Kembali ke Inspirasi dan Promo

Peluang Usaha Sop Buntut Siap Masak

Image Banner

15 July 2020

Ide membuat sop buntut siap masak yang bisa jadi peluang untuk mendatangkan keuntungan.
Untuk mendownload file, silahkan Daftar atau Login dengan akun Anda.

Lihat File Lain

Stiker Keamanan Untuk Pesan Antar Makanan

Aug 13, 2020

Stiker Keamanan Untuk Pesan Antar Makanan

Desain stiker label atau segel kemasan makanan takeaway atau food delivery yang dapat Anda gunakan untuk memberikan rasa aman kepada pelanggan restoran/bisnis kuliner Anda. Dapatkan desainnya secara gratis di sini.


Baca Juga Artikel

Lezatnya Lakso Kuah Kental dengan Cita Rasa Ikan yang Gurih

Mar 17, 2020

Lezatnya Lakso Kuah Kental dengan Cita Rasa Ikan yang Gurih

Pernahkah Anda mencicipi lakso? Lakso merupakan hidangan khas Palembang yang tak kalah populer dengan pempek. Bahan dasarnya pun mirip dengan pempek, yaitu ikan segar. Bukan hanya Palembang yang punya menu khas berupa lakso. Ternyata, lakso Bangka juga memiliki cita rasa khas yang sama dengan lakso ala Palembang.Kalau Anda ingin tahu lebih banyak info tentang lakso, mari simak dulu ulasan lengkapnya berikut ini!1. Mengenal Asal-Usul LaksoLakso ala Palembang dan Bangka memang memiliki kemiripan dengan laksa. Laksa merupakan hidangan yang berasal dari perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa. Kata laksa berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya banyak. Penamaan tersebut kemungkinan besar bersumber dari bahan baku laksa yang terdiri dari banyak bumbu serta dan beragam bahan isian.Jika lakso mudah dijumpai di Palembang dan Bangka, lain halnya dengan laksa. Beberapa daerah di tanah air yang memiliki sajian laksa khas antara lain Tangerang, Jakarta, dan Bogor. Laksa juga merupakan salah satu makanan khas negara rumpun Melayu lainnya seperti Singapura dan Malaysia. Laksa Singapura dan laksa Malaysia (tepatnya di Ipoh, Penang, dan Serawak) mempunyai ciri khas masing-masing yang berbeda satu sama lain.2. Lakso Ternyata Berbeda dengan BurgoBanyak orang menganggap bahwa lakso Palembang sama dengan burgo. Padahal sebenarnya kedua makanan tersebut berbeda. Bahan dasarnya sama-sama terbuat dari campuran tepung beras dan sagu tani. Namun, mie burgo dibentuk dari lembaran-lembaran adonan yang digulung. Kuah burgo berwarna putih karena tidak mengandung kunyit. Sedangkan, adonan mie lakso dibentuk panjang-panjang seperti mie. Jika dilihat sekilas, bentuk adonan lakso mirip dengan lo cu pan khas Tionghoa. Ciri khas lakso juga terletak pada kuahnya yang berwarna kuning pekat karena terdiri dari kunyit.3. Tips Memilih Ikan untuk LaksoLakso khas Bangka dan Palembang terdiri dari dua komponen utama, yaitu adonan mie serta kuah ikan yang kental. Itulah sebabnya pemilihan ikan untuk lakso harus dilakukan secara cermat supaya bisa menyempurnakan cita rasa lakso tersebut. Pada umumnya, masyarakat Palembang menyukai ikan gabus untuk lakso. Sedangkan masyarakat Bangka lebih sering menggunakan ikan tenggiri. Selain kedua jenis ikan tersebut, ikan belida juga sering digunakan untuk membuat lakso karena rasanya sangat gurih dan tekstur dagingnya lembut.Ikan untuk kuah lakso harus berukuran besar supaya Anda mudah memisahkan bagian daging dari tulangnya. Anda harus mengenali ciri-ciri ikan segar berikut ini saat memilih ikan untuk bahan dasar lakso:Ikan harus bertekstur kenyal, tidak lembek ketika disentuh.Sisik-sisik ikan masih melekat kuat dan tampak berkilau.Bagian insang ikan berwarna merah cerah dan tidak pucat.Mata ikan masih terlihat berkilau, utuh, dan tidak rusak.Aroma ikan terasa segar dan tidak terlalu amis. Ikan yang bau amisnya menusuk biasanya sudah mati berhari-hari.4. Lakso Cocok Disantap saat SarapanLakso Palembang dan Bangka biasanya disajikan sebagai menu sarapan. Seporsi lakso yang berkuah hangat memang mengenyangkan dan membuat siapa pun yang menyantapnya jadi bersemangat sebelum beraktivitas. Apalagi lakso biasanya dijajakan dengan harga yang ekonomis sehingga bisa disantap semua kalangan masyarakat. Tak mengherankan bila masyarakat Bangka dan Palembang sangat menyukai lakso. Cita rasa lakso juga kerap menggugah rasa penasaran para wisatawan yang ingin mencicipinya.5. Kandungan Gizi dalam Seporsi LaksoAda kabar gembira bagi Anda yang gemar menyantap lakso. Makanan khas Bangka dan Palembang yang satu ini memiliki kandungan gizi yang lengkap dan baik untuk tubuh. Lakso dapat menjadi sumber energi karena adonan mienya mengandung karbohidrat. Anda juga bisa mendapatkan asupan protein, vitamin, mineral, dan lemak sehat dari kuah lakso yang berbahan dasar santan, ikan, dan aneka rempah.6. Mengintip Manfaat Ikan Gabus dalam Sajian LaksoPenggunaan ikan gabus untuk bahan dasar lakso tidak hanya menyempurnakan cita rasanya. Lebih dari itu, ikan gabus juga kaya kandungan gizi yang sangat dibutuhkan tubuh. Beberapa fakta tentang kandungan gizi ikan gabus berikut ini tentu membuat Anda tak ragu membuat dan menyantap lakso:Dalam setiap 100 gr sajian ikan gabus, terdapat 6,224 gr kandungan albumin. Kandungan albumin sangat penting untuk menjaga kestabilan volume darah dalam tubuh. Itulah sebabnya konsumsi makanan yang kaya albumin sangat disarankan untuk orang yang baru menjalani operasi atau sedang memiliki luka pada tubuh. Karena asupan albumin dalam jumlah seimbang akan mempercepat proses penyembuhan luka. Selain albumin, ikan gabus juga mengandung jenis asam amino esensial dan non esensial lainnya seperti metionin, lisin, sitokin, prolin, dan masih banyak lagi.Ikan gabus juga memiliki kandungan protein yang tinggi, yaitu mencapai 25,2 gr dalam setiap sajian 100 gr. Jumlah protein tersebut bahkan jauh lebih tinggi daripada daging ayam, telur, dan daging sapi. Asupan protein dari gabus sangat baik untuk mendukung pembentukan massa otot pada anak-anak dan orang dewasa.Tekstur ikan gabus yang lunak membuat jenis ikan ini mudah dicerna oleh tubuh. Sistem pencernaan Anda pun akan selalu sehat bila Anda rutin mengonsumsi ikan gabus.Asupan gizi lainnya yang terkandung dalam ikan gabus sangat efektif membantu menjaga daya tahan tubuh. Anda tak akan mudah sakit karena kelelahan beraktivitas atau pengaruh perubahan cuaca jika tubuh mendapatkan asupan gizi dari ikan gabus.Risiko gizi buruk pada anak-anak dan ibu hamil dapat diminimalkan dengan mengonsumsi ikan gabus secara teratur. Karena asupan gizi dari ikan gabus sudah cukup lengkap untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi harian bagi tubuh.Kandungan gizi ikan gabus sangat efektif memaksimalkan tumbuh kembang otak pada janin dan anak-anak.7. Rekomendasi Lakso Sedap di PalembangApakah Anda berencana mengunjungi Palembang dalam waktu dekat? Jika iya, berarti informasi tentang rekomendasi lakso sedap di Palembang berikut ini akan menjadi referensi penting bagi Anda:Warung AbaWarung Aba merupakan kedai penjaja makanan khas Palembang yang dimiliki oleh seorang keturunan Arab. Kedai milik keluarga Shahab ini sudah berdiri sejak tahun 1981 dan kini dikelola oleh generasi kedua. Lokasinya yang berada di kawasan Pasar Kuto membuat kedai ini mudah ditemukan dan selalu ramai pengunjung sejak pagi hari. Anda bisa menikmati seporsi lakso hangat ketika berkunjung ke Warung Aba. Selain lakso, ada pula menu-menu khas Palembang lainnya seperti burgo, celimpungan, laksan, dan makanan istimewa lainnya.Lakso dan Burgo Siti AminahMembahas tentang lakso Palembang belum lengkap jika tidak menyebut kedai Lakso dan Burgo Siti Aminah. Kedai yang terletak di Jl. Syakyakirti, Karang Jaya, Palembang ini memang tak pernah sepi. Hidangan andalan berupa lakso dan burgo selalu laris diburu masyarakat dan para wisatawan. Ketika Anda berkunjung ke Palembang, jangan lupa menyempatkan waktu untuk mampir dan menikmati sajian lakso dan burgo Siti Aminah yang populer.Lakso Bu AdillahSatu destinasi wisata kuliner lagi yang tak boleh Anda lewatkan saat berburu lakso adalah kedai Lakso Bu Adillah. Lokasinya terletak di Lorong H. Amak, 28 Ilir, Kecamatan Ilir Bar, Palembang. Kalau Anda berkunjung ke kedai lakso yang satu ini, Anda bisa menikmati sajian lakso hangat dan beragam menu khas lainnya seperti mie celor, celimpungan, dan laksan.Warung Kopi H. Madina KutoMeskipun namanya warung kopi, destinasi wisata kuliner Palembang ini ternyata tidak hanya menjual kopi saja. Menu andalannya memang berupa kopi hangat yang ditemani aneka kudapan seperti pisang goreng, lopis, dan ketan. Namun, sajian laksonya juga tak kalah nikmat dan pasti bikin Anda ketagihan. Bila ingin mengunjungi Warung Kopi H. Madina Kuto, Anda bisa singgah ke Jl. Dr. M. Isa yang tak jauh dari Pasar Kuto. Bersantai di warung kopi sambil menikmati lakso dan aneka makanan lainnya pasti menjadi pengalaman istimewa yang tak terlupakan.Jadi, apakah sekarang Anda sudah tak sabar ingin mencicipi lakso Palembang atau lakso Bangka yang menggugah selera?Yuk, wujudkan rencana mengunjungi Palembang atau Bangka dalam waktu dekat. Selain mengunjungi kota asalnya langsung, Anda juga bisa mencoba membuat lakso sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang mudah didapat. Kreasi lakso buatan Anda akan menjadi sajian istimewa untuk keluarga.

Keistimewaan Soto Madura

Mar 16, 2020

Keistimewaan Soto Madura

Kuliner dari daerah Madura tidak melulu sate dan bebek saja. Madura juga punya sajian Soto Madura yang sedap dan istimewa. Seperti Sate Madura, popularitas Soto Madura meluas ke seluruh Indonesia, sehingga sajian ini bisa ditemukan di banyak daerah lain selain Madura. Maklum, cita rasa dan aroma sajian soto ini begitu mengundang selera. Padahal kalau kita melihat kuah kaldu sotonya yang bening, kita mungkin mengira bahwa rasa kuah Soto Madura tidak akan terlalu kuat. Namun, berkat berbagai rempah yang digunakan untuk membuat kuah kaldunya, kuah kaldu Soto Madura terasa begitu gurih dan kuat! Padahal kuah Soto Madura tidak menggunakan santan sama sekali, lho. Tak heran kalau sajian ini juga banyak penggemarnya, baik di Madura maupun di daerah lain di Indonesia.Sebenarnya tidak ada satu versi yang bisa secara pasti disebut sebagai Soto Madura. Bila Anda berkunjung ke Madura, tidak ada rumah makan atau warung yang secara jelas menyebutkan "Soto Madura" sebagai sajian yang mereka jual. Di Madura, ada beberapa versi sajian soto yang ketika disajikan di daerah lain semuanya disebut sebagai "Soto Madura". Menurut Edi Setiawan, seorang Budayawan Madura, nama "Soto Madura" hanya merupakan penyebutan untuk soto yang dijual oleh orang Madura yang berada di perantauan. Itu sebabnya ada beberapa versi Soto Madura yang bisa kita temukan di berbagai daerah.Dari ragam variasi Soto Madura yang ada, ciri khasnya adalah potongan daging sapi dari bagian sandung lamur yang digunakan sebagai isiannya. Daging sandung lamur ini dipotong kecil, lalu dilengkapi dengan isian lain seperti paru, jeroan, dan babat. Setelah itu, kuah kaldu daging yang bening juga membuat sajian soto daging Madura menjadi istimewa, terutama setelah dipadukan dengan rempah seperti jahe, bawang merah, bawang putih, dan serai. Semangkuk Soto Madura lezat kemudian disajikan bersama nasi putih yang dibungkus dalam daun pisang, sambal rebus, telur rebus, seledri, dan jeruk nipis.Sajian Soto Madura di atas juga memiliki beberapa variasi di berbagai daerah di Madura, di antaranya:1. Wilayah PamekasanSoto Madura di Pamekasan tidak hanya menggunakan daging sapi saja. Bila suka, ada pilihan Soto Madura yang menggunakan daging ayam, terutama daging ayam kampung. Selain itu, bahan seperti soun, perkedel kentang, kentang rebus, tauge, dan lontong juga melengkapi sajian Soto Madura. Kuah kaldu bening khas Soto Madura masih ditambahkan pula dengan taburan, seledri, dan bawang merah goreng yang membuat sajian semakin sedap. Nikmati sajian Soto Madura versi Pamekasan ini dengan rempeyek dan bakwan jagung.2. Wilayah SumenepSoto Madura dari daerah Sumenep juga menggunakan daging sapi sebagai isian utamanya. Tapi terkadang daging sapi dilengkapi pula dengan usus sapi. Bahan seperti tauge, bihun, lontong, daun bawang, dan bawang merah goreng pun melengkapi sajian soto daging Madura ini. Keunikan lain dari Soto Madura ini adalah singkong rebus yang disajikan bersama soto, serta bumbu sambal kacang yang menggunakan petis ikan yang jadi andalan untuk menambah rasa pedas soto.3. Wilayah BangkalanIsian Soto Madura dari wilayah Bangkalan tidak terlalu jauh berbeda. Keunikannya datang dari penggunaan bumbu kacang yang dicampur dengan petis dan pisang muda yang diulek untuk menambah cita rasa soto.Bumbu Soto Daging Madura sebenarnya tidak terlalu rumit dan mudah didapat. Perpaduan kaldu daging sapi dengan bumbu dari bawang merah, bawang putih, merica, kemiri, ketumbar, dan serai, sudah cukup untuk memberikan rasa yang kuat dan sedap. Apalagi bila cita rasa kuah kaldu semakin diperlezat dengan penggunaan Royco Bumbu Pelezat rasa Sapi dilengkapi kuah kaldu lezat ini dengan isian soto yang mantap, maka Soto Madura yang sedap dan mengenyangkan pun siap tersaji.

Soto Bandung yang Kaya Rasa dan Gizi

Oct 14, 2019

Soto Bandung yang Kaya Rasa dan Gizi

Berlibur ke Bandung menjanjikan banyak sekali pemandangan menakjubkan, selain kuliner yang menggugah selera. Banyaknya opsi kuliner enak di kota kembang itu, Soto Bandung wajib ada di daftar menu makanan yang mesti disantap selama berada di Bandung.Apa bedanya soto Bandung dengan jenis soto lainnya? Setidaknya ada 4 ciri khas Soto di Bandung yang unik dan tak ada di tempat lain:1. Kandungan gizi yang baik dan mantap dikonsumsiDi dalam semangkuk soto Bandung, Anda akan menemukan bahan-bahan seperti daging sapi, kedelai goreng, seledri, tomat, dan lobak. Semua bahan tersebut kaya dengan protein, vitamin, dan mineral yang baik bagi pertumbuhan organ tubuh. Atas dasar itulah soto Bandung pantas dinobatkan sebagai makanan yang sehat dan baik dikonsumsi setiap saat, baik pagi, siang maupun malam.2. LobakSoto Bandung agaknya satu-satunya jenis soto yang menggunakan lobak sebagai bahannya. Rasa dan aromanya yang khas membuat hidangan soto terasa lebih kaya dari segi rasa. Selain itu manfaatnya juga sangat kaya. Bila dikonsumsi teratur, lobak mampu menjaga imunitas tubuh.3. Daging sapiSalah satu manfaat besar daging sapi ada pada fungsinya sebagai bahan makanan pencegah anemia. Daging sapi sebagai sumber zat besi juga membantu penyerapan zat besi lebih maksimal. Selain itu daging sapi juga membuat soto terasa lebih gurih dibanding biasanya.4. Kacang kedelaiIni adalah sumber protein nabati terbaik, dan lebih baik dibanding daging sapi. Bagi pria, kedelai menurunkan resiko terkena kanker prostat. Sementara bagi wanita, kedelai mampu menurunkan resiko terkena kanker payudara.Baik lobak maupun kedelai jadi dua bahan makanan yang membuat soto Bandung tampak berbeda dibanding jenis soto lainnya. Jadi kalau Anda berminat membuat semangkuk soto Bandung di rumah, jangan lupa masukkan bahan-bahan tersebut ke dalam semangkuk soto ya.Jangan lupa juga untuk menambahkan Royco bumbu pelezat rasa sapi. Bumbu ini membantu Anda memaksimalkan rasa soto yang Anda persiapkan untuk dihidangkan ke tengah keluarga. Dengan kata lain, soto bandung yang menambahkan Royco pasti lebih lezat rasanya.Jika Anda tinggal di Jakarta dan ingin mencicipi Soto Bandung yang khas, berikut rekomendasi tempat makan Soto Bandung terenak di Jakarta.1. Mie Kocok BandungWarung Mie Kocok Bandung terletak di Jl. Cipete Raya Blok B No.7, RT.6/RW.4, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Disana Anda bisa menemukan berbagai varian menu khas Bandung termasuk cuanki dan soto bandung yang terkenal itu.2. Dapur sundaBerbagai makanan sunda, termasuk soto bandung, disajikan di warung makan yang beralamat di Jl. Cipete Raya No.13, RT.5/RW.4, Cipete Sel., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Kalau Anda kangen makanan sunda, cobalah kesana sesekali. Suasana yang cukup nyaman dan makanan yang lezat pasti membuat Anda betah berlama-lama disana.3. Warung LombokWarung satu ini terletak di Arion Mall, persisnya di alamat Jl. Paus No.89-G, RT.2/RW.7, Jati, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Meski namanya identik dengan salah satu daerah di luar Jawa, namun tempat itu dikenal sebagai restoran sunda. Menunya? Sudah pasti khas Sunda donk4. Warung nasi amperaWarung ini terletak di Jl. TB Simatupang No.2, RT.12/RW.5, Tj. Bar., Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sebagai warung khas Sunda, Anda bisa bernostalgia disana sembari mencicipi makanan khas Jawa Barat yang mengingatkan Anda dengan masa kecil yang bahagia.5. Riung SundaRestoran kasual ini beralamat di Jl. Letjen S. Parman No.28, RT.12/RW.6, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Tempatnya bagus untuk anak-anak, dan makanan sundanya juga lumayan lezat.Reference: suara.com/lifestyle/2016/11/17/193000/peneliti-ungkap-manfaat-lobak-putih-dalam-soto-bandunginfobdg.com/v2/segarnya-si-kuah-bening-soto-bandung/negerikuindonesia.com/2015/05/soto-bandung-kuliner-tradisional.htmlfood.detik.com/info-kuliner/d-4429371/sluurp-hangatkan-badan-dengan-soto-bandung-yang-bening-gurih-di-sini   

Mengenal Sate Maranggi Lebih Dekat Khas Purwakarta

Mar 16, 2020

Mengenal Sate Maranggi Lebih Dekat Khas Purwakarta

Variasi sajian sate di Indonesia memang sangat beragam. Tiap jenis sate memiliki kelezatan tersendiri yang datang dari jenis daging, bumbu bakar sate, hingga cara memasak sate yang berbeda-beda. Dari sekian banyak jenis sate yang ada di Indonesia, bisa dibilang Sate Maranggi termasuk jenis sate yang paling populer.Popularitas Sate Maranggi bahkan semakin mendunia ketika sate ini menjadi sajian yang dinikmati oleh Presiden Jokowi dalam sebuah pertemuan dengan para CEO di Korea Selatan pada tahun 2016 lalu. Kelezatan Sate Maranggi memang cocok dengan lidah dan selera siapa saja. Terbukti pula dengan terpilihnya Sate Maranggi sebagai salah satu makanan terenak menurut Kemenparekraf pada 14 Desember 2012 lalu. Selain itu, Sate Maranggi juga terpilih menjadi satu dari 8 jajanan kaki lima favorit versi CNN. Tak perlu lagi meragukan kelezatan dan popularitas Sate Maranggi, bukan? Sebenarnya apa yang membuat Sate Maranggi begitu lezat dan istimewa? Lalu, darimana asal usul Sate Maranggi hingga akhirnya menjadi sajian khas di Indonesia?ASAL-USUL SATE MARANGGISate Maranggi dikenal sebagai kuliner khas yang berasal dari Purwakarta. Menurut sejarah, Sate Maranggi memiliki filosofi "Tiga Daging Setusuk" yang melambangkan Tri Tangtu, yaitu tekad, ucap, dan tindakan dalam bahasa Sunda. Itu sebabnya tiap tusuk Sate Maranggi terdiri dari 3 potongan daging berukuran besar. Namun, jika kita mencari tahu tentang sejarah Sate Maranggi, ternyata ada berbagai kisah berbeda yang sama-sama diklaim sebagai asal-usul Sate Maranggi.Kisah yang pertama menyebutkan bahwa Sate Maranggi merupakan hasil asimilasi budaya Indonesia dan Tiongkok. Menurut Chef Haryo Pramoe, Sate Maranggi dibawa oleh pendatang dari Cina yang menetap di daerah Jawa Barat. Awalnya, Sate Maranggi dibuat dengan daging babi. Namun ketika ajaran Islam masuk, Sate Maranggi pun tak lagi menggunakan daging babi, melainkan digantikan dengan daging sapi. Sejarah Sate Maranggi ini bisa dilihat dari bumbu rempah Sate Maranggi yang sama dengan bumbu yang digunakan pada dendeng babi dan dendeng aya, yang dijual di Cina.Sedangkan, kisah yang kedua menyatakan bahwa Sate Maranggi asli berasal dari Indonesia. Menurut Dedi Mulyadi, budayawan Sunda, nama ‘Maranggi’ didapat dari penjual Sate Maranggi pada jaman dahulu yang bernama Mak Ranggi. Kisah ini juga disebutkan oleh Heri Apandi, seorang pemilik rumah makan Sate Maranggi di Purwakarta. Menurutnya, karena pada jaman dahulu tidak ada lemari es, maka Mak Ranggi berusaha mengawetkan daging domba dengan cara didendeng menggunakan bumbu rempah. Setelah itu, daging domba kemudian dimasak dengana dibakar. Hasilnya adalah Sate Maranggi yang unik. Karena rasanya yang enak, popularitas Sate Maranggi pun terus menyebar. Ketika Mak Ranggi menjual satenya, para pelanggan sangat menyukainya. Dari situlah nama “Sate Mak Ranggi” lama-lama berubah menjadi “Sate Maranggi”.Lalu, ada pula kisah ketiga yang menyebutkan bahwa Sate Maranggi adalah hasil kreasi para pekerja peternakan domba di Kecamatan Plered. Para pekerja ini biasanya hanya mendapatkan daging sisa dari peternakan domba tempat mereka bekerja. Mereka pun berusaha agar daging domba sisa ini tetap terasa lezat. Caranya, mereka memotong daging domba dalam potongan kecil-kecil, lalu merendamnya dalam racikan rempah dan sedikit gula aren. Bumbu ini membantu menjaga daging domba tetap awet dan menambah cita rasa daging domba. Cara pembuatan sate inilah yang kemudian melahirkan Sate Maranggi yang lezat. Mungkin kita tidak bisa mengetahui dengan pasti kisah mana yang benar-benar merupakan sejarah dari asal-usul Sate Maranggi yang sebenarnya. Namun, hal ini tentu tidak akan menghalangi kita dari menikmati kelezatan Sate Maranggi, bukan?VARIASI SATE MARANGGISeperti yang telah disebutkan di atas, Sate Maranggi merupakan makanan khas yang berasal dari Purwakarta. Namun, Sate Maranggi juga bisa ditemui di daerah Cianjur dengan bentuk yang sedikit berbeda. Perbedaan utama antara Sate Maranggi Purwakarta dengan Sate Maranggi Cianjur terletak pada cara penyajiannya. Sate Maranggi Purwakarta biasanya disajikan dengan kecap dan acar sambal tomat, sedangkan Sate Maranggi Cianjur disajikan bersama sambal oncom dan dinikmati dengan ketan bakar sebagai pengganti nasi. Selain itu, ada juga penjual Sate Maranggi yang memberi pilihan pada pelanggannya yang kurang menyukai rasa pedas, yaitu untuk mengganti sambal tomat dan kecap dengan sambal kacang.Walaupun ada beberapa variasi Sate Maranggi seperti yang telah disebutkan di atas, bumbu Sate Maranggi dari rempah-rempah dan gula aren tetap menjadi ciri khas yang menjadi dasar pembuatan setiap jenis Sate Maranggi. Lalu, variasi Sate Maranggi yang mana yang jadi kesukaan Anda?KEISTIMEWAAN SATE MARANGGISate Maranggi sangat populer karena cita rasanya yang sangat kaya dan berbeda dengan jenis sate lainnya. Walaupun sama-sama merupakan daging yang dibakar di atas arang, tapi cita rasa Sate Maranggi memang sangat berbeda dengan jenis sate lainnya. Keistimewaan ini datang dari banyak hal, di antaranya:1.Proses memasakSate Maranggi terasa begitu nikmat karena bumbunya terasa meresap ke dalam daging, sehingga sate tetap terasa nikmat walaupun disantap tanpa bumbu tambahan. Hal ini bisa didapat karena daging untuk Sate Maranggi direndam dulu dalam bumbu sebelum dibakar. Proses perendaman bisa berlangsung selama 30 menit hingga 1 jam. Selama sate dibakar, bumbu juga terus dioleskan kembali ke atas daging. Itulah sebabnya bumbu bakar Sate Maranggi sangat meresap ke dalam daging sate.2.Bumbu bakar sateProses marinasi daging Sate Maranggi tentu akan sia-sia kalau bumbu bakar sate kurang lezat, bukan? Karena itulah, Sate Maranggi dibumbui dengan berbagai rempah yang tak hanya menambah cita rasa, tapi juga aroma sate. Bumbu bakar sate ini terdiri dari jahe, kunyit, ketumbar, lengkuas, cuka lahang, dan Bango Kecap Manis yang dihaluskan. Bawang merah, bawang putih, dan gula merah juga bisa ditambahkan sebagai bumbu bakar Sate Maranggi. Bahan yang paling unik adalah bunga kecombrang dan tepung ketan yang membuat Sate Maranggi terasa semakin mantap. Aroma daging kambing yang kuat pun jadi berkurang setelah dibumbui dengan bumbu bakar Sate Maranggi ini.3.Bumbu acarSelain bumbu bakar sate, bumbu yang disajikan bersama Sate Maranggi juga menjadi ciri khasnya. Kebanyakan jenis sate biasanya disajikan dengan bumbu kacang. Tapi seperti yang disebutkan sebelumnya, Sate Maranggi bisa dinikmati tanpa bumbu kacang tambahan, karena rasa bumbu bakarnya yang begitu meresap. Itulah sebabnya Sate Maranggi disajikan bersama bumbu yang disebut bumbu acar Sate Maranggi. Bumbu ini terbuat dari irisan tomat, cabe rawit, bawang merah, kecap serta daun kemangi. Irisan tomat memberikan rasa segar pada Sate Maranggi, sedangkan cabe rawit tentu disukai oleh Anda yang menggemari rasa pedas. Lalu, daun kemangi yang harum berpadu dengan aroma Sate Maranggi dijamin akan menggoda selera Anda.WARUNG SATE MARANGGI POPULERKarena popularitasnya, penjual sate yang menyajikan Sate Maranggi tidak hanya bisa ditemukan di Purwakarta saja. Namun, tentunya ada warung Sate Maranggi yang terkenal karena kelezatan sate yang dijualnya. Ingin mencoba Sate Maranggi? Coba saja mampir ke beberapa warung Sate Maranggi berikut ini:1.Sate Maranggi Haji YettySalah satu warung Sate Maranggi yang paling terkenal tentu saja berlokasi di kota asalnya, yaitu di Purwakarta. Warung Sate Maranggi Haji Yetty sudah berdiri sejak tahun 1985 dan berlokasi di Cibungur, Purwakarta. Walau berlokasi di Purwakarta, pelanggan Sate Maranggi Haji Yetty datang dari berbagai kota. Bahkan tidak sedikit pengendara yang melewati jalan tol Purbaleunyi yang sengaja keluar dari tol demi singgah di warung ini untuk menikmati Sate Maranggi. Pada saat Lebaran, Sate Maranggi Haji Yetty bahkan bisa menjual hingga 2 ton daging sapi dan daging kambing. Sedangkan pada hari biasa, warung sate ini menghabiskan sekitar 4 kuintal daging sapi dan kambing.2.Sate Maranggi Pak NurKarena popularitasnya, Sate Maranggi Pak Nur memiliki beberapa cabang. Salah satunya adalah restoran yang berlokasi di Lengkong, Bandung. Di tempat makan ini, tersedia tiga menu Sate Maranggi, yaitu sate dengan daging kambing, daging ayam, dan daging sapi. Menu lain seperti sop iga, sop buntut, gule, dll juga tersedia di sini. Tapi tentunya yang menu yang harus dicoba Sate Maranggi-nya.3.Sate Maranggi Sari AsihSaat jam sibuk, warung Sate Maranggi Sari Asih benar-benar penuh dengan pelanggan. Warung sate ini bahkan bisa menjual lebih dari 3000 tusuk sate setiap hari. Walaupun warung sate penuh pelanggan, Anda tak perlu khawatir harus menunggu lama sampai sepiring Sate Maranggi tersaji di hadapan Anda. Warung Sate Maranggi Sari Asih yang berlokasi di Cisarua, Bogor ini memiliki banyak karyawan, sehingga pesanan sate akan siap dengan cepat. Lagipula, tidak ada salahnya menunggu sedikit lebih lama untuk menikmati sate Maranggi di warung ini. Selain lezat, keunikan Sate Maranggi Sari Asih adalah tersedianya menu ketan bakar yang bisa Anda nikmati bersama Sate Maranggi.4.Sate Maranggi Ibu YayahJakarta pun punya banyak warung Sate Maranggi yang lezat. Salah satunya adalah warung Sate Maranggi Ibu Yayah yang berlokasi di Komp. PLN Duren Tiga, Jakarta Selatan. Warung sate ini sudah berdiri sejak tahun 2001. Menurut sang pemilik, Sate Maranggi yang disajikan di warung ini adalah asli ala Plered, Purwakarta. Yang pasti, kelezatan Sate Maranggi di warung ini sudah diakui para pelanggan setia warung sate ini. Salah satunya adalah almarhum Bondan Winarno yang fotonya dipajang di warung sate ini.Masyarakat Indonesia memang sangat menyukai sate. Bagaimana tidak? Aroma sate yang sedang dibakar saja memang sangat mengundang selera. Selain itu, sate merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Banyaknya variasi dan ragam sate di Indonesia menunjukkan bahwa sate bisa dibilang merupakan bagian dari budaya Indonesia, karena budaya setiap daerah menghasilkan variasi sate yang berbeda-beda.Sate Maranggi memang terasa istimewa berkat berbagai keunikannya yang membedakan sate ini dengan jenis sate lainnya. Bila bumbu lezat yang memberikan cita rasa Sate Maranggi dipadukan dengan daging yang segar dan empuk, Sate Maranggi lezat pun tersaji dan siap dinikmati.