Kembali ke Inspirasi dan Promo

Bubuk Koya Penambah Kelezatan pada Soto

Image Banner

14 October 2019

Beberapa orang senang memakan soto yang terlihat tidak biasa. Mungkin diantara Anda ada yang senang menyantap soto, dengan tambahan berupa serbuk lezat yang biasanya bisa Anda temukan pada penjual soto Lamongan. Soto jenis ini disebut soto koya. Rasa soto yang memakai koya jauh lebih gurih dibanding soto biasa.

Rata-rata harga soto relatif terjangkau. Anda pun bisa membuatnya dengan mudah di rumah. Jika ingin hidangan untuk keluarga lebih gurih dan pedas, Anda bisa menambahkan koya ke dalam semangkuk soto kuah kuning.

Kandungan gizi semangkuk soto 

Sebagian besar soto mengandung bahan makanan seperti kaldu ayam, soun, kentang goreng, telur rebus, daging ayam bahkan daging ikan salmon bisa Anda kreasikan untuk membuat soto koya salmon. Bahan-bahan ini merupakan sumber makanan yang kaya kalsium, vitamin D, fosfor, dan zat besi.

Berbagai jenis protein untuk membantu regenerasi sel dan pertumbuhan otot juga terdapat dalam semangkuk soto. Selain itu makanan seperti soto juga membantu mengatur metabolisme tubuh. Dengan karakteristiknya yang unik, soto juga kaya akan mineral, amino esensial, dan karbohidrat.

Bumbu soto juga tidak lepas dari manfaat yang besar. Lengkuas, daun jeruk, garam, serai, daun jeruk, kunyit, merica, jahe, bawang merah dan bawang putih juga membawa manfaat yang bagus bagi tubuh.

Bawang putih dan merah, misalnya, mampu membunuh kuman di dalam mulut, anti-oksidan, anti-bakteri, meredakan nyeri, mencegah kanker, serta mampu menurunkan tekanan darah.

Kalori yang terkandung dalam semangkuk soto pun cukup banyak. Semangkuk soto mengandung 312 kalori, yang sangat bermanfaat ketika disantap di pagi hari. Karena itulah pagi hari jadi waktu paling menyenangkan untuk memakan semangkuk soto. Dengan begitu energi Anda akan terjaga sampai sebelum makan siang tiba.

Jadi, sebaiknya Anda tidak meremehkan nikmat dan rasa soto yang sangat lezat. Semangkuk soto yang disajikan di pagi hari sudah lebih dari cukup untuk membantu Anda menjalani aktivitas harian dengan maksimal.

Cara membuat koya soto

Koya pada dasarnya adalah kerupuk udang yang dihaluskan, dan merupakan jenis bumbu tambahan yang sebetulnya mudah dibuat. Jika Anda senang memasak soto dan ingin memanjakan keluarga dengan rasa yang lezat, berikut resep koya sederhana yang bisa Anda bikin di rumah.

Pertama-tama Anda perlu mempersiapkan bahan-bahannya terlebih dulu:

  • Kerupuk udang (pilih produk dengan kandungan udang yang tinggi)
  • Bawang putih

Cara membuat:

  1. Setelah selesai menyiapkan bahan-bahan, Anda perlu menjemur kerupuk udang agar lebih renyah ketika digoreng.
  2. Setelah dijemur hingga kering, goreng sampai renyah. Untuk hasil yang lebih oke, sebaiknya Anda menggunakan wajan cekung supaya kerupuk bisa terendam sempurna di dalam minyak. Pastikan supaya Anda menekan kerupuk ketika mengembang ya. Dan gunakan api sedang ketika menggoreng.
  3. Ambil bawang putih, potong agak tebal supaya tidak mudah gosong saat digoreng.
  4. Siapkan wajan, kemudian goreng bawang putih dalam minyak menggunakan api sedang. Supaya bawang putih tidak tenggelam, pastikan supaya Anda selalu mengaduknya.
  5. Angkat bawang putih dan tiriskan.
  6. Siapkan bawang putih dan kerupuk yang sudah digoreng. Pastikan keduanya sudah benar-benar kering sampai tak ada lagi minyak menetes.
  7. Haluskan kerupuk udang dan bawang putih. Lakukan terus sampai semua bahan halus. Anda bisa menambahkan bumbu soto untuk menyedapkan rasa seperti Royco penyedap rasa sapi sesuai selera.

Untuk menggiling kedua bahan tersebut, gunakanlah food processor yang bisa digunakan untuk menggiling biji-bijian dan kacang-kacangan. Cara ini akan menghemat waktu Anda membuat koya. Mudah bukan?

Reference:

  • resepkoki.id/membuat-koya-homemade/
  • hipwee.com/tips/cara-bikin-bubuk-koya/
  • fimela.com/lifestyle-relationship/read/3809895/cara-membuat-koya-soto-enak-gurih-dari-2-bahan-saja

 

 

 


Berita Lainnya

Sate Jengkol, Olahan Unik yang Tidak Bau dan Lezat

Oct 14, 2019

Sate Jengkol, Olahan Unik yang Tidak Bau dan Lezat

Beberapa orang tidak menyukai jengkol karena aromanya yang menyengat. Tapi jangan salah, Jika tahu cara menghilangkan bau jengkol. Anda bisa membuat hidangan lezat untuk keluarga dan orang-orang tercinta.Walaupun baunya menyengat bila dimakan berlebihan, tetapi masih banyak orang yang menyukainya sebab rasanya yang lezat. Jika Anda pandai mengolah jengkol dengan cara, misalnya, dijadikan jengkol rendang, tekstur kenyal jengkol mudah membuat Anda salah tebak.Jengkol memang punya banyak nama. Di Nepal ia disebut dhinyindi, di Myanmar disebut danyin, di Thailand disebut cha niang, dan di Malaysia disebut jiring. Di Indonesia, jengkol sudah lama dikenal sebagai makanan rakyat sejak zaman penjajahan Belanda.Meski orang-orang Eropa tak suka memakan jengkol, kebanyakan orang Indonesia menyukainya. Makanya sekarang kita mudah menemukan berbagai macam menu olahan jengkol. Ada yang membuatnya sebagai rendang. Ada pula yang membuat sate jengkol. Yang populer adalah semur jengkol, yang biasanya mudah ditemukan di warung tegal.Bau menyengat bukan berarti tidak enak Apakah Anda termasuk orang yang tidak menyukai jengkol karena baunya. Jangan salah ada berbagai macam cara untuk mengolah jengkol supaya tidak berbau ketika selesai dimakan. Dengan kata lain, kalau Anda berhasil mengolah jengkol sampai tak berbau, rasanya takkan kalah dengan daging.Jengkol bisa diolah jadi sate. Sate jengkol bisa menemukan makanan ini di Medan. Rasanya lezat dan Pembuatannya pun cukup mudah. Namun, Anda perlu belajar cara menghilangkan bau keras pada jengkol, agar orang yang tidak menyukainya bisa berubah jatuh hati pada makanan yang Anda buat.Berikut cara menghilangkan bau jengkol dengan mudah.1. Rendam jengkol semalamanSiapkan jengkol yang belum dikupas, kemudian ambil baskom dan rendam di dalam air semalaman. Pakailah air yang sudah dicampur dengan kapur sirih. Yang perlu Anda lakukan adalah memastikan tersedianya air, dan kemudian rendam seluruh badan jengkol di dalam air.2. Kupas sampai bersihSebelum dikupas, Anda bisa mencuci jengkol dengan air bekas mencuci beras. Gosok jengkol yang belum dikupas, pelan-pelan sampai bersih. Cara ini ditengarai ampuh untuk menghilangkan bau jengkol yang menyengat. Setelah selesai, Anda bisa mengupas jengkol, kemudian menyiapkan panci dengan daun jambu untuk merebus jengkol.3. Rebus di dalam daun jambuSiapkan tiga lembar daun jambu biji berukuran sedang. Kalau jengkol yang ingin dimasak lebih banyak, siapkanlah daun sampai lima lembar. Rebus jengkol yang sudah dikupas, di dalam panci, selama lima sampai sepuluh menit.4. Rempah-rempah boleh donk ditambahkanJeruk purut, serai, dan daun salam adalah jenis rempah yang mampu menghilangkan bau jengkol yang menyengat. Jadi ketiganya berfungsi untuk menambahkan citarasa jengkol, sekaligus membuatnya jadi lebih empuk. Jangan lupa masukkan rempah-rempah selama proses perebusan di langkah ketiga ya.6. Terakhir, bikin bumbu kacangSetelah selesai merebus jengkol, terakhir adalah mempersiapkan bumbu kacang. Ada banyak jenis bumbu kacang, namun kali ini kita akan mempersiapkan bumbu kacang untuk sate.Bahan-bahannya sebagai berikut:Kacang tanahBawang putihKemiriBawang gorengGula merahKecap manisMinyak gorengGaramCara membuat bumbu kacang untuk sate:Goreng kacang tanah bersama kemiri dan bawang putih. Tiriskan.Haluskan kemiri, bawang putih, gula merah dan kacang tanah. Jangan lupa tambahkan bawang goreng.Setelah halus, pindahkan bumbu ke piring, dan tuang dengan air panas mendidih dalam jumlah cukup. Setelah aduk sampai rata.Ambil jengkol yang sudah direbus, dan campurkan bersama bumbu kacang. Anda boleh membuat jengkol menyerupai sate. Selesai. Selamat menikmati sate jengkol. 

Lauk Lezat Teman Nasi Timbel

Mar 16, 2020

Lauk Lezat Teman Nasi Timbel

Makanan yang dibungkus dengan daun pisang memang akan jadi lebih harum. Karena itu, tidak heran kalau Indonesia memang memiliki banyak masakan yang diolah dan disajikan dengan cara dibungkus dengan daun pisang. Salah satunya adalah Nasi Timbel yang merupakan makanan khas Sunda.Nasi timbel pada mulanya merupakan bekal makanan bagi para petani yang bekerja di sawah. Nasi yang masih hangat dibungkus dengan daun pisang agar lebih praktis dibawa. Selain itu, ternyata daun pisang juga membuat nasi menjadi lebih harum dan menggoda selera. Karena itulah, nasi timbel terus populer dan tidak cuma dinikmati oleh para petani saja. Kini nasi timbel sudah bisa didapatkan di banyak warung dan restoran, baik di Jawa Barat maupun di daerah lain di Indonesia. Tentu saja, nasi timbel kurang lengkap bila tidak disajikan bersama sajian pendampingnya. Nasi timbel komplit biasanya disajikan bersama hidangan-hidangan lezat berikut ini:1. Ulukuteuk LeuncaJawa Barat memang sering mengolah oncom jadi sajian lezat. Salah satunya adalah ulukuteuk leunca alias tumis leunca yang memadukan leunca dengan oncom dan daun kemangi. Harmoni rasa ulukuteuk leunca dengan nasi timbel hangat dijamin membuat Anda ingin tambah lagi dan lagi. Kedua makanan khas Sunda ini memang sangat cocok dinikmati bersama-sama.2. Ayam GorengAyam goreng seolah jadi teman setia sajian nasi timbel yang lezat. Ayam cukup dilumuri dengan bumbu yang terbuat dari bawang putih, bawang merah, ketumbar bubuk, Rocyo Bumbu Pelezat Rasa Ayam, dan garam yang dihaluskan. Setelah digoreng hingga matang, ayam goreng pun siap disajikan bersama nasi timbel hangat.3. Tahu & Tempe GorengTahu dan tempe goreng juga bisa jadi sajian tambahan untuk nasi timbel. Agar semakin lezat, bumbui tahu dan tempe dulu sebelum digoreng. Anda bisa menggunakan bumbu yang sama seperti bumbu ayam goreng yang telah disebutkan di atas, yaitu bumbu halus dari bawang putih, bawang merah, ketumbar bubuk, dan garam.4. Ikan AsinNasi timbel akan semakin nikmat bila disajikan bersama ikan asin. Berbagai macam ikan asin cocok dipadukan dengan nasi timbel, namun bisa dibilang jambal roti adalah pilihan favorit banyak orang. Walaupun harganya yang relatif lebih mahal dibandingkan jenis ikan asin lainnya, jambal roti memang sangat cocok disandingkan dengan nasi timbel. Pilihlah jambal roti berwarna terang dan memiliki daging yang masih lunak dan tidak kering. Mengingat rasanya yang cukup asin, potongan jambal roti yang disajikan dengan nasi timbel tidak perlu terlalu besar, kok.5. Sambal TerasiPecinta pedas pasti setuju, masakan Indonesia terasa kurang lengkap kalau tidak dinikmati dengan sambal. Jenis sambal di Indonesia memang banyak, tapi sambal terasi adalah yang paling sering disajikan bersama nasi timbel. Apakah Anda punya sambal favorit lain yang sering Anda nikmati bersama nasi timbel?6. LalapanNasi timbel dan sajian pendampingnya hampir semuanya memiliki cita rasa gurih. Untuk mengimbanginya, tentu dibutuhkan sajian yang bisa memberikan rasa segar. Karena itulah lalapan sering juga disajikan bersama nasi timbel. Daun kemangi, selada, dan timun merupakan lalapan segar yang paling sering dijumpai sebagai pendamping nasi timbel. 

Mengenal Rujak Cingur Khas Surabaya

Mar 17, 2020

Mengenal Rujak Cingur Khas Surabaya

Surabaya bukan hanya terkenal dengan keindahan kotanya tetapi juga karena kekayaan kulinernya. Salah satu makanan khas Surabaya yang tak boleh Anda lewatkan adalah rujak cingur. Hidangan yang satu ini tak hanya unik karena terbuat dari cingur sapi, tetapi juga memiliki cita rasa yang khas dan sangat sedap. Apakah Anda sudah pernah mencicipi rujak cingur sebelumnya?Ulasan berikut ini akan membahas tentang rujak cingur khas Surabaya. Anda yang belum pernah mencicipinya pasti akan tergiur dan Anda yang sudah pernah mencobanya pasti ingin menyantapnya lagi.Resep Rujak Cingur Ternyata Berasal dari MesirBelum banyak orang yang tahu kalau resep rujak cingur awalnya berasal dari Mesir. Suatu hari, sang pemimpin Mesir yang bergelar Firaun Hanyokrowati sedang merayakan ulang tahun. Pada hari istimewa tersebut, sang Firaun memerintahkan seluruh juru masak istana agar membuat hidangan lezat untuk dirinya. Sayangnya, aneka hidangan koki kerajaan tersebut tak mampu menggugah selera sang raja.Tak lama kemudian, seorang pengawal kerajaan masuk ke istana dan berkata pada Firaun bahwa ada seseorang yang ingin menyajikan makanan spesial untuknya. Orang tersebut bernama Abdul Rozak, seorang pengembara lautan yang sedang terdampar di Mesir. Abdul Rozak membawa seporsi makanan yang dibungkus daun pisang dan sudah diperiksa oleh ahli kesehatan kerajaan. Makanan tersebut sudah dinyatakan aman dan layak dimakan raja.Tanpa pikir panjang, sang raja langsung menyantap makanan yang dibawa Abdul Rozak. Raja memakannya begitu lahap dan mulai bercucuran keringat karena rasa makanannya pedas dan nikmat. Saking senangnya, sang raja menghadiahkan sebuah kapal mewah, sebidang tanah, dan jabatan kepala juru masak istana untuk Abdul Rozak. Namun, Abdul Rozak hanya ingin menerima hadiah kapal untuk mengembara. Raja setuju dan mengajukan syarat agar Abdul Rozak mau memberikan resep masakan istimewa tersebut. Akhirnya, raja dan Abdul Rozak pun sepakat untuk saling bertukar resep dan kapal mewah.Abdul Rozak melanjutkan pengembaraannya hingga tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Di Surabaya, Abdul Rozak juga mulai mempopulerkan resep makanan andalannya. Bahan dasar berupa cingur (mulut) unta sulit didapat dan mulai diganti dengan cingur sapi. Hasilnya, resep makanan Abdul Rozak semakin sedap dan disukai banyak orang. Masyarakat Surabaya yang sulit mengucapkan kata “Rozak” akhirnya menamai makanan itu dengan sebutan rujak cingur.   Tips Memilih, Membersihkan, dan Mengolah Cingur SapiSecara harfiah, cingur didefinisikan sebagai bagian hidung dan mulut atas sapi. Bahan makanan yang satu ini memang jarang diolah menjadi aneka jenis hidangan. Namun, cita rasanya istimewa dan membuat rujak cingur terasa makin sempurna. Memilih, membersihkan, dan mengolah cingur sapi juga tidak sulit kalau Anda sudah tahu caranya. Yuk, simak dulu tips-tips ini supaya nanti Anda bisa membuat rujak cingur sendiri di rumah:1. Memilih Cingur Sapi SegarCingur sapi yang masih segar biasanya berwarna kecokelatan, berbentuk utuh karena belum dipotong, dan bertekstur kenyal. Aromanya juga segar dan tidak berbau menyengat. Jadi, Anda wajib menghindari cingur yang teksturnya lembek, berair, dan mulai mengeluarkan bau tak sedap karena ciri-ciri tersebut menunjukkan kalau cingur sudah tak segar. Agar Anda tak kerepotan saat mengolahnya, Anda bisa meminta bantuan penjual daging sapi untuk memotong cingur besar menjadi potongan-potongan yang lebih kecil.2. Membersihkan Cingur SapiLangkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah membersihkan cingur sapi. Gunakan air mengalir untuk membersihkan seluruh bagian cingur sapi sampai tuntas. Jangan sampai ada lendir atau kotoran yang tertinggal pada sela-sela cingur. Selanjutnya, cingur yang sudah dicuci bersih bisa segera diolah ke tahap selanjutnya.3. Merebus Cingur SapiSebelum bisa diolah menjadi bahan utama rujak cingur, Anda harus merebus cingur sapi terlebih dahulu. Rebuslah potongan-potongan cingur bersama daun salam, serai yang sudah dimemarkan, dan sedikit garam. Penggunaan daun salam dan serai penting untuk menghilangkan bau khas pada cingur sapi. Rebuslah cingur sapi dalam waktu lama (minimal 30 menit) supaya teksturnya jadi empuk dan tambahkan Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi. Cingur yang sudah matang dan empuk dapat segera diangkat dari air rebusan. Diamkan sejenak agar uap panasnya hilang sebelum Anda mulai memotong cingur tersebut menjadi potongan berbentuk dadu kecil.4. Dua Cara Penyajian Rujak CingurRujak cingur sapi ternyata biasanya disajikan dengan dua cara penyajian. Masing-masing cara penyajian tersebut terdiri dari bahan isian yang berbeda, yaitu:Rujak cingur mentahan: jenis rujak cingur yang satu ini biasanya terdiri dari buah-buahan. Buah yang sering digunakan yaitu timun, belimbing, nanas, bengkuang, mangga, dan jambu monyet (jika sedang musim).Rujak cingur matengan: berbeda dengan mentahan, rujak cingur matengan terdiri dari aneka sayuran dan bahan matang lainnya seperti aneka sayuran rebus (tauge, kangkung, kacang panjang) potongan timun, serta tahu dan tempe goreng. Rujak cingur matengan biasanya juga ditambah potongan lontong supaya porsinya jadi besar dan lebih mengenyangkan. Jika dilihat sekilas, rujak cingur matengan memang mirip gado-gado tetapi cita rasanya sangat berbeda.Mengenal Petis: Bumbu Utama Rujak CingurApakah Anda familiar dengan petis? Petis merupakan bumbu utama yang harus ada dalam proses pembuatan rujak cingur. Bumbu rujak cingur ini merupakan produk turunan hasil olahan hidangan laut ( seperti ikan, udang, atau kerang). Air rebusan hidangan laut diolah kembali hingga menjadi saus yang berwarna gelap dan kental. Proses perebusannya membutuhkan waktu lama dan harus diberi tambahan bahan berupa gula tradisional yang dibuat di batok kelapa.Selain memiliki rasa gurih dan aroma hidangan laut yang khas, petis juga memiliki sedikit cita rasa manis. Penggunaan petis pada aneka hidangan khas Surabaya membuat cita rasanya jadi gurih, beraroma khas, dan sangat berbeda dengan hidangan lain yang bahan dasarnya hampir sama. Jenis petis yang paling sering digunakan untuk rujak cingur adalah petis udang.Bahan-Bahan untuk Membuat Rujak CingurRujak cingur sapi khas Surabaya membutuhkan beberapa bahan sederhana yaitu:Bahan Bumbu:Petis udang secukupnyaKacang tanah goreng yang sudah dihaluskanCabai rawit yang jumlahnya disesuaikan dengan seleraAir asam JawaTerasi goreng1 buah pisang batu yang diiris-iris (jika ada)Garam, gula, dan kaldu penyedap rasa secukupnyaSemua bahan tersebut harus diulek hingga halus sebelum dicampurkan dengan cingur sapi, buah-buahan, sayuran, dan bahan lainnya.Bahan IsianCingur sapi yang sudah direbus dan dipotong berbentuk dadu.Rujak cingur mentahan: timun, belimbing, nanas, bengkuang, mangga, dan jambu monyet (jika sedang musim).Rujak cingur matengan: aneka sayuran rebus (tauge, kangkung, kacang panjang) potongan timun, serta tahu dan tempe goreng. Sayuran yang digunakan dalam rujak cingur sebaiknya tidak direbus terlalu lama supaya teksturnya tetap renyah dan kandungan gizinya tidak hilang. Jenis rujak cingur ini juga cocok ditambahkan potongan lontong supaya lebih mengenyangkan. Namun, ada pula orang yang suka menyantap rujak cingur matengan dengan nasi hangat.Bahan pelengkap lainnya berupa taburan bawang goreng dan kerupuk.Mengulik Kandungan Gizi dan Manfaat Konsumsi Rujak CingurRujak cingur sapi memiliki kandungan gizi yang lengkap karena terdiri bahan dasar yang beraneka ragam. Anda pasti tak ragu lagi menyantap makanan khas Surabaya yang satu ini setelah mengetahui fakta tentang kandungan gizi dan manfaatnya, yaitu:1. Menjaga Kesehatan Kulit dan RambutCingur merupakan bagian tubuh sapi yang banyak mengandung kolagen. Asupan kolagen bagi tubuh sangat bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit dan kesehatan rambut. Bila tubuh Anda mendapatkan asupan kolagen dalam jumlah cukup, Anda akan terhindar dari risiko penuaan dini. Kulit akan senantiasa elastis dan rambut pun sehat tanpa kerontokan parah meskipun usia bertambah.2. Sumber Energi untuk BeraktivitasKandungan kalori yang terdapat dalam rujak cingur berasal dari bumbu, cingur sapi, dan penambahan lontong atau nasi. Bahan-bahan tersebut membuat rujak cingur menjadi hidangan mengenyangkan yang bisa menjadi asupan sumber energi untuk mendukung aktivitas Anda. Jika sedang tak ingin makan nasi, seporsi rujak cingur cukup untuk menggantikan satu kali porsi makan berat.3. Memperlancar Sistem PencernaanAnda tak perlu khawatir akan sembelit atau mengalami masalah pencernaan lainnya kalau Anda menyukai rujak cingur. Sayuran yang terdapat dalam hidangan tersebut mengandung asupan serat yang baik untuk memperlancar sistem pencernaan. Risiko sembelit dan penyakit pencernaan lainnya dapat diminimalkan dengan mengonsumsi sayuran dalam jumlah seimbang setiap hari. Sayuran yang diolah dalam bentuk rujak cingur pasti membuat Anda tak bosan menyantapnya.4. Memenuhi Kebutuhan Protein Bagi TubuhKandungan protein dalam rujak cingur berasal dari berbagai jenis bahan, yaitu cingur sapi, petis, kacang tanah, serta tempe dan tahu goreng. Asupan protein tersebut penting untuk mendukung regenerasi sel-sel tubuh, memenuhi kebutuhan gizi otak, dan memaksimalkan proses pembentukan otot. Asupan protein dibutuhkan oleh semua kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga lansia. Anda yang sedang bertekad hidup sehat dan menambah massa otot juga cocok menyantap rujak cingur yang kaya kandungan protein. Karena makanan sehat tak selalu identik dengan rasa yang hambar dan membosankan.5. Memberikan Asupan Vitamin dan Mineral Bagi TubuhRujak cingur juga kaya kandungan vitamin dan mineral karena terdiri dari beragam bahan makanan bergizi. Anda bisa mendapatkan asupan vitamin A, B, C, E, serta sejumlah mineral lainnya yang penting untuk mendukung metabolisme dan sistem daya tahan tubuh. Menikmati seporsi rujak cingur sama seperti menyantap porsi makanan lengkap yang terdiri dari sumber karbohidrat, asupan protein, sayuran, atau buah-buahan.Beberapa tahun lalu, rujak cingur Surabaya mendapatkan penghargaan sebagai makanan penuh gizi baik di ajang seminar Nasional Pangan dan Gizi 2013. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan serangkaian pengamatan dari literatur buku hingga kunjungan lapangan langsung ke penjual rujak cingur. Tak cuma sedap, rujak cingur memang kaya kandungan gizi dan cocok menjadi kebanggaan Surabaya.Jadi, kapan Anda akan mencoba membuat rujak cingur sendiri di rumah? Bahan-bahannya mudah didapat dan proses pembuatannya tidak sulit. Nanti, Anda tak perlu lagi jauh-jauh liburan ke Surabaya jika kangen dengan cita rasa rujak cingur sapi yang legendaris. Rujak cingur istimewa buatan Anda pasti disukai keluarga.

Tips Membuat Karedok Lezat dan Kaya Nutrisi

Mar 17, 2020

Tips Membuat Karedok Lezat dan Kaya Nutrisi

Karedok adalah makanan khas Jawa Barat yang mirip dengan pecel dan gado-gado. Makanan ini terbuat dari aneka sayuran segar dan disajikan bersama bumbu kacang. Walaupun terlihat mirip dengan gado-gado dan pecel, tetapi ketiganya berbeda. Karedok disajikan mentah dan menggunakan kencur sebagai bumbu dasar. Racikan bumbu karedok yang tepat membuat makanan ini jadi sangat sedap dan pasti menggugah selera Anda.Penasaran ingin mencoba membuat karedok sendiri di rumah? Yuk, simak ulasan tentang cara membuat karedok berikut ini:1. Memilih Sayuran yang SegarSalah satu kunci utama kelezatan karedok adalah penggunaan aneka jenis sayuran yang segar. Jenis sayuran yang wajib ada dalam seporsi karedok ialah kacang panjang, terung bulat, timun, tauge, kol, dan kemangi. Semua sayuran tersebut sebaiknya langsung diolah menjadi karedok pada hari yang sama ketika Anda membelinya.Pastikan bahwa Anda memilih sayuran yang masih segar kemudian mencucinya sampai bersih dengan air mengalir. Jangan sampai ada kotoran atau bakteri yang menempel pada sayuran karedok dan membuat Anda sekeluarga rentan sakit perut usai menyantapnya.2. Mengiris Sayur sampai HalusJika sudah menyiapkan beragam sayuran untuk karedok dan mencucinya sampai bersih, langkah selanjutnya yang patut Anda lakukan adalah mengiris semua sayuran sampai halus. Sayuran yang bentuknya terlalu besar akan sulit bercampur rata dengan bumbu. Jadi, gunakanlah pisau tajam untuk mengiris sayur demi mendapatkan tekstur yang tepat. Proses yang satu ini memang membutuhkan waktu cukup lama. Namun, hasilnya akan maksimal dan membuat karedok Anda jadi lebih nikmat.3. Jangan Lupa Menambahkan LeuncaLeunca merupakan bahan pelengkap yang dapat menyempurnakan rasa karedok buatan Anda. Memang masih banyak orang yang belum familiar dengan leunca. Namun, buah yang masih termasuk keluarga terung-terungan ini memiliki rasa yang khas. Bentuknya kecil dan mirip dengan buah cermai. Anda bisa menambahkan leunca sesaat setelah mencampurkan bumbu karedok dengan aneka sayurannya. Tak sekadar lezat dan membuat karedok jadi istimewa, leunca juga kaya kandungan vitamin A, kalsium, fosfor, dan aneka jenis gizi lainnya. Seporsi karedok leunca pasti membuat siapa pun jadi tergugah ingin mencicipinya.4. Mengulek Bumbu Kacang untuk Menghasilkan Tekstur yang TepatBumbu untuk jenis makanan yang lain memang bisa dihaluskan dengan cara diblender, tetapi tidak demikian halnya dengan karedok. Proses membuat makanan khas Jawa Barat yang satu ini membutuhkan cobek dan ulekan untuk membuat bumbunya. Bumbu karedok terdiri dari campuran kacang tanah goreng, kencur, cabai merah, satu siung bawang putih, terasi, sedikit garam, air asam, dan sedikit gula jawa. Kalau Anda menyukai rasa kencur yang dominan, Anda tidak perlu menggunakan bawang putih dalam racikan bumbu karedok.Penggunaan cobek dan ulekan akan menghasilkan bumbu yang sedap dan teksturnya tidak terlalu halus. Untuk mempermudah proses pembuatan bumbu, Anda bisa menggunakan kacang tanah goreng yang sudah diblender. Semua bumbu tersebut harus diulek sampai halus sebelum dicampurkan dengan sayuran. Bumbu yang sudah halus pasti mudah bercampur rata dengan sayuran yang sudah diiris sebelum siap disantap.Terakhir, jangan lupa melengkapi karedok leunca buatan Anda dengan kerupuk dan taburan bawang goreng agar rasanya semakin sedap. Anda juga bisa menambahkan air perasan jeruk limau jika menyukai karedok bercita rasa asam segar. Perpaduan sayuran dan racikan bumbu karedok yang pas akan membuat hidangan ini semakin spesial. Yuk, mencoba membuat karedok sendiri di rumah!