Kembali ke Inspirasi dan Promo

7 Aneka Olahan Nasi Goreng Nusantara yang Lezat dan Mudah

Image Banner

11 November 2019

Nasi goreng merupakan salah satu sajian yang sangat mudah didapat di Indonesia. Mulai dari warung di pinggir jalan hingga restoran terkenal, tidak sedikit tempat yang menjadikan nasi gorengsebagai salah satu menunya. Dapat dipahami, nasi goreng memang sangat populer di Indonesia, bahkan di dunia. Tak mengherankan ketika nasi goreng mendapatkan peringkat ke-2 pada daftar World’s 50 Best Foods dari CNN pada tahun 2017 lalu.

Seperti banyak masakan khas Indonesia lainnya, nasi goreng muncul dengan berbagai variasi di Indonesia. Variasi bumbu nasi goreng serta bahan tambahan yang digunakan menghasilkan begitu banyak kreasi nasi goreng yang bisa Anda nikmati. Berikut ini adalah 7 variasi sajian nasi goreng yang tidak hanya lezat, tetapi juga mudah disiapkan.

1. Nasi Goreng Jawa

Bumbu nasi goreng Jawa adalah sambal ulek yang terdiri dari cabai dan bawang. Penggunaan sambal ulek ini tak hanya memberikan cita rasa yang istimewa pada nasi goreng, tapi juga memberi warna merah pada nasi goreng Jawa. Selain itu, nasi goreng Jawa juga dibumbui dengan terasi goreng. Dengan bahan tambahan seperti suwiran ayam, toge, telur, babat goreng, dan bahan lainnya, nasi goreng Jawa menjadi nasi goreng yang disukai banyak orang.

2. Nasi Goreng Rendang

Ketika Nasi Goreng mendapatkan peringkat 2 pada daftar World’s 50 Best Foods, rendang menjadi sajian Indonesia yang mendapatkan peringkat 1. Lalu, bagaimana bila kedua makanan terbaik di dunia ini berpadu menjadi sepiring Nasi Goreng Rendang? Bumbu rendang yang kaya rasa dari berbagai rempah dipadu dengan nasi putih, lalu ditambahkan dengan daging sapi iris, telur, dan bawang daun. Hasilnya luar biasa. Jadi, ketika Anda memiliki bumbu rendang sisa, jangan langsung dibuang ya. Olah saja menjadi Nasi Goreng Rendang yang lezat!

3. Nasi Goreng Gila

Sekilas, Nasi Goreng Gila alias nasi gila tampak serupa dengan nasi goreng yang lain. Namun, nasi gila tidak sama dengan nasi goreng biasa, karena nasi pada nasi gila tidak diaduk bersama bahan-bahan lainnya. Jadi, nasi hanya digoreng di wajan dengan bumbu bawang putih, garam, dan lada. Setelah itu, nasi langsung diletakkan di piring. Bahan-bahan lain seperti kol, ayam, ampela ati, dll kemudian ditumis bersama bumbu dan rempah secara terpisah. Setelah bahan tambahan tercampur merata dengan bumbu, bahan tambahan tersebut diletakkan di atas nasi yang sudah dibumbui sebelumnya. Perbedaan ini mungkin sederhana, tapi memberikan cita rasa dan kelezatan yang berbeda pada nasi goreng gila.

4. Nasi Goreng Aceh

Kelezatan dan keunikan nasi goreng Aceh datang dari berbagai rempah-rempah yang digunakan sebagai bumbu nasi goreng ini. Rasa pedasnya bukan datang dari cabai saja, tapi juga rempah lain seperti kunyit, kapulaga, jintan, pala, merica, dan lain-lain. Sensasi hangat dari rempah-rempah ini pun dirasakan tubuh saat menikmati nasi goreng Aceh. Untuk melengkapi sajian, emping dan acar bawang merah pun tersaji di tepi piring. 

5. Nasi Goreng Ikan Asin

Gurihnya nasi goreng akan semakin terasa nikmat bila diolah dengan ikan asin. Untuk Nasi Goreng Ikan Asin, Anda bisa menggunakan berbagai macam ikan asin, seperti jambal roti, teri Medan, dll. Trik penting saat membuat nasi goreng ikan asin adalah mengatur proporsi ikan asin dan nasi. Jangan sampai nasi goreng terasa terlalu asin karena terlalu banyak tambahan ikan asin, ya.

6. Nasi Goreng Kambing

Nasi goreng kambing bisa disebut sebagai salah satu variasi sajian nasi goreng yang paling populer, terutama di Jakarta. Merek Nasi Goreng Kebon Sirih bahkan terus dikenal hingga saat ini, karena sukses menyajikan nasi goreng kambing yang lezat sejak tahun 1958. Bumbu nasi goreng ini adalah rempah seperti kunyit, sereh, kapulaga, lada, dll. Saat membuat Nasi Goreng Kambing, pastikan potongan daging kambing sudah benar-benar empuk sehingga nikmat disantap bersama nasi goreng. 

7. Nasi Goreng Mawut

Dilema memilih antara mie goreng atau nasi goreng pun menghasilkan Nasi Goreng Mawut, yaitu nasi goreng yang menggunakan mie sebagai salah satu bahan tambahannya. Jadi, sajian nasi goreng ini dijamin mengenyangkan! Bumbu nasi goreng seperti bawang merah, bawang putih, dan kemiri digunakan untuk memperkaya rasa nasi goreng. Jangan lupa tambahkan bahan lain pula seperti kol, toge, telur, atau bahan lain sesuai selera Anda.

Keistimewaan nasi goreng adalah cara memasaknya yang mudah. Selain itu, nasi goreng juga mudah dipanaskan dan bisa dinikmati kapan saja. 

 


Berita Lainnya

Soto Bandung yang Kaya Rasa dan Gizi

Oct 14, 2019

Soto Bandung yang Kaya Rasa dan Gizi

Berlibur ke Bandung menjanjikan banyak sekali pemandangan menakjubkan, selain kuliner yang menggugah selera. Banyaknya opsi kuliner enak di kota kembang itu, Soto Bandung wajib ada di daftar menu makanan yang mesti disantap selama berada di Bandung.Apa bedanya soto Bandung dengan jenis soto lainnya? Setidaknya ada 4 ciri khas Soto di Bandung yang unik dan tak ada di tempat lain:1. Kandungan gizi yang baik dan mantap dikonsumsiDi dalam semangkuk soto Bandung, Anda akan menemukan bahan-bahan seperti daging sapi, kedelai goreng, seledri, tomat, dan lobak. Semua bahan tersebut kaya dengan protein, vitamin, dan mineral yang baik bagi pertumbuhan organ tubuh. Atas dasar itulah soto Bandung pantas dinobatkan sebagai makanan yang sehat dan baik dikonsumsi setiap saat, baik pagi, siang maupun malam.2. LobakSoto Bandung agaknya satu-satunya jenis soto yang menggunakan lobak sebagai bahannya. Rasa dan aromanya yang khas membuat hidangan soto terasa lebih kaya dari segi rasa. Selain itu manfaatnya juga sangat kaya. Bila dikonsumsi teratur, lobak mampu menjaga imunitas tubuh.3. Daging sapiSalah satu manfaat besar daging sapi ada pada fungsinya sebagai bahan makanan pencegah anemia. Daging sapi sebagai sumber zat besi juga membantu penyerapan zat besi lebih maksimal. Selain itu daging sapi juga membuat soto terasa lebih gurih dibanding biasanya.4. Kacang kedelaiIni adalah sumber protein nabati terbaik, dan lebih baik dibanding daging sapi. Bagi pria, kedelai menurunkan resiko terkena kanker prostat. Sementara bagi wanita, kedelai mampu menurunkan resiko terkena kanker payudara.Baik lobak maupun kedelai jadi dua bahan makanan yang membuat soto Bandung tampak berbeda dibanding jenis soto lainnya. Jadi kalau Anda berminat membuat semangkuk soto Bandung di rumah, jangan lupa masukkan bahan-bahan tersebut ke dalam semangkuk soto ya.Jangan lupa juga untuk menambahkan Royco bumbu pelezat rasa sapi. Bumbu ini membantu Anda memaksimalkan rasa soto yang Anda persiapkan untuk dihidangkan ke tengah keluarga. Dengan kata lain, soto bandung yang menambahkan Royco pasti lebih lezat rasanya.Jika Anda tinggal di Jakarta dan ingin mencicipi Soto Bandung yang khas, berikut rekomendasi tempat makan Soto Bandung terenak di Jakarta.1. Mie Kocok BandungWarung Mie Kocok Bandung terletak di Jl. Cipete Raya Blok B No.7, RT.6/RW.4, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Disana Anda bisa menemukan berbagai varian menu khas Bandung termasuk cuanki dan soto bandung yang terkenal itu.2. Dapur sundaBerbagai makanan sunda, termasuk soto bandung, disajikan di warung makan yang beralamat di Jl. Cipete Raya No.13, RT.5/RW.4, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Kalau Anda kangen makanan sunda, cobalah kesana sesekali. Suasana yang cukup nyaman dan makanan yang lezat pasti membuat Anda betah berlama-lama disana.3. Warung LombokWarung satu ini terletak di Arion Mall, persisnya di alamat Jl. Paus No.89-G, RT.2/RW.7, Jati, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Meski namanya identik dengan salah satu daerah di luar Jawa, namun tempat itu dikenal sebagai restoran sunda. Menunya? Sudah pasti khas Sunda donk4. Warung nasi amperaWarung ini terletak di Jl. TB Simatupang No.2, RT.12/RW.5, Tj. Bar., Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sebagai warung khas Sunda, Anda bisa bernostalgia disana sembari mencicipi makanan khas Jawa Barat yang mengingatkan Anda dengan masa kecil yang bahagia.5. Riung SundaRestoran kasual ini beralamat di Jl. Letjen S. Parman No.28, RT.12/RW.6, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Tempatnya bagus untuk anak-anak, dan makanan sundanya juga lumayan lezat.Reference: suara.com/lifestyle/2016/11/17/193000/peneliti-ungkap-manfaat-lobak-putih-dalam-soto-bandunginfobdg.com/v2/segarnya-si-kuah-bening-soto-bandung/negerikuindonesia.com/2015/05/soto-bandung-kuliner-tradisional.htmlfood.detik.com/info-kuliner/d-4429371/sluurp-hangatkan-badan-dengan-soto-bandung-yang-bening-gurih-di-sini   

Tips Membuat Karedok Lezat dan Kaya Nutrisi

Mar 17, 2020

Tips Membuat Karedok Lezat dan Kaya Nutrisi

Karedok adalah makanan khas Jawa Barat yang mirip dengan pecel dan gado-gado. Makanan ini terbuat dari aneka sayuran segar dan disajikan bersama bumbu kacang. Walaupun terlihat mirip dengan gado-gado dan pecel, tetapi ketiganya berbeda. Karedok disajikan mentah dan menggunakan kencur sebagai bumbu dasar. Racikan bumbu karedok yang tepat membuat makanan ini jadi sangat sedap dan pasti menggugah selera Anda.Penasaran ingin mencoba membuat karedok sendiri di rumah? Yuk, simak ulasan tentang cara membuat karedok berikut ini:1. Memilih Sayuran yang SegarSalah satu kunci utama kelezatan karedok adalah penggunaan aneka jenis sayuran yang segar. Jenis sayuran yang wajib ada dalam seporsi karedok ialah kacang panjang, terung bulat, timun, tauge, kol, dan kemangi. Semua sayuran tersebut sebaiknya langsung diolah menjadi karedok pada hari yang sama ketika Anda membelinya.Pastikan bahwa Anda memilih sayuran yang masih segar kemudian mencucinya sampai bersih dengan air mengalir. Jangan sampai ada kotoran atau bakteri yang menempel pada sayuran karedok dan membuat Anda sekeluarga rentan sakit perut usai menyantapnya.2. Mengiris Sayur sampai HalusJika sudah menyiapkan beragam sayuran untuk karedok dan mencucinya sampai bersih, langkah selanjutnya yang patut Anda lakukan adalah mengiris semua sayuran sampai halus. Sayuran yang bentuknya terlalu besar akan sulit bercampur rata dengan bumbu. Jadi, gunakanlah pisau tajam untuk mengiris sayur demi mendapatkan tekstur yang tepat. Proses yang satu ini memang membutuhkan waktu cukup lama. Namun, hasilnya akan maksimal dan membuat karedok Anda jadi lebih nikmat.3. Jangan Lupa Menambahkan LeuncaLeunca merupakan bahan pelengkap yang dapat menyempurnakan rasa karedok buatan Anda. Memang masih banyak orang yang belum familiar dengan leunca. Namun, buah yang masih termasuk keluarga terung-terungan ini memiliki rasa yang khas. Bentuknya kecil dan mirip dengan buah cermai. Anda bisa menambahkan leunca sesaat setelah mencampurkan bumbu karedok dengan aneka sayurannya. Tak sekadar lezat dan membuat karedok jadi istimewa, leunca juga kaya kandungan vitamin A, kalsium, fosfor, dan aneka jenis gizi lainnya. Seporsi karedok leunca pasti membuat siapa pun jadi tergugah ingin mencicipinya.4. Mengulek Bumbu Kacang untuk Menghasilkan Tekstur yang TepatBumbu untuk jenis makanan yang lain memang bisa dihaluskan dengan cara diblender, tetapi tidak demikian halnya dengan karedok. Proses membuat makanan khas Jawa Barat yang satu ini membutuhkan cobek dan ulekan untuk membuat bumbunya. Bumbu karedok terdiri dari campuran kacang tanah goreng, kencur, cabai merah, satu siung bawang putih, terasi, sedikit garam, air asam, dan sedikit gula jawa. Kalau Anda menyukai rasa kencur yang dominan, Anda tidak perlu menggunakan bawang putih dalam racikan bumbu karedok.Penggunaan cobek dan ulekan akan menghasilkan bumbu yang sedap dan teksturnya tidak terlalu halus. Untuk mempermudah proses pembuatan bumbu, Anda bisa menggunakan kacang tanah goreng yang sudah diblender. Semua bumbu tersebut harus diulek sampai halus sebelum dicampurkan dengan sayuran. Bumbu yang sudah halus pasti mudah bercampur rata dengan sayuran yang sudah diiris sebelum siap disantap.Terakhir, jangan lupa melengkapi karedok leunca buatan Anda dengan kerupuk dan taburan bawang goreng agar rasanya semakin sedap. Anda juga bisa menambahkan air perasan jeruk limau jika menyukai karedok bercita rasa asam segar. Perpaduan sayuran dan racikan bumbu karedok yang pas akan membuat hidangan ini semakin spesial. Yuk, mencoba membuat karedok sendiri di rumah!

Mie Aceh: Si Kaya Rempah-rempah yang Super Sedap

Mar 17, 2020

Mie Aceh: Si Kaya Rempah-rempah yang Super Sedap

Siapa sih yang tidak tergoda dengan suguhan seporsi mie aceh yang hangat dan kaya rempah-rempah?Makanan khas Aceh yang satu ini memang sangat populer dan disukai banyak orang. Namun, Anda tak perlu pergi ke Aceh jika ingin merasakan kenikmatannya. Makanan bercita rasa pedas dan gurih ini bisa dibuat sendiri di rumah karena prosesnya tidak rumit dan bahan-bahannya mudah dijumpai di pasaran.Jika Anda termasuk penggemar mie Aceh, yuk simak ulasan lengkap ini supaya nanti Anda bisa membuatnya sendiri di rumah:1. Mie Aceh Menggunakan Jenis Mie BasahJenis makanan khas Aceh yang satu ini tidak bisa dibuat dari mie telur bertekstur kering. Salah satu ciri khas mie Aceh justru terletak pada penggunaan mie kuning basah. Tekstur mie ini lebih lembut dan ukurannya pun lebih besar dibandingkan mie telur. Mie kuning basah tidak mudah menjadi lembek meskipun dimasak dengan kuah.2. Sayuran Pelengkap Mie AcehSajian mie Aceh tentu belum sempurna tanpa tambahan sayuran sebagai bahan pelengkap. Sayuran yang biasanya ditambahkan ke dalam mie aceh adalah tauge, kol, dan daun bawang. Semua sayuran tersebut harus dicuci bersih dengan air mengalir. Kol dan daun bawang harus diiris halus supaya mudah menyatu dengan mie dan bumbunya. Penggunaan sayuran segar akan memperkaya tekstur mie Aceh karena teksturnya masih renyah jika tidak dimasak terlalu lama.3. Aneka Bumbu yang Harus Ada dalam Mie AcehMie Aceh memang dikenal sebagai salah satu makanan yang kaya rempah-rempah. Jenis bumbu yang digunakan tergolong banyak dan bisa dikelompokkan menjadi dua, yaitu bumbu yang diiris dan bumbu yang dihaluskan. Bumbu mie Aceh yang diiris terdiri dari bawang merah, bawang putih, dan tomat. Sedangkan bumbu mie Aceh yang dihaluskan terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah besar yang sudah dibuang bijinya, kapulaga, kunyit yang sudah dibakar, jinten, garam, dan lada. Kalau Anda menyukai mie Aceh yang pedas, Anda bisa menambahkan cabai rawit ke dalam racikan bumbunya.4. Sumber Protein Hewani untuk Sajian Mie AcehBanyak orang gemar menggunakan irisan daging sapi sebagai bahan pelengkap mie aceh. Namun, ada juga yang suka menambahkan kepiting dan udang ke dalam makanan khas Aceh yang satu ini. Daging sapi harus diiris tipis-tipis supaya matang sempurna dalam waktu singkat. Sedangkan kepiting dan udang lebih cepat matang sehingga tidak membutuhkan proses memasak yang terlalu lama. Tak cuma membuat mie Aceh makin sedap, penambahan daging sapi atau seafood akan memperkaya tekstur mie Aceh. Kandungan gizinya juga akan semakin lengkap dan baik untuk memenuhi kebutuhan gizi harian tubuh.5. Mie Aceh Disajikan dengan Tiga CaraAda tiga cara penyajian mie Aceh yang bebas Anda pilih berdasarkan selera, yaitu mie Aceh goreng, tumis, dan kuah. Bumbu dasar ketiga sajian tersebut sebenarnya sama. Namun, mie Aceh goreng menggunakan bumbu tambahan berupa Bango Kecap Manis. Sedangkan mie aceh tumis terdiri dari kuah yang lebih sedikit dibandingkan mie Aceh kuah. Penyajian yang variatif tentu membuat Anda tak pernah bosan menyantap hidangan istimewa yang satu ini.Kini, Anda tahu kan kalau membuat mie Aceh tidak sesulit yang Anda bayangkan. Carilah resep yang pas sebelum menyiapkan bahan-bahan dan membuat bumbu mie Aceh. Kreasi mie Aceh istimewa buatan Anda pasti membuat keluarga jadi bersemangat ingin segera menyantapnya dengan menggunakan Royco Bumbu Penyedap Rasa Sapi agar semakin lezat.

Manjakan Lidah Anda dengan Mie Sagu khas Indonesia

Mar 17, 2020

Manjakan Lidah Anda dengan Mie Sagu khas Indonesia

Tak bisa disangkal, masyarakat Indonesia memang menyukai mie. Walaupun sajian mie sebenarnya berasal dari Cina, tapi kecintaan masyarakat Indonesia pada sajian ini bisa terlihat dari begitu banyaknya ragam sajian mie yang bisa ditemukan di Indonesia. Hampir setiap daerah memiliki sajian mie yang unik dan khas, dengan cara penyajian, bahan, dan cara pengolahan yang berbeda-beda. Bahkan, bahan untuk membuat mie juga mengalami penyesuaian dengan budaya Indonesia. Ketika terigu dan gandum yang merupakan bahan utama mie sulit didapat, mie pun dibuat dengan sagu yang banyak terdapat di Maluku, Papua, Riau, dan wilayah lain di Indonesia. Dari sini terlahirlah sajian Mie Sagu yang lezat.Mengenal Mie SaguSagu merupakan makanan pokok pengganti nasi yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di wilayah Indonesia Timur. Biasanya sagu diolah menjadi papeda atau sagu bakar. Namun, ternyata sagu bisa juga diolah menjadi mie yang lezat. Caranya, pohon sagu diolah menjadi tepung sagu, lalu tepung sagu ini diolah lebih lanjut menjadi mie sagu.Mie sagu memiliki karakteristik yang berbeda dengan mie yang terbuat dari terigu. Mie dari sagu berukuran lebih besar dan lebih transparan dibandingkan mie dari terigu. Teksturnya juga lebih kenyal daripada mie dari terigu. Tapi salah satu kelebihan mie sagu yang membedakannya dengan mie dari terigu adalah manfaat kesehatannya. Mie sagu mengandung "resistant starch" yaitu pati yang tidak tercerna oleh saluran pencernaan manusia. Kadar Resistant starch dalam mie sagu bahkan 3-4 kali lebih banyak dibandingkan kandungan resistant starch dalam mie yang dibuat dari tepung terigu. Resistant starch ini bekerja sebagai prebiotik dan menurunkan indeks glikemik mie sagu, sehingga konsumsi mie sagu tidak akan meningkatkan kadar glukosa dalam darah dengan cepat. Dengan kata lain, mie sagu cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Selain itu, manfaat lain dari mie sagu adalah mencegah sembelit, melancarkan pencernaan, dan mencegah kanker usus.Mie sagu tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan saja. Bahan makanan ini juga bisa diolah menjadi berbagai macam hidangan. Anda pun bisa mengolahnya dengan cara yang sama dengan mie dari terigu. Selain itu, mie sagu juga lebih tahan lama dibandingkan mie dari terigu, walaupun tidak diolah menggunakan bahan pengawet. Faktor-faktor positif ini tentu membuat mie sagu jadi sangat menarik, bukan?Ragam Mie SaguDi Indonesia, ada 2 daerah yang terkenal dengan sajian Mie Sagu. Kedua sajian Mie Sagu dari daerah yang berbeda ini memiliki ciri khas yang unik, terutama dari bumbu yang digunakan serta bahan tambahannya. Apa saja macam Mie Sagu yang bisa Anda temui di Indonesia?1. Mie Sagu PontianakMie Sagu Pontianak biasanya disajikan dengan kuah kaldu sapi yang gurih, walaupun Anda bisa juga menemukan Mie Sagu yang disajikan tanpa kuah. Dalam Mie Sagu kuah, mie sagu yang kenyal disajikan dengan bahan tambahan seperti udang rebon yang digoreng renyah, kacang tanah, serta daun kucai dan tauge. Bumbu yang digunakan untuk memperkaya rasa Mie Sagu Pontianak di antaranya adalah bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas. Agar lebih segar, tambahkan sedikit perasan jeruk kecik Pontianak di atas Mie Sagu. 2. Mie Sagu RiauMie Sagu merupakan makanan khas masyarakat Riau, terutama masyarakat di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Ciri khas Mie Sagu dari Riau adalah penambahan ikan bilis alias ikan teri yang berfungsi menambah tekstur dan rasa pada sajian Mie Sagu. Selain itu, Mie Sagu Riau juga disajikan dengan potongan kucai dan tauge. Sedangkan untuk memperkaya rasa, Mie Sagu Riau diolah dengan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, merica, udang kering (ebi), dan cabai.Perbedaan antara Mie Sagu Pontianak dan Mie Sagu Riau memang tidak terlalu besar. Tapi sedikit perbedaan pada bumbu yang digunakan membuat kedua jenis Mie Sagu ini memiliki cita rasa yang sedikit berbeda. Jenis Mie Sagu mana yang pernah Anda coba?Memasak Mie SaguMie sagu memang tidak sama dengan mie yang terbuat dari tepung terigu. Karena itu, ada sedikit perbedaan dalam cara mengolah mie sagu yang perlu Anda ketahui, di antaranya:1. Mie sagu tidak perlu direbusDalam pengolahannya, mie sagu tidak perlu direbus. Mie sagu sebaiknya hanya perlu direndam dalam air dingin atau diseduh dalam air panas saja selama beberapa saat. Karena teksturnya yang berbeda dengan mie dari tepung terigu, mie sagu akan menjadi terlalu lembek bila dimasak dengan cara direbus.2. Olah mie sagu di akhir proses memasakSaat memasak mie sagu, campur mie sagu dengan bahan lain di akhir proses memasak. Hal ini perlu dilakukan agar mie sagu tidak terlalu lembek akibat terpapar panas terlalu lama.Walau membutuhkan teknik memasak yang berbeda, mie sagu bisa diolah dalam berbagai cara yang sama dengan mie dari terigu. Anda bisa mengolah mie sagu menjadi sajian Mie Sagu Pontianak, Mie Sagu Riau, atau mengolah mie sagu seperti sajian mie rebus atau mie goreng biasa, dengan bahan tambahan biasa seperti telur, bakso, sosis, dll.Berburu Mie Sagu LezatWalaupun belum banyak dikenal orang, tapi popularitas Mie Sagu perlahan-lahan meningkat dengan menyebarnya kabar tentang kelezatannya. Di beberapa wilayah seperti Riau dan Pontianak, warung yang menyediakan Mie Sagu mudah dicari. Selain itu, ada beberapa kota lain yang kini juga menjadi lokasi untuk mendapatkan Mie Sagu. Berikut ini adalah beberapa lokasi warung Mie Sagu yang mesti  Anda coba:1. Warung Makan SerambiDi Warung Makan Serambi, Anda bisa menikmati Mie Sagu khas Pontianak yang dibuat secara tradisional, namun bebas dari pengawet. Seperti sajian mie biasa, mie sagu di Warung Makan Serambi ini juga disajikan dengan telur, sosis, bakso, udang kering (ebi), dan sayuran. Pengunjung tinggal memilih bahan tambahan yang mereka inginkan di Mie Sagu yang mereka pesan. Anda yang berada di Pontianak bisa mengunjungi warung makan yang terletak di Jl. Dr. Wahidin ini.2. Mie Sagu KITEMie Sagu memang relatif lebih murah dibandingkan mie yang dibuat dari terigu. Karena itulah, warung Mie Sagu KITE yang terletak di Jl. Moh. Sohor, Pontianak, berani mematok harga yang sangat murah untuk mie sagu yang mereka sajikan. Semangkuk Mie Sagu Original hanya dihargai Rp 7.000,- saja! Selain itu ada juga pilihan Mie Sagu Lemak dan Mie Sagu Bakso yang dijual dengan harga Rp 10.000,-, serta Mie Sagu Komplit yang bisa didapatkan hanya dengan harga Rp 13.000,-.3. Mie Sagu Bu TutiMie Sagu bisa didapatkan di Pekanbaru dengan relatif mudah. Tapi bila Anda ingin menikmati mie sagu khas Riau yang telah diakui kelezatannya, Mie Sagu Bu Tuti adalah warung yang harus Anda kunjungi. Warung ini terletak di Jl. Ronggowarsito, Pekanbaru, tepatnya di depan masjid Akramunas. Walaupun hanya berbentuk warung dengan gerobak sederhana, Mie Sagu Bu Tuti sudah memiliki banyak pelanggan setia. Terbukti dari banyaknya orang yang mengantri memesan mie sagu di warung ini. Warung Mie Sagu Bu Tuti ini buka setiap hari dari jam 5 sore hingga jam 10 malam saja. Jangan sampai Anda kehabisan mie sagu saat singgah ke warung ini, ya!4. Kedai Kopi Yong BengkalisRiau memang merupakan wilayah penghasil sagu. Karena itu, Kedai Kopi Yong Bengkalis yang terletak di Jl. Arengka Indah, Pekanbaru, menyajikan berbagai makanan khas Riau yang terbuat dari sagu. Tentu saja, Mie Sagu merupakan salah satu hidangan yang ada di menu mereka. Selain Mie Sagu dan hidangan lainnya, Anda tentu juga bisa mencicipi kopi yang diracik oleh kedai kopi ini.5. Warung Mie SaguSajian Mie Sagu tak hanya bisa dinikmati di Riau atau Pontianak saja. Di Yogyakarta, tepatnya di Jl. Sidomukti, Sleman, ada warung yang menyediakan mie sagu dengan berbagai variasi. Selain Mie Sagu khas Riau, Warung Mie Sagu juga menyediakan kreasi modern dari mie sagu, misalnya Mie Sagu Goreng Chicken Katsu atau Mie Sagu Carbonara. Tapi tentu saja, Warung Mie Sagu juga menyediakan Mie Sagu khas Riau, baik mie sagu kuah dan goreng.Mie sagu biasanya dinikmati untuk sarapan lezat di pagi hari. Tapi sebenarnya mie sagu bisa dinikmati kapan saja, kok. Tidak sedikit juga Warung Mie Sagu yang buka sepanjang hari untuk menerima pelanggan yang ingin menikmati kelezatan Mie Sagu. Anda berminat mencoba Mie Sagu?Sagu memiliki banyak potensi untuk menjadi bahan pangan alternatif pilihan serta menjadi bahan baku bioenergi. Selain memiliki banyak manfaat, sagu juga bisa didapatkan dengan mudah di Indonesia. 60% tanaman sagu di dunia terdapat di Indonesia, tepatnya seluas 5,2 juta hektar. Karena itu, sungguh sayang bila kita tidak bisa memanfaatkan kekayaan alam ini. Apalagi sudah terbukti bahwa sagu bisa diolah menjadi berbagai sajian lezat, seperti Mie Sagu Pontianak.Selain lezat dan mudah didapat, sagu juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Beberapa manfaat kesehatan dari sagu di antaranya adalah melancarkan sistem pencernaan, meningkatkan kesehatan tulang dan sendi, dan mencegah darah tinggi. Karena kandungan karbohidratnya yang tinggi, sagu juga merupakan sumber energi yang baik. Itulah sebabnya mie sagu terasa mengenyangkan dan sering dikonsumsi sebagai sajian saat sarapan. Selain itu, ternyata sagu membantu meredakan panas tubuh saat demam. Siapa yang sangka kalau sagu memiliki banyak manfaat?Banyak orang yang merasa ragu mencoba mie sagu karena bentuknya yang tampak kurang menarik. Maklum, karena terbuat dari sagu, mie sagu memiliki warna abu-abu dan cenderung butek. Selain itu, ada pula yang mengatakan bahwa tekstur sagu mirip cendol, sehingga menikmati mie sagu seolah menikmati cendol dengan kuah pedas. Tapi jangan sampai Anda enggan mencicipi mie sagu hanya karena anggapan tersebut, ya. Mie sagu tidak hanya memiliki manfaat kesehatan, tapi juga terbukti lezat. Mie sagu juga bisa menjadi pengganti mie dari terigu, sehingga bisa diolah dengan berbagai cara menjadi berbagai macam hidangan. Apakah Anda siap mencoba mie sagu khas Indonesia?