Kembali ke Inspirasi dan Promo

Stiker Keamanan Untuk Pesan Antar Makanan

Image Banner

13 August 2020

Desain stiker label atau segel kemasan makanan takeaway atau food delivery yang dapat Anda gunakan untuk memberikan rasa aman kepada pelanggan restoran/bisnis kuliner Anda. Dapatkan desainnya secara gratis di sini.
Untuk mendownload file, silahkan Daftar atau Login dengan akun Anda.

Lihat File Lain

Peluang Usaha Sop Buntut Siap Masak

Jul 15, 2020

Peluang Usaha Sop Buntut Siap Masak

Ide membuat sop buntut siap masak yang bisa jadi peluang untuk mendatangkan keuntungan.


Baca Juga Artikel

Mencicipi Lezatnya Nasi Lemak Khas Riau

Mar 17, 2020

Mencicipi Lezatnya Nasi Lemak Khas Riau

Hal apa yang terbayang di benak Anda saat mendengar kata nasi lemak? Nasi lemak rupanya tak cuma bisa dijumpai di Malaysia. Makanan lezat tersebut juga menjadi salah satu hidangan khas Riau karena termasuk sajian khas Melayu. Berkunjung ke Riau tentu tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khas Riau yang satu ini.Ulasan berikut ini akan menambah wawasan Anda tentang nasi lemak Riau yang bercita rasa istimewa:1. Asal Mula Nama Nasi LemakBanyak orang beranggapan bahwa nasi lemak berasal dari penggunaan santan dalam proses pembuatan nasi. Penambahan santan menghasilkan nasi yang rasanya gurih dan teksturnya berminyak. Namun, ada pula yang meyakini bahwa kata “lemak” merupakan serapan dari kata lamak dalam Bahasa Padang yang artinya gurih dan berminyak. Sekilas, nasi lemak memang mirip dengan nasi uduk walaupun sebenarnya kedua jenis hidangan tersebut sangat berbeda.2. Menyempurnakan Rasa Nasi Lemak dengan CermatPenggunaan santan kental saja belum cukup untuk menyempurnakan rasa nasi lemak. Jadi, alangkah lebih baik bila Anda tak lupa menambahkan kaldu bubuk saat memasak adonan nasi lemak bersama santan. Kaldu bubuk akan membuat cita rasa nasi lemak jadi lebih gurih dan siap dipadukan dengan jenis lauk apa pun. Takaran kaldu bubuk harus tepat supaya nasi lemak kreasi Anda tidak terlalu asin.3. Cara Membuat Nasi Lemak Khas RiauNasi lemak khas Riau terdiri dari beberapa bahan, yaitu beras pulen, santan kental, daun salam, batang serai yang dimemarkan, serta daun pandan. Cara memasak makanan khas Riau yang satu ini mirip dengan cara memasak nasi uduk. Beras pulen harus dicuci sampai bersih kemudian dimasak bersama santan kental, daun salam, serai, dan daun pandan. Adonan beras harus dimasak sampai teksturnya menjadi kering karena menyerap santan.Jika ingin menambahkan rasa yang lebih istimewa, Anda juga bisa memasukkan tumisan bawang merah yang sudah di bumbui Royco Bumbu Pelezat Rasa Ayam ke dalam beras yang sedang dicampur dengan santan agar terasa gurih. Selanjutnya, beras yang sudah menjadi nasi aron tinggal dikukus sampai matang. Pemakaian daun pandan membuat aroma nasi lemak berbeda dengan nasi uduk.Jangan panik dulu jika Anda tidak terbiasa memasak nasi dengan teknik aron. Anda bisa menyiasatinya dengan menggunakan perangkat rice cooker. Masukkan semua bahan-bahan nasi lemak ke rice cooker seperti proses memasak nasi biasa.4. Padanan Lauk untuk Melengkapi Nasi LemakNasi lemak Riau yang gurih biasanya disajikan dengan beberapa lauk khas, antara lain:Ikan teri asin yang digoreng renyah dan dicampurkan dengan kacang tanah goreng.Ayam rendang. Mayoritas orang menyukai sajian rendang bagian paha ayam karena teksturnya lebih empuk dan mudah menyerap bumbu.Irisan telur rebus.Sambal terasi goreng yang rasanya tidak terlalu pedas.Irisan timun segar.Selain keempat lauk tersebut, nasi lemak juga bisa dipadukan dengan varian lauk lainnya seperti irisan telur dadar, sambal cumi, sambal goreng kentang, ayam gulai, dan sate ayam. Padanan lauk untuk nasi lemak bebas disesuaikan dengan selera Anda. Jadi, apa lauk nasi lemak yang paling disukai keluarga Anda?Menyantap nasi lemak hangat bersama keluarga tentu terasa menyenangkan, ya. Anda tak perlu repot membeli nasi lemak jika sedang ingin menikmatinya. Karena sajian nasi lemak nikmat bisa dibuat sendiri di rumah dengan proses praktis dan bahan-bahan yang mudah didapat. Jangan lupa sajikan nasi lemak di atas alas daun pisang supaya aromanya semakin menggiurkan.

Lezatnya Gulai Ikan Patin Berlumur Rempah

Mar 17, 2020

Lezatnya Gulai Ikan Patin Berlumur Rempah

Mencari ikan segar di Indonesia memang sangat mudah. Indonesia sangat beruntung sebagai sebuah negara kepulauan yang perairannya berlimpah ikan dari berbagai jenis, baik ikan air laut maupun ikan air tawar. Karena itu, tidak mengherankan kalau Indonesia juga memiliki banyak sajian khas yang menggunakan ikan sebagai bahan utamanya. Setiap sajian ikan diolah dengan cara yang berbeda-beda, sesuai dengan keunikan dan kekayaan yang dimiliki oleh masing-masing daerah di Indonesia. Misalnya saja, sungai-sungai di Pulau Sumatera sangat kaya ikan patin, sehingga ikan tersebut banyak diolah menjadi berbagai sajian khas di banyak daerah di Sumatera, seperti Gulai Ikan Patin.Mengenal Ikan PatinIkan patin memang merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia. Hampir semua daerah di Sumatera merupakan sentra penghasil patin, ikan patin tak hanya ditangkap dari sungai, tetapi juga dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan ikan patin di Indonesia dan di dunia.Mengapa ikan patin begitu disukai oleh banyak orang? Alasan utama tentu saja karena kelezatannya. Ikan patin memiliki daging yang tebal, tetapi tetap lembut sehingga sangat nikmat disantap dalam berbagai macam olahan. Selain itu, ikan patin juga mengandung nutrisi tinggi. Kandungan asam lemak Omega-3 dalam ikan patin bahkan tidak kalah dengan ikan air laut seperti salmon dan tuna. Selain itu, ikan patin juga mengandung protein tinggi, sehingga sangat membantu menjaga kesehatan. Sebaliknya, kandungan lemak dan kolesterol dalam ikan patin justru cukup rendah, sehingga ikan patin aman dan sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi.Kandungan nutrisi yang tinggi dalam ikan patin membuat ikan air tawar ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, di antaranya adalah untuk mencegah penyakit kardiovaskular, mengurangi kadar kolesterol, menjaga kesehatan tulang, dan manfaat sehat lainnya. Selain itu, ikan patin juga sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil, karena kandungan DHA dan omega-3 tinggi dalam ikan patin membantu mengoptimalkan pertumbuhan janin dan merangsang pembentukan otak janin.Jadi, jangan menganggap remeh ikan patin, ya. Walaupun harganya tidak semahal jenis ikan lain, bukan berarti ikan patin tidak bisa diolah menjadi sajian yang lezat dan bergizi tinggi!Memilih Ikan PatinKesegaran ikan patin yang Anda gunakan punya pengaruh besar dalam kelezatan olahan ikan patin yang Anda siapkan. Dengan cara apapun Anda mengolah ikan patin, Anda tentu harus menggunakan ikan patin yang segar. Bagaimanakah cara memilih ikan patin yang segar? Berikut ini adalah beberapa tipsnya:1. Pilih ikan dengan mata yang bulat dan jernihIkan yang matanya sudah rusak menunjukkan bahwa ikan tersebut sudah disimpan lama. Sebaliknya, ikan dengan mata yang bulat cembung dan jernih menunjukkan bahwa ikan masih segar.2. Periksa sisik dan insangnyaIkan yang segar memiliki sisik yang masih melekat kuat pada tubuhnya. Sedangkan sisik ikan yang sudah mengelupas menunjukkan bahwa ikan sudah lama disimpan dan sudah tidak segar. Selain itu, pilihlah ikan patin yang memiliki insang dengan warna merah cerah yang menjadi tanda bahwa ikan masih segar.3. Pilih ikan dengan daging elastis dan tidak berlendirPilihlah ikan segar yang memiliki daging yang kenyal, tidak lembek, elastis, dan tidak berlendir. Bila  ikan terasa berlendir saat disentuh, berarti ikan tersebut sudah rusak.4. Pastikan ikan bebas formalinFormalin sering digunakan oleh penjual ikan yang bandel untuk mengawetkan ikan, sehingga ikan tidak mudah busuk. Untuk memastikan ikan patin bebas formalin, usapkan jari Anda pada bagian tubuh ikan. Setelah itu, gosokkan jari Anda tersebut pada punggung tangan Anda. Bila punggung tangan Anda terasa gatal, bisa jadi ikan tersebut diawetkan dengan formalin. Cara lain untuk memastikan bahwa ikan patin pilihan Anda tidak mengandung formalin, perhatikan apakah ada lalat yang hinggap pada tubuh ikan. Ikan yang sama sekali tidak dihinggapi lalat justru merupakan ikan yang diawetkan dengan formalin.5. Cek karakter fisik ikan patinUntuk memilih ikan patin berkualitas, pilihlah ikan patin berukuran sedang dan memiliki lemak perut yang tebal. Lemak pada perut ikan inilah yang membuat ikan patin terasa lebih gurih saat diolah dalam masakan.Bila Anda menggunakan ikan patin segar dan berkualitas, olahan ikan patin yang akan Anda siapkan tentu akan terasa lebih nikmat.Tips Mengolah Ikan PatinCara mengolah ikan air tawar seperti ikan patin memang sedikit lebih rumit dibandingkan ikan air laut. Maklum, bila diolah dengan cara yang salah, ikan air tawar akan memiliki rasa lumpur yang tidak enak. Jadi, bagaimana cara terbaik dalam mengolah ikan patin? Beberapa tips berikut ini patut Anda coba saat Anda sedang menyiapkan Gulai Ikan Patin:1. Setelah dibersihkan, potong ikan patin secara melintang. Lapisan lemak tebal di bagian perut ikan patin tidak perlu dibuang, karena lemak inilah yang akan membuat ikan patin terasa lebih gurih. Bagian kepala ikan patin juga bisa diolah dalam masakan. Belah saja kepala ikan menjadi dua, lalu beri sedikit air jeruk nipis.2. Untuk menghilangkan lendir dari ikan patin, rendam ikan dalam perasan jeruk limau. Selain itu, ikan patin yang sudah dibersihkan juga bisa digosok dengan abu gosok, kemudian dibilas hingga bersih dan ditiriskan.3. Cara lain untuk menghilangkan lendir dari ikan patin adalah dengan mencampur ikan patin dengan daun bambu muda dan melumuri permukaan ikan dengan garam. Biarkan selama sekitar 5 menit, lalu remas-remas ikan patin bersama daun bambu. Setelah itu, bilas ikan hingga bersih.4. Untuk menghilangkan bau amis ikan patin, campur ikan dengan timun yang sudah diparut, lalu remas-remas selama sekitar 15 menit. Selain itu, bersihkan pula perut ikan patin dengan campuran garam dan perasan jeruk, lalu gosok-gosokkan garam pada bagian dalam ikan. Terakhir, cuci ikan hingga bersih.5. Untuk menghilangkan bau lumpur pada ikan patin, masukkan 1-2 lembar roti tawar ke dalam minyak yang akan digunakan untuk menggoreng ikan patin. Setelah itu, goreng ikan hingga matang. Cara ini memang tidak bisa digunakan untuk ikan patin yang akan diolah untuk Gulai Ikan Patin, tapi tentu tetap bisa Anda lakukan saat mengolah ikan patin goreng.Langkah-langkah di atas patut Anda perhatikan saat mengolah ikan patin, sehingga Anda berhasil menghidangkan sajian ikan patin yang segar dan bebas dari bau lumpur.Variasi Gulai Ikan PatinGulai Ikan Patin merupakan salah satu cara mengolah ikan patin yang populer di Indonesia. Sajian ini merupakan sajian ikan khas dari Sumatera, terutama dari Riau dan Jambi. Ikan patin memang mudah didapat di kedua daerah tersebut, karena aliran Sungai Siak, Sungai Kampar, Sungai Rokan, dan Sungai Indragiri merupakan tempat hidup alami ikan patin. Itulah sebabnya ikan patin telah diolah oleh masyarakat lokal menjadi sajian lezat sejak jaman dulu. Namun, bila dahulu masyarakat Sumatera hanya mengolah ikan patin dengan cara digoreng atau dibakar, perlahan-lahan masyarakat Sumatera berkenalan dengan teknik pengolahan serta bumbu yang berbeda dengan teknik dan bumbu yang biasa mereka lakukan. Hal ini terjadi ketika Riau menjadi pusat perdagangan internasional, sehingga banyak pedagang dari berbagai negara yang singgah di Riau dan memberikan pengaruh budayanya pada masyarakat lokal. Hasilnya adalah pengaruh budaya lain seperti Tionghoa, Arab, dan Melayu pada kuliner lokal Indonesia. Salah satunya adalah Gulai Ikan Patin yang sangat terasa pengaruh Melayu-nya.Seperti banyak sajian lain di Indonesia, Gulai Ikan Patin pun memiliki beberapa variasi. Bahkan 2 daerah yang berdekatan di Sumatera, yaitu Riau dan Jambi, masing-masing memiliki jenis Gulai Ikan Patin yang berbeda. Kedua variasi Gulai Ikan Patin menggunakan bumbu dan rempah yang tidak jauh berbeda, di antaranya, kunyit, ketumbar, lengkuas, cabai merah, jahe, adas, serai, bawang merah, bawang putih, dll. Namun, yang jadi pembeda utama antara Gulai Ikan Patin Jambi dan Gulai Ikan Patin Riau adalah penggunaan tempoyak alias durian yang sudah difermentasi.Tempoyak merupakan bumbu khas Indonesia yang banyak digunakan dalam berbagai sajian khas Pulau Sumatera. Bahan ini dibuat dari durian matang pohon yang dihaluskan dan diberi garam, lalu difermentasi dalam wadah tertutup rapat selama 3-5 hari. Hasilnya adalah fermentasi durian yang beraroma menyengat dan memiliki cita rasa khas untuk memberikan rasa asam yang unik pada hidangan. Bumbu ini tidak hanya bisa diolah dalam sajian seperti gulai saja, tapi juga sambal serta bermacam hidangan lain di Sumatera dan Kalimantan. Bahan istimewa inilah yang membedakan antara Gulai Ikan Patin Jambi dengan Gulai Ikan Patin Riau. Namun, karena tidak semua orang menyukai aroma dan rasa tempoyak, bahan ini kadang digantikan dengan santan untuk menghasilkan gulai dengan kuah yang kental.Di Riau dan Jambi, Gulai Ikan Patin merupakan suguhan yang hampir selalu bisa ditemukan di acara-acara penting seperti upacara adat, pernikahan, dll. Tak jarang pula pemilik hajatan yang khusus memesan Gulai Ikan Patin yang dibuat dengan ikan patin yang ditangkap dari sungai, alih-alih ikan patin yang dibudidayakan di tambak. Alasannya karena ikan patin yang ditangkap dari sungai biasanya berukuran lebih besar dan memiliki cita rasa yang lebih gurih. Tekstur daging ikan patin sungai juga dianggap lebih lembut dibandingkan ikan patin tambak. Namun, bukan berarti ikan patin budidaya tambak rasanya kurang enak, ya. Asalkan diolah dengan cara yang tepat menggunakan ikan patin serta bumbu dan rempah segar, Gulai Ikan Patin lezat pun bisa tersaji dengan nikmat.Kelezatan dan manfaat sehat ikan patin memang tidak kalah dengan ikan air laut. Selain itu, ikan patin juga mudah didapat dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan beberapa jenis ikan laut yang lebih populer. Jadi, Anda tidak perlu ragu mengolah ikan patin menjadi sajian yang lezat dan sehat. Apalagi banyak pilihan olahan ikan patin yang bisa Anda coba. Ikan patin tidak cuma bisa digulai saja, tapi juga digoreng, dibuat sup, pindang, serta banyak pilihan sajian lezat lainnya. Sajian ikan patin mana yang paling Anda sukai?

Lauk Lezat Teman Nasi Timbel

Mar 16, 2020

Lauk Lezat Teman Nasi Timbel

Makanan yang dibungkus dengan daun pisang memang akan jadi lebih harum. Karena itu, tidak heran kalau Indonesia memang memiliki banyak masakan yang diolah dan disajikan dengan cara dibungkus dengan daun pisang. Salah satunya adalah Nasi Timbel yang merupakan makanan khas Sunda.Nasi timbel pada mulanya merupakan bekal makanan bagi para petani yang bekerja di sawah. Nasi yang masih hangat dibungkus dengan daun pisang agar lebih praktis dibawa. Selain itu, ternyata daun pisang juga membuat nasi menjadi lebih harum dan menggoda selera. Karena itulah, nasi timbel terus populer dan tidak cuma dinikmati oleh para petani saja. Kini nasi timbel sudah bisa didapatkan di banyak warung dan restoran, baik di Jawa Barat maupun di daerah lain di Indonesia. Tentu saja, nasi timbel kurang lengkap bila tidak disajikan bersama sajian pendampingnya. Nasi timbel komplit biasanya disajikan bersama hidangan-hidangan lezat berikut ini:1. Ulukuteuk LeuncaJawa Barat memang sering mengolah oncom jadi sajian lezat. Salah satunya adalah ulukuteuk leunca alias tumis leunca yang memadukan leunca dengan oncom dan daun kemangi. Harmoni rasa ulukuteuk leunca dengan nasi timbel hangat dijamin membuat Anda ingin tambah lagi dan lagi. Kedua makanan khas Sunda ini memang sangat cocok dinikmati bersama-sama.2. Ayam GorengAyam goreng seolah jadi teman setia sajian nasi timbel yang lezat. Ayam cukup dilumuri dengan bumbu yang terbuat dari bawang putih, bawang merah, ketumbar bubuk, Rocyo Bumbu Pelezat Rasa Ayam, dan garam yang dihaluskan. Setelah digoreng hingga matang, ayam goreng pun siap disajikan bersama nasi timbel hangat.3. Tahu & Tempe GorengTahu dan tempe goreng juga bisa jadi sajian tambahan untuk nasi timbel. Agar semakin lezat, bumbui tahu dan tempe dulu sebelum digoreng. Anda bisa menggunakan bumbu yang sama seperti bumbu ayam goreng yang telah disebutkan di atas, yaitu bumbu halus dari bawang putih, bawang merah, ketumbar bubuk, dan garam.4. Ikan AsinNasi timbel akan semakin nikmat bila disajikan bersama ikan asin. Berbagai macam ikan asin cocok dipadukan dengan nasi timbel, namun bisa dibilang jambal roti adalah pilihan favorit banyak orang. Walaupun harganya yang relatif lebih mahal dibandingkan jenis ikan asin lainnya, jambal roti memang sangat cocok disandingkan dengan nasi timbel. Pilihlah jambal roti berwarna terang dan memiliki daging yang masih lunak dan tidak kering. Mengingat rasanya yang cukup asin, potongan jambal roti yang disajikan dengan nasi timbel tidak perlu terlalu besar, kok.5. Sambal TerasiPecinta pedas pasti setuju, masakan Indonesia terasa kurang lengkap kalau tidak dinikmati dengan sambal. Jenis sambal di Indonesia memang banyak, tapi sambal terasi adalah yang paling sering disajikan bersama nasi timbel. Apakah Anda punya sambal favorit lain yang sering Anda nikmati bersama nasi timbel?6. LalapanNasi timbel dan sajian pendampingnya hampir semuanya memiliki cita rasa gurih. Untuk mengimbanginya, tentu dibutuhkan sajian yang bisa memberikan rasa segar. Karena itulah lalapan sering juga disajikan bersama nasi timbel. Daun kemangi, selada, dan timun merupakan lalapan segar yang paling sering dijumpai sebagai pendamping nasi timbel. 

Rahasia Sedapnya Sate Madura

Nov 11, 2019

Rahasia Sedapnya Sate Madura

Sate Madura bisa disebut sebagai salah satu jenis sate yang paling populer dan paling dikenal oleh masyarakat Indonesia. Saat mendengar wilayah Madura, maka yang teringat pertama kali adalah sate, walaupun tentu saja wilayah di Jawa Timur ini juga memiliki kuliner lain yang tak kalah lezatnya. Nama sate Madura bahkan sering dianggap sebagai jaminan kelezatan sate. Apa sih yang membuat sate ayam Madura begitu disukai? Apakah bumbu sate Madura yang nikmat? Atau adakah alasan lain yang membuat masyarakat Indonesia begitu menyukai sate ini?Sate Madura memang memiliki beberapa keistimewaan yang menjadikannya unik dan berbeda dengan sate dari daerah lain. Salah satunya adalah bumbu sate Madura yang memang merupakan salah satu daya tarik sajian sate ini. Rasa bumbu sate Madura biasanya memang agak manis. Apalagi rasa manis dari kecap ini berpadu dengan gurihnya kacang yang dihaluskan, menciptakan saus yang lezat dan kaya rasa. Selain itu, bumbu sate Madura juga dibumbui dengan kemiri sehingga rasanya lebih istimewa.Ingin membuat sate Madura yang lezat? Perkaya cita rasa sate buatan Anda dengan berbagai bumbu berikut ini:1. Bumbu kacangSate Madura biasanya disajikan bersama bumbu kacang yang lezat. Bumbu seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan kemiri dihaluskan dan ditumis bersama irisan daun jeruk. Setelah itu, tambahkan kacang tanah yang sudah dihaluskan, serta bumbu lainnya seperti gula, garam, kecap manis, dan gula merah. Bumbu kacang ini lalu ditambahkan air dan dimasak hingga mengental dan mengeluarkan minyak. Saus kacang yang gurih dan manis pun siap dinikmati bersama sate ayam yang empuk2. Bumbu rendamAgar lebih kaya rasa, sate Madura memang direndam dulu dalam bumbu dan dibiarkan selama beberapa saat hingga bumbu meresap. Untuk membuat bumbu perendamnya pun sangat mudah. Anda cukup mencampurkan perasan jeruk nipis dengan merica bubuk dan bawang putih yang sudah dihaluskan. Anda juga bisa menambahkan Bango Kecap Manis  pada bumbu rendam ini. Anda tak akan menyangka bahwa bumbu yang sederhana ini akan sangat membantu untuk menambah rasa daging ayam. Bumbu rendam ini juga bisa dioleskan kembali saat sate sedang dibakar sehingga sate akan lebih lezat dan harum.Perpaduan bumbu rendam yang digunakan saat membakar sate serta bumbu kacang yang disajikan bersama sate akan melengkapi sajian sate dan membuat rasa sate jadi lebih nikmat. Namun, cara pengolahan sate juga harus jadi perhatian. Sate Madura sendiri memiliki cara olah yang memang bertujuan untuk menambah kelezatan daging ayam yang digunakan. Mengolah sate Madura diawali dengan merendam sate ayam dalam bumbu. Sebelum dibakar, sate dicelupkan dulu dalam bumbu sehingga bumbu lebih meresap. Saat dibakar, sate juga terus diolesi dengan minyak ayam sehingga aromanya semakin harum. Selain itu, arang batok kelapa yang digunakan untuk membakar sate membuat aroma Sate Madura semakin menggoda. Beberapa pembuat sate melakukan langkah ekstra dengan memberikan perasan jeruk limau pada arang yang digunakan untuk membuat sate. Tujuannya adalah agar aroma asap tidak terlalu kuat menempel pada sate dan tidak mengalahkan aroma sate yang harum.Ternyata rahasia kelezatan sate ayam Madura sebenarnya sederhana. Dengan bumbu dan cara pengolahan yang tepat, sate Madura yang empuk, harum, dan kaya rasa pun bisa Anda siapkan. Pernahkah Anda mencoba membuat sate sendiri di rumah?