Kembali ke Inspirasi dan Promo

Lauk Lezat Teman Nasi Timbel

Image Banner

16 March 2020

Makanan yang dibungkus dengan daun pisang memang akan jadi lebih harum. Karena itu, tidak heran kalau Indonesia memang memiliki banyak masakan yang diolah dan disajikan dengan cara dibungkus dengan daun pisang. Salah satunya adalah Nasi Timbel yang merupakan makanan khas Sunda.

Nasi timbel pada mulanya merupakan bekal makanan bagi para petani yang bekerja di sawah. Nasi yang masih hangat dibungkus dengan daun pisang agar lebih praktis dibawa. Selain itu, ternyata daun pisang juga membuat nasi menjadi lebih harum dan menggoda selera. Karena itulah, nasi timbel terus populer dan tidak cuma dinikmati oleh para petani saja. Kini nasi timbel sudah bisa didapatkan di banyak warung dan restoran, baik di Jawa Barat maupun di daerah lain di Indonesia. 

Tentu saja, nasi timbel kurang lengkap bila tidak disajikan bersama sajian pendampingnya. Nasi timbel komplit biasanya disajikan bersama hidangan-hidangan lezat berikut ini:

1. Ulukuteuk Leunca

Jawa Barat memang sering mengolah oncom jadi sajian lezat. Salah satunya adalah ulukuteuk leunca alias tumis leunca yang memadukan leunca dengan oncom dan daun kemangi. Harmoni rasa ulukuteuk leunca dengan nasi timbel hangat dijamin membuat Anda ingin tambah lagi dan lagi. Kedua makanan khas Sunda ini memang sangat cocok dinikmati bersama-sama.

2. Ayam Goreng

Ayam goreng seolah jadi teman setia sajian nasi timbel yang lezat. Ayam cukup dilumuri dengan bumbu yang terbuat dari bawang putih, bawang merah, ketumbar bubuk, Rocyo Bumbu Pelezat Rasa Ayam, dan garam yang dihaluskan. Setelah digoreng hingga matang, ayam goreng pun siap disajikan bersama nasi timbel hangat.

3. Tahu & Tempe Goreng

Tahu dan tempe goreng juga bisa jadi sajian tambahan untuk nasi timbel. Agar semakin lezat, bumbui tahu dan tempe dulu sebelum digoreng. Anda bisa menggunakan bumbu yang sama seperti bumbu ayam goreng yang telah disebutkan di atas, yaitu bumbu halus dari bawang putih, bawang merah, ketumbar bubuk, dan garam.

4. Ikan Asin

Nasi timbel akan semakin nikmat bila disajikan bersama ikan asin. Berbagai macam ikan asin cocok dipadukan dengan nasi timbel, namun bisa dibilang jambal roti adalah pilihan favorit banyak orang. Walaupun harganya yang relatif lebih mahal dibandingkan jenis ikan asin lainnya, jambal roti memang sangat cocok disandingkan dengan nasi timbel. Pilihlah jambal roti berwarna terang dan memiliki daging yang masih lunak dan tidak kering. Mengingat rasanya yang cukup asin, potongan jambal roti yang disajikan dengan nasi timbel tidak perlu terlalu besar, kok.

5. Sambal Terasi

Pecinta pedas pasti setuju, masakan Indonesia terasa kurang lengkap kalau tidak dinikmati dengan sambal. Jenis sambal di Indonesia memang banyak, tapi sambal terasi adalah yang paling sering disajikan bersama nasi timbel. Apakah Anda punya sambal favorit lain yang sering Anda nikmati bersama nasi timbel?

6. Lalapan

Nasi timbel dan sajian pendampingnya hampir semuanya memiliki cita rasa gurih. Untuk mengimbanginya, tentu dibutuhkan sajian yang bisa memberikan rasa segar. Karena itulah lalapan sering juga disajikan bersama nasi timbel. Daun kemangi, selada, dan timun merupakan lalapan segar yang paling sering dijumpai sebagai pendamping nasi timbel.

 


Berita Lainnya

Rahasia Kelezatan Masakan Garang Asem

Mar 16, 2020

Rahasia Kelezatan Masakan Garang Asem

Bila Jawa Barat memiliki pepes sebagai sajian khas yang diolah dengan daun pisang, maka Jawa Tengah memiliki Garang Asem. Walaupun sama-sama diolah dengan cara dibungkus dengan daun pisang, cita rasa kedua macam masakan ini jelas berbeda. Garang Asem, sesuai namanya, memiliki rasa asam dan segar yang didapat dari penggunaan bahan seperti belimbing wuluh atau tomat hijau. Rasa asam ini kemudian berpadu dengan cita rasa pedas menciptakan sajian dengan cita rasa yang lezat dan membuat makanan khas Jawa Tengah ini sangat cocok dinikmati dengan nasi hangat.Garang Asem merupakan makanan khas Grobogan, Jawa Tengah. Namun seperti banyak sajian lain di Indonesia, Garang Asem kemudian mengalami beberapa perubahan, sehingga ada banyak variasi sajian Garang Asem yang bisa Anda temukan di Jawa Tengah dan daerah-daerah lain. Garang Asem yang 'asli' biasanya tidak menggunakan santan, sehingga kaldunya bening. Sedangkan, Garang Asem ayam dari Solo kuahnya tidak bening, karena menggunakan sedikit santan atau kocokan telur ayam. Garang Asem dari Yogyakarta lain lagi, karena tidak hanya menggunakan santan, tetapi juga menggunakan daging cincang yang dibentuk bola-bola kecil, dan bukan menggunakan daging ayam kampung seperti Garang Asem dari Grobogan. Selain itu, masih banyak variasi sajian Garang Asem yang bisa Anda temukan di Indonesia.Cara pembuatan garang asem sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun, tentu saja ada beberapa faktor yang harus jadi perhatian Anda untuk bisa membuat Garang Asem yang segar dan lezat, yaitu:1. Gunakan ayam kampungSeperti yang telah dibahas sebelumnya, ada banyak variasi sajian Garang Asem, sehingga Anda bisa menggunakan berbagai macam bahan untuk membuat Garang Asem. Namun, bila ingin membuat Garang Asem dengan ayam seperti versi asli-nya, sebaiknya Anda menggunakan ayam kampung daripada ayam negeri. Hal ini sangat penting, karena ayam kampung tidak mudah hancur walaupun dikukus dalam waktu lama. Selain itu, ayam kampung juga membantu menghasilkan kaldu yang lebih gurih, sehingga Garang Asem akan terasa lebih lezat.2. Gunakan bahan asam alamiSalah satu keunikan Garang Asem adalah cita rasa asam-nya yang begitu segar. Rasa asam ini didapat dari bahan-bahan yang dikukus bersama ayam, yaitu tomat hijau atau belimbing wuluh. Dipadukan dengan kaldu dari ayam kampung serta cita rasa pedas dari cabai rawit hijau utuh, Garang Asem akan terasa sangat lezat.3. Gunakan berbagai rempahCita rasa garang asem yang kuat tidak hanya datang dari belimbung wuluh, tomat hijau, dan cabai saja. Siapkan juga berbagai rempah dan bumbu masak lain untuk bumbu Garang Asem buatan Anda, seperti bawang merah, bawang putih, daun salam, serai, jahe, dan lengkuas.4. Bungkus dengan daun pisang yang tebalGarang Asem harus dibungkus dengan rapat dan rapi, sehingga Anda tidak kehilangan cita rasa dari bumbu dan kaldu ayam yang terbentuk selama proses pengukusan. Agar Garang Asem tidak mudah bocor, gunakan daun pisang yang tebal untuk membungkusnya. Ada juga yang memilih untuk melapisi daun pisang dengan plastik agar bungkusan tidak mudah bocor. Namun, selain kurang baik untuk kesehatan, cara ini juga akan mengubah cita rasa Garang Asem, karena daun pisang yang digunakan untuk membungkus Garang Asem juga membantu meningkatkan cita rasa dan aroma Garang Asem.Bahan-bahan untuk membuat Garang Asem sangat mudah didapat. Cara membuatnya juga relatif tidak sulit. Berminat mencoba?

Tips Membuat Karedok Lezat dan Kaya Nutrisi

Mar 17, 2020

Tips Membuat Karedok Lezat dan Kaya Nutrisi

Karedok adalah makanan khas Jawa Barat yang mirip dengan pecel dan gado-gado. Makanan ini terbuat dari aneka sayuran segar dan disajikan bersama bumbu kacang. Walaupun terlihat mirip dengan gado-gado dan pecel, tetapi ketiganya berbeda. Karedok disajikan mentah dan menggunakan kencur sebagai bumbu dasar. Racikan bumbu karedok yang tepat membuat makanan ini jadi sangat sedap dan pasti menggugah selera Anda.Penasaran ingin mencoba membuat karedok sendiri di rumah? Yuk, simak ulasan tentang cara membuat karedok berikut ini:Memilih Sayuran yang SegarSalah satu kunci utama kelezatan karedok adalah penggunaan aneka jenis sayuran yang segar. Jenis sayuran yang wajib ada dalam seporsi karedok ialah kacang panjang, terung bulat, timun, tauge, kol, dan kemangi. Semua sayuran tersebut sebaiknya langsung diolah menjadi karedok pada hari yang sama ketika Anda membelinya.Pastikan bahwa Anda memilih sayuran yang masih segar kemudian mencucinya sampai bersih dengan air mengalir. Jangan sampai ada kotoran atau bakteri yang menempel pada sayuran karedok dan membuat Anda sekeluarga rentan sakit perut usai menyantapnya.Mengiris Sayur sampai HalusJika sudah menyiapkan beragam sayuran untuk karedok dan mencucinya sampai bersih, langkah selanjutnya yang patut Anda lakukan adalah mengiris semua sayuran sampai halus. Sayuran yang bentuknya terlalu besar akan sulit bercampur rata dengan bumbu. Jadi, gunakanlah pisau tajam untuk mengiris sayur demi mendapatkan tekstur yang tepat. Proses yang satu ini memang membutuhkan waktu cukup lama. Namun, hasilnya akan maksimal dan membuat karedok Anda jadi lebih nikmat.Jangan Lupa Menambahkan LeuncaLeunca merupakan bahan pelengkap yang dapat menyempurnakan rasa karedok buatan Anda. Memang masih banyak orang yang belum familiar dengan leunca. Namun, buah yang masih termasuk keluarga terung-terungan ini memiliki rasa yang khas. Bentuknya kecil dan mirip dengan buah cermai. Anda bisa menambahkan leunca sesaat setelah mencampurkan bumbu karedok dengan aneka sayurannya. Tak sekadar lezat dan membuat karedok jadi istimewa, leunca juga kaya kandungan vitamin A, kalsium, fosfor, dan aneka jenis gizi lainnya. Seporsi karedok leunca pasti membuat siapa pun jadi tergugah ingin mencicipinya.Mengulek Bumbu Kacang untuk Menghasilkan Tekstur yang TepatBumbu untuk jenis makanan yang lain memang bisa dihaluskan dengan cara diblender, tetapi tidak demikian halnya dengan karedok. Proses membuat makanan khas Jawa Barat yang satu ini membutuhkan cobek dan ulekan untuk membuat bumbunya. Bumbu karedok terdiri dari campuran kacang tanah goreng, kencur, cabai merah, satu siung bawang putih, terasi, sedikit garam, air asam, dan sedikit gula jawa. Kalau Anda menyukai rasa kencur yang dominan, Anda tidak perlu menggunakan bawang putih dalam racikan bumbu karedok.Penggunaan cobek dan ulekan akan menghasilkan bumbu yang sedap dan teksturnya tidak terlalu halus. Untuk mempermudah proses pembuatan bumbu, Anda bisa menggunakan kacang tanah goreng yang sudah diblender. Semua bumbu tersebut harus diulek sampai halus sebelum dicampurkan dengan sayuran. Bumbu yang sudah halus pasti mudah bercampur rata dengan sayuran yang sudah diiris sebelum siap disantap. Terakhir, jangan lupa melengkapi karedok leunca buatan Anda dengan kerupuk dan taburan bawang goreng agar rasanya semakin sedap. Anda juga bisa menambahkan air perasan jeruk limau jika menyukai karedok bercita rasa asam segar. Perpaduan sayuran dan racikan bumbu karedok yang pas akan membuat hidangan ini semakin spesial. Yuk, mencoba membuat karedok sendiri di rumah!

Sedapnya Ikan Asam Pedas Melayu

Mar 17, 2020

Sedapnya Ikan Asam Pedas Melayu

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak sumber bahan pangan ikan. Itu sebabnya, banyak sajian khas Indonesia yang memanfaatkan ikan sebagai bahan utamanya, mulai dari ikan goreng, ikan bakar, pepes ikan, dan lain-lain. Namun, bahasan dalam artikel kali ini adalah tentang olahan ikan asam pedas yang populer sebagai makanan khas dari Riau, yaitu Gulai Ikan Patin.Daerah Sumatera, terutama Riau, memang memiliki banyak sajian khas yang sangat kental unsur Melayu-nya, yaitu masakan yang dibumbui dengan berbagai rempah, berlemak, dan berkuah kental. Cita rasa asem pedas juga sering dijumpai dalam masakan Melayu. Besarnya pengaruh Melayu dalam masakan khas di daerah Sumatera terjadi sebagai akibat dari jalur perdagangan dan ekonomi internasional pada zaman dahulu, di mana Sumatera merupakan pusat perdagangan yang menjadi tempat berkumpulnya para pedagang dari berbagai negara. Jadi, tak heran bila banyak masakan khas di Indonesia, terutama Sumatera, yang mirip dengan masakan dari Malaysia, Singapura, dan negara-negara tetangga.Masakan khas Indonesia yang sangat terasa pengaruh Melayu-nya adalah Gulai Ikan Patin dari Riau. Ikan patin memang merupakan jenis ikan yang populer diolah dalam berbagai masakan rumpun Melayu, karena ikan ini relatif mudah didapat dan dengan harga yang cukup terjangkau. Selain itu, ikan patin juga kaya nutrisi dengan kandungan protein dan Omega 3 yang baik bagi kesehatan otak. Kandungan lemak jenuh dalam ikan patin juga membantu mencegah penyakit jantung koroner dan menurunkan kadar kolesterol. Jelas, manfaat kesehatan dari konsumsi ikan patin sangat banyak.Dalam sajian Gulai Ikan Patin, lembutnya daging ikan patin berpadu dengan kuah asam pedas yang terasa sangat segar dan kaya rasa. Bahan seperti belimbing wuluh dan tomat memberikan rasa asam yang menyegarkan, sedangkan bumbu rempah seperti lengkuas, bawang merah, bawang putih, sereh, jahe, daun jeruk, dan tidak lupa Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi memperlengkap cita rasa ikan asam pedas Melayu.Bumbu dan rempah saja belum lengkap untuk membuat sajian gulai ikan patin yang lezat. Anda tentu harus menggunakan ikan patin yang segar dan berkualitas juga. Untuk memilih ikan patin yang lezat untuk digulai, pilihlah ikan patin berukuran sedang yang memiliki lemak perut tebal. Setelah ikan dibersihkan, potong ikan patin secara melintang dan biarkan lapisan lemak di bagian perutnya. Lapisan lemak inilah yang akan membuat gulai jadi terasa lebih gurih. Selain memilih ikan patin yang berkualitas, Anda juga harus mengolah ikan patin dengan tepat agar tidak amis dan tidak berbau lumpur. Beberapa langkah berikut akan membantu Anda:1. Untuk menghilangkan bau amis, campur ikan patin dengan timun yang sudah diparut, lalu remas-remas selama sekitar 15 menit. Setelah itu, bersihkan perut ikan dengan campuran air jeruk dan garam. Gosok pula bagian dalam ikan dengan garam, lalu bilas dengan air. Setelah itu, beri gula pasir pada bagian dalam ikan. Biarkan selama beberapa saat, lalu bilas ikan kembali.2. Cara lain untuk menghilangkan bau amis ikan patin adalah dengan mencuci ikan dengan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis. Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis ini juga bisa ditambahkan pada Gulai Ikan Patin Anda sebagai penyedap masakan, lho!3. Agar gulai terasa lebih nikmat, lendir ikan patin harus dibersihkan dengan baik. Caranya, rendam ikan dalam perasan air jeruk limau. Selain itu, setelah ikan dibersihkan, gosok ikan dengan abu gosok, lalu bilas hingga bersih. Anda juga bisa mencampur ikan dengan daun bambu muda dan menaburi ikan patin dengan garam. Biarkan selama sekitar 5 menit, lalu remas ikan dengan daun bambu, kemudian bilas dengan air bersih. Jadi, apakah Anda sudah siap mengolah ikan patin menjadi gulai ikan asam pedas yang nikmat?

Uniknya Mie Celor khas Palembang

Mar 17, 2020

Uniknya Mie Celor khas Palembang

Palembang memang populer sebagai kota asal pempek. Namun, Palembang tidak hanya punya makanan khas berupa pempek saja. Ada banyak makanan lezat lainnya yang jadi kebanggaan Palembang, salah satunya adalah mie celor. Berkunjung ke kota tersebut rasanya belum komplit jika tidak mencicipi mie celor Palembang.Penasaran dengan hidangan khas Palembang tersebut? Yuk, cari tahu keunikan mie celor sambil mempelajari proses pembuatannya yang praktis.Asal-Usul Nama Mie CelorHingga kini banyak orang mengira bahwa mie celor berasal dari penggunaan telur rebus sebagai bahan pelengkap. Sebenarnya anggapan tersebut keliru. Karena kata “celor” dalam bahasa Palembang artinya dicelup-celupkan. Seperti namanya, pembuatan olahan mie ini memang melalui proses pencelupan ke air mendidih supaya tekstur mie lebih lembut sebelum disajikan dengan kaldu.Mie celor Palembang memang merupakan salah satu hasil perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa. Bila dilihat sekilas, tampilan mie celor sangat mirip dengan lo mie asal China bagian selatan. Namun, mie celor memiliki warna yang lebih pucat. Warnanya cenderung putih keruh dan disajikan dengan kaldu udang beraroma kuat.Hidangan Istimewa Bagi Para Pecinta UdangSubheader ImageAnda yang menyukai udang pasti sangat menyukai mie celor. Karena udang merupakan salah satu bahan pelengkap utama dalam sajian mie yang satu ini. Cermati beberapa hal berikut ini saat Anda memilih udang untuk melengkapi mie celor:Pilihlah udang berukuran sedang supaya lebih mudah dikupas dan dagingnya cukup tebal.Udang mentah yang segar biasanya berwarna abu-abu dengan bagian kulit dan kepala yang masih melekat kuat. Hindari udang yang tampak kemerahan dengan bagian kepala dan kulit yang hampir lepas.Aroma udang segar tidak terlalu menyengat dan amis.Anda tak perlu khawatir dengan aroma udang yang agak amis ketika akan membuat mie celor. Setelah kepala dan kulit udang dikupas dan udang dicuci bersih dengan air mengalir, Anda bisa menggunakan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis untuk merendam udang selama 10 menit. Varian produk Knorr yang satu ini berbentuk bubuk sehingga praktis digunakan dan bisa meresap sempurna pada udang. Rasa natural jeruk nipis asli membuat Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis bisa diandalkan untuk menghilangkan bau amis udang tanpa mengubah rasanya. Selanjutnya, udang yang sudah direndam dengan Knorr Jeruk Nipis bisa segera diolah seperti biasa.Resep dan Cara Membuat Mie Celor PalembangBila Anda ingin membuat kreasi mie celor di rumah, Anda bisa mencoba resep dan cara pembuatannya berikut ini:Bahan-Bahan:300 gr udang berukuran sedang yang kulit dan kepalanya sudah dikupas. Sisihkan bagian kulit dan kepala udang yang bersih untuk membuat kaldu.Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis secukupnyaSuwiran daging ayam yang sudah direbus dan dibumbui dengan Knorr Bumbu Penyedap Rasa Ayam Rostip250 gr mie telur100 gr taoge3 butir telur rebus yang sudah dipotong-potongAir panas untuk mencelupkan mie telur dan taoge.Bahan Kuah:1,5 liter air300 ml santan kental dari ½ buah kelapa2 butir telur yang sudah dikocok lepas2 sdm tepung kanji yang sudah dilarutkan dengan 50 ml air1 sdt air jeruk limauGaram, gula, dan merica bubuk secukupnyaBahan Pelengkap:6 batang kucai yang sudah diiris halusBawang goreng secukupnyaCara Membuat:Aduklah udang yang dibersihkan dengan Knorr Bumbu Rasa Jeruk Nipis lalu diamkan selama kurang lebih 10 menit supaya bau amisnya hilang.Suwiran ayam untuk pelengkap mie celor dibuat dari dada ayam tanpa kulit yang direbus bersama Knorr Bumbu Penyedap Rasa Ayam Rostip. Produk Knorr yang satu ini akan memberikan aroma bawang putih alami yang kuat tanpa tambahan MSG berlebihan. Knorr Bumbu Penyedap Rasa Ayam Rostip berbentuk bubuk sehingga mudah larut dalam air rebusan dan terserap sempurna ke bagian dalam daging ayam. Selanjutnya, ayam yang sudah direbus sampai matang bisa segera diangkat agar uap panasnya hilang sebelum disuwir-suwir.Didihkan air untuk membuat kaldu dari kepala dan kulit udang. Bila air sudah mendidih dan menyusut hingga 1,2 liter, berarti kaldu udang sudah matang dan siap digunakan. Saringlah kepala dan kulit udang untuk mendapatkan kaldu bening.Kemudian, didihkan kembali kaldu udang yang sudah disaring. Campurkan dengan santan kental, udang kupas, garam, gula, dan merica secukupnya. Aduk perlahan-lahan hingga campuran kuah mendidih.Bila kuah mie celor mulai mendidih, masukkan telur yang sudah dikocok lepas. Aduk sebentar sembari menambahkan larutan tepung kanji. Anda bisa mengganti tepung kanji dengan jenis tepung lain seperti maizena atau terigu. Penggunaan larutan tepung sangat penting untuk menghasilkan tekstur kaldu yang kental.Sambil menunggu kuahnya mendidih, celupkan mie telur dan taoge dalam air mendidih lalu tiriskan. Sajikan mie telur dan taoge di piring dan beri tambahan topping berupa suwiran ayam dan potongan telur rebus. Selanjutnya, Anda tinggal menuangkan kaldu udang yang sudah matang. Jangan lupa tambahkan beberapa potong udang sebagai pelengkap.Mie celor yang sudah matang tinggal diberi taburan irisan seledri dan bawang goreng sebelum disajikan dalam keadaan hangat.Mie Celor Sering Disantap Sebagai Menu SarapanMasyarakat Palembang gemar menyantap mie celor sebagai menu sarapan. Karena mie celor biasanya disajikan dalam porsi besar dan hangat sehingga cocok menjadi sumber energi di pagi hari. Banyak sekali kedai dan restoran di Palembang yang menyajikan mie celor sejak pagi. Namun, para wisatawan juga bisa menikmati sajian istimewa ini pada siang atau malam hari ketika berkunjung ke Palembang. Cita rasa mie celor Palembang yang gurih dan khas pasti membuat Anda ketagihan.Mengintip Kandungan Gizi dalam Seporsi Mie CelorTak hanya lezat, mie celor juga memiliki kandungan gizi yang lengkap dan baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian tubuh. Ulasan informasi tentang kandungan gizi mie celor berikut ini tentu membuat Anda tak ragu menikmatinya:Mie celor adalah hidangan sumber karbohidrat yang dapat menggantikan nasi atau umbi-umbian. Kandungan karbohidratnya berasal dari penggunaan mie telur, santan, dan tepung kanji. Menyantap seporsi mie celor akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama sama seperti menikmati satu porsi nasi sebagai hidangan utama.Kandungan protein dalam mie celor berasal dari udang, suwiran ayam, dan telur rebus. Protein merupakan jenis asupan yang penting untuk mendukung metabolisme tubuh. Selain itu, protein juga sangat dibutuhkan untuk menjaga asupan gizi ke otak, memaksimalkan proses regenerasi sel-sel tubuh, serta mendukung pembentukan massa otot. Semua orang membutuhkan asupan protein setiap hari mulai dari ibu hamil, anak-anak, hingga lansia.Asupan vitamin, mineral, dan serat bisa didapatkan dari taoge dan kucai. Taoge ternyata mengandung protein 19% lebih banyak daripada biji kacang hijau. Selain itu, taoge dan kucai juga kaya kandungan serat dan mineral yang penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Kalau Anda menyukai sayuran, Anda bisa meminta jumlah tauge dan kucai lebih banyak ketika menikmati mie celor di Palembang. Di samping itu, Anda juga bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah supaya bisa menggunakan tauge dan kucai dalam jumlah banyak.Kandungan vitamin C dan E pada taoge akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan kulit secara alami. Risiko penyakit kronis seperti kanker, gangguan kepadatan tulang, dan penyakit kardiovaskuler (jantung) dapat diminimalkan.Rekomendasi Tempat Makan Mie Celor di JakartaTernyata saat ini Anda tak harus langsung ke Palembang bila ingin menikmati mie celor. Ada beberapa restoran dan warung makan di kawasan Jakarta yang menyiapkan menu mie celor khas Palembang. Di antara keempat destinasi wisata kuliner berikut ini, manakah yang lebih dahulu akan Anda kunjungi?Martabak Kari Palembang H. Abdoel RazakRestoran khas Palembang yang satu ini memang dikenal dengan menu martabak karinya yang sangat populer. Namun, Anda juga bisa mencicipi mie celor ketika berkunjung ke sini. Seporsi mie celor khas H. Abdoel Razak terdiri dari mie telur, potongan telur rebus, serta siraman kuah kaldu udang yang gurih dan kental. Kalau ingin berkunjung ke tempat wisata kuliner ini, datang saja ke Jl. Biak No. 29 C, Tomang, Grogol, Jakarta Barat.Sari SanjayaSari Sanjaya punya menu andalan legendaris berupa aneka pempek. Namun, restoran khas Palembang ini juga memiliki menu mie celor yang menggugah selera. Uniknya, ada dua pilihan mie celor yang disediakan, yaitu mie celor kuah bening dan mie celor kuah santan. Kalau Anda tidak terlalu menyukai santan, mie celor kuah bening bisa menjadi alternatif menarik. Jangan ragu datang ke Jl. Boulevard Raya Blok QA1 No.8-9, Kelapa Gading, Jakarta Utara bila penasaran dengan mie celor khas Sari Sanjaya.D’RempahTak jauh dari Sari Sanjaya, ada restoran D’rempah yang juga menawarkan sajian mie celor istimewa. Restoran ini berlokasi di Jl. Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ciri khas mie celor D’Rempah terletak pada penambahan potongan daging gulai yang membuat cita rasanya makin sempurna. Mie celor ala D’Rempah juga terbilang istimewa karena disajikan dengan emping dan taburan ebi bubuk. Tekstur kuahnya juga kental dan terasa gurih sehingga semakin nikmat karena disajikan dalam keadaan hangat.Pempek 18 PalembangMeskipun namanya identik dengan pempek, restoran Pempek 18 Palembang juga punya menu makanan istimewa lainnya. Salah satunya adalah mie celor yang gurih dan sedap. Kuah kaldu udangnya menyatu sempurna dengan santan dan terasa segar karena diberi potongan tomat. Bila ingin mencicipi mie celor di tempat ini, Anda bisa berkunjung ke Jl. Dr. Muwardi I No. 16, Grogol, Jakarta Barat.Pempek ChandraAda satu destinasi lagi yang wajib Anda datangi bila ingin menikmati mie celor Palembang yang sedap, yaitu Pempek Chandra. Kedai Pempek Chandra terletak di lantai satu Gedung Chandra, kawasan Glodok, Jakarta barat. Mie celor ala Chandra diberi taburan berupa potongan-potongan udang sehingga rasa dan aromanya semakin istimewa. Selain mie celor, Anda juga bisa menikmati hidangan lain berupa aneka pempek, tekwan, celimpungan, dan mie tahu.Sekarang, Anda pasti makin penasaran dengan kelezatan mie celor Palembang yang menggugah selera. Jika tak sempat pergi ke Palembang atau mengunjungi restoran Palembang di Jakarta, bersiaplah meluangkan waktu untuk membuatnya sendiri di rumah. Mie celor buatan Anda pasti disukai seluruh anggota keluarga.