat membuat semangkuk soto Bandung di rumah, jangan lupa masukkan bahan-bahan tersebut ke dalam semangkuk soto ya.   Jangan lupa juga untuk menambahkan Royco bumbu pelezat rasa sapi. Bumbu ini membantu Anda memaksimalkan rasa soto yang Anda persiapkan untuk dihidangkan ke tengah keluarga. Dengan kata lain, soto bandung yang menambahkan Royco pasti lebih lezat rasanya.   Jika Anda tinggal di Jakarta dan ingin mencicipi Soto Bandung yang khas, berikut rekomendasi tempat makan Soto Bandung terenak di Jakarta.   1. Mie Kocok Bandung   Warung Mie Kocok Bandung terletak di Jl. Cipete Raya Blok B No.7, RT.6/RW.4, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Disana Anda bisa menemukan berbagai varian menu khas Bandung termasuk cuanki dan soto bandung yang terkenal itu.   2. Dapur sunda   Berbagai makanan sunda, termasuk soto bandung, disajikan di warung makan yang beralamat di Jl. Cipete Raya No.13, RT.5/RW.4, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Kalau Anda kangen makanan sunda, cobalah kesana sesekali. Suasana yang cukup nyaman dan makanan yang lezat pasti membuat Anda betah berlama-lama disana.   3. Warung Lombok   Warung satu ini terletak di Arion Mall, persisnya di alamat Jl. Paus No.89-G, RT.2/RW.7, Jati, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Meski namanya identik dengan salah satu daerah di luar Jawa, namun tempat itu dikenal sebagai restoran sunda. Menunya? Sudah pasti khas Sunda donk   4. Warung nasi ampera   Warung ini terletak di Jl. TB Simatupang No.2, RT.12/RW.5, Tj. Bar., Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sebagai warung khas Sunda, Anda bisa bernostalgia disana sembari mencicipi makanan khas Jawa Barat yang mengingatkan Anda dengan masa kecil yang bahagia.   5. Riung Sunda   Restoran kasual ini beralamat di Jl. Letjen S. Parman No.28, RT.12/RW.6, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Tempatnya bagus untuk anak-anak, dan makanan sundanya juga lumayan lezat. Reference: suara.com/lifestyle/2016/11/17/193000/peneliti-ungkap-manfaat-lobak-putih-dalam-soto-bandunginfobdg.com/v2/segarnya-si-kuah-bening-soto-bandung/negerikuindonesia.com/2015/05/soto-bandung-kuliner-tradisional.htmlfood.detik.com/info-kuliner/d-4429371/sluurp-hangatkan-badan-dengan-soto-bandung-yang-bening-gurih-di-sini

Sate Klatak Kuliner Unik dari Jogja

Oct 14, 2019

Sate Klatak Kuliner Unik dari Jogja

Banyak yang bilang bahwa Yogyakarta adalah surganya kuliner dan julukan ini memang pas. Kalau Anda kebetulan berencana menghabiskan liburan di kota ini, cobalah cari informasi tentang kuliner khas Jogja. Anda akan menemukan sate klatak di antara beragam kuliner unik yang dijual di kota Jogja.   Jenis sate satu ini memang terbilang unik. Satu porsi sate kambing muda dibakar menggunakan jeruji sepeda, dan dibumbui dengan cara sederhana. Biasanya hanya dibumbui dengan garam. Terkadang Anda mendapatkan tambahan berupa kuah bening.   Sebagai makanan unik, sate klatak tentu punya sejarahnya sendiri. Penasaran gimana sejarahnya?   1. Asal mula sate klatak Sate klatak adalah sate kambing yang asal-usulnya dari kata ‘klatak’. Jadi garam yang ditaburkan ke daging kambing muda akan berbunyi ‘klatak-klatak-klatak’ ketika dibakar. Coba sesekali amati proses pembakaran sate klatak, bunyi semacam itu bakal mudah Anda dengar.   Di Jogja, Pak Pong adalah nama tempat makan sate klatak paling terkenal. Meski paling terkenal, sate Pak Pong bukanlah pionir sate klatak di Jogja. Konon menurut cerita yang beredar, Mbah Ambyah lah yang memiliki ide menjual sate klatak. Dia adalah seorang juragan pemilik peternakan kambing, yang dulu di Jejeran, Bantul, Yogyakarta, menjual sate klatak di bawah pohon Melinjo. Tak heran bila daerah Jejeran sekarang dikenal sebagai pusat sate klatak.   2.   Keunikan sate klatak Sate klatak dikatakan unik karena dibuat dari daging kambing muda. Selain itu, bumbunya pun sederhana. Tidak ada bumbu kacang atau kecap, melainkan hanya dibumbui garam. Tusuk satenya pun bukan tusuk sate yang biasanya kita temukan di berbagai penjual sate yang digunakan adalah jeruji sepeda. Jenis tusuk sate ini dipilih karena dipercaya bisa menghantarkan panas lebih baik dibanding tusuk bambu biasa.   3. Rekomendasi sate klatak di Yogyakarta   Surga sate klatak ada di bagian selatan Yogyakarta, persisnya di daerah Pasar Jejeran, Bantul Yogyakarta. Tapi bukan hanya di daerah tersebut. Anda juga bisa menemukan penjual sate klatak di daerah sekitar Jejeran dalam radius satu sampai dua kilometer dari Jejeran.   Jika Anda ingin mengunjunginya, berikut rekomendasi warung sate yang populer di daftar berikut ini. Sate Klatak Pak Bari   Warung sate ini terletak di dalam pasar Jejeran, tepatnya di Pasar Wonokromo, Jalan Imogiri Timur No.5, Wonokromo, Pleret, Wonokromo II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.   Warung sate Pak Bari buka dari jam 18:00 sampai habis. Biasanya waktu paling ramai ada di akhir minggu. Karena itu kalau mau makan sate di Pak Bari di akhir pekan, kami sarankan Anda datang lebih awal.   Sate Klatak Pak Jeje   Dari Selatan Jogja kita ke Utara, sebab di sana ada Sate Klatak Pak Jeje. Warung satu ini bisa ditemukan di alamat Jl. Magelang No.Km. 6.5, Jombor Lor, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.   Selain sate klatak, warung sate Pak Jeje menjual sate lain seperti sate bumbu, gule daging, dan sate goreng.   Sate Klatak Pak Jede   Kalau malas pergi ke Bantul karena Anda kebetulan menginap di tengah kota, Anda bisa menyambangi warung Sate Jede yang beralamat di Jl. Nologaten No.46, Nologaten, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tongsengnya enak, dan satenya empuk dengan bumbu yang sangat terasa di lidah.   Sate Klatak Pak Pong   Ini dia warung sate klatak legendaris di Yogyakarta. Anda bisa menyambanginya di alamat Jl. Sultan Agung No.18, Jejeran II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Warung Pak Pong selalu ramai, apalagi ketika akhir pekan tiba. Oh ya, saking ramainya, Anda mesti sabar banget menunggu sampai pesanan tiba di atas meja.   Apakah Ada sudah siap berburu sate klatak Jogja?     Reference:travelingyuk.com/sate-klatak-jogja/74206/liputan6.com/regional/read/2640017/asal-mula-penemuan-satai-klataktravel.kompas.com/read/2012/06/15/07435217/Sudah.Pernah.Mencicipi.Sate.Klataknjogja.co.id/wisata-kuliner/sate-klatak-jogja/gudeg.net/direktori/1871/sate-klatak.html

Tips Memasak Nasi Goreng Seafood Enak Ala Restoran

Nov 11, 2019

Tips Memasak Nasi Goreng Seafood Enak Ala Restoran

Salah satu keistimewaan nasi goreng adalah cara pengolahannya yang mudah dan bisa menggunakan berbagai macam bahan. Bahkan, dengan bahan tambahan sederhana seperti telur dan sosis pun Anda bisa menyiapkan nasi goreng yang lezat untuk keluarga. Namun, bila Anda menginginkan sajian yang istimewa, nasi goreng seafood bisa jadi pilihan. Seafood yang bergizi tentu nikmati diolah bersama nasi dan bumbu yang kaya rasa. Apa saja yang harus Anda lakukan agar nasi goreng seafood tersaji lezat, tak kalah dengan buatan restoran mewah? Simak saja trik-trik berikut ini yang bisa Anda lakukan saat menyiapkan Nasi Goreng Seafood: 1. Gunakan beras pera Nasi yang pulen dan lembut memang enak dinikmati, tapi untuk sajian nasi goreng, nasi pulen justru harus dihindari. Nasi pera dengan bulir beras yang lebih panjang lebih cocok untuk sajian nasi goreng sehingga nasi memiliki tekstur yang agak renyah dan tidak lengket satu sama lain. Jika Anda hanya memiliki beras pulen, Anda bisa menyiasatinya dengan cara memasak beras tersebut dengan air yang lebih sedikit dari biasa sehingga nasi tidak lembek. 2. Gunakan nasi yang sudah dingin Nasi yang hangat akan jadi terlalu lembek saat diolah menjadi nasi goreng. Karena itu, untuk membuat nasi goreng, gunakan nasi yang sudah dingin atau sudah memiliki suhu ruangan. Kalau nasi baru selesai dimasak, letakkan nasi di atas wadah/piring, lalu ratakan dan angin-anginkan hingga dingin sebelum diolah lebih lanjut menjadi nasi goreng. 3. Bumbui seafood Nasi goreng biasanya tidak membutuhkan waktu masak yang lama. Padahal bahan seafood seperti udang dan cumi membutuhkan waktu agar bumbu meresap. Karena itu, agar nasi goreng seafood terasa lebih lezat dengan bumbu yang terasa di setiap elemennya, bahan seafood sebaiknya dilumuri dengan bumbu halus dulu. Biarkan selama beberapa saat hingga bumbu meresap. Terakhir, baru bahan seafood diolah lebih lanjut dengan nasi. 4. Gunakan wajan cekung Kalau Anda perhatikan, para penjual nasi goreng di warung maupun di restoran mahal selalu menggunakan wajan cekung saat membuat nasi goreng. Wajan cekung memang lebih cocok digunakan untuk membuat nasi goreng dibandingkan wajan jenis lain, karena bentuk wajan yang cekung membantu agar panas lebih merata di setiap permukaan wajan. Panas yang merata inilah yang membuat nasi goreng dimasak dengan baik dan terasa lebih lezat. 5. Jangan tumis bahan seafood terlalu lama Bahan seafood seperti udang dan cumi tidak membutuhkan waktu yang lama untuk matang sempurna. Cumi bahkan akan menjadi alot bila dimasak terlalu lama. Nasi goreng cumi dengan cumi yang alot tentu akan mengganggu kenikmatan Anda bersantap, bukan? Karena itu, saat membuat nasi goreng seafood, sebaiknya bahan-bahan seafood tak perlu ditumis terlalu lama. Setelah bumbu ditumis bersama nasi dan diaduk hingga merata, barulah bahan seafood digabungkan bersama bahan lainnya. Setelah bahan seafood matang, nasi goreng seafood lezat pun siap disajikan. 6. Jangan masak terlalu banyak nasi goreng secara sekaligus Seperti yang telah disebutkan tadi, nasi goreng membutuhkan panas yang tinggi dan merata untuk bisa tersaji dengan lezat. Karena itu, sebaiknya Anda tidak memasak nasi goreng dalam porsi besar secara sekaligus. Sesuaikan porsi nasi goreng dengan ukuran wajan dan panas api di kompor Anda. Kalau Anda memasak nasi goreng dalam porsi besar menggunakan wajan kecil, nasi goreng akan menjadi lembek dan kurang lezat. Ingin membuat nasi goreng seafood untuk keluarga? Jangan lupa untuk melakukan trik-trik di atas untuk membuat nasi goreng seafood yang lezat, ya. Selamat mencoba!

Lezatnya Gulai Ikan Patin Berlumur Rempah

Mar 17, 2020

Lezatnya Gulai Ikan Patin Berlumur Rempah

Mencari ikan segar di Indonesia memang sangat mudah. Indonesia sangat beruntung sebagai sebuah negara kepulauan yang perairannya berlimpah ikan dari berbagai jenis, baik ikan air laut maupun ikan air tawar. Karena itu, tidak mengherankan kalau Indonesia juga memiliki banyak sajian khas yang menggunakan ikan sebagai bahan utamanya. Setiap sajian ikan diolah dengan cara yang berbeda-beda, sesuai dengan keunikan dan kekayaan yang dimiliki oleh masing-masing daerah di Indonesia. Misalnya saja, sungai-sungai di Pulau Sumatera sangat kaya ikan patin, sehingga ikan tersebut banyak diolah menjadi berbagai sajian khas di banyak daerah di Sumatera, seperti Gulai Ikan Patin. Mengenal Ikan PatinIkan patin memang merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia. Hampir semua daerah di Sumatera merupakan sentra penghasil patin, ikan patin tak hanya ditangkap dari sungai, tetapi juga dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan ikan patin di Indonesia dan di dunia.Mengapa ikan patin begitu disukai oleh banyak orang? Alasan utama tentu saja karena kelezatannya. Ikan patin memiliki daging yang tebal, tetapi tetap lembut sehingga sangat nikmat disantap dalam berbagai macam olahan. Selain itu, ikan patin juga mengandung nutrisi tinggi. Kandungan asam lemak Omega-3 dalam ikan patin bahkan tidak kalah dengan ikan air laut seperti salmon dan tuna. Selain itu, ikan patin juga mengandung protein tinggi, sehingga sangat membantu menjaga kesehatan. Sebaliknya, kandungan lemak dan kolesterol dalam ikan patin justru cukup rendah, sehingga ikan patin aman dan sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi.Kandungan nutrisi yang tinggi dalam ikan patin membuat ikan air tawar ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, di antaranya adalah untuk mencegah penyakit kardiovaskular, mengurangi kadar kolesterol, menjaga kesehatan tulang, dan manfaat sehat lainnya. Selain itu, ikan patin juga sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil, karena kandungan DHA dan omega-3 tinggi dalam ikan patin membantu mengoptimalkan pertumbuhan janin dan merangsang pembentukan otak janin.Jadi, jangan menganggap remeh ikan patin, ya. Walaupun harganya tidak semahal jenis ikan lain, bukan berarti ikan patin tidak bisa diolah menjadi sajian yang lezat dan bergizi tinggi! Memilih Ikan PatinKesegaran ikan patin yang Anda gunakan punya pengaruh besar dalam kelezatan olahan ikan patin yang Anda siapkan. Dengan cara apapun Anda mengolah ikan patin, Anda tentu harus menggunakan ikan patin yang segar. Bagaimanakah cara memilih ikan patin yang segar? Berikut ini adalah beberapa tipsnya:1. Pilih ikan dengan mata yang bulat dan jernihIkan yang matanya sudah rusak menunjukkan bahwa ikan tersebut sudah disimpan lama. Sebaliknya, ikan dengan mata yang bulat cembung dan jernih menunjukkan bahwa ikan masih segar.2. Periksa sisik dan insangnyaIkan yang segar memiliki sisik yang masih melekat kuat pada tubuhnya. Sedangkan sisik ikan yang sudah mengelupas menunjukkan bahwa ikan sudah lama disimpan dan sudah tidak segar. Selain itu, pilihlah ikan patin yang memiliki insang dengan warna merah cerah yang menjadi tanda bahwa ikan masih segar.3. Pilih ikan dengan daging elastis dan tidak berlendirPilihlah ikan segar yang memiliki daging yang kenyal, tidak lembek, elastis, dan tidak berlendir. Bila  ikan terasa berlendir saat disentuh, berarti ikan tersebut sudah rusak.4. Pastikan ikan bebas formalinFormalin sering digunakan oleh penjual ikan yang bandel untuk mengawetkan ikan, sehingga ikan tidak mudah busuk. Untuk memastikan ikan patin bebas formalin, usapkan jari Anda pada bagian tubuh ikan. Setelah itu, gosokkan jari Anda tersebut pada punggung tangan Anda. Bila punggung tangan Anda terasa gatal, bisa jadi ikan tersebut diawetkan dengan formalin. Cara lain untuk memastikan bahwa ikan patin pilihan Anda tidak mengandung formalin, perhatikan apakah ada lalat yang hinggap pada tubuh ikan. Ikan yang sama sekali tidak dihinggapi lalat justru merupakan ikan yang diawetkan dengan formalin.5. Cek karakter fisik ikan patinUntuk memilih ikan patin berkualitas, pilihlah ikan patin berukuran sedang dan memiliki lemak perut yang tebal. Lemak pada perut ikan inilah yang membuat ikan patin terasa lebih gurih saat diolah dalam masakan. Bila Anda menggunakan ikan patin segar dan berkualitas, olahan ikan patin yang akan Anda siapkan tentu akan terasa lebih nikmat. Tips Mengolah Ikan PatinCara mengolah ikan air tawar seperti ikan patin memang sedikit lebih rumit dibandingkan ikan air laut. Maklum, bila diolah dengan cara yang salah, ikan air tawar akan memiliki rasa lumpur yang tidak enak. Jadi, bagaimana cara terbaik dalam mengolah ikan patin? Beberapa tips berikut ini patut Anda coba saat Anda sedang menyiapkan Gulai Ikan Patin:1. Setelah dibersihkan, potong ikan patin secara melintang. Lapisan lemak tebal di bagian perut ikan patin tidak perlu dibuang, karena lemak inilah yang akan membuat ikan patin terasa lebih gurih. Bagian kepala ikan patin juga bisa diolah dalam masakan. Belah saja kepala ikan menjadi dua, lalu beri sedikit air jeruk nipis.2. Untuk menghilangkan lendir dari ikan patin, rendam ikan dalam perasan jeruk limau. Selain itu, ikan patin yang sudah dibersihkan juga bisa digosok dengan abu gosok, kemudian dibilas hingga bersih dan ditiriskan.3. Cara lain untuk menghilangkan lendir dari ikan patin adalah dengan mencampur ikan patin dengan daun bambu muda dan melumuri permukaan ikan dengan garam. Biarkan selama sekitar 5 menit, lalu remas-remas ikan patin bersama daun bambu. Setelah itu, bilas ikan hingga bersih.4. Untuk menghilangkan bau amis ikan patin, campur ikan dengan timun yang sudah diparut, lalu remas-remas selama sekitar 15 menit. Selain itu, bersihkan pula perut ikan patin dengan campuran garam dan perasan jeruk, lalu gosok-gosokkan garam pada bagian dalam ikan. Terakhir, cuci ikan hingga bersih.5. Untuk menghilangkan bau lumpur pada ikan patin, masukkan 1-2 lembar roti tawar ke dalam minyak yang akan digunakan untuk menggoreng ikan patin. Setelah itu, goreng ikan hingga matang. Cara ini memang tidak bisa digunakan untuk ikan patin yang akan diolah untuk Gulai Ikan Patin, tapi tentu tetap bisa Anda lakukan saat mengolah ikan patin goreng. Langkah-langkah di atas patut Anda perhatikan saat mengolah ikan patin, sehingga Anda berhasil menghidangkan sajian ikan patin yang segar dan bebas dari bau lumpur.Variasi Gulai Ikan PatinGulai Ikan Patin merupakan salah satu cara mengolah ikan patin yang populer di Indonesia. Sajian ini merupakan sajian ikan khas dari Sumatera, terutama dari Riau dan Jambi. Ikan patin memang mudah didapat di kedua daerah tersebut, karena aliran Sungai Siak, Sungai Kampar, Sungai Rokan, dan Sungai Indragiri merupakan tempat hidup alami ikan patin. Itulah sebabnya ikan patin telah diolah oleh masyarakat lokal menjadi sajian lezat sejak jaman dulu. Namun, bila dahulu masyarakat Sumatera hanya mengolah ikan patin dengan cara digoreng atau dibakar, perlahan-lahan masyarakat Sumatera berkenalan dengan teknik pengolahan serta bumbu yang berbeda dengan teknik dan bumbu yang biasa mereka lakukan. Hal ini terjadi ketika Riau menjadi pusat perdagangan internasional, sehingga banyak pedagang dari berbagai negara yang singgah di Riau dan memberikan pengaruh budayanya pada masyarakat lokal. Hasilnya adalah pengaruh budaya lain seperti Tionghoa, Arab, dan Melayu pada kuliner lokal Indonesia. Salah satunya adalah Gulai Ikan Patin yang sangat terasa pengaruh Melayu-nya.Seperti banyak sajian lain di Indonesia, Gulai Ikan Patin pun memiliki beberapa variasi. Bahkan 2 daerah yang berdekatan di Sumatera, yaitu Riau dan Jambi, masing-masing memiliki jenis Gulai Ikan Patin yang berbeda. Kedua variasi Gulai Ikan Patin menggunakan bumbu dan rempah yang tidak jauh berbeda, di antaranya, kunyit, ketumbar, lengkuas, cabai merah, jahe, adas, serai, bawang merah, bawang putih, dll. Namun, yang jadi pembeda utama antara Gulai Ikan Patin Jambi dan Gulai Ikan Patin Riau adalah penggunaan tempoyak alias durian yang sudah difermentasi.Tempoyak merupakan bumbu khas Indonesia yang banyak digunakan dalam berbagai sajian khas Pulau Sumatera. Bahan ini dibuat dari durian matang pohon yang dihaluskan dan diberi garam, lalu difermentasi dalam wadah tertutup rapat selama 3-5 hari. Hasilnya adalah fermentasi durian yang beraroma menyengat dan memiliki cita rasa khas untuk memberikan rasa asam yang unik pada hidangan. Bumbu ini tidak hanya bisa diolah dalam sajian seperti gulai saja, tapi juga sambal serta bermacam hidangan lain di Sumatera dan Kalimantan. Bahan istimewa inilah yang membedakan antara Gulai Ikan Patin Jambi dengan Gulai Ikan Patin Riau. Namun, karena tidak semua orang menyukai aroma dan rasa tempoyak, bahan ini kadang digantikan dengan santan untuk menghasilkan gulai dengan kuah yang kental.Di Riau dan Jambi, Gulai Ikan Patin merupakan suguhan yang hampir selalu bisa ditemukan di acara-acara penting seperti upacara adat, pernikahan, dll. Tak jarang pula pemilik hajatan yang khusus memesan Gulai Ikan Patin yang dibuat dengan ikan patin yang ditangkap dari sungai, alih-alih ikan patin yang dibudidayakan di tambak. Alasannya karena ikan patin yang ditangkap dari sungai biasanya berukuran lebih besar dan memiliki cita rasa yang lebih gurih. Tekstur daging ikan patin sungai juga dianggap lebih lembut dibandingkan ikan patin tambak. Namun, bukan berarti ikan patin budidaya tambak rasanya kurang enak, ya. Asalkan diolah dengan cara yang tepat menggunakan ikan patin serta bumbu dan rempah segar, Gulai Ikan Patin lezat pun bisa tersaji dengan nikmat.Kelezatan dan manfaat sehat ikan patin memang tidak kalah dengan ikan air laut. Selain itu, ikan patin juga mudah didapat dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan beberapa jenis ikan laut yang lebih populer. Jadi, Anda tidak perlu ragu mengolah ikan patin menjadi sajian yang lezat dan sehat. Apalagi banyak pilihan olahan ikan patin yang bisa Anda coba. Ikan patin tidak cuma bisa digulai saja, tapi juga digoreng, dibuat sup, pindang, serta banyak pilihan sajian lezat lainnya. Sajian ikan patin mana yang paling Anda sukai?