Kembali ke Inspirasi dan Promo

Peluang Usaha Sop Buntut Siap Masak

Image Banner

15 July 2020

Ide membuat sop buntut siap masak yang bisa jadi peluang untuk mendatangkan keuntungan.
Untuk mendownload file, silahkan Daftar atau Login dengan akun Anda.

Lihat File Lain

Stiker Keamanan Untuk Pesan Antar Makanan

Aug 13, 2020

Stiker Keamanan Untuk Pesan Antar Makanan

Desain stiker label atau segel kemasan makanan takeaway atau food delivery yang dapat Anda gunakan untuk memberikan rasa aman kepada pelanggan restoran/bisnis kuliner Anda. Dapatkan desainnya secara gratis di sini.


Baca Juga Artikel

Mengenal Sate Maranggi Lebih Dekat Khas Purwakarta

Mar 16, 2020

Mengenal Sate Maranggi Lebih Dekat Khas Purwakarta

Variasi sajian sate di Indonesia memang sangat beragam. Tiap jenis sate memiliki kelezatan tersendiri yang datang dari jenis daging, bumbu bakar sate, hingga cara memasak sate yang berbeda-beda. Dari sekian banyak jenis sate yang ada di Indonesia, bisa dibilang Sate Maranggi termasuk jenis sate yang paling populer.Popularitas Sate Maranggi bahkan semakin mendunia ketika sate ini menjadi sajian yang dinikmati oleh Presiden Jokowi dalam sebuah pertemuan dengan para CEO di Korea Selatan pada tahun 2016 lalu. Kelezatan Sate Maranggi memang cocok dengan lidah dan selera siapa saja. Terbukti pula dengan terpilihnya Sate Maranggi sebagai salah satu makanan terenak menurut Kemenparekraf pada 14 Desember 2012 lalu. Selain itu, Sate Maranggi juga terpilih menjadi satu dari 8 jajanan kaki lima favorit versi CNN. Tak perlu lagi meragukan kelezatan dan popularitas Sate Maranggi, bukan? Sebenarnya apa yang membuat Sate Maranggi begitu lezat dan istimewa? Lalu, darimana asal usul Sate Maranggi hingga akhirnya menjadi sajian khas di Indonesia?ASAL-USUL SATE MARANGGISate Maranggi dikenal sebagai kuliner khas yang berasal dari Purwakarta. Menurut sejarah, Sate Maranggi memiliki filosofi "Tiga Daging Setusuk" yang melambangkan Tri Tangtu, yaitu tekad, ucap, dan tindakan dalam bahasa Sunda. Itu sebabnya tiap tusuk Sate Maranggi terdiri dari 3 potongan daging berukuran besar. Namun, jika kita mencari tahu tentang sejarah Sate Maranggi, ternyata ada berbagai kisah berbeda yang sama-sama diklaim sebagai asal-usul Sate Maranggi.Kisah yang pertama menyebutkan bahwa Sate Maranggi merupakan hasil asimilasi budaya Indonesia dan Tiongkok. Menurut Chef Haryo Pramoe, Sate Maranggi dibawa oleh pendatang dari Cina yang menetap di daerah Jawa Barat. Awalnya, Sate Maranggi dibuat dengan daging babi. Namun ketika ajaran Islam masuk, Sate Maranggi pun tak lagi menggunakan daging babi, melainkan digantikan dengan daging sapi. Sejarah Sate Maranggi ini bisa dilihat dari bumbu rempah Sate Maranggi yang sama dengan bumbu yang digunakan pada dendeng babi dan dendeng aya, yang dijual di Cina.Sedangkan, kisah yang kedua menyatakan bahwa Sate Maranggi asli berasal dari Indonesia. Menurut Dedi Mulyadi, budayawan Sunda, nama ‘Maranggi’ didapat dari penjual Sate Maranggi pada jaman dahulu yang bernama Mak Ranggi. Kisah ini juga disebutkan oleh Heri Apandi, seorang pemilik rumah makan Sate Maranggi di Purwakarta. Menurutnya, karena pada jaman dahulu tidak ada lemari es, maka Mak Ranggi berusaha mengawetkan daging domba dengan cara didendeng menggunakan bumbu rempah. Setelah itu, daging domba kemudian dimasak dengana dibakar. Hasilnya adalah Sate Maranggi yang unik. Karena rasanya yang enak, popularitas Sate Maranggi pun terus menyebar. Ketika Mak Ranggi menjual satenya, para pelanggan sangat menyukainya. Dari situlah nama “Sate Mak Ranggi” lama-lama berubah menjadi “Sate Maranggi”.Lalu, ada pula kisah ketiga yang menyebutkan bahwa Sate Maranggi adalah hasil kreasi para pekerja peternakan domba di Kecamatan Plered. Para pekerja ini biasanya hanya mendapatkan daging sisa dari peternakan domba tempat mereka bekerja. Mereka pun berusaha agar daging domba sisa ini tetap terasa lezat. Caranya, mereka memotong daging domba dalam potongan kecil-kecil, lalu merendamnya dalam racikan rempah dan sedikit gula aren. Bumbu ini membantu menjaga daging domba tetap awet dan menambah cita rasa daging domba. Cara pembuatan sate inilah yang kemudian melahirkan Sate Maranggi yang lezat. Mungkin kita tidak bisa mengetahui dengan pasti kisah mana yang benar-benar merupakan sejarah dari asal-usul Sate Maranggi yang sebenarnya. Namun, hal ini tentu tidak akan menghalangi kita dari menikmati kelezatan Sate Maranggi, bukan?VARIASI SATE MARANGGISeperti yang telah disebutkan di atas, Sate Maranggi merupakan makanan khas yang berasal dari Purwakarta. Namun, Sate Maranggi juga bisa ditemui di daerah Cianjur dengan bentuk yang sedikit berbeda. Perbedaan utama antara Sate Maranggi Purwakarta dengan Sate Maranggi Cianjur terletak pada cara penyajiannya. Sate Maranggi Purwakarta biasanya disajikan dengan kecap dan acar sambal tomat, sedangkan Sate Maranggi Cianjur disajikan bersama sambal oncom dan dinikmati dengan ketan bakar sebagai pengganti nasi. Selain itu, ada juga penjual Sate Maranggi yang memberi pilihan pada pelanggannya yang kurang menyukai rasa pedas, yaitu untuk mengganti sambal tomat dan kecap dengan sambal kacang.Walaupun ada beberapa variasi Sate Maranggi seperti yang telah disebutkan di atas, bumbu Sate Maranggi dari rempah-rempah dan gula aren tetap menjadi ciri khas yang menjadi dasar pembuatan setiap jenis Sate Maranggi. Lalu, variasi Sate Maranggi yang mana yang jadi kesukaan Anda?KEISTIMEWAAN SATE MARANGGISate Maranggi sangat populer karena cita rasanya yang sangat kaya dan berbeda dengan jenis sate lainnya. Walaupun sama-sama merupakan daging yang dibakar di atas arang, tapi cita rasa Sate Maranggi memang sangat berbeda dengan jenis sate lainnya. Keistimewaan ini datang dari banyak hal, di antaranya:1.Proses memasakSate Maranggi terasa begitu nikmat karena bumbunya terasa meresap ke dalam daging, sehingga sate tetap terasa nikmat walaupun disantap tanpa bumbu tambahan. Hal ini bisa didapat karena daging untuk Sate Maranggi direndam dulu dalam bumbu sebelum dibakar. Proses perendaman bisa berlangsung selama 30 menit hingga 1 jam. Selama sate dibakar, bumbu juga terus dioleskan kembali ke atas daging. Itulah sebabnya bumbu bakar Sate Maranggi sangat meresap ke dalam daging sate.2.Bumbu bakar sateProses marinasi daging Sate Maranggi tentu akan sia-sia kalau bumbu bakar sate kurang lezat, bukan? Karena itulah, Sate Maranggi dibumbui dengan berbagai rempah yang tak hanya menambah cita rasa, tapi juga aroma sate. Bumbu bakar sate ini terdiri dari jahe, kunyit, ketumbar, lengkuas, cuka lahang, dan Bango Kecap Manis yang dihaluskan. Bawang merah, bawang putih, dan gula merah juga bisa ditambahkan sebagai bumbu bakar Sate Maranggi. Bahan yang paling unik adalah bunga kecombrang dan tepung ketan yang membuat Sate Maranggi terasa semakin mantap. Aroma daging kambing yang kuat pun jadi berkurang setelah dibumbui dengan bumbu bakar Sate Maranggi ini.3.Bumbu acarSelain bumbu bakar sate, bumbu yang disajikan bersama Sate Maranggi juga menjadi ciri khasnya. Kebanyakan jenis sate biasanya disajikan dengan bumbu kacang. Tapi seperti yang disebutkan sebelumnya, Sate Maranggi bisa dinikmati tanpa bumbu kacang tambahan, karena rasa bumbu bakarnya yang begitu meresap. Itulah sebabnya Sate Maranggi disajikan bersama bumbu yang disebut bumbu acar Sate Maranggi. Bumbu ini terbuat dari irisan tomat, cabe rawit, bawang merah, kecap serta daun kemangi. Irisan tomat memberikan rasa segar pada Sate Maranggi, sedangkan cabe rawit tentu disukai oleh Anda yang menggemari rasa pedas. Lalu, daun kemangi yang harum berpadu dengan aroma Sate Maranggi dijamin akan menggoda selera Anda.WARUNG SATE MARANGGI POPULERKarena popularitasnya, penjual sate yang menyajikan Sate Maranggi tidak hanya bisa ditemukan di Purwakarta saja. Namun, tentunya ada warung Sate Maranggi yang terkenal karena kelezatan sate yang dijualnya. Ingin mencoba Sate Maranggi? Coba saja mampir ke beberapa warung Sate Maranggi berikut ini:1.Sate Maranggi Haji YettySalah satu warung Sate Maranggi yang paling terkenal tentu saja berlokasi di kota asalnya, yaitu di Purwakarta. Warung Sate Maranggi Haji Yetty sudah berdiri sejak tahun 1985 dan berlokasi di Cibungur, Purwakarta. Walau berlokasi di Purwakarta, pelanggan Sate Maranggi Haji Yetty datang dari berbagai kota. Bahkan tidak sedikit pengendara yang melewati jalan tol Purbaleunyi yang sengaja keluar dari tol demi singgah di warung ini untuk menikmati Sate Maranggi. Pada saat Lebaran, Sate Maranggi Haji Yetty bahkan bisa menjual hingga 2 ton daging sapi dan daging kambing. Sedangkan pada hari biasa, warung sate ini menghabiskan sekitar 4 kuintal daging sapi dan kambing.2.Sate Maranggi Pak NurKarena popularitasnya, Sate Maranggi Pak Nur memiliki beberapa cabang. Salah satunya adalah restoran yang berlokasi di Lengkong, Bandung. Di tempat makan ini, tersedia tiga menu Sate Maranggi, yaitu sate dengan daging kambing, daging ayam, dan daging sapi. Menu lain seperti sop iga, sop buntut, gule, dll juga tersedia di sini. Tapi tentunya yang menu yang harus dicoba Sate Maranggi-nya.3.Sate Maranggi Sari AsihSaat jam sibuk, warung Sate Maranggi Sari Asih benar-benar penuh dengan pelanggan. Warung sate ini bahkan bisa menjual lebih dari 3000 tusuk sate setiap hari. Walaupun warung sate penuh pelanggan, Anda tak perlu khawatir harus menunggu lama sampai sepiring Sate Maranggi tersaji di hadapan Anda. Warung Sate Maranggi Sari Asih yang berlokasi di Cisarua, Bogor ini memiliki banyak karyawan, sehingga pesanan sate akan siap dengan cepat. Lagipula, tidak ada salahnya menunggu sedikit lebih lama untuk menikmati sate Maranggi di warung ini. Selain lezat, keunikan Sate Maranggi Sari Asih adalah tersedianya menu ketan bakar yang bisa Anda nikmati bersama Sate Maranggi.4.Sate Maranggi Ibu YayahJakarta pun punya banyak warung Sate Maranggi yang lezat. Salah satunya adalah warung Sate Maranggi Ibu Yayah yang berlokasi di Komp. PLN Duren Tiga, Jakarta Selatan. Warung sate ini sudah berdiri sejak tahun 2001. Menurut sang pemilik, Sate Maranggi yang disajikan di warung ini adalah asli ala Plered, Purwakarta. Yang pasti, kelezatan Sate Maranggi di warung ini sudah diakui para pelanggan setia warung sate ini. Salah satunya adalah almarhum Bondan Winarno yang fotonya dipajang di warung sate ini.Masyarakat Indonesia memang sangat menyukai sate. Bagaimana tidak? Aroma sate yang sedang dibakar saja memang sangat mengundang selera. Selain itu, sate merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Banyaknya variasi dan ragam sate di Indonesia menunjukkan bahwa sate bisa dibilang merupakan bagian dari budaya Indonesia, karena budaya setiap daerah menghasilkan variasi sate yang berbeda-beda.Sate Maranggi memang terasa istimewa berkat berbagai keunikannya yang membedakan sate ini dengan jenis sate lainnya. Bila bumbu lezat yang memberikan cita rasa Sate Maranggi dipadukan dengan daging yang segar dan empuk, Sate Maranggi lezat pun tersaji dan siap dinikmati.

Tips Membuat Soto Lamongan Harum dan Enak

Nov 11, 2019

Tips Membuat Soto Lamongan Harum dan Enak

Kuliner soto di Indonesia cukup beragam dan setiap daerah memiliki soto khas masing-masing. Beberapa macam soto di Indonesia antara lain soto Madura, soto Banjar, soto Betawi, soto Bandung, soto Lamongan, dan masih banyak lagi. Dari berbagai jenis soto yang ada, soto Lamongan menjadi salah satu yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Kuahnya yang kaya akan rempah dan taburan koyanya yang khas, menjadikan soto ini menjadi istimewa. Soto ayam Lamongan ini dapat Anda temui di berbagai daerah di Indonesia dengan harga sekitar Rp 20.000,00-an. Untuk membuat soto ayam Lamongan yang harum dan enak, simak beberapa tips ini:1. Gunakan ayam kampung sebagai bahan utamaSoto Lamongan menggunakan daging kambing sebagai bahan utama. Untuk ciptakan rasa yang nikmat, ada baiknya Anda memilih ayam kampung dibandingkan dengan ayam sayur. Ayam kampung akan memberikan rasa yang lebih gurih ke kuah soto dibandingkan ketika menggunakan ayam sayur atau ayam potong. Selain itu, ayam kampung lebih sehat bila dibandingkan dengan ayam sayur meskipun harganya relatif lebih mahal. 2. Rebus ayam dengan air dingin atau air biasaRebus ayam dengan menggunakan air dingin atau air biasa bisa membuat daging matang sempurna dan kaldu yang tercipta akan lebih gurih dan kental bila dibandingkan dengan menggunakan air hangat. Lemak pada daging ayam akan keluar lebih banyak saat merebusnya dengan air dingin karena pemanasan air dingin akan membutuhkan waktu yang cukup lama juga. 3. Jangan lupakan kemiri dan kunyit pada bumbu halusUntuk bumbu soto Lamongan Anda tidak boleh melewatkan kemiri dan kunyit meskipun dalam penggunaannya tidak terlalu banyak. Kemiri sebaiknya disangrai terlebih dahulu sebelum dihaluskan agar minyak pada kemiri dapat keluar dan membuat makanan semakin sedap. Kemiri akan membuat aroma pada bumbu soto ayam Lamongan menjadi lebih harum dan lezat, sedangkan kunyit akan memberikan aroma nikmat dan juga warna yang lebih cerah pada kuah soto Lamongan.4. Pastikan bumbu benar-benar halus sebelum dimasakPastikan bahwa semua bumbu soto ayam Lamongan benar-benar halus sebelum dimasak. Hal ini tentu akan berpengaruh kepada cita rasa soto ayam Lamongan tersebut. Anda bisa menghaluskan secara manual atau dengan menggunakan blender. 5. Rebus bumbu bersamaan dengan ayamUntuk dapatkan kuah dan daging ayam yang nikmat, anda perlu merebus bumbu bersamaan dengan daging ayam. Bumbu akan meresap hingga ke dalam daging sehingga rasanya benar-benar nikmat saat disuwir-suwir. 6. Buat koya sendiriSalah satu yang tidak boleh terlewatkan untuk disajikan bersama soto Lamongan adalah koya. Pembuatannya cukup mudah karena Anda hanya perlu menghaluskan kerupuk udang bersamaan dengan bawang putih goreng. Untuk dapatkan hasil yang sempurna, ada baiknya untuk membuat sendiri bubuk koya dan pilih bahan terbaik untuk membuatnya. Simpan di tempat kering. Itulah cara membuat soto Lamongan dan tips untuk mendapatkansoto Lamonganyang nikmat dan lezat. Untuk dapatkan kaldu ayam yang lebih nikmat, gunakan RoycoBumbu Pelezat Rasa Ayam yang terbuat dari daging ayam pilihan yang direbus lama dan rempah pilihan sehingga memberikan rasa kaldu yang mantap dan membuat makanan semakin lezat. Ciptakan sajian lezat bersama Royco Bumbu Pelezat Rasa Ayam.

Manjakan Lidah Anda dengan Mie Sagu khas Indonesia

Mar 17, 2020

Manjakan Lidah Anda dengan Mie Sagu khas Indonesia

Tak bisa disangkal, masyarakat Indonesia memang menyukai mie. Walaupun sajian mie sebenarnya berasal dari Cina, tapi kecintaan masyarakat Indonesia pada sajian ini bisa terlihat dari begitu banyaknya ragam sajian mie yang bisa ditemukan di Indonesia. Hampir setiap daerah memiliki sajian mie yang unik dan khas, dengan cara penyajian, bahan, dan cara pengolahan yang berbeda-beda. Bahkan, bahan untuk membuat mie juga mengalami penyesuaian dengan budaya Indonesia. Ketika terigu dan gandum yang merupakan bahan utama mie sulit didapat, mie pun dibuat dengan sagu yang banyak terdapat di Maluku, Papua, Riau, dan wilayah lain di Indonesia. Dari sini terlahirlah sajian Mie Sagu yang lezat.Mengenal Mie SaguSagu merupakan makanan pokok pengganti nasi yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di wilayah Indonesia Timur. Biasanya sagu diolah menjadi papeda atau sagu bakar. Namun, ternyata sagu bisa juga diolah menjadi mie yang lezat. Caranya, pohon sagu diolah menjadi tepung sagu, lalu tepung sagu ini diolah lebih lanjut menjadi mie sagu.Mie sagu memiliki karakteristik yang berbeda dengan mie yang terbuat dari terigu. Mie dari sagu berukuran lebih besar dan lebih transparan dibandingkan mie dari terigu. Teksturnya juga lebih kenyal daripada mie dari terigu. Tapi salah satu kelebihan mie sagu yang membedakannya dengan mie dari terigu adalah manfaat kesehatannya. Mie sagu mengandung "resistant starch" yaitu pati yang tidak tercerna oleh saluran pencernaan manusia. Kadar Resistant starch dalam mie sagu bahkan 3-4 kali lebih banyak dibandingkan kandungan resistant starch dalam mie yang dibuat dari tepung terigu. Resistant starch ini bekerja sebagai prebiotik dan menurunkan indeks glikemik mie sagu, sehingga konsumsi mie sagu tidak akan meningkatkan kadar glukosa dalam darah dengan cepat. Dengan kata lain, mie sagu cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. Selain itu, manfaat lain dari mie sagu adalah mencegah sembelit, melancarkan pencernaan, dan mencegah kanker usus.Mie sagu tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan saja. Bahan makanan ini juga bisa diolah menjadi berbagai macam hidangan. Anda pun bisa mengolahnya dengan cara yang sama dengan mie dari terigu. Selain itu, mie sagu juga lebih tahan lama dibandingkan mie dari terigu, walaupun tidak diolah menggunakan bahan pengawet. Faktor-faktor positif ini tentu membuat mie sagu jadi sangat menarik, bukan?Ragam Mie SaguDi Indonesia, ada 2 daerah yang terkenal dengan sajian Mie Sagu. Kedua sajian Mie Sagu dari daerah yang berbeda ini memiliki ciri khas yang unik, terutama dari bumbu yang digunakan serta bahan tambahannya. Apa saja macam Mie Sagu yang bisa Anda temui di Indonesia?1. Mie Sagu PontianakMie Sagu Pontianak biasanya disajikan dengan kuah kaldu sapi yang gurih, walaupun Anda bisa juga menemukan Mie Sagu yang disajikan tanpa kuah. Dalam Mie Sagu kuah, mie sagu yang kenyal disajikan dengan bahan tambahan seperti udang rebon yang digoreng renyah, kacang tanah, serta daun kucai dan tauge. Bumbu yang digunakan untuk memperkaya rasa Mie Sagu Pontianak di antaranya adalah bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas. Agar lebih segar, tambahkan sedikit perasan jeruk kecik Pontianak di atas Mie Sagu. 2. Mie Sagu RiauMie Sagu merupakan makanan khas masyarakat Riau, terutama masyarakat di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Ciri khas Mie Sagu dari Riau adalah penambahan ikan bilis alias ikan teri yang berfungsi menambah tekstur dan rasa pada sajian Mie Sagu. Selain itu, Mie Sagu Riau juga disajikan dengan potongan kucai dan tauge. Sedangkan untuk memperkaya rasa, Mie Sagu Riau diolah dengan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, merica, udang kering (ebi), dan cabai.Perbedaan antara Mie Sagu Pontianak dan Mie Sagu Riau memang tidak terlalu besar. Tapi sedikit perbedaan pada bumbu yang digunakan membuat kedua jenis Mie Sagu ini memiliki cita rasa yang sedikit berbeda. Jenis Mie Sagu mana yang pernah Anda coba?Memasak Mie SaguMie sagu memang tidak sama dengan mie yang terbuat dari tepung terigu. Karena itu, ada sedikit perbedaan dalam cara mengolah mie sagu yang perlu Anda ketahui, di antaranya:1. Mie sagu tidak perlu direbusDalam pengolahannya, mie sagu tidak perlu direbus. Mie sagu sebaiknya hanya perlu direndam dalam air dingin atau diseduh dalam air panas saja selama beberapa saat. Karena teksturnya yang berbeda dengan mie dari tepung terigu, mie sagu akan menjadi terlalu lembek bila dimasak dengan cara direbus.2. Olah mie sagu di akhir proses memasakSaat memasak mie sagu, campur mie sagu dengan bahan lain di akhir proses memasak. Hal ini perlu dilakukan agar mie sagu tidak terlalu lembek akibat terpapar panas terlalu lama.Walau membutuhkan teknik memasak yang berbeda, mie sagu bisa diolah dalam berbagai cara yang sama dengan mie dari terigu. Anda bisa mengolah mie sagu menjadi sajian Mie Sagu Pontianak, Mie Sagu Riau, atau mengolah mie sagu seperti sajian mie rebus atau mie goreng biasa, dengan bahan tambahan biasa seperti telur, bakso, sosis, dll.Berburu Mie Sagu LezatWalaupun belum banyak dikenal orang, tapi popularitas Mie Sagu perlahan-lahan meningkat dengan menyebarnya kabar tentang kelezatannya. Di beberapa wilayah seperti Riau dan Pontianak, warung yang menyediakan Mie Sagu mudah dicari. Selain itu, ada beberapa kota lain yang kini juga menjadi lokasi untuk mendapatkan Mie Sagu. Berikut ini adalah beberapa lokasi warung Mie Sagu yang mesti  Anda coba:1. Warung Makan SerambiDi Warung Makan Serambi, Anda bisa menikmati Mie Sagu khas Pontianak yang dibuat secara tradisional, namun bebas dari pengawet. Seperti sajian mie biasa, mie sagu di Warung Makan Serambi ini juga disajikan dengan telur, sosis, bakso, udang kering (ebi), dan sayuran. Pengunjung tinggal memilih bahan tambahan yang mereka inginkan di Mie Sagu yang mereka pesan. Anda yang berada di Pontianak bisa mengunjungi warung makan yang terletak di Jl. Dr. Wahidin ini.2. Mie Sagu KITEMie Sagu memang relatif lebih murah dibandingkan mie yang dibuat dari terigu. Karena itulah, warung Mie Sagu KITE yang terletak di Jl. Moh. Sohor, Pontianak, berani mematok harga yang sangat murah untuk mie sagu yang mereka sajikan. Semangkuk Mie Sagu Original hanya dihargai Rp 7.000,- saja! Selain itu ada juga pilihan Mie Sagu Lemak dan Mie Sagu Bakso yang dijual dengan harga Rp 10.000,-, serta Mie Sagu Komplit yang bisa didapatkan hanya dengan harga Rp 13.000,-.3. Mie Sagu Bu TutiMie Sagu bisa didapatkan di Pekanbaru dengan relatif mudah. Tapi bila Anda ingin menikmati mie sagu khas Riau yang telah diakui kelezatannya, Mie Sagu Bu Tuti adalah warung yang harus Anda kunjungi. Warung ini terletak di Jl. Ronggowarsito, Pekanbaru, tepatnya di depan masjid Akramunas. Walaupun hanya berbentuk warung dengan gerobak sederhana, Mie Sagu Bu Tuti sudah memiliki banyak pelanggan setia. Terbukti dari banyaknya orang yang mengantri memesan mie sagu di warung ini. Warung Mie Sagu Bu Tuti ini buka setiap hari dari jam 5 sore hingga jam 10 malam saja. Jangan sampai Anda kehabisan mie sagu saat singgah ke warung ini, ya!4. Kedai Kopi Yong BengkalisRiau memang merupakan wilayah penghasil sagu. Karena itu, Kedai Kopi Yong Bengkalis yang terletak di Jl. Arengka Indah, Pekanbaru, menyajikan berbagai makanan khas Riau yang terbuat dari sagu. Tentu saja, Mie Sagu merupakan salah satu hidangan yang ada di menu mereka. Selain Mie Sagu dan hidangan lainnya, Anda tentu juga bisa mencicipi kopi yang diracik oleh kedai kopi ini.5. Warung Mie SaguSajian Mie Sagu tak hanya bisa dinikmati di Riau atau Pontianak saja. Di Yogyakarta, tepatnya di Jl. Sidomukti, Sleman, ada warung yang menyediakan mie sagu dengan berbagai variasi. Selain Mie Sagu khas Riau, Warung Mie Sagu juga menyediakan kreasi modern dari mie sagu, misalnya Mie Sagu Goreng Chicken Katsu atau Mie Sagu Carbonara. Tapi tentu saja, Warung Mie Sagu juga menyediakan Mie Sagu khas Riau, baik mie sagu kuah dan goreng.Mie sagu biasanya dinikmati untuk sarapan lezat di pagi hari. Tapi sebenarnya mie sagu bisa dinikmati kapan saja, kok. Tidak sedikit juga Warung Mie Sagu yang buka sepanjang hari untuk menerima pelanggan yang ingin menikmati kelezatan Mie Sagu. Anda berminat mencoba Mie Sagu?Sagu memiliki banyak potensi untuk menjadi bahan pangan alternatif pilihan serta menjadi bahan baku bioenergi. Selain memiliki banyak manfaat, sagu juga bisa didapatkan dengan mudah di Indonesia. 60% tanaman sagu di dunia terdapat di Indonesia, tepatnya seluas 5,2 juta hektar. Karena itu, sungguh sayang bila kita tidak bisa memanfaatkan kekayaan alam ini. Apalagi sudah terbukti bahwa sagu bisa diolah menjadi berbagai sajian lezat, seperti Mie Sagu Pontianak.Selain lezat dan mudah didapat, sagu juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Beberapa manfaat kesehatan dari sagu di antaranya adalah melancarkan sistem pencernaan, meningkatkan kesehatan tulang dan sendi, dan mencegah darah tinggi. Karena kandungan karbohidratnya yang tinggi, sagu juga merupakan sumber energi yang baik. Itulah sebabnya mie sagu terasa mengenyangkan dan sering dikonsumsi sebagai sajian saat sarapan. Selain itu, ternyata sagu membantu meredakan panas tubuh saat demam. Siapa yang sangka kalau sagu memiliki banyak manfaat?Banyak orang yang merasa ragu mencoba mie sagu karena bentuknya yang tampak kurang menarik. Maklum, karena terbuat dari sagu, mie sagu memiliki warna abu-abu dan cenderung butek. Selain itu, ada pula yang mengatakan bahwa tekstur sagu mirip cendol, sehingga menikmati mie sagu seolah menikmati cendol dengan kuah pedas. Tapi jangan sampai Anda enggan mencicipi mie sagu hanya karena anggapan tersebut, ya. Mie sagu tidak hanya memiliki manfaat kesehatan, tapi juga terbukti lezat. Mie sagu juga bisa menjadi pengganti mie dari terigu, sehingga bisa diolah dengan berbagai cara menjadi berbagai macam hidangan. Apakah Anda siap mencoba mie sagu khas Indonesia?

Lauk Lezat Teman Nasi Timbel

Mar 16, 2020

Lauk Lezat Teman Nasi Timbel

Makanan yang dibungkus dengan daun pisang memang akan jadi lebih harum. Karena itu, tidak heran kalau Indonesia memang memiliki banyak masakan yang diolah dan disajikan dengan cara dibungkus dengan daun pisang. Salah satunya adalah Nasi Timbel yang merupakan makanan khas Sunda.Nasi timbel pada mulanya merupakan bekal makanan bagi para petani yang bekerja di sawah. Nasi yang masih hangat dibungkus dengan daun pisang agar lebih praktis dibawa. Selain itu, ternyata daun pisang juga membuat nasi menjadi lebih harum dan menggoda selera. Karena itulah, nasi timbel terus populer dan tidak cuma dinikmati oleh para petani saja. Kini nasi timbel sudah bisa didapatkan di banyak warung dan restoran, baik di Jawa Barat maupun di daerah lain di Indonesia. Tentu saja, nasi timbel kurang lengkap bila tidak disajikan bersama sajian pendampingnya. Nasi timbel komplit biasanya disajikan bersama hidangan-hidangan lezat berikut ini:1. Ulukuteuk LeuncaJawa Barat memang sering mengolah oncom jadi sajian lezat. Salah satunya adalah ulukuteuk leunca alias tumis leunca yang memadukan leunca dengan oncom dan daun kemangi. Harmoni rasa ulukuteuk leunca dengan nasi timbel hangat dijamin membuat Anda ingin tambah lagi dan lagi. Kedua makanan khas Sunda ini memang sangat cocok dinikmati bersama-sama.2. Ayam GorengAyam goreng seolah jadi teman setia sajian nasi timbel yang lezat. Ayam cukup dilumuri dengan bumbu yang terbuat dari bawang putih, bawang merah, ketumbar bubuk, Rocyo Bumbu Pelezat Rasa Ayam, dan garam yang dihaluskan. Setelah digoreng hingga matang, ayam goreng pun siap disajikan bersama nasi timbel hangat.3. Tahu & Tempe GorengTahu dan tempe goreng juga bisa jadi sajian tambahan untuk nasi timbel. Agar semakin lezat, bumbui tahu dan tempe dulu sebelum digoreng. Anda bisa menggunakan bumbu yang sama seperti bumbu ayam goreng yang telah disebutkan di atas, yaitu bumbu halus dari bawang putih, bawang merah, ketumbar bubuk, dan garam.4. Ikan AsinNasi timbel akan semakin nikmat bila disajikan bersama ikan asin. Berbagai macam ikan asin cocok dipadukan dengan nasi timbel, namun bisa dibilang jambal roti adalah pilihan favorit banyak orang. Walaupun harganya yang relatif lebih mahal dibandingkan jenis ikan asin lainnya, jambal roti memang sangat cocok disandingkan dengan nasi timbel. Pilihlah jambal roti berwarna terang dan memiliki daging yang masih lunak dan tidak kering. Mengingat rasanya yang cukup asin, potongan jambal roti yang disajikan dengan nasi timbel tidak perlu terlalu besar, kok.5. Sambal TerasiPecinta pedas pasti setuju, masakan Indonesia terasa kurang lengkap kalau tidak dinikmati dengan sambal. Jenis sambal di Indonesia memang banyak, tapi sambal terasi adalah yang paling sering disajikan bersama nasi timbel. Apakah Anda punya sambal favorit lain yang sering Anda nikmati bersama nasi timbel?6. LalapanNasi timbel dan sajian pendampingnya hampir semuanya memiliki cita rasa gurih. Untuk mengimbanginya, tentu dibutuhkan sajian yang bisa memberikan rasa segar. Karena itulah lalapan sering juga disajikan bersama nasi timbel. Daun kemangi, selada, dan timun merupakan lalapan segar yang paling sering dijumpai sebagai pendamping nasi timbel.