Kembali ke Inspirasi dan Promo

Stiker Keamanan Untuk Pesan Antar Makanan

Image Banner

13 August 2020

Desain stiker label atau segel kemasan makanan takeaway atau food delivery yang dapat Anda gunakan untuk memberikan rasa aman kepada pelanggan restoran/bisnis kuliner Anda. Dapatkan desainnya secara gratis di sini.
Untuk mendownload file, silahkan Daftar atau Login dengan akun Anda.

Lihat File Lain

Peluang Usaha Sop Buntut Siap Masak

Jul 15, 2020

Peluang Usaha Sop Buntut Siap Masak

Ide membuat sop buntut siap masak yang bisa jadi peluang untuk mendatangkan keuntungan.


Baca Juga Artikel

Mengenal Rujak Cingur Khas Surabaya

Mar 17, 2020

Mengenal Rujak Cingur Khas Surabaya

Surabaya bukan hanya terkenal dengan keindahan kotanya tetapi juga karena kekayaan kulinernya. Salah satu makanan khas Surabaya yang tak boleh Anda lewatkan adalah rujak cingur. Hidangan yang satu ini tak hanya unik karena terbuat dari cingur sapi, tetapi juga memiliki cita rasa yang khas dan sangat sedap. Apakah Anda sudah pernah mencicipi rujak cingur sebelumnya?Ulasan berikut ini akan membahas tentang rujak cingur khas Surabaya. Anda yang belum pernah mencicipinya pasti akan tergiur dan Anda yang sudah pernah mencobanya pasti ingin menyantapnya lagi.Resep Rujak Cingur Ternyata Berasal dari MesirBelum banyak orang yang tahu kalau resep rujak cingur awalnya berasal dari Mesir. Suatu hari, sang pemimpin Mesir yang bergelar Firaun Hanyokrowati sedang merayakan ulang tahun. Pada hari istimewa tersebut, sang Firaun memerintahkan seluruh juru masak istana agar membuat hidangan lezat untuk dirinya. Sayangnya, aneka hidangan koki kerajaan tersebut tak mampu menggugah selera sang raja.Tak lama kemudian, seorang pengawal kerajaan masuk ke istana dan berkata pada Firaun bahwa ada seseorang yang ingin menyajikan makanan spesial untuknya. Orang tersebut bernama Abdul Rozak, seorang pengembara lautan yang sedang terdampar di Mesir. Abdul Rozak membawa seporsi makanan yang dibungkus daun pisang dan sudah diperiksa oleh ahli kesehatan kerajaan. Makanan tersebut sudah dinyatakan aman dan layak dimakan raja.Tanpa pikir panjang, sang raja langsung menyantap makanan yang dibawa Abdul Rozak. Raja memakannya begitu lahap dan mulai bercucuran keringat karena rasa makanannya pedas dan nikmat. Saking senangnya, sang raja menghadiahkan sebuah kapal mewah, sebidang tanah, dan jabatan kepala juru masak istana untuk Abdul Rozak. Namun, Abdul Rozak hanya ingin menerima hadiah kapal untuk mengembara. Raja setuju dan mengajukan syarat agar Abdul Rozak mau memberikan resep masakan istimewa tersebut. Akhirnya, raja dan Abdul Rozak pun sepakat untuk saling bertukar resep dan kapal mewah.Abdul Rozak melanjutkan pengembaraannya hingga tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Di Surabaya, Abdul Rozak juga mulai mempopulerkan resep makanan andalannya. Bahan dasar berupa cingur (mulut) unta sulit didapat dan mulai diganti dengan cingur sapi. Hasilnya, resep makanan Abdul Rozak semakin sedap dan disukai banyak orang. Masyarakat Surabaya yang sulit mengucapkan kata “Rozak” akhirnya menamai makanan itu dengan sebutan rujak cingur.   Tips Memilih, Membersihkan, dan Mengolah Cingur SapiSecara harfiah, cingur didefinisikan sebagai bagian hidung dan mulut atas sapi. Bahan makanan yang satu ini memang jarang diolah menjadi aneka jenis hidangan. Namun, cita rasanya istimewa dan membuat rujak cingur terasa makin sempurna. Memilih, membersihkan, dan mengolah cingur sapi juga tidak sulit kalau Anda sudah tahu caranya. Yuk, simak dulu tips-tips ini supaya nanti Anda bisa membuat rujak cingur sendiri di rumah:1. Memilih Cingur Sapi SegarCingur sapi yang masih segar biasanya berwarna kecokelatan, berbentuk utuh karena belum dipotong, dan bertekstur kenyal. Aromanya juga segar dan tidak berbau menyengat. Jadi, Anda wajib menghindari cingur yang teksturnya lembek, berair, dan mulai mengeluarkan bau tak sedap karena ciri-ciri tersebut menunjukkan kalau cingur sudah tak segar. Agar Anda tak kerepotan saat mengolahnya, Anda bisa meminta bantuan penjual daging sapi untuk memotong cingur besar menjadi potongan-potongan yang lebih kecil.2. Membersihkan Cingur SapiLangkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah membersihkan cingur sapi. Gunakan air mengalir untuk membersihkan seluruh bagian cingur sapi sampai tuntas. Jangan sampai ada lendir atau kotoran yang tertinggal pada sela-sela cingur. Selanjutnya, cingur yang sudah dicuci bersih bisa segera diolah ke tahap selanjutnya.3. Merebus Cingur SapiSebelum bisa diolah menjadi bahan utama rujak cingur, Anda harus merebus cingur sapi terlebih dahulu. Rebuslah potongan-potongan cingur bersama daun salam, serai yang sudah dimemarkan, dan sedikit garam. Penggunaan daun salam dan serai penting untuk menghilangkan bau khas pada cingur sapi. Rebuslah cingur sapi dalam waktu lama (minimal 30 menit) supaya teksturnya jadi empuk dan tambahkan Royco Bumbu Pelezat Rasa Sapi. Cingur yang sudah matang dan empuk dapat segera diangkat dari air rebusan. Diamkan sejenak agar uap panasnya hilang sebelum Anda mulai memotong cingur tersebut menjadi potongan berbentuk dadu kecil.4. Dua Cara Penyajian Rujak CingurRujak cingur sapi ternyata biasanya disajikan dengan dua cara penyajian. Masing-masing cara penyajian tersebut terdiri dari bahan isian yang berbeda, yaitu:Rujak cingur mentahan: jenis rujak cingur yang satu ini biasanya terdiri dari buah-buahan. Buah yang sering digunakan yaitu timun, belimbing, nanas, bengkuang, mangga, dan jambu monyet (jika sedang musim).Rujak cingur matengan: berbeda dengan mentahan, rujak cingur matengan terdiri dari aneka sayuran dan bahan matang lainnya seperti aneka sayuran rebus (tauge, kangkung, kacang panjang) potongan timun, serta tahu dan tempe goreng. Rujak cingur matengan biasanya juga ditambah potongan lontong supaya porsinya jadi besar dan lebih mengenyangkan. Jika dilihat sekilas, rujak cingur matengan memang mirip gado-gado tetapi cita rasanya sangat berbeda.Mengenal Petis: Bumbu Utama Rujak CingurApakah Anda familiar dengan petis? Petis merupakan bumbu utama yang harus ada dalam proses pembuatan rujak cingur. Bumbu rujak cingur ini merupakan produk turunan hasil olahan hidangan laut ( seperti ikan, udang, atau kerang). Air rebusan hidangan laut diolah kembali hingga menjadi saus yang berwarna gelap dan kental. Proses perebusannya membutuhkan waktu lama dan harus diberi tambahan bahan berupa gula tradisional yang dibuat di batok kelapa.Selain memiliki rasa gurih dan aroma hidangan laut yang khas, petis juga memiliki sedikit cita rasa manis. Penggunaan petis pada aneka hidangan khas Surabaya membuat cita rasanya jadi gurih, beraroma khas, dan sangat berbeda dengan hidangan lain yang bahan dasarnya hampir sama. Jenis petis yang paling sering digunakan untuk rujak cingur adalah petis udang.Bahan-Bahan untuk Membuat Rujak CingurRujak cingur sapi khas Surabaya membutuhkan beberapa bahan sederhana yaitu:Bahan Bumbu:Petis udang secukupnyaKacang tanah goreng yang sudah dihaluskanCabai rawit yang jumlahnya disesuaikan dengan seleraAir asam JawaTerasi goreng1 buah pisang batu yang diiris-iris (jika ada)Garam, gula, dan kaldu penyedap rasa secukupnyaSemua bahan tersebut harus diulek hingga halus sebelum dicampurkan dengan cingur sapi, buah-buahan, sayuran, dan bahan lainnya.Bahan IsianCingur sapi yang sudah direbus dan dipotong berbentuk dadu.Rujak cingur mentahan: timun, belimbing, nanas, bengkuang, mangga, dan jambu monyet (jika sedang musim).Rujak cingur matengan: aneka sayuran rebus (tauge, kangkung, kacang panjang) potongan timun, serta tahu dan tempe goreng. Sayuran yang digunakan dalam rujak cingur sebaiknya tidak direbus terlalu lama supaya teksturnya tetap renyah dan kandungan gizinya tidak hilang. Jenis rujak cingur ini juga cocok ditambahkan potongan lontong supaya lebih mengenyangkan. Namun, ada pula orang yang suka menyantap rujak cingur matengan dengan nasi hangat.Bahan pelengkap lainnya berupa taburan bawang goreng dan kerupuk.Mengulik Kandungan Gizi dan Manfaat Konsumsi Rujak CingurRujak cingur sapi memiliki kandungan gizi yang lengkap karena terdiri bahan dasar yang beraneka ragam. Anda pasti tak ragu lagi menyantap makanan khas Surabaya yang satu ini setelah mengetahui fakta tentang kandungan gizi dan manfaatnya, yaitu:1. Menjaga Kesehatan Kulit dan RambutCingur merupakan bagian tubuh sapi yang banyak mengandung kolagen. Asupan kolagen bagi tubuh sangat bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit dan kesehatan rambut. Bila tubuh Anda mendapatkan asupan kolagen dalam jumlah cukup, Anda akan terhindar dari risiko penuaan dini. Kulit akan senantiasa elastis dan rambut pun sehat tanpa kerontokan parah meskipun usia bertambah.2. Sumber Energi untuk BeraktivitasKandungan kalori yang terdapat dalam rujak cingur berasal dari bumbu, cingur sapi, dan penambahan lontong atau nasi. Bahan-bahan tersebut membuat rujak cingur menjadi hidangan mengenyangkan yang bisa menjadi asupan sumber energi untuk mendukung aktivitas Anda. Jika sedang tak ingin makan nasi, seporsi rujak cingur cukup untuk menggantikan satu kali porsi makan berat.3. Memperlancar Sistem PencernaanAnda tak perlu khawatir akan sembelit atau mengalami masalah pencernaan lainnya kalau Anda menyukai rujak cingur. Sayuran yang terdapat dalam hidangan tersebut mengandung asupan serat yang baik untuk memperlancar sistem pencernaan. Risiko sembelit dan penyakit pencernaan lainnya dapat diminimalkan dengan mengonsumsi sayuran dalam jumlah seimbang setiap hari. Sayuran yang diolah dalam bentuk rujak cingur pasti membuat Anda tak bosan menyantapnya.4. Memenuhi Kebutuhan Protein Bagi TubuhKandungan protein dalam rujak cingur berasal dari berbagai jenis bahan, yaitu cingur sapi, petis, kacang tanah, serta tempe dan tahu goreng. Asupan protein tersebut penting untuk mendukung regenerasi sel-sel tubuh, memenuhi kebutuhan gizi otak, dan memaksimalkan proses pembentukan otot. Asupan protein dibutuhkan oleh semua kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga lansia. Anda yang sedang bertekad hidup sehat dan menambah massa otot juga cocok menyantap rujak cingur yang kaya kandungan protein. Karena makanan sehat tak selalu identik dengan rasa yang hambar dan membosankan.5. Memberikan Asupan Vitamin dan Mineral Bagi TubuhRujak cingur juga kaya kandungan vitamin dan mineral karena terdiri dari beragam bahan makanan bergizi. Anda bisa mendapatkan asupan vitamin A, B, C, E, serta sejumlah mineral lainnya yang penting untuk mendukung metabolisme dan sistem daya tahan tubuh. Menikmati seporsi rujak cingur sama seperti menyantap porsi makanan lengkap yang terdiri dari sumber karbohidrat, asupan protein, sayuran, atau buah-buahan.Beberapa tahun lalu, rujak cingur Surabaya mendapatkan penghargaan sebagai makanan penuh gizi baik di ajang seminar Nasional Pangan dan Gizi 2013. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan serangkaian pengamatan dari literatur buku hingga kunjungan lapangan langsung ke penjual rujak cingur. Tak cuma sedap, rujak cingur memang kaya kandungan gizi dan cocok menjadi kebanggaan Surabaya.Jadi, kapan Anda akan mencoba membuat rujak cingur sendiri di rumah? Bahan-bahannya mudah didapat dan proses pembuatannya tidak sulit. Nanti, Anda tak perlu lagi jauh-jauh liburan ke Surabaya jika kangen dengan cita rasa rujak cingur sapi yang legendaris. Rujak cingur istimewa buatan Anda pasti disukai keluarga.

Lezatnya Gulai Ikan Patin Berlumur Rempah

Mar 17, 2020

Lezatnya Gulai Ikan Patin Berlumur Rempah

Mencari ikan segar di Indonesia memang sangat mudah. Indonesia sangat beruntung sebagai sebuah negara kepulauan yang perairannya berlimpah ikan dari berbagai jenis, baik ikan air laut maupun ikan air tawar. Karena itu, tidak mengherankan kalau Indonesia juga memiliki banyak sajian khas yang menggunakan ikan sebagai bahan utamanya. Setiap sajian ikan diolah dengan cara yang berbeda-beda, sesuai dengan keunikan dan kekayaan yang dimiliki oleh masing-masing daerah di Indonesia. Misalnya saja, sungai-sungai di Pulau Sumatera sangat kaya ikan patin, sehingga ikan tersebut banyak diolah menjadi berbagai sajian khas di banyak daerah di Sumatera, seperti Gulai Ikan Patin.Mengenal Ikan PatinIkan patin memang merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia. Hampir semua daerah di Sumatera merupakan sentra penghasil patin, ikan patin tak hanya ditangkap dari sungai, tetapi juga dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan ikan patin di Indonesia dan di dunia.Mengapa ikan patin begitu disukai oleh banyak orang? Alasan utama tentu saja karena kelezatannya. Ikan patin memiliki daging yang tebal, tetapi tetap lembut sehingga sangat nikmat disantap dalam berbagai macam olahan. Selain itu, ikan patin juga mengandung nutrisi tinggi. Kandungan asam lemak Omega-3 dalam ikan patin bahkan tidak kalah dengan ikan air laut seperti salmon dan tuna. Selain itu, ikan patin juga mengandung protein tinggi, sehingga sangat membantu menjaga kesehatan. Sebaliknya, kandungan lemak dan kolesterol dalam ikan patin justru cukup rendah, sehingga ikan patin aman dan sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi.Kandungan nutrisi yang tinggi dalam ikan patin membuat ikan air tawar ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, di antaranya adalah untuk mencegah penyakit kardiovaskular, mengurangi kadar kolesterol, menjaga kesehatan tulang, dan manfaat sehat lainnya. Selain itu, ikan patin juga sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil, karena kandungan DHA dan omega-3 tinggi dalam ikan patin membantu mengoptimalkan pertumbuhan janin dan merangsang pembentukan otak janin.Jadi, jangan menganggap remeh ikan patin, ya. Walaupun harganya tidak semahal jenis ikan lain, bukan berarti ikan patin tidak bisa diolah menjadi sajian yang lezat dan bergizi tinggi!Memilih Ikan PatinKesegaran ikan patin yang Anda gunakan punya pengaruh besar dalam kelezatan olahan ikan patin yang Anda siapkan. Dengan cara apapun Anda mengolah ikan patin, Anda tentu harus menggunakan ikan patin yang segar. Bagaimanakah cara memilih ikan patin yang segar? Berikut ini adalah beberapa tipsnya:1. Pilih ikan dengan mata yang bulat dan jernihIkan yang matanya sudah rusak menunjukkan bahwa ikan tersebut sudah disimpan lama. Sebaliknya, ikan dengan mata yang bulat cembung dan jernih menunjukkan bahwa ikan masih segar.2. Periksa sisik dan insangnyaIkan yang segar memiliki sisik yang masih melekat kuat pada tubuhnya. Sedangkan sisik ikan yang sudah mengelupas menunjukkan bahwa ikan sudah lama disimpan dan sudah tidak segar. Selain itu, pilihlah ikan patin yang memiliki insang dengan warna merah cerah yang menjadi tanda bahwa ikan masih segar.3. Pilih ikan dengan daging elastis dan tidak berlendirPilihlah ikan segar yang memiliki daging yang kenyal, tidak lembek, elastis, dan tidak berlendir. Bila  ikan terasa berlendir saat disentuh, berarti ikan tersebut sudah rusak.4. Pastikan ikan bebas formalinFormalin sering digunakan oleh penjual ikan yang bandel untuk mengawetkan ikan, sehingga ikan tidak mudah busuk. Untuk memastikan ikan patin bebas formalin, usapkan jari Anda pada bagian tubuh ikan. Setelah itu, gosokkan jari Anda tersebut pada punggung tangan Anda. Bila punggung tangan Anda terasa gatal, bisa jadi ikan tersebut diawetkan dengan formalin. Cara lain untuk memastikan bahwa ikan patin pilihan Anda tidak mengandung formalin, perhatikan apakah ada lalat yang hinggap pada tubuh ikan. Ikan yang sama sekali tidak dihinggapi lalat justru merupakan ikan yang diawetkan dengan formalin.5. Cek karakter fisik ikan patinUntuk memilih ikan patin berkualitas, pilihlah ikan patin berukuran sedang dan memiliki lemak perut yang tebal. Lemak pada perut ikan inilah yang membuat ikan patin terasa lebih gurih saat diolah dalam masakan.Bila Anda menggunakan ikan patin segar dan berkualitas, olahan ikan patin yang akan Anda siapkan tentu akan terasa lebih nikmat.Tips Mengolah Ikan PatinCara mengolah ikan air tawar seperti ikan patin memang sedikit lebih rumit dibandingkan ikan air laut. Maklum, bila diolah dengan cara yang salah, ikan air tawar akan memiliki rasa lumpur yang tidak enak. Jadi, bagaimana cara terbaik dalam mengolah ikan patin? Beberapa tips berikut ini patut Anda coba saat Anda sedang menyiapkan Gulai Ikan Patin:1. Setelah dibersihkan, potong ikan patin secara melintang. Lapisan lemak tebal di bagian perut ikan patin tidak perlu dibuang, karena lemak inilah yang akan membuat ikan patin terasa lebih gurih. Bagian kepala ikan patin juga bisa diolah dalam masakan. Belah saja kepala ikan menjadi dua, lalu beri sedikit air jeruk nipis.2. Untuk menghilangkan lendir dari ikan patin, rendam ikan dalam perasan jeruk limau. Selain itu, ikan patin yang sudah dibersihkan juga bisa digosok dengan abu gosok, kemudian dibilas hingga bersih dan ditiriskan.3. Cara lain untuk menghilangkan lendir dari ikan patin adalah dengan mencampur ikan patin dengan daun bambu muda dan melumuri permukaan ikan dengan garam. Biarkan selama sekitar 5 menit, lalu remas-remas ikan patin bersama daun bambu. Setelah itu, bilas ikan hingga bersih.4. Untuk menghilangkan bau amis ikan patin, campur ikan dengan timun yang sudah diparut, lalu remas-remas selama sekitar 15 menit. Selain itu, bersihkan pula perut ikan patin dengan campuran garam dan perasan jeruk, lalu gosok-gosokkan garam pada bagian dalam ikan. Terakhir, cuci ikan hingga bersih.5. Untuk menghilangkan bau lumpur pada ikan patin, masukkan 1-2 lembar roti tawar ke dalam minyak yang akan digunakan untuk menggoreng ikan patin. Setelah itu, goreng ikan hingga matang. Cara ini memang tidak bisa digunakan untuk ikan patin yang akan diolah untuk Gulai Ikan Patin, tapi tentu tetap bisa Anda lakukan saat mengolah ikan patin goreng.Langkah-langkah di atas patut Anda perhatikan saat mengolah ikan patin, sehingga Anda berhasil menghidangkan sajian ikan patin yang segar dan bebas dari bau lumpur.Variasi Gulai Ikan PatinGulai Ikan Patin merupakan salah satu cara mengolah ikan patin yang populer di Indonesia. Sajian ini merupakan sajian ikan khas dari Sumatera, terutama dari Riau dan Jambi. Ikan patin memang mudah didapat di kedua daerah tersebut, karena aliran Sungai Siak, Sungai Kampar, Sungai Rokan, dan Sungai Indragiri merupakan tempat hidup alami ikan patin. Itulah sebabnya ikan patin telah diolah oleh masyarakat lokal menjadi sajian lezat sejak jaman dulu. Namun, bila dahulu masyarakat Sumatera hanya mengolah ikan patin dengan cara digoreng atau dibakar, perlahan-lahan masyarakat Sumatera berkenalan dengan teknik pengolahan serta bumbu yang berbeda dengan teknik dan bumbu yang biasa mereka lakukan. Hal ini terjadi ketika Riau menjadi pusat perdagangan internasional, sehingga banyak pedagang dari berbagai negara yang singgah di Riau dan memberikan pengaruh budayanya pada masyarakat lokal. Hasilnya adalah pengaruh budaya lain seperti Tionghoa, Arab, dan Melayu pada kuliner lokal Indonesia. Salah satunya adalah Gulai Ikan Patin yang sangat terasa pengaruh Melayu-nya.Seperti banyak sajian lain di Indonesia, Gulai Ikan Patin pun memiliki beberapa variasi. Bahkan 2 daerah yang berdekatan di Sumatera, yaitu Riau dan Jambi, masing-masing memiliki jenis Gulai Ikan Patin yang berbeda. Kedua variasi Gulai Ikan Patin menggunakan bumbu dan rempah yang tidak jauh berbeda, di antaranya, kunyit, ketumbar, lengkuas, cabai merah, jahe, adas, serai, bawang merah, bawang putih, dll. Namun, yang jadi pembeda utama antara Gulai Ikan Patin Jambi dan Gulai Ikan Patin Riau adalah penggunaan tempoyak alias durian yang sudah difermentasi.Tempoyak merupakan bumbu khas Indonesia yang banyak digunakan dalam berbagai sajian khas Pulau Sumatera. Bahan ini dibuat dari durian matang pohon yang dihaluskan dan diberi garam, lalu difermentasi dalam wadah tertutup rapat selama 3-5 hari. Hasilnya adalah fermentasi durian yang beraroma menyengat dan memiliki cita rasa khas untuk memberikan rasa asam yang unik pada hidangan. Bumbu ini tidak hanya bisa diolah dalam sajian seperti gulai saja, tapi juga sambal serta bermacam hidangan lain di Sumatera dan Kalimantan. Bahan istimewa inilah yang membedakan antara Gulai Ikan Patin Jambi dengan Gulai Ikan Patin Riau. Namun, karena tidak semua orang menyukai aroma dan rasa tempoyak, bahan ini kadang digantikan dengan santan untuk menghasilkan gulai dengan kuah yang kental.Di Riau dan Jambi, Gulai Ikan Patin merupakan suguhan yang hampir selalu bisa ditemukan di acara-acara penting seperti upacara adat, pernikahan, dll. Tak jarang pula pemilik hajatan yang khusus memesan Gulai Ikan Patin yang dibuat dengan ikan patin yang ditangkap dari sungai, alih-alih ikan patin yang dibudidayakan di tambak. Alasannya karena ikan patin yang ditangkap dari sungai biasanya berukuran lebih besar dan memiliki cita rasa yang lebih gurih. Tekstur daging ikan patin sungai juga dianggap lebih lembut dibandingkan ikan patin tambak. Namun, bukan berarti ikan patin budidaya tambak rasanya kurang enak, ya. Asalkan diolah dengan cara yang tepat menggunakan ikan patin serta bumbu dan rempah segar, Gulai Ikan Patin lezat pun bisa tersaji dengan nikmat.Kelezatan dan manfaat sehat ikan patin memang tidak kalah dengan ikan air laut. Selain itu, ikan patin juga mudah didapat dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan beberapa jenis ikan laut yang lebih populer. Jadi, Anda tidak perlu ragu mengolah ikan patin menjadi sajian yang lezat dan sehat. Apalagi banyak pilihan olahan ikan patin yang bisa Anda coba. Ikan patin tidak cuma bisa digulai saja, tapi juga digoreng, dibuat sup, pindang, serta banyak pilihan sajian lezat lainnya. Sajian ikan patin mana yang paling Anda sukai?

Lezatnya Nasi Goreng Kepiting Rajungan

Oct 14, 2019

Lezatnya Nasi Goreng Kepiting Rajungan

Kepiting yang lezat bisa diolah dalam berbagai sajian yang dijamin akan menggugah selera para pecinta seafood. Baik diolah dengan cara yang rumit ataupun sederhana, kepiting bisa diolah untuk membuat hidangan menjadi lebih istimewa. Contohnya saja sajian Nasi Goreng Kepiting. Serpihan daging kepiting berpadu dengan nasi yang dibumbui dengan berbagai bumbu lezat serta bahan lainnya membuat sajian yang mudah disiapkan seperti nasi goreng pun terasa jadi lebih istimewa. Kepiting yang digunakan dalam Nasi Goreng Kepiting pun bervariasi, mulai dari kepiting segar hingga kepiting kalengan, baik kepiting biasa maupun kepiting rajungan. Semua bisa diolah jadi nasi goreng yang sedap!Kepiting rajungan memang tidak sama dengan kepiting biasa. Kepiting rajungan cenderung lebih ramping daripada kepiting biasa, sehingga daging kepiting rajungan lebih sedikit dibandingkan kepiting biasa. Rasa daging kepiting rajungan juga tidak semanis kepiting biasa. Tapi kandungan gizi kepiting rajungan lebih bagus daripada kepiting biasa, karena rajungan mengandung protein yang lebih tinggi serta lemak dan kolesterol yang lebih rendah dari kepiting.Di antara perbedaan tersebut, kepiting maupun rajungan bisa diolah dalam berbagai hidangan, baik diolah secara utuh maupun diambil dagingnya saja. Nasi goreng kepiting merupakan salah satu cara untuk mengolah daging kepiting dan rajungan. Caranya juga tidak sulit dan tidak jauh berbeda dengan cara membuat nasi goreng lainnya. Salah satu resep Nasi Goreng Kepiting yang bisa Anda coba ada di sini.Ingin mencoba membuat Nasi Goreng Kepiting di rumah? Selain daging kepiting, ada beberapa bahan lain yang bisa Anda tambahkan untuk membuat sajian Nasi Goreng Kepiting semakin lezat:1. Crab StickTahukah Anda, bahwa crab stick alias kani sebenarnya tidak terbuat dari kepiting, melainkan dari daging ikan? Walaupun bukan menggunakan daging kepiting asli, crab stick tetap bisa jadi andalan Anda untuk memperlezat sajian Nasi Goreng Kepiting. Cita rasa khas seafood akan semakin terasa di Nasi Goreng Kepiting buatan Anda.2. TelurTelur memang cocok dipadukan dengan berbagai macam bahan. Karena itu, tak heran kalau telur hampir selalu ditemukan dalam berbagai jenis sajian nasi goreng, termasuk nasi goreng kepiting. Anda pilih saja, mau telur mata sapi, telur dadar, atau telur orak-arik?3. UdangDengan rasanya yang khas, nasi goreng Kepiting yang lezat tentu akan membuat bahagia para pecinta seafood. Tapi agar cita rasa khas sajian seafood semakin terasa, Anda juga bisa menambahkan udang segar pada sajian Nasi Goreng Kepiting buatan Anda. Tapi tentu saja, agar cita rasa kepiting tidak tenggelam dan dikalahkan oleh cita rasa udang, gunakan udang dalam jumlah secukupnya saja.4. Jagung manisJagung manis yang telah dipipil juga bisa Anda tambahkan pada nasi goreng Kepiting. Bahan ini tidak hanya membantu memberikan rasa manis segar pada nasi goreng kepiting, tapi juga menambah tekstur.5. SayuranDengan penggunaan nasi, daging kepiting, dan bahan-bahan lainnya, Nasi Goreng Kepiting tentu cukup mengenyangkan. Tapi agar kandungan nutrisi Nasi Goreng Kepiting makin lengkap dan seimbang, jangan lupa untuk menambahkan sayuran, ya. Irisan kol, wortel, cuciwis, daun bawang, atau sayuran lain akan membuat Nasi Goreng Kepiting semakin sedap dan kaya gizi.Nasi Goreng Kepiting merupakan salah satu cara untuk menikmati kepiting dengan cara yang tidak terlalu sulit. Dengan waktu dan metode yang relatif sederhana, sajian yang kaya rasa kepiting pun siap dinikmati. Anda mau mencoba?Sumber:kumparan.com/@kumparanfood/crab-stick-bukan-terbuat-dari-daging-kepiting-asli-27431110790557175lifestyle.okezone.com/read/2015/07/31/298/1188430/resep-nasi-goreng-kepiting-spesialresepkoki.id/apa-bedanya-kepiting-rajungan/unileverfoodsolutions.co.id/id/recipe/nasi-goreng-kepiting-rajungan-R0079994.html  

Sate Klatak Kuliner Unik dari Jogja

Oct 14, 2019

Sate Klatak Kuliner Unik dari Jogja

Banyak yang bilang bahwa Yogyakarta adalah surganya kuliner dan julukan ini memang pas. Kalau Anda kebetulan berencana menghabiskan liburan di kota ini, cobalah cari informasi tentang kuliner khas Jogja. Anda akan menemukan sate klatak di antara beragam kuliner unik yang dijual di kota Jogja.Jenis sate satu ini memang terbilang unik. Satu porsi sate kambing muda dibakar menggunakan jeruji sepeda, dan dibumbui dengan cara sederhana. Biasanya hanya dibumbui dengan garam. Terkadang Anda mendapatkan tambahan berupa kuah bening.Sebagai makanan unik, sate klatak tentu punya sejarahnya sendiri. Penasaran gimana sejarahnya?1. Asal mula sate klatakSate klatak adalah sate kambing yang asal-usulnya dari kata ‘klatak’. Jadi garam yang ditaburkan ke daging kambing muda akan berbunyi ‘klatak-klatak-klatak’ ketika dibakar. Coba sesekali amati proses pembakaran sate klatak, bunyi semacam itu bakal mudah Anda dengar.Di Jogja, Pak Pong adalah nama tempat makan sate klatak paling terkenal. Meski paling terkenal, sate Pak Pong bukanlah pionir sate klatak di Jogja. Konon menurut cerita yang beredar, Mbah Ambyah lah yang memiliki ide menjual sate klatak. Dia adalah seorang juragan pemilik peternakan kambing, yang dulu di Jejeran, Bantul, Yogyakarta, menjual sate klatak di bawah pohon Melinjo. Tak heran bila daerah Jejeran sekarang dikenal sebagai pusat sate klatak.2.   Keunikan sate klatakSate klatak dikatakan unik karena dibuat dari daging kambing muda. Selain itu, bumbunya pun sederhana. Tidak ada bumbu kacang atau kecap, melainkan hanya dibumbui garam. Tusuk satenya pun bukan tusuk sate yang biasanya kita temukan di berbagai penjual sate yang digunakan adalah jeruji sepeda. Jenis tusuk sate ini dipilih karena dipercaya bisa menghantarkan panas lebih baik dibanding tusuk bambu biasa.3. Rekomendasi sate klatak di YogyakartaSurga sate klatak ada di bagian selatan Yogyakarta, persisnya di daerah Pasar Jejeran, Bantul Yogyakarta. Tapi bukan hanya di daerah tersebut. Anda juga bisa menemukan penjual sate klatak di daerah sekitar Jejeran dalam radius satu sampai dua kilometer dari Jejeran.Jika Anda ingin mengunjunginya, berikut rekomendasi warung sate yang populer di daftar berikut ini.Sate Klatak Pak BariWarung sate ini terletak di dalam pasar Jejeran, tepatnya di Pasar Wonokromo, Jalan Imogiri Timur No.5, Wonokromo, Pleret, Wonokromo II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Warung sate Pak Bari buka dari jam 18:00 sampai habis. Biasanya waktu paling ramai ada di akhir minggu. Karena itu kalau mau makan sate di Pak Bari di akhir pekan, kami sarankan Anda datang lebih awal.Sate Klatak Pak JejeDari Selatan Jogja kita ke Utara, sebab di sana ada Sate Klatak Pak Jeje. Warung satu ini bisa ditemukan di alamat Jl. Magelang No.Km. 6.5, Jombor Lor, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain sate klatak, warung sate Pak Jeje menjual sate lain seperti sate bumbu, gule daging, dan sate goreng.Sate Klatak Pak JedeKalau malas pergi ke Bantul karena Anda kebetulan menginap di tengah kota, Anda bisa menyambangi warung Sate Jede yang beralamat di Jl. Nologaten No.46, Nologaten, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tongsengnya enak, dan satenya empuk dengan bumbu yang sangat terasa di lidah.Sate Klatak Pak PongIni dia warung sate klatak legendaris di Yogyakarta. Anda bisa menyambanginya di alamat Jl. Sultan Agung No.18, Jejeran II, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Warung Pak Pong selalu ramai, apalagi ketika akhir pekan tiba. Oh ya, saking ramainya, Anda mesti sabar banget menunggu sampai pesanan tiba di atas meja.Apakah Ada sudah siap berburu sate klatak Jogja?